ASUHAHAN KEPERAWATAN PADA Tn.

Y DENGAN GANGGUAN SISTEM PERNAFASAN : EFUSI PLEURA DIRUANG CEMPAKA RSUD KEBUMEN

Disusun Oleh : 1. 2. 3. 4. Agung Imam Wijaya ( A01101546 ) Dani Safdinan ( A01101547 ) Nuzula Syifaul Khujun ( A01101553 ) Rosyid Alhaq ( A01101551 )

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH GOMBONG 2012

I. TINJAUAN KASUS Tanggal pengkajian Tempat Pengkajian A. Biodata 1. Identitas Pasien Nama pasien Umur Jenis kelamin Agama Suku bansa Alamat Tgl masuk Pekerjaan : : : : : : : : Tn. Y 40 tahun laki -laki Islam Jawa/ Indonesia Puring - Kebumen 12 November 2012 Buruh : 15 November 2012 : Ruang Cempaka RSUD Kebumen

2. Identitas Penanggung Jawab : Nama Alamat Umur Hubungan dengan pasien : : : : Ny. M Puring – Kebumen 37 tahun Istri

B. Pengkajian 1. Keluhan Utama Batuk 2. Riwayat Kesehatan Sekarang Paien datang ke IGD RSUD Kebumen pada tanggal 12 Novemver 2012 Pukul 11.00 WIB dengan keluhan batuk dirasakan sekitar 15 hari yang lalu , batuk berdahak,berkeringat malam . Pada saaat dikaji pasien

mengatakan batuk , lemas, mual dan muntah . TD : 110/80 mmHg, N : 84 X / menit , S : 36,50 C. 3. Riwayat kesehatan dahulu Pasien mengatakan pernah diopname dengan keluhan yang sam 1 bulan yang lalu di PKU Muhammadiyah Gombong . 4. Riwayat Kesehata Keluarga Pasien mengatakan anggota keluarga tidak ada yang menderita penyakit yang sama seperti diderita pasien. 5. Genogram

Keterangan : : Laki-laki

: Perempuan

: Pasien 6. Pengkajian Pola Fungsional Kesehatan (Virginia Henderson) 1. Pola Nafas Sebelum sakit : Pasien dapat bernafas dengan normal tanpa alat bantu pernafasan Saat dikaji : Pasien dapat bernafas dengan normal 2. Nutrisi Sebelum sakit : Pasien mengatakan 3x sehari dengan porsi nasi dengan lauk pauk seadanya dan minum air putih 5-6 gelas Saat dikaji : Pasien hanya menghabiskan 3 sendok makan dari porsi yang diberikan rumah sakit dan minum air putih 4 gelas / hari . 3. Eliminasi Sebelum sakit : Pasien mengatakan biasa BAB 1 kali sehari dan BAK 5-6 / hari warna kuning jernih Saat dikaji : Pasien mengatakan BAB 1 kali sehari dengan konsistensi lembek , warna kuning,berbau khas feses. BAK 4 – 5 kali sehari dengan warna kinung jernih. 4. Pola istirahat tidur Pasien bisa tidur 7-8 jam/hari tanpa ada gangguan jarang tidur siang Saat dikaji : Pasien mengatakan sulit tidur dan hanya tidur sekitar 6 jam/hari karena tidak nyaman di RS . 5. Pola gerak dan keseimbangan Sebelum sakit : Pasien dapat bergerak leluasa dan mempertahankan postur tubuh secara mandiri.

Saat dikaji

: Pasien tidak dapat mempertahankan postur tubuh secara mandiri.

6. Personal higine Sebelum sakit : Pasien mnegatakn 2x/hari dengan mengguanakan sabun dan selau gosok gigi keramas 2x seminggu Saat dikaji : Pasien hanya diseka oleh keluarganya pagi dan sore hari 7. Berpakaian Sebelum sakit Saat dikaji : Pasien menmilih dan memakai secara mandiri : Pasien mengatakan dalam memakai dan memilih baju dibantu ole keluarga atau istrinya 8. Mempertahankan suhu tubuh Sebelum sakit : Pasien mnegatakan jika dingin memakai jaket dan slimut jika panas pasien hanya memakai baju yang tipis dan menyerap kringat Saat dikaji : Pasien tidak memakai baju dan hanya memakai sarung dan slimut , suhu 36,5oC 9. Bahaya lingkungan dan kecelakaan Sebelum sakit : Pasien dapat melindungi dirinya dari bahaya lingkungan dan kecelakaan Saat dikaji 10. Komunikasi sebelum sakit : Pasien mengatakan dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan lancer baik bis amenggunakan bahaasa jawa dan Indonesia 11. Bekerja Sebelum sakit Saat dikaji : Pasien bekerja sebagai petani : Pasien tidak bisa melakukan kegiatan bertanunya seperti biasa karena keadaannya sedang sakit : Pasien dibantu oleh keluarganya (istrinya)

12. Ibadah Sebelun sakit : Pasien mnengatatkan beragama islam dan biasa menjalankan sholat 5 waktu Saat dikaji : Pasien tidak dapat menjalankan ibadah sholat 5 waktu hanya tiduran dan berdoa berharap supaya penyakitnya cepat sembuh . 13. Rekreasi Sebelum sakit : Pasien mengatakan untuk mengisi waktu luangnya passion slalu berkumpul dengan kluarga terdekat atau keluarga Saat dikaji : Pasien hanya tiduran ditempat tidur dan berbincangbincang dengan kluarga dan pasien sebelahnya 14. Belajar Sebelum sakit : Pasien mnratakn tidak mengetahui tantang penyakit sekarang Saat dikaji : Pasien mendapatkan informasi tentang penyakit dari dokter dan perawat

C. Pemeriksaan fisik a) Keadaan umum   Kesadaran TB/ BB : Compos mentis : 165 Cm / 52 Kg

b. Vital Sign     Tekanan darah : 110/80 mmHg Nadi Pernafasan Suhu : 84x/mnt : 22 x/ mnt : 36,5 0C

c. Pemeriksaan fisik head to toe a. Kepala : Bentuk mesochepal, Rambut hitam, kulit kepala bersih, tidak ada lesi b. Mata : Mata simetris,tidak ada gangguan penglihatan, konjungtiva tidak anemis , sclera tidak ikterik . c. Hidung : Letak hidung simetris , tifak terdapat polip, tidak terdapat secret fungsi pembau baik. d. Telinga : Liang telinga bersih , tidak ada penumpukan serumen , fungsi pendengaran baik. e. Mulut : Mukosa bibir agak kering , lidah kotor, tidak menggunakan gigi palsu. f. Kulit g. Leher : warna kulit sawo matang : Tidak ada benjolan atau massa , tidak ada pembesaran

kelenjara thyroid dan vena jugularis h. Dada 1. Paru –paru : Inspeksi : Bentuk dada simetris , tidak otot bantu nafas. Auskultasi : dengar bunyi ronchi Palpasi : Tidak ada nyeri tekan Perkusi : Bunyi hipersonor 2. Jantung : Inspeksi : tidak ada lesi Auskultasi : Bunyi irama jantung regular Perkusi : Palpasi : Tidak ada nyeri tekan menggunakan

i . Abdomen : Inspeksi : Bentuk perut normal,tidak ada lesi bekas operasi Auskultasi : Bising usus 20 x per menit Perkusi : Bunyi pekak Palpasi : Tidak terdapat nyeri tekan j . Genetalia : Tidak terpasang kateter, genetalia bersih. k. Ekstermitas : Atas : Terpasang infuse RL 20 tpm , masih berfungsi baik . Bawah : tidak ada varises, masih berfungsi baik .

D. Pemeriksaan Penunjang No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Jenis Pemeriksaan Hb AL Segmen Limfosit Total bilirubin Direk bilirubin SGOT SGPT Alkali Hasil 16.10 10.84 44 46 5.92 5.09 848 1982 179.000 Satuan ribu Harga Normal 13.50 – 17.50 4.10 – 10.90 47 – 80 13 - 40 0 – 1.1 0 - 1.3 17 – 59 21 – 72 38 – 126

Hasil Rontgen Thorax ; ada tanda – tanda efusi pleura dekstra Program Pengobatan: 1. GG 3 X 1 tab 2. PCT 3 X 1 TAB 3. ATP 1 X 1 4. Vilison 1 x 1 tab 5. Parenteral : Ceftriaxone 1 x 2 Ampul

6. Ranitidin 2 x 1 ampul 7. Infus RL 20 tpm

E. Analisa Data waktu Data Masalah Ketidakefektifan bersihan jalan nafas Penyebab Penyumbatan jalan nafas ( akumulasi secret )

Kamis, 15 DS : Pasien mengatakan November batuk 2012 DO : Pasien tampak pucat, pukul tampak gelisah , 08.30 wib terdengar bunyi ronchi Kamis, 15 DS :Pasien mengatakan tidak November nafsu makan hanya 2012 makan 3 sendok dari ddit pukul RS , Pasien mengatakan 08.30 wib mual. DO : Pasien terlihat lemas , BB turun 2 Kg , Konjungtiva anemis.

Resiko nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

Anoreksia

Kamis, 15 DS : Pasien mengatakan tidak November tahu tentang penyakit 2012 yang didertinya pukul 08.30 wib DO : Tampak cemas bertanyatanya

Kurangnya informasi

Kurang pengetahuan

F. Diagnosa Keperawatan 1. Ketidak efektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan penyumbatan jalan nafas ( akumulasi secret ) 2. Resiko nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan anoreksia 3. Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurang informasi

G. Intervensi Keperawatan Tgl No. Dx Kamis, 15 November 2012 1 Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam diharapkan bersihan jalan nafas efektif dengan kriteria hasil : - Pasien tampak rileks 1. Auskultasi bunyi nafas 2.Posisikan semi fowler 3. Keluarkan secret dengan melatih batuk efektif 4.Anjurkan istirahat Tujuan Intervensi TTD

- Tidak terdengan bunyi ronchi 5. Anjurkan untuk banyak minum air hangat

Kamis , 15 2 November 2012

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam diharapkan kebutuhan nutrisi pasien terpenuhi dengan kriteria hasil : - Pemasukan nutrisi adekuat - Peningkatan BB - Pasien mau makan dan minum

1. Mengkaji ola makan pasien 2. beri informasi tentang pentingnya nutrisi untuk proses penyembuhan 3. Anjurkan pasien untuk makan sedikit tapi sering 4. Motivasi agar mau makan dan minum

1. Kaji tingkat oengetahuan Kamis , 15 3 November 2012 Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 30 Menit diharapkan kurang pengetahuan dapat teratasi dengan kriteria hasil : Pasien dan keluarga mengerti tentang penyakit yang diderita Pasien tenang keluarga pasien 2. Beri kesempatan keluarga untuk mengungkapkan perasaan 3. Beri pendidikan kesehatan

H. Implementasi Waktu Jum’at 16 November 2012 09.00 wib No. Dx 1 - Monitor TTV - TD : 110/80 mmHg, RR : 20 / Menit , Nadi : 84 X/Menit, Suhu : 36,5o C Implementasi Respon Ttd

09.10 wib

- Mengauskultasi bunyi nafas

- Terdengar ronchi

09.15 wib

- Memberikan posisi semi fowler

- Pasien merasa nyaman

09.20 wib

- Menganjurkan untuk minum air hangat

- Pasien mau minum air hangat

09.25 wib

2

- Menganjurkan kepada psien unutk makas sedikt tapi sering

- Paien mau mengikuit anjuran

09.30 wib 09.45 wib

- Mengkaji BB - Memberikan therapi obat ranitidin 1 ampul /2 ml

- Dari 52 Kg turun menjadi 47 Kg - Obat Ranitidin masuk 1 ampul

09.50 wib

- Memberikan informasi pentingnya nutrisi untuk prose penyembuhan

- Pasien mendengarkan

09.55 wib

- Memotivasi agar pasien mau makan dan minum

- Paien mau makan ½ porsi yang disediakan RS

10.00 wib

3

- Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit pasien

- belum mengerti tentang penyakitnya

Sabtu, 17 November 2012 07.00 wib 07.50 wib 07.10 wib

1

- Monitor TTV

TD : 120/80 mmHg , S : 370C , N : 84X/ menit

- Memberikan posisi semi fowler - Menganjurkan untuk banyak minum air hangat

- Pasien merasa nyaman

- Pasien mau minum air hangat

08.15 wib

- Melatih pasien untuk melakukan batuk efektif

- Pasien mau melakukan yang dianjurkan ,dahak keluar

08.40 wib

2

- Memberikan informasi kepada psien pentingnya nutrisi untuk proses penyembuhan

- Pasien paham dan mengerti

08.45 wib

- Memotivasi makan dan

- Pasien mau menghabiskan porsi

minum 09.50 wib - Memberikan therapi obat Ranitidin 1 ampul

makan yang disediakan RS - Obat Ranitidin masuk 1 ampul

09.55 wib

3

- Mnegkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit pasien

- Keluarga belum mengerti tentang penyakitnya

10.00 wib

- Memberi kesempatan kepada keluarga untuk mengungkapkan perasaanya

- Keluarga merasa cemas

10.15 wib

- Memberikan pendidikan kesehatan

- Pasien dan keluarga mengerti tentang penyakit yang diderita pasien

I. Evaluasi Waktu Jum’at ,16 November 2012 No. Dx 1 Evaluasi S : Pasien mengatakan masih batuk O : Wajah pucat , terdapat secret/lendir A : Masalah bersihan jalan nafas belum teratasi P : Lanjutkan intervensi Jum’at,16 November 2012 Ajarkan batuk efektif Anjurkan minum air hangat Therapi obat lanjut Ttd

2

S : Pasien mnegatakn sudah menghabiskan ½ porsi dari diit RS . Pasien mengatakan minum air puith 3 gelas. O : Pasien masih tampak lemas A : Masalah teratasi sebagian P : Lanjutkan intervensi Motivasi kembali untuk makan dan minum

Jum’at,16 November 2012

3

S : Pasien mengatakan belum mengerti tentang penyakitnya O : Pasien terlihat cemas dan terlihat masih bingung A : Masalah belum teratasi P : Lanjutkan intervensi Kaji ulang pemahaman pasien tentang penyakitnya Berikan pendidikan kesehatan

Sabtu,17 November 2012

1

S : Pasien mengatakan masih batuk O : Terdengar ronchi,terdapat secret A : Masalah bersihan jalan nafas belum teratasi

P : Lanjtkan untervensi Ajarkan kembali cara batuk efektif yang benar Therapi obat lanjut

Sabtu,17 November 2012

2

S : Pasien mengatakan tidak mual lagi Pasien mengatakan sudah menghabiskan I porsi makan dari siit RS Pasien mengatakan minum air putih 7 gelas O : Pasien sudah tidak lemas A : Masalah teratasi P : Pertahankan intervensi

Sabtu,17 November 2012

3

S : Pasien dan keluarga mengatakan jadi tahu tentang oenyakit yang diderita pasien O : Pasien dan keluarga mampu menyebutkan kembali tentang informasi yang telah diberikan A : Masalah teratasi sebagian P : Pertahankan intervensi

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful