48

BAB III BANTALAN (BEARING) Tujuan Pelajaran: Mengidentifikasi, menyeleksi, dan memasang bantalan ke dalam peralatan mekanis yang dipilih. Kriteria Penilaian 1. Mengidentifikasi dan menyebutkan aplikasi bantalan. 2. Memasang bantalan ke dalam peralatan mekanis. 3. Mengambil sampel bantalan yang terpasang pada mesin dan memeriksa kondisinya. 3.1 Pendahuluan Bearing adalah bagian mesin dimana bagian-bagian mesin yang lain berputar atau bergeser. Bearing memiliki tiga fungsi utama : 1. mengurangi gesekan 2. menahan beban. 3. Mengatur posisi elemen yang bergerak. Gesekan adalah hambatan yang ada pada dua permukaan yang saling bergerak bersentuhan. Jika gesekan yang terjadi akibat gerak kedua benda terlalu besar maka dapat merusakkan komponen mesin itu sendiri. Bearing mampu mengurangi gesekan tersebut. Gesekan antara dua benda besarnya tergantung pada bidang kontak dan bahan/material benda itu. Pada poros yang berputar terjadi gesekan antara poros dan bantalan/bearing. Gesekan yang terjadi dapat dikurangi dengan cara memperkecil bidang kontak dengan menggunakan elemen gulir (bola atau rol) sehingga menghasilkan rolling friction (gesekan putar). Pemilihan bahan yang tahanan geseknya kecil juga dapat mengurangi gesekan. Pada situasi ini gesekan yang terjadi dinamakan sliding friction (gesekan geser). Bearing adalah bagian dari mesin yang memikul beban. Istilah beban berarti gaya yang diterima oleh bearing. Beban yang diterima oleh bearing dapat berupa : a. Beban yang diterima oleh poros dan diteruskan ke bearing b. Gaya berat poros sendiri. c. Gaya tambahan yang tercipta karena gerak poros Fungsi bearing yang ketiga adalah mengatur posisi elemen yang bergerak, atau menahan agar bagian yang bergerak tetap pada posisinya. Selain harus mampu menahan agar tidak terjadi pergerakan ke satu arah atau lebih, bearing harus memungkinkan terjadinya pergerakan ke arah yang lain.

sadar_wajudi@yahoo.co.id

id . Bantalan (bearing) radial digunakan jika hanya terdapat beban radial saja.co.1). maka beban radial diubah menjadi beban dorong (thrust load). Beban kombinasi Adalah beban radial dan aksial terjadi secara bersamaan. maka bantalan (bearing) tersebut dirancang untuk penggunaan khusus. Gambar 3.2 Gaya-gaya yang bekerja pada bearing sadar_wajudi@yahoo. Gambar 3. Beban tekan (thrust load) dapat dibawa oleh bantalan rol tirus (tapered roller bearings) dan sejumlah bantalan bola dan rol (misalnya jenis angular contact ball bearing dan spherical roller bearing).49 3. Bantalan tekan (Thrust bearing) digunakan jika hanya terdapat beban axial (endways) saja. Beban Axial/ beban dorong Adalah beban yang arahnya sejajar dengan sumbu poros.1 Beban yang bekerja pada Bantalan (bearing) Dengan demikian menurut arahnya. beban yang bekerja pada bearing dibedakan atas : a) b) c) Beban radial Adalah beban yang arahnya tegak lurus dengan poros. Pada bantalan ini. Sejumlah bantalan (bearing) ada yang dibuat untuk menahan kedua beban tersebut diatas yaitu axial dan radial.2 Pembebanan pada Bantalan (bearing) Karena bantalan (bearing) kemungkinan dapat terkena beban axial dan radial (Gambar 3. dikarenakan bentuknya.

Cirinya menggunakan elemen gulir di antara kedua permukaannya.3. bearing dibedakan atas : 1. 2. Bagian shaft yang berputar dalam bearing disebut journal. Plain Journal Bearing Plain bearing journal atau sleeve bearing terdiri atas sebuah sleeve atau selongsong logam yang dipasang disekitar shaft. Gambar 3.50 3. Sliding Surface Bearing. 3. Yang termasuk Rolling Contact Bearing adalah Ball Bearing dan Roller Bearing. tapi tidak dapat menahan gerak poros arah axial yaitu arah sepanjang garis sumbu shaft.3 Tipe bantalan luncur (Typical plain bearing) Plain Journal Bearing hanya mampu menahan gaya dengan arah radial. Bantalan luncur (plain bearing) menggunakan sedikit ruang dan umumnya harganya lebih murah dibandingkan dengan bantalan gelinding (antifriction bearing). sadar_wajudi@yahoo. Bantalan luncur (plain bearing) dipakai dengan pertimbangan apabila mesin sering dilakukan perbaikan dan tempatnya mudah dijangkau. Termasuk di dalam Sliding Surface Bearing adalah Plain Journal Bearing dan Thrust Bearing (Bantalan Dorong). serta mesinnya yang dirancang sedemikian rupa sehingga memungkinkan untuk proses penggantian. menjaga agar shaft tidak bergerak naik turun atau ke samping. disebut juga anti-friction bearing karena gesekan yang dihasilkan hampir tidak ada. Bantalan luncur (plain bearing) (lihat Gambar 3. Cirinya.id .3 Jenis-jenis Bearing Berdasarkan jenis gesekan yang dialami. disebut juga friction bearing karena gesekan yang dihasilkan masih relatif besar Rolling Contact Bearing. Selama ‘bearing’ dan ‘bushing’ merupakan sinonim. kedua bantalan tersebut memiliki satu permukaan yang bergeser pada permukaan yang lain.1 Sliding Surface Bearing A.3) sering disebut bushing. Pada shaft yang hanya ditahan secara radial terdapat masalah berupa gerak maju mundur poros.co. Sleeve logam tersebut ditutup dan dijaga posisinya oleh bearing housing. kita menganggap semua rancangan tertentu sebagai bantalan (bearing).

3. oil hole dan retainer lug (pada split bush) Gambar 3. Plain Bush Plain bush seperti pada gambar 3. oil groove.5 biasanya dibuat dengan menyesuaikan lubang supaya semua gerakan terjadi diantara bush dan shaft. tidak ke arah axial.co. Bush umumnya memerlukan scraping atau reaming untuk memasang shaft setelah mendapat tekanan. Dapat mengurangi friksi/gesekan yang terjadi Dapat disesuaikan dengan beban dan kecepatan putaran yang diterima Mudah dalam penggantian Keuntungan-keuntungan Plain Journal Bearing: 3.1 mm dan oleh karena itu alat ini tidak boleh dipasang ke shaft dengan menggunakan scraping atau reaming. Gambar 3.2 Jenis-jenis Plain Journal Bearing Berdasarkan Bentuk Bushingnya 1. Metal ini diperalati dengan bearing yang berkwalitas tinggi dengan ketebalan kira-kira 0. Poros berputar dalam ruang tertutup yang halus permukaannya.4 Bagian-bagian utama Plain Journal Bearing Ciri-ciri Plain Journal Bearing : 1. 2. Plain Journal Bearings hanya mampu menahan gaya arah radial. Wrapped Bush Wrapped bush (gambar 3. sadar_wajudi@yahoo.id . Plain bearing menopang beban radial.5 Plain Bush 2. 1. . 3. permukaan poros dan permukaan bearing diberi pelumas untuk mengurangi gesekan.6) terbuat dari potongan metal yang berbentuk silinder.51 Bagian-bagian utama Plain Journal Bearing terdiri dari sleeve. Bushes yang dibawah ukuran dapat dipakai untuk shaft yang aus atau diperbaiki. 2.

id . Gambar 3. sadar_wajudi@yahoo. Flanged Bush Bush ini (Gambar 3. Split Bush Jika untuk Pemasangan dan Pembongkaran bearing tidak dapat dilakukan dengan melepas shaft (karena terlalu besar. tidak terbelah karena itu disebut juga Solid Bush 5. Agar Bushing dapat melekat kuat pada lubang maka setengah bearing bagian atas dilebihkan 0. Solid Bush Plain Bush.6 Wrapped Bush 3.7 Flanged Bush 4. atau jika bearing harus disetel setiap saat. yang akan menahan beban trust (axial). Gambar 3.52 Jenis bush ini sangat umum untuk mesin produksi berskala banyak yang memerlukan penggantian part.co. Wrapped Bush dan Flange Bush pemasangannya dengan cara memasukkannya lewat salah satu ujung shaft. Alat ini dibuat dengan sangat teliti dan relatif murah.05 mm dari batas housing dan cap. Bearingnya utuh.8). Split sheel dipilih sesuai dengan ukuran shaft. terlalu panjang atau terlalu rumit). maka bearing harus dapat dibelah dan tiap bagiannya dipotong oleh housing. yang mana disesuaikan dengan shoulder dan collarnya pada shaft. Apabila cap dikencangkan maka bushing akan menempel ketat pada lubang (Gambar 3.02 sampai 0. Setengah bearing diberi scraping (kecuali pada wrapped bushes tidak boleh diberi scraping) untuk memasang ke shaft.7) memiliki flange di bagian ujungnya. Posisi yang tepat akan didapatkan apabila dowel digunakan.

1. Segmen-segmen tersebut memungkinkan pemikulan gaya yang lebih besar karena adanya distribusi oli yang lebih baik pada bidang kontak. Ketika bearing bekerja.9) adalah Thrust Bearing yang dilengkapi dengan tilting pad (bantalan mining). Kingsbury Thrust Bearing Kingsbury thrust bearing (Gambar 3. Tapered Land Bearing dan thrust washer/plate.3.53 Gambar 3.8 Split Bush 3. Selain itu segmen-segmen itu bertumpu pada pelat-pleat perata yang akan menyamaratakan gaya pada masing-masing segmen bearing sehingga menjamin tidak adanya satu segmen yang kelebihan beban (overload). Gambar 3.id . Bearing ini memiliki elemen berputar (disebut Thrust Runner-berupa collar pada shaft) dan elemen tetap (terdiri atas segmen-segmen miring yang memikili sumbu/pivoted). Tapered Land Bearing sadar_wajudi@yahoo.co. Pelumasan terjadi di antara segmen-segmen bearing dan collar.9 Kingsbury Thrust Bearing 2.3 Thrust Bearing Bearing terdiri dari antara lain Kingsbury Thrust Bearing. segmen-segmen tersebut akan miring sehingga memungkinkan terjadinya aliran oli.

54 Jenis Thrust Bearing lainnya adalah Tapered Bearing (Gambar 3. Permukaan bearing dibagi dalam segmen-segmen yang disebut land dan dipisahkan oleh beberapa alu radial. Pelumasan terjadi antara bearing dan collar. Masing-masing land dibuat agak tirus (tapered) agar pelumasannya optimal.11 Thrust washer Untuk pelumasan. Gambar 3. Pada bearing ini elemen stasioner (diam) berupa satuan tunggal yang utuh. Gambar 3. biasanya digunakan pada shaft di sisi gear dan bearing yang lainnya (Gambar 1-11). maka pada trust washer dapat diberi pengunci (lock tab) seperti terlihat pada gambar 3-13. pada thrust washer terdapat groove oli atau kantung oli (ball indentation) atau kombinasi keduanya (Gambar 3-12). Thrust washer terbuat dari kombinasi bronze dan steel.co. aluminium dan steel. atau lead dan tin.10 Tapered Land Bearing 3. Thrust Washer/Thrust Plate Thrust washer adalah solid bearing yang tipis yang digunakan hanya untuk beban aksial. sadar_wajudi@yahoo. Untuk menjaga agar trust washer tidak ikut berputar dengan shaft.10).id .

Thrust plate dibuat dari material yang sama dengan trust washer dan tersedia dalam berbagai macam bentuk dan ukuran.13 Thrust washer dengan lock tab. Trust Plate Thrust plate juga digunakan untuk mengontrol beban aksial di sepanjang axis (garis sumbu) dari shaft.co.55 Gambar 3.id .12 Thrust washer yang memiliki kombinasi groove dan kantung oli Figure 3. 4. sadar_wajudi@yahoo.

Gambar : 3.co.14 Contoh-contoh Thrust plates Gambar 3.16 Jenis bantalan gelinding dilihat dari kode bantalan (dalam lingkaran) sadar_wajudi@yahoo.3.id .4 Bantalan Gelinding Bantalan gelinding adalah nama lain dari pendukung poros yang mempunyai elemen yang berputar. Pendukung poros dengan tanpa elemen berputar disebut dengan bantalan luncur. 3.56 Gambar 3.15 Contoh penggunaan Thrust plate. Elemen yang berputar tersebut terletak antara poros dengan rumah bantalan.

Bantalan tong (barrels bearing) . Elemen yang berputar (bola.id . Pada waktu itu untuk memudahkan pemindahan benda yang sangat berat. 3.4.Bantalan jarum (needle bearing) Dasar-dasar bantalan gelinding yang dipakai sampai dengan pada saat ini sebenarnya sudah sangat tua. selalu dipasang pada jarak yang telah ditentukan dan keberadaannya karena sangkar.17 Penampang bantalan gelinding Nama .3.1 Konstruksi bantalan gelinding Untuk menjelaskan konstruksi dan operasi bantalan gelinding diperlukan gambar penampang bantalan tersebut.Bantalan silinder (Cylinder bearing) . diberi air atau lemak kemudian benda tersebut didorong dengan mudah. Cincin luar Cincin dalam Elemen Gelinding Sangkar Gambar. berdasarkan tipe elemen yang berputar bantalan gelinding dapat dibedakan menjadi antara lain : .Bantalan bola (ball bearing) . Pada sekitar tahun 1870. masyarakat membuat suatu alat yang dibuat secara tradisional yaitu dari cabang kayu yang bulat. 3. silinder.nama bantalan gelinding : 1.57 Secara prinsip. siklus industri mulai berkembang dalam sekala yang cukup besar memacu penciptaan untuk mengganti bantalan luncur dengan bantalan gelinding yang gesekannya lebih kecil. Prinsip tersebut yang digunakan sampai saat ini. Batang kayu tersebut diletakkan dibawah benda. kerucut atau jarum).Bantalan kerucut (taper bearing) . tong. sadar_wajudi@yahoo. Dalam industri ini terdapat permintaan bantalan gelinding yang komponen standart dan dapat dipertukarkan. Industri bantalan gelinding seperti yang sekarang terjadi tidak begitu saja muncul sampai sekitar tahun 1900 tetapi merupakan berkat kehadiran industri otomobil.co.

3. Lebih sensitif terhadap debu dan kelembaban. 3.id . Toleransi dan ketepatan yang diperlukan. Kode bearing diletakkan diluar 3. Cincin dalam (inner ring) berputar yang kecepatannya sama dengan putaran poros. Keuntungan : Keausan kurang Panas yang ditimbulkan kurang Gesekan konstan pada setiap putaran Pemakaian pelumas minimum Ukuran lebarnya kecil Mudah untuk mengganti Elemen standart dapat didapat dimana-mana Untuk beban kejut (getaran karena ketidak seimbangan komponen mesin) bantalan akan lebih cepat rusak. digunakan Pengaturan apakah posisi itu beban radial pada atau poros beban aksial. Bantalan gelinding memiliki keuntungan dan kerugian yang spesifik bila dibandingkan dengan bantalan luncur. Pemasangan bearing yang berlubang silinder pada poros dengan suaian sesak.co. Lebih mahal Pemasangan bearing pada komponen mesin. . 4. Gunakan batang perantara (sleeve) agar penekanan dapat merata 5. 1. dapat dilakukan dengan cara dipukul dengan palu.4. maka toleransi poros pada proses pembubutan harus diperhatikan karena hal hal tersebut mempengaruhi keadaan bearing .58 2. Clearance bearing. Alignment (pengaturan sumbu poros pada mesin harus benar-benar sejajar). Jangan menekan secara langsung pada “sangkar” dan bola bearing 4. metode pemasangan dan peralatan yang digunakan. 4. 5. bearing Beberapa kerugian : 3. 2. hal yang perlu diperhatikan jika akan memasang bearing yang lubangnya silinder adalah sbb : 1. Proses pemberian beban. Cincin luar (outer ring) keberadaannya tetap dan tidak berputar.pemberian beban ini harus sesuai dengan jenis bearing yang 3. Gaya pemasangan harus dikenai pada ring dalam 2.2 Pemasangan dan Pelepasan bantalan gelinding. komponen tersebut pertama-tama harus benar-benar balance agar bearing dapat bertahan dengan baik. Pemasangan bearing yang berlubang silinder. dipres dengan sadar_wajudi@yahoo. pada saat pemasangan bearing pada poros.

Untuk bearing yang dipasang pada lubang.Pemasangan dapat dilakukan dengan pengencangan mur pengunci(locking nut). 2. pelepasan bearing yang dipasang pada poros dapat juga dilakukan dengan menggunakan cara pengepresan. Pelepasan bearing dengan puller 7. 5. 2. Gaya penarikan dikenakan pada cincin dalam 3. Jika penarikan dikenakan pada cincin luar.Untuk menentukan tingkat kekencangannya. dengan pukulan palu melalui perantaraatau dengan drift. dengan adaptor peluncur atau dengan suaian sesak pada poros. 6. Sebelum memasang. Pemasangan dengan pemanasan oli 3.co. putar bearing ketikamenariknya. bearing dipanaskan lebih dahulu pada temperature 900 C sampai 950 C denganpemanasan oli atau pemanasan induksi. kencangkan dengan kekuatan tangan dan kemudian periksa celah radialnya (radial clearance)dengan menggunakan feeler gauge. Pemanasan ini tidak boleh lebih dari 1250 C. Selain itu dapat juga menggunakan hydraulic oil injection puller dengan gaya penarikan 500 kN Penyebab kerusakan: 1.id . Jangan sekali-sekali mengeluarkan dengan cara memukul secaralangsung dengan palu pada cincin luar 4. Untuk lebih memudahkan pemasangan bearing pada poros. Pemasangan dengan pemanasan induksi Pelepasan bearing berlubang silinder 1. Kesalahan bahan sadar_wajudi@yahoo. dapat dilakukan dengan cara pemanasan. Pemasangan dengan adaptor peluncur Pemasangan suaian sesak pada poros 1. Gunakan sarung tangan untuk keamanan. Untuk melepas bearing lubang silinder yang dipasang pada poros dapat menggunakan tracker atau puller secara manual.59 perantara batang lain atau dengan cara pemanasan. periksalah bearing dan tanda kerucutnya.Hal yang harus diperhatikan dalam melepas bearing adalah : 2. Penekanan harus dikenakan pada ring dalam. Sebelum bearing dipasang. Pemasangan bearing yang berlubang kerucut 1. pelepasan bearing dapatdilakukan dengan puller khusus. Pemasangan dengan mur pengunci 6. menggunakan kunci kait (hook spanner). karena akan merusak “sangkar” bearing. Jika memungkinkan.

kelonggaran. Melihat Periksalah kondisi sil yang yang berada didekat bantalan untuk memastikan cairan panas atau kotoran maupun pengkarat tidak dapat memasuki bantalan. Bearing kurang minyak pelumasan Perawatan Bantalan: Kontrol rutin bantalan gelinding : 1. Pemilihan jenis bearing dan pelumasannya yang tidak sesuai dengan buku petunjuk dan keadaan lapangan (real). 5. 3. Terjadi misalignment 6. Letakkanlah telinga anda pada ujung batang yang lain dan dengarkan. lalu masukkan grease yang baru. Melakukan penggantian bearing sesuai umur waktu kerja yang telah ditentukan. Melumasi Pelumasan dengan gemuk : bersihkan dulu nipel dan rumah bantalan dengan lap. Karena terjadi unbalance (tidak imbang).id .co. 4. atu dengan cara sederhana dengan menempelkan tangan pada rumah bantalan. keausan. kelebihan beban. maka hal tersebut merupakan indikasi ketidakberesan. Penggunaan bearing melewati batas waktu penggunaannya (tidak sesuai dengan petunjuk buku fabrikasi pembuatan bearing). jika oli harus diganti maka oli lama harus di tap dan dibersihkan dengan oli yang sejenis sebelum diisi kembali.. dan gesekan pada bantalan 3. tapi jika rusak makaa akan terdengar suara berisik.60 2. Jika bantalan masih bagus maka akan terdengar suara yang lembut. 0 C dan tidak terjadi sadar_wajudi@yahoo. Merasakan (meraba) Kontrol ini suhu bantalan gelinding dilakukan ddengan termometer. kemudian buka cover rumah bantalan dan bersihkan dari gemuk yang lama hingga bersih. Jika suhu naik tidak seperti biasanya. Selain itu cara pencegahan kerusakan pada bearing juga dapat melakukan hal-hal dibawah ini: 1. Oli yang terdapat dalam bak pelumas cukup diganti sekali saja dalam setahun asalkan temperatur tidak lebih dari 50 pencemaran oli selama itu. 4. seperti: kotoran. 2. Pemasangan bearing pada poros yang tidak hati-hati dan tidak sesuai standart yang ditentukan. 7. Pelumasan dengan minyak (oli) : periksalah kembali ketinggian oli dan isi kembali bila kurang. Mendengarkan Letakkanlah sepatang kayu atu obeng atau benda lain yang sejenis menempel pada rumah bantalan. sedekat mungkin pada lokasi dekat bantalan.

61 2. 5. untuk mengantisipasi kebocoran sadar_wajudi@yahoo. 4. Melakukan pemasangan bearing dengan hati-hati sesuai standar yang telah ditentukan. 6.id . Melakukan tes balancing pada poros dan impeller. Melakukan alignment pada poros pompa dan penggeraknya. Memasang deflektor pada poros dan pemasangan rubber seal pada rumah bantalan dan perbaikan pada seal gland. Mengganti bearing yang sesuai dengan klasifikasi kerja 3.co.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful