You are on page 1of 3

Private Library of Simamora, Helmut Todo Tua Environment, Research and Development Agency Samosir Regency Government of North

Sumatera Province INDONESIA

Berikut merupakan inspirasi penulis yang bila diperkenankan, mencoba sedikit saja menggelitik pikiran kita dan mungkin juga dapat memberi pencerahan dalam mencintai kesinambungan Danau Toba.

MANAJEMEN SUMBER DAYA AIR DANAU TOBA 1. Penerapan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan, tersebut di dalam BAB I Pasal (1) Izin Lingkungan adalah izin yang diberikan kepada setiap orang melakukan Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib Amdal atau UKL-UPL dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagai prasyarat memperoleh izin Usaha dan/atau Kegiatan. Usaha dan/atau Kegiatan adalah segala bentuk aktivitas yang dapat menimbulkan perubahan terhadap rona lingkungan hidup serta menyebabkan dampak terhadap lingkungan hidup. 2. Tindakan tegas dalam pencegahan dan pengendalian pencemaran perairan Danau Toba. 3. Tindakan tegas dalam meminimalkan dan mengendalikan unsur pencemar, baik dari materi organik dan an organik yang masuk ke dalam perairan Danau Toba sehingga mempengaruhi dan mengubah fungsi dan kualitas air Danau Toba. 4. Tindakan tegas dalam peran serta dan kepedulian pengusaha, masyarakat dan pemerintah yang berada di bagian hulu hingga hilir kawasan Danau Toba. 5. Tindakan tegas dalam penerapan manajemen lingkungan dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis dengan mempertimbangkan kebersihan, keindahan dan estetika, keteduhan; memperhitungkan besaran pemanfaatan : teknologi yang ramah lingkungan,

misalnya dalam mengolah limbah padat dan cair; manajemen energi dan teknologi ; manajemen higienis lingkungan ; manajemen ekonomi lingkungan dan manajemen sumber daya Hidrologi dan Daerah Aliran Sungai yang mengedepankan kesinambungan sumber daya air Danau Toba. 6. Tindakan tegas dalam ketaatan hukum terhadap peraturan perundang-undangan lingkungan hidup dan kebijakan pemerintah yang mengatur lingkungan hidup, khususnya Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai kawasan strategis kawasan wisata nasional, dan kawasan strategis nasional. 7. Tindakan dalam mengaudit lingkungan hidup bagi badan usaha swasta asing dan dalam negeri yang memanfaatkan sumber air permukaan pada perairan Danau Toba, apabila diduga tidak mentaati peraturan perundang-undangan lingkungan hidup, dan/atau dapat memberikan dampak negatif dari perhitungan potensi asupan kandungan materi organik dan an organik yang masuk ke dalam perairan Danau Toba sehingga mempengaruhi dan mengubah besar terhadap fungsi dan kualitas air Danau Toba atau tindakan pencemaran lingkungan yang ditimbulkannya, secara tegas - demi hukum - dapat dikenakan sanksi pidana dan perdata, ganti rugi untuk melaksanakan rehabilitasi kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya dan pencabutan izin usaha, sesuai yang diamanatkan di dalam peraturan perundang-undangan lingkungan hidup. 8. Tindakan multiflier efek jera, dengan memasukkan badan usaha swasta asing dan dalam negeri tersebut yang diduga turut andil mempengaruhi terjadinya kerusakan, mengubah fungsi dan kualitas air Danau Toba, secara nyata dan terbukti dapat dimasukkan ke dalam daftar hitam bagi perusahaan perusak lingkungan hidup baik di tingkat nasional dan internasional agar produknya diboikot. 9. Tindakan politik tentang kebijakan lingkungan yang tetap berpikiran logis, arif dan sederhana dengan memperhitungkan besaran keseimbangan daya dukung dan daya tampung lingkungan perairan Danau Toba serta peningkatan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat adat yang mendiami di hulu dan hilir kawasan Danau Toba dengan besaran kesempatan untuk menikmati keuntungan atau manfaat dari kegiatan bisnis yang memanfaatkan keberadaan Danau Toba.

10. Ikut berpartisipasi aktif dalam menggairahkan ekspresi budaya dan pariwisata Danau Toba sebagai modal daya tarik kunjungan wisatawan. Potensi yang besar adanya gagasan Geopark Toba dan Kebun Raya Samosir. 11. Mensosialisasikan misi dan peran baru Danau Toba dengan menjadikan Danau Toba wajah depan yang terbaik. Hal sederhana, yang selama ini ditemukan wajah Danau Toba sepertinya dibelakangi. Misalnya, sesuai beberapa celetukan wisatawan asing dan domestik mengapa masih banyak ditemukan bahwa bagian belakang rumah

penduduk, restauran membelakangi Danau Toba. Kemudian semakin banyak kegiatan perekonomian usaha swasta dalam negeri dan asing, serta masyarakat lokal di bidang ekploitasi sumber daya ikan yang tidak mengindahkan aspek estetika lingkungan, dan diabaikannya keselamatan perairan dari bahaya aliran listrik yang tidak sesuai peruntukkan,semestinya. 12. Kedepan, diharapkan manajemen sumber daya air Danau Toba dan peran serta dari ragam lini, dapat memberikan peranan penting terutama dalam kaitannya mewujudkan, memulihkan dan memajukan pariwisata Danau Toba, dengan mendatangkan para wisatawan domestik dan asing. 13. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa mengabulkan visi dan misi kita untuk kesinambungan Danau Toba yang kita cintai bersama.