BAKTERI PATOGEN

Kelompok 2 : Arry Muhammad Ihsan Harry Rizqita Budiawan Eldini Saparina Firda Nurlail Sudjai Sari Puspa Indri Sani

Bakteri kondisional umumnya mengambil keuntungan dari kelemahan yang dideita makhluk hidup. misalnya luka yang menganga atau kondisi kekebalan tubuh yang sedang menurun. baik untuk tubuh manusia. Uniknya bakteri Salmonella jenis ini hanya menyerang manusia. Beriut ini adalah beberapa contoh bakteri patogen. dan sakit kepala. kram perut. Bakteri patogen kondisional ini bisa tersebar mudah melalui benda-benda yang biasa dipakai bersama-sama seperti pegangan pintu. Yang pertama yaitu bakteri patogen intraseluler hanya menyebabkan penyakit jika masuk ke dalam tubuh makhluk hidup. tombol elevator serta pegangan kursi atau meja. Lalu yang kedua yaitu bakteri patogen kondisional. penyebab penyakit influenza pada manusia. karena bakteri ini mudah ditemui pada makanan yang kotor. penyebab penyakit TBC pada manusia. tidak higienis. Contoh dari bakteri kondisional adalah Haemophilus influenza. . dan tidak matang. Ada sekitar 200 spesies Salmonella. mual hingga muntah. demam. Salmonella menyebabkan demam serta peradangan pada lambung dan usus.Pengertian Bakteri Patogen Berdasarkan definisi umum. tidak pada hewan. Bakteri Patogen dibagi menjadi dua kelompok besar. Salmonella pada umunya memang menyerang saluran pencernaan. melainkan pembuluh darah. Gejala salmonellosis biasanya muncul dalam rentang waktu 8-72 jam setelah mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri patogen Salmonella. Bakteri patogen merupakan bakteri yang merugikan yang menimbulkan berbagai macam penyakit. Bakteri Genus Salmonella Bakteri ini bersifat patogen pada manusia dan hewan. Selain itu. Bakteri penyebab tifus ini tidak menyerang saluran perncernaan. bakteri penyebab penyakit tifus pada manusia. Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini banyak dijumpai pada air mentah atau makanan yang kurang matang pemasakannya. Beberapa contoh bakteri patogen Ada ribuan spesies bakteri patogen yang tersebar di alam. salah satu spesies Salmonella yang paling populer sebagai patogen adalah Salmonella typhosa. Ciri penyakit ini adalah diare. 1. yaitu bakteri patogen intraseluler dan bakteri patogen kondisional. hewan maupun tumbuhan. Bakteri patogen ini bisa menimbulkan penyakit dalam keadaan tertentu. Contohnya. Orang yang terinfeksi bakteri Salmonella disebut salmonellosis.

di sisi lain ada pula genus Staphylococcus yang bersifat patogen. dan saluran pencernaan manusia. Oleh karena itu. lebih bijaksana . Sampai sekarang. dan makanan bersih dan higienis. tenggorokan. seperti bisul dan jerawat.Infeksi bakteri Salmonella jenis apa pun dapat berakibat fatal. Bakteri ini mampu menghasilkan enteroktosin yang bisa menginfeksi rongga hidung. kulit. alat makanan. seperti sayuran dan buah yang disiapkan dengan tangan. telinga. termasuk manusia. belum ditemukan vaksin pelindung tubuh dari Staphylococcus aureus. yang sebagian besar tidak berbahaya melainkan menguntungkan. Infeksi paru-paru juga bisa jadi akibat infeksi bakteri ini. lebih baik mencegah infeksi bakteri patogen Salmonella daripada mengobatinya. orang lanjut usia. bayi. dan balita. terutama jika menyerang ibu hamil. Contoh gambar bakteri Genus Salmonella 2. Jangan lupa juga untuk mencuci tangan sebelumnya. Staphylococcus aureus berpotensi besar terdapat pada makanan yang dinikmati dengan mentah. Infeksi bakteri patogen Staphylococcus aureus pada tubuh biasanya ditandai dengan penyakit kulit yang menghasilkan nanah. Oleh karena itu. Bakteri Staphylococcus biasanya tinggal di permukaan kulit dan selaput lendir makhluk hidup. Ada 31 jenis bakteri ini. Ini karena imunitas orangorang tersebut lebih rendah dibanding orang-orang normal pada umumnya. Memang ada beberapa bakteri genus Staphylococcus yang menguntungkan bagi manusia sebagai penghasil asam laktat. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara memastikan bahwa alat-alat masak. Bakteri Genus Staphylococcus Staphylococcus adalah sejenis bakteri berbentuk bola yang bergerombol membentuk granula. Namun. salah satunya adalah Staphylococcus aureus. sehingga bakteri Salmonella merajarela di dalam tubuhnya.

genus Vibrio biasanya menjadi patogen dalam budidaya ikan dan udang. Vibrio parahaemolyticus. di antaranya adalah Vibrio cholerae. Bakteri ini . Umumnya bakteri ini menginfeksi hewan-hewan air dan menyebabkan penyakit vibriosis. Vibrio cholerae adalah bakteri Vibrio penyebab kolera. terutama ketika hendak makan dan setelah buang air. dan Vibrio vulnificus.jika Anda mencegah dan mengantisipasi terjadinya infeksi dengan mencuci tangan dengan sabun. Sebagian besar genus bakteri ini bisa dijumpai di perairan baik air tawar maupun air laut. Oleh karena itulah. Contoh Gambar Bakteri Genus Staphylococcus 3. Bakteri Genus Vibrio Disebut dengan Vibrio karena bakteri ini berbentuk melengkung seperti ginjal. Contoh gambar bakteri genus Vibrio Akan tetapi terdapat beberapa spesies Vibrio yang dapat menimbulkan penyakit bagi manusia.

Bakteri Genus Shigella Identik dengan Salmonella. Spesies Shigella yang paling dikenal adalah Shigella disentriae. Biasanya gejala penyakit ini juga disertai demam dan diare encer. udang. kram perut. Infeksi seperti ini jika tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan kematian. Shigella juga menginfeksi lambung dan usus. Bakteri ini merupakan penyebab shigellosis atau penyakit disentri. kepiting. Jika sudah parah. telinga. Shigellosis menyerang usus besar dan usus halus secara akut. Anda juga bisa terinfeksi bakteri ini jika berenang dan melakukan aktivitas lain di perairan di mana bakteri Vibrio parahaemolyticus tersebar. seperti cumi-cumi. Selain itu. sarden. bakteri Vibrio parahaemolyticus hidup di dalam tubuh hewan laut dan dapat menginfeksi manusia yang mengonsumsi makanan laut atau sea food. Vibrio vulnificus merupakan bakteri yang relatif baru dalam identifikasinya sebagai bakteri yang patogen bagi manusia. Contoh gambar bakteri genus Shigella . ikan makarel. Sementara itu. mual hingga muntah-muntah. Gejala infeksi ini berupa diare yang sangat encer. Gejala penyakit ini adalah muntah-muntah. dan sebagainya. 4. demam dan kram perut. tinja penderita biasanya mengandung darah dan lendir akibat rusaknya fungsi usus.sering ditemukan di negara miskin dan berkembang ketika kesadaran masyarakat akan lingkungan yang bersih dan higienis masih rendah. dan nyeri usus. kerang. dan luka terbuka dapat terinfeksi. Akibatnya mata.

mata berkunang-kunang. penyebab penyakit tetanus. Salah satu yang cukup berbahaya adalah Pseudomonas cocovenenans. area pengungsian. Contoh gambar bakteri genus Pseudomonas Tempe bongkrek berbahan ampas kelapa memicu bakteri patogen Pseudomonas cocovenenans bereaksi sehingga menimbulkan asam bongkrek yang beracun. penjara. 5. hingga kejang-kejang yang menyebabkan . Penularan infeksi dari 1 orang ke orang lain biasanya terjadi di tempat-tempat dimana banyak orang berkumpul. Bakteri ini merupakan bahaya terbesar dalam makanan kaleng. yaitu Clostridium botulinum. Racun ini dapat dijumpai pada bahan makanan tempe bongkrek yang berbahan aku utama ampas kelapa. muntah.Penyebab dari infeksi bakteri patogen Shigella disentriae adalah pencemaran makanan oleh tinja. pandangan kabur. Ciri-ciri keracunan botulinin adalah tenggorokan yang terasa kaku hingga sukar bernafas. hingga kematian. Racun botulinin yang dikeluarkan bakteri tersebut sangat membahayakan kesehatan manusia. Bakteri Genus Clostridium Selain Clostridium tetani. rumah sakit jiwa. 6. Umumnya pencemaran ini terjadi di daerah kumuh ketika orangorangnya tidak mencuci tangan dengan berih setelah buang air dan tinja yang tidak disingkirkan dengan sempurna sehingga dihinggapi lalat yang kemudian hinggap di atas makanan. Keracunan Pseudomonas cocovenenans dalam tempe bongkrek bisa menyebabkan mual. dan panti asuhan . Bakteri ini mampu menghasilkan toksoflavin. genus ini memiliki satu spesies yang sangat mematikan. Bakteri Genus Pseudomonas Memang tidak semua genus Pseudomonas bersifat patogen. seperti tempat penitipan anak.

berhati-hatilah bagi Anda yang mengonsumsi makanan kaleng. 2. 4. 3.kematian. periksa kemasan makanan tersebut. Contoh gambar bakteri patogen genus Clostridium Selain beberapa contoh tersebut. 8. Mycobacterium leprae 12. Nama bakteri 1. Jangan sampai rusak atau bocor. 6. Treponema pallidum 11. 9. Salmonella typhosa Shigella dysenteriae Vibrio comma Haemophilus influenza Diplococcus pneumoniae Penyakit yang ditimbulkan Tifus Disentri basiler Kolera Influensa Pneumonia (radang paru-paru) Mycobacterium tuberculosis TBC paru-paru Clostridium tetani Neiseria meningitis Neiseria gonorrhoeae Tetanus Meningitis (radang selaput otak) Gonorrhaeae (kencing nanah) Sifilis atau Lues atau raja singa Lepra (kusta) Puru atau patek 10. 5. ada beberapa spesies bakteri patogen lainnya. 7. Yaitu: Bakteri penyebab penyakit pada manusia: No. Oleh karena itu. Treponema pertenue .

3. akan lebih bijaksana apabila Anda memahami cara-cara mengantisipasi infeksi bakteri-bakteri ini.  Memastikan alat masak dan alat alat makanan selalu terjaga kebersihannya  Membeli makanan laut yang bersih dan higienis . Di antara beberapa cara menghindari infeksi bakteri ini adalah:  Menjaga daya tahan tubuh agar tubuh tidak rentan terinfeksi virus atau bakteri  Menjaga lingkungan agar selalu bersih. Brucella abortus Penyakit yang ditimbulkan Brucellosis pada sapi Streptococcus agalactia Mastitis pada sapi (radang payudara) Bacillus anthracis Actinomyces bovis Cytophaga columnaris Antraks Bengkak rahang pada sapi Penyakit pada ikan Bakteri penyebab penyakit pada tumbuhan: No. di antaranya adalah dengan mencuci bersih bahan makanan dan mengolahnya hingga benar-benar matang  Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun antikuman.Bakteri penyebab penyakit pada hewan: No. Xanthomonas oryzae Xanthomonas campestris Penyakit yang ditimbulkan Menyerang pucuk batang padi Menyerang tanaman kubis Pseudomonas solanacaerum Penyakit layu pada famili terung-terungan Erwinia amylovora Penyakit bonyok pada buah-buahan Menghindari Infeksi Bakteri Patogen Setelah memahami fatalnya infeksi berbagai jenis bakteri patogen. 2. 4. terutama sebelum makan dan setelah buang air. Nama bakteri 1. 5. 4. 2. Nama bakteri 1. tidak kumuh dan tidak banyak lalat beterbangan  Mengolah makanan dengan cara higienis. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful