BAB 1.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Ilmu pengetahuan alam merupakan ilmu yang mempelajari tentang gejalagejala alam. Gejala alam yang muncul merupakan bentuk fakta yang kemudian diramu sedemikian rupa oleh para ahli untuk menjadi bahan pemikiran yang akan dicari penyelesaiannya. Mereka mencoba untuk mencari solusi atas gejala yang muncul. Solusi yang diberikan dapat berupa konsep atau hukum, tetapi juga bisa berupa persamaan matematika. Gejala alam yang muncul telah diformulasikan dalam banyak bentuk, sehingga terlahirlah berbagai produk dan cara untuk menghitung umur dari fosil. Banyak sekali jenis fosil yang telah ditemukan oleh para arkeolog di atas bumi ini. Keberadaan fosil berbeda-beda, ada yang dalam dan ada yang dangkal letaknya dari permukaan bumi. Kedalaman dari letak fosil dapat memberikan indikasi pada kita untuk mengetahui mana yang lebih lama umurnya. Namun kita tidak dapat mengetahui secara tepat kapan fosil tesebut hidup. Usia fosil bisa ditentukan dengan metode peluruhan radioaktif. Unsur yang sering digunakan untuk kegiatan ini adalah atom karbon-14 (C-14). Setiap mahluk hidup (manusia, binatang dan tumbuhan) dan benda mati di Bumi ini mengandung karbon-14. C-14 mempunyai waktu paruh 5.730 tahun, maksudnya jika dalam tubuh mahluk hidup terdapat 1000 atom C-14, 5.730 tahun setelah mahluk hidup itu mati, jumlah atom C-14 akan berkurang setengahnya menjadi 500. 5.730 tahun berikutnya atau 11.460 tahun kemudian jumlahnya tersisa 250 dan seterusnya.Dengan mengukur jumlah C14 yang terkandung pada fosil, umur fosil bisa ditentukan. Untuk rekaman sepanjang sejarah, metode ini cukup baik dengan penyimpangan akurasi sekitar beberapa ratus tahun. Berdasarkan hal yang telah diuraikan diatas, maka dalam kesempatan ini kami akan membahas tentang cara menentukan umur suatu fosil.

1

yaitu mahasiswa dan masyarakat banyak. Mahasiswa dapat memahami pengertian geokronologi 5. Apa yang dimaksud dengan skala waktu geologi? 1.1. Bagi masyarakat sebagai pengetahuan untuk menentukan umur dari fosil. Mahasiswa dapat memahami tentang skala waktu geologi 1. Apa sajakah macam.macam fosil? 3. Bagaimana cara penentuan umur suatu fosil? 6.3 Tujuan Berdasarkan rumusan masalah tersebut maka tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut: 1. Apa yang dimaksud dengan fosil? 2. Bagi mahasiswa sebagai informasi dan menambah pengetahuan. Bagaimana mekanisme terjadinya fosil? 4. Mahasiswa dapat mengetahui cara penentuan umur suatu fosil 6. Apa yang dimaksud dengan geokronologi? 5.2 Rumusan Masalah Berdasarkan rumusan masalah tersebut maka berikut adalah rumusan masalah yang akan di bahas yaitu: 1. Mahasiswa dapat memahami pengertian fosil 2. 2 . Mahasiswa dapat menyebutkan macam-macam fosil 3. Mahasiswa dapat mengetahui mekanisme terjadinya fosil 4.4 Manfaat Pembuatan makalah ini diharapkan bermanfaat bagi berbagai pihak terkait pada khususnya dan semua sivitas akademika pada umumnya. Pihak–pihak yang dimaksud.

2 Macam Fosil Berikut adalah tipe – tipe fosil: 1. kandungan mineralnya berubah secara kimiawi atau sisa-sisanya terlarut semua sehingga digantikan dengan cetakan.wikipedia.1 Pengertian Fosil Fosil (bahasa Latin: fossa yang berarti "menggali keluar dari dalam tanah") adalah sisa-sisa atau bekas-bekas makhluk hidup yang menjadi batu atau mineral.BAB 2. boring (lubang). 3. Dalam beberapa kasus. 2012. Fosil jejak dapat berupa tracks (tapak).000 tahun. fosil yang terbentuk dalam batu ambar. 4. sisa-sisa hewan atau tanaman ini harus segera tertutup sedimen. Pada umumnya padat/kompak/keras. Untuk menjadi fosil. fosil ter. Fosil jejak merepresentasikan aktivitas yang terjadi ketika organisme tersebut masih hidup. 2. Hewan atau tumbuhan yang dikira sudah punah tetapi ternyata masih ada disebut fosil hidup. seperti yang terbentuk di sumur ter La Brea di Kalifornia. Oleh para pakar dibedakan beberapa macam fosil. Sisa-sisa organisme. http://id. Berumur lebih dari 11. Fosil yang paling umum adalah kerangka yang tersisa seperti cangkang. 3 . Fosil Jejak (Ichnofossils) Fosil jejak merupakan rekaman dari aktivitas suatu organisme. Ada fosil batu biasa. Fosil Amber Amber adalah getah pohon atau resin yang telah membatu yang mengandung senyawa terpen yang mudah menguap. Hal ini sering terjadi ketika tumbuhan atau hewan terkubur dalam kondisi lingkungan yang bebas oksigen. Fosil terbentuk dari proses dari proses penghancuran peninggalan organisme yang pernah hidup. Fosil jaringan lunak sangat jarang ditemukan. gigi dan tulang. Terawetkan secara alamiah.org) 2. trail (jejak tubuh). Fosil yang ada jarang terawetkan dalam bentuknya yang asli. (Anonim. sehingga ketika ada organisme yang terperangkap maka akan terawetkan dengan sempurna menjadi fosil 2. PEMBAHASAN 2. Secara singkat definisi dari fosil harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1.

2. dan gastroliths. pseudofossils . Pasir dan endapan lumpur yang sudah lapuk dan tererosi dari tanah dibawah ke sungai menuju ke laut atau rawa. seperti liang dan sidik jari kaki (jejak fosil). Fosil berasal dari bahasa latin.3 Mekanisme Terbentuknya Fosil Batuan sedimen terbentuk dari lapisan mineral yang mengendap dan memisah dari air. kerang. yakni fossa yang artinya “menggali keluar dari dalam tanah”. 2009). Hal ini dikarenakan banyaknya di periode masa lalu namun tidak diimbangi dengan proses sedimentasi . (Weitschat & Wichard. Fosil digunakan untuk mencari jejak kehidupan masa lalu. sehingga menghasilkan dokumen biologis yang berupa catatan fosil – fossil record (Campbell et al. dan senyawa organik yang mereka hasilkan oleh proses biokimia (fosil kimia).burrows (liang). tetapi juga hasil dari aktivitas mereka. 2002). Sementara pengertian fosil dalam istilah paleontologi adalah sisa-sisa atau jejak-jeak makhluk hidup yang terawetkan dari organisme di masa lampau yang berupa menjadi batu atau mineral. seperti gigi. dan daun (fosil tubuh). nests (sarang burung). coprolites (fosil kotoran). Fosil ini tidak hanya sisa-sisa organisme yang sebenarnya. Fossil record memiliki data yang tidak lengkap. Sinar kosmik menumbuk atmosfer dan melepaskan neutron yang selanjutnya 4 . Sedimen akan menumpuk dan menekan endapan yang lebih tua untuk menjadi batu. tulang. eggshells (cangkang telur). yang dikenal dengan Gambar 1. atau strata. struktur anorganik juga dihasilkan lewat jejak kehidupan. pada batuan sedimen yang menandai berlalunya waktu geologis. Catatan fosil merupakan susunan teratur di mana fosil mengendap dalam lapisan. di mana bagian sedimen tersebut akan mengendap ke bagian dasar. maka organisme tersebut akan terendapkan bersama-sama dengan sedimen dan akan terawetkan menjadi fosil. Siklus karbon-14. Bahkan kadang-kadang. Ketika ada kehidupan yang dia air atau organisme darat yang terbawa dari ke lautan atau rawa itu mati.

dan calcite. Adapun tipe-tipe pengawetan fosil adalah permineralization. 2000). ketahanan (survival). bioimmuration dan carbonization (Gambar 3). Mekanisme Fosilisasi Untuk memahami proses fosilisasi.neutron tersebut akan menumbuk atom nitrogen untuk menghasilkan karbon-14 yang selanjutnya akan diambil oleh organisme (Erickson. Dan carbonization banyak ditemukan pada tanaman ketika tanaman tersebut banyak mengandung unsur karbon seperti karbohidrat dan dalam bentuk fosil berwarna kehitaman akibat proses penguraian yang dilakukan bakteri kekurangan oksigen dan berada pada tekanan yang tinggi (Taylor. kematian (death). maka proses tersebut dimulai ketika organisme tersebut sudah mati dan akan terawetkan melalui sedimentasi (Gambar 2). pengawetan (preservation). dan penemuan (discovery) dari suatu organisme. replacement. recrystallization. Ilmu ini memahami mekasnisme perubahan mulai dari kehidupan (life). Permineralization merupakan tipe pengawetan dimana setelah organisme terekubur. Dan bioimmuration adalah tipe fosil dimana bahan yang akan mengisi bagian organisme tersebut masih tercampur dengan bagian tubuh organisme tersebut seperti tulang atau cangkang. maka bagian tubuhnya akan digantikan oleh mineral melalui ruang-ruang dalam organisme tersebut. Sementara recrystallization merupakan pengawetan dimana bagian tubuhnya digantikan oleh kristal seperti hydroxy apatite. Tipe yang lain adalah replacement yang mana bagian dari tubuh organisme digantikan oleh mineral lain. Unaltered merupakan tipe fosil yang mana bagian dari fosil tersebut masih menyisakan mineral aslinya seperti tulang. Dalam studi tentang mekanisme fosilisasi. 5 . unaltered. maka salah satu ilmu yang mempelajari tentang proses fosilisasi disebut dengan taphonomy. 1990). aragonite.

1999). 6 . Mengandung bagian-bagian yang keras yang masih bisa dipertahankan (Martin. Dan ketika ada organisme yang mati (b) maka akan tersedimentasi dan membentuk fosil dan selanjutnya sedimentasi masih berlanjut sehingga ketika ada organisme yang mati lagi (c). (c) Fosil replacement dari Coral. (f) Fosil carbonization dari spora Paku Trigonocarpus sp. Gambar model pengawetan pada fosi(a) Fosil permineralization dari spesies trilobita.tutorvista. maka organisme harus mengalami beberapa persyatan antara lain: 1. Gambar 3. (d) Fosil unaltered dari gigi geraham Mammoth. Organisme yang mati harus segera terkubur agar terhindar dari kerusakan akibat pembusukan atau agen pelapukan seperti angin atau perubahan suhu 2. 3.com). (e) Fosil bioimmuration dari spesies Catellocaula. (a) Suatu perairan mengalami sedimentasi akibat erosi dari sungai.Gambar 2. Syarat Terjadinya Fosilisasi Untuk menjadi fosil. maka akan tersedimentasi dan terbentuklah lapisan sedimen dengan berbgai macam jenis fosil yang bebeda umurnya (sumber: www. Organisme yang terkubur dalam keadaan anaerob agar bakteri aerobik tidak bisa membusukkan akibat kekurangan oksigen seperti daerah rawa-rawa . (b) Fosil recrystallization dari spesies Matmor scleractinian.

Geokronologi adalah alat utama yang digunakan dalam disiplin Chronostratigraphy yang mencoba untuk menentukan usia mutlak untuk semua kumpulan fosil dan menentukan sejarah geologi bumi. 2012. sedimen dan fosil.facebook. Prinsip ini sangat logis dan tidak berbelit-belit (straightforward). Namun demikian. 1.5 Cara Menentukan Umur Fosil Ada dua cara untuk menentukan/menghitung umur fosil. Selain itu.2. Chronostatigraphy merupakan bagian dari ilmu Stratigraphy. Proses ini berakibat pada terjadinya geological conformities atau terputusnya sekuen stratigrafi original.com) 2. yang mempelajari lapisan batuan (stratifikasi). sebuah cabang dari geologi. http://www. yaitu secara relatif (relative dating technique) dan secara mutlak (absolute dating technique). Akibatnya. Tujuan utama chronostratigraphy adalah untuk menyusun urutan pengendapan dan waktu pengendapan dari seluruh batuan dalam suatu wilayah geologi. (Made Mahardika. Namun. banyak lubang yang digali 7 . Teknik pertanggalan relatif Pada masa lalu metode penanggalan relatif sering menjadi satu-satunya teknik yang digunakan oleh para ahli paleoantropologi.4 Geokronologi Penentuan umur dalam ilmu evolusi biologi didukung oleh ilmu Geokronologi. maka yang lebih tua berada di bawah dan yang lebih muda berada di atas. Metode ini didasarkan pada prinsip superposisi yang menyatakan bahwa jika ada lapisan endapan. yang merupakan bidang penelitian ilmiah yang bersangkutan dengan penentuan umur batuan. secara kronologis sulit membandingkan fosil dari berbagai tempat di dunia. lapiran geologis tidak selalu ditemukan dalam susunan kronologis yang rapi (ideal). Angin dan air melapukkan lapisan dan beberapa area terangkat atau bahkan tumpang tindih (tilted). metode relatif masih sangat bermanfaat untuk menghubungkan temuan-temuan dari situs-situs yang sama atau berdekatan dengan sejarah geologi yang serupa. dan pada akhirnya catatan geologi seluruh permukaan bumi. A. Stratigrafi Metode relatif yang paling sederhana dan paling tua adalah stratigrafi atau penanggalan stratigrafi.

maka biasanya diasumsikan bahwa kedua objek tersebut berasal dari periode yang sama. Misalnya. jika kita menemukan fosil tulang di bawah strata 3 lapisan batuan yang digambarkan di atas. Ini merupakan penerapan prinsip asosiasi. kita harus hati-hati dan memperhatikan apakah fosil tersebut berasal dari zona strata yang bercampur aduk tersebut ataukah tidak. dalam banyak kasus. maka kita berasumsi bahwa hewan tersebut kemungkinan besar hidup pada masa sebelum terbentuknya lapisan tersebut. Namun. mungkin saja merekonstruksi sekuen original strata sehingga hasilnya dapat digunakan untuk melakukan penanggalan relatif. Jika ada dua objek ditemukan dalam strata yang sama dalam satu situs. maka diasumsikan bahwa leluhur kita itu pasti juga berasal dari waktu yang sama 8 . B. Semua proses tersebut mengacaukan catatan stratigrafis.oleh manusia maupun hewan yang berakibat pada tercampur-aduknya material dari berbagai lapisan (lihat gambar di bawah). Dengan kata lain. Namun. Biostratigrafi Ketika tulang-belulang leluhur kita ditemukan dalam strata geologi yang sama sebagaimana halnya dengan tulang-belulang binatang yang diketahui pernah hidup hanya dalam kurun waktu tertentu di masa lalu. Namun. Sebabnya adalah kenyataan bahwa salah satu atau kedua objek tersebut bisa saja telah berpindah atau terendapkan kembali di lokasi yang berbeda. asumsi kesezamanan (contemporaneity) kemungkinan tidak selalu benar. kedua-duanya kemungkinan tidak lagi berada dalam konteks primernya.

air tanah yang meresap mengendapkan trace amounts fluorin dan unsur-unsur lainnya (seperti uranium) ke dalam tulang. Metode relatif ini didasarkan pada kenyataan bahwa ada perubahan-prubahan kimiawi progresif yang spesifik dalam sisa rangka akibat terkuburnya individu di dalam tanah. Akibatnya. atau tanduk. jumlah fluorin dan trace elements lainnya berkurang secara progresif. gigi. komponen-komponen organik tulang ini (sebagian besar lemak dan protein) hilang terutama karena peran bakteri. Karena komponen-komponen ini terdiri dari nitrogen. babi. Tulang-belulang binatang-binatang itu juga sering ditemukan berasosiasi dengan leluhur kita baik manusia ataupun primata. Pada saat yang bersamaan. tikus. maka dapat digunakan analisis fluorin untuk mengetahui apakah binatang-binatang tersebut benar-benar hidup pada waktu yang kurang lebih sama. 9 . C. Jika tulang-belulang kedua binatang di atas terkubur pada waktu yang bersamaan di situs yang sama. kuda. maka unsur-unsur tersebut hilang secara progresif.(hidup dalam waktu yang bersamaan). Cara ini disebut penanggalan dengan asosiasi fosil indeks. maka keduanya pasti memiliki jumlah nitrogen dan fluorin yang relatif sama. Gajah. dan beberapa spesies monyet digunakan sebagai fosil indeks karena binatangbinatang tersebut mengalami perubahan-perubahan evolusioner relatif cepat yang dapat diidentifikasi pada gigi-geligi dan bagian-bagian rangka lainnya. Analisis Fluorin Jika yang ditemukan adalah tulang. atau biostratigrafi. Seiring dengan berjalannya waktu.

Karena rahang fosil ini mirip rahang kera dan ditemukan berasosiasi dengan tulang-belulang binatang yang telah punah. 10 . Fosil ini secara populer dirujuk sebagai “mata rantai yang terputus” dalam evolusi manusia. bukti kebohongan itu dipublikasikan pada tahun 1953. menjelang 1953 Charles Dawson dan seluruh orang yang terlibat dalam penemuan dan analisis Manusia Piltdown telah meninggal dunia. Analisis fluorin hanya dapat digunakan hanya sebagai metode penanggalan relatif karena derajat peluruhan dan jumlah mineral yang larus dalam air tanah bervariasi dari situs satu ke situs lainnya. Rahangnya tampaknya adalah rahang orang utan modern dewasa-muda. menemukan tengkorak dan rahang yang dianggap fosil manusia purba dalam endapan gravel di Piltdown. jadi kita tidak tahu pasti siapa yang bertanggung jawah atas kebohongan ini. maka kemungkinan besar kedua binatang tersebut berasal dari area yang berbeda meskipun keduanya ditemukan berasosiasi satu sama lain. seorang ahli paleontologi amatir. Dari pemeriksaan tersebut tampak jelas bahwa tengkorak dan rahangnya bukan berasal dari periode yang sama. Setelah strata di situs Piltdown diperiksa ulang. Sebuah contoh yang baik tentang pentingnya analisis fluorin telah membuka kebohongan Manusia Plitdown. Analisis fluorin terutama digunakan untuk melakukan verifikasi apakah dua fosil yang berada dalam satu strata di situs yang sama tersebut sezaman (seumur) ataukah tidak. Pada tahun 1949 Kenneth Oakley melakukan uji kandungan fluorin pada tulang Manusia Piltdown ini dan kebohonganpun terungkap. tulang-belulang binatang punah yang berasosiasi dengannya mengandung rasio fluorin dan nitrogen yang jauh lebih tua dibandingkan dengan tengkorak maupun rahang tersebut. Sayangnya. jam biokimiawi yang dijadikan landasan bagi metode ini bekerja pada derajat yang berbeda di lingkungan yang berbeda.Jika tidak. Inggeris. Rahang ini dipahat dengan cermat dan direkatkan pada tengkorak kemudian diwarnai agar tampak kuno/tua. Dengan kata lain. Jika tidak. maka setidaknya salah satunya pasti secara fisik berada di luar konteks. Verifikasi atas tulang tersebut dilakukan melalui pemeriksaan sinar-X fluoresens. Charles Dawson. maka “Manusia Piltdown” ini diyakini sebagai manusia yang sangat purba. Pada tahun 1912. Selain itu.

sedangkan dalam geologi yang menjadi dasar untuk pertanggalan absolut adalah kandungan fisik dan kimiawi formasi batuan beku yang biasanya berasosiai dengan temuan-temuan paleontologis. Dalam arkeologi. Metode yang umum digunakan adalah pentarikhan radiometrik (radiometric dating). Dalam proses pemisahan ini. Setiap elemen memiliki derajat peluruhan masing-masing.2. para ilmuwan dapat menghitung/menentukan umur objek tersebut. bangunan. Inti setiap elemen radioaktif (seperti radium dan uranium) secara spontan terpisah seiring berlalunya waktu. Peluruhan radioaktif merujuk pada proses terjadinya bentuk elemen radioaktif yang berubah menjadi produk nonradioaktif dalam derajat reguler. atom membuang radiasi (energi yang keluar dalam bentuk gelombang). Salah satu yang digunakan dan diterima secara luas adalah pentarikhan melalui peluruhan radioaktif (radioactive decay dating). Teknik ini biasa digunakan dalam arkeologi dan geologi. Fosil jarang ditarikh secara langsung. Teknik pertanggalan absolut memberikan perhitungan umur numerik. dan mengubah diri menjadi inti atom elemen lain yang berbeda. 2012. pertanggalan absolut ini biasanya didasarkan pada kandungan fisikal atau kimiawi bahan yang digunakan untuk membuat artefak. ataupun bagian-bagian lain yang dimodifikasi oleh manusia. Proses pentarikhan absolut ini biasanya dilakukan di laboratorium. tanpa dipengaruhi oleh kondisi fisik eksternal.blogspot. Beberapa ilmuwan lebih suka memakai istilah pertanggalan/pentarikhan kronometrik atau pertanggalan kalender dibandingkan dengan pertanggalan absolut karena “absolut” itu sendiri sebenarnya juga tidak pasti. (Julimar. http://museumgeologiku. Metode Pertanggalan Absolut Pertanggalan atau pentarikhan absolut adalah proses menentukan perkiraan umur yang dapat dihitung dengan angka.com) 11 . Inilah yang disebut peluruhan radioaktif. kebalikan dari pertanggalan relatif yang hanya memperkirakan umur berdasarkan urutan kejadian. Dengan mengukur jumlah atom original dan atom yang sudah bertransformasi dalam sebuah objek.

Penanggalan radioaktif adalah teknik yang digunakan untuk penentuan umur bahan material seperti batuan (fosil). Seperti yang anda bisa lihat pada daftar di bawah ini: Contoh Half Live untuk unsur-unsur radioaktif di atas: Radioaktif induk Potassium 40 Rubidium 87 Thorium 232 Uranium 235 Uranium 238 Carbon 14 Turunan stabil Argon 40 Strontium 87 Lead 208 Lead 207 Lead 206 Nitrogen 14 Half life 1.25 milyar tahun 48. Elemen dengan berbagai jumlah neutron disebut isotop unsur tersebut. Tiap-tiap isotop radioaktif mempunyai half-life yang unik. 5730 tahun 12 . dan lapisan sedimen. Secara prinsipnya. dengan menggunakan tingkat peluruhan yang sudah dikenal. yang biasanya didasarkan pada perbandingan antara suatu isotop radioaktif alami yang diamati dengan produk-produk peluruhannya (decay). pasir. 704 juta th. 14 milyar th. peluruhan unsur radioaktif induk menjadi elemen turunan yang stabil. Half-life adalah waktu yang dibutuhkan untuk setengah dari induk unsur radioaktif meluruh untuk menjadi produk turunan. Contoh isotop-isotop radioaktif induk dan produk turunan stabil mereka: Radioaktif induk Potassium 40 Rubidium 87 Thorium 232 Uranium 235 Uranium 238 Carbon 14 Turunan stabil Argon 40 Strontium 87 Lead 208 Lead 207 Lead 206 Nitrogen 14 Dalam daftar di atas.47 milyar th. 4.8 milyar th. perhatikan bahwa nomor nomor massa (jumlah proton ditambah neutron) dapat bervariasi untuk sebuah elemen karena jumlah neutron yang berbeda.

Teknik ini digunakan untuk penanggalan speleothems. Jangkauannya adalah dari beberapa tahun sampai sekitar 700. (Made Mahardika. tetapi beberapa seperti metode radiokarbon dan metode 40Ar/39Ar (Argondating) dapat diperluas ke penentuan untuk waktu awal kehidupan manusia dan sejarah yang sudah tercatat. karang. Penanggalan uranium-lead (uranium-lead dating) diterapkan untuk sampel yang lebih tua dari 1 juta tahun.  Penanggalan uranium-lead (Uranium-lead dating). Beberapa teknik-teknik radiometrik yang umum digunakan adalah:  Penanggalan radiokarbon (Carbon dating). Teknik ini juga digunakan dalam penanggalan lapisan abu vulkanik dalam atau di atas situs paleoanthropologic.  Penanggalan potassium-argon (Potassium-argon dating) dan penanggalan argon-argon (Argon-argon dating). Teknik ini mengukur rasio dua isotop lead (lead-206 dan lead-207) dengan jumlah uranium pada mineral atau batuan. dan fosil tulang. Metode ini sering diterapkan untuk menemukan jejak mineral zircon pada batuan.facebook. Batas yang termuda untuk metode argon-argon adalah beberapa ribu tahun.Dua atau lebih metode penanggalan radiometrik dapat digunakan dalam satu material untuk mencapai hasil penentuan yang lebih tepat. adalah salah satu dari dua metode yang paling sering digunakan (bersama dengan penanggalan argon-argon/argon dating) untuk penanggalan geologi. Teknik digunakan untuk penanggalan batuan metamorpik (yang sudah melalui proses pemanasan).com) 13 .  Penanggalan uranium-torium (Uranium-thorium dating). bahan yang menandung unsur karbonat. dan batuan hasil dari proses gunung berapi. http://www. Kebanyakan radiometrik metode cocok untuk menentukan waktu geologi. Teknik ini mengukur peluruhan karbon-14 dalam bahan organik dan dapat diterapkan terbaik untuk sampel yang lebih muda dari 60.000 tahun. 2012. batuan beku.000 tahun.

700 tahun.700 tahun).3 miliar tahun.Rumus untuk menghitung berapa tua sebuah sampel dengan penanggalan carbon-14 adalah: t = [ ln (Nf/No) / (-0. Nf/No adalah persentase carbon-14 dalam sampel dibandingkan dengan jumlahnya dalam jaringan hidup. bila anda menemukan fosil dengan 10 persen carbon-14 dibandingkan sampel hidup. Thorium-232 (waktu paruh = 14 miliar tahun) dan Rubidium-87 (waktu paruh = 49 miliar tahun).000 tahun.693) ] x 5.10) / (-0. maka fosil itu akan berusia t = [ ln (0. Walau demikian. Jadi. prinsip carbon-14 berlaku pada isotop lainnya pula. Uranium-238 (Waktu paruh = 4. dan t1/2 adalah waktu paruh carbon-14 (5.693) ] x t1/2 dimana ln adalah logaritma natural. saat bom nuklir. penanggalan radioisotop tidak akan bekerja baik di masa depan.303) / (-0.323 ] x 5. Walau demikian. (Dadan Purnama.700 tahun t = 18. Penggunaan beragam radioisotop memungkinkan sampel biologis dan geologis ditentukan usianya dengan akurat. 2010.com) 14 . http://dadanpurnama.693) ] x 5.700 tahun t = [ 3. Radioisotop lainnya yang berguna untuk penanggalan radioaktif termasuk Uranium-235 (waktu paruh = 704 juta tahun).blogspot. akan sulit menentukan usia dengan tepat. Potassium-40 adalah unsur radioaktif lainnya yang alami ditemukan dalam tubuh anda dan memiliki waktu paruh 1. reaktor nuklir dan uji nuklir udara terbuka mulai merubah segala hal. ia hanya sah untuk penentuan usia benda hingga 60.700 tahun t = [ (-2. apapun yang mati setelah tahun 1940an.5 miliar tahun).940 tahun Karena waktu paruh carbon-14 5.

yang mengukur kandungan unsur radioaktif dalam suatu objek untuk menentukan umurnya. Skala waktu geologi membantu para ilmuwan memahami sejarah bumi dalam bagian-bagian waktu yang teratur.000 tahun hingga ratusan juta tahun.6 Skala Waktu Geologi Waktu geologi adalah skala waktu yang meliputi seluruh sejarah geologi bumi dari mulai terbantuknya hingga saat ini. Saat ini.2. Sebelum perkembangan dari skala waktu geologi pada abad ke-19. para ahli sejarah mengetahui bahwa bumi memiliki sejarah yang panjang. diketahui bahwa umur bumi adalah sekitar 4. para ilmuwan memperkirakan umur bumi berkisar dari 4.6 milyar tahun. Sebelum adanya pentarikhan radiometri. namun skala waktu yang digunakan sekarang dikembangkan sejak 200 tahun terakhir dan terus-menerus diperbaiki. 15 .

yang terawetkan sebagai kumpulan fosil dalam sikuen batuan di seluruh dunia. dan Zaman terbagi menjadi beberapa Kala. Masa Paleozoikum terbagi menjadi enam Zaman.8 milyar hingga 2. dimulai sekitar 3. Masa Paleozoikum diawali dengan kemunculan banyak bentuk kehidupan yang berbeda-beda. Silurium (444 – 416 juta tahun yang lalu). Ada tiga Kurun: Arkaikum. Mesozoikum (251 – 65 juta tahun yang lalu) dan Kenozoikum (65 juta tahun yang lalu hingga sekarang). 16 . Kurun Fanerozoikum dimulai sekitar 542 juta tahun yang lalu dan berlanjut hingga sekarang.Skala waktu geologi saat ini dibuat berdasarkan pada pentarikhan radiometri dan rekaman kehidupan purba yang terawetkan di dalam lapisan batuan. Setiap Kurun terbagi menjadi beberapa Masa. dikenal sebagai Pra-Arkaikum. Interval terpanjang adalah Kurun. Masa ini berakhir dengan kepunahan massal lebih dari 90 persen organisme pada akhir Zaman Permium. Terbagi menjadi tiga Masa: Paleozoikum (542 – 251 juta tahun yang lalu). Kurun sebelum Arkaikum. Kurun Arkaikum dan Proterozoikum juga disebut Pra-Kambrium. Ordovisium (488 – 444 juta tahun yang lalu).5 milyar tahun yang lalu hingga 542 juta tahun yang lalu. Penyebab kepunahan pada akhir Permium ini belum diketahui pasti hingga saat ini. Karbon (359 – 299 juta tahun yang lalu). Kurun Proterozoikum dimulai sekitar 2. Dari yang tertua hingga termuda adalah Kambrium (542 – 488 juta tahun yang lalu). Proterozoikum dan Fanerozoikum. Kurun Arkaikum adalah kurun pertama. Kemunculan besar-besaran dari hewan invertebrata menandai akhir dari Proterozoikum dan dimulainya Kurun Fanerozoikum. Pembagian Waktu Skala waktu geologi yang ditetapkan oleh International Union of Geological Sciences (IUGS) pada tahun 2004 membagi sejarah bumi ke dalam beberapa interval waktu yang berbeda-beda panjangnya dan terukur dalam satuan tahun kalender. Setiap Masa terdiri dari beberapa Zaman. Sebagian besar batas pada skala waktu geologi sekarang berhubungan dengan periode kepunahan dan kemunculan spesies baru. Devonium (416 – 359 juta tahun yang lalu). ditandai oleh pembentukan planet bumi.5 milyar tahun yang lalu. dan Permium (299 – 251 juta tahun yang lalu).

3 – 1. Kala Eosen (56 – 34 juta tahun yang lalu) dan Oligosen (34 – 23 juta tahun yang lalu). dan ekspansi kehidupan manusia ke segala penjuru dunia. Kala Holosen ditandai oleh penyusutan yang cepat dari benua es di Eropa dan Amerika Utara. termasuk dinosaurus dan ammonite. atau cumi-cumi purba. (Alan Morgan. dan Zaman Kapur (145 – 65 juta tahun yang lalu). Meksiko. Masa Kenozoikum terbagi menjadi dua Zaman. Pleistosen (1. Masa Mesozoikum berakhir dengan kepunahan massal yang memusnahkan sekitar 80 persen organisme saat itu.wordpress.500 tahun yang lalu) dan Holosen (dimulai dari 11.com) 17 . Pliosen (5. kenaikan yang cepat dari muka air laut. Kepunahan ini kemungkinan disebabkan oleh tabrakan asteroid ke bumi yang sekarang kawah bekas tabrakan ditemukan di sebelah utara Semenanjung Yucatan. Paleogen (65 – 23 juta tahun yang lalu) dan Neogen (mulai dari 23 juta tahun yang lalu hingga sekarang). http://yudi81. perubahan iklim.3 juta tahun yang lalu). Zaman Jura (200 – 145 juta tahun yang lalu).8 juta – 11.500 tahun yang lalu hingga sekarang). Masa Mesozoikum dimulai dengan kemunculan banyak jenis hewan baru.8 juta tahun yang lalu). 2011. Zaman Neogen terbagi menjadi empat Kala: Kala Miosen (23 – 5. Zaman Paleogen terdiri dari tiga Kala: Kala Paleosen (65 – 56 juta tahun yang lalu).Masa Mesozoikum terbagi menjadi Zaman Trias (251 – 200 juta tahun yang lalu).

Teknik pertanggalan relatif b. Ketika ada kehidupan yang dia air atau organisme darat yang terbawa dari ke lautan atau rawa itu mati. Metode Pertanggalan Absolut 7) Waktu geologi adalah skala waktu yang meliputi seluruh sejarah geologi bumi dari mulai terbantuknya hingga saat ini. PENUTUP 3. 3. 2) Macam fosil: a. Fosil Jejak (Ichnofossils) 3) Mekanisme terbentuknya fosil 4) Sedimen akan menumpuk dan menekan endapan yang lebih tua untuk menjadi batu. 6) Cara menentukan umur fosil a.1 Simpulan 1) Fosil adalah sisa-sisa atau bekas-bekas makhluk hidup yang menjadi batu atau mineral. Fosil Amber b. 5) Geokronologi adalah alat utama yang digunakan dalam disiplin Chronostratigraphy yang mencoba untuk menentukan usia mutlak untuk semua kumpulan fosil dan menentukan sejarah geologi bumi.2 Saran Setelah membaca makalah ini diharapkan pembaca semakin tertarik untuk lebih mengetahui lagi tentang fosil dan dapat mengembangkan ilmu untuk menentukan usia fosil sehingga dapat menjawab permasalahan-permasalahan dalam bidang evolusi yang belum mampu terselesaikan hingga saat ini. 18 . maka organisme tersebut akan terendapkan bersama-sama dengan sedimen dan akan terawetkan menjadi fosil.BAB 3.

blogspot. Dadan.com/2012/02/bagaimana-menghitungumur-fosil-bag-1. 2009. Alan.org/wiki/Fosil [16 Februari 2012] Anonim. Bagaimana Menghitung Umur Fosil. Sejarah Bumi dan Makhluk Hidup. 2012. 19 .wordpress. http://museumgeologiku.html [16 Februari 2012] Julimar. http://www. 2012. http://www. 2010. Skala Waktu Geologi. Evolusi jilid 2.com/note.org/wiki/Geokronologi [16 Februari 2012] Campbell.com/2010/03/cara-mengetahui-umur-fosil.html [16 Februari 2012] Anonim. 1999. 2002. Yogyakarta: Swadaya Press Morgan. http://id.DAFTAR PUSTAKA Anonim.com/2010/09/08/buktievolusi.html [16 Februari 2012] Weitschat & Wichard. 2012. 2012. 2010. Fosil.php?note_id=134539493285840 [16 Februari 2012] Martin.com/2012/02/bagaimana-menghitung-umurfosil-bag-2. Bukti evolusi. Reece. http://dadanpurnama.com/2011/05/07/skala_waktu_geologi/ [16 Februari 2012] Purnama.wikipedia. Geokronologi.facebook. Metode Penentuan Umur (Penanggalan) yang Dipakai dalam Evolusi Biologi. http://yudi81.museumgeologiku. Bagaimana Menghitung Umur Fosil. Biologi.blogspot. Made.faktailmiah.blogspot. 2012.html [16 Februari 2012] Mahardika. http://id. 2011. Cara Mengetahui Umur Fosil. Jakarta : Gramedia.wikipedia. http://www. Jakarta: Erlangga Julimar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful