You are on page 1of 4

Askep Presbiopia

Definisi

Makin berkurangnya kemampuan akomodasi mata sesuai dengan makin meningkatnya umur.3 Kelainan ini terjadi pada mata normal berupa gangguan perubahan kencembungan lensa yang dapat berkurang akibat berkurangnya elastisitas lensa sehingga terjadi gangguan akomodasi. 1

Berikut ini gambar ilustrasi pembentukan bayangan pada penderita presbiopia. Diterangkan bahwa: terjadi kekakuan lensa seiring dengan bertambahnya usia, sehingga kemampuan lensa untuk memfokuskan bayangan saat melihat dekat. Hal tersebut menyebabkan pandangan kabur saat melihat dekat. (Illustration: Varilux) 15

Etiologi

Gangguan akomodasi pada usia lanjut dapat terjadi akibat: Kelemahan otot akomodasi Lensa mata yang tidak kenyal atau berkurang elastisitasnya akibat sklerosis lensa 1

Patofisiologi

Pada mekanisme akomodasi yang normal terjadi peningkatan daya refraksi mata karena adanya perubahan keseimbangan antara elastisitas matriks lensa dan kapsul sehingga lensa menjadi cembung. Dengan meningkatnya umur maka lensa menjadi lebih

keras (sklerosis) dan kehilangan elastisitasnya untuk menjadi cembung. berair dan sering terasa pedas. akan memberikan keluhan setelah membaca yaitu berupa mata lelah.1 Pemeriksaan a. Alat Kartu Snellen Kartu baca dekat Seuah set lensa coba . dengan demikian kemampuan melihat dekat makin berkurang. Dalam upayanya untuk membaca lebih jelas maka penderita cenderung menegakkan punggungnya atau menjauhkan obyek yang dibacanya sehingga mencapai titik dekatnya dengan demikian obyek dapat dibaca lebih jelas. Karena daya akomodasi berkurang maka titik dekat mata makin menjauh dan pada awalnya akan kesulitan pada waktu membaca dekat huruf dengan cetakan kecil. 3. 3 Gejala Klinis Akibat gangguan akomodasi ini maka pada pasien berusia lebih dari 40 tahun. Presbiopia timbul pada umur 45 tahun untuk ras Kaukasia dan 35 tahun untuk ras lainnya.

Bingkai percobaan 9 b.5 dioptri 50 sampai 55 tahun – 2.Teknik Penderita yang akan diperiksa penglihatan sentral untuk jauh dan diberikan kacamata jauh sesuai astigmatismat) Ditaruh kartu baca dekat pada jarak 30-40 cm (jarak baca) Penderita disuruh membaca huruf terkecil pada kartu baca dekat Diberikan lensa positif mulai S +1 yang dinaikkan perlahan-lahan sampai terbaca huruf terkecil pada kartu baca dekat dan kekuatan lensa ini ditentukan Dilakukan pemeriksaan mata satu per satu 9 yang diperlukan (dapat poitif.0 dioptri 45 sampai 50 tahun – 1.0 dioptri . negatif ataupun c. Hubungan lensa adisi dan umur biasanya:9 40 sampai 45 tahun – 1.Nilai Ukuran lensa yang memberikan ketajaman penglihatan sempurna merupakan ukuran lensa yang diperlukan untuk adisi kacamata baca.

0 dioptri Penatalaksanaan Diberikan penambahan lensa sferis positif sesuai pedoman umur yaitu umur 40 tahun (umur rata – rata) diberikan tambahan sferis + 1.9 .00 dan setiap 5 tahun diatasnya ditambahkan lagi sferis + 0.kacamata baca untuk melihat dekat saja 2.55 sampai 60 tahun – 2.kacamata bifokal untuk melihat jauh dan dekat 3.50 Lensa sferis (+) yang ditambahkan dapat diberikan dalam berbagai cara: 1.kacamata progressive dimana tidak ada batas bagian lensa untuk melihat jauh dan melihat dekat.5 dioptri 60 tahun – 3.