Penyakit Tiroid

 Hipertiroidisme
Adalah kelainan atau penyakit dari kelenjar tiroid yang disebabkan karenapeningkatan hormon tiroid tetapi TSH turun. Gejala dari hipertiroidisme ini adalahintoleransi terhadap panas, keringat berlebih, penurunan berat badan, tremor,palpitasi, emosi tidak stabil, bergerak aktif, diare, dan dapat insomnia.Penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan hipertiroidisme adalah Grave’s Disease, nodul toksik, goiter multinoduler toksik, badai tiroid. 1).Grave’s Disease

Karakteristik dari Grave’s disease ini adalah tirotoksikosis, goiter difus,oftalmopati, dermopati (miksedema pretibial). Penyakit ini dapat merupakan penyakitkeluarga atau keturunan, perempuan lebih banyak dari lelaki (5:1), dan puncak kejadian antara usia 40 dan 60 tahun.Penyebab pastinya masih belum diketahui, diduga adanya faktor autoimun.Namun, kondisi seperti masa postpartum, kelebihan iodin, terapi litium, infeksi virus dan bakteri diduga merupakan pencetus dari Grave’s disease ini. Menurut penelitian,faktor genetik juga ikut berperan sebagai penyebab Grave’s disease, karena berhubungan dengan human leukocyte antigen (HLA) haplotypes.Thyroid-stimulating antibodies menstimulus tirosit untuk pertumbuhan danmensintesis hormon tiroid berlebihan.Manifestasi klinik dari penyakit ini adalah intoleransi terhadap panas, peningkatanrasa lapar dan haus, turunnya berat badan walaupun intake kalori sudah mencukupi.Peningkatan rangsangan adrenergik dapat memberikan gambaran berupa palpitasi,gugup, kelelahan, emosi tidak stabil, hiperkinesis, dan tremor. Gejala dari sistemgastrointestinal, yaitu peningkatan frekuensi defekasi dan diare. Pada wanita dapatmenjadi amenore, dan infertilitas. Pada anak-anak dapat mempercepat kematangandari tulang, sedangkan pada lansia dapat berkomplikasi ke sistem kardiovaskuler,yaitu atrial fibrilasi dan gagal jantung kongestif Sekitar 50%, pasien Grave’s disease tampak adanya oftalmopati , pada mata juga dapat ditemukan lid lag (von Graefe’s sign), kelopak mata tidak da pat menutup (Dalrymple’s sign). Selain itu, terdapat edema periorbital, edema dan kongesti konjungtiva (kemosis), proptosis, keratitis, dan bahkan kebutaan yang disebabkanadanya gangguan pada nervus optikus.Oftalmopati yang terjadi disebabkan oleh pengeluaran sitokin dari limfosit Tkiller sensitized dan antibodi sititoksik. Dan dermopati disebabkan oleh depositglikosaminoglikan pada kulit yang tebal di regio pretibial dan dorsum pedisPada pemeriksaan fisik ditemukan berat badan turun, wajah kemerahan, kulitteraba lembut dan halus, takikardi, tremor, otot-otot yang mengecil, dan kelemahanotot-otot proximal dengan reflex temdon yang meningkat juga sering ditemukan.Tiroid yang membesar biasanya difus dan simetris karena lobus pyramidal yangmembesar. Adapula bruit,thrill , dan detakan vena yang kencang yang dapatditemukan pada pemeriksaan fisik.Diagnosis dapat ditegakkan melalui tanda dan gejala klinis yang didapatkan.Adapun pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah dengan

memeriksakadar TSH.Thyroid Storm (Badai Tiroid) Ini merupakan keadaaan hipertiroidisme disertai dengan demam.Operasi adalah terapi untuk multinodular toksik ini. Penatalaksanaan Grave’s disease ini terdiri dari tiga pengobatan. ukuran kelenjar. wanita hamil. dan didapatkan meningkatpada 90% pasien. susah untuk bernapas. empat kalisehari. derajat keparahan penyakit. Kontaindikasi dari terapi ini adalah wanitahamil dan menyusui. RAI dilakukan untuk pasien yang berusia tua.Goiter Multinodular Toksik Pada pasien biasanya didapatkan beberapa nodul yang dipalpasi.Pengobatan selanjutnya adalah operasi. yaitu obat antitiroid. adanya oftalmopati. pemeriksaan ini dapat merupakan salah satu diagnosis. Didapatkan TSH menurun dengan FT4 atau FT3 yangnormal atau meningkat. goiter yang besar hinggamenekan organ disekitarnya. disfungsi kardiovaskular yang dapat dicetuskan oleh infeksi. Kondisiini besar kemungkinan untuk terjadi mortalitas yang tinggi.Gejala lokal yang didapatkan yaitu. Dosis I yaitu 8-12 mCi.dan FT3.menghambat fungsi tiroid fetus. Selain obat antitiroid. Kadar TSH akanmenurun dengan FT4 dan FT3 dapat normal. alergi pada obat antitiroid. TSH.dan trauma. Indikasi dilakukannyaoperasi bila RAI dikontraindikasikan pada pasien. Pemeriksaanthyroidstimulating hormone receptor (TSH-R) atau TSAb. FT4. yaitupasien yang lebih tua dengan ukuran goiter kecil atau moderat. keinginanpasien. susah menelan. FT4. metode yang digunakanadalah tiroidektomi subtotal yang merupakan standar prosedur. dan tiroidektomi total atau tiroidektomi hampir total. pasien yang kambuhsetelah minum obat antitiroid atau operasi. 2). obat yang dipakai adalah propanolol dengan dosis 20-40 mg. Badai tiroid biasanya disebabkan karena konsumsi amiodaron. agitasi ataudepresi (SSP). Tiroidektomi terdiri dari tiga macam. Biasanya gejala dapat berkurang setelah pengobatan selama 2 minggu dan menjadi eutiroid setelah 6minggu. operasi. usia muda. Indikasi terapi ini. 3). Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan adalah pemeriksaanantiTg dan anti-TPO antibodi. yaitu tiroidektomi.Pemeriksaan yang dapat dilakukan yaitu. dan dapat mengalir melalui ASI. yaitu lobektomipada satu sisi. Biasanya terjadipada usia di atas 50 tahun yang memiliki riwayat goiter multinodular nontoksik. dan FT3. konversi perifer T4 menjadi T3. juga memakai beta blocker untuk menghambat responkatekolamin. Pemilihan terapi bergantung pada usiapasien. radioterapi (I). dan tiroidektomi. subtotal tiroidektomi pada sisi kontralateral lobus dengan menyisakankira-kira 4 g jaringan. Obat ini juga dapat menembus plasenta. maka dari itu diperlukanperawatan yang lebih intensif di ICU . namun pemeriksaan ini tidak spesifik. kanker tiroid atau yang dicurigaikanker. Pengobatan dengan radioaktif atau radioterapi ( I) dapat menghindari tindakanoperasi dan mengecilkan risiko.

tergantung dari ukurandan kondisi pasien. dan disfoni. (2) melalui fistula sinus piriform persisten dan kista duktustiroglossus. (4) imunosupresi. Sepsissistemik. Namunmikroorganisme tetap dapat menembus kelenjar tiroid.influenza . Gagal tumbuh dan retardasi mental juga dapat terjadi. subakut. kandungan iodida yang banyak. Dosis awal mulai dari 100 µg. maka anak yanglahir dapat menjadi kreatinisme dan muka terlihat sama dengan anak Down syndromedan dwarfisme. thrombosis vena jugular. dan kronik (Hashimoto’s thyroiditis). menggigil. kondritis laryngealatau perikondritis. Kortikosteroiddapat diberikan untuk mencegah gangguan pada adrenal dan juga menghambatkonversi hormon tiroid di hepar.Penyakit yang dapat menyebabkan hipotiroidisme.kardiomegali.Manifestasi klinik dari hipotiroidisme pada dewasa adalah tidak tahan panas. nyeri leher hebat yangmenyebar ke dagu atau telinga.Tiroiditis Tiroiditis merupakan penyakit inflamasi pada kelenjar tiroid dan diklasifikasikan menjadi akut. yaitu E. subakut. Gejala-gejala yang ditemukan.dan kronik). kulit kasar dan kering.Diagnosis dapat ditegakkan dengan . efusi perikardial. dan paralisis simpatik merupakan komplikasi yang jarang terjadi.Gambaran klinik lain yang didapatkan adalah libido dan fertilitas menurun padakedua jenis kelamin.distensi abdomen. TSHmeningkat.aeruginosa. rendahnya kadar T4 dan T3. odinofagi. Tiroiditis Akut (Supuratif) Kelenjar tiroid sangat susah untuk terjadi infeksi karena aliran darah dan limfatik yang banyak. bahkan sampaiberwarna kekuningan. dan efusi pulmonal. konstipasi. menorragia. Hipotiroidismeyang terjadi pada anak-anak dan remaja dapat menyebabkan delay development. dengan cara.Oksigen diperlukan dalam hal ini.Pemeriksaan laboratorium yang didapat yaitu. 1). Sekitar70% bakteri yang sering menyebabkan adalah Streptococcus dan anaerob. beratbadan bertambah. Corynebacterium . PTU dan beta blocker diberikan pada badai tiroid ini. (1) melalui jalurhematogen dan limfogen. Eikenella corrodens . dan prolapsus rekti. rupture trakeal atau esophagus. yaitu tiroiditis (akut. H. Rambut menjadi kering dan rapuh.Pengobatan dari hipotiroidisme ini adalah tiroksin. hernia umbilikalis.P. kemudian status hemodinamik harusdiperhatikan.coli . bahkan sampai mudahrontok. berkurangnya kardiak output.Tiroiditis supuratif akut sering menyerang anak-anak dan dapat didahului denganISPA atau otitis media. Dosis yang dipakai 50-200 µg per hari. sebagai pengobatan pilihan(treatment of choice). Pada sistem kardiovaskular akan didapatkan adanya bradikardi. dan kapsula fibrosa. demam.Apabila perkembangan dan fungsi dari kelenjar tiroid ini gagal.Coccidiomycosis . sedangkan untuk pasien yang lebihtua dan memiliki riwayat penyakit jantung dosis dimulai dari 25-50 µg.  Hipotiroidisme Adalah suatu keadaan kurangnya atau defisiensi dari kadar hormone tiroid. (3) adanya trauma tajam pada kelenjar tiroid. Bakterilain yang didapat dari kultur.

nodul menekan organ-organ di sekitarnya.Pengobatan yang dilakukan dapat berupa hormon replacement terapi. iniditemukan pada pemeriksaan fisik.dan di antara usia 30 dan 50 tahun. .Kelenjar tiroid yang membesar dapat difus. peningkatan TSH. betablocker. Operasi dilakukan apabila dicurigai nodul tersebut adalah suatukeganasan. Antibiotik adalah pengobatan yang terpilih. namun LED normal. dan sitologi. serta ditemukanautoantibodi tiroid. kultur.pemeriksaan laboratorium darah dandidapatkan leukositosis dan FNAB (fine needle aspiration biopsy) untuk pewarnaanGram.Tiroiditis yang bersifat nyeri ini sering terjadi pada wanita usia 30-40 tahundengan gejala nyeri leher yang tiba-tiba pada leher yang menyebar ke mandibula atau telinga. T4 dan T3 meningkat karenafolikel yang rusak dan LED meningkat lebih dari 100 mm/jam. Genetik juga dapat berperan sebagai penyebab. Operasi dan radioterapi dilakukan pada pasien dengan kekambuhan. Tiroiditis yangbersifat nyeri merupakan self-limited disease . adanya nyeri tekan dankeras. Kelenjar tiroid yang meradang ini akan membesar. tidak ada nyeri tekan. Tiroiditis Kronik (Hashimoto’s Thyroiditis) Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh proses autoimun yangmengaktivasi limfosit CD4+ (T helper). tiroiditis yang nyeri disebabkan oleh infeksi virus yang diawalioleh respon inflamasi postvirus.Sedangkan tiroiditis yang bersifat tidak nyeri lebih sering ditemukan pada wanitausia 30-60 tahun. Tiroiditis Subakut Gejala yang didapatkan dapat nyeri ataupun tidak. Hipotiroidisme yang terjadi bukan hanyatirosit yang rusak karena sel T sitotoksik. atau untuk keperluan kosmetik. merangsang limfosit T sitotoksik dan akhirnyamerusak sel-sel folikel tiroid. konsistensisedikit keras. kelenjar berkonsistensi keras. Pemeriksaan fisik yangditemukan adalah adanya sedikit pembesaran kelenjar tiroid atau normal.Fase pertama dari penyakit ini. FNAB diindikasikan pada pasien dengan nodul soliter ataupembesaran goiter yang cepat.Patogenesis terjadinya tiroiditis ini adalah adanya infeksi virus atau antigenlainnya difagosit oleh makrofag.dihubungkan dengan HLA-B35 haplotipe. oleh karena itu terapi bersifatsimptomatik. Penyebab pasti dari penyakitini tidak diketahui. TSH menurun. tapi juga karena autoantibodi yang terjadidari komplemen yang terrangsang dan aktivasi dari natural killer cell atau memblok reseptor TSH. Penyebabnya diduga karena autoimun. Operasi dilakukan apabila tidak sembuh dan selalu kambuh. maka pemeriksaanyang didapat yaitu. Apoptosis (kematian sel terprogram) juga berpengaruh padapathogenesis pada penyakit ini. Untuk menghilangkan nyeri dengan aspirin atau golongan NSAIDlainnya. Hashimoto’s thyroiditis sering pada wanita dengan rasio lelaki: wanita 1:10-20. turunnya kadar T4 dan T3. Hasil laboratorium sama dengan tiroiditis yangbersifat nyeri. Ketika Hashimoto’s thyroiditis sudah ditegakkan diagnosis. Pengobatan yang dianjurkan untuk penyakit ini adalah terapi penggantianhormone tiroid.

dengan total Pengobatan atau hampir total tiroidektomi. (4) mengurangi untuk operasi kembali bila adakomplikasi. Setelahditentukan stadium. (4) pasien yang dilakukan minimalprosedur seperti lobektomi.Penyebab dari goiter ini adalah multifaktorial atau kemungkinan karena pengaruh genetik dan lingkungan. Goiter dapatdifus .Goiter sering menyebabkan gejala kompresi lokal. (3) prognosis jauh lebih baik. dengan operasi dilakukan bila tumor dengan risiko tinggi dan tumorbilateral. Diagnosis pasti dari kanker ini adalah dengan FNAB dari masa tiroid atau limfenodi. (3) mengurangi 1% risiko untuk menjadi kankertiroid undifferentiated atau anaplastik. 4. Goiter Goiter merupakan suatu pembesaran jinak (benign) pada kelenjar tiroid. Metastasis limfonodus seringmenjadi manifestasi klinik yang didapatkan. Disfagi. begitpundengan kadar FT4. Karsinoma papiller banyak terjadi pada wanita. (1) Tidak dapat menggunakan radioaktif iodine.Pengobatan dengan radioaktif iodine (I) tidak efektif pada goiter yang eutiroid. dandisfoni berhubungan dengan masa yang invasive. Tiroidektomi subtotal merupakan terapipilihan dan pasien dengan terapi hormon selama hidupnya untuk mencegah kekambuhan. terutama pada anak-anak dan remaja. Totaltiroidektomi dilakukan bila.inklusi sitoplasma intranuklear. gejala yang dirasakan adalah susahbernapas dan sulit menelan.Lobektomi diindikasikan bila. uninoduler atau multinoduler. Defisiensi iodin menyebabkan terjadinya goiter. maka dapat ditentukan pula tindakan atau tatalaksana yang harusdilakukan. dispnea.Kebanyakan pasien dengan karsinoma papiller kadar hormonnya eutiroid danbenjolan di leher tersebut perkembangannya lambat tanpa nyeri.3. (1) total tiroidektomi risiko komplikasi lebih tinggidibandingkan dengan lobektomi. FNAB dilakukan pada pasien dengan nodul yang dominan atau satunodul yang nyeri atau membesar. N= nodus limfe. dengan rasio wanita : lelaki2:1. (2) untuk terjadi kekambuhan itu kecilkemungkinannya. CT scan dapat dilakukanuntuk mengevaluasi kompresi saluran pernapasan. Secara mikroskopik ditemukan sel epitel kuboid yang pucat. prognosisnya akan bagus. Rata-rata usia kejadian pada usia 30-40 tahun. Obstruksi venous return pada toraks dari goiter substernal yang merupakan Pemberton’s sign. nuklei yang ramai. maka dapat dilakukan lobektomi tiroid unilateral dan isthmusektomi. (2)mengeliminasi adanya kekambuhan. yang dicurigai suatu karsinoma.Untuk menentukan stadium pada karsinoma papiller ini dapat digunakan denganklasifikasi sistem TNM (T= tumor.Keganasan Karsinoma Papiller Karsinoma papiller terjadi sekitar 80% dari semua keganasan pada tiroid dananak-anak sering terkena kanker jenis ini dan juga sering pada orang setelah terkenaradiasi. Bila karsinoma papiller bersifatminimal. M= metastasis).Indikasi operasi dilakukan bila ada kompresi lokal. Pasien dengan goiter kadar TSH dapat normal. .

Tumorfolikel besar (> 4 cm) pada lelaki usia tua biasanya merupakan suatu keganasan ataumalignansi. Secarahistologi. Wanita lebih banyak terkenadengan rasio wanita:laki-laki 3:1 dan rata-rata usia terkena karsinoma folikuler 50tahun. Totaltiroidektomi dilakukan bila. kanker ini jarang ditemukan adanyalimfadenopati servikal (sekitar 5%). (4) pasien yang dilakukan minimalprosedur seperti lobektomi. diagnosiskanker preoperatif itu sulit ditegakkan. (3) prognosis jauh lebih baik.Keganasan ditandai dengan adanya kapsula dan invasi vaskuler Pengobatan dengan operasi dilakukan bila tumor dengan risiko tinggi dan tumorbilateral.Tidak seperti kanker tiroid papiller.Lobektomi diindikasikan bila. dengan riwayat nodulyang membesar dengan cepat. (4) mengurangi untuk operasi kembali bila adakomplikasi. dengan total atau hampir total tiroidektomi. kecuali sudah sampai metastasis. karsinoma folikuler dapat menjadi hiperfungsional. (2)mengeliminasi adanya kekambuhan. dan goiter yang lama. FNAB tidak dapat menjadi patokan apakah inikanker jinak yang dapat menjadi ganas atau malignansi.Karsinoma folikuler biasanya lesi soliter yang dilapisi oleh kapsul. walaupun metastase sudah jauh. Oleh karena itu. maka dapat dilakukan lobektomi tiroid unilateral dan isthmusektomi. sehingga gejala dan tandadari penyakit ini adalah tirotoksikosis. kecualibila sudah ada perdarahan di dalam nodul. namun lumen folikel sedikit yang mengandung koloid.Karsinoma Folikuler Karsinoma folikuler sekitar 10% kasus yang terjadi. (3) mengurangi 1% risiko untuk menjadi kankertiroid undifferentiated atau anaplastik. (1) total tiroidektomi risiko komplikasi lebih tinggidibandingkan dengan lobektomi. (2) untuk terjadi kekambuhan itu kecilkemungkinannya. (1) Tidak dapat menggunakan radioaktif iodine. Tidak biasa ada nyeri. Kurang dari 1%kasus. Bila karsinoma papiller bersifatminimal. folikel terlihat. prognosisnya akan bagus. Karsinoma ini biasanya ditemukan nodul yang soliter. .

Metastasis jauh ke hepar. Prognosis buruk bila usia lebih dari 50 tahun. karsinoma folikuler dapat menjadi hiperfungsional. danserotonin. tetapi juga peptide lainnya seperti calcitoningene-related peptide (CGRP). suatu polipeptida 32-asam-amino yang dapat membuat kadar serumkalsium rendah Kebanyakan karsinoma meduler ini terjadi secara sporadik. kecuali sudah sampai metastasis. dispnea. folikel terlihat. atau disfoni. danmetastasis jauh. Tiroidektomi total dapatdilakukan apabila sudah didiagnosis kanker. Sel ini ditemukan di superolateral dari lobustiroid. Sel C ini menghasilkankalsitonin. prostaglandin E2dan F 2 . Karsinoma Meduler Karsinoma meduler terjadi sekitar 5% dari semua kanker tiroid dan berkembangdari parafolikuler atau sel C tiroid. Pemeriksaan frozensection intraoperatif tidak efektif dilakukan.Karsinoma meduler . Pasien dengankarsinoma meduler biasanya terdapat adanya masa pada leher dengan adanyalimfadenopati servikal (15-20%). namun lumen folikel sedikit yang mengandung koloid.Karsinoma folikuler biasanya lesi soliter yang dilapisi oleh kapsul. Wanita lebih banyak terkenadengan rasio wanita:laki-laki 3:1 dan rata-rata usia terkena karsinoma folikuler 50tahun. kanker ini jarang ditemukan adanyalimfadenopati servikal (sekitar 5%).Karsinoma Folikuler Karsinoma folikuler sekitar 10% kasus yang terjadi. Nyeri lokal merupakan gambaran sering yangdidapatkan pada pasien dengan kanker ini. Karsinoma ini biasanya ditemukan nodul yang soliter. Beberapa ahli bedah merekomendasikan untuk dilakukannya totaltiroidektomi pada pasien yang lebih tua dengan lesi lebih dari 4 cm karena berisikountuk terkena kanker (50%). Tidak biasa ada nyeri. dan paru biasanyaterjadi kemudian pada penyakit ini. diagnosiskanker preoperatif itu sulit ditegakkan. dimana karsinoma meduler ini biasanya berkembang. Pasien yang sudah metastase dapat timbul gejala diare. invasi ke vaskuler. Tumor meduler tiroid ini tidak hanya mensekresi kalsitonin dancarcinoembryogenic antigen (CEA).Rasio wanita:lelaki sebesar 1. walaupun metastase sudah jauh. Tumorfolikel besar (> 4 cm) pada lelaki usia tua biasanya merupakan suatu keganasan ataumalignansi. dengan riwayat nodulyang membesar dengan cepat. invasi ekstratiroidal. dan goiter yang lama. FNAB tidak dapat menjadi patokan apakah inikanker jinak yang dapat menjadi ganas atau malignansi. tulang.Mortalitas dari karsinoma folikuler ini kirakira sebesar 15% pada usia 10 tahundan 30% pada usia 20 tahun. kebanyakan pasien berusia antara 50 dan 60tahun. Kurang dari 1%kasus. Oleh karena itu. sehingga gejala dan tandadari penyakit ini adalah tirotoksikosis. dan invasi lokal menimbulkan gejaladisfagi. histaminadases. namun apabila ada kapsula atau ada invasi vaskuler atau adanyalimfadenopati maka dapat dilakukan frozen-section.Keganasan ditandai dengan adanya kapsula dan invasi vaskuler Pasien yang telah didiagnosa dengan karsinoma folikuler dengan FNABdilakukan lobektomi tiroid karena kurang lebih 80% pasien ini akan mengalamiadenoma jinak. stadium tinggi. kecualibila sudah ada perdarahan di dalam nodul. ukurantumor lebih dari 4 cm.Tidak seperti kanker tiroid papiller. Secarahistologi.5:1.

Adanya amiloid inimerupakan suatu temuan diagnosis. lebih agresif. namun immunohistochemistry untuk kalsitoninlebih umum dipakai sebagai penanda tumor (tumor marker). Sel tampak poligonal atau seperti berbentuk spindle.Tiroidektomi total merupakan pilihan terapi untuk karsinoma meduler karenainsidennya tinggi terhadap multisenter. Secara mikroskopik. karena lebih dari 60% pasien ini sudah metastase ke nodus. dan dilakukan FNAsitologi pada masa tiroid. namun CEA merupakan prediksi yang bagus untuk menentukan prognosis. dan terapi I biasanya tidak efektif.Untuk menentukan stadium dapat digunakan klasifikasi sistem TNM sepertikarsinoma papiller dan folikuler. Pemeriksaan penunjang yangditemukan adalah meningkatnya serum kalsitonin atau CEA. Riwayat keluarga dapat berhubungan denganhiperplasia sel C. dan pemeriksaan penunjang. Pada pasien dengan nodus servikal yang terpalpasi atau nodus di tengahleher. Pasien dengan tumor lebih dari 1. Diagnosis untuk menentukan karsinoma meduler ini dengan anamnesis.Dan sekitar 30% juga bermetastasis ke nodus kontralateral.dan multisenter pada kasus keluarga.pemeriksaan fisik.5 cm harusnya dilakukan diseksi leher radikalmodifikasi profilaksis. yang merupakan suatu lesi premalignansi.dapat unilateral (80%) pada pasien dengan penyakit sporadik. . Kalsitonin merupakan penanda tumor yang lebihsensitif. diseksi leher radikal modifikasi direkomendasikan.tumor terdiri dari sel-sel neoplastik infiltrate yang dipisahkan oleh kolagen danamiloid. ipsilateral atau bilateral. Riwayat penyakit keluarga penting untuk ditanyakanmengingat sekitat 25% pasien karsinoma meduler memiliki riwayat keluarga yangterkena penyakit yang sama.

yang mana pembesarannya cepat dan dapat bersifat nyeri.Karsinoma Anaplastik Dari semua keganasan tiroid. masa di leher yang lama. dengan 6 bulan bertahan hidup. Nodus limfebiasanya terpalpasi. dan dispnea. sekitar 1% merupakan karsinoma anaplastik diAmerika Serikat. maka dapat dilakukan tiroidektomi.Tumor berukuran besar dan terfiksir pada organ-organ sekitar. Bilakarsinoma anaplastik dapat direseksi. sel yang bermultinukleasi. Gejala yang biasanyamuncul seperti. disfoni.Kombinasi terapi radioaktif dengan kemoterapi sebagai terapi adjuvant. Secara mikroskopik. poligonal. ataumembesar. disfagia. Trakeostomi dapat dilakukan apabila ada obstruksi saluran napas .Pengobatan pada karsinoma anaplastik ini kebanyakan mengecewakan. sel berbentuk spindle. Karakteristik pasiennya yaitu. Perempuan lebih banyak terkena dan kebanyakan tumor terjadi padadekade 7 dan 8 usia kehidupan.Tumor ini adalah salah satu keganasan tiroid.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful