You are on page 1of 5

PROSES PENELITIAN UNTUK PENELITIAN TERAPAN DAN DASAR

1. PENGAMATAN Mengidentifikas i minat bidang penelitian yang luas

3. DEFINISI MASALAH Menentukan masalah penelitian

4. KERANGKA TEORETIS Mengidentifikasi dan menguraikan variabel dengan jelas
5. PENYUSU NAN HIPOTESIS 7.

6. DESAIN PENELITIA N

PENGUMPULAN, ANALISIS, DAN INTEPRETASI DATA

2. PENGUMPULA N DATA AWAL Wawancara, survey literatur 8. DEDUKSI Hipotesis diterima? Pertanyaan penelitian terjawab?

Tidak

Ya 9. Penulisan laporan 10. Presentasi laporan 11. Pengambilan keputusan manajerial

METODOLOGI PENELITIAN

PROSES PENELITIAN

BIDANG MASALAH YANG LUAS
Identifikasi bidang masalah yang luas mengacu pada beberapa jenis: 1. Situasi dimana seseorang melihat sebuah kemungkinan dalam konteks organisasi yang perlu diselesaikan. 2. Suatu bidang yang diyakini seorang manajer perlu diyakini untuk ditingkatkan dalam organisasi. 3. Persoalan konseptual atau teoritis yang perlu dipersempit bagi peneliti dasar untuk memahami fenomena tertentu. 4. Beberapa pertanyaan penelitian yang ingimn dijawab seorang peneliti secara empiris. Contoh untuk setiap jenis tersebut dapat diberikan melalui isu pelecehan seksual, yang merupakan masalah sejumlah organisasi dan harus ditangani pada saat tertentu.

PENGUMPULAN DATA AWAL Sifat Data yang Dikumpulkan
Tujuan dari sifat informasi tersebut untuk mendefinisikan masalah secara lebih spesifik dan menyusun teori, menguraikan variabel-variabel yang mungkin berpengaruh. Sifat informasi yang diperlukan oleh peneliti untuk tujuan tersebut : 1. Informasi latar belakang mengenai organisasi-yaitu, faktor kontekstual 2. Filosofi manajemen, kebijakan perusahaan, dan aspek struktural lainnya 3. Persepsi, sikap, dan respon perilaku dari anggota organisasi dan sistem klien(sejauh dapat diterapkan)

Informasi Latar Belakang Mengenai Organisasi
Informasi layar belakang tersebut mungkin meliputi diantaranya, faktor kontekstual yang penting, yang dapat diperoleh dari berbagai sumber yang dipublikasikan seperti publikasi perdagangan, Cencus of Bussiness and Industry, Directory of Corporations, beberapa panduan dan juasa bisnis lain, dokumen yang tersedia didalam organisasi, dan Web. 1. Asal usul dan sejarah perusahaan-kapan berdiri, jenis bisnis, tingkat pertumbuhan, kepemilikan serta kontrol, dan seterusnya. 2. Ukuran dalam hal karyawan, aset, atau keduanya. PROSES PENELITIAN 2

METODOLOGI PENELITIAN
3. 4. 5. 6. Piagam-tujuan dan ideologi. Lokasi-regional,nasional, atau lainnya. Sumber daya- manusia, dan lainnya. Hubungan saling ketergantungan derngan institusi lain dan lingkungan eksternal. 7. Posisi keuangan selama 5 hingga 10 tahun terakhir, dan data keuangan yang relevan.

Informasi Mengenai Faktor Struktural dan Filosofi Manajemen
Informasi mengenai kebijakan, struktur, arus keja, filosofi manajemen, dan semacamnya bisa diperoleh dengan mengajukan pertanyaan langsung kedi manajemen. Sering terjadinya kontradiksi menunjukkan persoalan komunikasi yang buruk atau mispersepsi diantara anggota organisasi terkait filosofi, tujuan, nilai, dsb. Beberapa faktor struktural yang mempengaruhi persoalan dan perlu diselidiki: 1. Peran dan posisi dalam organisasi dan jumlah karyawan pada setiap level pekerjaan. 2. Tingkat spesialisasi. 3. Saluran komunikasi. 4. Sistem kendali. 5. Koordinasi dan rentang kendali. 6. Sistem penghargaan. 7. Sistem arus kerja dan semacamnya.

Persepsi, Sikap, dan Rrespons Perilaku
Persepsi karyawan terhadap pekerjaan, lingkungan kerja, sikap, dan respons perilaku mereka diketahui dengan cara berbicara, mengamati, dan menanyakan respons mereka melalui kuisioner. Faktor-faktor sikap mengenai keyakinan dan reaksi orang : 1. Sifat pekerjaan. 2. Saling ketergantungan arus kerja. 3. Superioritas dalam organisasi. 4. Partisipasi dalam pengambilan keputusan. 5. Sistem klien. 6. Rekan kerja. 7. Penghargaan yang diberikan oleh perusahaan, seperti kenaikan gaji dan tunjangan kerja. 8. Kesempatan karier dalam organisasi. 9. Sikap organisasi terkait tanggung jawab karyawan terhadap keluarga. 10. Keterlibatan perussahaan dengan masyarakat, kepentingan umum, dan kelompok sosial lainnya. 11. Toleransi perusahaan terhadap karyawan yang cuti kerja.

PROSES PENELITIAN 3

METODOLOGI PENELITIAN
Faktor perilaku mencakup kebiasaan kerja actual seperti ketekunan, tingkat absensi, kinerja, dan sebagainya. Ide utama dalam dalam mengumpulkan informasi mengenai nilai, struktur, dan proses (alih-alih hanya berurusan dengan gejala yang tampak), adalah singkapan akar dari masalah yang sebenarnya (real problem).

SURVEI LITERATUR
Survei literatur merupakan dokumentasi dari tinjauan terhadap karya publikasi dan nonpublikasi dari sember skunder dalam bidang minat khusus bagi peneliti. Karena survey literature merupakan satu cara untuk meringkaskan data skunder dan menjadikan langkah penting dalm proses penelitian untuk mendefinisikan masalah penelitian.

Alasan Untuk Survei Literatur
Tujuan dari tinjauan literatur adalah untuk memastikan bahwa tidak ada variabel penting di masa lalu yang ditemukan brulang kali mempunyai pengaruh atas masalah, yang terlewatkan. Survey literatur tidak hanya membantu peneliti untuk menyertakan semua variabel yang relevan kedalam proyek penelitian, tapi juga memfasilitasi penggabungan kreatif dari informasi yang diperoleh melalui wawancara tersturktur dan tidak terstruktur dengan apa yang ditemukan dalam studi sebelumnya. Dengan demikian, survey literatur memastikan bahwa: 1. Variabel penting yang kemungkinan besar memengaruhi situasi masalah tidak terlewatkan dalam studi 2. Gagasan yang lebih jelas akan muncul 3. Pernyataan masalah dapat dibuat dengan tepat dan jelas 4. Sifat dapat diuji dan dapat ditiru dari temuan penelitian saat ini meningkat 5. Penelliti tidak mengalami resiko yang memboroskan usaha 6. Masalah yang diselidiki diterima oleh komunitas ilmiah sebagai relevan dan penting

Mengadakan Survei Literatur
Langkah pertama dalam proses tersebut meliputi pengidentifikasian berbagai bahan publikasi dan nonpublikasi. Langkah kedua adalah pengumpulan informasi relevan, baik melalui pencarian bahan yang diperlukan di perustakaan ataupun akses internet Langkah ketiga adalah menulis tinjauan literatur.

Mengidentifikasi Sumber Relevan
Tiga basis data yang dapat digunakan ketika meninjau literatur :

PROSES PENELITIAN 4

METODOLOGI PENELITIAN
1) Basis data bibliografi (bibliographic data bases), yang hanya menampilkan kutipan bibliografi, yaitu nama penulis, judul artikel, sumber piblikasi, tahun jilid, dan jumlah halaman. 2) Basis data abstrak (abstract database), yang sebagai tambahan memuat abstrak atau ikhtisar artikel. 3) Basis data teks-lengkap (full-text datsabase), yang menyediakan teks lengkap artikel.

Menyarikan Informasi Relevan
Mengakses sistem online dan memperoleh cetakan semua karya publikasi yang diminati dari sebuah indeks bibliografi akan memberikan bibliografi komprehensif mengenai subjek yang akan membentuk dasar untuk langfkah selanjutnya.

Menulis Tinjauan Literatur
Tinjauan literatur atau survey literatur merupakan dokumentasi studi relevan yang mengutip penulis dan tahun studi. Dokumtasi semacam ini adalah penting untuk meyakinkan pembaca bahwa: 1) Peneliti menguasai persoalan dan telah melakukan pekerjaan rumah pendahuluan yang diperlukan untuk mengadakan penelitian 2) Kerangka teoretis akan disusun diatas penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan akan berkontribusi pada dasar pengetahuan yang kukuh yang telah ada sebelumnya.

Definisi Masalah
Sebuah masalah tidak selalu berarti bahwa ada sesuatu yang secara serius salah dengan situasi saat ini yang perlu segera diperbaiki. Suatu “masalah” bisa saja menunjukkan minat terhadap persoalan dimana menemukan jawaban yang tepat akan mungkin menolong meningkatkan situasi saat ini. Dengan demikian, adalah bermanfaat untuk mendefinisikan masalah sebagai situasi dimana terdapat celah antara keadaan aktual dan keadaan ideal yang diharapkan.

IMPLIKASI MANAJERIAL
Memahami urutan penyebab-masalah-konsekuensi dan mengumpulkan informasi yang relevan untuk menemukan masalah yang sebenarnya adalah perlu untuk menunjukkannya dengan tepat.

ISU ETIS DALAM TAHAP INVESTIGASI AWAL
Usaha untuk mendapatkan informasi melalui cara – cara tipuan sebaiknya dihindari, apapun alasannya, karena hal tersebut menimbulkan ketidakpercayaan dan kegelisahan dalam organisasi.

PROSES PENELITIAN 5