You are on page 1of 5

Ensembel dan Sistem Interaktif Setelah meninjau dua sistem yang setara sekarang akan di tinjau dua sistem

yang sangat menilai dari sisi ukuran, salah satunya sistem jauh lebih besar sari sistem jauhnya. Sistem yang jauh ini dapat di pandang sebagai tandon atau reservoir yang seolah tidak mengalami perubahan apapun setelah proses berlangsung dan mencapai kesetimbangan. Hubungan antara sistem dan tandon dapat di klasifikasi manjadi tiga macam yaitu tampa interaksi sama sekalikarena antara keduanya di pisah oleh dinding adiabatik, interaksi temal dan interaksi difusif. 4.1 Ensembel Mikrokanonik Kita tinjau sistem yang terdiri dari N partikel, mempunyai volume V dan energi anatara E dan E + Sistem terisolasi oleh dinding adiabatik sehingga tidak terjadi

perpindahan panas dari lingkungan atau tandon dan sebaliknya.

Gambar 4.1. Sistem terisolasi

Seperti telah diuraikan di bab 2, sistem makroskopik ini mempunyai banyak sekali keadaan mikro dan membentuk ensembel.

Gambar 4.2. Ensembel atau copy keadaan mikro

Misalkan diantara seluruh keadaan yang mungkin

terdapat sejumlah keadaan r berenergi

makaobabilitas mendapatkan keadaan r ini

......1) Sistem terisolasi yang terdiri dari 5 partikel masing-masing dapat mempunyai tingkat energi – ........... Dua partikel berenergi 3 partikel berenergi Misalkan kita menulis keadaan-keadaan berikut...... Contoh 4.... ii....... Jika energi sistem 2 tentukan: a) Probabilotas sistem dengan 2 pertikel berenergi b) Entropi sistem Penyelesaian : a) Sistem akan mempunyai energi i................... .....1 (4. 1 partikel berenergi 0 dan 1 berenergi – energi sistem di penuhi oleh .... Ensembel sistem terisolasi di atas tersebut ensembel mikrokanonik. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 + + + + 0 0 0 0 0 0 + + + 2 + 0 0 0 + + + 0 0 0 + + + 3 0 + 0 0 + 0 0 + + 0 + + + 4 0 0 + 0 0 + 0 + 0 + + + + 5 0 0 0 + 0 0 + 0 + + 0 0 0 0 jika dan partikel berenergi 0 .........................

interaksi antara sistem dan tandon hanya berupa kalor atau panas tampa pertukaran partikel penyusun sistem.15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 + + + + + + + + + 0 0 0 0 + + + + + + + 0 0 0 0 + + + - + + + 0 0 0 0 + + + + + + 0 0 0 0 + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Dari tabel di atas tampak bahwa probabilitas sistem mempunyai dua partikel berenergi b) Entropi sistem dengan energi ln ln erg/K ln 30 erg/K 4. sistim Aberupa kisi atom sedangkan dan A jauh adalah kolam renang. Di dalam kasus kita sekarang . .2 Ensembel Kanonik Sekarang kita tinjau sistem A yang berinteraksi dengan tandon panas lebih kecil dari. Sebagai contoh. zat padat. sistem Aadalah sebotol akua dan Contoh lainnya.

. Pertanyaannya...... bersapa kemungkinan P............ keadaan makro sistem dengan energi E mempunyai bnayak sekali keadaan mikro... jika sistem berenergi tandon besar yakni jauh lebih besar dari energi sistem berenergi maka tandon mempunyai energi....3. (4.........E’ A’.........A’................E Gambar 4...... dalam keadaan setimbang....... Dengan demikian................2) ...... Jelas bahwa probabilitas memenuhi ∑ Ambil logaritma ln .... Karena itu.... jumlah kemungkinan A berada pada salah satu keadaan r diberika oleh................3) (4........ Interaksi termal tendon-sistem Energi total sistem dan tandon Seperti yang telah di jelaskan pada bab terdahulu.. Karena dalam keadaan r.. ............ Hasil ini lebih lanjut memberikan probabilitas ensembel A berada (4.......4) kemudian ekspensi dalam deret ...E’ A.... . Interaksi termal menyebabkan aliaran panas dari tandon kedalam sistem sampai terjadi keadaan setimbang.. untuk mendapatkan sistem A berada pada suatau keadaan tertentu r yang berenegi Energi ? dapat sama dengan E atau mengalami perubahan akibat interaksi fermal atau relatif tetap sangat fluktuasi atau prinsip ketidak pastian Heinsenbeng tetapi energi total mengingat energi sistem apalagi fluktuasi...

........... diperoleh ln ln ..........5) dengan mengabaikan suku orde lebih tinggi dan menggunakan defenisi fungsi ...(4......6a) ..............ln ln [ ] ....(4............