Tugas Makalah

FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI II “HORMON PERTUMBUHAN”

OLEH: KELOMPOK I | FARMASI C NURUL SYAHARANI B RISNAWATY BAKRI RUDINI

JURUSAN FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2013

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang kata hormon dari bahasa Yunani yakni hormaen yang berarti menggerakkan. Hormon merupakan suatu zat yang dihasilkan oleh suatu bagian dalam tubuh. Organ yang berperan dalam sekresi hormon dinamakan kelenjar endokrin. Disebut demikian karena hormon yang disekresikan diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah dan tanpa melewati saluran khusus. Di pihak lain, terdapat pula kelenjar eksokrin yang mengedarkan hasil sekresinya melalui saluran khusus. Walaupun jumlah yang diperlukan sedikit, namun keberadaan hormon dalam tubuh sangatlah penting. Ini dapat diketahui dari fungsinya yang berperan antara lain dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh, proses reproduksi, metabolisme zat, dan lain sebagainya. Hormon akan dikeluarkan oleh kelenjar endokrin bila ada rangsangan (stimulus). Hormon tersebut akan diangkut oleh darah menuju kelenjar yang sesuai. Akibatnya, bagian tubuh tertentu yang sesuai akan meresponnya. Sebagai contoh, hormone insulin disekresikan pankreas saat ada rangsangan gula darah yang tinggi, hormon adrenalin disekresikan medula adrenal oleh stimulasi saraf simpatik, dan lain-lain. Di dalam tubuh manusia ada beberapa jenis kelenjar endokrin, yakni kelenjar hipofisis, tiroid, paratiroid, timus, pankreas, adrenal, ovarium, testis, dan kelenjar pencernaan. Pada makalah kali ini akan membahas mengeanai hormon pertumbuhan, dimana meliputi Apa yang dimaksud hormon pertumbuhan, pembentukan dan kerja dari hormon pertumbuhan serta Penyakit atau

B. Mengetahui tentang patofisiologi hormon pertumbuhan 3. Rumusan Masalah 1. Bagaimanakah pengobatan dan terapi dari kelainan yang berhubungan dengan hormon pertumbuhan? C. Mengetahui tentang hormon pertumbuhan. Tujuan 1.kelainan yang berhubungan dengan hormon pertumbuhan dan cara pengobatannya. 2. Mengetahui tentang pengobatan dan terapi patofisiologi hormon pertumbuhan . Apa itu hormon pertumbuhan? 2. Penyakit atau kelainan apa yang berhubungan dengan hormon pertumbuhan? 3.

analog dan antagonis hormon. Mengontrol proses status faal seperti mengontrol denyut jantung. Mengatur berbagai proses metabolisme secara spesifik selama organisme tersebut hidup sehingga disebut sebagai regulator metabolisme 4. dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain oleh obat yaitu hormon alamiah. dan suhu tubuh 8. Hormon Pertumbuhan Sistem Endokrin dan susunan saraf merupakan alat utama dimana tubuh mengkomunikasikan antara berbagai jaringan dan sel. dengan cara : 1. Mengontrol kerja ginjal dan Mengontrol proses pencernaan serta proses reproduksi.Kata hormon berasal dari istilah Yunani yang berarti membangkitkan aktifitas. diangkut sebagai pesan yang bergerak untuk bereaksi pada sel atau organ targetnya (definisi klasik dari hormon). Hormon hipofisis anterior . Mengubah permiabilitas membran sel terhadap bahan spesifik 3. Sistem Endokrin dimana berbagai macam ” hormon “ disekresikan oleh kelenjar spesifik. Mengontrol pertumbuhan sel dan jaringan 7. respirasi. Sistem saraf sering dipandang sebagai pembawa pesan melalui sistem struktural yang tetap. Mengkoordinir fungsi dan kerja jaringan dan organ 6. sehingga disebut chemical messenger dimana Hormon menginduksi sintesa enzim pada tingkat inti sel dan ribosom. Hormon mengatur kadar koenzim yang tergolong nukleotida. 5.BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Mengatur sistem enzim dan permeabilitas membran sel. Beberapa fungsi hormon yaitu mengontrol mengkoordinasikan aktivitas berbagai organ tubuh. Mengubah reaksi kimia dalam sel 2. Sintetis dan sekresi hormon hipofisis anterior selain dikontrol hipotalamus. tekanan darah. Hormon menginduksi sistem enzim pada tingkat membran sel.

laktogen plasenta (PL). metabolisme dan respon terhadap stres. Kelompok pertama berupa hormon somatropik yang meliputi hormon pertumbuhan (GH=somatotropin).(farmakologi terapi:424). hormon pemacu folikel. Pembentukan dan sekresi sebagian besar hormon yang dihasilkan di hipofisis anterior diatur oleh hormon stimulatorik (releasing-hormones) (Marks. Hipotalamus bekerja sebagai perantara kunci antara pusat luhur di sistem saraf pusat dan kelenjar hipofisis melalui sintesis dan sekresi berbagai peptida yang mendorong pelepasan hormon dari adenohipofisis (releasing hormones hipotalamus) atau menghambat sekresinya (release-inhibiting hormones hipotalamus). Hormon fisis anterior sangat esensial untuk hormon pertumbuhan dan perkembangan. Sebaliknya hormon yang disekresi tersebut mengatur juga sekresi hipotalamus atau hipofisis.mengatur sintesis dan sekresi hormon dan zat-zat kimia disel target. Kelompok kedua berbentuk glikoprotein yaitu tirotropin. reproduksi. Al Hijr (15) : 28-29) Hormon-hormon yang dihasilkan oleh hipofisis anterior dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya. 2000: 674). luteinizing hormone. “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud" (QS. Allah SWT berfirman: . dan telah meniupkan kedalamnya ruh (ciptaan)-ku. prolaktin (PRL). gonadotropin plasenta manusia.

prolacting releasing-inhibiting hormone (PRIH). Kadar serum normal harian umumnya kurang dari 10 ng/mL . HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) adalah hormon yang bertanggung jawab atas pertumbuhan manusia sejak dari kecil sampai dia tumbuh besar. growth hormone releasing-inhibiting hormone (GHRIH) yang juga disebut somatostatin (SS). thyrotropinreleasing hormone (TRH). Hormon adenohipofisiotropik adalah growth hormone releasing hormone (GHRH). Kelenjar yang bertanggung jawab untuk memproduksi HGH adalah kelenjar pituitary. Kelenjar pituitary terletak di bawah otak manusia. bukan berarti hormon ini tidak berguna. Sekresi yang kurang menonjol juga terjadi beberapa jam setelah makan. apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. dopamin (DA).Artinya: “Hai manusia. Walaupun kecil. Setelah manusia sudah bertumbuh besar.” (QS. akan tetapi hormon ini bertugas untuk menjaga agar organ tubuh tetap pada kondisi yang prima. Produksi dari HGH sangat mempengaruhi produksi hormon-hormon lain di dalam tubuh Hormon ini disekresikan secara pulsatil dengan rata-rata frekuensi 13 kali per hari. Ukuran dari kelenjar ini adalah sebesar kacang kedelai. kelenjar ini merupakan raja dari seluruh kelenjar yang memproduksi hormon di tubuh manusia. dan gonadotropin-releasing hormone (GnRH) (Marks. 2000: 674). prolacting-releasing hormone (PRH). Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang. Hormon pertumbuhan manusia. corticotropin-releasing hormone (CRH). Al-Infithaar: 6-7). Puncaknya terjadi pada malam hari selama tidur pada fase gelombang lambat.

dan pertumbuhan tulang Hormon pertumbuhan (growth hormone) atau hormon somatotropik (STH) adalah sejenis hormon protein.. Hal ini terjadi melalui beberapa jalur yang diperankan oleh GH maupun IGF-1. Hormon ini mengendalikan pertumbuhan seluruh sel tubuh yang mampu memperbesar ukuran dan jumlah. Pelepasan GH juga diregulasi oleh respon neurohormonal. Kadar hormon ini rendah pada masa anakanak dan menurun pada usia lanjut (Tien et al.. 2009. 2000. sedangkan rangsang β-adrenergik memiliki efek yang berlawanan. yaitu growth hormone releasing hormone (GHRH) dan somatostatin. Rangsangan kolinergik meningkatkan sekresi GH dengan menghambat pelepasan somatostatin. Growth hormone sendiri menghambat pelepasannya melalui mekanisme umpan balik. 2007).. dilepaskan oleh hipofisis anterior sebagai sebagai respon terhadap hormon pelepasan hormon pertumbuhan (GHRH) yang dihasilkan oleh hipotalamus. Sel somatotrof dapat dihambat secara langsung melalui rangsangan produksi IGF-1 lokal maupun melalui hambatan pada GHRH dan stimulasi somatostatin oleh GH. 2004: 206). 2010).. terjadi proliferasi sel.dan tertinggi pada masa pubertas. Mekanisme lainnya adalah melalui IGF-1 yang sebagian besar diproduksi di hati akibat rangsangan GH. Hormon pertumbuhan (GH). Gardner dan Shoback. . GHRH berfungsi untuk merangsang produksi GH sedangkan somatostatin menghambat sekresi GH. Sekresi GH diatur secara sentral oleh hormon hipotalamus. Pangkahila. 2000. 2000. IGF-1 tersebut dapat menghambat sintesis GHRH dan merangsang sintesis somatostatin (Tien et al. (Tien et al.. Fanciulli et al. Hormon GH dari sumber hewani tidak efektif untuk manusia. 2007). merupakan polipepida besar. Jørgensen et al. disertai efek utama pada pertumbuhan tulang dan massa otot rangka (Stoane. Zat ini dihasilkan secara sintetik melalui teknologi rekombinana DNA. misalnya melalui stimulasi proses sintetik protein. GH mempengaruhi berbagai proses biokimiawi secara luas.

Hormon pertumbuhan tampaknya memiliki efek langsung pada perumbuhan tulang dan merangsang diferensial kondrosit. bila maturitas telah dicapai.sel tersebut. walaupun terdapat beberapa efek pada jaringan lunak. Merangsang ploriferasi tulang rawan . IGF-1 menstimulasi proliferasi kondrosit (sel tulang rawan). serta peningkatan kadar gula darah (Watson. yang merupakan komponen stuktural utama protein. dan membutuhkan tindakan terkoordinasi beberapa hormon. Efek pada pertumbuhan yaitu: Pengaruh GH terhadap proses fisiologi tubuh sangat kompleks. Efek khusus dalam mengubah kondrosit menjadi sel osteogenik sehingga menyebabkan timbunan khusus tulang baru. Efek lainnya yaitu Peningkatan timbunan protein oleh sel kondrositik dan sel osteogenik serta meningkatkan kecepatan reproduksi dari sel. Efek mendorong pertumbuhan jaringan lunak melalui peningkatan jumlah sel (hiperplasia) dengan merangsang pembelahan sel dan peningkatan ukuran sel (hipertrofi) dengan mendorong sintesis protein. Efek metabolik hormon ini meliputi pengubahan karbohidrat menjadi asam amino dan dalam ambilan asam amino oleh sel. Hormon ini meningkatkan laju pertumbuhan dan mempertahankan ukuran. Hormon mengendalikan laju pertumbuhan di epifisis dan pusat osifikasi lain pada sistem skeletal.. protein. (Jørgensen et al. mengakibatkan pertumbuhan tulang. 2010). IGF-1 juga tampaknya merupakan kunci utama pertumbuhan otot dan yang mengontrol sebagian dari proses fisiologis kompleks yaitu pertumbuhan dan metabolisme karbohidrat. 2002: 120). mobilisasi lemak dari daerah penyimpanan. dan lemak serta merangsang serapan asam amino dan sintesis protein dalam otot dan jaringan lain. Peran utama hormon pertumbuhan dalam merangsang pertumbuhan tubuh adalah untuk merangsang hati dan jaringan lain mengeluarkan IGF 1. dan peningkatan metabolisme lemak. Meningkatkan pertumbuhan tulang sehingga menyebabkan tebal dan panjang.Hormon somatotropik (pertumbuhan) memberi pengaruhnya terutama pada jaringan keras tubuh.

tulang rawan. meningkatkan transportasi asam amino ke jaringan. tulang. IGF binding protein (IGFBP) yang utama adalah IGFBP-3 yang merupakan 95 % dari semua binding protein. IGF-1 dalam sirkulasi terikat pada 6 spesific binding potein dalam beberapa kombinasi. 2007). sintesis protein dan glukosa di hati serta beberapa efek langsung pada pertumbuhan tulang rawan (Gardner dan Shoback. 2. namun jika setelah masa pertumbuhan. maka efek pertumbuhan tulang akibat GH akan berhenti Efek fisiologi hormon pertumbuhan ada dua. misalnya memiliki reseptor hormon pertumbuhan. Meningkatkan pemanjangan tulang panjang selama lempeng epifisis tetap berupa tulang rawan. Sel-sel lemak (adiposit). yaitu: 1. Secara tidak langsung Secara tidak langsung Gh yaitu dimediasi terutama oleh pertumbuhan insulin bekerja melalui IGF-1 yang dihasilkan oleh berbagai jaringan sebagai respon terhadap GH. sehingga menyediakan lebih banyak ruang untuk membentuk tulang dan juga merangsang osteoblast. 2007). Efek metabolik dari hormon pertumbuhan yaitu : . Efek langsung adalah hasil dari hormon pertumbuhan yang mengukat reseptor pada sel target. dan hormon pertumbuhan merangsang mereka untuk memecah trigliserida dan menekan kemampuan untuk mengambil dan mengumpulkan beredar lipid. Jaringan yang memproduksi IGF-1 antara lain hati. Sebagian besar IGF-1 yang dilepas di sirkulasi berasal dari hati (Pangkahila. otot. Secara langsung Secara langsung GH menyebabkan lipolisis.epifisis. ginjal dan kulit. Mayoritas pertumbuhan mempromosikan efek dari hormon pertumbuhan sebenarnya karena IGF-1 yang bekerja pada sistem target.suatu hormon yang disekresikan dari hati dan jaringan lain sebagai respon terhadap hormon pertumbuhan.

Efek mirip prolaktin. Didalam jaringan di seluruh tubuh. sehingga merangsang kelenjar payudara dan produksi susu saat kehamilan. Meningkatkan pengendapan glikogen didalam sel. hormon pertumbuhan adalah salah satu hormon yang berfungsi mempertahankan glukosa darah dalam kisaran normal. Administrasi hormon pertumbuhan merangsang sekresi insulin. hormon pertumbuhan meningkatkan pemanfaatan lemak dengan trigliserida. . pada saat yang sama GH mengurangi pemecahan protein. dan menyebabkan hiperinsulinemia Metabolisme mineral. Efek ini meningkatkan hampir semua pengaambilan asam amino dan sintesis protein sel. Menyebabkan pelepasan asam lemak dari jaringan adiposa. Metabolisme lemak.Hormon pertumbuhan memiliki efek penting pada metabolisme protein. Dalam beberapa kasus. magnesium serta fosfat sehingga merangsang pertumbuhan panjang dari tulang keras dan pertumbuhan tulang rawan terutama pada anak-anak. GH meningkatkan perubahan asam lemak menjadi asetil CoA yang akan di gunakan sebagai sumber energi. Hormon pertumbuhan meningkatkan kadar kalsium. karena menekan kemampuan insulin untuk merangsang pengambilan glukosa pada jaringan perifer dan meningkatkan sintesis glukosa dihati. dan beberapa kasus tampak bahwa efek baik langsung dan tidak langsung yang berperan Metabolisme protein secara umum. efek langsung hormon pertumbuhan telahjelas menunjukkan bahwa IGF-1 dianggap sebagai mediator kritis. Hormon pertumbuhan sering dikatakan memiiki aktifitas sebagai anti insulin. Efek ketogenik dari GH akan menyebabkan perlemakan hati Metabolisme karbohidrat. Mengurangi pemakaian glukosa untuk mendapatkan energi. lipid dan karbohidrat. sehingga konsentrasi asam lemak dalam tubuh meningkat. hormon pertumbuhan merangsang anabolisme protein dalam banyak jaringan.

Al Mu’minuun (23) : 12-14) B. Maka Maha Sucilah Allah . lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging. peningkatan tersebut menyebabkan akromegali yang ditandai oleh kelainan bentuk tulang dan jaringan lemak (Suratun. Dia menyusun tubuhmu."Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) darki tanah. Pada orang dewasa. 2008: 8) Allah SWT berfirman. Al-Infithaar: 8) . Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Pencipta Yang Paling Baik. Artinya: “dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Kelainan Hormon Pertumbuhan Hormon pertumbuhan yang bertanggung jawab meningkatkan panjang tulang dan menentukan jumlah matriks tulang dibentuk selama masa pubertas. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. Sekresi yang meningkat selama masa kanak-kanak menghasilkan gigantisme dan menurunnya sekresi menghasilkan dwarfisme." (QS.” (QS.

kadar hormon pertumbuhan dalam darahnya adekuat seperti orang normal. muka dan suara imatur (tampak seperti anak kecil). nitrogen serta mineral. Somatomedin yang produksi utamanya di hati ini dipengaruhi juga oleh usia dan status gizi seseorang. dan hipoglikemia. cebol laron ini memiliki jenis lain dimana disebabkan oleh defisiensi somatomedin. pada penderita cebol laron ini. cebol laron (laron dwarfism). Pada kelainan ini. Biasanya intelengensia / IQ tetap normal kecuali sering terkena serangan hipoglikemia berat yang berulang. b. pematangan tulang yang terlambat. lipolisis (proses pemecahan lemak tubuh) yang berkurang. peningkatan kolesterol total / LDL. Cebol laron seperti yang telah dibahas diatas disebabkan karena sensitivitas reseptor hormon pertumbuhan menurusn sehingga efek dari hormon tersebut tidak tercapai secara optimal. Hormon ini tidak bekerja secara langsung dalam mempengaruhi pertumbuhan. Kekurangan hormon perumbuhan a.Hormon pertumbuhan ini diproduksi oleh somatrotop (bagian dari sel asidofilik) yang ada di kelenjar hipofisis. gemuk.1. gambaran yang tampak pada penderita sama dengan penderita dengan defisiensi hormon pertumbuhan. lemak. Dwarfism (cebol) Dwarfism (cebol) yaitu gangguan pertumbuhan akibat gangguan pada fungsi hormon pertumbuhan / growth hormone. Selain itu. Cebol laron (laron dwarfism). Tetapi. Ada dua sebab kekurangan hormon pertumbuhan yaitu: . Hormon ini merupakan hormon yang penting untuk pertumbuhan setelah kelahiran dan metabolisme normal karbohidrat. tetapi melalui perantaraan suatu peptida yang disebut somatomedin (IGF I dan IGF II) yang produksinya diinduksi oleh hormonpertumbuhan. Gejalanya berupa badan pendek.

Iradiasi kronis juga dapat mengurangi produksi hormon. 2). Gigantisme (berperawakan raksasa) Gigantisme dapat terjadi bila keadaan kelebihan hormon pertumbuhan terjadi sebelum lempeng epifisis tulang menutup atau masih dalam masa pertumbuhan. Kekurangan hormon pertumbuhan yang congenital (bawaan) yaitu karena produksinya memang kurang atau karena reseptor dalam sel yang kurang atau tidak sensitive terhadap ragsangan hormon. Biasanya gejala baru muncul pada penghujung masa kanak-kanak atau pada masa pubertas. glioma. jadi saat kecil sama dengan yang lain. gigantisme dapat disertai gangguan penglihatan bila tumor membesar hingga menekan khiasma optikum yang merupakan jalur saraf mata. Penyebab paling sering adalah tumor pada hipothalamus – kelenjar hipofisis seperti kraniofaringioma. histioma atau germinoma.1). Kadang juga disertai gejala-gejala lain akibat kurangnya hormon-hormon lain yang juga diproduksi hipofisis. Misalnya karena agenesis hipofisis atau defek /mutasi dari gen tertentu yang menyebabkan kurangnya kadar hormon seperti sindroma laron dan fenomena pada suku pygmi di Afrika. Hal ini terjadi karena jaringan lunak seperti otot dan lainnya tetap tumbuh. 2. Penyebab kelebihan produksi hormon pertumbuhan terutama adalah tumor pada sel-sel somatrotop yang menghasilkan hormon pertumbuhan. Kekurangan hormon pertumbuhan yang didapat. Kelebihan hormon pertumbuhan a. Ciri utama gigantisme adalah perawakan yang tinggi hingga mencapai 2 meter atau lebih dengan proporsi tubuh yang normal. Biasanya gejala mulai tampak sejak bayi hingga puncaknya pada dewasa. jadi dari kecil postur tubuhnya selalu lebih kecil dari anak yang lain. . namun kemudian tampak terhentinya pertumbuhan sehingga menjadi lebih pendek dari yang lain.

dan memperbesar ukuran tangan dan kaki. Setelah pertumbuhan somatis selesai. jari-jari tangan dan kaki menebal.Tangan dan kaki membesar dan jari-jari tangan kaki dan tangan sangat menebal. Akibat penonjolan tulang rahang dan pipi. 2004: 206). Dan karena hormon pertumbuhan mempengaruhi metabolisme beberapa zat penting tubuh. Penebalan tulang terutama pada wajah dan anggota gerak. sinus paranasalis dan sinus frotalis menjadi besar. hipersekresi GH tidak akan menimbulkan gigantisme pada orang dewasa. keadaan ini di sebut Akromegai. penderita sering mengalami problem metabolisme termasuk diabetes mellitus. Sering terjadi gangguan saraf perifer akibat penekanan saraf oleh jaringan yang menebal. melainkan akan menyebabkan penebalan tulang. bentuk wajah menjadi kasar secara perlahan dan tampak seperti monyet. Akromegali ditandai dengan pembesaran ukuran tulang selain tulang pipa. Tetapi menyebabkan pembesaran yang tidak proporsional pada jaringan. pembesaran mandibula menyebabkan gigi-gigi akan menjadi renggang. Akromegali. Gejala yang tampak antara lain: penonjolan tulang rahang dan pipi. Hipersekresi GH setelah penutupan lempeng epifisis tidak menyebabkan penambahan panjang tulang panjang. Akromegali. lidah juga menjadi . b. dan terjadi deformitas mandibula di sertai timbulnya prognatisme (rahang yang menjorok kedepan) dan gigi geligi tidak dapat menggigit.tulang dan jaringan lunak. Hal ini juga tidak umum (Stoane. tonjolan supraorbita menjadi semakin nyata.Yang lebih bahaya adalah bila kelebihan hormon pertumbuhan terjadi setelah masa pertumbuhan lewat atau lempeng epifisis menutup karena akan menimbulkan penebalan tulang terutama pada tulang akral tanpa diikuti pertumbuhan jaringan lunak di sekitarnya yang disebut akromegali. penambahan ketebalan tulang pipih pada wajah.

SOMATREM Hormon pertumbuhan yang dihasilkan dengan cara rekayasa genetik ini memiliki 1 gugus metionin tambahan pada terminal-N. 2008: 427). Hormon pertumbuhan yang digunakan dalam klinik saat ini adalah hasil rekayasa genetik. Efektivitasn hormon ini pada defisiensi partial dan anak pendek yang normal hanya tampak di awal terapi. Pengobatan Dan Terapi Kelainan Sekresi Hormon Pertumbuhan Selama ini indikasi hormon pertumbuhan hanya dibatasi untuk mengatasi kekerdilan akibat hipopituitarisme. suara menjadi lebih dalam akibat penebalan pita suara Komplikasi dari kelainan ini adalah gangguan pada saraf perifer dimana terjepitnya saraf-saraf tertentu saat pertumbuhan tulang yang berlebihan. Hal ini mungkin menjadi penyebab timbulnya antibodi dalam kadar rendah terhadap sediaan ini pada ± 30% pasien. Ada 2 GH rekombinan (rhGH) yang saat ini digunakan yaitu somatropin yang identik dengan GH manusia yang alamiah dan somatrem yang memiliki tambahan residu metionin. ada kemungkinan penggunaannya untuk mengatasi gangguan pertumbuhan akan lebih luas. Dengan ditemukannya cara rekayasa genetika untuk memproduksi hormon ini secara mudah dalam jumlah besar. Juga perlu disertai penanganan psikologis. adanya antibodi ini tidak mempengaruhi perangsangan pertumbuhan oleh hormon. 2008: 426). Efek biologisnya sama dengan . yang akan sangat penting artinya bila terapi gagal (Departemen Farmakologi dan Terapeutik. C. Untuk indikasi ini sulit ditentukan siapa yang perlu diobati. Penggunaan hormon hasil rekayasa genetik memperkecil kemungkinan efek samping yang ditimbulkan oleh bahan protein manusia yang belum tentu bebas penyakit (Departemen Farmakologi dan Terapeutik. Keduanya diketahui memiliki potensi yang sama (Farmakologi dan Terapeutik.membesar sehingga penderita sulit untuk berbicara. kapan pengobatan dimulai dan kapan berakhir. 2008: 427). 1.

Pembentukan antibodi hanya pada 2% pasien. setelah 6 bulan obat harus dihentikan. Dosis total seminggu dapat dibagi dalam 6-7 kali pemberian. Bila terapi tidak berhasil. Diindikasikan untuk defisiensi hormon pertumbuhan pada anak. Efek samping. Dosis maksimum dibagi tiga kali pemberian dalam seminggu. dan diberikan oleh spesialis. Ada juga yang menggunakan dosis sama dengan somatrem. 2008: 427). Sama dengan somatrem.somatropin. Penggunaan pada defisiensi parsial dan anak pendek normal masih terus diteliti. IM dan SC seperti somatrem. Kadar puncak dicapai dalam 2-4 jam dan kadar terapi bertahan 36 jam.6 IU hormon pertumbuhan. Suntikan lepas lambat yang melepas obat perlahanlahan dapat diberikan subkutan sebulan sekali. Satu miligram obat ini setara dengan 2. Kegunaan klinik. Dosisnya harus disesuaikan kebutuhan perorangan. Cara pemberian.6 IU hormon pertumbuhan. Hiperglikemia dan ketosis (diabetogenik) bisa terjadi pada pasien dengan riwayat diabetes melitus (Farmakologi dan Terapeutik. Ada pula preparat yang diberikan 3-6 kali per minggu. Satu miligram somatrem setara dengan 2. Kegunaan. Efek samping dan interaksi obat. Pengobatan diteruskan sampai terjadinya penutupan epifisis atau bila tak ada lagi respon. SOMATROPIN Secara kimia identik dengan hormon pertumbuhan manusia. Telah diketahui bahwa umumnya pengobatan dengan hormon pertumbuhan menunjukkan . 2. Glukokortikoid diduga dapat menghambat perangsangan pertumbuhan oleh hormon ini. tetapi dibuat dengan rekayasa genetik. beberapa penelitian menunjukkan bahwa respon lebih baik bila obat diberikan tiap hari. atau 6-7 kali pemberian dalam seminggu. antibodi ini juga tidak menghambat efek perangsangan pertumbuhan. begitu pula lama pengobatan.

telah terbukti bahwa tidak semua efek hormon pertumbuhan diperantarai oleh somatomedin. Saat penyuntikan mungkin mempengaruhi hasil (Farmakologi dan Terapeutik. . Somatomedin menghambat sekresi hormon pertumbuhan melalui mekanisme umpan balik (Farmakologi dan Terapeutik. 4. In vitro. RNA dan protein oleh kondrosit. untuk mencegah efek samping ini harus makan dulu 20 menit atau sesudah pemberian mekasermin subkutan. 3. selain itu juga di ginjal dan otot. 2008: 428). karena itu zat ini dulu disebut sulfation factor. 2008: 428). MEKASERMIN Diindikasikan untuk kasus defisiensi IGF-1 yang tidak responsif terhadap GH karena terjadi mutasi pada reseptor dan terbentuknya antibodi yang menetralisir GH. Somatomedin terutama dibuat di hepar. somatomedin meningkatkan inkorporasi sulfat ke dalam jaringan tulang rawan. SOMATOMEDIN C (IGF-1) Somatomedin ialah sekelompok mediator faktor pertumbuhan yang mula-mula ditemukan dalam serum tikus normal. Efek sampingnya yang utama hipoglikemia. misal malnutrisi atau hipotiroidisme. Mekasermin adalah kompleks rhIGF-1 dan recombinant human IGFbinding protein 3 (rhIGFBP-3). zat ini juga merangsang sintesis DNA. Meskipun demikian. zat ini bertambah pada akromegali dan menghilang pada hipopituitarisme. mencakup berbagai efek hormon pertumbuhan. Ternyata efek somatomedin sangat luas. Kemudian ternyata masih banyak efek lain yang dapat ditimbulkannya sehingga zat ini disebut somatomedin. Penurunan respons mungkin juga disebabkan oleh penutupan epifisis atau ada masalah lain. In vitro.respons yang makin lama makin menurun. Somatomedin juga terdapat dalam serum manusia.

konversi karbohidrat. . Bromokriptin menurunkan produksi GH. BAB III PENUTUP A. dapat disimpulkan bahwa hormon pertumbuhan disintesis oleh hipofisis anterior dengan fungsinya yang sangat erat dengan sintesis protein. Oktreotid adalah analog somatostatin yang potensinya 45 kali lebih besar dalam menghambat GH.Beberapa pasien menderita peningkatan tekanan intrakranial dan peningkatan enzim hepar (Farmakologi dan Terapeutik. 2008: 427). Pegvisoman menghambat kerja GH di reseptor dan dipakai untuk kasus akromegali (Farmakologi dan Terapeutik. tetapi hanya 2 kali dalam penurunan insulin. 5. 2008: 428). Kesimpulan Dari pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya. ANTAGONIS GH Adenoma hipofisis dapat menyebabkan gigantisme dan akromegali. dan stimulasi pertumbuhan rangka. mobilisasi simpanan lemak.

gigantisme. Available from: http://www. J. [cited: 11 Januari 2011].endotext. somatropim. Jørgensen. dan akromegali. dan antagonis GH.O. dan Christiansen.org/neuroendo/neuroendo5c/neuroendoframe5c. J. mekasermin.. 2007. San Fransisco: The Mc Graw-Hill Company. Normal Physiology of Growth Hormone in Adults. 2010. dan Shoback.htm. N. Greenspan’s Basic and Clinical Endocrinology.S. D.. Saran DAFTAR PUSTAKA Gardner.G. Beberapa sediaan yang digunakan dalam mengatasi kelainan hormon ini adalah somatrem. D. B. somatomedin. . Møller. 8th ed.Beberapa kelaian akibat gangguan sekresi hormon ini adalah dwarfism.

medscape. J.Mardjo. M. Dawn B. Anti Aging Medicine: Memperlambat Penuaan Meningkatkan Kualitas Hidup. 2007. Jakarta : UI.A.K. 2004. Marks. dan Munger.. Jakarta: Kompas. Anatomi Dan Fisiologi Untuk Pemula. Roger. Ethel. Jakarta: EGC . Dr. 2002. Mahar. Pharmacotherapy Available from: 2010 http://www. Anatomi Dan Fisiologi Untuk Perawat. Watson. 2000. Jakarta: EGC Tien. Kenney. Farmakologi dan terapi edisi 5.H.com/viewarticle/409613. dkk. Treatment [cited: for the Failing April Heart? 13]. Stoane. 2000. M.. Growth Hormone: A Promising Publications.N. Jakarta: EGC Pangkahila. 2009. Kedokteran Dasar: Sebuah Pendekatan Klinis. W.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful