EFEK-EFEK AKUPUNKTUR (APA YANG TERJADI PADA TUBUH SESUDAH PENUSUKAN?

)

Moekarto Moeliono
(Acupuncturist)

BANDUNG-JAWA BARAT-INDONESIA 2013

Tulisan ini diambil dari karangan dr.G.Pong Permadi D (Alm) dan dr. Djuharto SS yang secara kebetulan belajar khusus kepada Suhu Yanto Gwan, dan penyusun juga merupakan murid pertama langsung beliau pada tahun 1978.

Pembuktian Akupunktur Efek-efek Akupunktur Yang Sudah Di selidiki Secara Modern a. Akupunktur memperbaiki mikrosirkulasi, terutama karena terjadi vasodilatasi pada kapiler dan arteriol. Efek ini dapat terjadi di daerah lokal sekitar tempat tusukan jarum, juga terjadi pada daerah yang jauh, distal dari tempat penusukan tersebut . b. Terjadinya analgesi /hipalgesi adalah karena dilepaskannya ENDORPHIN, ACTH, Cortison serta faktor humoral lain, dan karena stimulasi tersebut saraf sensoris berdiameter besar. Disamping itu juga karena terdapat perbaikan pada mikro-sirkulasi. c. Efek relaksasi otot-otot yang spastis di timbulkan karena terjadinya perbaikan pada mikro-sirkulasi serta perbaikan dari pada keadaan nyeri. d. Efek pengurangan keadaan Hipersensitivitas pada kulit dan membrana mukosa sibebabkan karena bermacam-macam faktor. e. Efek penurunan Tekanan Darah Tinggi terjadi akibat terjadinya vasodilatasi umum. f. Penurunan yang nyata daripada Triglyceride dan Phospolipide dalam serum, serta sedikit penurunan dari pada Choresterol, memang terbukti . g. Regulasi atau normalisasi fungsi gustro-intestinal berupa hilangnya rasa nyeri, membaiknya diare ataupun obstipasi, serta terjadinya penurunan asam lambung pada keadaan hiperasiditas, memang telah terbukti dapat di capai melalui akupunktur. h. Dengan akupunktur dapat dicapai regulasi atau normalisasi dari pada fungsi uterus, hingga menyebabkan terjadinya perbaikan menstruasi yang abnormal serta berkurang/hilangnya rasa nyeri yang menyertainya. i. Akupunktur dapat menimbulkan stimulasi terhadap lipolisis. j. Akupunktur dapat efektif terhadap pengurangan berat badan melalui terjadinya pengurangan pada kebiasaan makan yang berlebihan, yang kompulsif, pada orang-orang gemuk.

k. Telah terbukti bahwa akupunktur dapat memperbaiki Depresi Mental serta Anxiety, atau keadaan Hiperaktif, serta menimbulkan Sensasi Euphor Akupunktur, dan juga efek Sedasi /Anti-Depresi. l. Akupunktur dapat menimbulkan efek mengurangi gejala withdrawal obat, termasuk Heroin, methadone, alkohol, nikotin, dan lain sebagainya. m. Peninggian respons imunitas resistensi terhadap infeksi bakteri karena peninggian yang lambat dari pada Gamma-Globulin pada beberapa penderita, serta efek Normalisasi pada jumlah yang abnormal dan mobilitas di bawah lapangan elektrik dari pada B dan T sel, atau yang juga disebut sebagai lekosit perifir. Hal ini yang dapat menjelaskan mengapa bisa terdapat perbaikan pada kasus-kasus Rheumatoid Athritis yang di obati dengan akupunktur. n. Akupunktur dapat menimbulkan respons yang menyerupai pengguna ACTH, yang di karakteristikkan oleh terjadinya : Neutrophilia, limfositopenia, eosinopenia dengan atau tanpa basopenia. o. Akupunktur dapat menimbulkan stimulasi pengeluaran ACTH dan meningkatnya serum Cortisol pada orang-orang yang fungsi hipofise dan adenocortex-nya masih normal. p. Akupunktur terbukti dapat meningkatkan serum glukose (pada orang-orang yang kadar glukosenya normal atau hipo-glikemik),atau menimbulkan penurunan penurunan kadar glukose serum bila gula darahnya tinggi. q. Akupunktur terbukti dapat menurukan Uric Acid serum. r. Akupunktur terbukti dapat menstimulasi pengeluaran Endorphin dan Enkephalin dalam lokasi-lokasi tertentu dalam otak, serta Radix dorsalis dalam Medulla spinalis. s. Akupunktur terbukti dapat menstimulasi pengeluaran Serotonin dalam Raphe Nuclei serta Radix dorsalis Medulla spinalis, juga sering didapatkan peningkatan dari pada Serotonin dalam serum, terutama pada darah yang berasal dari v. Jugularis.

t. Akupunktur terbukti dapat memperbaiki penglihatan yang kurang, termasuk Visual acuity, beberapa macam buta-warna, congenital amaurosis, retinitis pigmentosa, convergensi mata yang abnormal, dan lanlain. Perbaikan ini disebabkan oleh karena sirkulasi darah yang bertambah baik di daerah dasar mata dan otak, dengan atau tanpa relaksasi otot-otot yang spatis. u. Akupuktur seringkali menimbulkan peningkatan dari pada gelombang alpha dalam EEG, serta menimbulkan pelbagai derajat perasaan ngantuk, sensasi segar, sensasi relaksasi serta euphoria. v. Akupunktur menimbulkan atau berakibat sebagai beberapa faktor Hipnosis. Namun ini biasanya tidak memegang peranan yang penting terhadap timbulnya efek-efek yang dapat diakibatkannya.

Hal-hal yang telah diselidiki mengenai titik-titik Akupunktur : a. Micro-Tubuli pada Titik Meridian. S.R Hameroff dikatakan menggunakan mikroskop elektron untuk menyelidiki susunan jaringan tubuh dengan cara yang di sebut Bio-Holo-Graphy. Dalam tahun 1971 ia mengumumkan penemuannya dalam buku yang di beri judul “Bioholo-graphy And Acupuncture”. Dikatakannya bahwa dalam jaringan yang oleh akupunktur dikatakan sebagai titik Meridian, ditemukannya susunan yang ia sebut sebagai “microtubuli”. Kemudian dalam tahun 1979 Hameroff mengumumkan lebih lanjut, bahwa susunan mikro-tubuli juga ia temukan dalam sel-sel. Mikro-tubuli ini dapat dianggap sebagai suatu susunan yang mengalirkan energi tubuh “Ci”, ke seluruh tubuh. b. Titik-titik akupunktur memiliki tahanan listrik yang lebih rendah dari pada kulit sekitarnya (Kellner). c. Titik-titik akupunktur memiliki muatan listrik yang berpotensial lebih besar dari pada muatan listrik kulit sekitarnya (Maresh), terutama pada titik-titik Yen dan Su-Belakang di temukan “Low Resintansce / Hight Voltage”.

d. Terdapat hubungan fungsional antara muatan listrik yang terdapat pada titik-titik akupunktur dan organ yang bersangkutan (Matsumoto & Hayes). Penyelidik-penyelidik ini memperlihatkan secara eksperimen pada tikus. Pada percobaan pada mana dilakukan vagotomi, terhadap penurunan yang nyata dari pada potensial listrik dari pada titik-titik Meridian Lambung. Pada tikus-tikus grup kontrol yang tidak di-vagotomi, tidak terjadi hal tersebut. Wooley Heart mencatat adanya perubahan muatan listrik titik-titik akupunktur bertalian dengan organ dalam. Kalau organ dalam telah pulih kembali, maka perubahan muatan listrik tersebut di atas tidak di jumpai pada titik-titik akupunkturnya. e. Titik-titik akupunktur merupakan daerah kulit yang mengandung banyak serabut-serabut saraf, dibandingkan dengan daerah sekitarnya. f. Hudeyi Fuji menunjukkan bahwa perubahan hematologik dan biologik yang timbul sesudah akupunktur akan lenyap bila dilakukan reseksi ganglion paravertebralis, hingga persarafan otonom pada daerah kulit dimana titiktitik akupunktur tersebut berada – tidak bekerja. Ini menunjukkan eratnya hubungan antara titik-titik akupunktur dengan saraf otonom.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful