BAB 3 ANALISIS DAN PERMASALAHAN

3.1 Analisis Analisis yang dilakukan terdiri dari analisis sistem yang berjalan, analisis piranti lunak sejenis yang pernah digunakan PT. Freeport Indonesia (PTFI), analisis kebutuhan, permasalahan dan usulan pemecahan masalah.

3.1.1 Analisis Sistem yang Berjalan Analisis sistem yang berjalan meliputi sejarah perusahaan PT. Freeport Indonesia, struktur organisasi perusahaan dan struktur pada bagian Management Information System (MIS) beserta tugas pokoknya, dan gambaran umum penggunaan PBX di lingkungan kantor pusat PT. Freeport Indonesia.

A.

Sejarah Perusahaan PT Freeport Indonesia adalah suatu perusahaan Indonesia yang dimiliki oleh Freeport-McMoRan Copper & Gold sebesar 81.28 persen, pemerintah Indonesia 9.36 persen, dan PT. Indocopper Investama (PTII) sebesar 9.36 persen. Kantor pusat PT. Freeport Indonesia berkedudukan di Jakarta dan lokasi tambangnya di propinsi Papua. Kompleks pertambangan di Papua merupakan salah satu penghasil tembaga dan emas terbesar di dunia dan mengandung cadangan yang juga terbesar di dunia.

20

Setelah ditandatangani Kontrak Karya pertama oleh Pemerintah Indonesia pada bulan April 1967. Freeport Indonesia telah menghasilkan konsentrat yang mengandung 1. Setelah para geolog menemukan cadangan kelas dunia ”Grasberg” pada tahun 1988.5 milyar pon tembaga dan 2. Freeport Indonesia bermula saat seorang manajer eksplorasi Freeport Minerals Company. Freeport Indonesia memulai kegiatan eksplorasi di Etsberg pada bulan Desember 1967. PT. Di akhir tahun 1991. oleh seorang geolog Belanda bernama Jean Jaques Dozy pada tahun 1936. Forbes Wilson. Konstruksi dalam skala besar dimulai pada bulan Mei 1970. Freeport Indonesia diberi hak oleh Pemerintah Indonesia untuk meneruskan operasinya selama sedikitnya 30 tahun. Freeport Indonesia mengoperasikan salah satu proyek tambang tembaga atau emas terbesar di dunia.3 juta ons emas. sebuah cadangan mineral. Kontrak Karya kedua ditandatangani dan PT. Pada tahun 2001. .21 Sejarah PT. PT. bersama Del Flint melakukan ekspedisi pada tahun 1960 ke Papua setelah membaca sebuah laporan tentang ditemukannya “Etsberg” atau Gunung Bijih. dilanjutkan dengan ekspor perdana konsentrat tembaga pada bulan Desember 1972. PT.

1 Struktur Organisasi Departemen Management Information System Kantor Pusat PT. Freeport Indonesia . Struktur Organisasi Departemen Management Information System di Kantor Pusat PT. Struktur Organisasi 1.22 B. Manager System Support Network Support Applicatio PC Special Project Busine Improveme ss nt Voice Data NFO Special Project Gambar 3. Freeport Indonesia.

• Network Support. yaitu : • System Support. • Application. Freeport Indonesia terdapat beberapa departemen seperti Finance. Bagian ini bertanggung jawab untuk mengembangkan aplikasi. • PC Support.4 Struktur organisasi pada PT.1. Bagian ini bertanggung jawab terhadap hal-hal yang berkaitan dengan sistem yang dijalankan perusahaan. Goverment Relations. Bagian ini bertanggung jawab pada hal-hal yang berkaitan dengan Personal Computer User (mengatasi kerusakan hardware dan software komputer). . Environtment. Freeport Indonesia merupakan hal yang bersifat rahasia perusahaan.aplikasi yang digunakan perusahaan. semisal software dan server. Bagian ini bertanggung jawab untuk mengatasi kelancaran jaringan perusahaan. Management Information System. tapi secara umum di PT. baik jaringan komputer atau telepon. dan departemen lainnya. Sedangkan gambaran umum pada departemen Management Information System dapat dilihat pada gambar 3. Departemen Management Information System memiliki 6 bagian.

Di bawah bagian-bagian tersebut. • Business Improvement. Sub-bagian tersebut antara lain : • Voice. Bagian ini bertanggung jawab mengenai masalah telepon yang digunakan perusahaan (PBX). Bagian ini bertanggung jawab untuk pengembagan bisnis. masih terdapat beberapa sub-bagian lagi.5 • Special Project. • Data. . Akan tetapi kami hanya akan menjabarkan sub-bagian pada bagian Network Support. Bagian ini bertanggung jawab untuk mengerjakan proyek-proyek khusus yang akan digunakan pada perusahaan. Bagian ini bertanggung jawab terhadap proyek-proyek khusus yang pemanfaatannya terbatas pada bagian Network Support. • Network Field Operation (NFO). Bagian ini bertanggung jawab mengenai transmisi data pada perusahaan. • Special Project. Bagian ini bertanggung jawab mengenai operasional jaringan di lapangan (Papua).

Freeport Indonesia yang terdapat di Kuningan. yaitu 2591818 tapi untuk berkomunikasi ke dalam dan ingin langsung terhubung dengan orang tertentu harus mengetahui nomor ekstensinya jika tidak maka akan dibantu operator. baik yang terhubung di Indonesia maupun yang di New Orleans. C. Freeport Indonesia mempunyai 20 mesin PBX yang menghubungkan seluruh jaringan komunikasi yang terdapat di perusahaan. Jakarta.masing kantor. Di wilayah Jakarta mendapat satu nomor telepon yang terdaftar di Telkom dengan nomor telepon kantor PT. yaitu yang berlokasi di Jakarta dan Papua. Gambaran Umum Penggunaan PBX di Lingkungan PTFI PT. PBX dibuat untuk pembagian nomor telepon ekstensi untuk mempermudah komunikasi dalam satu perusahaan. Di wilayah Jakarta untuk masuk ke dalam jaringan PBX misal 259-1660. Freeport Indonesia. 259 digunakan untuk komunikasi telepon dari luar jaringan (dapat kita . Di Jakarta terdapat kantor pusat yang menjalankan satu mesin PBX sebagai controller dan operator bagi PBX yang lain yang terdapat di Papua. PBX yang digunakan dibagi tidak secara divisi namun pembagiannya dibagi perwilayah. Tiga digit pertama menunjukan bahwa wilayah Jakarta dan empat digit terakhir menunjukan user yang akan dituju. Lousiana.6 PT Freeport Indonesia memiliki dua kantor di Indonesia. Akan tetapi khusus sub-bagian Network Field Operation dan Special Project Network Support hanya terdapat di kantor yang berlokasi di Papua. Penulis membatasi penelitian hanya di kantor pusat PT. Bagian-bagian tersebut juga terdapat di masing.

Tabel 3. 3.2 Analisis Piranti Lunak Sejenis yang Pernah Digunakan PTFI Selama ini PT. Sehingga piranti lunak yang kami kembangkan akan menjadi piranti lunak pertama yang digunakan PT.1 Daftar Nomor Ekstensi Internal PT.7 sebut di sini sebagai guest) jika ingin melalukan komunikasi dengan pihak kantor.1.1. Freeport Indonesia belum pernah memiliki piranti lunak sejenis dengan piranti lunak yang akan kami kembangkan.3 Analisis Kebutuhan Sistem . Sebaliknya apabila orang dalam satu jaringan ( dapat kita sebut di sini karyawan PTFI) ingin menghubungi user yang sama dengan kode PBX untuk wilayah Jakarta yaitu 520 dan empat digit terakhir sama. Freeport Indonesia untuk masalah ini. LOUSIANA NO EXT 52 0 54 0 54 1 54 2 54 3 58 2 3. WILAYAH DKI JAKARTA TEMBAGA PURA MINE / TAMBANG PORT SIDE / TIMIKA KOALA KENCANA NEW ORLEANS.Feeport Indonesia.

8 Komunikasi menjadi salah satu kebutuhan dalam suatu perusahaan untuk mendukung jalannya bisnis perusahaan. Salah satu alat komunikasi yang sering .

Laporan tersebut digunakan untuk pengambilan keputusan mengenai hal yang menyangkut jaringan telepon PT. tentu saja komunikasi telepon tidak dapat dilaksanakan. Pemantauan tersebut akan dilakukan setiap hari selama 24 jam. Padahal kondisi jaringan ini sangat penting untuk sarana komunikasi perusahaan. Komunikasi suara yang digunakan sering kali tidak terkontrol dan tidak bisa dilihat wilayah mana yang sering menggunakan telepon dan yang sering dihubungi.9 digunakan untuk menghubungkan karyawan satu dengan karyawan lain yang duduk dalam satu perusahaan adalah pesawat telepon. yang hasilnya dapat dilihat sewaktu-waktu. Semua karyawan menggunakan alat ini untuk mempermudah komunikasi antarkantor dalam satu perusahaan. Dari pemantauan tersebut diharapkan kondisi jaringan telepon perusahaan akan diketahui. . Freeport Indonesia. dan akan mengganggu kinerja perusahaan. Hasil pemantauan tersebut juga diharapkan dapat dibuat suatu pelaporan berkala. Parameter yang digunakan untuk melihat jalannya proses adalah call status dari suatu line yang digunakan untuk komunikasi antar PBX. Penggunaan telepon di satu sisi dapat meningkatkan kinerja dengan pihak luar serta dapat memperlancar komunikasi antarkantor cabang. Jika jaringan tersebut down. Untuk itu diperlukan sistem yang bisa melihat jalannya komunikasi data suara ini. Fokus dalam sistem ini adalah ketersediaan suatu line atau jalur yang digunakan untuk komunikasi antarPBX. Seringkali kondisi jaringan telepon tersebut pun tidak diketahui. Perusahaan membutuhkan suatu sistem yang dapat memantau kondisi jaringan telepon perusahaan. Apakah saat ini jaringan dalam kondisi baik atau down.

sehingga penanganan masalah juga akan lebih cepat dilaksanakan. terlebih pada waktu kerja. Dengan penambahan jumlah karyawan ini. c. Jaringan tersebut menghubungkan telepon-telepon kantor di Jakarta. Freeport Indonesia menggunakan beberapa PBX untuk jaringan teleponnya.2 Permasalahan PT. Adapun permasalahan-permasalahan pada jaringan telepon ini adalah : a. maka penanganan masalahnya juga akan berjalan lama. Pihak Network Support baru mengetahui adanya jaringan telepon yang mengalami gangguan apabila ada user yang mengeluhkan teleponnya tidak dapat dipakai atau apabila ada petugas yang mengamati kondisi jaringan secara fisik. Sehingga seringkali pada saat tersebut jaringan telepon mengalami gangguan karena tidak sanggup melayani lalu lintas yang padat tersebut. Karena monitoring jaringan masih dilakukan secara manual (hanya jika ada user yang mengeluhkan). b.10 3. Freeport Indonesia. dan New Orleans. sebab harus menunggu keluhan terlebih dahulu. namun seiring dengan perkembangan perusahaan. Papua. lalu lintas jaringan telepon pun meningkat. Selama ini belum ada piranti lunak yang digunakan untuk memantau jaringan telepon di lingkungan PT. . Tentunya akan lebih baik jika informasi tentang jaringan mengalami gangguan langsung diketahui pada saat kejadian. jumlah karyawan pun bertambah. Pada masa-masa awal perusahaan ini berdiri. masalah mengenai jaringan telepon ini jarang terjadi.

Selain cuaca buruk. PT. Untuk menghubungkan jaringan antarkantor. transmisi dari VSAT terganggu oleh radiasi matahari. Konsepnya sama seperti penggunaan perintah ping pada komputer untuk memeriksa koneksi antar komputer. Hal ini menyulitkan bagian Network Support untuk pengambilan kebijakan untuk jaringan teleponnya. jaringan benar-benar tidak dapat digunakan ( down). terganggunya jaringan juga seringkali karena faktor cuaca. sehingga pada saat tersebut. PT. faktor cuaca menjadi penting. Sunoutage ini adalah kondisi ketika bumi dan matahari berada pada posisi tertentu. . Karena penggunaan VSAT ini. dalam hal ini mengenai penambahan atau efektifitas channel telepon yang ada.3 Usulan Pemecahan Masalah Sistem yang dirancang akan membantu pihak Network Support dalam mengatasi permasalahan yang selama ini sering terjadi. jaringan telepon akan terganggu. Karena belum ada piranti lunak untuk memantau jaringan telepon. Indosat. Pada masa itu. karena apabila cuaca buruk. Indosat akan mengeluarkan ramalan kapan sunoutage ini akan terjadi. Kondisi ini terjadi setiap tahun. Freeport Indonesia menggunakan Very Small Aperture Terminal (VSAT) yang disediakan oleh PT.11 d. e. Untuk masalah cuaca dan sunoutage ini memang tidak dapat dihindari. meskipun waktu kejadiannya cukup singkat. akan tetapi masih diperlukan sistem monitoringnya. masalah sunoutage juga mengganggu. tentu saja belum ada sistem pelaporan mengenai kondisi jaringan tersebut. Selain masalah tersebut. 3. Sistem yang dirancang bekerja memantau kondisi jaringan telepon perusahaan dengan cara melihat call status antar telepon (PBX).

apakah connect atau failed. Dengan melakukan panggilan secara terus menerus dapat diketahui kondisi jaringan telepon pada waktu tertentu. Freeport Indonesia. jika failed maka jaringan terganggu. jika connect maka jaringan dalam kondisi baik. serta status panggilan. Dari database tersebut dapat dibuat laporan yang akan digunakan untuk memantau kondisi jaringan telepon di PT. apakah harus menambah channel baru atau mengurangi channel tertentu untuk kemudian dialihkan ke channel yang lain.12 Sistem ini akan melakukan panggilan secara rekursif (berulang) dalam waktu yang sudah ditentukan ke nomornomor telepon tujuan. .field dari database tersebut terdiri dari nomor telepon yang dihubungi. Status dari panggilan tersebut akan disimpan ke dalam suatu database. tanggal dan waktu panggilan. Sehingga mereka dapat mengambil suatu kebijakan berkaitan dengan jaringan telepon yang mereka miliki. Field.