LAPORAN PRAKTIKUM “ PEMBUATAN YOGHURT BIOTEKNOLOGI

Nama Kelompok : 1. 2. 3. 4. Wiwik Indriani T.O Dyah Aliyah F Nur Lailatul M (103654211) (103654214) (103654216)

Zahrotul Ummah (103654230)

Universitas Negeri Surabaya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Pendidikan Sains

2012 Pembuatan Yoghurt i .

Yoghurt adalah suatu minuman yang dibuat dari susu sapi dengan cara fermentasi oleh bakteri Streptococcus Thermophilus dan Lactobacillus Bulgaricus. Untuk mendapatkan kekentalan yang diinginkan dapat dilakukan penguapan terlebih dahulu. Selain dibuat dari susu segar. Penambahan campuran- Pembuatan Yoghurt i . tetapi kebersihan merupakan kunci utama berhasil atau tidaknya proses fermentasi ini. air susu murni dinyatakan baik sekali. Kajian Teori Banyak orang suka minum susu tanpa gula. Tujuan Yoghurt : Memahami proses pembuatan C. sirup ataupun kopi (ekstrak kopi). bahwa minum susu sedikit masam menyebabka awet muda. maka dilakukan pendinginan. Setelah mencapai tingkat keasaman dalam minuman tersebut. di Asia terkenal sebagai kumis. jika terdapat kurang dari 200.000 mikroorganisme per mililiter dengan perhitungan langsung dengan mikroskop atau perhitungan jumlah koloni namun begitu susu segar kualitas bagus bukan jaminan. dan di Eropa Timur sebagai yoghurt.A. sebelum susu di fermentasi atau bisa juga dengan penambahan susu skim. Banyak orang yang beranggapan. di negara-negara sekitar Laut Tengah disebut kefir. Air susu demikian itu di Mesir terkenal sebagai leben. Untuk penilaian air susu di Amerika Serikat. tetapi adapula yang lebih suka minum air susu bergula. Judul Percobaan : Pembuatan Yoghurt B. Dibeberapa negara air susu sedikit masam merupakan minuman rakyat yang sangat digemari. Bakteri ini adalah bakteri asam laktat yang mengubah laktosa dari susu biasa menjadi asam laktat Keasaman dari susu yang di fermentasi pada umumnya cukup untuk mencegah kerusakan oleh bakteri proteolitik yang tidak tahan asam. yougurt dapat juga dibuat dari susu skim (susu tanpa lemak) yang dilarutkan dalam air dengan perbandingan tergantung pada kekentalan produk yang diinginkan. Yougurt umumnya disajikan dengan menambah terlebih dahulu campuran lain seperti gula.

Kadang-kadang dalam pembuatannya dapat ditambahkan essence seperti aroma vanili. Rancangan Percobaan Alat dan Bahan • • • • • • • • Susu sapi segar (1 liter) Panci Kompor Pengaduk Thermometer Botol bertutup Incubator Vitacharm (yoghurt yang sudah jadi 1 botol) atau stater Lactobacillus casei murni • • Alcohol Gula pasir (100 gr) Pembuatan Yoghurt i . D. 1. Adanya campuran-campuran tersebut selain menambah kelezatan sering kali juga memperindah penampakan sehingga mempertinggi mutunya. Produk yang telah jadi dan bagus. karena dengan demikian fermentasi tidak berlanjut sehingga produk dapat disimpan lebih lama.campuran ini tergantung selera. Produk-produk yang telah masa inkubasinya sebaiknya disimpan di almari pendingin. Pada flavoured yougurt cukup ditambahkan gula dan bisa langsung disajikan. durian. nanas dan sebagainya. ini yang disebut “flavoured yougurt”. mocca. dapat digunakan sebagai starter pada pembuatan yougurt selanjutnya.

f. Botol-botol tersebut diinkubasi pada incubator dengan suhu 40oC selama 2 hari. Susu dipertahankan pada suhu tersebut selama 1 jam. Supaya susu tidak rusak selama pendidihan dilakukan pengadukan dengan pelan-pelan. Susu sudah berubah menjadi yoghurt apabila terbentuk 3 lapisan. Susu diinokulasi/diberi Lactobacillus casei/vitacharm ke dalam susu tersebut secara aseptic. Botol yang sudah diberi stater/ Lactobacillus casei tersebut ditutup rapat (karena bakteri Lactobacillus casei bersifat anaerob). c. e. Biarkan sampai agak dingin (hangat-hangat kuku). Yoghurt dikatakan tidak jadi apabila tidak terbentuk 3 lapisan (masih campur) kemudian pada lapisan atas terlihat bercak-bercak berwarna (coklat tuakehitaman/warna lain) serta berbau busuk. Pembuatan Yoghurt i . atau pada suhu kamar selama 34 hari. Untuk 1 liter susu diinokulasi dengan 1 botol vitacharm atau 20-25 ml Lactobacillus casei murni. Lapisan paling bawah berwarna putih (protein yang menggumpal atau sering disebut yoghurt) lapisan tengah berwarna hijau muda (putih kehijauan berisi bakteri Lactobacillus casei yang bisa dijadikan stater) dan lapisan atas putih kekuningan (berisi lemak) dan bila dicium berbau asam serta wangi susunya masih tercium.2. Langkah-langkah Percobaan a. Tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit (100 gr) dan aduk-aduk agar larut. Setelah susu mendingin dan suhunya mencapai 40-50 oC / hangat-hangat kuku (tidak boleh diukur dengan thermometer). d. Rebuslah air susu sapi segar sampai suhunya mencapai 90oC dalam wadah terbuka (panci). Susu dimasukkan ke dalam botol yang sudah disteril (direbus selama 30 menit/ dilap alcohol 70%) dan ditutup dengan tutup yang steril. b.

Hasil Pengamatan Perlakuan Merebus air susu sapi segar sampai suhunya mencapai 90oC. berwujud cair dan berbau asam namun i .E. Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair • cair • Stater berwarna Susu berwarna Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair putih pekat dan berwujud kuning gading dan berwujud cair Menginkubasi botol yang berisi susu yang sudah diberi stater dengan suhu kamar Pembuatan Yoghurt Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair Susu berwarna putih pekat. Mempertahankan suhu susu selama 1 jam. Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair • cair • Gula berwarna Susu berwarna Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair Hasil Pengamatan Sebelum Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair Sesudah Susu berwarna putih pekat dan berwujud cair putih pekat dan berwujud putih jernih dan berwujud kristal padat Memasukkan susu ke dalam botol yang sudah disteril Mendinginkan susu hingga suhunya mencapai 40-50oC Memberikan stater pada susu. Menambahkan gula pasir sedikit demi sedikit dan diaduk agar larut.

namun sebelum stater dimasukkan terlebih Pembuatan Yoghurt i . setelah 1 jam air susu sapi tersebut ditambahkan dengan gula pasir 100 gr sedikit demi sedikit sambil dilakukan pengadukan hal tersebut dilakukan agar gula pasir cepat larut dalam susu.selama 3-4 hari. F. Proses perebusan tersebut dilakukan selama 1 jam atau dan warna susu tetap sama yaitu putih pekat dan berwarna cair. wangi susunya masih tercium serta terdapat 3 lapisan. maka dapat dianalisiskan sebagai berikut. Setelah itu susu yang telah ada di dalam botol ditutup kemudian didinginkan sampai benar-benar dingin hal tersebut dilakukan agar bakteri yang ada di dalam stater sebelum dimasukkan tidak mati akibat susu masih dalam keadaan panas. Sebelum air susu tersebut ditambahkan gula berwarna putih pekat dan bewujud cair sedangkan gula berwarna putih jernih dan berwujud kristal padat. Setelah proses perebusan selesai susu tersebut dimasukkan kedalam botol yang terlebih dahulu diseterilkan hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kontaminasi antara susu dengan bakteri yang ada dalam botol yang akan dipakai untuk mendinginkan susu tersebut. Sebelum perebusan air susu sapi segar tersebut berwarna putih pekat dan berwujud cair setelah direbus tidak mengalami perubahan yaitu tetap berwarna putih pekat dan berwujud cair hal tersebut dikarenakan pada saat perebusan air susu sapi segar tidak diberi tambahan pewarna sehingga pada saat perebusan dan sebalum perebusan warna yang dihasilkan sama. setelah ditambahkan gula tetap berwarna putih pekat dan berwujud cair hal tersebut dikarenakan gula pada awalnya berwarna putih jernih mencair dalam susu sehingga tidak mengalami perubahan warna. Analisis Data Berdasarkan data yang kami peroleh pada saat percobaan. Air susu segar sebanyak 1 liter direbus sampai suhunya mencapai 90oC. Pada waktu sebelum diseterilkan air susu berwarna putih pekat dan berwujud cair. kemudian setelah susu tersebut dimasukkan kedalam botol yang sudah terlebih dahulu diseterilkan hasilnya sama yaitu berwarna putih pekat dan berwujud cair. Setelah susu benar-benar sudah dalam keadaan dingin baru stater dimasukkan kedalam susu tersebut.

G. Pembuatan Yoghurt i . Sebelum diinkubasi susu berwarna putih pekat dan berwujud cair. dan terdapat 3 lapisan. Yaitu menggunakan starter cair rasa jeruk. Setelah itu botol yang berisi susu dan sudah diberi stater diinkubasi dengan suhu kamar selama 3-4 hari. setelah diinkubasi susu berwarna putih pekat. Selain itu yoghurt merupakan salah satu hasil dari bioteknologi dimana manfaatnya sangat baik untuk kelangsungan hidup manusia terutama untuk tubuh manusia. dalam praktikum kita hasil yoghurtnya berbentuk cair tetapi dan tidak terlalu kental. Kesimpulan Berdasarkan percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa yoghurt merupakan salah satu hasil dari pemanfaatan bakteri Streptococcus. berwujud cair dan berbau asam namun wangi susunya masih tercium. Sebelum susu ditambahkan stater susu berwarna putih pekat dan berwujud cair. H. sedangkan stater berwarna kuning gading dan berwujud cair. Selain itu masih terasa rasa jeruk yang merupakan pengaruh dari starter yang digunakan. Diskusi Yoghurt yang kita tahu biasanya berbentuk cair dan agak kental. Selanjutnya stater segera dimasukkan kedalam susu dan cepat-cepat ditutup kembali. setelah penambahan stater susu berwarna putih pekat dan berwujud cair.dahulu tangan dan lingkungan disekitar harus dalam keadaan steril hal tersebut dilakukan agar susu tidak terkontaminasi dengan tangan yang akan memasukkan stater ke dalam susu dan lingkungan disekitarnya.

wordpress. Diakses tanggal 24 Mei 2012 pukul 12.00 Pembuatan Yoghurt i .com/2008/08/15/pembuatan-yoghurt/ . Daftar Pustaka http://abynoel.I.

Lampiran Foto Foto Hasil Pengamatan Pembuatan Yoghurt i .

Pembuatan Yoghurt i .

Pembuatan Yoghurt i .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful