unsur hara makro dan mikro,pengambilan hara dari dalam tanah, gejala kelebihan dankekurangan unsur hara

makro dan mikro bagi tanaman Minggu, November 04, 2012 Endri Daryanto 1 comment

Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook

UNSURUNSUR UTAMA YANG DIPERLUKAN TANAMAN

Beberapa Unsur Hara Yang Dibutuhkan Tanaman :

Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S), Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Mo, Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl). Unsur hara tersebut tergolong unsur hara Essensial. Berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman, dikelompokkan menjadi dua, yaitu: Unsur Hara Makro Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar.

Unsur Hara Mikro Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah kecil

Unsur Hara Makro Unsur hara makro meliputi: (N,P,K,Ca,Mg,S)

Unsur Hara Mikro Unsur hara mikro meliputi : (Fe, Mn, B,Mo,Cu,Zn,Cl)

Fungsi unsur hara makro dan mikro dan pengambilan hara dari dalam tanah 1. unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh tanaman.

Adapun jenis-jenis unsur hara makro adalah :

a). Nitrogen (N) -Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan -Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri -Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman -Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun -Tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil,

daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.

Fosfor (P) Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman -Merangsang pembungaan dan pembuahan -Merangsang pertumbuhan akar -Merangsang pembentukan biji Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel -Tanaman yang kekurangan unsur P gejaalanya : pembentukan buah/dan biji berkurang. daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat ) c). . Membantu pembentukan protein dan karbohidrat. b. Kalsium (Ca) Air yang dibutuhkan tanaman untuk hidup penyerapannya sangat dibantu oleh kalsium. d). mengeraskan jerami dan bagian kayu tanaman.b). Kalium (K) Diambil/diserap tanaman dalam bentuk : K+ Fungsi Kalium bagi tanaman adalah : a. Berperan memperkuat tubuh tanaman. kerdil.

Membantu pembentukan butir hijau daun f). sayuran seperti cabai. Merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein dalam bentuk cystein. Merupakan salah satu bagian enzim yang disebut Organic pyrophosphatse dan Carboxy peptisida c. methionin serta thiamine c. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit. e). bunga dan buah tidak mudah gugur. Merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak.agar daun. Berperan dalam pembentukan buah . Membantu pertumbuhan anakan produktif d. d. Meningkatkan mutu dari biji/buah. Belerang (Sulfur / S) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: SO4Fungsi belerang bagi tanaman ialah: a. Magnesium (Mg) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mg++ Fungsi magnesium bagi tanaman ialah: a. c. Magnesium merupakan bagian tanaman dari klorofil b. kubis dan lain-lain e. Berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar b.

Adapun jenis-jenis unsur hara mikro adalah : a). juga dalam pembentukan tepung sari. Meningkatkan mutu tanaman sayuran dan buah-buahan c. Berperan dalam pembentukan/pembiakan sel terutama dalam titik tumbuh pucuk. Boron berhubungan erat dengan metabolisme Kalium (K) dan Kalsium (Ca) e. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi b). Unsur hara Bo dapat memperbanyak cabang-cabang nodule untuk memberikan banyak bakteri dan mencegah bakteri parasit .2. Mangan (Mn) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mn++ Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi tanaman ialah: a. unsur hara micro adalah unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit oleh tanaman tapi sangat penting. bunga dan akar d. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua c. Bertugas sebagai transportasi karbohidrat dalam tubuh tanaman b. Boron (B) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Bo O3Fungsi unsur hara Boron (Bo) bagi tanaman ialah: a. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim d. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin b.

Banyak terdapat pada tanaman yang mengandung serat seperti kapas e). Sebagai katalisator dalam mereduksi N c.Molibdenum (Mo) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mo O4Fungsi unsur hara Molibdenum (Mo) bagi tanaman ialah: a. Berperan penting dalam pembentukan hijau daun (khlorofil) d). Berperan dalam mengikat (fiksasi) N oleh mikroba pada leguminosa b. kentang dan tanaman sayuran b. dehidrosenam b. Tembaga (Cu) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Cu++ Fungsi unsur hara Tembaga (Cu) bagi tanaman ialah: a. Butirid Coenzim A.c). Lacosa. kapas. Diperlukan dalam pembentukan enzim seperti: Ascorbic acid oxydase. Banyak ditemukan dalam air sel semua bagian tanaman c. Khlor (Cl) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Cl Fungsi unsur hara Khlor (Cl) bagi tanaman ialah: a. Memperbaiki dan meninggikan hasil kering dari tanaman seperti: tembakau. Berguna bagi tanaman jeruk dan sayuran .

Besi (Fe) Besi (Fe) merupakan unsur mikro yang diserap dalam bentuk ion feri (Fe3+). Sitokrom merupakan enzim yang mengandung Fe porfirin. Fungsi Fe antara lain sebagai penyusun klorofil. Dengan demikian pemupukan lewat daun sering diduga lebih ekonomis dan efisien. enzim. Kerja katalase dan peroksidase digambarkan secara ringkas sebagai berikut: I. Fe dalam tanaman sekitar 80% yang terdapat dalam kloroplas atau sitoplasma. terutama pada tanaman yang mengalami defisiensi Fe. dan berperanan dalam perkembangan kloroplas. protein. Catalase : H2O + H2O O2 + 2H2O II. Peroksidase : AH2 + H2O A + H2O GEJALA GEJALA KEKURANGAN UNSUR HARA Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak . Penyerapan Fe lewat daun dianggap lebih cepat dibandingkan dengan penyerapan lewat akar. Seng (Zinc = Zn) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Zn++ Fungsi unsur hara Seng (Zn) bagi tanaman ialah: a. Diperkirakan persenyawaan Zn berfungsi dalam pembentukan hormon tumbuh (auxin) dan penting bagi keseimbangan fisiologis c. Berperan dalam pertumbuhan vegetatif dan pertumbuhan biji/buah g). Dalam jumlah yang sangat sedikit dapat berperan dalam mendorong perkembangan pertumbuhan b.Molibdenum dalam tanah terdapat dalam bentuk Mo S2 f).

Kekurangan unsur fosfor ( P ) Sebagaimana telah dijelaskan bahwa fungsi fosfat dalam tanaman adalah: dapat mempercepat pertumbuhan akar semai. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. warna daun hijau tua berubah menjadi kuning bertitik-titik coklat. selain akar kurang sekali fungsinyapun demikian terhambat. gejala-gejalanya yang timbul tampak pada daun. 3. sering pula terdapat pigmen merah pada daun bagian bawah. Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. jewawut. Pertumbuhan buah jelek. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Bagi tanaman yang berumbi menderita defisiensi K hasil umbinya sangat kurang dan kadar hidrat arangnya demikian rendah. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat. pada akhirnya daun tampak bercak-bercak kotor. selanjutnya mati. warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Kekurangan Unsur Kalium ( K ) Defisiensi Kalium memang agak sulit diketahui gejalanya. Padapermulaannya tampak agak mengkerut dan kadang-kadang mengkilap dan selanjutnya sejak ujung dan tepi daun tampakmenguning. jagung) daunnya berwarna hijau tua/ keabu-abuan. 2. hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran kecil-kecil. sering pula bagian yang bercak ini jatuh sehingga daun tampak bergerigi dan kemudian mati. Kekurangan Unsur Kalsium (Ca) Defisiensi unsur Ca meyebabkan terhambatnya pertumbuhan sistem perakara. jaringan-jaringan daun pada beberapa tempat mati. 4. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya. Hal ini dikarenakan pengaruh terkumpulnya zat-zat lain yang banyak pada sebagian dari jaringan-jaringannya. jadi agak berlainan dengan gejala-gejala karena difisiensi N dan P Gejala yang terdapat pada daun terjadi secara setempat-setempat. meningkatkan produk biji-bijian dan memperkuat tubuh tanaman padi-padian sehingga tidak mudah rebah. Gejala yang tampak pada buah misalnya buah kelapa dan jeruk banyak yang berjatuhan sebelum masak. batang seperti misalnya pada tanaman serealia (padi-padian.pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan. Pada tanaman kentang gejala yang dapat dilihat pada daun yang mana terjadi pengkerutan dan peng-gulungan. Keadaan yang tidak seimbang inilah . karena gejala ini jarang ditampakkan ketika tanaman masih muda. berwarna coklat. mempercepat dan memperkuat pertumbuhan tanaman dewasa pada umumnya. Defisiensi unsur Ca menyebabkan pula pertumbuhan tanaman demi-kian lemah dan menderita. Tangkai daun kelihatan lancip. merugikan hasil biji. Gejala yang terdapat pada batang yaitu batangnya lemah dan pendek-pendek sehinga tanaman tampak kerdil. umumnya kecil-kecil dan cepat matang. warna seperti ini tampak pula di antara tulang-tulang daun. Karena itu defisiensi unsur hara ini akan menimbulkan hambatan pada pertumbuhan sistem perakaran. dimana daun-daun muda selain berkeriput mengalami perubahan warna. mengkilap. yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna. pada ujung dan tepi-tepinya klorosis ( berubah menjadi kuning) dan warna ini menjalar diantara ujung tulang-tulang daun. daun. gandum. sedang masaknya buahpun berlangsung sangat lambat. rumput-rumputan. Kuncup-kuncup yang telah tumbuh mati.

Gejala Kekurangan Unsur Hara Mikro 1. ada yang sampai ke bagian sisi-sisi dari tulang. perubahan warna tidak berlangsung setempat-tempat. 2. bagi tanaman yang banyak menghasilakn biji hendaknya diperhatikan pemupukannya dengan Mg SO4. Pada daun-daun muda diantara tulang tulang daun secara setempat-setempat terjadi klorosis. MgCO3 dan Mg(OH)2. kadang mengkilap keputih-putihan dan kadang-kadang perubahannya tidak merata tetapi berlangsung pada bagian daun selengkapnya. Selanjutnya pada tulang-tulang daun terjadi klorosis yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi warna kuning dan ada pula yang menjadi putih. melainkan pada bagian daun selengkapnya. Jadi masalah ini merupakan masalah pada daerah – daerah yang tanahnya banyak mengandung kapur. sedangkan tulang-tulang daun itu sendiri tetap berwarna hijau. dari warna hijau menjadi warna kuning yang selanjutnya menjadi putih. mula-mula secara setempat-tempat berwarna hijau pucat atau hijau kekuningan-kuningan. 6. Tanaman kopi yang ditanam didaerah-daerah yang tanahnya banyak mengandung kapur. Daun-daun ini mudah terbakar oleh terik matahari karena tidak mempunyai lapisan lilin. karena itu banyak yang berubah warna menjadi coklat tua/kehitaman dan mengkerut. oleh karena itu kekurangan Mg yang tersedia bagi tanaman akan menimbulkan gejala – gejala yang tampak pada bagian daun. Kekurangan Unsur Mangan (Mn) Gejala-gejala dari defisiensi Mn pada tanaman adalah hampir sama dengan gejala defisiensi Fe pada tanaman. sering tampak gejala-gejala demikian. Kekurangan Unsur Magnesium ( Mg ) Unsur Mg merupakan bagian pembentuk klorofil. Defisiensi Mg menimbulkan pengaruh pula pada pertumbuhan biji. Perubahan warna ini dapat pula menjadi kuning sama sekali. mengering ada kalanya yang terus mengeriput . 5. Gejalagejala yang tampak pada daun muda. warna hijau makin pudar berubah menjadi hijau yang sangat muda. daun-daun muda yang banyak yang menjadi kering dan berjatuhan.yang menyebabkan lemah dan menderitanya tanaman tersebut atau dapat dikatakan karena distribusi zat-zat yang penting bagi pertumbuhan bagian yang lain terhambat ( tidak lancar). Bagian diantara tulangtulang daun itu secara teratur berubah menjadi kuning dengan bercak kecoklatan. sehingga tanaman tampak berdaun kuning dan hijau. terutama pada daun tua. Akan tetapi tulang-tualng daunnya tetap berwarna hijau. Kekurangan Unsur Belerang ( S ) Defisiensi unsur S gejalanya klorosis terutama pada daundaun muda. seperti misalnya gejala-gejala yang tampak pada daun tanaman teh di beberapa tempat di Kenya yang terkenal dengan sebutan ” Tea Yellows” atau ” Yellow Disease” B. Gejala selanjutnya yang paling hebat terjadi pada musim kemarau. Jaringan-jaringan pada bagian daun yang klorosis mati sehingga praktis bagian-bagian tersebut mati. Terjadinya gejala-gejala pada bagian tanaman terutama daun yang kemudian dinyatakan sebagai kekurangan tersedia-nya zat Fe ( besi ) adalah karena tidak seimbang tersedianya zat Fe dengan zat kapur pada tanah yang berkelebihan kapur dan yang bersifat alkalis. Klorosis tampak pada diantara tulang-tulang daun. Kekurangan Unsur Besi ( Fe ) Defisiensi zat besi sesungguh-nya jarang sekali terjadi. sedang tulang-tulang daun tetap berwarna hijau serta jaringanjaringannya tidak mati.

dan ada pula yang jatuh sehingga daun tampak menggerigi. daun tampak . Mati pucuk ( die back ) bisa pula terjadi pada tanaman yang mengalami kekurangan unsur hara ini. sehingga per-tumbuhan selanjutnya kerdil. 3. Kekurangan Unsur Si. demikian pula pada bagian akar-akarnya. 5. seperti tanaman jeruk. Kekurangan Unsur Molibdenum (Mo) Molibdenum atau sering pula disebut Molibdin tersedianya dalam tanah dalam bentuk MoS2 dan sangat dipengaruhi oleh pH. * Pada bagian buah. buah-buah tanaman umumnya kecil-kecil berwarna coklat pada bagian dalamnya sering didapatkan sejenis perekat ( gum ). kemudian berguguran dimulai dari daun-daun yang ada di bagian bawah menuju ke puncak. akan tetapi kekurangan unsur ini belum diketahui dengan jelas akibatnya bagi tanaman. 4. 7. terutama pada sayur-sayuran. sedang ranting-rantingnya berubah warna menjadi coklat dan ahkirnya mati. yang selanjutnya menjalar ke bagian tepi-tepinya. Kuncup-kuncup yangmatiberwarnahitam/coklat. Kekurangan Unsur Borium ( B ) Walaupun unsur Borium sedikit saja diperlukan tanaman bagi pertumbuhannya tetapi kalau unsur ini tidak tersedia bagi tanaman gejalanya cukup serius. secara setempatsetempat pada permukaan daun bagian bawah. Cl Dan Na Unsur Si atau Silisium hanya diperlukan oleh tanaman Serelia misalnya padi-padian. * Pada bagian buah terjadi penggabusan.Gejala-gejala seperti terdapat pada tanaman penghasil buah-buahan ( yang kekurangan zat Cu ). peer dan lainlain. apel. Defisiensi unsur ini menyebab-kan beberapa gejala pada tanaman. sedang pada tanaman yang menghasilkan umbi. Defisiensi ter-sedianya Mn akibatnya pada pembentukan biji-bijian kurang baik.Kekurangan Unsur Seng/Zinkum ( Zn) Tidak tersediannya unsur Zn bagi pertumbuhan tanaman meyebabkan tanaman tersebut mengalami beberapa pen-yimpangan dalam pertumbuhannya. terutama daun-daun yang masih muda tampak layu dan kemudian mati (die back). Penyimpangan ini menimbulkan gejala-gejala yang dapat kita lihat pada bagian daun-daun yang tua: *Bentuk lebih kecil dan sempit dari pada bentuk umumnya. 6. terutama daun-daun yang masih muda terjadi klorosis. Kekurangan Unsur Tembaga ( Cu ) Defisiensi unsur tembaga akan menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut: * Pada bagian daun. biasanya pada pH rendah tersedianya bagi tanaman akan kurang. seperti: * Pada bagian daun. Jaringan-jaringan daun mati. Secara umum daun-daunnya mengalami perubahan warna. Defisiensi unsur Cl atau Klorida dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang abnormal ( terutama pada tanaman sayur-sayuran). kadang-kadang mengalami pengkerutan terlebih dahulu sebelum mengering dan mati. *Klorosis terjadi diantara tulang-tulang daun. umbinya kecil – kecil yang kadang-kadang penuh dengan lubang-lubang kecil berwarna hitam. antara lain per-tumbuhannya tidak normal. Daun-daun baru yang masih kecil-kecil tidak dapat berkembang. * Daun mati sebelum waktunya.

kurang sehat dan berwarna tembaga. Kadang-kadang pertumbuhan tanaman tomat. Contoh lain dengan pemberian Na pada tanaman bit gula ( Beta vulgaris ) akan memperbesar umbi dua sampai tiga kali. Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun. namun untuk penting untuk tanaman-tanaman tertentu. Unsur Fungsional / Beneficial Element Unsur fungsional adalah unsur -unsur yang belum memenuhi kriteria unsur essensial seperti yang dikemukakan oleh ARNON & STOKT sehingga unsur-unsur ini tidak dapat digolongkan dalam unsur essensial. Dengan adanya unsur fungsional ini dapat lebih memperbaiki pertumbuhan dan kualitas hasil atau dengan kata lain. Hidrogen (H). Kalsium (Ca). Besi (Fe). gandum dan kapas menunjukkan gejala seperti itu. Mangan (Mn). Magnesium (Mg). C. Tanpa Na tanaman dalam pertumbuhan-nya tidak dapat meningkatkan kandungan air ( banyak air yang dapat dipegang per unit berat kering ) pada jaringan daun. Mo. tanpa unsur fungsional ini tanaman tetap dapat men-yelesaikan siklus hidupnya dengan sempurna dan normal tetapi dengan adanya unsur ini maka pertumbuhan dan kualitas akan lebih baik pada hasil tanaman tertentu. Karbon (C). 8. Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri. . Kalium (K). Gejala-gejal lainnya belum diketahui secara jelas. Boron (B).KELEBIHAN DAN KEKURANGAN UNSUR HARA MAKRO DAN MIKRO Beberapa Unsur Hara Yang Dibutuhkan Tanaman : Nitrogen (N). Tembaga (Cu). Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman. Belerang (S). Nitrogen (N) Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan. Defisiensi unsur Na atau Natrium bagi pertumbuhan tanaman yang baru diketahui pengaruhnya yaitu meng-akibatkan resistensi tanaman akan merosot terutama pada musim kering. ternyata pada tanaman kenaf dan Rosela ( tanaman serat ) didapatkan bahwa kalau tanaman diberikan NaCl 100 ppm maka pertumbuhan lebih baik dan berat kering meningkat jika dibandingkan dengan tanpa pemberian NaCl. misalnya mentimun dapat mengantikan sebagaimana peranan K pada tanaman kelapa. UNSUR HARA MAKRO 1. Fosfor (P). Oksigen (O). Dari hasil -hasil percobaan. Seng (Zn) dan Klor (Cl).

Warna daun hijau agak kekuning-kuningan dan pada tanaman padi warna ini mulai dari ujung daun menjalar ke tulang daun selanjutnya berubah menjadi kuning lengkap. Merangsang pembungaan dan pembuahan. 2.gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil. gejaala kekurangan unsur P : Pembentukan buah/dan biji berkurang. Pospor (P) Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman. Merangsang pembentukan biji. 1. dan mudah roboh. Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil c. Dapat menimbulkan daun penuh dengan serat. hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran kecil-kecil e. Produksi bunga menurun. tanaman rimbun dengan daun. Dalam keadaan kekurangan yang parah. seringkali masak sebelum waktunya d. Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Proses pembuangan menjadi lama. sehingga seluruh tanaman berwarna pucat kekuning-kuningan. Hal itu menyebebkan rentan serangan cendawan dan penyakit . daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat ). Merangsang pertumbuhan akar. daun sempit. pendek dan tegak. Kekurangan unsur hara Fosfor (P) . b. daun-daun tua cepat menguning dan mati. Perkembangan buah tidak sempurna atau tidak baik. kerdil. Adenium bakal bersifat sekulen karena mengandung banyak air. daun hijau kekuningan. dimulai dari bagian bawah terus ke bagian atas Kelebihan unsur hara Nitrogen (N) Warna daun terlalu hijau . Kekurangan unsur hara Nitrogen (N) a. daun menjadi kering. Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel.

hasilnya rendah dan tidak tahan disimpan . sering pula bagian yang berbercak ini jatuh sehingga daun tampak bergerigi dan kemudian mati b. daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat. a. warna seperti ini tampak pula di antara tulang-tulang daun pada akhirnya daun tampak bercak-bercak kotor (merah coklat). Hasil tanaman yang berupa bunga. kecil. Batangnya lemah dan pendek-pendek. sering pula terdapat pigmen merah pada daun bagian bawah. Kalium (K) Berfungsi dalam proses fotosintesa. tembaga(Cu) . buah dan biji merosot. timbul bercak coklat pada pucuk daun. ujung daun menguning dan kering. dan seng(Zn) terganggu. batang dan daun b. mengkilap. Terhambatnya pertumbuhan sistem perakaran. mutunya jelek. Namun gejalanya tidak terlihat secara fisik pada tanaman. selanjutnya mati. Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit. cabang dan batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning. enzim dan mineral termasuk air. Kekurangan unsur hara Kalium (K) Defisiensi/kekurangan Kalium memang agak sulit diketahui gejalanya. pengangkutan hasil asimilasi. tetapi tidak merata. sehingga tanaman tampak kerdil c. Selanjutnya sejak ujung dan tepi daun tampak menguning. karena gejala ini jarang ditampakkan ketika tanaman masih muda. Buah tumbuh tidak sempurna. Daun-daun berubah jadi mengerut alias keriting (untuk tanaman kentang akan menggulung) dan kadang-kadang mengkilap terutama pada daun tua. Buahnya kerdil-kerdil. nampak jelek dan lekas matang Kelebihan unsur hara Fosfor (P) Kelebihan P menyebabkan penyerapan unsur lain terutama unsur mikro seperti besi (Fe) . c. Warna daun seluruhnya berubah menjadi hijau tua/keabu-abuan. 3.a. Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi lemas/rebah. Pada tepi daun.

dan akar selalu cenderung berwarna gelam dan hitam. Daun Daun tanaman padi yang kekurangan Kalium akan berwarna hijau gelap dengan banyaknya bintik-bintik yang warnanya yang menyerupai karat. Bagi tanaman berumbi. 4. d. dan buah) sehingga ujungnya menjadi mengering atau mati. Daun-daun tua. mutu dan berat 1. Sedang jumlah bulir yang berisi untuk setiap helainya akan rendah. khususnya di tengah hari akan terkulai dan daun-daun muda menggulung ke arah atas dan memperlihatkan gejala-gejala kekurangan air b. Batang Batang tanaman padi yang kekurangan Kalium akan tumbuh pendek dan kurus. Akar Pertumbuhan akar biasanya sangat terbatas. akar. gejala kekurangan unsur Kalium dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Dibutuhkan enzim untuk metabolis karbohidrat. Kekurangan kalsium mengakibatkan terjadinya disintegrasi padaujung-ujung tanaman (ujung batang. Kalsium adalah untuk menyusun klorofil. serta mempergiat sel meristem. buah mudah gugur e. persentase bulir-bulir yang tidak berkembang dan tidak dewasa bertambah. hasil umbinya sangat kurang dan kadar hidrat arangnya demikian rendah Khusus untuk tanaman padi.d. berwarna coklat kemerahan atau coklat kuning. Bintik-bintik itu pertama-tama muncul pada bagian atas daun yang sudah tua. Dan kebanyakan varietas-varietas padi yang kekurangan Kalium lebih mudah rebah c. bulir-bulir padi akan berukuran kecil dan tidak teratur bentuknya. Bulir dan Malai Pertumbuhannya akan pendek dan umumnya mempunyai persentase kehampaan buah yang tinggi. tunas daun yang masih muda akan tumbuh abnormal.000 bulir akan berkurang. ujung daun dan tepi daun menjadi seperti terbakar (necrotic). Akar-akar cabang dan akar rambat sangat kurus dan selalu memperlihatkan gejala pembusukan akar. Calsium (Ca) Merupakan bagian penting dari dinding sel dan sangat penting untuk menunjang proses pertumbuhan. . ujung akar akan tumbuh kurus dan pendek. Pada tanaman kelapa dan jeruk.

menciptakan warna hijau pada daun. sedang tulang-tulang daun itu sendiri tetap berwarna hijau. Magnesium (Mg) Merupakan penyusun utama khlorofil yang menentukan laju fotosintesa / pembentukan karbohidrat. Daun-daun tua mengalami klorosis (berubah menjadi kuning) dan tampak di antara tulangtulang daun. daya tumbuh biji kurang/lemah. sehingga tanaman mengalami defisiensi. Bagian di antara tulangtulang daun itu secara teratur berubah menjadi kuning dengan bercak-bercak merah kecoklatan b. Pada tanaman biji-bijian. Pertumbuhan tanaman demikian lemah dan menderita Kelebihan unsur hara Kalsium (Ca) Kelebihan K menyebabkan penyerapan Ca dan Mg terganggu. Daun-daun mudah terbakar oleh teriknya sinar matahari karena tidak mempunyai lapisan lilin. malah kalau toh ia tetap tumbuh maka ia akan nampak lemah sekali . kurang sempurna malah sering salah bentuk d. jaringan-jaringan daun pada beberapa tempat mati b. Kekurangan magnesium yaitu menguningnya daun yang dimulai dariujung da bagian bawah daun. Pertumbuhan sistem perakarannya terhambat. Daun-daun muda selain berkeriput mengalami perubahan warna. Kekurangan unsur hara Magnesium (Mg) a. Berfungsi untuk transportasi fosfat. karena itu banyak yang berubah warna menjadi coklat tua/kehitaman dan mengkerut c. 5. pada ujung dan tepitepinya klorosis (berubah menjadi kuning) dan warna ini menjalar di antara tulang-tulang daun. Kuncup-kuncup muda yang telah tumbuh akan mati c.Kekurangan unsur hara Kalsium (Ca) a. Pertumbuhan tanaman terhambat.

misalnya daun berwarna hijau mudah pucat hingga berwarna kuning. perkembangannya lambat. Perubahan warna daun dapat pula menjadi kuning sama sekali.Kelebihan unsur hara Magnesium (Mg) Kelebihan Mg tidak menimbulkan gejala ekstrim. 6. perubahan warna umumnya terjadi pada seluruh daun muda. seperti misalnya gejala-gejala yang tampak pada daun tanaman teh di beberapa tempat di Kenya yang terkenal dengan sebutan. kerdil. . Daun-daun muda mengalami klorosis (berubah menjadi kuning). tanaman kurus dan kerdil.yellow Disease.Tea Yellow. Jumlah anakan terbatas. Tanaman tumbuh terlambat. kadang mengkilap keputih-putihan dan kadang-kadang perubahannya tidak merata tetapi berlangsung pada bagian daun selengkapnya b. Belerang/ Sulfur (S) Pembentukan asam amino dan pertumbuhan tunas serta membantu pembentukan bintil akar tanaman Pertumbuhan anakan pada tanaman Berperan dalam pembentukan klorofil serta meningkatkan ketahanan terhadap jamur Pada beberapa jenis tanaman antara lain berfungsi membentuk senyawa minyak yang menghasilkan aroma dan juga aktifator enzim membentuk papain Gejala kekurangan sulfur pada tanaman pada umumnya mirip kekurangan unsurnitrogen. berbatang pendek dan kurus. c. sehingga tanaman tampak berdaun kuning dan hijau. berkayu dan berdiameter kecil d. Kekurangan unsur hara Belerang (S) a. atau. Pada tanaman tebu yang menyebabkan rendemen gula rendah e. batang tanaman berserat.

dan pembentuk beberapa enzim. berperan pada proses-proses fisiologis tanaman seperti proses pernapasan. Kelebihan unsur hara Besi (Fe) Pemberian pupuk dengan kandungan Fe tinggi menyebabkan nekrosis yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik hitam pada daun. a. Terjadinya gejala-gejala pada bagian tanaman (terutama daun) kemudian dinyatakan sebagai kekurangan tersedianya zat besi adalah karena tidak seimbang tersedianya zat Fe dengan zat kapur (Ca) pada tanah yang berlebihan kapur dan yang bersifat alkalis. . Pertumbuhan tanaman seolah terhenti akibatnya daun berguguran dan akhirnya mati mulai dari pucuk. Jadi masalah ini merupakan masalah pada daerahdaerah yang tanahnya banyak mengandung kapur. Dan kebutuhan normal tanaman berkisar 40-250ppm. yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi kuning dan ada pula yang menjadi putih c. Gejala selanjutnya yang lebih hebat terjadi pada musim kemarau. daun-daun muda banyak yang menjadi kering dan berjatuhan d. Gejala kekurangan besi pada tanaman dapat menimbulkan korosi. selain itu besi berfungsi sebagai aktifator dalam proses biokimia didalam tanaman. Ferrit/besi (Fe) Berfungsi untuk pembentukan klorofil. Besi tersedia dalam tanah berkisar 2-150ppm. Gejala-gejala yang tampak pada daun muda. Kekurangan unsur hara Besi (Fe) Defisiensi (kekurangan) zat besi sesungguhnya jarang terjadi.UNSUR HARA MIKRO 7. lembaran daun menjadi kuning/pucat. Selanjutnya pada tulang daun terjadi klorosis. sedangkan tulang daun tetap berwarna hijau serta jaringan-jaringannya tidak mati b. Dalam jumlah tertentu besi menjadi racun bagi tanaman. mula-mula secara setempat-setempat berwarna hijau pucat atau hijau kekuning-kuningan.

Pembentukan biji-bijian kurang baik (jelek). daun menguning dan beberapa jaringan akan mati. kemudian patah f. kentang dan lain-lain. terutama daun-daun yang masih muda tampak layu dan kemudian mati (die back). dan pertumbuhan tanaman terhambat. tembakau dan kedelai e. Ciri kekurangan tembaga daun tidak merata dan daun sering layu. ada kalanya yang terus mengeriput dan ada pula yang jatuh sehingga daun tampak menggerigi d. perkembangan kuncup akan mengalami kegagalan. Kekurangan unsur hara Tembaga/Cuprum(Cu) Kekurangan unsur hara Tembaga (Cu) acapkali ditemukan pada tanah-tanah organik yang agak asam. Tembaga/Cupprum (Cu) Belum banyak diketahui. bagian tengah helai daun berwarna coklat. Pada bagian daun. Mangan (Mn) Untuk penyusunan klorofil. terutama pada tanaman sayuran tomat. perkecambahan. namun tembaga berfungsi untuk pembentukan klorofil. tanda-tandanya dapat dilihat sebagai berikut: a. 9. Gejala Kekurangan berupa daun akan tampak berwarna gelap dan muda. Kekurangan unsur hara Mangan (Mn) Gejala kekurangan Mangan (Mn) hampir sama dengan gejala kekurangan Besi (Fe) pada tanaman. mengering. Tulang-tulang daunnya tetap berwarna hijau. Pada daun-daun muda di antara tulang-tulang dan secara setempat-setempat terjadi klorosis dari warna hijau menjadi warna kuning yang selanjutnya menjadi putih b. Fungsi adalah berfungsi dalam pembelahan sel. yaitu: a. malah terkadang klorosis. dan pemasakan buah. di gunakan dalam proses pernapasan dan fotosintesis. Ciri kekurangan Mn biji yang terbentuk akan sangat jelek. sedang ranting-rantingnya berubah warna pula menjadi coklat dan mati pula .8. Jaringan-jaringan pada bagian daun yang klorosis mati sehingga praktis bagian-bagian tersebut mati. seledri. Pertumbuhan tanaman menjadi kerdil. begitu juga pada tanaman jeruk. ada yang sampai kebagian sisi-sisi dari tulang c. Pada tanaman gandum.

Tanaman kerdil dan polong sedikit. mula-mula jaringan di antara urat-urat dan nampak menguning dan akhirnya hanya pada urat-urat daun saja akan tetap hijau. ranting berwarna coklat dan mati. yaitu adanya pemutihan di bagian tengah daun. Ujung daun secara tidak merata sering ditemukan layu. Pada tanaman jeruk kekurangan unsur hara tembaga ini menyebabkan daun berwarna hijau gelap dan berukuran besar. daun-daun muda menunjukkan garis-garis kuning dan terus menguning sampai ke dasar daun. Pada kacang tanah gejala terlihat setelah tanaman berumur 1 bulan. . buah-buahan tanaman pada umumnya kecil-kecil warna coklat dan bagian dalamnya didapatkan sejenis perekat (gum). Kekurangan yang parah menyebabkan daun tidak mau terbuka c. Kalau diperhatikan dengan seksama cabang dan batangpun ikut terkena bencana yang mengakibatkan terdapatnya lubang kecil-kecil. buah kecil dan berwarna coklat d. Pada tanaman jagung gejala terlihat 1 . sekalipun jaringan-jaringannya tidak ada yang mati c. Unsur seng didalam tanaman tidak dapat dipindahkan dari jaringan tua ke jaringan yang muda sehingga gejala defisiensi akan terlihat lebih awal pada daun muda. Pada padi sawah gejala terlihat 2 . Terjadi penyimpangan pertumbuhan pada bagian daun-daun yang tua.2 minggu setelah bibit muncul di permukaan tanah. yaitu: * Bentuknya lebih kecil dan sempit daripada bentuk umumnya * Klorosis terjadi di antara tulang-tulang daun * Daun mati sebelum waktunya. 10. kemudian berguguran dimulai dari daun-daun yang ada di bagian bawah menuju ke puncak b. malah kadang-kadang klorosis. Pada bagian buah. Seng/zink (Zn) Memberi dorongan terhadap pertumbuhan tanaman karena diduga Zn dapat berfungsi untuk membebtuk hormon tumbuh. Kekuranan unsur ini ditandai dengan daun berwarna aneh-aneh misal kekuning-kuningan atau pada daun yang sudah tua berwarna kemerahan . Kekurangan unsur hara Seng/Zincum (Zn) a. sedang tepi daun tetap hijau d.b.4 minggu setelah tanam.

pada tanaman sayur dan buah kekurangan unsur bini agak sulit dibedakan dengan tanaman yang terkena serangan virus. gandum dan kapas menunjukkan gejala seperti di atas. daun tampak kurang sehat dan berwarna tembaga b. daun layu dan berwarna kuning. Unsur ini diserap tanaman dalam bentuk ion Clkeberadaannya tidak dihasilkan dari metabolisme tanaman. 12. 13. *Pada tanaman penghasil biji unsur ini berpengaruh terhadap pembagian sel. Boron (B) *Unsur ini berfungsi menangkut karbohidrat kedalam tubuh tanaman dan menghisap unsur kalsium. Cobalt (Co) . Kekurangan unsur hara Klorida (Cl) a. Kadang-kadang pertumbuhan tanaman tomat. dan bila terkena angin batang muda tersebut mudah patah dan mengeluarkan cairan berwarna kecoklatan. daun mengecil.dan fungsi lain berkaitan dengan pengaturan tekanan osmosis didalam sel tanaman. khususnya pada atanaman sayur dan buah. *Berfungsi dalam perkembangan bagian-bagian tanaman untuk tumbuh aktif. Klorin (Cl) Klorin diperlukan untuk osmosis dan keseimbangan ionik sel bagian dari regulasi energi. pada tanaman semangka biasanya ditandai dengan pertumbuhan batang muda yang tegak berdiri. kuncup-kuncup mati dan berwarna hitam. Dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang normal terutama pada tanaman sayur-sayuran. Kekurangan unsur ini menimbulkan penyakit fisiologis . ruas pendek. Dan pada tanaman jagung kekurangan unsur ini bisa mengakibaatkan tongkol tanpa biji sama sekali ( mirip jagung yang tidak terbuahi). daun yang baru muncul terlihat kecil dan tanaman agak kerdil cabang tumbuh sejajar. juga memainkan peran dalam fotosintesis. Kekurangan unsur boron paling nyata tampak pada tepi-tepi daun yaitu gejala klorosis. mulai dari bagian bawah daun.11. *Menaikkan mutu tanaman sayuran dan tanaman buah. Gejala kekurangan Cl biasanya menimbulkan pertumbuhan akar yang tertekan.

Salah satu kelebihan efek negatif Na adalah bahwa itu mengurangi ketersediaan K. Tingkat kekurangan nitrogen dapat mengakibatkan gejala defisiensi. Ketersediaan Mo dalam tanah antara 0. Natrium (Na) Sebagai keseimbangan ion pada regulasi energi untuk membuka dan menutupnya stomata. . kelebihan kobalt jauh lebih tinggi untuk fiksasi nitrogen daripada amonium gizi. 15. kekurangan Daun-daun tenaman bisa menjadi hijau tua dan tipis. Tanaman cepat menjadi layu. Gejala kekurangan unsur Mo yakni daun berubah warna keriput dan melengkung seperti mangkok. kelebihan Terlibat dalam osmosis (pergerakan air) dan keseimbangan ion pada tumbuhan. Molibdenum (Mo) Sebagai kofaktor pada beberapa enzim penting untuk membangun asam amino. Cobalt dapat digantikan perannya dengan Natrium (Na). Bayam dan bawang adalah jenis tanaman yang sangat peka kekurangan Mo. muncul bintil-bintil kuning disetiap lembaran daun dan akhirnya mati sehingga pertumbuhan tanaman terhenti.05-0. berperan sebagai pengikat nitrogen yang bebas diudara untuk pembentukan protein dan menjadi komponen pembentuk enzim pada bakteri bintil akar tanaman. dan Molibdenum (Mo).2-1 ppm.Untuk Fiksasi nitrogen dalam penyerapan unsur N (Nitrogen). kekurangan Mengurangi pembentukan hemoglobin dan fiksasi nitrogen 14.5 ppm sedang kebutuhan normal pada tanaman 0.

Tanaman tumbuh tanpa tambahan nikel akanberangsur-angsur mencapai tingkat kekurangan sekitar saat mereka dewasa dan mulai pertumbuhan reproduksi kekurangan . Tanaman dengan pasokan silikon larut menghasilkan lebih kuat. Benih perlu nikel untuk berkecambah. Silicon (Si) Tersimpan dalam dinding sel yang mengakibatkan sifat mekanis sel yaitu kaku atau elastis. sebagai kofaktor beberapa enzim. Nikel diperlukan untuk penyerapan zat besi. Pada tanaman tingkat rendah. 17. meningkatkan panas dan kekeringan tanaman toleransi silikon dapat disimpan oleh tanaman di tempat infeksi oleh jamur untuk memerangi penetrasi dinding sel oleh jamur menyerang. kelebihan Diperlukan untuk enzim urease untuk menguraikan urea untuk membebaskan nitrogen ke dalam bentuk yang dapat digunakan untuk tanaman. Nikel (Ni) Pada tanaman Keras/tumbuhan tingkat tinggi sebagai aktivasi urease (enzim yang berperan dalam metabolisme Nitrogen untuk proses perombakan urea).16. Kelebihan Si dapat meningkatkan hasil melalui peningkatan efisiensi fotosintesis dan menginduksi ketahanan terhadap hama dan penyakit Ditemukan sebagai komponen dari dinding sel. Perannya dapat digantikan dengan Seng (Zn) dan Besi (Fe). kekurangan Dapat mengakibatkan tanaman mudah terserang penyakit.

Gagal untuk menghasilkan benih yang layak .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful