Sejarah Tata Kelola Hutan Aceh

Jauh sebelum perhatian masyarakat dunia tertuju pada isu lingkungan, pada 1900-an, masalah hutan Aceh sudah mendapat perhatian khusus. Dalam buku Sejarah Kehutanan Indonesia I, tercatat setidaknya 8 organisasi yang membawa isu hutan Aceh. Gubernur Irwandi Yusuf mengeluarkan Moratorium Logging pada 6 Juni 2007, yang menjadi awal menata kembali (redesain) strategi pengelolaan hutan Aceh, penanaman kembali hutan (reforestasi), dan menekan laju kerusakan hutan (reduksi deforestasi). Sasaran moratorium adalah: Penghentian sementara seluruh penebangan kayu dari hutan alam. Pemberian izin penebangan pohon hanya diperbolehkan pada pohon yang berasal dari kebun masyarakat yang tergolong jenis-jenis kayu kampung. Penebangan pohon konsesi Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri dalam rangka pembersihan lahan perkebunan dan transmigrasi yang berada di luar kawasan hutan, akan diatur setelah dilakukan pengkajian dan evaluasi. Kayu tebangan sebelum moratorium dengan izin sah, dapat dimanfaatkan untuk diolah dan dipasarkan di Propinsi Aceh.

Visi Aceh Green Menjaga, memelihara dan mempertahankan sumberdaya Alam Aceh demi mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui strategi investasi hijau untuk Aceh. Misi Aceh Green Terwujudnya pengelolaan sumberdaya alam terbarukan, dengan cara menghabiskan tidak lebih cepat dari kemampuan alam itu tumbuh kembali Terwujudnya pengelolaan sumberdaya alam tak terbarukan, yakni dengan cara menghabiskan tidak lebih cepat dari kecepatan sumber daya terbarukan dapat menggantikannya. Terwujudnya pengelolaan limbah, dengan cara tidak boleh lebih cepat dari kemampuan alam untuk memurnikan kembali limbah tersebut. Aktifitas Aceh Green Penyusunan Rencana Tata Ruang Aceh Penyusunan Renstra Perikanan dan Kelautan Aceh Tim Transisi Kehutanan Aceh Merancang Pemanfaatan Jasa Lingkungan Evaluasi Konsesi
11

Nederlandsch Indische Vereeniging tot Natuurbescherming (Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belandaa)

Didirikan di Bogor, 12 Juli 1922 oleh dr. S.H. Koorders, tokoh botani yang dikenal sebagai pendata jenis-jenis pohon dari Jawa. Memberikan dampak besar dalam mempertahankan cagar alam termasuk di Aceh, dan mengajukan permohonan pada pemerintah untuk izin cagar alam di luar Jawa.

Pejabat di Bengkulu dan Aceh menyatakan perlindungan bagi Ra esia Arnoldi di Bengkulu serta Tanah Gayo. Perlindungan yang diberikan menyangkut juga hutan di mana Rafesia arnoldi tumbuh dan berkembang.

Ringo Tyuoo Zimusyo Dibentuk pada 14 Juni 1942 di Jakarta. Meski tidak banyak terlibat dalam pengelolaan hutan secara langsung, namun berpengaruh dalam pembuatan kebijakan kehutanan Aceh.

Pemberlakuan Moratorium Logging oleh Gubernur Abdullah Puteh, pada 7 Maret 2001. Namun, kebijakan ini tidak memuat larangan penebangan hutan bagi pemilik Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) dan sejenisnya. Langkah ini merupakan penertiban administrasi Hak Pengelolaan Hutan (HPH), tanpa ada konsep reformasi kebijakan kehutanan.

Gubernur Irwandi Yusuf terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Aceh secara langsung. Ide pertama setelah dilantik adalah mencetuskan Visi Aceh Green. Sebuah visi progresif mengenai arah baru pembangunan Aceh pascakonik dan bencana tsunami, terutama dengan sumberdaya alam terbarukan sebagai pijakan utama. Visi ini mencakup bidang kehutanan, energi terbarukan, bidang perikanan dan kelautan, infrastruktur publik dan penataan kembali tata ruang Aceh serta aktivitas lain terkait pengelolaan sumberdaya alam secara berkelanjutan.

Gubernur Aceh mencanangkan 1000 Jagawana. Seribu orang Jagawana atau Pengaman Hutan (Pamhut) akan disiapkan untuk menjaga hutan Aceh dan mengamankan visi Aceh Green.

1912

1915

1945

2001

2006

2007

2008

1907-1954
Perkumpulan VABINOI (Perkumpulan Pegawai Jawatan Kehutanan Hindia Belanda)

Komposisi Litologi Batuan 1930
Bond vanBatuan Boschpersoneel in Gamping dan Dolomit Nederlandsch Jenis Indie ini terbentuk dari proses sedimentasi di (Perhimpunan Pedagang dan dasar laut yang terangkat ke permukaan hingKontraktan Penyerahan Kayu T.P.K di ga menjadi daratan. Sebagian dari jenis batuan Hindia Belanda)
gamping tersebut mengalami karsti kasi dan Dibentuk pada 28 Januari 1930 ekosistem karst. Aliran air yang mengikis Memperjuangkan kepentingan pedagang kayu melalui jalur hukum demi penyehatan batuan gamping tersebut membangun sebuah perdagangan kayu di Hindia Belanda. tuk gua-gua panjang di kawasan karst. Jenis batuan ini rawan mengalami kerusakan

1947

Sebaran Jenis Batuan 2006

Didirikan pada 29 Desember 1907 oleh para houtvester Boschwezen Hindia Belanda. Anggotanya hanya orang Belanda dan Eropa Memberikan gagasan pada pemerintah untuk kemajuan ilmu kehutanan, organisasi dan cara kerja Jawatan Kehutanan.

system sungai bawah tanah sehingga memben-

Jawatan Kehutanan Sumatera dibentuk pada 12 Agustus ber- dan Badan teruraikan. Sisa debu1947 vulkanik batuan Pengelolaan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dibentuk Batuan Beku dasarkan Surat Keputusan RImengalami No. 1/WKP/SUM/47. berdasarkan ditetapkan dalam Keppres No. 33/1998. Pengelolaan lava yang pelapukan memberikan Batuan beku disebut malihan. Terdiri Wakil dari Presiden Jawatan yang berpusat di Bukittinggi ini terbagi atas: KEL termasuk mandat melakukan tata Gunung batas dan membentuk Batuan Api Muda granit, diorit, gabro, sekis, batu sabak dan kontribusi unsur hara dalam tanah sehingga zona-zona kawasan untuk dasar manajemen pengelolaan. KELmasih aktif Ada di sekitar gunung api yang Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Utara di Tarukawasan sekitar batuan gunung apiditetapkan muda kuarsik. Umumnya, memiliki tingkat Karesidenan porosi- diAceh, berdasarkan SK Menteri No.Kabupaten 190/KPT.stung yang meliputi Sumatera Timur, dan sepertiKehutanan Seulawah di Aceh Besar, II/2001 tentang Pengesahan Batas KEL, dan diperkuat dengan tas yang sangat rendah. Batuan beku terben- memiliki tingkat kesuburan yang tinggi. Tapanuli. Peut Sago di Kabupaten Pidie, Borne Telong di Pergub No. 52/2006 tentang Pembentukan Badan Pengelola KEL Seperti kawasan sekitar gunung api aktif laintuk dari magma yang mengalami pengerasan. Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Tengah di Bukittinggi Kabupaten Bener Meriah dan Gunung Leuser (BPKEL) Wilayah Aceh. yang meliputi Karesidenan dan Jambi. di Kabupaten Gayo Lues. nya di Barat, dunia,Riau kawasan dengan batuan gunung Pengerasannya menghasilkan batuan ekstrusifSumatera Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Selatanarea di Lubuklingapi muda menjadi pengembangan perke(vulkanik) dan intrusive (plutonik). gau yang meliputi Karesidenan Palembang, Bengkulu dan bunan karena tingkat kesuburan yang tinggi Lampung.
Batuan Sedimen Padu dan nung Api Tua

2007 Batuan Beku 2007 Membujur dari utara hingga selatan sepanjang Sekretariat Aceh Green dibentuk Bukit oleh Gubernur Tim Perumus Rencana Strategis Hutan Aceh (Tipereska) pegunungan Barisan Aceh. Tugasnya adalah mengkoordinir semua bidang yang terkait dibentuk oleh Gubernur Aceh melalui Surat Keputusan dengan visi Aceh Green. No.5222.1/534/2007, yang dikeluarkan pada 31 Oktober Selain itu, Sekretariat Aceh Green juga menjadi pusat infor2007. masi bersama tentang gagasan, ide dan kebijakan pembangunan ekonomi Aceh secara berkelanjutan demi terwujudnya cita-cita masyarakat Aceh yang sejahtera dan berkeadilan.

Panglima Uteun

Dalam kelembagaan adat Aceh, pemimpin tertinggi di setiap wilayah disebut Imam Mukim. Pada Mukim yang berbatasan dengan hutan, Imam Mukim, dibantu Panglima Uteun. Panglima Uteun bertugas: 1. Menjaga adat Glee dalam pengelolaan hutan adat (meuglee). Panglima Uteun atau Pawang Glee (pembantu Panglima Uteun atau Kejruen Glee) memberi aturan normatif apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pengelolaan hutan. 2. Mengawasi penerapan larangan adat Glee. Misalnya pelarangan memotong pohon tualang, kemuning, keutapang, dan beringin tempat bersarang lebah. Ada juga larangan memotong kayu meudang

ara, merbau, kayu besar untuk perahu, humusdan hilang karena erosi, air tidakkecuali lagi cuseizin kup Raja. Larangan lainnya adalah mengambil untuk disaring ke dalam sistem hidrologi kayu yang sudah ditumpuk dan ada batu di atasnya. bawah tanah. Dalam jangka waktu panjang, Batu ini adalah tanda bahwa kayupada yang pengurangan bertumpuk kejadian ini berdampak itu sudah ada yang punya. volume air di sungai dan waduk bawah ta3. Pemungut cukai (Wasee Glee), yang meliputi nah. Akibatnya, cadangan air bersih yang tak cula badak, madu, gading, getah Gangguan rambung, sarang ternilai menjadi terkikis. lainnya burung, rotan,penambangan kayu untuk dijual, damar, dan sebaadalah untuk bahan baku bagi gainya.semen Waseedan sebesar 10% disetorkan ke kerajaan. marmer. 4. Hakim perselisihan dan pelanggaran adat Glee. Dalam suatu perundingan, Panglima Uteun wajib mendengar keterangan pawang-pawang glee, sebelum memberi hukum atau keputusan.

karena gangguan vegetasi di atasnya. Sehingga

Gu- dan beriklim sejuk. Resikonya, kawasan sepBatuan Gamping dan Dolomit erti ini umumnya rawan bencana alam. Tersebar di sepanjang pantai barat, mulai dari Sekilas Tipereska ujung utara, Lhok Nga, Aceh Besar hingga KaJenis ini terdiri dari breksi, konglomerat dan bupaten Aceh Selatan. Tipereska dibentuk dengan mandat merumuskan dokumen Rencana Untuk mewujudkan mandat tersebut, sasaran yang harus dicapai oleh Sedimen Lepas lava yang mengalami perlibatan. Umumnya Strategis Pengelolaan Hutan Aceh Sedimen yang dapat diimplementasikan Tim Penyusun Rencana Strategis Pengelolaan Hutan Aceh adalah: lepas terbentuk karena proses sedimemiliki porositas rendah dan sedang.

Selayang Pandang
13
KERUGIAN

Sekilas Aceh Green
Aceh Green adalah sebuah visi progresif mengenai arah baru pembangunan Aceh pascakonflik dan bencana tsunami, terutama dengan sumberdaya alam terbarukan sebagai pijakan utama. Gagasan ini muncul dari Irwandi Yusuf saat terpilih sebagai Gubernur Aceh pada tahun 2006. Setelah terpilih, Gubernur Irwandi Yusuf langsung menetapkan pembangunan Aceh harus berlandaskan pada pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan untuk kepentingan generasi mendatang. Dan, hasilhasilnya dapat dinikmati secara adil oleh masyarakat. Konsep Aceh Green ini kemudian oleh Gubernur Irwandi Yusuf dikembangkan sebagai sebuah visi strategis dalam upaya membangkitkan perekonomian masyarakat Aceh. Konsep ini mencakup bidang kehutanan, energi terbarukan, bidang perikanan dan kelautan, infrastruktur publik dan penataan kembali tata ruang Aceh serta aktivitas lain terkait pengelolaan sumberdaya alam secara berkelanjutan. Bidang-bidang dalam Aceh Green ini dikoordinasikan oleh sebuah wadah yang dikenal dengan nama Sekretariat Aceh Green. Tugas Sekretariat Aceh reen ini adalah memastikan semua agenda mendasar yang ditetapkan Gubernur Aceh berjalan dan terintegrasi dengan seluruh tahapan perencanaan pembangunan Aceh. Baik di tingkat Propinsi atau Pemerintah Kota dan Kabupaten. Selain itu, Sekretariat Aceh Green juga menjadi pusat informasi bersama tentang gagasan, ide dan kebijakan pembangunan ekonomi Aceh secara berkelanjutan demi terwujudnya cita-cita masyarakat Aceh yang sejahtera dan berkeadilan.

ekologi, kelestarian fungsi sosial dan kelestarian fungsi ekonomi/ produksi hutan; 4. Terumuskannya strategi dan program yang realistis dalam jangka

Visi Tipereska adalah: Aceh menjadi wilayah yang mampu mendayagunakan ekosistem hutan secara lestari bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Misi Tipereska adalah: 1. Menyediakan basis data kehutanan yang dijadikan acuan dalam perencanaan dan implementasi pengelolaan seluruh sumberdaya alam serta pemanfaatan ruang/lahan di Aceh; 2. Menyediakan kondisi pemungkin (enabling condition) pengelolaan hutan Aceh secara berkeadilan sosial dan lestari; 3. Mewujudkan tata kelola kehutanan yang baik di Aceh; 4. Mewujudkan pengelolaan hutan lestari bagi para pelaku pembangunan di Aceh.

guna mewujudkan pengelolaan lestari danakibat kemakmuran 1. Terumuskannya visi, misi dan tujuan pengelolaan hutan Aceh yang mentasi tanah erosi melalui sungai-sunTipe inilah yang mendominasi daratan Aceh hutan sebesar-besarnya bagi rakyat Aceh. dapat diterima semua pihak; gai utama. Topogra kawasan berbatu sedimen dan beberapa pulau di sekitarnya.

Mendominasi wilayah Aceh dengan luas kawasanmenghentikan dan/atau menurunkan laju deforestasi; dan beranggotakan badan atau dinas yang terkait dengan isu kehutanAceh yang mampu mempertahankan nilai-nilai spesi k ekosistem dan air. Sehingga kawasan ini menjadi pilihan Batuan Gunung Api Muda nya mencapai lebih dari 60%, termasuk Pulau Sim5. Terumuskannya Atlas Hutan Aceh sebagai dasar perumusan kebian di Aceh, perwakilan Donor Fund,sebagai perwakilan Leuser Internahutan Aceh, nilai-nilai budaya masyarakat Aceh dan mendorong utama pemukiman dan pertanian. Batuan ini terjadi dari tuf, aglomerat,Multi breksi elue, Pulau Aceh dan Pulau Weh. Tersebar dari dajakan, Salah satunya Food adalah pertanian padi. Foundation, Fauna & tak Flora International, and Agriculture tumbuh-kembangnya sektor ekonomi kehutanan (sektor riil) yang volkanik, lava tional dan endapan lahar yang taran rendah tepi pantai hingga dataran tinggi dan kelembagaan, strategi dan program, serta sinkronisasi tata

waktu 5 tahun ke depan, termasuk rancang ulang (redesign) kawasan Batuan Sedimen Padu dan Gunung Tua hutan hutan Aceh, reforestasi/restorasi kawasan hutan terdegradasi, serta Tipereska terdiri atas Dewan Pengarah, Gubernur Acehunsur 2. hara Terumuskannya kerangka pikir dan nilai-nilaiApi pengelolaan lepas yang diketuai datar, kaya kandungan

Organization, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia, dan Instutute for Natural Resources serta Environmental and Forestry Analysis. Tipereska dibiayai oleh Multi Donor Fund di bawah Aceh Forest and Environment Project (AFEP).

pegunungan. 3. Terumuskannya kebijakan dan kelembagaan pengelolaan hutan Aceh

sehat;

ruang wilayah propinsi;

6. Terhimpunnya data/informasi dasar yang memadai dan akurat bagi penetapan kebijakan dan pengambilan keputusan pengelolaan hutan Aceh, sebagai cikal bakal sistem informasi kehutanan Aceh.
Sedimen Lepas Di utara, ada di sepanjang Sungai Krueng Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Di timur, banyak terdapat di Sigli, Kabupaten Pidie dan sekitarnya. Kemudian menyambung hingga Kabupaten Aceh Tamiang, tepatnya di lahan basah dan hutan mangrove di Aceh Utara dan Tamiang. Di pantai barat terdapat di Leupung dan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, serta di Lamno, Kabupaten Aceh Jaya. Sedimen lepas juga ditemui di muara Sungai Teunom, Aceh Jaya hingga Kabupaten Nagan Raya. Di Nagan Raya, sedimen lepas ada di kawasan rawa gambut Tripa dan Rawa Singkil.

yang mampu menyediakan kondisi pemungkin (enabling condition) bagi pengelolaan hutan lestari berdasarkan prinsip kelestarian fungsi

12
Harimau Sumatera
Harimau Sumatera merupakan satu-satunya subspesies Panthera tigris, yang masih ada di Indonesia. Di Aceh, yang merupakan hunian sebagian besar harimau Sumatera, sampai dengan pertengahan 2009, diperkirakan tinggal 400 ekor saja.

Peta Sebaran Harimau & Daerah Konflik Legenda

Distribusi Harimau Daerah Kon ik

18

Kabupaten Batas Wilayah Hutan Hulumasen

19

Data Konflik Harimau
NO 1 2 3 4 TANGGAL 19 Juni 2007 31 Juli 2007 1 Agustus 2007 13 Agustus 2007 TEMPAT KEJADIAN Desa Peunelop, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan Desa Sengko Meulat, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar Desa Alue Baron, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil Kabupaten Aceh Selatan

1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia Harimau sumatera ditemukan mati dalam keadaan kulit, daging dan tulang sudah membusuk 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia

Desa Bukit Meuh, Kecamatan Meukek, KLASIFIKASI GAMBUT 5 14 Agustus 2007 6 7 8 23 September 2007 7 Oktober 2007 12 Oktober 2007

LOKASI SEBARAN LAHAN GAMBUT

Dalam klasi kasi tanah, tanah gambut dikenal sebagaiMeukek, Organosol atau Histosols. Yaitu tanah yang memiliki lapisan bahan organik dengan Desa Aur, Kecamatan
Kabupaten Aceh Selatan berat jenis dalam keadaan lembab < 0,1 g cm dengan tebal > 60 cm atau lapisan organik dengan BD > 0,1 g cm Desa Drien Jalak, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan Meukek

dengan tebal > 40 cm.

Samadua gah lapuk, sebagian bahan asalnya masih bisa dikenali, ber-

11 12 13

November 2007

Habitat Harimau Sumatera di Aceh merupakan lahan perkebunan baru dan pembalakan liar. Hal ini yang menyebabkan kon ik manusia dan harimau semakin mencemaskan di beberapa daerah di Aceh.

t

warna coklat dan bila diremas bahan seratnya 15-75%. Desa Jambo Papeun, Kecamatan
18 November 2007 Desa Ujong Tanoh, Kecamatan

7 November 2007

Desa Aceh, Kecamatan Meukek

subur karena subur karena Meulaboh

Meukek Gambut brik (mentah), merupakan gambut yang belum meNovember 2007 bisa dikenali, berwarna coklat dan lapuk, 14 bahan 25 asalnya masih Samadua

Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan tidak t Gambut Oligitro k, merupakan gambut

memiliki kandungan mineral dan basa-basa sedang.

bila diremas > seratnya tersisa. 15 2775% November 2007 masih Desa Bukit Mas, Kecamatan Meukek
16 24 Desember 2007 Desa Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan

Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah miskin mineral dan basa-basa. Bagian kubah gambut tebal menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan yang jauh dari pengaruh lumpur sungai biasanya termasuk Dilakukan penangkapan terhadap harimau Harimau Sumatera mati ditembak gambut oligotro k. aparat keamanan karena telah menyerang warga hingga luka-luka (tangan, dada dan paha)

Di kawasan Pantai Barat Sumatera, masih ada beberapa peninggalan lahan gambut yang tersisa. Namun dalam kondisi terancam karena beberapa hal. Misalnya: t t t t t t Kebakaran gambut, Penebangan kayu, Rencana pembuatan jalan, Tidak ada perlindungan bagi lahan gambut dengan ketebalan 3 meter ke atas. Pembukaan perkebunan kepala sawit yang tidak terkendali. Pembukaan areal pertambangan

Tripa di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat Daya (50,000 ha) 1

28

Berdasarkan pembentukannya, maka gambut dibedakan kepada: t t Gambut ombrogen, merupakan gambut yang terbentuk pada lingkungan yang dipengaruhi oleh air hujan Gambut topogen yang terbentuk di lingkungan yang mendapat pengayaan air pasang. Karena itu gambut ini lebih kaya mineral dan lebih subur dibandingkan gambut ombrogen.

Berdasarkan proses dan lokasinya, gambut dibagi menjadi: t t Gambut pantai, merupakan gambut yang terbentuk dekat pantai laut dan mendapatkan pengayaan mineral dari air laut Gambut pedalaman, merupakan gambut yang terbentuk di daerah yang tidak dipengaruhi oleh pasang surut air laut namun hanya oleh air hujan t Gambut transisi merupakan gambut yang terbentuk di antara kedua wilayah diatas, yang secara tidak langsung dipengaruhi oleh air pasang laut.

29

Kluet di Kabupaten Aceh Selatan (18,000 ha)

2

Inisiatif Bakau oleh Masyarakat
Di Desa Lam Ujong, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, seorang bapak bernama Singkil di Kabupaten Azhar Idris sempat dianggap aneh oleh warga sekitarnya. Hal ini bermula dari Aceh Selatan dan Aceh 3 kebiasaannya mengumpulkan biji bakau, pasca kehilangan rumah akibat tsunami. Singkil (100,000 ha). Biji-biji bakau itu kemudian disemaikan Azhar. Tak terasa, sudah 35 ha pesisir Lam Ujong yang ditanami mangrove oleh Azhar. Itu semua berasal dari 3 bulan perjalannya hingga ke Pidie, 100 KM dari rumahnya, untuk mengumpulkan biji-biji bakau. Azhar membawa pulang 30.000 biji dalam ikatan 100 biji per ikat. Pada tahun 2008, bakau yang ditanam Azhar mulai menampakkan hasil. Masyarakat Lam Ujong sudah bisa menikmati tangkapan ikan, udang hingga kepiting di penanaman mangrove Azhar. Prestasi Azhar ini mengantarkannya menjadi pembawa obor Olimpiade Beijing 2008. Kini, Azhar hidup sederhana dengan bakau yang membawa kemakmuran bagi lingkungan sekitarnya. Memelihara Proses dan Sistem Alami Dalam hutan bakau, proses-proses ekologi, geomorfologi, atau geologi bisa berlangsung dengan lancar.

Berdasarkan kedalamannya, gambut dibedakan atas: t t t t Gambut dangkal ( 50-100 cm) Gambut sedang (100-200 cm) Gambut dalam (200-300 cm) Gambut sangat dalam (> 300 cm)

Khusus di Indonesia, lahan gambut yang ditemukan tergolong mesotro k, oligotro k dan memiliki kandungan lignin yang lebih tinggi karena terbentuk dari pohon-pohonan.

SEBARAN LAHAN GAMBUT DI INDONESIA

Penyerapan Karbon Proses fotosentesis -dari karbon anorganik (C02) menjadi karbon organik dan oksigen- berlangsung dengan bantuan tumbuhan di dalam hutan bakau. Hutan bakau juga mengandung bahan organik yang tidak membusuk. Karena itu, bisa berfungsi sebagai penyerap karbon aktif.

Sumatera 7,2 juta ha
MANFAAT HUTAN Mangrove
Mencegah Pengembangan Tanah Sulfat Masam. Keberadaan hutan bakau dapat mencegah masuknya oksigen dalam lapisan pirit yang membahayakan kehidupan.

Kalimantan 6,8 juta ha

Sumber Alam In-Situ dan Ex-Situ Hasil alam dalam kawasan (in-situ) mencakup semua fauna dan hasil mineral yang dapat dimanfaatkan langsung di dalam kawasan. Sedangkan sumber alam luar kawasan (ex-situ) meliputi produk alamiah di hutan mangrove. Kemudian bisa digunakan masyarakat di daerah tersebut. Baik sebagai sumber makanan atau penambahan luas pantai karena sedimentasi.

Papua 4,6 juta ha
Habitat Satwa Langka Lebih dari 100 jenis burung hidup di kawasan mangrove dan daratan lumpur di sekitarnya. Juga menjadi tempat singgah burung migran, seperti Blekok Asia (Limnodrumus semipalmatus)

48

Pengendapan Lumpur Sifat sik tanaman pada hutan bakau membantu proses pengendapan lumpur. Partikel lumpur yang mengendap bisa mengikat racun dan unsur hara air. Sehingga kualitas air laut terjaga dari endapan lumpur erosi.

Penambah Unsur Hara Sifat sik hutan bakau cenderung memperlambat aliran air dan memungkinkan pengendapan. Sehingga unsur hara yang berasal dari berbagai sumber di daratan bisa tertahan.

49

Rekreasi dan Pariwisata Karena nilai keindahan dan kekayaan spesies yang dimiliki, hutan bakau bisa menjadi tujuan wisata atau rekresi masyarakat.

Transportasi Pada beberapa hutan mangrove, transportasi melalui air merupakan cara yang paling e sien dan paling sesuai dengan lingkungan.

Penambat Racun Selain tertahan oleh lumpur, beberapa spesies tertentu dalam hutan bakau membantu proses pengikatan racun secara aktif .

Sumber Plasma Nutfah Hutan bakau menjadi habitat bagi beraneka spesies yang bisa menjadi sumber plasma nutfah.

Pelindung Bencana Vegetasi hutan bakau dapat menyaring badai dari lautan yang bermuatan garam, termasuk menahan laju gelombang tsunami

Memelihara Iklim Mikro Perubahan air menjadi uap permukaan tanah dalam hutan bakau mampu menjaga ketembaban dan curah hujan di sekitarnya, sehingga keseimbangan iklim mikro terjaga.

Sarana Pendidikan dan Penelitian Hutan bakau bisa menjadi laboratorium lapangan, baik untuk isu lingkungan maupun isu sosial kemasyarakatan.

56

57

Buku Selayang Pandang ATlas Hutan Aceh ini disusun dan dibagi dalam bab-bab yang sesuai dengan isu-isu lingkungan yang terkait dengan tata kelola hutan di Aceh. Semua informasi di dalamnya dipadukan dengan peta, foto dan data lainnya, sehingga tercipta informasi yang utuh. Bab Satu: Hutan Aceh Kini Menampilkan informasi kondisi hutan Aceh kini, termasuk sejarah perubahan dan tata kelola hutan Aceh. Bab DUa: Wajah Bumi Aceh Berisi beragam informasi mengenai fisiologi dan geografi Aceh serta kawasan karst Aceh. Bab Tiga: Aceh Mega Biodiversity Menampilkan informasi keanekaragaman hayati Aceh dan sebarannya. Bab EMpat: Harta Karun Lahan Gambut Berisi kondisi dan informasi lain mengenai lahan gambut. Bab Lima: Bakau Penjaga Pesisir Menampilkan data dan informasi mengenai hutan bakau di Aceh beserta peta sebaran dan kondisinya.
ISBN 9786029573008

Sekretariat Aceh Green Kantor Gubernur Aceh Lt. 4 Jl. T.Nyak Arief No. 219 Banda Aceh Telp. 0651 - 51377, 51452 Fax. 0651 - 23214 www.acehgreen.or.id info@acehgreen.or.id

ACEH GREEN SUSTAINABILITY. EQUITY

Selayang Pandang ATLAS HUTAN ACEH

Kondisi Harimau Sumatera saat ini terancam punah, sebanding dengan dengan wilayah habitatnya yang semakin berkurang. Habitat Harimau Sumatera di Aceh ada di hutan dataran rendah, hutan bergunung dan separuh bergunung serta hutan-hutan dalam wilayah lahan gambut.

Dari tingkat kematangannya, lahan gambut dibedakan menjadi: Desa Jambo Papeun, Kecamatan t
Desa Jambo Papeun, Kecamatan Gambut merupakan gambut yang sudah me9 Saprik 19(matang), Oktober 2007

Berdasarkan tingkat kesuburannya, gambut dibedakan menjadi: Dilakukan penangkapan terhadap Harimau di sekitar pemukiman penduduk
2t orang Gambut luka ringaneutro

lapuk lanjut dan bahan asalnya tidak dikenali, berwarna coklat t
Desa Jambo Papeun, Kecamatan tua sampai hitam, bila diremas kandungan seratnya < 15%. 10 November 2007 Meukek

Meukek, Kabupaten Aceh Selatan

k, merupakan gambut yang kaya akan bahan tipis dan dipen-

Gambut Hemik (setengah matang), gambut setenDesamerupakan Ujong Tanoh, Kecamatan

Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah relative subur biasanya adalah gambut yang menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan

mineral dan basa-basa serta unsur hara lainnya. Gambut yang

garuhi oleh sediment sungai atau laut Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah menyebabkan korban di seluruh Kabupaten Aceh Selatan t Mesotro k,jiwa merupakan gambut yang agak

ATLAS HUTAN ACEH

Pemerintah Propinsi Aceh

9 786029 573008

Selayang Pandang

ATLAS HUTAN ACEH

Pemerintah Propinsi Aceh

Selayang Pandang ATLAS HUTAN ACEH .

Hutan Aceh Kini 6 Satu : Secara geografis. 7 .736. potensi ini semakin berkurang tahun demi tahun. perlahan tapi pasti.557 ha terletak di ujung Barat Indonesia. Tepatnya antara 2°-6° LU dan 95°-98° BT. Namun. sebuah potensi dunia yang sangat penting. Provinsi Aceh yang luasnya 5. Sekitar 57% wilayah Aceh tertutup hutan.

63% telah terdegradasi akibat penebangan. Dan sekitar 60% terjadi di kawasan hutan konservasi dan lindung. PETA PERUBAHAN HUTAN ACEH Peta tutupan hutan pada tahun 1945 menunjukkan bahwa sebagian besar daratan Aceh diselimuti hutan hujan tropis. Luas ini 3 kali lebih besar dari pada Taman Nasional Yellowstone di US. ada di Indonesia. Peringkat 4 Dunia PETA PERUBAHAN HUTAN ACEH Luas hutan Aceh telah banyak berkurang dan semakin pesat terjadi sejak tahun 2000-an. harimau. kebanyakan hutannya ada di Aceh. atau seluas negara Belgia. 150 spesies diantaranya endemik.436 Ha Kehilangan : 822.879 ha 2006 Luas Hutan : 3.3% spesies reptil dunia. 397 diantaranya endemik. 18 spesies diantaranya adalah endemik. terutama di konsesi HPH pada tahun 1990an. 100 spesies diantaranya merupakan endemik. Kegiatan manusia terbatas pada wilayah pesisir timur dan wilayah di sekitar sungai-sungai yang layak untuk pertanian. Peta HUTAN Aceh 1980 TErcepat di Indonesia Pada 2006.908.560 Ha Semua hutan yang hilang sejak tahun 1980. Pembukaan hutan paling luas terjadi antara tahun 1980 sampai awal tahun 2000-an. Lebih dari itu.HUTAN ACEH KINI Dengan 57% wilayahnya masih ditutupi hutan. Maka dari luas hutan sekitar 4. Belum termasuk kekayaan berupa 2827 spesies invertebrata. Dari perubahan tutupan hutan di Aceh. atau 511 spesies. Apalagi. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No.000 ha. tinggal kurang dari 3. Peta HUTAN Aceh 2005 7.000 ha). dari hutan dataran rendah yang tersisa (sekitar 877. Indonesia yang menduduki peringkat kedua area hutan terluas di dunia setelah Brazil.000 ha) adalah hutan dataran rendah (di ketinggian 0 -5 00m dpl). 170/KptsII/2000 mengenai Kawasan Hutan dan Perairan di Aceh. Terbanyak di Sumatera 80% hutan yang ada di Sumatera ada di Aceh. ada di Indonesia. luas keseluruhan kawasan hutan di Aceh adalah 3. terutama di hutan dataran rendah di pantai barat dan pantai timur.702. Termasuk kawasan berhutan dalam Area Penggunaan Lain. Penduduk bertambah sehingga terjadi perluasan pertanian di dataran aluvial tetapi sampai tahun 1970 tutupan hutan masih sangat luas. dan sangat terfragmentasi.65 juta ha.306. Aceh memegang peranan penting dalam siklus udara bersih dunia yang makin terbatas belakangan ini.2 juta ha pada tahun 2006 Peta HUTAN Aceh 2002 Hutan Indonesia Peringkat 2 Dunia 12% spesies mamalia dunia. Indonesia merupakan negara setelah Brazil dan Colombia yang memiliki keanekaragaman ikan terbesar. Peringkat 6 Dunia 270 spesies ampibi dunia hidup di Indonesia.085 juta ha yang ada pada tahun 1980.305 ha Peringkat 4 Dunia 346.813 ha. Pada tahun 1970an mulai pembukaan hutan di dataran aluvial di pantai barat. Sebagian besar penduduk Aceh tinggal di dataran aluvial di pantai timur Hutan Aceh Terluas di Dunia Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh luasnya 2. 1945 1980 1990 2000 Luas Hutan : 3. 74% (sekitar 700. Selama dua dekade itu beberapa HPH mulai mengusahakan hutan sehingga disusul pembukaan lahan untuk pengembangan perkebunan skala besar (terutama sawit). 8 9 10 .355. tingkat deforestasi dan degradasi hutan Aceh mencapai sekitar 200 ribu ha.278 Ha LEGENDA HUTAN Degradasi Non Hutan 35 jenis primata dunia ada di Indonesia. ada di Indonesia.315 ha.319 ha 184.. badak dan orangutan yang menjadi lambang kekayaan alam Aceh. terlihat bahwa selama tahun 1960an dan 1970an terjadi pembukaan lahan dan penebangan hutan di beberapa wilayah. wilayah Pulau Simeulue dan Kepulauan Banyak seluas 3. Terpadat Kawasan dengan tingkat hunian mamalia besar terpadat ada di Aceh. dan mempunyai peran yang sangat penting untuk satwa besar (megafauna) seperti gajah. 39% diantaranya endemik. Maka hutan dataran rendah yang masih tergolong primer tinggal kurang dari 325.426 Ha 383.171. Padahal hutan dataran rendah merupakan hutan yang paling kaya baik dari segi potensi kayu maupun dari segi keanekaragaman hayati. 121 spesies kupu kupu yang 44% diantaranya adalah endemik.741 ha Luas Hutan : 3. Di daerah pegunungan terdapat beberapa komunitas kecil dan terpencil yang hidup dalam enklav di dalam hutan. Peringkat 5 Dunia 7% spesies burung dunia.019 Ha Luas Hutan : 4. atau 515 spesies. Luas Hutan : 4.085. atau 1531 spesies.549. Terbesar di ASia Tenggara Cadangan karbon hutan Aceh terbesar di Asia Tenggara.

pada 1900-an. Panglima Uteun Dalam kelembagaan adat Aceh. serta menghentikan dan/atau menurunkan laju deforestasi. Terumuskannya kebijakan dan kelembagaan pengelolaan hutan Aceh yang mampu menyediakan kondisi pemungkin (enabling condition) bagi pengelolaan hutan lestari berdasarkan prinsip kelestarian fungsi ekologi. kemuning. dan Tapanuli. Menjaga adat Glee dalam pengelolaan hutan adat (meuglee). Gubernur Irwandi Yusuf mengeluarkan Moratorium Logging pada 6 Juni 2007. 3. dapat dimanfaatkan untuk diolah dan dipasarkan di Propinsi Aceh. Pengelolaan KEL termasuk mandat melakukan tata batas dan membentuk zona-zona kawasan untuk dasar manajemen pengelolaan. Sebuah visi progresif mengenai arah baru pembangunan Aceh pascakonflik dan bencana tsunami. Terumuskannya Atlas Hutan Aceh sebagai dasar perumusan kebijakan. Visi Tipereska adalah: Aceh menjadi wilayah yang mampu mendayagunakan ekosistem hutan secara lestari bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Ada juga larangan memotong kayu meudang ara. gading. kelembagaan. termasuk rancang ulang (redesign) kawasan hutan Aceh. Mewujudkan tata kelola kehutanan yang baik di Aceh. keutapang. kayu untuk dijual. Sumatera Timur. Terumuskannya kerangka pikir dan nilai-nilai pengelolaan hutan Aceh yang mampu mempertahankan nilai-nilai spesifik ekosistem hutan Aceh. 190/KPT.P. Sasaran moratorium adalah: Penghentian sementara seluruh penebangan kayu dari hutan alam. Selain itu. kelestarian fungsi sosial dan kelestarian fungsi ekonomi/ produksi hutan. dan menekan laju kerusakan hutan (reduksi deforestasi). Meski tidak banyak terlibat dalam pengelolaan hutan secara langsung. Nederlandsch Indische Vereeniging tot Natuurbescherming (Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belandaa) Didirikan di Bogor. S. dan diperkuat dengan Pergub No. Wasee sebesar 10% disetorkan ke kerajaan. perwakilan Multi Donor Fund. Dalam buku Sejarah Kehutanan Indonesia I. penanaman kembali hutan (reforestasi). sarang burung. Kayu tebangan sebelum moratorium dengan izin sah. Imam Mukim. Ide pertama setelah dilantik adalah mencetuskan Visi Aceh Green. 4. Riau dan Jambi. merbau. Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Selatan di Lubuklinggau yang meliputi Karesidenan Palembang. Food and Agriculture Organization. tanpa ada konsep reformasi kebijakan kehutanan. akan diatur setelah dilakukan pengkajian dan evaluasi. Langkah ini merupakan penertiban administrasi Hak Pengelolaan Hutan (HPH). Jawatan yang berpusat di Bukittinggi ini terbagi atas: Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Utara di Tarutung yang meliputi Karesidenan Aceh. madu. Dalam suatu perundingan. organisasi dan cara kerja Jawatan Kehutanan. Pejabat di Bengkulu dan Aceh menyatakan perlindungan bagi Rafflesia Arnoldi di Bengkulu serta Tanah Gayo. Perlindungan yang diberikan menyangkut juga hutan di mana Rafflesia arnoldi tumbuh dan berkembang. misi dan tujuan pengelolaan hutan Aceh yang dapat diterima semua pihak. Terumuskannya strategi dan program yang realistis dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. tercatat setidaknya 8 organisasi yang membawa isu hutan Aceh. Panglima Uteun bertugas: 1. infrastruktur publik dan penataan kembali tata ruang Aceh serta aktivitas lain terkait pengelolaan sumberdaya alam secara berkelanjutan. ide dan kebijakan pembangunan ekonomi Aceh secara berkelanjutan demi terwujudnya cita-cita masyarakat Aceh yang sejahtera dan berkeadilan. Pemberian izin penebangan pohon hanya diperbolehkan pada pohon yang berasal dari kebun masyarakat yang tergolong jenis-jenis kayu kampung. Untuk mewujudkan mandat tersebut. 1/WKP/SUM/47.H. 11 12 13 . 12 Juli 1922 oleh dr. Sekretariat Aceh Green juga menjadi pusat informasi bersama tentang gagasan. Menyediakan basis data kehutanan yang dijadikan acuan dalam perencanaan dan implementasi pengelolaan seluruh sumberdaya alam serta pemanfaatan ruang/lahan di Aceh. dan beringin tempat bersarang lebah. Mengawasi penerapan larangan adat Glee. Panglima Uteun atau Pawang Glee (pembantu Panglima Uteun atau Kejruen Glee) memberi aturan normatif apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pengelolaan hutan. Didirikan pada 29 Desember 1907 oleh para houtvester Boschwezen Hindia Belanda. Gubernur Irwandi Yusuf terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Aceh secara langsung. dan Instutute for Natural Resources serta Environmental and Forestry Analysis. Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia. Memberikan dampak besar dalam mempertahankan cagar alam termasuk di Aceh. Ringo Tyuoo Zimusyo Dibentuk pada 14 Juni 1942 di Jakarta. pemimpin tertinggi di setiap wilayah disebut Imam Mukim. 4. getah rambung. 2. Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Tengah di Bukittinggi yang meliputi Karesidenan Sumatera Barat. 1947 Jawatan Kehutanan Sumatera dibentuk pada 12 Agustus 1947 berdasarkan Surat Keputusan Wakil Presiden RI No. Bengkulu dan Lampung. sebagai cikal bakal sistem informasi kehutanan Aceh. 2. Pemungut cukai (Wasee Glee). dan kayu besar untuk perahu. Gubernur Aceh mencanangkan 1000 Jagawana. yang meliputi cula badak. Batu ini adalah tanda bahwa kayu yang bertumpuk itu sudah ada yang punya. rotan. masalah hutan Aceh sudah mendapat perhatian khusus. Tugasnya adalah mengkoordinir semua bidang yang terkait dengan visi Aceh Green. Misalnya pelarangan memotong pohon tualang. Terumuskannya visi. Hakim perselisihan dan pelanggaran adat Glee. strategi dan program. Panglima Uteun wajib mendengar keterangan pawang-pawang glee. 2007 Sekretariat Aceh Green dibentuk oleh Gubernur Aceh.1/534/2007. damar. Seribu orang Jagawana atau Pengaman Hutan (Pamhut) akan disiapkan untuk menjaga hutan Aceh dan mengamankan visi Aceh Green. terutama dengan sumberdaya alam terbarukan sebagai pijakan utama.sII/2001 tentang Pengesahan Batas KEL. tokoh botani yang dikenal sebagai pendata jenis-jenis pohon dari Jawa.Sejarah Tata Kelola Hutan Aceh Jauh sebelum perhatian masyarakat dunia tertuju pada isu lingkungan. 52/2006 tentang Pembentukan Badan Pengelola KEL (BPKEL) Wilayah Aceh. Sekilas Tipereska Tipereska dibentuk dengan mandat merumuskan dokumen Rencana Strategis Pengelolaan Hutan Aceh yang dapat diimplementasikan guna mewujudkan pengelolaan hutan lestari dan kemakmuran sebesar-besarnya bagi rakyat Aceh. dan mengajukan permohonan pada pemerintah untuk izin cagar alam di luar Jawa. Tipereska dibiayai oleh Multi Donor Fund di bawah Aceh Forest and Environment Project (AFEP). serta sinkronisasi tata ruang wilayah propinsi. yang dikeluarkan pada 31 Oktober 2007. 33/1998. 3. Mewujudkan pengelolaan hutan lestari bagi para pelaku pembangunan di Aceh. bidang perikanan dan kelautan. 6. namun berpengaruh dalam pembuatan kebijakan kehutanan Aceh. pada 7 Maret 2001. kecuali seizin Raja. sebelum memberi hukum atau keputusan. dan sebagainya. Menyediakan kondisi pemungkin (enabling condition) pengelolaan hutan Aceh secara berkeadilan sosial dan lestari. perwakilan Leuser International Foundation. nilai-nilai budaya masyarakat Aceh dan mendorong tumbuh-kembangnya sektor ekonomi kehutanan (sektor riil) yang sehat. energi terbarukan. 4. KEL ditetapkan berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. Fauna & Flora International. Misi Tipereska adalah: 1. reforestasi/restorasi kawasan hutan terdegradasi. 2006 Badan Pengelolaan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dibentuk berdasarkan ditetapkan dalam Keppres No. Visi ini mencakup bidang kehutanan. 2007 Tim Perumus Rencana Strategis Hutan Aceh (Tipereska) dibentuk oleh Gubernur Aceh melalui Surat Keputusan No.5222. Pemberlakuan Moratorium Logging oleh Gubernur Abdullah Puteh. yang menjadi awal menata kembali (redesain) strategi pengelolaan hutan Aceh. kebijakan ini tidak memuat larangan penebangan hutan bagi pemilik Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) dan sejenisnya. Penebangan pohon konsesi Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri dalam rangka pembersihan lahan perkebunan dan transmigrasi yang berada di luar kawasan hutan. Terhimpunnya data/informasi dasar yang memadai dan akurat bagi penetapan kebijakan dan pengambilan keputusan pengelolaan hutan Aceh.K di Hindia Belanda) Dibentuk pada 28 Januari 1930 Memperjuangkan kepentingan pedagang kayu melalui jalur hukum demi penyehatan perdagangan kayu di Hindia Belanda. 2. 3. yang diketuai Gubernur Aceh dan beranggotakan badan atau dinas yang terkait dengan isu kehutanan di Aceh. Anggotanya hanya orang Belanda dan Eropa Memberikan gagasan pada pemerintah untuk kemajuan ilmu kehutanan. Koorders. sasaran yang harus dicapai oleh Tim Penyusun Rencana Strategis Pengelolaan Hutan Aceh adalah: 1. 5. Namun. Pada Mukim yang berbatasan dengan hutan. Tipereska terdiri atas Dewan Pengarah. dibantu Panglima Uteun. Larangan lainnya adalah mengambil kayu yang sudah ditumpuk dan ada batu di atasnya. 1912 1915 1945 2001 2006 2007 2008 1907-1954 Perkumpulan VABINOI (Perkumpulan Pegawai Jawatan Kehutanan Hindia Belanda) 1930 Bond van Boschpersoneel in Nederlandsch Indie (Perhimpunan Pedagang dan Kontraktan Penyerahan Kayu T.

Mulai dari gunung berapi aktif. Demikian juga dengan jenis batuan dan mineral di dalamnya.Wajah Bumi Aceh 14 Dua : Kontur Aceh sangat beraneka. perbukitan hingga lautan. 15 . Semuanya adalah hasil proses alamian berjuta tahun lampau yang masih bisa dilihat hingga saat ini. lembah. ngarai.

Dengan tinggi 3. kemudian mengalami proses erosi melalui sungaisungai yang mengalir dari pegunungan ke laut. Kepulauan Mentawai.404 mdpl.Kelahiran Sumatera Awalnya. Samudra Hindia Pegunungan Bukit Barisan Selat Malaka Tekanan 16 17 . Selain itu. Sedimen hasil erosi tersebut kemudian membentuk dataran-dataran rendah alluvial di sepanjang pantai timur dan barat Aceh. Kabupaten Aceh Selatan. Mulai dari Pulau Simeulue di sebelah utara. Kemudian. Penampang melintang daratan dan pegunungan di Aceh. Peta Pegunungan Aceh Lipatan lempeng bumi yang membentuk Pegununungan Bukit Barisan. tapi karena ketinggiannya. Proses pemisahan benua-benua baru ini. dalam Bahasa Gayo berarti luas. Kemiri (3314 mdpl) G. Warna Ketinggian > 1800 m > 1500 m > 1000 m < 500 m Pulau Simeuleu Selama proses pemisahan benua-benua baru yang terjadi selama jutaan tahun tersebut. Leunop (2065 mdpl) G. Hulumasen (2315 mdpl) G. Provinsi Aceh serta Kabupaten Langkat. Gunung Leuser bukan dikenal karena wilayahnya yang luas. Kemiku (1800 mdpl) G. Gunung Kerinci (+ 3805 mdpl). karakteristik bentang alam di Aceh mulai terbentuk. Pergerakan lempeng India-australia menimbulkan tekanan ke arah utara terhadap lempeng Eurasia. terdapat tumbuhan ara atau tumbuhan pencekik. luasnya 1. Rangkong (Buceros bicornis). bunga terbesar dengan diameter 1. Borne Telong hingga Leuser.000 hingga 20. Gunung Leuser merupakan gunung tertinggi di Aceh. Pergerakan lempeng bumi ini juga mengakibatkan lipatan. Sekilas Gunung Leuser Leuser. Di sini terdapat Daun Payung Raksasa (Johannesteijsmannia altifrons). 276/Kpts-VI/1997. Siamang (Hylobates syndactylus syndactylus). Taman Nasional Gunung Leuser merupakan salah satu yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai Cagar Biosfir. Patahan Semangko merupakan patahan aktif yang terus mengalami pergerakan dan acapkali menjadi pemicu timbulnya gempa vulkanik di Sumatra. namun laut juga mengalami perubahan. Tekanan tersebut juga memberikan kontribusi terhadap terjadinya patahan Semangko (Semangko Fault) di sepanjang pulau Sumatra. Satwa langka di dalamnya antara lain Orangutan (Pongo abelii). Peut Sago. juga membentuk beberapa gunung yang menjulang tinggi di Sumatera. Proses erupsi gunung berapi tersebut telah menghasilkan batuan-batuan vulkanik dan debu vulkanis yang memberikan sumbangan kesuburan tanah di Aceh. Sumatra sendiri terpisah dari daratan induksnya. Pegunungan Bukit Barisan yang berasal dari lipatan kerak bumi telah menghasilkan rangkaian gunung berapi mulai Sabang.dan Kabupaten Aceh Singkil. Taman Nasional Gunung Leuser masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Aceh Tenggara. Berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. Bunga Raflesia (Rafflesia atjehensis dan Rafflesia micropylora) serta Rhizanthes zippelnii. Gunung Leuser terletak di dalam Taman Nasional Gunung Leuser yang mengambil nama gunung ini sebagai namanya. Hingga kini. Sementara lipatan kerak bumi tersebut juga mengakibatkan terangkatnya sedimen bawah laut ke permukaan yang membentuk formasi karst. termasuk Gunung Borne Telong di Aceh Tengah. seluruh dunia hanya terdiri atas satu benua saja. Pembentukan Rupa Bumi Pergeseran lempeng bumi mengakibatkan beberapa daratan bergerak secara perlahan dan membentuk benua dan pulau-pulau yang sekarang ini ada. 230 juta tahun yang lalu. Meskipun tidak tampak di permukaan. Gamut (1913 mdpl) G. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). antara 500. Pegunungan Bukit Barisan. Kambing Hutan (Capricornis sumatraensis). Misalnya Gunung Leuser (+ 3404 mdpl). Lipatan “kecil” lainnya membentuk gugusan pulau.692 ha. Kemiri (3314 mdpl) Permian 225 juta tahun lalu Triassic 200 juta tahun lalu Jurassic 135 juta tahun lalu Cretaceous 65 juta tahun lalu Saat ini Enggano di selatan. dan Kucing Hutan Sumatera (Prionailurus bengalensis sumatrana). Super Benua pecah dan bergerak menjadi benua-benua baru pada zaman Trias. bisa membentang dari Lampung di sebelah selatan hingga Aceh di sebelah utara.094. hingga Pulau G. Batuan karst atau gamping tampak jelas terutama di bagian utara Aceh mulai dari daerah Lhok Nga hingga di Aceh Selatan. Rusa Sambar (Cervus unicolor). Arul Relem (33374 mdpl) G. Mulai terbentuknya palung hingga munculnya daratan baru. Lipatan-lipatan yang terbentuk dipercaya membentuk pegunungan Himalaya di India dan Pegunungan Bukit Barisan di daratan Sumatera. pergerakan lempeng bumi hingga kini masih belum tuntas. Bandahara (3010 mdpl) G. Peta bumi saat ini pun masih terus berubah seiring dengan pergerakan lempeng bumi. Abeungabeueng (2886 mdpl) Gunung Leuser (+ 3404 mdpl) G. Provinsi Sumatera Utara. Topografi pegunungan yang membentang hampir tepat di tengah-tengah Aceh. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus).000 tahun yang lalu. Sebab.5 m. Namanya Pangaea atau Super Benua. Seulawah. Geureudong (2856 mdpl) G. turut berpengaruh pada daratan yang kita kenal kini sebagai SUmatera. Yakni masa mezozoikum.

Sehingga humus hilang karena erosi. Resikonya. mulai dari ujung utara. Terdiri dari granit. kaya kandungan unsur hara dan air. air tidak lagi cukup untuk disaring ke dalam sistem hidrologi bawah tanah. cadangan air bersih yang tak ternilai menjadi terkikis. 18 19 . gabro. Sisa debu vulkanik dan batuan lava yang mengalami pelapukan memberikan kontribusi unsur hara dalam tanah sehingga di kawasan sekitar batuan gunung api muda memiliki tingkat kesuburan yang tinggi. serta di Lamno.Komposisi Litologi Batuan Batuan Gamping dan Dolomit Jenis ini terbentuk dari proses sedimentasi di dasar laut yang terangkat ke permukaan hingga menjadi daratan. Borne Telong di Kabupaten Bener Meriah dan Gunung Leuser di Kabupaten Gayo Lues. Pengerasannya menghasilkan batuan ekstrusif (vulkanik) dan intrusive (plutonik). GuBatuan Beku Batuan beku disebut malihan. Sebaran Jenis Batuan Batuan Beku Membujur dari utara hingga selatan sepanjang pegunungan Bukit Barisan Batuan Gunung Api Muda Ada di sekitar gunung api yang masih aktif seperti Seulawah di Kabupaten Aceh Besar. Sehingga kawasan ini menjadi pilihan utama sebagai pemukiman dan pertanian. Topografi kawasan berbatu sedimen lepas yang datar. Aliran air yang mengikis batuan gamping tersebut membangun sebuah system sungai bawah tanah sehingga membentuk gua-gua panjang di kawasan karst. teruraikan. Batuan Gunung Api Muda Batuan ini terjadi dari tuf. Jenis batuan ini rawan mengalami kerusakan karena gangguan vegetasi di atasnya. konglomerat dan lava yang mengalami perlibatan. sedimen lepas ada di kawasan rawa gambut Tripa dan Rawa Singkil. Sedimen Lepas Sedimen lepas terbentuk karena proses sedimentasi tanah akibat erosi melalui sungai-sungai utama. Gangguan lainnya adalah penambangan untuk bahan baku bagi semen dan marmer. Tipe inilah yang mendominasi daratan Aceh dan beberapa pulau di sekitarnya. batu sabak dan kuarsik. Dalam jangka waktu panjang. kejadian ini berdampak pada pengurangan volume air di sungai dan waduk bawah tanah. Akibatnya. termasuk Pulau Simelue. Sebagian dari jenis batuan gamping tersebut mengalami karstifikasi dan ekosistem karst. Di timur. memiliki tingkat porositas yang sangat rendah. Tersebar dari dataran rendah tepi pantai hingga dataran tinggi dan pegunungan. Aceh Besar hingga Kabupaten Aceh Selatan. Aceh Jaya hingga Kabupaten Nagan Raya. Di Nagan Raya. Kabupaten Aceh Jaya. Batuan Gamping dan Dolomit Tersebar di sepanjang pantai barat. breksi volkanik. Di pantai barat terdapat di Leupung dan Lhoong. aglomerat. kawasan seperti ini umumnya rawan bencana alam. Umumnya memiliki porositas rendah dan sedang. Pulau Aceh dan Pulau Weh. Batuan beku terbentuk dari magma yang mengalami pengerasan. Sedimen lepas juga ditemui di muara Sungai Teunom. diorit. Kabupaten Aceh Besar. Lhok Nga. ada di sepanjang Sungai Krueng Aceh. Salah satunya adalah pertanian padi. Batuan Sedimen Padu dan Gunung Api Tua Mendominasi wilayah Aceh dengan luas kawasannya mencapai lebih dari 60%. Umumnya. Peut Sago di Kabupaten Pidie. Kabupaten Aceh Besar. sekis. tepatnya di lahan basah dan hutan mangrove di Aceh Utara dan Tamiang. kawasan dengan batuan gunung api muda menjadi area pengembangan perkebunan karena tingkat kesuburan yang tinggi dan beriklim sejuk. banyak terdapat di Sigli. Sedimen Lepas Di utara. Seperti kawasan sekitar gunung api aktif lainnya di dunia. Kabupaten Pidie dan sekitarnya. lava dan endapan lahar yang tak Batuan Sedimen Padu dan nung Api Tua Jenis ini terdiri dari breksi. Kemudian menyambung hingga Kabupaten Aceh Tamiang.

9 km Lokasi : Lamno Panjang : 7. kawasan karst adalah kawasan dengan bentang alam khas yang dibentuk oleh proses pelarutan batuan. sedangkan kemiringan bukit menara sangat terjal hingga hampir vertikal. Potensi yang umum dikenal di kawasan karst hanyalah sumber bahan baku semen. kawasan karst mempunyai potensi keanekaragaman hayati. ibarat tangki air alamiah. ada banyak potensi jangka panjang lainnya yang memiliki resiko kerusakan relatif sedikit. Aceh Tengah. Pelarutan yang berlangsung selama sejarah geologi telah membuat rongga pada batu gamping. bentuk kerucut juga banyak ditemukan di kawasan ini.03 km Lokasi : Lhok Nga Panjang : 30. perdagangan. di dalamnya senantiasa menyimpan cadangan air berlimpah ruah. Total panjang lorong gua yang telah terpetakan sejak tahun 2003 adalah 97. dan nilai ilmiah maupun budaya. proses penyebaran batu gamping di Aceh diawali proses uplit yang perlahan dan merata di kawasan batu gamping ditunjang proses tektonik pelipatan di beberapa tempat. Aceh Timur. Sebagian besar masyarakat Naga Umbang bergerak di bidang pertanian. Adanya aktifitas air pada selang waktu yang lama melalui retakan dan patahan tersebut menyebabkan pelarutan batu gamping. Lokasi : Lampuuk Panjang : 4. Diperkirakan. Selain bentuk menara. Sehingga membentuk struktur antiklin dan sinklin. dengan Krueng Raba di sebelah barat dan selatan. Semuanya mempengaruhi variasi bentang alam karst di alam mejadi variatif. Berdasarkan analisa spasial untuk kemiringan lereng. jasa. Proses ini diikuti pembentukan struktur kekar Kawasan karst -secara sederhana. dan penanaman padi hanya berlangsung pada musim penghujan saja.17 km.03 km KOMPONEN GEOLOGI Kawasan karst Naga Umbang terbentang dengan pada ketinggian 50-1000 mdpl. Kelompok Karst Aceh berhasil memetakan beberapa gua dalam kawasan karst Naga Umbang di Aceh Besar dengan standar Grade 3A British Cave Research Association (BCRA). Salah satu potensinya adalah cadangan air.45 km Lokasi : Lhoong Panjang : 24. kawasan yang memiliki nilai tertinggi dan berpotensi untuk revitalisasi air adalah kemiringan lereng >15%. yang tersimpan aman di bawah permukaan kawasan karst sebagai akuifer. Umumnya batuan tersebut adalah batu gamping dan dolomit.9 km Lokasi : Mata Ie Panjang : 30. Misalnya variasi jenis batuan. suhu udara. Pada musim kemarau petani Naga Umbang menanam palawija. yaitu Desa Naga Umbang. Bersih dan bebas dari proses pemanasan global. pelarutan bersumber dari atmosfer. Kemiringan lereng bukit kerucut berkisar antara 33%-55%. serta di Kawasan Ekosistem Leuser. Sistem pertaniannya tadah hujan. Kemiringan >18% >12% dan <18% >6% dan <12% >2% dan <6% ≤2% Rating 1 2 3 4 5 20 21 . kemudian Sebaran Gua di Kawasan Karst Kawasan karst terdapat di sepanjang Pantai Barat dan beberapa wilayah di Pidie. vegetasi. KAWASAN KARST NAGA UMBANG Kawasan ini berjarak 15 km dari Banda Aceh. Permukaan kawasan karst yang tampak tandus.SI Putih Sejuta Potensi Kandungan gas CO2 terlarut dalam proses diperkaya faktor biologis dan kegiatan geologi. objek wisata geologi. Padahal. Kawasan karst sangat peka terhadap perubahan lingkungan karena daya dukungnya rendah dan sukar diperbaiki jika terlanjur rusak. sarang burung walet. Hasil tumpang tindih dan analisa spasial komponen geologi yang menunjukkan batas kawasan karst penting seluas 120 ha ini dapat dilihat pada gambar di samping. Padahal. struktur geologi. Ketinggian bukit karst bervariasi dari <10 m – >80 m.seringkali hanya diartikan sebagai kawasan batuan kapur saja. Komponen geologi kawasan ini terletak pada Formasi Raba dengan batu gamping terumbu yang bersifat baik terhadap proses karstifikasi. dan akhirnya membentuk gua. secara luas. angin serta curah hujan. sektor pertanian. Di samping itu. Yang tak kalah pentingnya adalah potensi ekologisnya untuk menjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan sekitarnya. dan sesar serta relief morfologi ratusan juta tahun yang lalu. Air karst. Kawasan ini dibatasi Desa Lambaro Kueh dan Aneuk Paya di sebelah utara. Nama Naga Umbang berasal dari nama desa yang terdapat di kawasan ini. dan daerah perbukitan di sebelah timur.

Salah satunya dengan metode water tracing menggunakan bahan fluorescence. Penambangan karst umumnya dilakukan dengan memotong bukit karst. Lhok Nga. Simpang Tiga. Keindahan di Kegelapan Komponen keanekaragaman hayati dibagi dalam beberapa kriteria. vegetasi. yang masuk dalam radius ini. Yaitu biospeleologi. Setiap tahun. setiap gua karst memiliki keanekaragamanhayati yang berbeda-beda. batu gamping. diidentifikasi kelompok Karst Aceh sebagai satwa endemik kawasan karst Naga Umbang. Yakni Leupung. Gua freatic dan vadose merupakan bentang alam pendukung bagi permeabilitas dan hidrologi. Darul Imarah. Sehingga dapat mengganggu sistem hidrologi kawasan karst Naga Umbang. terdapat 16 jenis burung. industri sarang walet memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli daerah Kelelawar Di luar gua karst. Misalnya sejenis ngengat di zona peralihan dengan motif sayap menyerupai burung hantu yang ditemukan kelompok Karst Aceh. Guano atau kotoran keleawar mengandung fosfat tinggi yang merupakan pupuk alami bagi berbagai jenis tanaman. fosfat dan pasir besi. Meskipun dalam satu kawasan yang sama. marmer. terdapat populasi Burung Walet (Collocalia esculenta) yang mampu memproduksi sarang walet sebanyak 400 kg tiap panen pada akhir 90-an. arah gerakan geologi batuan pada lorong-lorong Pucok Krueng mengarah ke selatan. diperlukan perlindungan dan penelitian serta identifikasi jaringan sungai bawah tanah. paralel dengan lokasi quarry pabrik semen yang tak jauh dari kawasan ini. Jaringan sungai bawah tanah membawa air keluar ke permukaan sebagai danau karst di sekitar lereng perbukitan dan gua-gua freatic yang telah ditemukan. Rata-rata gua di Aceh Besar. karena keberadaan tandon air kawasan karst justru berada di bagian atas. vadose (gua basah). Di kawasan Danau Pucok Krueng. Selain itu. Bagi masyarakat Aceh Besar. dalam industri sarang burung walet. Fenomena geologi ini dapat dilihat pada Pucok Krueng dan beberapa gua-gua di kawasan tersebut yang membentuk lorong sungai bawah tanah. air yang keluar menuju Krueng Raba terlihat jernih. Potensi lain yang dimiliki kawasan karst Naga Umbang adalah kandungan mineral. gua dibagi dalam 3 jenis. Yaitu freatic (gua air). dan fossil (gua kering). Air di kawasan karst Naga Umbang sebagian besar dijumpai dalam bentuk sungai-sungai bawah tanah. dan 6 jenis serangga. Berdasarkan analisis spasial. kalsit. dan Darul Kamal. Untuk menjaganya supaya tetap demikian. Jenis ini hanya ditemukan di dalam gua dalam kawasan Naga Umbang. Ngengat ini tidak ditemukan di gua lain dalam satu jaringan gua. Persentase mineral terbesar di kawasan karst ini adalah batu gamping dan trass. Ada empat kecamatan di Aceh Besar. berjarak kurang dari 5 km dari pabrik semen. Kabupaten Aceh Besar sebanyak Rp. banyak ditemukan kelelawar penyerbuk buah Flying Fox (Pteropus hypomelanus) yang tinggal di pohon-pohon. Populasi vegetasi pada hutan primer kawasan karst Naga Umbang adalah 49 jenis dan 74 jenis pada hutan sekunder. 6 mamalia. daerah jelajah kelelawar dalam radius 45 km berpeluang bebas dari hama serangga dan menjadi kawasan potensial penyerbukan durian secara alami. Walet Di Gua Uleue atau Gua Sarang. Fauna dan Vegetasi Dari hasil inventarisasi di kawasan karst Aceh Besar. kelelawar yang ditemukan adalah Lesser False Vampire (Megaderma spasma) dan The Pouched Tomb Bat (Taphozous saccolaimus). Khusus untuk jangkrik merah.Gua Dan HIDROLOGI Menurut bentuk dan fungsinya sebagai revitalisasi air. 600 juta per tahun. molibdenum. pertanian. beberapa mineral yang ditemukan di antaranya trass. Perbandingan Makrominerologi Trass Batu Gamping Marmer Molibdenum Kalsit Fosfat Pasir Besi 12% 4% 4% 28% 8% 8% 36% 54 22 55 23 . Sedangkan di dalam gua karst. 4 reptil. dan fauna. keberadaan gua sarang walet di Desa Naga Umbang merupakan lapangan pekerjaan.

termasuk 20 endemik Sumatera dan 6 endemik Aceh. Seluruhnya hidup dalam keterancaman akibat laju kerusakan hutan Aceh. termasuk 15 endemik Aceh. 24 Tiga : 25 . Luas Kawasan Hulumasen mencapai 738. Juga 773 spesies ampibi dan reptil. Pidie dan Pidie Jaya). Aceh Jaya. menyimpan kekayaan keanekaragamanhayati.Aceh Megabiodiversity Wilayah hutan Aceh di Kawasan Hulumasen. Kawasan di bagian barat Aceh ini diapit lima Kabupaten (Aceh Barat.856 Ha. Di dalamnya tercatat 1. Aceh Besar.990 spesies burung.

Sebagian besar habitat gajah terdapat di benua Afrika dan Asia. Tingkat penemuan jejak gajah sangat tinggi di hutan terdegradasi dan area konversi di hutan primer. di kawasan hutan Hulumasen pada tahun 2008. Dicirikan dengan adanya kelenjar susu pada betina yang menjadi sumber makanan bagi anaknya. Sumatra Utara. dari tiga sub-spesies yang ada. begitupun tidak semua mamalia melahirkan keturunannya. Namun.4 0. Yakni gajah mencari sumber makanan baru. tersesat dalam blok-blok kecil hutan yang tidak cukup untuk menyokong kehidupan jangka panjang. Karena itu. memiliki rambut dan berdarah panas. ditemukan bahwa daerah hunian gajah terbesar ada di hutan bukit tak terdegradasi di Jeumjeum. bukan hanya menetapkan suatu area berdasarkan ukuran dari satu ciri habitat. Spesies Gajah Asia di Sumatra dan Kalimantan saat ini mengalami tingkat kepunahan yang mencemaskan.FAUNA Daerah Hunian Gajah di Hutan Hulumasen Berdasarkan penelitian terbatas oleh Fauna & Flora International (FFI). pola pergerakan sensor tidak terhitung. Ujungnya. Gajah Sumatera Gajah merupakan hewan mamalia terbesar dan salah satu peninggalan masa purbakala yang masih ada. dengan status terancam punah. Jambi.6 Hutan Primer Tutupan Lahan Hutan Sekunder Hutan Tanah Pertanian sumber: Fauna & Flora International Mamalia Mamalia merupakan binatang menyusui yang termasuk dalam kelas vertebrata. karena ada beberapa jenis mamalia golongan monotremata yang bertelur. misalnya aspek ketinggian saja. Hilangnya habitat membuat gajah kehilangan orientasi. ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Penyebab utamanya adalah pengurangan daerah habitat untuk konversi lahan perkebunan dalam skala besar. Yakni perencanaan tataguna lahan di Aceh harus memperhatikan kompleksitas pemilihan habitat spesies. Sebaran Gajah (Jenis Hutan) Rasio Daerah Hunian gajah 0. sisa populasi telah terisolasi oleh fragmentasi habitat atau survei dilakukan dalam satu musim.0 0. Untuk Gajah Asia. Tak salah jika kemudian Gajah Sumatera masuk dalam red list book International Union for Conservation of Nature (IUCN). Hal ini disebabkan beberapa hal. Bengkulu. Peta Hunian Gajah Di Hutan Hulumasen Legenda Lokasi Lamjeu Jenis tanah Sub-pegunungan terdegradasi 6 1 Lokasi Jantho Jenis tanah Bukit tak terdegredasi Lokasi Lamno Jenis tanah Dataran rendah karst tak terdegradasi Lokasi Kr. konflik antara manusia dengan gajah tak terhindarkan lagi Untuk melindungi habitat gajah di hutan Aceh dan mencegah konflik lebih lanjut. Riau. salah satunya adalah Gajah Sumatra yang hanya ditemukan di Aceh .2 0. Sumatera Selatan dan Lampung. Sabe Jenis tanah Dataran rendah terdegradasi 2 3 4 Lokasi Lageun Jenis tanah Dataran rendah terdegradasi Distribusi Gajah Pemukiman Habitat Gajah Kabupaten Rute Gajah Lokasi Lamno Jenis tanah Dataran rendah karst tak terdegradasi 5 26 27 .

Kecamatan Meukek Desa Jambo Papeun. Kecamatan Labuhan Haji Timur. Habitat Harimau Sumatera di Aceh merupakan lahan perkebunan baru dan pembalakan liar. Kecamatan Meukek. 28 29 . Kecamatan Meukek Desa Jambo Papeun. yang masih ada di Indonesia. hutan bergunung dan separuh bergunung serta hutan-hutan dalam wilayah lahan gambut. Kecamatan Meukek Desa Lawe Sawah. dada dan paha) Kondisi Harimau Sumatera saat ini terancam punah. Kabupaten Aceh Selatan Desa Jambo Papeun. Kabupaten Aceh Selatan Desa Aur. Kabupaten Aceh Singkil Desa Bukit Meuh. yang merupakan hunian sebagian besar harimau Sumatera. Di Aceh. Kecamatan Meukek. Kabupaten Aceh Selatan KERUGIAN 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia Harimau sumatera ditemukan mati dalam keadaan kulit. Kecamatan Meukek Desa Ujong Tanoh. Kecamatan Meukek Desa Ujong Tanoh. Kecamatan Meukek. Kecamatan Kluet Timur. Kecamatan Samadua Desa Aceh. Peta Sebaran Harimau & Daerah Konflik Legenda Distribusi Harimau Daerah Konflik Kabupaten Batas Wilayah Hutan Hulumasen Data Konflik Harimau NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 TANGGAL 19 Juni 2007 31 Juli 2007 1 Agustus 2007 13 Agustus 2007 14 Agustus 2007 23 September 2007 7 Oktober 2007 12 Oktober 2007 19 Oktober 2007 November 2007 November 2007 7 November 2007 18 November 2007 25 November 2007 27 November 2007 24 Desember 2007 TEMPAT KEJADIAN Desa Peunelop. Kabupaten Aceh Selatan Desa Jambo Papeun. Kecamatan Meukek. sebanding dengan dengan wilayah habitatnya yang semakin berkurang.Harimau Sumatera Harimau Sumatera merupakan satu-satunya subspesies Panthera tigris. Kabupaten Aceh Besar Desa Alue Baron. Kecamatan Samadua Desa Bukit Mas. Kecamatan Singkil Utara. Kabupaten Aceh Selatan Desa Drien Jalak. sampai dengan pertengahan 2009. diperkirakan tinggal 400 ekor saja. daging dan tulang sudah membusuk 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia Dilakukan penangkapan terhadap Harimau di sekitar pemukiman penduduk 2 orang luka ringan Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan Dilakukan penangkapan terhadap harimau Harimau Sumatera mati ditembak aparat keamanan karena telah menyerang warga hingga luka-luka (tangan. Kecamatan Meukek. Habitat Harimau Sumatera di Aceh ada di hutan dataran rendah. Kabupaten Aceh Selatan Desa Sengko Meulat. Hal ini yang menyebabkan konflik manusia dan harimau semakin mencemaskan di beberapa daerah di Aceh. Kecamatan Lhoong. Kabupaten Aceh Selatan Desa Ketapang Indah.

5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan digolongkan sebagai ‘Critically Endangered’ oleh IUCN.88 % Rawa Singkil Timur Jumlah : 160 Persentase : 2. Penelitian di hutan-hutan yang rusak perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana orangutan bisa dapat bertahan hidup pada kondisi habitat yang kurang layak dan tidak punah.23 % Leuser Barat Jumlah : 2. Salah satu yang langka adalah orang-utan Sumatera (Pongo abeli) yang hanya terdapat di wilayah Sumatera. yaitu di pulau Borneo dan Sumatera di wilayah bagian negara Indonesia dan Malaysia. mulai dari Timang Gajah.508 Persentase : 37. dan beberapa jenis primata lain seperti Lutung (Thomas Leaf Monkey).09 % Rawa Tripa Jumlah : 280 Persentase : 4. Makhluk yang tergolong pemalu ini memiliki sifat sosialisasi dengan sesamanya cukup tinggi dan mereka juga terbiasa untuk menggunakan peralatan dalam ‘kegiatannya’. karena keserakahan manusia yang merusak habitat tempat tinggal Orang-utan dan adanya penjualan bayi-bayi mereka secara ilegal. Berdasar penelitian hal ini disebabkan karena di daerah rawa terdapat persediaan makanan yang lebih banyak dibandingkan dengan hutan di daerah tinggi.86 % Leuser Timur Jumlah : 1.42 % Keberadaan Orang utan dilindungi UndangUndang No. Populasi orang utan terpadat di dunia bahkan terdapat di wilayah hutan rawa gambut di pesisir barat Provinsi Aceh. Aceh Tengah sampai Sitinjak di Tapanuli Selatan. Primata lainnya Selain orang utan. Kluet dan Singkil. Kepunahan Orang Utan dan Penyelamatannya Ironisnya. selain itu timbulnya berbagai penyakit juga menjadi salah satu ancaman bagi orang-utan. pembalakan liar.052 Persentase : 15. tepatnya di Tripa. Owa Tangan Putih. populasi orang-utan Sumatra setiap tahunnya menurun drastis. serta Rawa Singkil. Kera ekor panjang and Beruk dan binatang malam Kukang Abu-Abu juga dapat ditemui di rawa ini. Aceh Tengah bagian Barat Jumlah : 103 Persentase : 1. Kebiasaan penggunaan peralatan ini hanya ditemui di ketiga hutan rawa ini dan tidak ditemukan di wilayah lain di Sumatera. khusunya di wilayah hutan rawa gambut Tripa. Primata Orang Utan Orang utan atau dalam Bahasa Melayu berarti Orang Hutan merupakan hewan mamalia langka yang habitatnya tersebar di wilayah hutan hujan tropis Asia Tenggara.LOKASI SEBARAN ORANG UTAN SUMATERA Populasi orangutan terbesar di Sumatera dijumpai di Leuser Barat dan Leuser Timur. atau di sekitar Borneo. Singkil dan Kluet terdapat dua jenis spesies kera. Saat ini hampir semua orangutan Sumatera hanya ditemukan di Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh. Orangutan di Sumatera hanya menempati bagian utara pulau itu. Lutung Kelabu (Silvery Leaf Monkey). diantaranya Siamang.55 % Aceh Tengah bagian Timur Jumlah : 337 Persentase : 5. Sedangkan kondisi Rawa Tripa. 30 31 . Singkil dan Kluet semakin mengkhawatirkan dengan banyaknya perkebunan sawit.

Limnonectes cf laticeps. R. Merystogenis kampeni. Lokasi : KEM CIKO 2 Bufo juxtasper. R. poecilonatus. Rhacophorus barisani. Microhyla sp. dalam Kawasan Hulumasen terdapat 37 spesies ampibi. Nigrovitata. F. Peranan ampibi juga penting dalam rantai makanan. Pulchrana debussy. Pelophryne signata. parvus. R. Polypedates leucomystax. parvus. Rana chalconota. Fejervarya cancrivora. Megophrys nasuta. debussyi. Ichthyophidae (Ichthyophis sp). Ranidae (Limnonectes blythi. Huia sumatrana. Fejervarya limnocharis. limnocharis. debussyi. Huia sumatrana. Banyak mamalia karnifora dan raptor menggantungkan hidupnya terhadap ketersedian kedua kelas tersebut. B. R. Rana hosii). Rhacohporus appendiculatus Hydrophylax labialis Kawasan Hulumasen merupakan rangkaian ekosistem dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan dan menjadi habitat terpenting bagi konservasi ampibi. Hydrophylax labialis. Philautus sp. R. R. Merystogenis kampeni. Agamidae (Aphaniotis fusca. Leptophryne borbonica. Rana chalconota. Limnonectes blythi. Merystogenis kampeni. Megophrys nasuta. R. Megophrys nasuta. Megophrydae (Megophrys nasuta). Philautus sp. Gonocephalus grandis). Pelophryne signata. Hydrophylax labialis) Lokasi : CA JANTHO Bufo asper. nicobariensis. Ranidae (Limnonectes blythi. Leptophryne borbonica. Limnonectes kuhlii. Limnonectes kecil. Limnonectes kuhlii. B. Rana nicobariensis Pulchrana debussy Kaloula baleata 32 33 . Rhacophorus barisani. Berdasarkan survei yang dilakukan Fauna & Flora Internasional pada tahun 2007.juga merupakan bio indikator untuk mengukur kesehatan lingkungan aquatik. Rana hosii. debussyi. hosii. poecilonatus Megophrys nasuta Bufo asper Leptophryne borbonica Meristogenys kampeni Lokasi : DESA MEDEN Bufo asper. R. Lokasi : PUCUK MPLAM Bufo juxtasper. nigropalmatus. Fejervarya limnocharis. Megophrys nasuta Lokasi : ALUE RHEK Leptophryne borbonica. Polypedates colletti. Limnonectes kuhlii. B. Huia sumatrana. Rhacophorus achantharrhena. R. R. Rana nicobariensis. Sehingga beresiko terjadi kepunahan secara lokal. Cyrtodactylus quadrilineatus). Rana erythraea Rana glandulosa Huia sumatrana Rana hosii LOKASI SEBARAN AMPIBI Rhacophorus nigropalmatus Lokasi : ALUR MANCANG Bufonidae (Bufo melanostictus. Ampibi aquatik –sperti halnya ular. Philautus aurifasciatus Pemanfaatan ampibi sebagai penghasil sumber protein. Nyctyxalus pictus. kuhlii. Philautus sp. Gekkonidae (Cyrtodactylus sp1_grute. Lokasi : GUNUNG TUTUNG Bufo juxtasper. debussyi. Huia sumatrana. Huia sumatrana. Limnonectes blythi. Pulchrana debussy. Bufo juxtasper Bufo parvus Pelophryne sp. Rana chalconota dan Rana nicobariensis di Cagar Alam Telaga Patengan (Rustama & Wenno. Lokasi : ALUR LABING Bufonidae (Pelophryne signata). P. leucomystax Lokasi : KRUENG INONG Bufo asper. kampeni. Microhylidae (Microhyla heymonsii).Ampibi Fungsi ampibi adalah pengendali hama pertanian dan penghasil sumber protein. menjadikannya bernilai tinggi di pasar dunia. Rhacophorus dulitensis Lokasi : KRUENG TEUNOM Bufo asper. parvus. L. Colubridae (Ahaetulla fasciolata). R. Megophrydae (Megophrys nasuta). khususnya pada dua spesies ampibi. Karena kedua jenis fauna tersebut sangat sensitif terhadap polusi dan kehilangan habitat aquatik. 1974). Pelophryne signata).

Luperosaurus brooksi).. Cyrtodactylus lateralis. biasa dijumpai di rawa-rawa Tripa. Dendrelaphis caudolineatus. quadrilineatus. Gonocephalus beyschlagi.. sumatranus. Gonocephalus grandis. Serta sub-ordo Ophidia (ular) 20 spesies. Gonocephalus cf locunosus. C. Lepturophis albofuscus. Lokasi : ALUE RHEK Cyrtodactylus consobrinus. Gonocephalus grandis Draco sumatranus 34 35 . 2 genus dari 2 individu. Cyrtodacttylus sp. M.Rana erythraea Aplopeltura boa Rana glandulosa Rana nicobariensis Rana hosii LOKASI SEBARAN REPTIL Lokasi : ALUR MANCANG Agamidae (Draco melanopogon). Ahaetulla fasciolata. 16 genus dari 32 individu. Ahaetulla prasina. Xenochrophis trianguligera Lokasi : GEUMPANG Cyrtodactylus sp. D. D. Draco melanopogon. Di Aceh. Ordo Ophidia (ular) Lepturophis albofuscus Reptil Bangsa Reptilia yang berfungsi sebagai penyeimbang alam. 4 famili. Hemidactylus frenatus. Lokasi : KRUENG TEUNOM Aphaniotis acutirosris. pictus. Dryophiops rubescens. Tropidolaemus wagleri. Varanus salvator. Dendrelaphis coudolineatus. Hemidactylus frenatus.. C. di Aceh banyak ditemui. sumatranus. Tropidolaemus wagleri. terdapat keluarga reptilia yang terdiri atas 28 spesies.. rugifera. Colubridae (Boiga dendrophila) Lokasi : G. cicak. Dasia olivaceae. Draco melanopogon. Gonocephalus chamaeliontinus. Pareas malaccanus. Gonocephalus cf chamaeleontinus. Scincidae (Eutropis multifasciata.. Bronchocella hayeki.. Draco sp. Cyrtodactylus sp. 14 genus dari 252 individu Lacertilia (bunglon. 2 famili. Cyrtodactylus sp... kadal dan buaya). Draco melanopogon. Psammodynastes pictus. Cyrtodactylus sp. Sphenomorphus multisquamatus). Genochrophis trianguligera Tropidolaemus wagleri Cyrtodactylus sp1_grute Gekko smithi Popea barati Bangsa reptilia ini semakin hari semakin berkurang jumlahnya. Sedangkan Testudinata (kura-kura). SEULAWAH bunglon (Gonocephalus chamaeliontinus) Lokasi : CA JANTHO Bronchela hayeki. Labilabi (Soft Shelled Turtle) yang masuk dalam red list book IUCN dapat ditemukan di sekitar rawa-rawa . Mabuya multifasciata. Trimeresurus sp. Ptyas korros. Heosemys spinosa Lokasi : KRUENG INONG Aphaniotis acutirostris. Boiga drapiezi. Gekko smithi. Sphenomorphus sp.. ditemukan 2 spesies.. Cyrtodactylus lateralis. Aphlopeltura boa. Buaya muara. Di Kawasan Hulumasen. Draco melanopogon. Hal ini dapat disebabkan karena punahnya habitat hingga pemanfaatannya untuk industri obat-obatan. Gekkonidae (Cnemaspis kandianus. Dendrelaphis caudolineatus. Dasia olivacea. lateralis. Cyrtodactylus quadrilineatus. Varanus salvator. Lokasi : DESA MEDEN Aphaniotis acutirostris. 2 famili. Singkil dan Kluet. Lokasi : KEM CIKO 2 Cyrtodactylus sp. Manouria emys. Phoxophrys tuberculata. Boiga cynodon. Mabuya multifasciata. ular Rhabdophis chrysargos. Cyrtodacttylus sp. Sphenomorphus anomalophus. Dendrelaphis formosus. D. seperti tokek yang belakangan terkenal dengan tingginya permintaan pasar berbarengan dengan harga yang mahal. Gonocephalus beyschlagi. Varanidae (Varanus rudicollis).

catatan spesies burung baru di Aceh (‘Aceh’) serangga dan satu spesies burung dan status daftar merah atau red list (‘RL’) pengicau. sebaran terbatas (‘RSS’). Namun dari banyaknya jenis burung di wilayah Lamie. Dari seluruh burung Kuaukerdil Sumatera Polyplectron chalcurum Y LC yang ditemukan di Kawasan Hulumasen. merupakan hutan rawa paling kaya untuk jenis burung. Berencet dada karat Ciung-batu Sumatera Murai Gelak Sumatra Srigunting Sumatran* Tangkar-Uli Sumatra Puyuh berparuh merah Punai Salung Celepuk Raja Cabak Gunung Takor Api Cucak Gunung Brinji Gunung Cingcoang Biru Meninting kecil Poksai Mantel Sunda Poksai hitam Kacamata topi hitam Bangau tongtong Elang Wallace Puyuh rupa putih Raja-udang kalung-biru Cucak Rawa Bubut Itik Kapas Ayam Hutan Merah Tikusan merah Burung Hantu Merah Segan Jawa Sambar Batu Layang-layang Himalaya (?) Napothera rufipectus Myophonus melanurus Myophonus castaneus Garrulax bicolour Dicrurus sumatranus Dendrocitta occipitalis Arborophila rubrirostris? Treron oxyurus Otus brookii Caprimulgus pulchellus Psilopogon pyrolophus Pycnonotus bimaculatus Hypsipetes virescens Cinclidium diana Enicurus velatus Garrulax palliatus Garrulax lugubris Zosterops atricapilla Leptoptilos javanicus Spizaetus nanus Arborophila orientalis Alcedo euryzona Pycnonotus zeylanicus Centropus rectunguis (?) Nettapus coromandelianus Gallus gallus Porzana fusca Otus rufescens Batrachostomus javensis Aerodramus brevirostris (?) Y Y Y Y Y Y ? Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y LC NT VU NT LC LC NT LC NT LC LC LC LC LC LC LC LC VU VU VU VU VU VU LC LC LC NT LC NT NT Di wilayah lain.2. Selain satu spesies burung penangkap Tabel 1. Tangkar Kambing dan Julang Jambul Hitam adalah beberapa jenis burung yang terancam punah. Selain itu. Sekitar 10 % spesies burung di Lamie merupakan burung migrasi yang berasal dari bumi belahan utara. 7 di antaranya bergantung pada hutan dataran rendah.Burung Di Kawasan Hulumasen ditemukan sedikitnya 17 spesies burung yang hidup di lereng curam. ditemukan setidaknya 108 jenis burung yang diantaranya kebanyakan burung semak belukar. yakni Lamie. Luntur Sumatera Apalharpactes mackloti Y Y LC terdapat 36 spesies langka di Sumatra Cica-Daun Sumatera Chloropsis venusta Y Y NT dan 6 burung yang baru ditemukan di Cucak Mutiara Pycnonotus tympanistrigus Y NT Aceh. Diperkirakan sekitar 13 jenis burung di Lamie terancam punah. Cucak Rawa (Pycnonotus zeylanicus) dan Murai Gelak Sumatra (Garrulax bicolour) menjadi incaran para kolektor burung. 36 37 . sangat jarang ditemukan burung jenis pemangsa maupun burung jenis pemakan buah-buahan. Burung Rampeuneu Rayeuk (Treron Capellei). juga tercatat 21 spesies dengan sebaran terbatas atau Restricted Range Species (RRS) yang sebarannya sebagian besar terbatas di Area Endemis Burung di Sumatra dan Semenanjung Burung King Fisher (Raja Udang) Malaysia. Dari 21 spesies tersebut. Endemis (‘End’). Beberapa jenis burung seperti Murai Batu (Copsychus malabaricus). jenis burung migran yang Status Nama Umum Nama Ilmiah ditemukan di Kawasan Hulumasen End RRS Aceh RL adalah Elang madu (Pernis Puyuh Bukit Sumatra Arborophila sumatrana LC ptilorhynchus). Nagan Raya. Sebagian besar pembalakan liar di Aceh terjadi di area dataran rendah tempat burung dataran rendah seperti burung Bayan (Puling Psittinus cyanurus) dan Gagak Kambing (Platysmurus leucopterus).

9 cm(3/4 inci) dan berat sekitar 10 sampai 11 kg. pada jenis tanaman ganja membutuhkan sangat sedikit pestisida Ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika. Manfaat Ganja Biji Ganja Pada biji ganja terdapat sumber makanan bergizi dengan protein kualitas tinggi. sangat aman dan ramah lingkungan. Batang. Raflesia Micropylora merupakan jenis Raflesia yang hanya terdapat (endemik) di Aceh dan Sumatera Utara (Indonesia).549. Raflesia adalah tumbuhan parasit yang tidak berakar. Bunga Raflesia nampak seperti duduk diatas tanah baik jantan maupun betina (betina agak langka dijumpai). Ini merupakan jenis senyawa yang dapat mencegah penyakit pembuluh darah atherosclerosis. Buah Ganja Ini bisa digunakan sebagai bahan bakar. Hewan penyerbuk bunga ini adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan oleh bunga. bahkanlebih tinggi dari kacang kedelai. ganja diperdagangkan dengan nilai yang cukup tinggi. biasa secara langsung atau bisa juga diolah melalui proses pirolisis menjadi batu bara. dengan ukuran jauh lebih kecil dari ukuran Raflesia Arnoldi. metana. Meski demikian. sur logam dan belerang. Jenis ini tumbuh tinggi besar dan memiliki tangkai bunga. Berbeda dengan jenis Amorphophallus titanium. Dan di Aceh daun ganja biasanya dijadikan untuk komponen sayuran yang umum disajikan. kelopak serta bongkol yang berbentuk tugu ditengah-tengahnya. Bunganya hanya berumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati.FLORA Provinsi Aceh memiliki hutan terbesar di Asia Tenggara. 38 39 . Karena tanaman ganja tidak rumit. dan wilayah Pulau Simeulue dan Kepulauan Banyak) seluas 3. metanol. Selain itu ganja juga memiliki jenis kayu yang dapat menghasilkan kertas dengan kualitas baik. Sehingga keberadaanya tersembunyi. Ganja Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Hutan inilah yang menjadi tempat tumbuh dan berkembang biaknya berbagai macam species tumbuh-tumbuhan. dan bensin.315 ha (data 2006). Pertama kali diketemukan tahun 1818 pada di hutan hujan (rain forest) di pulau Sumatera.813 Ha (berdasar SK Menhutbun 170/Kpts-II/2000 mengenai Kawasan Hutan dan Perairan di Aceh) dengan kawasan berhutan (termasuk APL. Joseph Arnold. itulah istimewanya dan ini juga ramah lingkungan Delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) Delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) juga terdapat pada tanaman ganja. Akar. berdiameter 91 cm (3 kaki). karena banyak permintaan pasar. Indonesia. dari bahan kapas. tidak berdaun dan tidak bertangkai.306. dan Ranting Bagian seratnya merupakan bahan istimewa untuk pembuatan kertas dan kain. Bunga raflesia dapat ditemukan pada ketinggian antara 500 – 700 mdpl di dalam hutan tropis yang hangat dengan kelembaban mencapai 100% pada malam hari. Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Minyak ganja lebih baik daripada minyak bumi karena bersih dari un- Bunga Raflesia Bunga “Rafflesia” adalah jenis (genus) tanaman bunga parasit. luas keseluruhan hutan di Aceh sebesar 3. Jenis Bunga Raflesia ini diperkirakan kurang lebih ada 22 jenis ( dan yang terbesar adalah jenis Raflesia Arnoldi. Tanaman bunga ini kemudian dinamakan bunga Rafflesia. karena itu keberadaannya dilarang oleh negara. salah satu anggota team expedisi yang dipimpin oleh Sir Thomas Stamford Raffles. tebal 1. Bagian tengah bunga memiliki semacam duri yang fungsinya belum diketahui tetapi banyak menyimpan nektar (sari bunga). oleh seorang pemandu (guide) Indonesia yang bekerja pada Dr.

Menurut kitab Bustanussalatin pohon bunga keupula merupakan jenis bunga wangi dari pohon yang besar. Akar-akarnya berwarna putih dan berbentuk bulat memanjang serta terasa berdaging. Jenis-jenis anggrek banyak dijumpai di daerah tropika hingga wilayah sirkumpolar. Pandan ini memiliki ciri. Daun bunga kenanga berbentuk oval-panjang. kuat dan berkulit dengan panjang rata-rata sampai 18 cm. daun memanjang menyerupai daun palem atau rumput dan pada bagian tepi daun memiliki gerigi seperti duri. Meski pohon ini sudah mulai langka. tingginya dapat mencapai 25 meter. Pasca tsunami yang melanda Aceh pada tanggal 26 Desember 2004 tumbuhan pandan ini semakin langka di beberapa kawasan pesisir Aceh. Dari sisi flora atau keberagaman tanaman. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Ukuran tumbuhan pandan ini bervariasi. Sesuatu yang sangat disayangkan. Buah inilah yang nantinya membawa biji. Kedua organ ini merupakan bagian terpenting dalam proses pembuahan/ reproduksi. mulai dari 50 cm hingga 5 meter. dalam kitab Bustanussalatin yang ditulis pada tahun 1637. Pandan Tanaman pandan merupakan tanaman yang tergolong tumbuhan monokotil yang berasal dari genus pandanus. kitab tersebut menceritakan keberadaan tanaman ini bersama tanaman bunga lainnya menghiasi taman disekitar kolam sungai Darul Ishki. Bunganya memiliki sedikit keharuman dan waktu mekar yang lama serta dapat tumbuh hingga diameter 10 cm lebih. Keberadaan Anggrek jenis ini sampai saat ini masih dapat dijumpai di setiap desa di Aceh. berdaun tunggal dengan warna hijau tua dan bagian tepi atau pinggir daun bergelombang. membuat tanaman ini mudah hidup dan berkembang biak. Daunnya selalu berwarna hijau yang dikenal dengan istilah hijau abadi (evergreen). Anggrek bulan termasuk dalam genus Phalaenopsis.Bunga Seulanga (Cananga odorata) Seulanga atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan kenanga. Bunganya berwarna kuning berbentuk mahkota bunga yang mekar kebawah.000 spesies yang 55% diantaranya endemik. Anggrek Suku anggrek-anggrekan yang biasa disebut juga dengan istilah Orchidaceae merupakan suku tumbuhan berbunga yang memiliki anggota jenis terbanyak. halus dan berkilau. Daunnya berbentuk elips dan tunggal. Anggrek ini telah muncul di Aceh sejak ratusan tahun yang lalu. daunnya yang berwarna kuning kehijauan menjuntai menggulung seperti bintang laut dengan panjang mencapai 2 cm dan memiliki aroma yang wangi. dan tergolong kedalam jenis anggrek epifit. Anggrek menyukai lingkungan tempat hidup yang memiliki tingkat kelembaban yang tidak berlebihan. Tumbuhan ini menyukai sinar matahari yang penuh atau sebagian. meski demikian kebanyakan dari jenis anggrek ditemukan di wilayah tropis. Indonesia menempati peringkat pertama di dunia. Indonesia menempati peringkat ke lima di dunia dengan lebih dari 38. namun masi dapat di jumpai di sekitar wilayah perkuliahan Unsyiah. Anggrek Bulan Anggrek bulan termasuk dalam tanaman anggrek monopodial yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya. Dengan kondisi suhu rata-rata Provinsi Aceh sekitar 300 C. Bunga Seulanga atau kenanga ini merupakan tanaman asli Indonesia yang tergolong dalam genus Cananga. Pohon keupula ini selain memiliki bunga-bunga yang kecil dan wangi berwarna putih kekuningan. taman pada masa kerajaan Sultan Iskandar Thani. Jenis anggrek ini sudah sangat jarang dijumpai. Banda Aceh. dan lebih menyukai tanah yang memiliki kandungan asam didalam hutan aslinya di dalam hutan tadah hujan. Bunga memiliki fungsi utama untuk menghasilkan biji. salah satunya Pidie. Anggrek hutan ini termasuk kedalam jenis epifit yang menyukai suhu yang panas sampai sedang tetapi teduh. Batang pohon kenanga yang lurus. yaitu jenis anggrek yang hidup dengan cara menempel pada batang atau cabang pohon dan tumbuh subur hingga 600 meter di atas permukaan laut. Masyarakat Aceh selalu menyertakan bunga ini dalam setiap upacara adat maupun upacara perkawinan. Tumbuhan pandan ini oleh masyarakat Aceh yang bermukim dikawasan pesisir dimanfaatkan sebagai sumber matapencarian. namun bunga keupula yang ada di Aceh saat ini adalah bunga keupula yang berasal dari pohon yang kecil. Tanaman ini tergolong kedalam tanaman yang memiliki aroma khas dan wangi. Pohon kenanga ini dapat tumbuh dengan cepat. keberadaannya mulai langka dan jarang dijumpai. proses penyerbukan dan pembuahan berlangsung pada bunga yang nantinya bunga akan berkembang menjadi buah. Pohon keupula ini ketika dewasa dapat mencapai tinggi lebih dari 15 meter. Tumbuhan yang telah lama menjadi sumber mata pencarian masyarakat dibeberapa daerah pesisir Aceh saat ini menjadi barang langka 40 41 . karenanya jenis anggrek ini sudah tergolong dalam jenis anggrek hutan yang langka. juga menghasilkan buah berwarna merah kekuningan dengan rasa yang manis. cocok digunakan sebagai batang korek api. Pada bunga terdapat organ reproduksi. Untuk jenis palem saja. meski bunga ini sangat kental dan akrab dengan masyarakat Aceh. Bunga termasuk kedalam tumbuhtumbuhan divisi Magnoliophyta. KEUPULA Bunga keupula atau bunga tanjung termasuk kedalam salah satu jenis bunga yang menghiasi Taman Ghairah. yaitu benang sari dan putik. Sebagian besar dari jenis ini merupakan tumbuhan yang hidup di sepanjang pantai-pantai daerah tropika. yaitu dengan mengolah daun pandan dan menganyamnya menjadi tikar dan topi dengan berbagai macam motif. memiliki kayu yang keras. Kulit kayu kenanga sering dimanfaatkan sebagai obat kudis. salah satunya provinsi Aceh. dengan 477 spesies dan 225 diantaranya endemik. Anggrek Hutan Tanaman anggrek jenis ini sering disebut masyarakat Aceh dengan sebutan anggrek Meuh. Tumbuhan yang memiliki akar tunjang ini memiliki buah yang hampir menyerupai nenas tersusun dalam rimbunan daunnya yang berjuntai. Kenanga ini memiliki aroma yang khas.

penduduk setempat mengolah buah pisang menjadi makanan cemilan yang disebut dengan keripik pisang.25-12. Umumnya jambu air berupa perdu dengan ketinggian rata-rata 3-10 meter. Memiliki batang utama yang rendah dan bercabang. Memiliki daun tunggal yang terletak berhadapan. Panjang tangkai daun bervariasi dari 1. Buahnya tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok yang tersusun menjari. Daun letaknya bergantian. Bunga tumbuhan belimbing wuluh berukuran kecil. dan pada bagian ujungnya terdapat benang sari dan tangkai putik. struktur batangnya tergolong kelompok arboreus. serat dan vitamin. dan kadang-kadang gemangnya mencapai 50 cm. tinggi pohon mangga bisa mencapai 10-40 meter dan umurnya bisa bertahan hingga lebih dari 10 tahun. khususnya Aceh. Pada umumnya bagian-bagian pada tumbuhan jambu air ini berukuran lebih kecil dan kurang berbau aromatis. dan segi empat dengan bagian ujung yang membulat. bertangkai kurang lebih 0. berbentuk lonjong menyerupai torpedo dan panjang sekitar 4-6 cm.5 cm. biasa disebut dengan sisir. Pohon mangga memiliki macam-macam bentuk daun. Masyarakat Aceh cukup akrab dengan buah pisang. yang mengandung berbagai macam manfaat. Daging buah jambu ini berwarna putih dan banyak mengandung air. Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat mengenal buah sebagai pangan. Helaian daunnya berbentuk panjang dan sedikit lonjong. Sebagian besar species buah-buahan hampir mengalami kepunahan. Tanaman Mangga termasuk dalam marga Mangifera. Badan daun bertulang dan berurat-urat. Buah merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Daun pohon belimbing wuluh ini majemuk. bunga inilah yang nantinya akan menjadi buah jambu air. Mangga Buah Jambu Air bertipe buah buni. dengan mahkota lima. berbentuk gasing dengan pangkal yang kecil dan pada bagian ujung melebar. Bunga ini berbentuk mahkota bundar yang pada pangkal ujungnya seperti kerucut. pada bagian luarnya berwarna putih kemerahan bahkan ada yang berwarna merah. Pohon belimbing wuluh tergolong kedalam pohon tahunan yang berukuran sedang dengan tinggi mencapai 5-10 meter. Rujak Aceh Jambu Air ini sering di jadikan bahan dalam pembuatan makan khas aceh. Belimbing Wuluh Tumbuhan belimbing wuluh atau yang lazimnya oleh masyarakat Aceh dikenal dengan sebutan Limèng atau selimèng.berwarna putih. diantaranya. dengan kayu yang kokoh dah bercabang-cabang mulai dari pangkal pohon. Genus mangifera memiliki 62 spesies. tidak berdaun penumpu. kuning atau lila. asam sunti merupakan salah satu bumbu masakan yang terpenting dalam masakan khas daerah Aceh Pisang Pisang merupakan tanaman bersirip panjang yang tergolong dalam suku Musaceae. ternyata pohon pisang memiliki banyak khasiat dalam pengobatan berbagai penyakit. Pohon mangga termasuk golongan tumbuhan tingkat tinggi. Daunnya terdiri dari dua bagian. berdaging dan melengkung. Tinggi pohon pisang rata-rata mencapai 2-9 meter. Belimbing wuluh merupakan jenis pohon kecil yang diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku dan tumbuh dengan bebas serta dikembangbiakkan di Indonesia. Buah belimbing wuluh atau limèng memiliki berbagai macam manfaat bagi manusia. letaknya makin berdekatan sehingga nampaknya seperti dalam lingkaran. bagian pangkalnya membesar dan pada sisi sebelah atas ada alurnya. Masyarakat Aceh mengolah buah belimbing ini menjadi asam sunti dengan menjemurnya hingga kering memanfaatkan sinar panas matahari. tetapi makin mendekati ujung. 42 43 . daerah Aceh Timur mengolah pisang menjadi pisang sale. hanya 16 spesies yang memiliki buah dengan rasa yang enak. yaitu tangkai daun dan badan daun. berselang-seling dengan panjang 30-60 cm dan memiliki kelopak di ujung cabang. Buah jambu air ini mulai jarang dijumpai di daerah kota (Banda Aceh). yaitu Rujak Aceh. antara tulang dan urat tertutup daging daun. berbentuk lonjong dan pada bagian ujung runcing seperti mata tombok. Tumbuhan ini dapat hidup di daerah yang tanahnya asin. Daging daun terdiri dari kumpulan sel-sel yang tak terhingga banyaknya.Buah Jambu Air Jambu Air merupakan jenis tumbuhan yang tergolong dalam suku jambu-jambuan atau Myrtaceae.5–1. memiliki rasa yang sedikit asam manis bahkan terkadang sepat. Pohon jambu air ini pada mulanya mengeluarkan karangan bunga pada ujung ranting atau pada ketiak daun yang telah gugur. Buag belimbing wuluh berukuran kecil. Aturan letak daun pada batang biasanya 3/8. Selain buah pisang dapat di konsumsi langsung atauapun diolah terlebih dahulu. Buah pisang diolah menjadi makanan olahan. Biji jambu air berukuran kecil. Daerah Bireuen.5 cm.

HARTA KARUN LAHAN GAMBUT Selain kaya keanekaragamanhayati. kebakaran hutan hingga pembukaan jalan baru. Lahan gambut di Sumatera terluas di Indonesia. Lahan gambut di Aceh yang tersebar di beberapa titik dalam kawasan Pantai Barat Sumatera. 45 44 Empat: . yang kaya akan tanaman rimba dan tanaman budidaya. kini terancam karena pembukaan lahan. Pulau Sumatera juga menyimpan harta karun lain. Padahal. Yakni lahan gambut. lahan gambut bisa memberikan keuntungan yang sangat besar secara material dan non material bagi rakyat Aceh.

240 juta ha 20 juta ha Kontribusi Stok Karbon Indonesia di Dunia Amerika Selatan 12.2% Papua New Guinea 4. 1989).1% Malaysia 6. lebih lambat dari laju penambahan bahan organik penyusunnya.77 juta ha menyumbangkan karbon sebesar11. keberadaan lahan gambut di Indonesia. terdapat 20 juta ha lahan gambut (Driessen and Dudal. ikut berperan dalam menempatkan Indonesia dalam tiga besar penghasil polusi. total luas lahan gambut diperkirakan mencapai 240 juta ha.4% Thailand 0. Kemudian terdekomposisi secara lambat. Lahan gambut di Indonesia dilindungi dalam Surat Keputusan Presiden No. Sebagai perbandingan.3% Africa 13. memerlukan 420 tahun produksi biofuel untuk membayar kembali hutang karbon yang telah terpapas Sumatra Kalimantan oksigen akibat pembukaan lahan gambut. Nilai ini setara dengan 30% karbon tanah. Karena itulah.283 Mt (below ground carbon) atau sekitar 3.274 Mt (below ground carbon) atau sekitar 1.093 Mg C ha-1.1 dan 4. Di sisi lain. Setara 46 sampai 68 kali pengurangan 3. Luas Lahan Gambut di dunia Luas Lahan Gambut di Indonesia Selain menjadi habitat bagi berbagai spesies fauna dan tanaman.2% Asia (Mainland) 0. serta hanya sedikit memiliki mikroorganisme. lahan gambut di Kalimantan yang luasnya 5.8% Indonesia 56. kesuburan kimia yang jelek. Lahan gambut sanggup menyerap air sebesar 13 kali bobotnya sendiri. Meskipun luas lahan gambut hanya meliputi 3% dari luas daratan di seluruh dunia. Yakni sebagai penyimpan karbon dan penahan air dalam jumlah sangat besar. Brunei Darusalam 0. Di bawah Amerika Serikat dan China. Produksi minyak sawit dari konversi lahan gambut tropis Indonesia. 1.6% SE Asia 67. Indonesia tercatat mengahsilkan 3. lahan gambut juga menyimpan harta karun yang luar biasa.2 juta ha.954 Mg ha-1. namun sanggup menyimpan 550 gigaton karbon.3% Vietnam 0.3% 46 47 . atau 75% dari seluruh karbon atmosfer. Di seluruh dunia. Sedangkan di Indonesia. Hingga tahun 2009.014 metrikton karbon tiap tahun. Bahkan setara dengan seluruh karbon yang dikandung massa total makhluk hidup daratan dan setara dengan dua kali simpanan karbon semua hutan di dunia.4% Filipina 0.Gambut terbentuk dari material atau bahan organik yang tertimbun secara alami dalam keadaan basah berlebihan. Dalam proses perubahan lahan gambut menjadi area perkebunan kelapa sawit yang marak di Indonesia. emisi yang dihasilkan mencapai antara 3. 32 tahun 1990 mengenai Kawasan Lindung.6 miliar ton karbon. bersifat mampat dan tidak atau hanya sedikit mengalami perombakan.093 Mg C ha-1. Lahan gambut memiliki pH rendah.2% Perbandingan Stok Karbon di Lahan Gambut Sumatera dan Kalimantan Luas lahan gambut di Pulau Sumatra mencapai 7.2% Amerika Tengah 5.954 Mg C ha-1. Stok karbon yang disimpan di dalamnya sebesar 22.8% Pasifik 0. lahan gambut menjadi penyangga hidrologi areal sekelilingnya. emisi karbon yang diharapkan Uni Eropa dengan menggunakan biofuel.

000 ha) 2 Singkil di Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Singkil (100. Namun dalam kondisi terancam karena beberapa hal. merupakan gambut yang terbentuk di daerah yang tidak dipengaruhi oleh pasang surut air laut namun hanya oleh air hujan Gambut transisi merupakan gambut yang terbentuk di antara kedua wilayah diatas.6 juta ha 48 49 .2 juta ha Kalimantan 6. merupakan gambut yang terbentuk pada lingkungan yang dipengaruhi oleh air hujan Gambut topogen yang terbentuk di lingkungan yang mendapat pengayaan air pasang. gambut dibagi menjadi: • Gambut pantai. Rencana pembuatan jalan. • Gambut Hemik (setengah matang). Berdasarkan pembentukannya.KLASIFIKASI GAMBUT Dalam klasifikasi tanah. Karena itu gambut ini lebih kaya mineral dan lebih subur dibandingkan gambut ombrogen. merupakan gambut yang belum melapuk. Misalnya: • • • • • • Kebakaran gambut.000 ha) 1 Kluet di Kabupaten Aceh Selatan (18. lahan gambut dibedakan menjadi: • Gambut Saprik (matang). • • Berdasarkan tingkat kesuburannya. berwarna coklat dan bila diremas > 75% seratnya masih tersisa. Yaitu tanah yang memiliki lapisan bahan organik dengan berat jenis dalam keadaan lembab < 0. • Berdasarkan proses dan lokasinya. LOKASI SEBARAN LAHAN GAMBUT Meulaboh Di kawasan Pantai Barat Sumatera. lahan gambut yang ditemukan tergolong mesotrofik. merupakan gambut yang agak subur karena memiliki kandungan mineral dan basa-basa sedang. merupakan gambut yang kaya akan bahan mineral dan basa-basa serta unsur hara lainnya. Pembukaan areal pertambangan Tripa di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat Daya (50.1 g cmֿ³ dengan tebal > 40 cm. tanah gambut dikenal sebagai Organosol atau Histosols. • Gambut fibrik (mentah). masih ada beberapa peninggalan lahan gambut yang tersisa.000 ha). oligotrofik dan memiliki kandungan lignin yang lebih tinggi karena terbentuk dari pohon-pohonan. Gambut Oligitrofik. merupakan gambut setengah lapuk. 3 SEBARAN LAHAN GAMBUT DI INDONESIA Sumatera 7. berwarna coklat tua sampai hitam. Bagian kubah gambut tebal yang jauh dari pengaruh lumpur sungai biasanya termasuk gambut oligotrofik. Pembukaan perkebunan kepala sawit yang tidak terkendali. Gambut yang relative subur biasanya adalah gambut yang tipis dan dipengaruhi oleh sediment sungai atau laut Mesotrofik. • Berdasarkan kedalamannya. bila diremas kandungan seratnya < 15%. merupakan gambut yang sudah melapuk lanjut dan bahan asalnya tidak dikenali. gambut dibedakan menjadi: • Gambut eutrofik. maka gambut dibedakan kepada: • • Gambut ombrogen.8 juta ha Papua 4. yang secara tidak langsung dipengaruhi oleh air pasang laut.1 g cm ֿ³ dengan tebal > 60 cm atau lapisan organik dengan BD > 0. berwarna coklat dan bila diremas bahan seratnya 15-75%. Penebangan kayu. Tidak ada perlindungan bagi lahan gambut dengan ketebalan 3 meter ke atas. gambut dibedakan atas: • • • • Gambut dangkal ( 50-100 cm) Gambut sedang (100-200 cm) Gambut dalam (200-300 cm) Gambut sangat dalam (> 300 cm) Khusus di Indonesia. bahan asalnya masih bisa dikenali. Dari tingkat kematangannya. sebagian bahan asalnya masih bisa dikenali. merupakan gambut tidak subur karena miskin mineral dan basa-basa. merupakan gambut yang terbentuk dekat pantai laut dan mendapatkan pengayaan mineral dari air laut Gambut pedalaman.

seperti mahoni merah. • Penanaman kembali dengan tanaaman penambat karbon tinggi (tanaman pohon-pohonan). banyak ditemukan illegal logging untuk penebangan kayu bermutu tinggi. Kontribusinya dalam mencegah perubahan iklim melalui penyerapan CO2 dan penyimpanan karbon sesuai dengan “Kyoto protocol” yang sudah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia 3. Perlindungan lahan gambut. • Pengaturan tinggi muka air tanah. telah diratifikasi Pemerintah Indonesia dengan target untuk Menghentikan Kehilangan Keanekaragaman Hayati pada tahun 2010. karena hutan rawa gambut ini adalah salah satu yang sangat berharga di dunia karena keunikan dan kekayaan flora dan faunanya 4. Benteng alami penahan tsunami Yang menjadi perhatian penting dalam “Master plan for the rehabilitation and reconstruction for the region and people of the province of Nanggroe Aceh Darussalam and Nias Island” PERLINDUNGAN DAN KONSERVASI GAMBUT Beberapa pendekatan yang dapat ditempuh untuk konservasi lahan gambut diantaranya: • Menanggulangi kebakaran hutan dan lahan gambut. Kontribusinya kepada tujuan “Convention on Biological Diversity”. lahan gambut juga merupakan tempat pembiakan ikan. Dapat melestarikan sebagian besar populasi orangutan sumatera yang tersisa (35% dari 7000 di dunia) yang sekarang berstatus “critically endangered”. Selain itu kurangnya mata pencaharian bagi masyarakat sekitar juga turut andil dalam berkurangnya hutan gambut di Aceh. ketika menandatangani “the Kinshasa Great Apes Declaration” pada bulan September 2005 Bagi masyarakat sekitar lahan gambut. Konversi lahan gambut untuk perkebunan kelapa sawit di Aceh mengakibatkan penebangan dan pembakaran lahan gambut semakin merajalela. 50 51 .MANFAAT LAHAN GAMBUT 1. • Memanfaatkan perundang-undangan dan pengawasan penggunaan dan pengelolaan lahan gambut. • Pemberian insentif dalam konservasi gambut. Penyelamatan spesies ini adalah tujuan utama oleh Pemerintah Indonesia. Misalnya di Singkil dan Kluet. 2. khususnya di Aceh sangat penting. Selain sebagai waduk alami air bersih. keberadaan lahan gambut memberikan dampak secara langsung.

53 52 . hutan bakau atau mangrove memiliki fungsi yang sangat penting untuk menyeimbangkan kualitas lingkungan dan menetralisir bahan-bahan pencemar.Lima: Bakau Penjaga Pesisir Sebagai salah satu komponen vegetasi daerah tropis khususnya untuk kawasan pesisir.

Sedangkan dari sisi ekosistem. Banyak upaya dilakukan untuk meraih keuntungan dengan mengubah hutan menjadi areal persawahan. pemukiman. dan pemanfaatan kayu bakau sebagai material bangunan serta bahan baku arang untuk kebutuhan industri. banyak ditemui hutan mangrove dalam skala kecil. Terdiri dari 89 jenis pohon. Dari Sabang hingga perbatasan dengan Sumatera Utara. MANGROVE DALAM ANCAMAN Kebutuhan ekonomi jangka pendek menyebabkan hutan bakau kian terancam. istilah mangrove mengacu pada jenis tumbuhan yang hidup di pantai berlumpur dan menyesuaikan diri terhadap keadaan lingkungan yang asin. Yakni di wilayah Kabupaten Aceh Timur dan Teluk Langsa. Konsumen primer ini menjadi makanan bagi konsumen tingkat dua. Dengan wilayah hutan mangrove yang semakin sedikit. Keduanya berada dalam deretan pesisir timur Aceh. Ekosistem ini didominasi halophyta (tumbuhan yang hidup di air asin).38 ha Lokasi: Teluk Langsa Luas: 2. Beberapa lembaga yang bergerak di bidang konservasi. Akibatnya terjadi penurunan jumlah luas hutan mangrove. secara kuantitas. Semakin sedikit hutan mangrove. ranting dan bunga). kepiting dang cacing polychaeta. Sonneratiaceae. bersamaan dengan masa rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tsunami. menyediakan tempat berlindung dan tempat asuhan bagi anak-anak ikan.236. Fungsi hutan bakau secara lebih spesifik dalam tinjauan siklus biomassa. 5 palem. dan rawan tsunami. hutan mangrove memberikan masukan unsur hara terhadap ekosistem air. vegetasi dan ekosistemnya. 2000). Namun. tempat kawin/pemijahan. Untuk lebih spesifik. 44 epifit dan 1 sikas. mengingat keberadaannya yang penting. mengadakan program pengembangan kawasan mangrove. Singkatnya. semakin besar intensitas erosi dan semakin tinggi pula salinitas air. Terutama bila berhadapan dengan badai besar atau tsunami.03 ha Sebaran mangrove di Aceh. dan lain-lain. Secara fisik rawa bakau adalah salah satu jenis tanah rawa di wilayah pantai dengan sifat unik. serasah mangrove berangsur-angsur meningkat kadar proteinnya dan berfungsi sebagai sumber makanan bagi berbagai organisme pemakan deposit seperti moluska. Avicenniaceae dan Meliaceae. Kini. berbanding terbaik dengan intensitas erosi serta salinitas air. pengertian hutan bakau dapat ditinjau dari segi fisik. Namun demikian hanya terdapat kurang lebih 47 jenis bakau sejati dalam 4 famili penting. yang berkaitan dengan anak sungai. sebenarnya tidak terbatas pada bagian tertentu saja. pertambakan. yang pernah mengalami kerusakan luar biasa akibat tsunami pada akhir 2004. mangrove di Aceh mulai mendapat perhatian lebih. Dari sisi biologi. menciutnya hutan mangrove . 54 55 . Berkurangnya hutan mangrove. hutan mangrove berperan penting dalam menyediakan habitat bagi aneka ragam jenis-jenis komoditi penting perikanan baik dalam keseluruhan maupun sebagian dari siklus hidupnya. ekosistem bakau didefinisikan sebagai daerah pantai pasang surut yang berlumpur. hanya di beberapa daerah saja. hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dengan dominasi beberapa jenis mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur (Bengen.533. Di Propinsi Aceh. Secara teoritis. Terutama di kawasan pesisir pantai. Sehingga memiliki pengaruh buruk pada hajat hidup masyarakat pesisir. Hal ini ditandai dengan semakin berkurangnya tangkapan nelayan. biasanya didominasi oleh ikan-ikan buas berukuran kecil selanjutnya dimakan oleh juvenil ikan predator besar yang membentuk konsumen tingkat tiga. Yaitu Rhizophoraceae. rawa bersama-sama dengan populasi hewan dan tumbuhan. perlahan tapi pasti. juga memiliki dampak negatif bagi kehidupan manusia dari ancaman alam. LOKASI SEBARAN Mangrove Lokasi: Kabupaten Aceh Timur Luas: 323. 19 liana. Selain secara ekonomis. muara dan delta. biologi. Sumber makanan utama bagi organisme air di daerah mangrove adalah dalam bentuk partikel bahan organik (detritus) yang dihasilkan dari dekomposisi serasah mangrove (seperti daun. Di pesisir barat Aceh. hutan mangrove bisa dijumpai dalam skala yang relatif besar. Selama proses dekomposisi.Hutan Mangrove Hutan mangrove di Indonesia dihuni 202 jenis flora. berkayu dan beradaptasi tinggi. teluk. maka pertahanan daratan menjadi lemah. banyak hutan mangrove yang habis diterjang tsunami akhir 1004. keberadaan benteng pertahanan di pesisir sangat penting. Salah satu manfaat terbesar dari rawa bakau adalah menunjang produksi makanan laut dan sebagai daerah asuhan untuk berbagai jenis udang-udangan (crustaceae) dan ikan. yang disertai dengan penurunan kualitas dan kuantitas keanekaragamanhayati.

56 57 . Penambat Racun Selain tertahan oleh lumpur. untuk mengumpulkan biji-biji bakau. geomorfologi. Juga menjadi tempat singgah burung migran. transportasi melalui air merupakan cara yang paling efisien dan paling sesuai dengan lingkungan. bakau yang ditanam Azhar mulai menampakkan hasil. Pada tahun 2008.berlangsung dengan bantuan tumbuhan di dalam hutan bakau. MANFAAT HUTAN Mangrove Mencegah Pengembangan Tanah Sulfat Masam. Kini. sehingga keseimbangan iklim mikro terjaga. Rekreasi dan Pariwisata Karena nilai keindahan dan kekayaan spesies yang dimiliki. atau geologi bisa berlangsung dengan lancar. sudah 35 ha pesisir Lam Ujong yang ditanami mangrove oleh Azhar. Sedangkan sumber alam luar kawasan (ex-situ) meliputi produk alamiah di hutan mangrove. Kecamatan Baitussalam. 100 KM dari rumahnya. Karena itu. Habitat Satwa Langka Lebih dari 100 jenis burung hidup di kawasan mangrove dan daratan lumpur di sekitarnya.000 biji dalam ikatan 100 biji per ikat. udang hingga kepiting di penanaman mangrove Azhar. Baik sebagai sumber makanan atau penambahan luas pantai karena sedimentasi. Itu semua berasal dari 3 bulan perjalannya hingga ke Pidie. beberapa spesies tertentu dalam hutan bakau membantu proses pengikatan racun secara aktif . Biji-biji bakau itu kemudian disemaikan Azhar. Hal ini bermula dari kebiasaannya mengumpulkan biji bakau. Hutan bakau juga mengandung bahan organik yang tidak membusuk. Penyerapan Karbon Proses fotosentesis -dari karbon anorganik (C02) menjadi karbon organik dan oksigen. Sehingga unsur hara yang berasal dari berbagai sumber di daratan bisa tertahan. Prestasi Azhar ini mengantarkannya menjadi pembawa obor Olimpiade Beijing 2008.Inisiatif Bakau oleh Masyarakat Di Desa Lam Ujong. Tak terasa. Partikel lumpur yang mengendap bisa mengikat racun dan unsur hara air. Sumber Alam In-Situ dan Ex-Situ Hasil alam dalam kawasan (in-situ) mencakup semua fauna dan hasil mineral yang dapat dimanfaatkan langsung di dalam kawasan. Aceh Besar. Transportasi Pada beberapa hutan mangrove. bisa berfungsi sebagai penyerap karbon aktif. baik untuk isu lingkungan maupun isu sosial kemasyarakatan. seorang bapak bernama Azhar Idris sempat dianggap aneh oleh warga sekitarnya. Pengendapan Lumpur Sifat fisik tanaman pada hutan bakau membantu proses pengendapan lumpur. Masyarakat Lam Ujong sudah bisa menikmati tangkapan ikan. Pelindung Bencana Vegetasi hutan bakau dapat menyaring badai dari lautan yang bermuatan garam. Keberadaan hutan bakau dapat mencegah masuknya oksigen dalam lapisan pirit yang membahayakan kehidupan. Sarana Pendidikan dan Penelitian Hutan bakau bisa menjadi laboratorium lapangan. Azhar membawa pulang 30. pasca kehilangan rumah akibat tsunami. Sumber Plasma Nutfah Hutan bakau menjadi habitat bagi beraneka spesies yang bisa menjadi sumber plasma nutfah. proses-proses ekologi. Memelihara Proses dan Sistem Alami Dalam hutan bakau. Kemudian bisa digunakan masyarakat di daerah tersebut. hutan bakau bisa menjadi tujuan wisata atau rekresi masyarakat. seperti Blekok Asia (Limnodrumus semipalmatus) Penambah Unsur Hara Sifat fisik hutan bakau cenderung memperlambat aliran air dan memungkinkan pengendapan. Sehingga kualitas air laut terjaga dari endapan lumpur erosi. termasuk menahan laju gelombang tsunami Memelihara Iklim Mikro Perubahan air menjadi uap permukaan tanah dalam hutan bakau mampu menjaga ketembaban dan curah hujan di sekitarnya. Azhar hidup sederhana dengan bakau yang membawa kemakmuran bagi lingkungan sekitarnya.

perwakilan Donor Fund. tanah gambut dikenal sebagaiMeukek. 4. Terumuskannya strategi dan program yang realistis dalam jangka Visi Tipereska adalah: Aceh menjadi wilayah yang mampu mendayagunakan ekosistem hutan secara lestari bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Gubernur Acehunsur 2. Terumuskannya visi. 3. Ada juga larangan memotong kayu meudang ara. getah Gangguan rambung. sebelum memberi hukum atau keputusan. Kecamatan Baitussalam. dan mengajukan permohonan pada pemerintah untuk izin cagar alam di luar Jawa.1 g cm dengan tebal > 60 cm atau lapisan organik dengan BD > 0. Strategis Pengelolaan Hutan Aceh Sedimen yang dapat diimplementasikan Penyusun Rencana Strategis Pengelolaan Hutan Aceh adalah: lepas terbentuk karena prosesTim sedimemiliki porositas rendah dan sedang. kayu besar untuk perahu. Penebangan pohon konsesi Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri dalam rangka pembersihan lahan perkebunan dan transmigrasi yang berada di luar kawasan hutan. Peut Sago di Kabupaten Pidie. 1912 1915 1945 2001 2006 2007 2008 1907-1954 Perkumpulan VABINOI (Perkumpulan Pegawai Jawatan Kehutanan Hindia Belanda) Komposisi Litologi Batuan 1930 Bond vanBatuan Boschpersoneel in Gamping dan Dolomit Nederlandsch Jenis Indie ini terbentuk dari proses sedimentasi di (Perhimpunan Pedagang dan dasar laut yang terangkat ke permukaan hingKontraktan Penyerahan Kayu T. lahan gambut yang ditemukan tergolong mesotro k. Koorders. system sungai bawah tanah sehingga membentuk gua-gua panjang di kawasan karst. Masyarakat Lam Ujong sudah bisa menikmati tangkapan ikan. sekis. Karena itu gambut ini lebih kaya mineral dan lebih subur dibandingkan gambut ombrogen. memiliki tingkat Karesidenan porosi. Bab Lima: Bakau Penjaga Pesisir Menampilkan data dan informasi mengenai hutan bakau di Aceh beserta peta sebaran dan kondisinya. bila diremas kandungan seratnya < 15%. humusdan hilang karena erosi. 4. Berdasarkan kedalamannya. Hutan bakau juga mengandung bahan organik yang tidak membusuk. merupakan gambut yang kaya akan bahan tipis dan dipensubur karena subur karena Meulaboh Gambut Hemik (setengah matang). Ringo Tyuoo Zimusyo Dibentuk pada 14 Juni 1942 di Jakarta. Kecamatan tua sampai hitam. 33/1998. kawasan seperti ini umumnya rawan bencana alam. Pemungut cukai (Wasee Glee). Papua 4. Rencana pembuatan jalan. SEBARAN LAHAN GAMBUT DI INDONESIA Penyerapan Karbon Proses fotosentesis -dari karbon anorganik (C02) menjadi karbon organik dan oksigen. seperti Blekok Asia (Limnodrumus semipalmatus) 48 Pengendapan Lumpur Sifat sik tanaman pada hutan bakau membantu proses pengendapan lumpur. Kabupaten Aceh Besar. Oktober 2007 Berdasarkan tingkat kesuburannya. Kecamatan 18 November 2007 Desa Ujong Tanoh. masalah hutan Aceh sudah mendapat perhatian khusus. Memberikan dampak besar dalam mempertahankan cagar alam termasuk di Aceh. Pada Mukim yang berbatasan dengan hutan. masih ada beberapa peninggalan lahan gambut yang tersisa. Panglima Uteun atau Pawang Glee (pembantu Panglima Uteun atau Kejruen Glee) memberi aturan normatif apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pengelolaan hutan.000 biji dalam ikatan 100 biji per ikat.000 ha) 2 Inisiatif Bakau oleh Masyarakat Di Desa Lam Ujong. Juga menjadi tempat singgah burung migran. Tersebar dari daSalah satunya Food adalah pertanian padi. bakau yang ditanam Azhar mulai menampakkan hasil. sudah 35 ha pesisir Lam Ujong yang ditanami mangrove oleh Azhar. Dari tingkat kematangannya. untuk mengumpulkan biji-biji bakau. KELmasih aktif Ada di sekitar gunung api yang Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Utara di Tarukawasan sekitar batuan gunung apiditetapkan muda kuarsik. merupakan gambut yang terbentuk di daerah yang tidak dipengaruhi oleh pasang surut air laut namun hanya oleh air hujan t Gambut transisi merupakan gambut yang terbentuk di antara kedua wilayah diatas. Tapanuli. udang hingga kepiting di penanaman mangrove Azhar. Bab DUa: Wajah Bumi Aceh Berisi beragam informasi mengenai fisiologi dan geografi Aceh serta kawasan karst Aceh. masi bersama tentang gagasan. seorang bapak bernama Singkil di Kabupaten Azhar Idris sempat dianggap aneh oleh warga sekitarnya. yang meliputi Karesidenan dan Jambi. transportasi melalui air merupakan cara yang paling e sien dan paling sesuai dengan lingkungan. Sedimen Lepas Di utara. volume air di sungai dan waduk bawah ta3. bisa berfungsi sebagai penyerap karbon aktif.stung yang meliputi Sumatera Timur. Batuan ini terjadi dari tuf. ada di sepanjang Sungai Krueng Aceh. Kecamatan 7 November 2007 Desa Aceh. KLASIFIKASI GAMBUT 5 14 Agustus 2007 6 7 8 23 September 2007 7 Oktober 2007 12 Oktober 2007 LOKASI SEBARAN LAHAN GAMBUT Dalam klasi kasi tanah. Gubernur Aceh mencanangkan 1000 Jagawana. kemuning. sebagai cikal bakal sistem informasi kehutanan Aceh. Borne Telong di Pergub No. tanpa ada konsep reformasi kebijakan kehutanan. 52/2006 tentang Pembentukan Badan Pengelola KEL Seperti kawasan sekitar gunung api aktif laintuk dari magma yang mengalami pengerasan. Kabupaten Aceh Selatan Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah miskin mineral dan basa-basa. berwarna coklat dan lapuk. dan sebaadalah untuk bahan baku bagi gainya. aparat keamanan karena telah menyerang warga hingga luka-luka (tangan. tepatnya di lahan basah dan hutan mangrove di Aceh Utara dan Tamiang. Imam Mukim. serta sinkronisasi tata ruang wilayah propinsi. terutama dengan sumberdaya alam terbarukan sebagai pijakan utama. Kecamatan Meukek. mulai dari ujung utara. Batuan beku terben. 29 Kluet di Kabupaten Aceh Selatan (18. karena gangguan vegetasi di atasnya. ekosistem karst. dan beringin tempat bersarang lebah. madu. Memelihara Proses dan Sistem Alami Dalam hutan bakau. Pemberlakuan Moratorium Logging oleh Gubernur Abdullah Puteh. Panglima Uteun bertugas: 1. pemimpin tertinggi di setiap wilayah disebut Imam Mukim. termasuk Pulau Sim5. Umumnya Sekilas Tipereska bupaten Aceh Selatan. termasuk menahan laju gelombang tsunami Memelihara Iklim Mikro Perubahan air menjadi uap permukaan tanah dalam hutan bakau mampu menjaga ketembaban dan curah hujan di sekitarnya.1 g cm Desa Drien Jalak. Semua informasi di dalamnya dipadukan dengan peta. sehingga tercipta informasi yang utuh.2 juta ha MANFAAT HUTAN Mangrove Mencegah Pengembangan Tanah Sulfat Masam. Pejabat di Bengkulu dan Aceh menyatakan perlindungan bagi Ra esia Arnoldi di Bengkulu serta Tanah Gayo. Sedangkan sumber alam luar kawasan (ex-situ) meliputi produk alamiah di hutan mangrove. gambut setenDesamerupakan Ujong Tanoh. berdasarkan ditetapkan dalam Keppres No. Terumuskannya kebijakan dan kelembagaan pengelolaan hutan Aceh sehat. 4. Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia. kelestarian fungsi sosial dan kelestarian fungsi ekonomi/ produksi hutan. 12 13 Peta Sebaran Harimau & Daerah Konflik Legenda Distribusi Harimau Daerah Kon ik 18 Kabupaten Batas Wilayah Hutan Hulumasen 19 Data Konflik Harimau NO 1 2 3 4 TANGGAL 19 Juni 2007 31 Juli 2007 1 Agustus 2007 13 Agustus 2007 TEMPAT KEJADIAN Desa Peunelop. Kecamatan Singkil Utara. yang merupakan hunian sebagian besar harimau Sumatera. batu sabak dan kontribusi unsur hara dalam tanah sehingga zona-zona kawasan untuk dasar manajemen pengelolaan. Sehingga kawasan ini menjadi pilihan Batuan Gunung Api Muda nya mencapai lebih dari 60%. energi terbarukan. merupakan gambut yang belum meNovember 2007 bisa dikenali. dunia. Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Tengah di Bukittinggi Kabupaten Bener Meriah dan Gunung Leuser (BPKEL) Wilayah Aceh. Misalnya pelarangan memotong pohon tualang. Terhimpunnya data/informasi dasar yang memadai dan akurat 3. yang mampu menyediakan kondisi pemungkin (enabling condition) bagi pengelolaan hutan lestari berdasarkan prinsip kelestarian fungsi bagi penetapan kebijakan dan pengambilan keputusan pengelolaan hutan Aceh. Sumber Plasma Nutfah Hutan bakau menjadi habitat bagi beraneka spesies yang bisa menjadi sumber plasma nutfah. yang secara tidak langsung dipengaruhi oleh air pasang laut. Namun dalam kondisi terancam karena beberapa hal. sedimen lepas ada di kawasan rawa gambut Tripa dan Rawa Singkil.dan Badan teruraikan. Seribu orang Jagawana atau Pengaman Hutan (Pamhut) akan disiapkan untuk menjaga hutan Aceh dan mengamankan visi Aceh Green. Pembukaan perkebunan kepala sawit yang tidak terkendali. gambut dibedakan menjadi: Dilakukan penangkapan terhadap Harimau di sekitar pemukiman penduduk 2t orang Gambut luka ringaneutro lapuk lanjut dan bahan asalnya tidak dikenali. Misalnya: t t t t t t Kebakaran gambut. 49 Rekreasi dan Pariwisata Karena nilai keindahan dan kekayaan spesies yang dimiliki. diorit.berlangsung dengan bantuan tumbuhan di dalam hutan bakau. Hakim perselisihan dan pelanggaran adat Glee. Menyediakan kondisi pemungkin (enabling condition) pengelolaan hutan Aceh secara berkeadilan sosial dan lestari. dan sepertiKehutanan Seulawah di Aceh Besar. Nederlandsch Indische Vereeniging tot Natuurbescherming (Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belandaa) Didirikan di Bogor. Meski tidak banyak terlibat dalam pengelolaan hutan secara langsung. S. pada 1900-an. bawah tanah. Kemudian bisa digunakan masyarakat di daerah tersebut. dan beranggotakan badan atau dinas yang terkait dengan isu kehutanAceh yang mampu mempertahankan nilai-nilai spesi k ekosistem dan air.Riau kawasan dengan batuan gunung Pengerasannya menghasilkan batuan ekstrusifSumatera Daerah Pengawasan Kehutanan Sumatera Selatan di Lubuklingapi muda menjadi area pengembangan perke(vulkanik) dan intrusive (plutonik). baik untuk isu lingkungan maupun isu sosial kemasyarakatan.000 ha) 1 28 Berdasarkan pembentukannya. bidang perikanan dan kelautan. Azhar hidup sederhana dengan bakau yang membawa kemakmuran bagi lingkungan sekitarnya. Panglima Uteun wajib mendengar keterangan pawang-pawang glee. Visi ini mencakup bidang kehutanan. and Agriculture volkanik. Hal ini yang menyebabkan kon ik manusia dan harimau semakin mencemaskan di beberapa daerah di Aceh. sasaran yang harus dicapai oleh Batuan Gamping dan Dolomit Tersebar di sepanjang pantai barat. 56 57 Buku Selayang Pandang ATlas Hutan Aceh ini disusun dan dibagi dalam bab-bab yang sesuai dengan isu-isu lingkungan yang terkait dengan tata kelola hutan di Aceh. Langkah ini merupakan penertiban administrasi Hak Pengelolaan Hutan (HPH). sebanding dengan dengan wilayah habitatnya yang semakin berkurang. lahan gambut dibedakan menjadi: Desa Jambo Papeun. 10 November 2007 Meukek 11 12 13 November 2007 Meukek. Di timur. banyak terdapat di Sigli. Di Aceh. Kecamatan Meukek Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah relative subur biasanya adalah gambut yang menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan mineral dan basa-basa serta unsur hara lainnya. Kecamatan Meukek. 2007 Batuan Beku 2007 Membujur dari utara hingga selatan sepanjang Sekretariat Aceh Green dibentuk Bukit oleh Gubernur Tim Perumus Rencana Strategis Hutan Aceh (Tipereska) pegunungan Barisan Aceh. sampai dengan pertengahan 2009. Dalam jangka waktu panjang. hara Terumuskannya kerangka pikir dan nilai-nilaiApi pengelolaan lepas yang diketuai datar.Multi breksi elue. hutan bergunung dan separuh bergunung serta hutan-hutan dalam wilayah lahan gambut.semen Waseedan sebesar 10% disetorkan ke kerajaan. akan diatur setelah dilakukan pengkajian dan evaluasi. Jenis batuan ini rawan mengalami kerusakan Jawatan Kehutanan Sumatera dibentuk pada 12 Agustus ber. Untuk mewujudkan mandat tersebut. Sisa debu1947 vulkanik batuan Pengelolaan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dibentuk Batuan Beku dasarkan Surat Keputusan RImengalami No. Sebagian dari jenis batuan Hindia Belanda) gamping tersebut mengalami karsti kasi dan Dibentuk pada 28 Januari 1930 1947 Sebaran Jenis Batuan 2006 Didirikan pada 29 Desember 1907 oleh para houtvester Boschwezen Hindia Belanda. Larangan lainnya adalah mengambil untuk disaring ke dalam sistem hidrologi kayu yang sudah ditumpuk dan ada batu di atasnya. misi dan tujuan pengelolaan hutan Aceh yang mentasi tanah erosi melalui sungai-sunTipe inilah yang mendominasi daratan Aceh hutan sebesar-besarnya bagi rakyat Aceh. Keberadaan hutan bakau dapat mencegah masuknya oksigen dalam lapisan pirit yang membahayakan kehidupan. beberapa spesies tertentu dalam hutan bakau membantu proses pengikatan racun secara aktif . 11 Harimau Sumatera Harimau Sumatera merupakan satu-satunya subspesies Panthera tigris. yang dikeluarkan pada 31 Oktober Selain itu. Aceh Besar. namun berpengaruh dalam pembuatan kebijakan kehutanan Aceh. kaya kandungan Mendominasi wilayah Aceh dengan luas kawasanmenghentikan dan/atau menurunkan laju deforestasi. Sumatera 7. Batu ini adalah tanda bahwa kayupada yang pengurangan bertumpuk kejadian ini berdampak itu sudah ada yang punya. Dalam buku Sejarah Kehutanan Indonesia I. Kecamatan warna coklat dan bila diremas bahan seratnya 15-75%. yang menjadi awal menata kembali (redesain) strategi pengelolaan hutan Aceh. keutapang. Topogra kawasan berbatu sedimen dan beberapa pulau di sekitarnya. pegunungan. cadangan air bersih yang tak cula badak. Mewujudkan tata kelola kehutanan yang baik di Aceh.P. di Kabupaten Gayo Lues. serta Tipereska terdiri atas Dewan Pengarah. maka gambut dibedakan kepada: t t Gambut ombrogen. oligotro k dan memiliki kandungan lignin yang lebih tinggi karena terbentuk dari pohon-pohonan. Resikonya. Kabupaten Aceh Selatan k. Sedimen lepas juga ditemui di muara Sungai Teunom. proses-proses ekologi.5222. Tidak ada perlindungan bagi lahan gambut dengan ketebalan 3 meter ke atas. air tidakkecuali lagi cuseizin kup Raja. Pulau Aceh dan Pulau Weh. Kecamatan Lhoong. Foundation. gabro. yang masih ada di Indonesia. lava tional dan endapan lahar yang Organization. Transportasi Pada beberapa hutan mangrove. merupakan gambut memiliki kandungan mineral dan basa-basa sedang. termasuk rancang ulang (redesign) kawasan Batuan Sedimen Padu dan Gunung Tua hutan hutan Aceh. Kondisi Harimau Sumatera saat ini terancam punah. Partikel lumpur yang mengendap bisa mengikat racun dan unsur hara air. Aceh Besar hingga Ka- ekologi. Desa Jambo Papeun. tercatat setidaknya 8 organisasi yang membawa isu hutan Aceh. dada dan paha) Di kawasan Pantai Barat Sumatera. hutan bakau bisa menjadi tujuan wisata atau rekresi masyarakat. Dalam suatu perundingan. Penambah Unsur Hara Sifat sik hutan bakau cenderung memperlambat aliran air dan memungkinkan pengendapan. Misi Tipereska adalah: 1. gambut dibagi menjadi: t t Gambut pantai. Kayu tebangan sebelum moratorium dengan izin sah.8 juta ha Sumber Alam In-Situ dan Ex-Situ Hasil alam dalam kawasan (in-situ) mencakup semua fauna dan hasil mineral yang dapat dimanfaatkan langsung di dalam kawasan. Gambut yang Samadua gah lapuk. Kabupaten Pidie dan sekitarnya. infrastruktur publik dan penataan kembali tata ruang Aceh serta aktivitas lain terkait pengelolaan sumberdaya alam secara berkelanjutan. merupakan gambut yang terbentuk pada lingkungan yang dipengaruhi oleh air hujan Gambut topogen yang terbentuk di lingkungan yang mendapat pengayaan air pasang. Penebangan kayu. dan menekan laju kerusakan hutan (reduksi deforestasi). ide dan kebijakan pembangunan ekonomi Aceh secara berkelanjutan demi terwujudnya cita-cita masyarakat Aceh yang sejahtera dan berkeadilan. Yaitu tanah yang memiliki lapisan bahan organik dengan Desa Aur. Mengawasi penerapan larangan adat Glee. nilai-nilai budaya masyarakat Aceh dan mendorong utama pemukiman dan pertanian. Sehingga unsur hara yang berasal dari berbagai sumber di daratan bisa tertahan. Bagian kubah gambut tebal menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan yang jauh dari pengaruh lumpur sungai biasanya termasuk Dilakukan penangkapan terhadap harimau Harimau Sumatera mati ditembak gambut oligotro k. Habitat Harimau Sumatera di Aceh ada di hutan dataran rendah. ISBN 9786029573008 ACEH GREEN SUSTAINABILITY.Sejarah Tata Kelola Hutan Aceh Jauh sebelum perhatian masyarakat dunia tertuju pada isu lingkungan. Perlindungan yang diberikan menyangkut juga hutan di mana Rafesia arnoldi tumbuh dan berkembang. Pada tahun 2008. Ide pertama setelah dilantik adalah mencetuskan Visi Aceh Green.jiwa merupakan gambut yang agak Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah menyebabkan korban jiwa di seluruh Kabupaten Aceh Selatan tidak t Gambut Oligitro k. dan Instutute for Natural Resources serta Environmental and Forestry Analysis. damar. Kabupaten Aceh Besar Desa Alue Baron. Karena itu. Kecamatan Gambut merupakan gambut yang sudah me9 Saprik 19(matang). II/2001 tentang Pengesahan Batas KEL. pasca kehilangan rumah akibat tsunami. Baik sebagai sumber makanan atau penambahan luas pantai karena sedimentasi. jakan. gambut dibedakan atas: t t t t Gambut dangkal ( 50-100 cm) Gambut sedang (100-200 cm) Gambut dalam (200-300 cm) Gambut sangat dalam (> 300 cm) Khusus di Indonesia. No.K di ga menjadi daratan. Kemudian menyambung hingga Kabupaten Aceh Tamiang. Kabupaten Aceh Selatan Desa Ketapang Indah. marmer. strategi dan program. Sasaran moratorium adalah: Penghentian sementara seluruh penebangan kayu dari hutan alam. Namun. Berdasarkan proses dan lokasinya. Fauna & tak Flora International. 12 Juli 1922 oleh dr. Umumnya. Kabupaten Aceh Singkil Kabupaten Aceh Selatan KERUGIAN 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia Harimau sumatera ditemukan mati dalam keadaan kulit. Anggotanya hanya orang Belanda dan Eropa Memberikan gagasan pada pemerintah untuk kemajuan ilmu kehutanan. tokoh botani yang dikenal sebagai pendata jenis-jenis pohon dari Jawa. t Meukek Gambut brik (mentah). 2. Terdiri Wakil dari Presiden Jawatan yang berpusat di Bukittinggi ini terbagi atas: KEL termasuk mandat melakukan tata Gunung batas dan membentuk Batuan Api Muda granit. reforestasi/restorasi kawasan hutan terdegradasi. Kecamatan Labuhan Haji Timur. geomorfologi.sebagai perwakilan Leuser Internahutan Aceh. Bab Satu: Hutan Aceh Kini Menampilkan informasi kondisi hutan Aceh kini. Singkil (100. Habitat Harimau Sumatera di Aceh merupakan lahan perkebunan baru dan pembalakan liar. Aceh Jaya hingga Kabupaten Nagan Raya. dan diperkuat dengan tas yang sangat rendah. 1/WKP/SUM/47.Kabupaten 190/KPT. 100 KM dari rumahnya. Pembukaan areal pertambangan Tripa di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat Daya (50. rotan. Pemberian izin penebangan pohon hanya diperbolehkan pada pohon yang berasal dari kebun masyarakat yang tergolong jenis-jenis kayu kampung. daging dan tulang sudah membusuk 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia 1 orang meninggal dunia Desa Bukit Meuh. dibantu Panglima Uteun. EQUITY 9 786029 573008 . yang meliputi nah. 2. Pelindung Bencana Vegetasi hutan bakau dapat menyaring badai dari lautan yang bermuatan garam. Bab EMpat: Harta Karun Lahan Gambut Berisi kondisi dan informasi lain mengenai lahan gambut. berwarna coklat t Desa Jambo Papeun. kebijakan ini tidak memuat larangan penebangan hutan bagi pemilik Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) dan sejenisnya. Biji-biji bakau itu kemudian disemaikan Azhar. Batuan Sedimen Padu dan nung Api Tua Gudan beriklim sejuk. ber- garuhi oleh sediment sungai atau laut Dilakukan penangkapan terhadap harimau yang telah menyebabkan korban di seluruh Kabupaten Aceh Selatan t Mesotro k. Hal ini bermula dari Aceh Selatan dan Aceh 3 kebiasaannya mengumpulkan biji bakau. lainnya burung. Kabupaten Aceh Selatan Desa Sengko Meulat. Sehingga Jenis ini terdiri dari breksi. Menjaga adat Glee dalam pengelolaan hutan adat (meuglee). gading. Gubernur Irwandi Yusuf mengeluarkan Moratorium Logging pada 6 Juni 2007. berdasarkan SK Menteri No. Terumuskannya Atlas Hutan Aceh sebagai dasar perumusan kebian di Aceh. sarang ternilai menjadi terkikis. dapat diterima semua pihak. serta di Lamno. Kecamatan Kabupaten Aceh Selatan berat jenis dalam keadaan lembab < 0. merbau. sehingga keseimbangan iklim mikro terjaga.H. waktu 5 tahun ke depan. Kecamatan Kluet Timur. Di Nagan Raya. termasuk sejarah perubahan dan tata kelola hutan Aceh. penanaman kembali hutan (reforestasi). Mewujudkan pengelolaan hutan lestari bagi para pelaku pembangunan di Aceh.penambangan kayu untuk dijual.memiliki tingkat kesuburan yang tinggi. Tak terasa. Bengkulu dan bunan karena tingkat kesuburan yang tinggi Lampung. Organosol atau Histosols. Kalimantan 6. Lhok Nga. 15 2775% November 2007 masih Desa Bukit Mas. merupakan gambut yang terbentuk dekat pantai laut dan mendapatkan pengayaan mineral dari air laut Gambut pedalaman. aglomerat. Gubernur Irwandi Yusuf terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Aceh secara langsung. sebagian bahan asalnya masih bisa dikenali. Kecamatan t Desa Jambo Papeun. Prestasi Azhar ini mengantarkannya menjadi pembawa obor Olimpiade Beijing 2008. Kini. Bab Tiga: Aceh Mega Biodiversity Menampilkan informasi keanekaragaman hayati Aceh dan sebarannya. 6. Aliran air yang mengikis Memperjuangkan kepentingan pedagang kayu melalui jalur hukum demi penyehatan batuan gamping tersebut membangun sebuah perdagangan kayu di Hindia Belanda. Kecamatan Meukek. Tugasnya adalah mengkoordinir semua bidang yang terkait dibentuk oleh Gubernur Aceh melalui Surat Keputusan dengan visi Aceh Green. dapat dimanfaatkan untuk diolah dan dipasarkan di Propinsi Aceh. Menyediakan basis data kehutanan yang dijadikan acuan dalam perencanaan dan implementasi pengelolaan seluruh sumberdaya alam serta pemanfaatan ruang/lahan di Aceh. 14 bahan 25 asalnya masih Samadua bila diremas > seratnya tersisa. Penambat Racun Selain tertahan oleh lumpur. Sarana Pendidikan dan Penelitian Hutan bakau bisa menjadi laboratorium lapangan. pada 7 Maret 2001. organisasi dan cara kerja Jawatan Kehutanan. Di pantai barat terdapat di Leupung dan Lhoong. Azhar membawa pulang 30. konglomerat dan Tipereska dibentuk dengan mandat merumuskan dokumen Rencana Sedimen Lepas lava yang mengalami perlibatan.6 juta ha Habitat Satwa Langka Lebih dari 100 jenis burung hidup di kawasan mangrove dan daratan lumpur di sekitarnya. nya di Barat.000 ha). Sehingga kualitas air laut terjaga dari endapan lumpur erosi. atau geologi bisa berlangsung dengan lancar. Sekretariat Aceh Green juga menjadi pusat infor2007. tumbuh-kembangnya sektor ekonomi kehutanan (sektor riil) yang taran rendah tepi pantai hingga dataran tinggi dan kelembagaan. gai utama. Itu semua berasal dari 3 bulan perjalannya hingga ke Pidie.1/534/2007. diperkirakan tinggal 400 ekor saja. foto dan data lainnya. Kabupaten Aceh Selatan Meukek dengan tebal > 40 cm. Pengelolaan lava yang pelapukan memberikan Batuan beku disebut malihan. guna mewujudkan pengelolaan lestari danakibat kemakmuran 1. gau yang meliputi Karesidenan Palembang. Kecamatan Meukek 16 24 Desember 2007 Desa Lawe Sawah. Sebuah visi progresif mengenai arah baru pembangunan Aceh pascakonik dan bencana tsunami. Kabupaten Aceh Besar. Akibatnya. Kabupaten Aceh Jaya. Tipereska dibiayai oleh Multi Donor Fund di bawah Aceh Forest and Environment Project (AFEP).diAceh. Panglima Uteun Dalam kelembagaan adat Aceh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful