You are on page 1of 22

PD

F -X C h a n ge

PD

F -X C h a n ge

O W !

N

y

bu

to

k

lic

C

m

C

lic

k

to

bu

y

N
.c

O W !
w
.d o

w

o

.d o

c u -tr a c k

c u -tr a c k

.c

“Konstruksi Onshore Pipeline”

o

m

w
w

w
w

PD

F -X C h a n ge

PD

F -X C h a n ge

O W !

N

y

bu

to

k

lic

C

m

C

lic

k

to

bu

y

N
.c

O W !
w
.d o

w

o

.d o

c u -tr a c k

c u -tr a c k

.c

1. Pendahuluan

Alur distribusi air dan migas di Indonesia rata-rata menggunakan jaringan pipa bawah tanah dan bawah laut. Banyak hal yang menjadi pertimbangan kenapa jaringan pipa onshore ataupun offshore yang dipilih untuk mendistribusikan air dan Migas di Indonesia salah satunya dalah factor ekonomis. Dan dalam hal ini pembahasan difokuskan pada jaringan pipa bawah tanah (Onshore Pipeline) yang menjadi pengalaman penulis dalam sebuah proyek

2. Design

2.1 Aplikasi standard API

ASME

ASTM

CSA

NACE

o

m

w
w

w
w

back pressure sendiri dapat mengakibatkan naiknya tekanan dalam pipa secara signifikan. o m w w w w . Design life of pipeline Factor yang mempengaruhi design suatu pipeline diantaranya design pressure. Chlorides.c STANDARD INDONESIA 2. pressure drop yang dapat di terima. tebal dari pipa.2 Penentuan dimensi pipa dan material Dan faktor – faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan material adalah : Maximum operating pressure Pipe dimensions Maximum and minimum operating temperature Composition of fluids (including presence of water) Presence of H2S. Suhu tinggi ataupun rendah dapat mengubah suatu structur dari material. Hal lain lain yang menentukan material pipa adalah corrosion allowance dan juga desain yang memperhatikan agar tidak terjadi kerusakan pada pipa seperti: suhu lingkungan dan back pressure. sehingga factor ini sangat perlu diperhatikan. diameter.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N .d o w o . CO2.dan suhu dari pipa.c O W ! w .d o c u -tr a c k c u -tr a c k . etc.

g.temperature derating factor serta diameter merupakan suatu kesatuan yang membentuk suatu demensi pipa dan pemilihan material dari pipa tersebut tergantung dari nilai SMYS ( dapat dilihat di API dan EN 10208-2 ).c Dari formula diatas dapat diketahui hubungan antara design pressure.c O W ! w .g.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . 22% Cr 5% Ni) • Austenitic Stainless Steel (e. 18% Cr 8% Ni) • Titanium (catenary risers only) o m w w w w . design factor. HOOP F A PR t PD 2t t PD 2 HOOP Atau dengan rumus lain: t ( PINT PEXT ) D 2 FD SMYS FD = design factor (safety factor) Beberapa tipe Material: • Low alloy (Carbon-Manganese) steels X42 X65 X80 Low Med High SMYS 80 ksi • Duplex Stainless Steel (e.d o w o . thickness wall. SMYS material.d o c u -tr a c k c u -tr a c k . joint factor.

Pipeline Coating Data .Pipeline Design Data .c O W ! w .Temperature .Pipeline End Expansion Dan juga data-data Environmental seperti: .d o w o .c Berikut contoh table mengenai jenis pipa Kemudian dari detail perhitungan dilakukanlah Pipline ?/ FLowline Stress Calculation analysis Dimana data-data yang diperlukan adalah: .Soil Properties 2.8 adalah sebagai berikut: o m w w w w .PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N .3 Perhitungan Stress Analysis Kriteria perhitungan menurut ASME B31.d o c u -tr a c k c u -tr a c k .Pipeline dan Fitting Data .

antara lain : . b. kelembapan.Protective concrete slabs o m w w w w .c O W ! w . dan asam.dan mudah rusak karena kurang persiapan dalam penangan pipa tersebut.Increase wall thickness .4 Pipeline coating Coating suatu pipa bertujuan untuk melindungi pipa dari dampang lingkungan semisal korosi. dan tahan pecah.Marker tapes . Polyethylene coating Coating ini dilakukan saat manufacturing dengan cara menambahkan satu atau dua lapisan lagi diatas lapisan epoxy Contoh Komposisi Coating system: .d o w o . Fusion-bonded epoxy (FBE) coating Coating ini dilakukan dengan cara memanaskan pipa lalu epoxy powder di sebarkan dipermukaan otomatis tepung tadi akan meleleh dan melapisi pipa tadi. namun rentan terhadap suhu tinggi serta cepat bereaksi dengan tanah. rentang retak. Berikut beberapa coating yang dipakai di onshore pipeline: a.5 Pipeline protection Berikut ini berberapa methode pipeline protection.layer of extruded adhesive intermediate coat .d o c u -tr a c k c u -tr a c k . bacteri.layer extrude polyethylene finish coat d.coating ini lebih menguntungkan dikarenakan lebih tahan suhu.lapisan inisangat kuat melawan akar tanaman.persyaratan suatu coating antara lain : Memiliki stabilitas thermal yang tinggi Permanen terhadap air dan kelembapan Memiliki stabilitas kimia yang tinggi ( tidak bereaksi terhadap lingkungan) Mudah penggunaan Economis.coating jenis ini sangatlah murah. coating defect.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . 2.c 2.namun memiliki kelemahan yaitu rentan terhadap temperature. garam.layer of powder epoxy prime coat .Sleeve protection . Coal tar enamel coating Melapisi sekeliling pipa dengan lapisan tipis glass fibre dipadu dengan campuran aspal atau tar batubara. c.Concrete coating . Tape coating Coating ini digunakn pada pipa yang sudah di lakukan perbaikan pipa ataupun coatingnya.Burial .Catodic protection .

dan berbagai area yang sensitive.c O W ! w . Perlintasan diatas Utility Dari semua perlintasan tersebut diperlukan analisa dan desain terhadap jalur pipeline yang terutama memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan pipa tersebut. diharuskan dengan menggunakan metode boring. Kali / Kanal. dan standar kedalam pipa dengan kedalaman tidak boleh kurang dari 1. Perlintasan Sungai .2 m 3. concrete atau bitumen) Perlintasan pipa bisa dilakukan dengan metode ”open cut” atau terbuka. namun resiko lalulintas yang terhambat lebih kecil. dengan resiko menghambat lalulintas dan juga dengan metode pengeboran.7 Perlintasan Pipeline Pada Pipeline biasanya akan selalu melewati perlintasan-perlintasan. 4. rel kreta api. DImana diharapkan dari perhitungan ini bisa ditentukan minimum radius dari pipa yang bisa dilakukan tanpa mengakibatkan overstressing di PipelineKonstruksi Pipeline pada areal Rawa (Swampy Area) 2.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . hal mengenai perencanaan bending pipa sangat diperlukan. 2. Perlintasan Jalan Berbatu Sama halnya dengan jalan yang dikeraskan.c Beberapa linkungan di yang bersinggungan dengan pipa dan harus diberi proteksi tambahan antara lain melewati jalan. Perlintasan di bawah jalur kereta api yang dipakai.d o w o . Perlintasan Utility 6. Perlintasan Jalan Yang dikeraskan (aspal. Dan perlintasan itu dibagi menjadi beberapa katagori: 1.2 m 2. dan standar kedalam pipa dengan kedalaman tidak boleh kurang dari 1. 5.d o c u -tr a c k c u -tr a c k . o m w w w w .6 Pipeline Bending Dalam perencanaan jalur pipa. diharuskan dengan menggunakan metode boring. Perlintasan Jalan Kereta Api Perlintasan di bawah jalur kereta api yang dipakai.

c o m w w w w .PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N .d o c u -tr a c k c u -tr a c k .c O W ! w .d o w o .

PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N .c O W ! w .d o c u -tr a c k c u -tr a c k .c o m w w w w .d o w o .

PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . namun bila bernilai positif dan bernilai lebih dari buoyancy limit yang dihasilkan dari soil investigation. Konstruksi Pipeline pada areal Rawa (Swampy Area) Pada Pipeline di areal Rawa.d o w o . Sehingga dari perhitungan ini akan didapatkan perhitungan Pipeline bouyancy per unit length. diperlukan desain dengan menggunakan sistem pemberat dengan gravitasi yang menjamin bahwa 20% bouyancy negatif akan menolak tahanan keatas dari backfill yang telah dilakukan. Dan berikut adalah gambar typical bentuk dari concrete weight pipa o m w w w w .8 Bouyancy Control Pada areal areal tertentu.d o c u -tr a c k c u -tr a c k .c O W ! w .c 2. Dimana angka negative dari hasil perhitungan akan menunjukkan bahwa Pipa tersebut “tenggelam”. maka diperlukan perhitungan Bouyancy menurut hukum Archimides. maka diperlukan “pemberat” yang sering disebut juga dengan Concrete Weight Pipa.

c 2.lalu dialiri aliran listrik sehingga secara otomatis akan tersambung melalui pengelasan dari aliran listrik tadi. setelah itu dilas luar dan dalam sambungannya dengan sub merged.9 Pig Trap dan Valve Station Dalam sebuah jaringan pipaline diperlukan rencana untuk sectional valves.Grading o m w w w w .d o w o .Pembebahasn Lahan .Preparing ROW (Clearing and Grabbing) . Hasil akhir dari manufacturing ini akan ditest hidrotested dan terakhir tes NDT untuk mengecek hasil las-lasan. electric resistance welded pipe (ERW) secara umum pipa baja dibuat menggunakan bahan dasar plat yang dibending dalam suatu bentuk pipa lalu dilas.Topsoil stripping . longitudinal.Route Surveys . b.Mobilisasi Equipment dan personel . 4. and pipe stringing Secara garis besar aktifitas Pipeline construction terdiri atas: .seam submerged –arc welded pipe (LSAW) method ini hampir sama dengan method pertama namun menggunkan plat baja yang panjangnya 12 meter. Dalam pipa ERW sebuah plat tidak dilingkarkan lalu diluruskan dan pada akhirnya di banding menjadi sebuah bentuk pipa.Transport pipeline dan material . excavation.arc welding. Project Construction Land preparation.setelah itu dilas luar dan dalam sambungannya dengan sub merged.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . 3.setelah proses ini maka alat baja kaan menjadi coil shape.d o c u -tr a c k c u -tr a c k . side valves dan Pig Launcher untuk kepentingan maintenance di kemudian hari. c.0 Jalan Inspeksi dan Penanda Pipeline (Marker) Diperlukan dalam perencanaan mengenai jalan inspeksi dan Marker (penanda) sehingga akan memudahkan jalur inspeksi pada masa maintenance dan juga memberikan tanda / perhatian dan peringatan untuk menandakan terdapatnya jaringan pipeline yang beroperasi.arc welding.c O W ! w . spiral submerged arc-welded pipe (SSAW) Methode ini menggunakan hot roll dari baja dengan menggunakan roller yang bayak.lalu pipa tadi di banding menjadi bentuk U. pipeline manufacture sebuah segment pipa baja onshore di produksi di sebuah pabrik pembuatan pipa dengan beberapa methode yaitu a. 3.lalu ditekan menjadi bentuk O.

d o w o . Route Survey Route Survey merupakan aktifitas construction engineering untuk menentukan titik center line pipa pada ROW. penentuan lokasi jalur-ja.d o c u -tr a c k c u -tr a c k . o m w w w w .c O W ! w . pematokan center line pipa. jalan raya . Biasanya setelah alligment sheet telah dilakukan maka akan dilakukan route survey actual dilapangan. Transport Material Pipa Transportasi dan stacking (pengaturan/penataan) pipa pada laydown area.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . Pembebasan lahan (Land Acquisition) Dalam alur rangkaian jalur pipa memungkinkan adaya rumah.hal ini akan menjadi masalah jika tidak memperoleh ijin dari pihak terkait supaya tidak menimbulkan permasalahn dikemudian hari. d.lur pipa atau kabel bawah tanah yang lain dengan melakukan ground scanning dan juga memastikannya dengan hand (manual) digging untuk mencegah terjadinya kerusakan pipa yang ada.seperti kendaraan proyek yang keluar masuk. Juga diperhatikan accesbilitas dari lingkungan tersebut supaya kendaraan proyek dapat keluar masuk tanpa halangan tentunya seijin pihak yang mempunyai lahan. c. b. Disamping itu juga harus diperhatikan adanya dampak lingkungan waktu pengerjaan ataupun setelah instalasi.asset (tanah.c Sebelum dilaksankan peletakan pipa onshore maka ada beberapa tahapan pekerjaan yang harus di selesaikan antara lain : a. Mobilisasi Equipment dan Personel Temporary camp and accommodation. pencatatan hasil survey. Kegiatan termasuk didalam hal ini adalah.hal ini tentu menimbulkan emisi suara dan ketidak yamanan terhadap lingkungan sekitar.atau rel kreta api yang akan dilintasi oleh rangkain jalur pipa.

hal ini dapat bervariasi tergantung pada proyek atau pertimbangan yang lain.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . Persiapan ROW . e.dan hambatan lain untuk menyediakan akses konstruksi pipa.c Transport and stacking up d.c O W ! w . Membuka lapisan atas tanah (Grading) Biasanya disebut dengan “grading” yaitu kegiatan menyingkirkan lapisan atas tanah untuk jalur contruksi pipa dan basecamp. Area kerja yang diperlukan untuk konstruksi pipa tergantung pada : Mengutamakan keselamatan Peralatan konstruksi dan pergerakan kendaraan Sensitifitas lingkungan Kendala medan Diameter pipa dan kedalaman trench Jumlah pipa yang dipasang Dekatnya infrastruktur seperti jalan Memaksimalkan produktivitas konstruksi Lebar dari tempat ini kira-kira 20-30 meter.d o w o . .wilayah kerja (Land Clearing) Pembersihan area pekerjaan misalkan menghilangkan pohon. semak.gangguan terhadap vegetasi asli dan habitat satwa liar dihindari atau diminimalkan dengan menerapkan prosedur management yang sesuai.disini terdapat campuran organic dan mineral.d o c u -tr a c k c u -tr a c k . o m w w w w .lapisan atas tanah juga disebut zona “A” .

pdang rumput.d o w o .setiap hasil pengelasan diperiksa dengan x-ray dan ultrasonic equipment. Kondisi tanah tidak dapat mengakomodisi konstruksi kegiatan.tempat dimana grading dilakukan lapisan tanah selanjutnya.c Grading dibutuhkan jika: Konstruksi akan merusak lapisan atas tanah dan menghambat regenerasi atau kegiatan produksi primer.parit untuk jaringan pipa terkubur digali untuk berbagai kedalaman tergantung pada: Produk yang diangkut (gas.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N .g full stripping or partial stripping ) umumnya tergantung kodisi lapangan. kabel fiber optok) Penggunaan lahan dan potensi gangguan pihak ketiga semisal pecah selama penggalaian. Umumnya. Topografi tidak memungkinkan akses yang aman dan praktis. tergantung pada jadwal proyek.ataupun sungai) Kedekatan dengan infrastructure dan utilitas lainnya semisal jalan. selama atau setelah pipa dirangkai. Stringing o m w w w w .minyak bumi. Penggalian pipa sebelum digelar/rangkai pipa Penggalian pipa setelah pipe stringing g. Perangkaian pipa (Pipe Stringing) Pemasangan pipa biasanya sepanjang 1 km dilakukan perangkaian dulu dilapangan dengan cara di las lalu dimasukkan ke dalam lubang trancing.c O W ! w . ataupun air) Tekanan operasional dari pipa Sifat medan yang dilalui pipa semisal batu .permukaan dari sambungan dipersihkan lalu diberi coating type Tape atau lapisan pelindung yang lain agar tidak korosi. medan dan factor lain seperti logistic.d o c u -tr a c k c u -tr a c k . Penggalian parit (Trenching) Penggalian dapat dilakukan baik sebelum. f. luas dan kedalaman pemindahan tanah lapisan atas dari daerah konstruksi pipa ( e.

sebelum melakukan pengelasan haruslah dibuat prosedur yang disebut dengan WPS (Welding Prosedure Specification) dan juga PQR (Procedure Qualification Record) dimana kedua dokumen ini akan mementukan quality assurance / check yang perlu dilakukan dalam pengelasan pipeline ini termasuk juga prosedur dalam perbaikan (repair).Welding Welding / Pengelasan adalah hal cukup krusial dalam pipeline construction. Beberapa standard yang aplikasinya diperlukan dalam onshore project: API ASME o m w w w w .d o c u -tr a c k c u -tr a c k . dimana proses pengelasan memerlukan personel welder yang qualified dan sebelum pekerjaan dilakukan.c Stringing Pipes h. Dalam proyek Oil&Gas.d o w o .c O W ! w .PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . Dan secara general proses pengechekan hasil dari produk pengelasan itu diatur dalam ITP (Inspection and Test Plan). Dan sesuai dengan regulasi personel yang melakukan pengelasan (Welder) harus mempunyai sertifikasi welder yang dilakukan oleh MIGAS.

c O W ! w .d o c u -tr a c k c u -tr a c k .PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . adalah SMAW dan GTAW. Secara umum teknik pengelasan dalam Onshore Pipeline terbagi menjadi beberapa bagian/pass: Root Pass Hot Pass Filler and Final Pass o m w w w w .d o w o .c ASTM AWS NACE Proses welding sendiri dibagi dalam beberapa jenis: SMAW: Shielded Metal Arc Welding (SMAW) Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) Submerged Arc Welding (SAW) Gas Metal Arc Welding (GMAW) Flux Cored Arc Welding (FCAW) Yang umum dalam proses pengelasan proyek pipeline onshore.

1 – Section 6.7 up to C6. Ultrasonic Inspection 5.c O W ! w . Magnetic Particel Inspection (MPI) 4.31.c Welding activities Inspeksi Pengelasan / Welding Inspection Untuk memastikan pengelasan dilakukan dengan baik maka diperlukan Inspeksi hasil kerja pengelasan sesuai dengan ITP.3 – Section 341.3.d o c u -tr a c k c u -tr a c k . Kebersihan (Cleanlinnes) Dari semua hal tersebut diatur juga mengenai acceptance criteria yang menggunakan aplikasi dari standard: Structures: AWS D. Radiographic Inspection 3. part C – Acceptance Criteria (C.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . Visual Inspection 2.d o w o .13.6. UW53 (Ultrasonic) o m w w w w . UW-52 (Spot Radiography).2 (Interpretation shall be to Normal Fluid Services Criteria) Pressure Vessels / Pressure Containing Equipment: ASME VIII Div. Ada beberapa jenis Inspeksi yang aplikable dalam proyek pipeline Onshore seperti: 1.1 – Section UW-51 (Full lRadiography) .1.3) Process Piping : ASME B.

Seperti pada gambar dibawah diperlihatkan pipa di sambung per 3 joint kemudian di atur sedemikian rupa pada roller yang kemudian akan mempermudah untuk “didorong” dan juga ditarik oleh Excavator bila memungkinkan didepannya.c O W ! w .Pipeline Kondisi pipeline setelah dilakukan perangkaian (stringing + welding) Joint Coating i. Pada areal Rawa. Pada areal Rawa. o m w w w w . namun dilakukan dengan menggunakan metode Push pull.d o w o .d o c u -tr a c k c u -tr a c k .c Lowering String . metode yang digunakan bukanlah penggalian.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N .

dilakukan pada areal rawa.d o w o . o m w w w w .c O W ! w . untuk memastikan coating pada pipa tidak terjadi kerusakan. Pengetesan dilakukan dengan menggunakan alat seperti spiral yang dililitkan kepada pipa sesuai dengan ukurannya. Pipa yang sudah di string. setelah dilakukan pengelasan kemudian akan diturunkan kedalam parit menggunakan side-boom tractor atau juga menggunakan excavator. Dan bila ada kerusakan perlu segera di perbaiki sebelum diturunkan kedalam trencing.d o c u -tr a c k c u -tr a c k .Pipe Lowering dan backfilling Sebelum pipa diturunkan akan dilakukan Holyday Test. Holyday test menggunakan tegangan listrik sekitar 10kva untuk memastikan lapisan coatingnya.c Metode Pushpull.PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . Padding machine merupakan mesin untuk menyaring tanah supaya halus lalu di sebarkan dibawah dan di atas pipa untuk melindungi lapisan pipa . Lowering Holyday test sebelum pipa diturunkan . j.

d o w o . Backfilling menggunakan backhoe Backfilling menggunakan padding machine o m w w w w .Lowering menggunakan Backhoe Backfilling Backfilling adalah menutup kembali galian dengan menggunakan tanah yang digali sebelumnya atau menggunakan “fresh soil” apabila tanah tersebut berada pada areal rawa/gambut.c 1.d o c u -tr a c k c u -tr a c k .PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N .c O W ! w . Lowering menggunakan sideboom 2.

terutama dalam kasus pipa hidrokarbon.setelah pengujian maka pipa harus dibersihkan akhir. untuk mengecek kekuatan pipa dan medeteck kebocoran. o m w w w w .pengukur dan pengeringan .PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N . Proses saluran gas melibatkan instalasi sementara manifold tes ke bagian pipa yang baru dibangun dan engisi pipa dengan media pengujian. Setelah Mechanical Completion telah dilakukan pada pipeline. biasnya air.c Kondisi setelah dibackfilling g.d o c u -tr a c k c u -tr a c k . maka kemudian direncanakan untuk dilakukan hydrostatic test dengan menggunakan media air.Brush / Cup Pig (membersihkan kotoran / debrish pada internal pipa) .c O W ! w . yang kemudian ditekan memungkinkan pendeteksian kebocoran pipa.Dry Pig (untuk membershikan dan mengeringkan permukan didalam / internal pipa) Pigging material (foam dan cup pig) Hydrostatic Test: Hydrostatic testing melibatkan pengujaian tekanan pipa dengan air.d o w o . atau media uji yang sesuai. Pigging dan Hydrostatic testing Pigging: Sebelum melakukan Hydrotest perlu dilakukan pembersihan terhadap pipa dengan media “pig” yang terbagi dalam beberapa jenis: .Gauge Pip (untuk mengetahui ovality pipa) .

d o w o . Sebelum melakukan pengetesan. maka perlu dilakukan witnessing dan disaksikan oleh MIGAS Hydrostatic testing a section of pipeline Areal Pig Receiver / Launcher o m w w w w . biasanya pada kisaran 1.d o c u -tr a c k c u -tr a c k .PD F -X C h a n ge PD F -X C h a n ge O W ! N y bu to k lic C m C lic k to bu y N .5 x dari design pressure.2 – 1.c O W ! w .c Pressure / tekanan menggunakan standard yang digunakan.