MAKALAH KALKULUS VOLUME BENDA PUTAR

DISUSUN OLEH 1. IKA ANIFATU ‘AISA 2. AISAH AGUSTINA 3. MAYA LUTVIANA 2090720050 2090720054 2090720043

UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA 2010

i

............................................. i DAFTAR ISI ................................. Menentukan Daerah Asal dsan Daerah Nilai Fungsi.....1.................................................................................................... Volume Benda Putar .............. Suku Banyak ....... 2 1...... 8 2.......................................................................................... 1 BAB II : ISI ................ 6 1...3................................................... 6 1........................1... Latihan Soal ............................1..............2................................................................................................. Volume Benda Putar dengan Metode Cicin ......... 2 A..... 14 DAFTAR PUSTAKA ........................................................................ Fungsi Kuadrat .........2.............................................................................. 5 1.............................3..........................DAFTAR ISI JUDUL .................................1..................................................... 2 1......................................... ii BAB I : PENDAHULUAN . 15 ii ......... 11 BAB III : PENUTUP ..................................................................................... Daerah Asal dan Daerah nilai fungsi f...... 7 1................................... 2 1...................2.................... 14 Kesimpulan ......................... Fungsi Linier ............. Irasional ......................................................................................... 4 B...........................................................1.............. 10 D................................................. Rasional ..... 9 C......1...................................................................... 6 1.................. Fungsi Transender ........................... 5 1.............. Fungsi Kubik ... Soal-soal Latihan................................................... 7 1.................................................... Fungsi Aljabar ....................................... Volume Benda Putar dengan Metode Cakram .....3....

BAB I PENDAHULUAN Dalam suatu upaya mencari volume suatu benda pejal kita akan menghadapi suatu masala yang serupa dengan apa yang telah kita hadapi sewaktu menghitung luas. 1 . akan tetapi pengetahuan itu harus diwujudkan secara tepat dengan menggunakan kalkulus agar dapat menghasilkan definisi yang eksak. Secara intuitif. kita telah mengetahui apa yang dimaksud dengan volume.

BAB II ISI A... b ] sebagai berikut : ∆ : a = x 0 < x1 < . A merupakan fungsi kontinu. < xi −1 < xi < . isi berjari-jari f ( c i ) dengan tebal ∆ cakram ini adalah ∆Ι i = π [ f ( ci ) ] ∆ xi 2 Bila daerah D diputar mengelilingi sumbu X. maka kan terjadi suatu benda putar yang diperlihatkan pada gambar 3 dengan nilai hampiran (pendekatan) untuk isinya adalah : 2 . Jika penempang melintang luas S pada bidang Px melalui tegak lurus terhadap sumbu maka volume S adalah V = lim ∑A x ∆x = ∫ A( x ) dx n →∞ i =1 n i a n x=a x dan x adalah A( x ) . garis x = b . VOLUME BENDA PUTAR DENGAN METODE CAKRAM Perhatikan gambar berikut : Kita membuat suatu partisi untuk selang tertutup [a. xi −1 < ci < xi dan ∆ = maks ∆xi 1≤ i ≤ n gambar 1 memperlihatkan daerah D beserta elemen luasnya. VOLUME BANDA PUTAR Misalkan S adalah sebuah benda pejal yang terletak diantara garis .. yang diperlihatkan apa gambar 2. Jika elemen ini diputar mengelilingi sumbu X. ( ) b B. maka kita akan memperoleh cakram lingkaran xi . < x n = b dengan ∆x1 = x1 − xi −1 ..

maka volume benda putar yang terjadi ialah : Ι = lim ∑π [ f ( d i ) ] ∆y i = π ∫ f 2 ∆ →0 i =1 c n d 2 ( y ) dx Contoh : Tentukan volume benda putar dengan memutar bidang dalam kuadran pertama yang dibatasi parabola y 2 =8 x dan garis x = 2 mengelilingi sumbu x. b ] . garis y = c . b] . b] . nilai eksak isi benda putar yang diinginkan ialah Ι = lim ∑π [ f ( ci ) ] ∆xi = π ∫ f 2 ∆ →0 i =1 a n b 2 ( x ) dx Dengan demikian rumus volume benda putar dengan metode cakram sebagai berikut : Teorema. volume benda putar dengan metode cakram Misalkan D adalah suatu daerah yang dibatasi oleh fungsi kontinu f pada [a . Akibatnya. d ] . garis y = d dan sumbu Y. Jawab: V =π ∫ y 2 dx 0 2 =π ∫8 x dx =π ( 4 x ) 0 2 2 2 0 ] =π(16 −0 ) = 16π 3 . jika D =π∫ f a b diputar mengelilingi sumbu X. garis x = b dan sumbu X. garis x = a . maka volume benda putar yang terjadi ialah : 2 Ι = lim ∑π [ f ( ci ) ] ∆xi ∆ →0 i =1 n 2 ( x ) dx Akibatnya : Misalkan D adalah suatu daerah yang dibatasi oleh fungsi kontinu fdan bernilai tak negatif x = f ( y ) pada selang [c. f ( x ) ≥ 0 pada [a.Ι = ∑ ∆I i = ∑ π [ f ( c i ) ] ∆x i 2 i =1 i =1 n n Jumlah berhingga yang terakhir merupakan suatu jumlah Rietmann yang mempunyai limit karena fungsi f 2 kontinu pada [a.

Fungsi Aljabar 2. Misalnya. ditulis V = A⋅ h Kemudian. Fungsi Transenden C. maka A( x ) = πr 2 jari-jari yang dimaksud merupakan sebuah fungsi dalam xi misalnya f ( x ) . VOLUME BENDA PUTAR DENGAN METODE CINCIN 4 . Secara matematis.. sehingga diperoleh pemotongan benda menjadi lempengan yang tipis-tipis. kemudian akan t =1 n ∫ A( x)dx a b A( x ) adalah luas alas benda putar. Dengan demikian volume benda putar dapat dinyatakan sebagai V = π ∫ ( f ( x ) ) dx 2 a b 1. < x n = b a Melalui titik-titik ini. oleh karena alas benda putar ini berupa lingkaran. yaitu ∆Vi ≈ A( x ) ∆xi dengan xi −1 ≤ xi ≤ xi Dengan jumlah yang kalian dapatkan V ≈ menjadi ∑ A( xi ) ∆xi . b ] dengan titik-titik bagi a = x 0 < x1 < x 2 .Secara umum. Volume suatu lempengan ini dapat dianggap sebagai volume tabung.. garis tersebut adalah sumbu − x dan andaikan luas penampang di x adalah A(x) dengan a ≤ x ≤ b Bagi selang [a. luas bidang tegak lurus pada sumbu − x . perhatikan sebuah benda yang bersifat bahwa penampangpenampang tegak lurusnya pada suatu garis tertentu memiliki luas tertentu. volume dinyatakan sebagai luas alas dikali tinggi.

5 . garis Perhatikan gambar berikut : x = a . garis x =b. d ] dengan f ( y ) ≥ g ( y ) ≥ 0 pada [c. Akibatnya. kita hitung volume benda putar tersebut dengan proses seperti metode cakram. garis x = a . b ] . maka akan terjadi suatu benda putar seperti terlihat pada gambar 3. volume benda putar dengan metode cakram Misalkan D adalah suatu daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi kontinu f dan g pada [a. b ] . sedangkan elemen volumenya sebagai hasil perputaran elemen luas tadi berbentuk cincin lingkaran seperti pada gambar 3. b ] .1. maka diperoleh : ∆Ι i = π f 2 ( ci ) − g 2 ( ci ) ∆ xi dan Ι ≈ ∑ ∆Ι i = ∑ π f i =1 i =1 n n [ ] [ 2 ( c1 ) − g 2 ( ci ) ]∆xi Jumlah terakhir merupakan suatu jumlah Riemann yang mempunyai limit karena fungsi f 2 − g 2 kontinu pada [a. d ] . Jika daerah D diputar mengelilingi sumbu X.Misalkan D adalah suatu daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi kontinu f dan g pada [a. b ] dengan f ( x ) ≥ g ( x ) ≥ 0 pada [a.2. Jika daerah D diputar mengelilingi sumbu X. nilai eksak dari volume benda putar ini adalah : Ι = lim ∑π f ∆ →0 i =1 n [ 2 ( ci ) − g 2 ( ci ) ]∆xi = π ∫ [ f 2 ( x ) − g 2 ( x ) ]dx b a Dengan demikian rumus volume benda putar dengan metode cincin adalah : Teorema. b ] dengan f ( x ) ≥ g ( x ) ≥ 0 pada [a. maka volume benda putar yang terjadi : Ι = lim ∑π f 2 ( ci ) − g 2 ( ci ) ∆xi = π ∫ f ∆ →0 i =1 a n [ ] b [ 2 ( x ) − g 2 ( x ) ]dx Akibatnya : Misalkan D adalah suatu daerah yang dibatasi oleh grafik fungsi kontinu x = f ( y ) dan x = g ( y ) pada [c. garis x = b .

maka volume benda putar yang terjadi adalah : Ι = lim ∑π f ∆ →0 i =1 n [ 2 ( d i ) − g 2 ( d i ) ]∆yi =π∫ f a b [ 2 ( y ) − g 2 ( y ) ]dy Contoh: Tentukan volume benda putar dengan memutar daerah yang dibatasi oleh kurva16 mengelilingi sumbu x.garis y = c . Unsur y yang berkaitan dengan unsur x ini dinamakan y = f ( x ) yang disebut aturan fungsi. 6 . maka dapat disimpulkan: Jika A. maka fungsi f = A → B adalah suatu aturan yang mengaitkan setiap unsur X ∈ A dengan tepat unsur y ∈B. FUNGSI PARAMETER BAB III PENUTUP Kesimpulan Jadi berdasarkan uraian di atas. B ≤ R. x = 0 dan y = Jawab: D. dan garis y = d . kurva y =4 x 2 . OPERASI ALJABAR PADA FUNGSI E. Jika D diputar mengelilingi sumbu Y.

DAFTAR PUSTAKA Martono. Kalkulus. 2001. dkk. Jakarta: Piranti Dharma Kalokatama Purcell. 1999. Jilid I. Edwin J. Kalkulus I. Jakarta: Erlangga Sunismi. Kalkulus dan Geometri Analitis. Koko. Matematika 2 SMA dsan MA. Malang: Unisma Press. 1990. Yanti. 7 . Edisi IV. 2005. Jakarta: Erlangga Murrati.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful