[KISTA OVARIUM

]

MARCELINA HEIDY LIMANTO

KISTA OVARIUM

LAPORAN KASUS

Pembimbing dr. F.X Nandono, Sp.OG

Penyusun Marcelina Heidy Limanto 07120070038

Kepaniteraan Klinik Ilmu Kandungan dan Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan
1

[KISTA OVARIUM]

MARCELINA HEIDY LIMANTO

Periode 26 Maret – 02 Juni 2012 Siloam Hospital

2

[KISTA OVARIUM]

MARCELINA HEIDY LIMANTO

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI............................................................................................................. 3 PENDAHULUAN .............................................................................................................................. 5 BAB 1..................................................................................................................... 6 LAPORAN KASUS.................................................................................................... 6 ANAMNESIS......................................................................................................... 6 PEMERIKSAAN FISIK ........................................................................................... 9 ........................................................................................................................ 11 PEMERIKSAAN PENUNJANG............................................................................... 11 DIAGNOSIS........................................................................................................ 15 TATALAKSANA................................................................................................... 16 BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA ............................................................................................................................ 17 2.1 KLASIFIKASI TUMOR OVARIUM[1]................................................................17 2.2 MANIFESTASI KLINIS................................................................................... 18 2.3 DIAGNOSIS.................................................................................................. 19 2.4 DIAGNOSIS BANDING.................................................................................. 20 2.5 KOMPLIKASI[3]............................................................................................ 21 2.6 TATALAKSANA[4]........................................................................................ 24 2.7 TUMOR OVARIUM NONNEOPLASTIK[5],[6]..................................................25 2.7.1 Tumor Akibat Radang...........................................................................25 2.7.2 Kista Folikel.......................................................................................... 25 2.7.3 Kista Korpus Luteum............................................................................. 27 3

[KISTA OVARIUM]

MARCELINA HEIDY LIMANTO

2.7.4 Kista Teka Lutein.................................................................................. 28 2.7.5 Kista Inklusi Germinal...........................................................................28 2.7.6 Kista Endometrial................................................................................. 28 2.7.6 Kista Stein-Leventhal............................................................................29 2.8 TUMOR OVARIUM NEOPLASTIK JINAK[7],[8]................................................31 2.8.1 Kistadenoma Mucinosum......................................................................31 2.8.2 Kistadenoma Serosum..........................................................................33 2.8.3 Kista Dermoid....................................................................................... 35 BAB 3 PEMBAHASAN KASUS........................................................................................... 38 REFERENSI ............................................................................................................................ 40

4

tanda klinis. Pada kasus ini pasien adalah wanita berusia 54 tahun. Angka kejadian tertinggi kista ovarium adalah pada wanita usia dewasa muda. Pada referat ini akan lebih membahas tumor ovarium benigna yang bersifat kistik baik yang jenis non neoplastik dan neoplastik. Pada tanggal 30 Maret 2012 pasien melakukan CT-Scan di rumah sakit Primer Bintaro dan didapatkan kesan lesi hipodense multiple berdensitas lemak. Tumor ovarium yang bersifat benigna. jenis. Diduga pada hasil kolonoskopi terjadi pendesakan usus oleh kista ovarium. komplikasi. bersepta dan memiliki bagian padat pada ovarium. Kista ovarium sendiri merupakan bagian adai tumor ovarium. 5 . bentuk. Akan dibahas klasifikasi kista ovarium.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO PENDAHULUAN Kista ovarium merupakan kelainan ginekologi yang cukup sering terjadi pada wanita. dan tatalaksana dari kista ovarium. Secara garis besar tumor ovarium dibagi manjadi tumor ovarium yang bersifat benigna dan maligna. Pada tanggal 23 April 2012 dilakukan tindakan laparotomi oophorektomi bilateral dan pemeriksaan potongan beku. yaitu yang terdiri dari kistik yang dibagi menjadi non neoplastik dan neoplastik dan tumor ovarium solid. Tumor ovarium yang bersifat maligna sediri juga dibagi menjadi bentuk kistik dan solid. diagnosis. diagnosis banding. G2P2A0 yang datang berobat ke poli tanggal 22 April 2012 dengan keluhan gangguan buang air besar sejak tiga minggu yang lalu. prognosis. Pasien juga pada saat itu melakukan pemeriksaan kolonoskopi dan ditemukan penyempitan usus besar akibat masa ekstralumen.

Identitas Nama Usia Alamat Tangerang Pekerjaan Masuk : Kemenkes R1 (Depkes Hangjebat) : 22 April 2012 : 23 April 2012 : Ny. mual.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO BAB 1 LAPORAN KASUS ANAMNESIS I. muntah. Keluhan Tambahan Keluhan demam. keputihan. pilek. perdarahan. Keluhan Utama Pasien datang ke poli kandungan tanggal 22 April 2012 dengan keluhan utama buang air besar tidak lancar sejak 3 minggu yang lalu. batuk. dan penurunan nafsu makan disangkal oleh pasien. diare. III. sesak nafas. W : 54 tahun : Jalan Ebony V blok E-10/13 RT 05 RW 06 Tanggal Operasi II. Tanggal 30 Maret 2012 pasien melakukan pemeriksaan CTScan dan Kolonoskopi di Rumah sakit Primer Bintaro dan didapatkan kesan lesi hipodense multiple berdensitas 6 .

Diduga Pada pada pemeriksaan besar hasil kolonoskopi masa terjadi ditemukan ekstralumen. batuk. Riwayat Pengobatan Pasien tidak mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk mengatasi gejala dan pasien tidak sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka waktu lama. bersepta dan memiliki bagian padat pada ovarium. V. Diduga pada hasil kolonoskopi terjadi pendesakan usus oleh kista ovarium. pilek.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO lemak. VI. diare. Riwayat penyakit sekarang Pasien datang ke poli pada tanggal 22 April 2012 dengan keluhan buang air besar tidak lancar sejak tiga minggu yang lalu. sesak nafas. keputihan. Riwayat Penyakit Dahulu 7 . penyempitan usus akibat Kolonoskopi pendesakan usus oleh kista ovarium. perdarahan. dan penurunan nafsu makan disangkal oleh pasien. Tanggal 30 Maret 2012 pasien melakukan pemeriksaan CT-Scan dan Kolonoskopi di Rumah sakit Primer Bintaro dan didapatkan kesan lesi hipodense multiple berdensitas lemak. mual. muntah. bersepta dan memiliki bagian padat pada ovarium. Keluhan lainnya seperti demam. IV. Pada pemeriksaan kolonoskopi ditemukan penyempitan usus besar akibat masa ekstralumen.

dan dischezia • Pasien sudah mengalami menopause 8 .[KISTA OVARIUM] • MARCELINA HEIDY LIMANTO Tahun 2002 pasien dirawat di RS Primer Bintaro karena Typhoid • Penyakit diabetes melitus. dan memiliki berat badan lahir 2700 gram. lahir secara pervaginal dengan berat badan 2800 gram. Riwayat Obstetric Paisen memiliki riwayat obstetric G2P2A0. disuria. Kedua anak pasien dilahirkan di RS Harkit IX. asma. berusia 26 tahun. VII. hipertensi. Tidak ada penyulit pada masa kehamilan maupun proses persalinan. lahir secara pervaginal. Anak pertama pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 29 tahun. Riwayat Ginekologi • • Pasien mengaku tidak mengalami keputihan Pasien hampir tidak mengalami dismenorea. Anak kedua pasien berjenis kelamin laki-laki. VIII. Ibu dan ayah pasien dikatakan menderita hipertensi. dispareunia. Riwayat Penyakit Keluarga Kedua orang tua pasien masih hidup. dan alergi pada makanan dan obat-obatan tertentu disangkal oleh pasien.

Psikologis. Pasien mengaku bahwa hubungan dengan suami dan anaknya baik. Pasien sudah mengalami menopause.[KISTA OVARIUM] X.3 ⁰C :Pasien tampak sakit sedang :Compos Mentis 9 . Mensturasi • • • • • Menarche Siklus : 15 tahun : 28 hari MARCELINA HEIDY LIMANTO Lamanya haid : 7 hari Dismenorea Menopause : Negatif : Negatif XI. XII. Riwayat Penggunaan Kontrasepsi Pasien sudah tidak menggunakan Kontrasepsi. PEMERIKSAAN FISIK a) Keadaan Umum b) Kesadaran c) Tanda-tanda Vital Nadi Suhu : 80x/ menit : 36. Pekerjaan. Pendidikan pasien adalah S2. dan Pasien berasal dari tangerang dan berada pada status ekonomi menengah keatas. Pasien dan suaminya bekerja di Kemenkes RI. Riwayat Seksual Sosial.

T1/T1 : Tidak teraba adanya pembesaran dan : pengembangan simetris. bising (-) : Timpani : Tidak ada nyeri tekan pada kelenjar . mata cekung (-) : Faring hiperemis (-). darah pada vagina. retraksi (-) : suara nafas vesikular.[KISTA OVARIUM] Nafas : 18x/ menit MARCELINA HEIDY LIMANTO Tekanan Darah: 110/80 mmHg d) Kepala kepala e) Mata f) THT g) Leher nyeri tekan h) Thorax i) j) k) Pulmo Jantung Abdomen Inspeksi Auskultasi Palpasi : Tidak terdapat lesi pada kulit abdomen : Bising usus (+) : Nyeri tekan(-). SI-/-. ginjal tidak teraba perbesaran. limfe. Psoas(-). tidak terdapat masa. Ballotement(-). Hati. Rh-/-. Palpasi bartholin 10 : Normocephali. Wh-/: S1. obturator(-) Perkusi l) Genitalia Inspeksi : Tidak tampak kelainan pada vagina.S2 reguler. tidak tampak lesi pada : CA-/-. leukorea. benda asing.

tebal irisan 1. Dinding tidak menebal.5 mm. tidak tampak parenkim homogen . struktur parenkim homogen. fungsi 11 . tidak tampak batu Pankreas Besar. lesi kistik Kandung Empedu Besar. bentuk normal. edema (-) : Ikterus (-) PEMERIKSAAN PENUNJANG • Thorax Foto 23 April 2012 Kesan: cor dan pulmo tidak terdapat kelainan • CT Scan 30 Maret 2012 Dilakukan CT whole abdomen potongan axial mulai dari diafragma sampai simfisis pubis. lesi bentuk normal. struktur tepi tajam. Tabel 1: CT Scan Abdomen 30 Maret 2012 Hepar Besar. tidak tampak folikel/klasifikasi/pelebaran. bentuk normal. permukaan regular. struktur baik. jaringan parenkim baik Lien Adrenal Ginjal kanan dan kiri Besar dan bentuk normal Tidak membesar Besar normal.[KISTA OVARIUM] m) n) o) Anus Ektremitas Kulit MARCELINA HEIDY LIMANTO : Tidak ada kelainan :Akral hangat.

penebalan dinding. Ukuran lesi sisi kanan 5. KGB dan paracervical.55 cm dan sisi kiri 8 x8 x10.8 cm Uterus Besar. bentuk normal.[KISTA OVARIUM] baik. dan tampak lesi fokal Gaster. dinding tidak menebal.  Organ lain dalam batas normal • EKG Sinus Rhythm dan normal ECG 12 . tidak terdapat pelebaran pelvikokalises Vesika Urinaria Besar dan bentuk normal. Kesan CT Scan Abdomen:  Lesi hipodense multipel berdensitas lemak. struktur tidak parenkim homogen. Usus halus. Sangat mencurigakan kista dermoid.33 x 5 x 5. kolon Tidak terdapat distensi. tidak tampak batu Ovarium Tampak lesi hipodens berdensitas lemak berdinding agak tebal. tidak MARCELINA HEIDY LIMANTO terdapat batu. maupun masa Abdominal Tidak terdapat cairan bebas intrabdominal Kelenjar Getah bening Tidak terdapat pembesaran paraaorta. bersepta dengan bagian yang lebih padat pada salah satu tepi (nidus). bersepta dengan bagian yang lebih padat di salah satu tepinya. inguinal.

00-3.93 Nilai normal 10.000-440.6  APTT 13 .40 9.7 0.63 5.5 35-47 3.38 1 1 3 52 32 11 220.000 1.4 11.8-5.[KISTA OVARIUM] • Laboratorium Darah MARCELINA HEIDY LIMANTO Tabel 2: Laboratorium Darah Pemeriksaan Hemoglobin Hematokrit RBC WBC Basofil Eosinofil Band Neutrofil Segmen Lymfosit Monosit Platelet Bleeding time Hasil 13.8-12.7-15.00 • PT dan APTT  PT Tabel 3: PT dan APTT Pemeriksaan Control Patient INR Hasil 12.6-11 0-1 1-3 2-6 50-70 25-40 2-8 150.55 38.30-13.7 4.500 1.2 3.00 Nilai normal 11.

0-3.3 3.5 1.5-5.7 Blood 85 Nilai Normal 5-34 0-55 <50 0.0 31.6-40.21 2.6 34.20-2.0 • Blood Chemistry Tabel 4: Kimia Darah Pemeriksaan SGOT (AST) SGPT (ALT) Ureum Creatinin Random Glucose Hasil 18 17 17 0.6 4.1 <200 • Protein Tabel 5: Protein Pemeriksaan Total Protein Albumin Globulin Albumin/Globulin Ratio Hasil 6.[KISTA OVARIUM] Pemeriksaan Control Patient Hasil 32.79 Nilai Normal 6.6-1.4-8.0-47.00 2.20 • Elektrolit Tabel 6: Elektrolit 14 .37 1.10 MARCELINA HEIDY LIMANTO Nilai Normal 29.

7 Nilai Normal 0-5  CA 125 13 April 2012 Tabel 8: CA 125 Pemeriksaan CA 125 Hasil 5 Nilai Normal 0-35 • Pemeriksaan Beku Hasil : Kista teratoma pada ovarium bilateral DIAGNOSIS • • Suspek keganasan prolapartomi (22 April 2012) Kista Ovarium dermoid bilateral (23 April 2012).0 98-107 • Carcinoembryonic antigen  CEA 12 April 2012 Tabel 7 : CEA Pemeriksaan CEA Hasil 4.5 107 MARCELINA HEIDY LIMANTO Nilai Normal 132-145 3. Kiri 10x10 cm dan kanan 8x8 cm.[KISTA OVARIUM] Pemeriksaan Na K Cl Hasil 139 3.6-5. 15 .

[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO TATALAKSANA • Laparotomi oophorektomi bilateral dan pemeriksaan beku 16 .

Diantara tumor-tumor ovarium ada yang bersifat neoplastik dan ada yang bersifat nonneoplastik. baik pembagian secara klinis maupun secara patologis anatomis. Maka secara praktis tumor-tumor neoplastik dibagi menjad tumor jinak dan tumor ganas. Kistik  Nonneoplastik • • • • • • • Peradangan Folikel Lutein Teka Lutein Inklusi Germinal Endometrial Stein-Leventhal 17 .1 KLASIFIKASI TUMOR OVARIUM[1] Klasifikasi tumor ovarium sampai sekarang belum ada yang benarbenar memuaskan. Tumor Ovarium Jinak A. Tumor-tumor yang bersifat neoplastik belum ada klasifikasi yang dapat diterima oleh semua pihak. 1. dan selanjutnya tumor jinak dibagi dalam tumor kistik dan tumor solid.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2. Hal ini terjadi oleh karena klasifilasi berdasarkan histopatologi dan embriologi belum bisa dijelaskan.

kecuali jika tumor itu sendiri mengeluarkan hormon. Kista neoplastik tidak ada pengaruh yang jelas terhadap siklus haid. Selain gangguan miksi. rasa sesak. aktivitas endokrin dan komplikasi tumortumor tersebut • Akibat Pertumbuhan Adanya tumor di dalam perut bagian bawah bisa menyebabkan penonjolan perut. edema tungkai. tidak nafsu makan. dan lain-lain. gangguan haid disebabkan oleh rusaknya kedua jaringan ovarium. atau sebuah kista yang besar dan terletak bebas di rongga perut hanya akan menimbulkan gejala rasa berat dalam perut. tekanan tumor dapat mengakibatkan obstipasi. Sebagian besar gejala dan tanda adalah akibat dari pertumbuhan. Beberapa kista nonneoplastik dapat menyebabkan gangguan mensturasi dan ovulasi.[KISTA OVARIUM]  Neoplastik • Kistadenoma mucinosum • Kistadenoma Serosum • Kista dermoid MARCELINA HEIDY LIMANTO 2. Misalnya sebuah kista dermoid yang menekan kandung kencing dapat menyebabkan ganggua miksi. • Akibat Aktivitas Hormonal Pada umumnya tumor ovarium tidak mengubah pola haid.2 MANIFESTASI KLINIS Banyak tumor ovarium yang tidak menunjukan gejala dan tanda. Sering kali pada kista neoplastik. Tekanan terhadap alat-alat di sekitarnya disebabkan oleh besarnya tumor atau posisinya dalam perut. 18 . terutama tumor ovarium yang kecil.

timbil persoalan apakah tumornya jinak atau ganas. permukaan. Sering kali pemeriksaan ini dilajutkan dengan pemeriksaan potongan beku jaringan tumor ovarium untuk menentukan jenis dan sifat (ganas/jinak) tumor ovarium. Kista nonneoplastik umumnya tidak menjadi besar dan diantaranya pada suatu waktu biasanya menghilang sendiri. Bila tumor terletak di rongga perut bagian bawah dan tumor konsistensinya kistik. Tumor nonneoplastik akibat peradangan umumnya dalam anamnesis menunjukan gejala-gejala ke arah peradangan genital. konsistensi. Jika tumor ovarium tersebut bersifat neoplastik.3 DIAGNOSIS Apabila ditemukan tumor-tumor di rongga perut bagian bawah atau di rongga panggul maka perlu diteliti sifat-sifatnya ( besarnya. Pada tumor ovarium biasanya uteruus dapat diraba terseniri. Tidak jarang tetang hal ini tidak dapat diperoleh kepastiannya sebelum dilakukan operasi Beberapa pemeriksaan penunjang untuk pembuatan diagnosis tumor adalah[2]: • Laparoskopi Pemeriskaan ini berguna untuk menilai apakah tumor berasal dari ovarium atau tidak dan sifat-sifat tumor tersebut. • USG 19 . dan pada pemeriksaan tumor-tumor akibat peradangan tidak dapat digerakan karena perlekatan.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO 2. dan apakah dapat digerakan atau tidak). maka perlu diketahui apakah tumor itu bersifat neoplastik atau nonneoplastik. perlu dipikirkan adanya kehamilan atau kandung kencing penuh. lokalisasi. Apabila sudah ditentukan bahwa tumor yang ditemukan ialah tumor ovarium. terpisah dari tumor.

2. atau kandung kencing. apakah tumor berasal dari uterus. • Parasentesis Disebutkan bahwa punsi pada asites berguna untuk menentukan sebab asites. tetapi pada kasuskasus tertentu sukar dibedakan dengan keadaan atau penyakit lainnya: • Kehamilan Dapat dibedkan dengan pemeriksaan HcG dan rontgen • Asites Asites kadang-kadang dapat menyerupai kista.4 DIAGNOSIS BANDING Pada umumnya diagnosia tumor ovarium mudah. Untuk membedakannya. • Foto Rongen Pemeriksaan ini berguna untuk menentukan adanya hidrothroaks. Pada asites ada shiftting dullness (kepekakan yang berpindah).[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO Dapat ditentukan letak dan batas tumor. sedang pada asites sebaliknya. dapat ditanyakan pada penderita. Pemeriksaan parasitensis untuk memeriksaa kimiawi cairan dan histologi sedimen cairan dapat membantu dalam menegakan diagnosis. pada kista dermoid kadang-kadang ditemukan gigi dalam tumor. apakah tumor kistik atau solid dan dapat melihat apakah ada cairan dalam rongga perut yang bebas. • Peritonitis TBC 20 . ovarium. Pada pemeriksaan perkusi pada tumor ovarium akan didapatkan pekak di depan dan timpani disamping. terutama bila besar sekali. apakah pernah menderita sirosis hepatis atau Ca peritoneal sekunder.

2. Bila pada anamnesa ada TBC paru-paru. Hal ini disebabkan karena asites yang dibentuk oleh keadaan ini sering mempunyai kapsel. Dengan tangan kiri kita mendorong tumor ke atas dan tagan kanan meraba porsio. akan terjadi distensi cepat dari kista yang menimbulkan nyeri perut mendadak 21 .5 KOMPLIKASI[3] • Perdarahan ke dalam kista Perdarah dalam ke dalam kista biasanya terjadi sedikit-sedikit. • Diverkulitis Dapat dibedakan dengan pemeriksaan colonoscopy dan barium inloop. Tetapi pemeriksaan ini sukar menjadi petunjuk apabila tumor ovarium melekat pada uterus. kadang-kadang sukar dibedakan antara keduannya. dan hanya menimbulkan gejala-gejala klinik yang minimal. Pada myoma uteri porsio akan ikut bergerak. kalau perdarahan terjadi sekonyong-konyong dalam jumlah yang banyak. sehingga berangsur-angsur menyebabkan pembesaran kista. sehingga dapat diketahui pada waktu kuretase. Kadang-kadang peritonitis TBC disertai dengan endometritis TBC. Pada tumor ovarium maka porsio tidak ikut bergerak. Perbedaanya ialah pada tumor ovarium dapat dirasakan bahwa tumor tersebut dapat dipisahkan dari uterus. • Myoma Uteri Bila tumor masih kecil. maka diagnosa lebih condong ke arah peritonitis TBC. Juga tumor masanya sering lebih tinggi dari daerah panggul. disertai demam subfebril. Akan tetapi. yang pada palpasi dan perkusi menyerupai kista.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO Keadaan ini dapat menyerupai kista ovarium.

Beberapa faktor seperti gerakan peristaltik usus dan kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya torsi. Ruptur kista yang kecil tidak menimbulkan gejala dengan segera. dengan. Kadang akibat torsi tumor dapat lepas dan menjadi tumor parasit ataupun tumor pengembara. • Robekan atau ruptur dinding kista Robekan atau ruptur dinding kista cukup jarang terjadi dan apabila terjadi dapat terjadi secara spontan. perut tegang. diverkulitis. akibat terjadinya torsi ini akan menyebabkan gangguan peredaran darah. trauma. Kista dermoid adalah kista yang paling sering dikenai radang oleh karena isinya yang merangsang dan berat tumornya yang mengganggu peredaran darah. dan salfingitis. dan apabila berjalan terus menerus alan menyebabka nekrosis hemoragik dalam tumor. dan leukositosis. • Infeksi Peradangan kista dapat terjadi setelah atau sebelum terjadinya torsi. Sering kali infeksi pada tumor ini terjadi apabila disekitar lokasi tumor ada sumber patogen seperti appendisitis. Kalau dibiarkan dapat menjadi peritonitis. nyeri tekan. Gejala-gejala infeksi yaitu seperti peradangan biasa yaitu: sakit. Sering kali torsi menyebabkan tarikan pada jaringan sekitar sehingga menyebabkan nyeri. atau akibat torsi.[KISTA OVARIUM] • Putaran tangkai atau torsi MARCELINA HEIDY LIMANTO Torsi sering terjadi pada tumor bertangkai yang memiliki diameter lebih dari 5 cm. Sel-sel tersebut mengeluarkan cairan musin yang mengisi rongga perut dan menyebabkan perlengketan dalam rongga perut 22 . Tetapi ruptur ini berbahaya bila kista yang mengadung musin mengalami robekan dan musin mengisi rongga peritoneum sehingga mengakibatkan implantasi sel-sel kista pada peritoneum.

Dengan pengangkatan tumor. • Perubahan keganasan Perubahan keganasan dapat terjadi pada beberapa kista jinak. perlu dilakukan pemeriksaan mikroskopik yang seksama terhadap kemungkinan perubahan keganasan dan biasanya dilakukan frozen section (Vries Coupe) atau potongan sediaan beku untuk menilai sifat jaringan. yang kemudian dapat ditemukan dalam rongga toraks. Pada keganasan. Bila isi kista hanya mengandung cairan serous rasa nyeri akan segera menghilang. • Sindrom Meigs 40% kasus fibroma ovarium ditemukan asites dan hidrothoraks hal ini dikenal dengan nama sindrom Meigs. Pada kistadenoma ovarium serosum angga perubahan keganasannya cukup tinggi yaitu sebesar 25-35% hal ini disebabkan oleh karena perbedaan histologis benigna dan maligna yang sukar ditentukan. pada 23 . Sindrom Meigs ini juga dapat ditemukan pada beberapa tumor neoplastik jinak. Angka perubahan keganasan kista dermoid adalah 1.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO (pseudomyxoma peritonei) yang dapat menyebabkan kematian. seperti kistadenoma ovarium serosum. Oleh sebab itu setelah tumor-tumor diangkat pada operasi. dan kista dermoid.5-3%. apabila tidak menghilang merupakan tanda-tanda perdarahan berlangsung terus menerus sehingga mengakibatkan abdomen akut. kistadenoma ovarium musinosum. sindrom juga menghilang. Adanya asites dapat dicurigai adanya metastasis sehingga memperkuat diagnosis keganasan Kistadenoma ovarium mucinosum memiliki angka perubahan keganasan sebesar 5-10%. Hal ini dibuktikan dengan penyuntikan tinta india dalam rongga perut. Cairan dari rongga toraks berasal dari cairan dalam rongga perut.

Apabila pada gambaran mikroskopik ditemukan papil adalah merupakan tanda adanya keganasan.6 TATALAKSANA[4] Pada tumor ovarium neoplastik membutuhkan operasi dan tumor ovarium nonneoplastik tidak membutuhkan operasi. Sehingga sering pada pemeriksaan berulang ditemukan ovarium menjadi normal kembali. Oleh sebab itu. maka dapat dipertimbangkan untuk dilakukan pengangkatan ovariumm biasanya disertai dengan pengangkatan tuba 24 . 2. Jika ditemukan tumor ovarium yang tidak menimbulkan gejala atau keluhan pada penderita dan besarnya tidak melebihi jeruk nipis atau diameter kurang dari 5 cm.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO pemeriksaan parasitesis ditemukan sel-sel tumor ganas dalam sedimen cairan. untuk mengetahui apakah ada keganasan atau tidak. Namun apabila tumornya besar dan terdapat komplikasi (salpingo-ooforektomi) Pada operasi tumor ovarium yang diangkat harus segera dibuka. perlu pada waktu operasi dilakukan pemeriksaan sediaan yang dibekukan (frozen section atau Vries coupe) oleh seorang ahli patologi anatomik untuk mendapatkan kepastian apakah tumor ganas atau tidak. Tindakan operatif pada tumor ovarium neoplastik yang tidak ganas ialah pengangkatan tumor dengan mengadakan reseksi pada bagian ovarium yang mengandung tumor. hendaknya mengambil sikap menunggu selama 2 minggu hingga 3 bulan. kemungkinan besar tumor tersebut adalah kista folikel atau kista korpus luteum atau tumor nonneoplastik. setelah itu dilakukan pemeriksaan genekologi berulang. Jika keadaan meragukan. Bila selama observasi tersebut tumor makin membesar maka dapat disimpulkan adalah tumor neoplastik dan dapat dipertimbangkan tindakan operatif. Tumor-tumor nonneoplastik tak jarang akan mengalami pengecilan secara spontann dan menghilang.

Bila pasien penderita keganasan adalah wanita muda yang masih ingin mendapatkan keturunan. maka dapat dipertimbakan tindakan operasi yang tidak terlalu radikal apabila tumor memiiki tingkat keganasan yang rendah seperti tumor sel granulosa).7 TUMOR OVARIUM NONNEOPLASTIK[5].[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO Jika terdapat keganasan.2 Kista Folikel Kista ini berasal dari folikel de Graaf yang tidak sampai berovulasi. atau dari beberapa folikel primer yang setelah bertumbuh dibawah pengaruh estrogen tidak mengalami proses atresia yang lazim. bahkan kadang tidak menunjukan gejala.7. Kurve suhu basal bersifat monofasik 25 . 2. anak tetapi karena tekanan di dalam kista.7. operasi yang tepat ialah histerektomi dan salpingooforektomi bilateral. Bagian dalam dari dinding kista yang tipid terdiri ari beberapa lapisan sel granulosa.[6] 2. melainkan membesar menjadi kista. namun tumbuh terus menjadi kista folikel. abses tubo-ovarial. sehingga kista ini kadang sering membuat gangguan haid. Bisa didapati satu kista atau beberapa kista. Pada wanita hamil sebaiknya operasi pengangkatan tumor ovarium ditunda sampai proses kelahiran 2. • Manifestasi Klinis Kista Folikel Kista jenis ini tidak memberikan gejala yang kahs. dan kista tubo-ovarial. Kista ini lambat-laun akan mengecil dan menghilang spontan dalam kurang lebih 2 bulan.1 Tumor Akibat Radang Termasuk disini adalah abses ovarium. terjadi atrofi pada lapisan ini Cairan dalam kista bewarna jernih dan sering mengandung estrogen. Ukuran kista folikel ini biasanya kecil dengan diameter 1-1 ½ cm dengan besar tidak melebihi jeruk nipis.

melainkan makin membesar. Tetapi pada kista yang agak besar dilakukan enukleasi dengan meninggalkan jaringan ovarium normal. tak jarang kista mengecil atau hilang. Sering cairan kista tersebut mengalami resorbsi spontan setelah satu atau dua siklus.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO (karena terjadi kegagalan ovulasi). • Diagnosa Kista Folikel Biasanya dilakukan observasi selama beberapa minggu. Kadang-kadang dinding kista folikel dapat mengalami ruptur spontan dan disertai tanda-tanda perdarahan intrabdominal. Gambar 1: Kista Folikular mayoclinic. Bila dilakukan operasi pada kista yang kecil hanya dilakukan pungsi atau eksisi saja. • Tatalaksana Kista Folikular Biasanya kista folikular tidak memerlukan terapi karena mengalami resorbsi spontan. Bila mecapai ukuran yang cukup besar. Pada kista folikel bila dilakukan pemeriksaan ulangan beberapa minggu kemudian. Seperti pada semua tumor ovarium.com 26 . Sedangkan pada kista neoplastik ukurannya tidak akan mengecil. kista folikel dapat mengalami torsi. kista tersebut memberikan rasa penuh dan tidak enak pada daerah yang dikenai.

Dalam pembelahan ovarium kista korpus luteum terdiri dari lapisan bewarna kuning. perdarahan sering terjadi didalamnya dan menyebabkan terjadinya kista.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO 2. berisi cairan yang bewarna merah coklat karena darah tua.3 Kista Korpus Luteum Kista ini sering terjadi saat kehamilan dan lebih jarang terjadi bila diluar kehamilan. Kadang-kadang korpus lutemu mempertahankan diri (korpus luteum presisten). 27 . terdiri dari sel-sel luteum yang berasal dari sel-sel teka. • Diagnosis Kista Korpus Luteum Sukar untuk mendiagnosis kista korpus luteum apabila tidak menimbulkan gejala dan ukurannya kecil. Torsi atau ruptur mendadak dari kista korpus luteum memberikan rasa nyeri yang berat pada bagian abdomen sehingga gejala amenorea disertai dengan nyeri perut ini memiliki gejala yang mirip dengan kehamilan ektopik terganggu. Kalau kista sudah besar sekali maka dapat dilaukan ekstirpasi. • Manifestasi Klinis Kista Korpus Luteum Kista korpus luteum dapat menyebabkan gangguan haid. Frekuensi kista korpus luteum lebih jarang dibandingkan kista folikular. • Tatalaksana Kista Korpus Luteum Umumnya kista korpus luteum akan mengalami pengecilan setelah 1 atau 2 siklus mensturasi. Bila kista ini menimbulkan gejala yang mirip dengan kehamilan ektopik maka dapat dibedakan dari test kehamilan. Dalam keadaan normal korpus luteum lambat laun mengecil dan menjadi korpus albikans. berupa amenorea dan mensturasi yang tidak teratur.7.

6 Kista Endometrial Kista ini berasal dari jaringan endomterium yang berada pada ovarium (endometriosis).7.4 Kista Teka Lutein Pada mola hidatidosa.com 2.7. Dengan hilangnya mola hidatidosa dan koriokarsinoma maka kista ovarium akan mengecil dan menghilang dengan spontan. dan kadang-kadang tanpa adanya kelainan tersebut ovarium dapat membesar dan menjadi kistik. Kista inklusi germinal tidak peranh memberi gejala-gejala yang bearti 2.Kista endometriosis yang terdapat di ovarium membesar hingga beberapa sentimeter maka dia disebut endometriomas 28 . 2.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO Gambar 2: Kista Korpus Luteum mayoclinic.7. Kista ini terjadi karena invaginasi dan isolasi bagian-bagian kecil dari epitel germinativum pada permukaan ovarium. koriokarsinoma.5 Kista Inklusi Germinal Kista ini sering kali ditemukan secara tidak sengaja pada saat pemeriksaan histologi ovarium yang diagkat saat operasi. Dinding dari kista ini terdiri dari satu lapisan epitel kubik dan berisi cairan jernih dan serous. Tumbuhnya kista ini akibat pengaruh hormon koriogonadotropin yang berlebihan. Kista teka lutein biasanya bilateral dan bisa menjadi sebesar tinju. Kista ini sering ditemukan pada wanita yang sudah lanjut usiannya.

• Manifestasi Klinis Stein-Leventhal Syndrome Secara klinis memberikan gejala yang disebut: Stein-Leventhal Syndorom. Kelainan ini merupaka penyakit herediter yang bersifat autosomal dominan. amenorea sekunder atau oligomenora. Pada endometriosis yang berat dapat mengakibatakan erosi dan distorsi jaringan disekitarnya akibat perlengketan yang semakin meluas. obesitas. ditemukan darah dalam kista. yang terdiri dari: hirsutisme. PCOS disebabkan oleh hyperpasi dari tunika interna yang menghasilkan zat androgenik. Pada jaringan endometriosis yang abnormal dapat ditemukan formasi kista dan fibrosis. dan infertilitas. Gambar 3: Endometrioma papermed.6 Kista Stein-Leventhal Kista ini terjadi pada penderita Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) dengan karakteristik presistent anovulasi sehingga bermanifestasi terjadi pembersaran polycystic ovaries. 50% dari penderita PCOS mengalami hirsutisme dan 3075% mengalami obesitas. dan 29 .[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO atau kista cokelat.com 2. sterilitas.7. Pada gambaran histologi mikroskopik jaringan endometrium terdapat kelejar endometrium dan stroma. diding disekitar jaringan implantasi dikelilingi oleh sel monolayer. dan ditemukan hemosiderin-laden macrophages didalam dinding kista.

dan ditemukan polycystic ovaries pada USG. konsentrasi FSH yang rendah. meningkatnya rasio LH/FSH. mungkin menyebabkan terjadi berkurangnya pengaruh estrogen hal ini akan diikuti oleh penambahan ovulasi. hiperandrogenism. permukaan rata.  Farmakologi 30 rangsangan gonadotropin sehingga . • Diagnosis Stein-Leventhal Syndrome kadang-kadang disertai MARCELINA HEIDY LIMANTO dengan klitoris yang Menurut International Concensus Stein-Leventhal syndrome dapat ditegakan bila ada kondisi: oligomenorea atau amenorea. dan resistensi insulin. Polycytic ovaries disebut oyster ovaris karena ovarium tampak membesar. Teori yang kedua mengatakan bahwa pengangkatan sebagian dari jaringan ovarium. Teori yang pertama berpendapat reseksi sebagian dari kapsul yang tebal dibuang. abnormalitas kadar lipid. bewarna keabu-abuan (pearly gray). • Tatalaksana Kista Stein-Leventhal Syndrome  Tindakan Bedah Dengan menggunakan teknik wedge resection (1/3-2/3 Anovulasi diditeksi pada wanita yang memiliki kadar konsentrasi LH yang presisten tinggi dan kadar jaringan ovarium dibuang) ada 2 teori mengenai teknik ini. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan level serum androgen yang meningkat.[KISTA OVARIUM] oligomenorea. sehingga penghalang ovulasi dihilangkan. dan berdinding tebal. membesar. Tetapi teori ini banyak penentangnya karena setelah reseksi kedua sisinya akan disatukan kembali sehingga timbul kapsul baru.

8 TUMOR OVARIUM NEOPLASTIK JINAK[7]. Bila ditemukan kista dalam ukuran yang sangat besar hampir dipastikan kista tersebut adalah kistadenoma mucinosum. Jenis kista ini biasanya berukuran besar dengan beratnya bisa mencapai 70 kilogram. Gambar 4: Kista Stein-Leventhal nlm. Angka kejadian di Indonesia adalah sebesar 29% dari seluruh jenis tumor ovarium. • Manifestasi Klinis Kistadenoma Mucinosum 31 .u (1500 iu tiap 3 hari).[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO Dapat diberian clomiphene citrate (clomide) 50 mg tiap hari selama 5-10 hari dan gonadotrpin 4500 i. Kista ini merupakan kista terbesar diantara semua jenis kista. Kista ini biasanya muncul pada wanita berusia 20-50 tahun dan seringnya timbul unilateral dan hanya 8-10% muncul secara bilateral.gov 2.nih. • Epidemiologi Kistadenoma Mucinosum Kista ini sering ditemukan pada wanita usia 20-50 tahun. Dikatakan kista ini berasal dari teratoma dengan sifat-sifat entodermik yang menonjol. Kista ini jarang ditemukan pada masa prapubertas.8.[8] 2.1 Kistadenoma Mucinosum Asal dari tumor ini masih belum diketahui dengan pasti.

Bila ukurannya besar akan menimbulakan gejala nyeri perut yang tidak spesifik. 32 . Isi kista berisi cairan lendir khas yang kental seperti gelatin. Diding kista agak tebal dan bewarna putih keabu-abuan. • Histologis Kista memiliki dinding yang halus dan jarang memiliki papil (tidak seperti kistadenoma serousa). Hal ini dapat berbahaya karena penderita dapat meninggal oleh karena ileus. usus-usus dan peritoneum parietale. maka sel-sel epitel tersebut akan tersebar pada permukaan peritoneum rongga perut sehingga menyebabkan peseudomiksoma peritonei. • Komplikasi Oleh sebab sel-sel epitel yang terletak pada dinding kista memiliki potensi untuk tumbuh seperti struktur kelenjar dan dapat menimbulkan anak kista yang kemudian dapat berkembang menjadi kista baru. melekat dan bewarna kuning sampai coklat tergantung dari percampurannya dengan darah. Lapisan epitel kista bersifat adenomateus. menyebabkan invaginasi sehingga dapat timbul anak kista yang kemudian berkembang menjadi kista baru. bila terjadi sobekan pada dinding kista. kista tersebut sehingga ini dapat mengakibatkan gangguan Gangguan menyebabkan perdarahn dalam kista dan perubahan degeneratif dari kista yang memudahkan timbulnya perlengketan kista dengan omentum.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO Secara umum kista ini bersifat asimtomatik. Kista ini menerima darahnya melalui suatu tangkai.dan kadang-kadang dapat terjadi torsi pada tangkai sirkulasi. Akibat pseudomiksoma peritonei adalah timbulnya penyakit menahundengan musin yang terus bertambah dan menyebabkan banyak perlengketan.

[KISTA OVARIUM] Angka perubahan menjadi keganasan MARCELINA HEIDY LIMANTO pada kistadenoma mucinosum kira-kira 5 -10%. Jenis kista ini dikatakan berasal dari epitel permukaan ovarium (germinal epithelium).org 2. biasanya dilakukan pengangkatan ovarium beserta tuba (salpingo-ooforektomi).8.2 Kistadenoma Serosum Jenis kista ini lebih sering terjadi dibandingkan dengan kistadenoma mucinosum. tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan kistadenoma mucinosum. Ciri khas dari kista ini adalah adanya pertumbuhan papiler kedalam maupun luar rongga kista. 33 meskipun pertumbuhan papiler keluar ronggakista lebih jarang. Bila ukuran tumor sangat besar maka sebaiknya dilakukan pungsi terlebih dahulu dan setelah dilakukan pungsi lubang pungsi harus ditutup dengan rapi sebelum mengeluarkan kista dari rongga perut.wikipedia. Isi kista . • Tatalaksana Bila tumor sudah sangat besar hingga tidak tampak sisa ovarium yang normal. Pada waktu pengangkatan usahakan melalui teknik in toto (tanpa pungsi terlebih dahulu) karena ditakutkan isi kista keluar sehingga mengakibatkan pseudomiksoma peritonei. Setelah kista diangkat maka dilakukan pemeriksaan histologi untuk menilai kemungkinan keganasan. Permukaan diding kista biasanya licin dan bewarna putih abu-abu. Gambar 5: Kistadenoma Musinosum pt.

Apabila ditemukan sel epitel yang berlapis-lapis. Bila timbul pada wanita yang perimenopause maupun menopause memiliki potensi perubahan keganasan yang lebih besar. Tetapi pada kistadenoma serosum ditemukan adanya papiloma didalam maupun diluar dinding kista yang menyerupai kembang kol.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO bewarna kuning dan kadang coklat akibat campuran darah. • Tatalaksana Umumnya sama dengan penanganan kistadenoma mucinosum. stratifikasi. Sering timbul pada wanita usia 20-30 tahun. Kadang sukar dibedakan antara bentuk jinak dan ganas pada kista ini. Bila ditemukan adanya perkapuran atau yang disebut psamoma dan sel epitel terdiri dari satu lapis maka kista ini dinyatakan jinak. • Epidemiologi Angka kejadiannya adalah sekitar 28-36% dari seluruh tumor ovarium di Indonesia. Dilaporkan potensi perubahan keganasan pada kitsa ini adalah sebesar 30-35%. 10-15% timbul secara bilateral. proliferasi. Dilakukan pemeriksaan sediaan yang dibekukan (frozen section) 34 . • Histologi Dinding kistanya menyerupai dinding kistadenoma musinosum. Kista kadang berukuran kecil tetapi permukaannya tertutup oleh papil (solid papiloma). dan anaplasia epitel maka sangat mungkin adalah tanda keganasan • Komplikasi Karena sukarnya membedakan anyara kistadenoma serosum dengan keganasan maka potensi keganasan dilaporkan berbedabeda dan lebih tinggi dibandigkan dengan jenis kista yang lainnya.

8. seperti epitel kulit. • Epidemiologi Kista Dermoid Tumor ini 10% dari seluruh neoplasma ovarium kistik. Beberapa teori mengenai perkembangan kista ini disebabkan oleh perkembangan tidak sempurna pada akhir stadium blastomer. Struktur ektodermal lebih menonjol dibandingkan dengan struktur entoderm dan mesoderm.com 2. Tumor ini dapat mencapai ukuran yang sangat besar sehingga beratnya mencapai beberapa kilogram. rambut. Gambar 6: Kistadenoma Serosum pathguy. produk glandula sebasea. • Manifestasi Klinis Kista Dermoid 35 . dan lemak.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO saat operasi. Angka kejadian kista dermoid diseluruh Indonesia adalah 3-11% dari seluruh tumor ovarium. Kadang kista dermoid dapat ditemukan pada anak kecil. Sering ditemukan pada wanita yang masih muda. dan sering ditemukan pada masa reproduksi. gigi.3 Kista Dermoid Kista dermoid ialah suatu teratoma kistik yang jinak dimana strukturstruktur yang menonjol adalah struktur ektodermal dengan deferensiasi sempurna. untuk menentukan tindakan selanjutnya pada waktu operasi. 25% dari seluruh kista dermoid tumbuh bilateral.

Biasanya diangkat dengan seluruh ovarium.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO Pada kista dermoid dapat terjadi torsi tangkai dengan gejala nyeri mendadak di perut bagian bawah. kistasenoma ovarii serosum. Secara histologi bentuk dari kista dermoid dapat menyerupai struma ovarium (tetapi struma tidak berfungsi). Kandang ditemukan struktur entodermal seperti jaringan tiroid pada ovarium yang disebut dengan struma ovarium. • Histologi Diding dari kista tebal dan berwarna putih abu-abu. cairan kental dan licin. • Komplikasi Perubahan kearah keganasan cukup jarang pada kista dermoid dibandingkan dengan kista neoplastik lainnya yaitu hanya sebesar 1. dan butir-butir tulang pada dindingnya.5-3%. dan koriokarsinoma. 36 . • Tatalaksana Terapi dari kista dermoid adalah dengan pengangkatan. dilanjutkan dengan pemeriksaan sediaan beku (vries coup/freze section). Bila dibua akan tampak rambut. tulang rawan. Kadang terjadi hypomenorea bila kedua ovarium membesar. Terhadap siklus haid tidak ada pengaruh yang jelas. Hal ini disebabkan rusaknya kedua jaringan ovarium. Kadang juga ditemukan gigi. kistadenoma ovarii musinosum. Tidak ada gejala yang bersifat khas.

com 37 .[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO Gambar 7: Kista Dermoid Ovarium sciencephoto.

Diduga pada hasil Kolonoskopi terjadi pendesakan usus oleh kista ovarium. dan elektrolit tidak ditemukan kelainan. Pada tangga 23 April 2012 dilakukan laparotomi oophorektomi bilateral dan kemudian dilakukan pemeriksaan sediaan beku (Vries Coup) atau VC dan dapatkan hasil kista dermoid bilateral. batuk. fungsi hati. protein. Laporan kasus ini cukup diuntungkan dengan hasil CT-Scan yang dilakukan pasien pada tanggal 30 Maret 2012. bersepta dengan bagian yang lebih padat di salah satu tepinya.albumin.8 cm sangat mencurigakan kista dermoid. Keluhan lainnya seperti demam. Pada pemeriksaan kolonoskopi ditemukan penyempitan usus besar akibat masa ekstralumen.33 x 5 x 5. keputihan. Ukuran lesi sisi kanan 5.55 cm dan sisi kiri 8 x8 x10. muntah. perdarahan. sesak nafas. diare. pilek. bersepta dan memiliki bagian padat pada ovarium. Pemeriksaan Laboratorium darah lengkap. mual. Tanggal 30 Maret 2012 pasien melakukan pemeriksaan CT-Scan dan Kolonoskopi di Rumah sakit Primer Bintaro dan didapatkan kesan lesi hipodense multiple berdensitas lemak. Mengingat usia pasien yang sudah tidak muda lagi dan sudah mengalami menopause maka kemungkinan kista tersebut adalah jenis nonneoplastik adalah hampir tidak mungkin. Pada pemeriksaan rongen thorax dan EKG tidak ditemukan kelainan. Pada hasil CT Scan tersebut dapat ditemukan hal yang menimbulkan keluhan pada pasien. PT-APTT.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO BAB 3 PEMBAHASAN KASUS Pasien datang ke poli pada tanggal 22 April 2012 dengan keluhan buang air besar tidak lancar sejak tiga minggu yang lalu. Pada CT-Scan kesan: lesi hipodens berdensitas lemak berdinding agak tebal. fungsi ginjal. Pasien juga tidak memiliki 38 . dan penurunan nafsu makan disangkal oleh pasien.

Kista kiri berukuran 10 x 10 cm dan kista kanan 8 x 8 cm. Pemeriksaan VC memiliki prinsip yang sama dengan pemeriksaan biopsi. 39 . Jaringan dipotong menggunakan cryostat menjadi setipis 5 – 10 micrometer dan dibekukan hingga minus 20-30 derajat celcius. CA 125 dan CEA yang merupakan tumor marker kanker ovarium dan usus menunjukan pada batas normal. Pada tanggal 23 April 2012 dilakukan prosedur laparotomi oophorektomi bilateral dan kemudian dilakukan pemeriksaan sediaan beku atau vries coup (VC).[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO riwayat penyakit-penyakit seperti PCOS. Prognosis untuk pasien ini adalah baik karena hanya merupakan tumor kista jinak. Karena usia pasien yang sudah tidak muda dan dimana kista lebih sering muncul pada wanita usia reproduktif maka kemungkinan keganasan tidak bisa disingkirkan. Pemeriksaan ini kurang lebih menunggu 20-30 menit dan kemudian dilaporkan bahwa jaringan yang dideteksi adalah kista dermoid. Oleh karena bukan keganasan maka tindakan bedah diselesaikan dan pasien hanya menjalani oophorektomi bilateral. Apabila ternyata jaringan yang dideteksi adalah keganasan maka tindakan yang akan diambil selanjutnya adalah histerektomi. akan tetapi pemeriksaan VC dilakukan untuk pemeriksaan onkologi yang cepat. Dari seluruh pemeriksan fisik dan laboratorium didapatkan hasil normal. CA 125 memiliki sensitivitas 90% pada kanker ovarium stadium lanjut dan hanya 50% pada stadium dini sehingga kemungkinan keganasan masih belum dapat disingkirkan. Tatalaksana yang sudah dilakukan pada laporan kasus ini sudah tepat dan sesuai dengan prosedur.

1984. 1984. BT Bina Pustakan Sarwono Prawirohardjo. Tumor Jinak Pada Alat Genital.654-656 6. Sulaeman Sastrawinata . 350-351 5. Obstetrics&Gynecology.176 2. Tumor Jinak Pada Alat Genital. Ilmu Kandungan. Ilmu Kandungan. 355-361 8. Ilmu Kandungan. Prof. 10’th Edition. United States of America. McGraw Hill. Sulaeman Sastrawinata . R. Sulaeman Sastrawinata . Bandung. Bantuk Hadijanto. Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Ilmu Kandungan. Ginekologi. BT Bina Pustakan Sarwono Prawirohardjo. 348-349 4. Bantuk Hadijanto.178-182 7. Edisi Pertama. R. Edisi Kedua. 350 3. Jakarta. Jakarta. pp. Edisi Kedua. Jakarta. Tumor Ovarium. Prof. Ginekologi. In: Current. Ilmu Kandungan.182-188 40 . Benign Disorder of the Ovaries and Oviducts. Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. pp. Edisi Pertama. Ginekologi. Edisi Pertama. 1984. Edisi Kedua. pp. Ilmu Kandungan. Diagnosis & Treatment. Ginekologi. Tumor Jinak Pada Alat Genital. 2008. Ginekologi. 2007. Ginekologi. pp. Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. pp.[KISTA OVARIUM] MARCELINA HEIDY LIMANTO REFERENSI 1. Prof. Edisi Kedua. Bandung. R. Jakarta. Tumor Ovarium. Tumor Ovarium. BT Bina Pustakan Sarwono Prawirohardjo. pp. Bantuk Hadijanto. Ilmu Kandungan. Bandung. pp. Tumor Jinak Pada Alat Genital. pp. 2008. Bantuk Hadijanto. Ilmu Kandungan. 2008. 2008. BT Bina Pustakan Sarwono Prawirohardjo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful