1.

Isu Lingkungan Global Isu lingkungan global merupakan permasalahan lingkungan dan dampak yang ditimbulkan dari permasalahan lingkungan tersebut mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi dunia serta menyeluruh. Isu lingkungan global mulai muncul dalam berberapa dekade belakangan ini. Kesadaran manusia akan lingkungannya yang telah rusak membuat isu lingkungan ini mencuat. Isu lingkungan global yang mencuat ke permukaan yang bersifat global serta yang paling penting dalam lingkungan adalah mengenai pemanasan global. Pemanasan global atau yang sering kita sebut global warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer,laut, dan daratan bumi. Pemanasan global atau global warming menjadi isu global mutakhir terkait lingkungan hidup dimana pencemaran dan pengrusakan terhadap lingkungan dianggap sebagai faktor penyebab hilangnya sifat kealamiahan bumi akibat pemanasan global. Dunia pun menyadari untuk melakukan upaya keras mengingat semakin terancamnya eksistensi kehidupan. Diperkirakan, setiap tahun dilepaskan 18,35 miliar ton karbon dioksida (18,35 milliar ton karbon dioksida ini sama dengan 18,35 X 1012 atau 18.350.000.000.000/kg karbon dioksida).Ketika atmosfer semakin kaya akan gas-gas rumah kaca ini, ia semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari Matahari yang dipancarkan ke Bumi. Inilah yang disebut dengan Efek Rumah Kaca Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi http://id.wikipedia.org/wiki/Gas_rumah_kaca”>gasgas rumah kaca akibat aktivitas manusia” melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut. Sebagian besar para ilmuawan telah mencapai suatu kesepakatan mengenai fenomena yang terkenal dengan nama pemanasan global dan telah menjadi sorotan utama masyarakat dunia sekarang. Selama setengah abad sekarang ini, gas rumah kaca CO2, methan, nitrat oksida dan CFC dilepaskan ke atmosfir bumi dalam jumlah yang sangat besar dan dengan konsekuensi yang sangat besar. Menurut laporan panel antara pemerintahan antar perserikatan bangsa-bangsa/IPCC, telah terjadi kenaikan suhu minimum dan maksimum bumi antara 0,5-1,5 derajat. Kenaikan itu terjadi pada suhu minimum dan maksimum disiang hari maupun malam hari antara 0,5 sampai 2,0 derajat celcius atau temperature rata-rata global telah meningkat sekitar 0,6 derajat celcius (33 derajat F) diabandingkan dengan masa sebelum industri. Jika emisi gas-gas berbahaya ini terus meningkat sesuai dengan kecenderungan yang terjadi, konsentrasi gas rumah kaca akan lebih tinggi dan mencapai dua kali lipat dari sebelum era industri pada tahun 2100. jika ini terjadi, maka konsentrasi gas rumah kaca akan lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi selama jutaan tahun terakhir ini. Hal ini akan mengakibatkan meningkatnya temperature rata-rata global sebesar 2,5 derajat celcius, dengan peningkatan 4 derajat celcius di daratan. Angka tersebut sepertinya kecil dan tidak berarti, tetapi ketika temperature permukaan bumi meningkat 4 derajat C, peningkatan ini sebenarnya cukup untuk mengakhiri zaman Es. Saat ini, ketinggian lautan sudah meningkat karena blok-blok es di lautan mulai mencair. Para ilmuawan mengatakan bahwa abad paling dalam millennium terakhir

Diperkirakan asia akan mengalami dampak yang paling parah. 2. Industri transportasi. ahli pertanian.adalah abad ke-20. naiknya permukaan air laut dan dampak buruk lainnya. kesehatan masyarakat. semua pihak harus menyatakan perang melawan pemanasan global dengan perannya masing-masing. tetapi juga mengancam jiwa manusia. resiko resiko yang dihadapi manusia naik tajam. pemerintah hingga individu harus mengerem peningkatan pemanasan global. kawasan pulau kecil dan pesisir makin tenggelam. Dampaknya. Kenaikan suhu secara execeptional sangat mencemaskan dibandingkan dengan bencana seperti banjir dan kekeringan karena kenaikan suhu tidak tergantung dari musim dan bersifat lintas batas sehingga efek distruksinya besar. Kemudian menimbulkan sedimentasi yang menutup permukaan terumbu karang. aktifis lingkungan. Sampah adalah semua benda atau produk sisa dalam bentuk padat sebagai akibat aktivitas manusia yang dianggap tidak bermanfaat dan tidak dikehendaki oleh pemiliknya atau dibuang sebagai barang tidak berguna. Fenomena tersebut juga akan memicu tingkat keasaman terumbu karang yang menimbulkan pemudaran (bleaching) hingga kepunahan ekosistem tersebut akibat sedimentasi dan intensitas cahaya matahari yang berkurang. Salah satu isu lingkungan nasional yaitu sampah. Pemanasan global telah memicu peningkatan suhu bumi yang mengakibatkan melelehnya es di gunung dan kutub. Intinya. tidak mengehrankan jika tinggi lautan selama abad ke-20 adalah sekitar 10 cm. Laju pemanasan global yang tidak terkendali akan makin mempercepat pencairan es dikutub dan meningkatkan permukaan air laut secara drastic. Isu Lingkungan Nasional Isu lingkungan nasional yaitu permasalahan lingkungan dan dampak yang ditimbulkan dari permasalahan lingkungan tersebut mengakibatkan dampak dalam skala nasional. . Begitu pula distribusi dan dampaknya. Perubahan iklim sudah tidak lagi menyangkut kepentingan lingkungan hidup. produksi pertanian tiongkok dan banglades akan anjlok 30 persen. Pemanasan global seperti dilaporkan 441 pakar Intergovernmental panel on Climate change. sudah meluas pada aspek keamanan pangan. Selain dari itu. India akan mengalami kelangkaan air dan 100 juta rumah warga pesisir akan tergenang. sedangkan Negara yang sedang berkembang yang sedikit konstribusinya dalam fenomena pemanasan global ini justru terkena dampak yang nyata. Oleh karena itu. Berbeda dengan banjir dan kekeringan. berkurangnya ketersediaan air. dan sebagian besar diantaranya terjadi pada abad ke-20. bahkan akan menimbulkan ketidakseimbangan dan ketidak adilan antar Negara. Namun. 10 April 2007. sekalipun polanya saat itu acak tetapi magnitude banjir besar terjadi pada musim hujan dan magnitude kekeringan ekstrem terjadi pada puncak musim kemarau. ketersediaan air bersih. Tidak hanya mengarah pada kerusakan harta benda atau lingkungan. Sifat perubahan iklim tentu tidak mengenal batas Negara. menyebabkan naiknya suhu permukaan bumi lima tahun mendatang berupa kegagalan panen. gangguan cuaca berupa badai yang kian meningkat intensitasnya serta ancamannya. dan kekeringan. kenaikan suhu durasinya lama dan polanya kontinu sehingga menguras totalitas energi. Negara-negara industri adalah penyumbang terbesar gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. kelangkaan air.

atau dari proses industri. misalnya berupa botol. asrama. Dan botol kaleng Kertas. dan karton merupakan pengecualian. 1996). rumah tahanan/penjara. 2. Ecolink. maka dimasukkan ke dalam kelompok sampah anorganik. koran. Berangkat dari pandangan tersebut sehingga sampah dapat dirumuskan sebagai bahan sisa dari kehidupan sehari-hari masyarakat. 3. Sudah kita sadari bahwa pencemaran lingkungan akibat perindustrian maupun rumah tangga sangat merugikan manusia. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga. sayuran dll. Sampah Anorganik Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi. hasil pembersihan saluran terbuka umum. bandara. Dampak bagi kesehatan Lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit. dan plastik). Melalui kegiatan perindustrian dan teknologi diharapkan kualitas kehidupan dapat lebih ditingkatkan. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. 5. Sampah yang harus dikelola tersebut meliputi sampah yang dihasilkan dari: 1. jalan. fasilitas umum: terminal. hotel. restoran. dan karton termasuk sampah organik. Rumah tangga 2. sisa tepung. danau. Namun seringkali peningkatan teknologi juga menyebabkan dampak negatif yang tidak sedikit. Berdasarkan asalnya. rumah sakit. 1. tempat hiburan. puskesmas 4. tas plsti. klinik. Sampah Organik Sampah organik (biasa disebut sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). koran. koran. Sampah padat pada umumnya dapat di bagi menjadi dua bagian. fasilitas sosial: rumah ibadah. dan karton dapat didaur ulang seperti sampah anorganik lain (misalnya gelas. botol.“Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. pertokoan. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam. pelabuhan. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: . pantai. kegiatan komersial: pusat perdagangan. perikanan atau yang lain.kertas. Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian. taman. misalnya sampah dari dapur. halte kendaraan umum. pasar. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. baik secara langsung maupun tidak langsung. Industri 6. kaleng. Tetapi karena kertas.” (Istilah Lingkungan untuk Manajemen. seperti sungai. yaitu : 1.

Sungai Kapuas merupakan sungai yang ada di Kalimantan Barat dan telah menjadi sumber air yang digunakan oleh . .Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat.Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan. Dampak Terhadap Lingkungan Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air.Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit). . . .Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan. jembatan. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik. gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. Salah satu isu pencemaran lokal pada propinsi Kalimantan Barat yaitu pencemaran sungai Kapuas. Hal penting di sini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja. 3.Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai.Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap. 3. tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum.. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. Selain berbau kurang sedap. rendahnya produktivitas). hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis. kolera. seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air. Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. . Dampak terhadap keadaan social dan ekonomi . dan lain-lain.Penyakit diare. drainase. seperti metana. 2. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki.Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40. Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Isu Lingkungan Lokal Isu lingkungan lokal merupakan yaitu permasalahan lingkungan dan dampak yang ditimbulkan dari permasalahan lingkungan tersebut mengakibatkan dampak sangat dirasakan bagi daerah lokal. . .000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan.Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana. Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien.

Merkuri merupakan bahan kimia yang biasa digunakan untuk memurnikan butiran emas pada penambangan emas tanpa izin. air Sungai Kapuas dikatakannya masih kerap dimanfaatkan untuk industri. saat ditemukan kandungan Hg yang melebihi ambang batas di bagian hilir Sungai Kapuas. Sungai Kapuas telah menunjukan gejala tercemar oleh zat kimia merkuri. di negara ini pun belum ada satu pabrik pun yang memproduksi merkuri dalam kapasitas untuk diperjualbelikan. Jenis ini hanya dapat hidup di daerah tercemar. dan ada juga indikasi tercemar pestisida dari perkebunan. Sebab. Di sana juga dijumpai plankton yang hanya hidup di air tercemar. Harga senyawa yang dipakai untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin ini pun amat terjangkau bila dibandingkan dengan harga emas yang melangit. Apabila semua kegiatan industri dan teknologi memperhatikan dan melaksanakan pengolahan air limbah industri dan masyarakat umum juga tidak membuang limbah secara sembarangan maka masalah pencemaran air sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Sungai Kapuas tak hanya tercemari zat kimia merkuri. bakteri coli. di Kabupaten Sintang dan Sekadau.penduduk setempat untuk melakukan aktifitas seperti mencuci. Bapedalda Provinsi Kalbar pun belum diketahui nama perusahaan yang mengelola distribusi merkuri di Kalbar. Sehingga menimbulkan kekhawatiran apabila kondisi ini dibiarkan maka 5 tahun ke depan. Sejauh ini. mengganggu pertumbuhan janin. tetapi juga limbah pabrik. Persoalan kualitas air adalah persoalan serius daerahKalomantan Barat. Pencemaran berbagai zat kimia berbahaya di Sungai Kapuas di Kalimantan Barat saat ini sudah terjadi mulai bagian hulu hingga hilir sungai. Namun. tampak bahwa sungai dengan panjang 1. Merkuri yang masuk ke tubuh manusia bisa mengganggu sistem saraf dan sistem enzym yang berguna bagi metabolisme tubuh. kimia dan biologi air yang tidak diinginkan. sehingga dapat menimbulkan kerugian kerena mempengaruhi sistem kehidupan. baik melalui proses penyaringan PDAM maupun tidak. akan tak melihat lagi sungai yang jernih dan layak untuk dikonsumsi. dan ada juga indikasi tercemar pestisida dari perkebunan. dalam kenyataannya masih banyak industri atau suatu pusat kegiatan kerja yang membuang limbahnnya ke lingkungan melalui sungai Kapuas. perhotelan. Dampak pada manusia: menderita tremor.086 kilometer itu secara kimiawi dan biologis sudah tercemar. bakteri coli. kandungan merkuri akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Pembuangan air limbah secara langsung ke lingkungan inilah yang menjadi penyebab utama pencemaran air di sungai Kapuas. Mudahnya merkuri dijual di pasaran Kalbar. Menurut D. Dari penelitian Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura Pontianak pertengahan 2008 di hulu Sungai Kapuas. Hal ini terlihat pada saat musim hujan sungai menjadi keruh dan tidak jernih lagi. limbah pabrik. turut berdampak mencemari Sungai Kapuas. Beradasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Sungai Kapuas juga ditemukan adanya biota Benthos jenis Chironomous. di mana 70 persen masyarakat Kota Pontianak dan Kalbar masih menggunakan air Sungai Kapuas secara langsung sebagai air konsumsi sehari-hari. Pencemaran di daerah aliran sungai (DAS) Kapuas selama ini dijelaskannya akibat pengaruh aliran hulu ke hilir. .Merkuri dijual seharga Rp 25 ribu per gram. hilang ingatan. baik dalam kemasan kantung maupun botol plastik. mandi dan lain sebagainya. Dwidjoseputro (1990:125). rumah makan dan sejenisnya. limbah rumah tangga dan industri. pencemaran air merupakan suatu perubahan kualitas fisik. Temuan ini melengkapi penelitian beberapa tahun sebelumnya.

mengurangi polusi. Beberapa tahun terakhir ini penjarahan hutan atau penebangan liar di kawasan hutan makin marak terjadi dimana-mana seakan-akan tidak terkendali. diketahui kandungannya telah mencapai 0. terdapat sedikit penurunan kadar mercury yang terkandung dalam air sungai di DAS Kapuas. pemakaian barang-barang yang akan menimbulkan aerosol yang berlebihan di atmosfer juga menimbulkan pemanasan global. Kawasan hutan merupakan areal yang mempunyai manfaat langsung bagi masyarakat. Dari 50 lokasi yang dijadikan sampel penelitian ketika itu. maupun gabungan tiga negara ini.Antara lain seperti mengkonsumsi ikan sungai. Sebagai contoh penggunaan freon pada AC. ekosistem hutan lebih dari itu. Mereka menilai kawasan hutan merupakan kawasan tutupan hutan yang hanya mempunyai makna ekonomi jika kayu yang ada di dalamnya bisa dijual atau dimanfaatkan untuk bangunan.mengingat pengonsumsian air raksa bisa terjadi tidak secara langsung tanpa harus lebih dahulu menggunakan air sungai yang tercemar seperti untuk minum atau memasak. Amerika Serikat menempati urutan pertama dalam hal pembuangan emisi gas CO 2 sebanyak 24. Kawasan ini sebagian besar merupakan wilayah tangkapan air pada .1% (melebihi Jepang. pemakaian hair dan parfum spray maupun asap kendaraan bermotor yang menimbulkan senyawa timbal (Pb). Ancaman kerusakan hutan ini jelas akan menimbulkan dampak negatif yang luar biasa besarnya karena adanya efek El-Nino dari hilangnya hutan. Studi Kasus Tidak dapat dipungkiri lagi. China. Air yang terserap dari gunung menciptakan kesuburan tanah dan menjaga kecukupan air masyarakat yang keluar lewat mata air kemudian dialirkan melalui sungai-sungai dan air tersebut dimanfaatkan untuk lahan pertanian masyarakat sekitar. baik berasal dari penggunaan energi maupun dari sumber lain sebesar 22. namun pada kenyataannya selama ini belum banyak dipahami kalangan awam sebagai sesuatu yang berarti. Semakin berkurangnya hutan memegang peranan dalam pemanasan global. Hutan telah berjasa dalam keseimbangan iklim. namun jika dihubungkan secara global. terutama pada kawasan-kawasan yang mempunyai fungsi ekologis dan biodiversiti besar.700 juta ton. manusia sebagai makhluk yang “lebih berkuasa” merupakan pemeran utama adanya pemanasan global. India.Dari hasil penelitian yang telah mereka lakukan di beberapa wilayah yang selama ini dijadikan sebagai kawasan pertambangan emas. daerah di DAS Kapuas yang memiliki kandungan air raksa tertinggi terdapat diwilayah kecamatan Timpah. Hal ini disebabkan manusia lah yang penyumbang gas rumah kaca terbesar. Memang sangat berorientasi pada kepentingan manusia yang ada disekitar kawasan hutan. total emisi CO2 dunia pada tahun 1995. Dibandingkan hasil penelitian 2001. 4. Namun pencemaran itu harus diwaspadai sedini mungkin.0351 miligram air raksa per 1 liter. mereduksi. Berdasarkan World Development Report 1998/99 dari Bank Dunia. Dari berbagai aktivitasnya penggunaan energi fosil merupakan penyumbang gas rumah kaca terbanyak. maupun jika dibandingkan dengan Eropa). menyerap CO2 dan mengurangi pemanasan global.0262 hingga 0. Selain penggunaan energi fosil. Badan Planologi Departemen Kehutanan melalui citra satelit menunjukkan luas lahan yang masih berhutan atau yang masih ditutupi pepohonan di Pulau Jawa tahun 1999/2000 hanya tinggal empat persen saja.

dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. termasuk cahaya tampak.>karbon dioksida. 2. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca. . Akan tetapi sebaliknya. bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dari temperaturnya semula. Akibat dari kejadian ini hilangnya suatu kawasan hutan yang tadinya dapat mendukung kehidupan manusia dalam berbagai aspek.daerah aliran sungai (DAS). Permukaan Bumi.>infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. penghasil kayu. apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer. Efek rumah kaca Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. seperti kebutuhan air. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi http://id. akan mengakibatkan pemanasan global. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara. Sebagai contoh adalah pada penguapan air.org/wiki/Infra_merah&#8221. kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). kenyamanan (iklim mikro). http://id. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air. penyerapan karbon.org/wiki/Karbon_dioksida&#8221. dammar. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2. Sebagian besar energi tersebut berbentuk radiasi gelombang pendek. sekarang ini sudah sulit di dapatkan lagi. pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15 °C (59 °F). A.wikipedia. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi. planet ini akan menjadi sangat dingin. Efek umpan balik Anasir penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Ketika energi ini tiba permukaan Bumi. pangan dan obat-obatan. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer. keindahan (wisata). Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. karena tanpanya. oksigen (O2). Penyebab pemanasan global 1. semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.wikipedia. akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. rotan.

Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair. Bila dilihat dari bawah. dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan. 3. es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. awan tersebut akan memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa. dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini. Ketika temperatur global meningkat. Selain itu. Ada beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa kontribusi Matahari mungkin telah diabaikan dalam pemanasan global. awan akan memantulkan kembali radiasi infra merah ke permukaan.Efek umpan balik karena pengaruh awan sedang menjadi objek penelitian saat ini. daratan atau air di bawahnya akan terbuka. (Penipisan lapisan ozon juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut terjadi mulai akhir tahun 1970-an. dan sekitar 2535% antara tahun 1980 dan 2000. sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat).) Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan dari masa pra-industri hingga tahun 1950. Dua ilmuan dari Duke University mengestimasikan bahwa Matahari mungkin telah berkontribusi terhadap 45-50% peningkatan temperatur rata-rata global selama periode 1900-2000. menjadi suatu siklus yang berkelanjutan. hal ini diakibatkan oleh menurunya tingkat nutrien pada zona mesopelagic sehingga membatasi pertumbuhan diatom daripada fitoplankton yang merupakan penyerap karbon yang rendah. Apakah efek netto-nya menghasilkan pemanasan atau pendinginan tergantung pada beberapa detail-detail tertentu seperti tipe dan ketinggian awan tersebut. Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan cahaya (albedo) oleh es. Baik daratan maupun air memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es. Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim. Walaupun demikian. es yang meleleh juga akan melepas CH4 yang juga menimbulkan umpan balik positif. umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat. Sebaliknya bila dilihat dari atas. Pendinginan stratosfer bagian bawah paling tidak telah diamati sejak tahun 1960. Umpan balik positif akibat terlepasnya CO2 dan CH4 dari melunaknya tanah beku (permafrost) adalah mekanisme lainnya yang berkontribusi terhadap pemanasan. Kemampuan lautan untuk menyerap karbon juga akan berkurang bila ia menghangat. yang tidak akan terjadi bila aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini. dan akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari. Stott dan rekannya mengemukakan bahwa model iklim yang dijadikan pedoman saat ini membuat estimasi berlebihan terhadap efek gas- . serta efek pendinginan sejak tahun 1950. Bersamaan dengan melelehnya es tersebut. Variasi Matahari Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari. sehingga meningkatkan efek pendinginan.

baik melalui variasi dari output Matahari maupun variasi dalam sinar kosmis. Akan tetapi. Para ilmuan belum begitu yakin apakah kelembaban tersebut malah akan meningkatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi. secara rata-rata. Sebuah penelitian oleh Lockwood dan Fröhlich menemukan bahwa tidak ada hubungan antara pemanasan global dengan variasi Matahari sejak tahun 1985. tinggi permukaan air laut. uap air yang lebih banyak juga akan membentuk awan yang lebih banyak. para ilmuan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap cuaca.org/wiki/Amerika_Serikat&#8221.07% dalam tingkat “keterangannya” selama 30 tahun terakhir. . sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. sebuah tim ilmuan dari http://id. Selain itu.org/wiki/Siklus_air&#8221.wikipedia. mereka juga mengemukakan bahwa efek pendinginan dari debu vulkanik dan aerosol sulfat juga telah dipandang remeh. Pada pegunungan di daerah subtropis. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. air akan lebih cepat menguap dari tanah. Pada tahun 2006. bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Daerahdaerah yang sebelumnya mengalami salju ringan. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. 1. sebagian besar pemanasan yang terjadi pada dekade-dekade terakhir ini disebabkan oleh gas-gas rumah kaca. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat. mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Iklim Mulai Tidak Stabil Para ilmuan memperkirakan bahwa selama pemanasan global. Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan. (Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir ini). pantai. Walaupun demikian. dimana hal ini akan menurunkan proses pemanasan (lihat http://id. daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerahdaerah lain di Bumi. sehingga keberadaannya akan meningkatkan efek insulasi pada atmosfer. Akibatnya. Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi.gas rumah kaca dibandingkan dengan pengaruh Matahari. B.wikipedia. Siklus Matahari hanya memberi peningkatan kecil sekitar 0.>Amerika Serikat. pertanian. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. mereka menyimpulkan bahwa bahkan dengan meningkatkan sensitivitas iklim terhadap pengaruh Matahari sekalipun. Jerman dan Swiss menyatakan bahwa mereka tidak menemukan adanya peningkatan tingkat “keterangan” dari Matahari pada seribu tahun terakhir ini.>siklus air). Badai akan menjadi lebih sering. DAMPAK DARI PEMANASAN GLOBAL Para ilmuan menggunakan model komputer dari temperatur. Topan badai (hurricane) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air. Berdasarkan model tersebut. kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia. Efek ini terlalu kecil untuk berkontribusi terhadap pemansan global. akan menjadi lebih besar. gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. pola presipitasi. Hal ini disebabkan karena uap air merupakan gas rumah kaca. sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa luar.

Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai. Gangguan ekologis Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim. banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Peningkatan permukaan laut Ketika atmosfer menghangat. mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat.beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat. Dalam pemanasan global.5 persen daerah Bangladesh. Kenaikan 50 cm (20 inchi) akan menenggelamkan separuh dari rawa-rawa pantai di http://id. yang berfungsi sebagai reservoir alami. terutama sekitar Greenland. sebagai contoh.wikipedia. pantai. dan banyak pulau-pulau. Suhu global cenderung meningkat Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya. sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. 4. 17.>Amerika Serikat. tetapi tidak di area perkotaan dan daerah yang sudah dibangun. Kenaikan muka laut ini akan menutupi sebagian besar dari Florida Everglades. dan bukit pasir akan meningkat. 2. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. Bagian Selatan Kanada. . hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Bahkan sedikit kenaikan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi ekosistem pantai. Rawa-rawa baru juga akan terbentuk. lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20.org/wiki/Amerika_Serikat&#8221. sedangkan negara-negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai. Akan tetapi. yang lebih memperbanyak volume air di laut. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin. mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. Perubahan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di daerah pantai. Erosi dari tebing. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya. dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 – 35 inchi) pada abad ke-21. akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Di lain pihak. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda. pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. lapisan permukaan lautan juga akan menghangat. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya. 3.

hal ini juga akan berdampak perubahan iklim (Climat change)yang bis berdampak kepada peningkatan kasus penyakit tertentu seperti ISPA (kemarau panjang / kebakaran hutan. tingkat perambahan hutan telah mencapai level yang . badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. pemerintah dapat membantu populasi di pantai untuk pindah ke daerah yang lebih tinggi. terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir. Cara lainnya. Langkah-langkah yang dilakukan atau yang sedang diskusikan saat ini tidak ada yang dapat mencegah pemanasan global di masa depan. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma.5. Virus. dan menyimpan karbon dalam kayunya. Tantangan yang ada saat ini adalah mengatasi efek yang timbul sambil melakukan langkah-langkah untuk mencegah semakin berubahnya iklim di masa depan. Dampak sosial dan politik Perubahan cuaca dan lautan dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian. Seperti meningkatnya kejadian Demam Berdarah karena munculnya ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. mengurangi produksi gas rumah kaca. malnutrisi. alergi. Pertama. coccidiodomycosis. C. mengosongkan tanah yang belum dibangun dari selatan ke utara. Di seluruh dunia. memecahnya melalui fotosintesis. plasmodium menjadi lebih resisten terhadap obat tertentu yang target nya adala organisme tersebut. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit. Ada dua pendekatan utama untuk memperlambat semakin bertambahnya gas rumah kaca. Dengan adamya perubahan iklim ini maka ada beberapa spesies vektor penyakit (eq Aedes Agipty). dan lain-lain. Daerah pantai dapat dilindungi dengan dinding dan penghalang untuk mencegah masuknya air laut. penyakit kulit. Beberapa negara. penyakit jantung dan paru kronis. dan lain-lain. Selain itu bisa diprediksi kan bahwa ada beberapa spesies yang secara alamiah akan terseleksi ataupun punah dikarenakan perbuhan ekosistem yang ekstreem ini. Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). bakteri. Cara ini disebut carbon sequestration (menghilangkan karbon). dapat menyelamatkan tumbuhan dan hewan dengan tetap menjaga koridor (jalur) habitatnya. PENGENDALIAN PEMANASAN GLOBAL Konsumsi total bahan bakar fosil di dunia meningkat sebesar 1 persen per-tahun. Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbondioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Kedua. Pohon. mencegah karbon dioksida dilepas ke atmosfer dengan menyimpan gas tersebut atau komponen karbon-nya di tempat lain. seperti: diare. DBD Kaitan dengan musim hujan tidak menentu) Gradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Kerusakan yang parah dapat diatasi dengan berbagai cara. seperti Amerika Serikat. menyerap karbondioksida yang sangat banyak. defisiensi mikronutrien. Spesies-spesies dapat secara perlahan-lahan berpindah sepanjang koridor ini untuk menuju ke habitat yang lebih dingin. trauma psikologis.

air. dan sebagainya. Kerusakan lingkungan yang disebabkan faktor alam pada umumnya merupakan bencana alam seperti letusan gunung api. energi surya. Injeksi juga bisa dilakukan untuk mengisolasi gas ini di bawah tanah seperti dalam sumur minyak. Walaupun demikian. . Di banyak area. Pada saat itu. Beberapa konferensi dan perjanjian tingkat internasional juga semakin gencar diupayakan. di mana karbondioksida yang terbawa ke permukaan bersama gas alam ditangkap dan diinjeksikan kembali ke aquifer sehingga tidak dapat kembali ke permukaan. banjir. mineral. Kerusakan lingkungan hidup di tepi pantai disebabkan oleh adanya abrasi yaitu pengikisan pantai oleh air laut yang terjadi secara alami. sering mengalami letusan gunung api akan tetapi pada umumnya letusannya tidak begitu kuat sehingga kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya terbatas di daerah sekitar gunung api tersebut. serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan. lapisan batubara atau aquifer. Untuk menyelamatkan pantai dari kerusakan akibat abrasi. gempa bumi. Penggunaan bahan bakar fosil mulai meningkat pesat sejak revolusi industri pada abad ke-18.mengkhawatirkan. Perjanjian itu lebih mengarah ke perdagangan karbon dan peraturan pemotongan emisi bagi negara-negara industri yang memegang presentase paling besar dalam pelepasan gas-gas rumah kaca. penggunaan energi terbaharui dan energi nuklir lebih mengurangi pelepasan karbon dioksida ke udara. seperti flora dan fauna yang tertimbun arus lumpur (lahar). Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah. semburan debu yang menimbulkan polusi udara. energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi. Indonesia sebagai salah satu zona gunung api dunia. tanaman yang tumbuh kembali sedikit sekali karena tanah kehilangan kesuburannya ketika diubah untuk kegunaan yang lain. Berikut Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan : Faktor Alam. Caranya dengan menyuntikkan (menginjeksikan) gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan (lihat Enhanced Oil Recovery). Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi. karena gas melepaskan karbondioksida lebih sedikit bila dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan batubara. perkembangan dan reproduksi organisme. dan sebagainya. awan panas yang mematikan. Perubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara tidak langsung telah mengurangi jumlah karbondioksida yang dilepas ke udara. Hal ini telah dilakukan di salah satu anjungan pengeboran lepas pantai Norwegia. Langkah untuk mengatasi hal ini adalah dengan penghutanan kembali yang berperan dalam mengurangi semakin bertambahnya gas rumah kaca. Banjir yang sering pula disertai dengan tanah longsor telah menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan kehidupan. angin puting beliung. Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan. Wolf adalah semua faktor ekstrenal yang bersifat biologis dan fisika yang langsung mempengarui kehidupan. tsunami.J Mcnaughton & larry l. abrasi. Pada abad ke-20. Salah satu sumber penyumbang karbondioksida adalah pembakaran bahan bakar fosil. batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi pada pertengahan abad ke-19. Sedangkan lingkungan hidup menurut S. diikuti pula dengan kerusakan hutan yang semakin meluas. seperti untuk lahan pertanian atau pembangunan rumah tinggal. pertumbuhan. dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Gas karbondioksida juga dapat dihilangkan secara langsung.

. menyebabkan getaran terjadi di permukaan bumi. Terima kasih! 1 1 0 0 1074 Artikel Menarik Lainnya: Lahirnya Teori Atom Lahirnya Teori Atom Contoh Makalah Isoflavon dalam Kedelai M. Gempa bumi adalah kekuatan alam yang berasal dari dalam bumi. dan kebutuhan-kebutuhan lainnya telah menimbulkan kerusakan lingkungan kehidupan yang luar biasa. Kerusakan lingkungan kehidupan yang terjadi menyebabkan timbulnya lahan kritis. sungai. Limbah-limbah yang dibuang dapat berupa limbah cair maupun padat. Faktor Manusia Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia jauh lebih besar dibandingkan dengan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh proses alam. Penebangan-penebangan hutan untuk keperluan industri. Gempa bumi yang lemah tidak menimbulkan kerusakan pada lingkungan. akan menimbulkan kerusakan lingkungan seperti tumbangnya pohon-pohonan. jaringan listrik yang putus. Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia terjadi dalam berbagai bentuk seperti pencemaran. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan manusia berlangsung secara terus menerus dan makin lama makin besar pula kerusakan yang ditimbulkannya. timah. tumbuh-tumbuhan yang terkena genangan minyak pun akan musnah pula. Kebocoran-kebocoran pada kapal-kapal tanker dan pipa-pipa minyak yang menyebabkan tumpahan minyak ke dalam perairan. termasuk di Indonesia. Gempa bumi sering terjadi di berbagai belahan dunia. danau. lahan pertanian. Sumber : (http://id. Terima kasih atas kunjungannya di blog "Menara Ilmu" semoga artikel tentang Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan bermanfaat untuk anda. banyak rumah-rumah dan tanaman yang rusak. Contoh Makalah Isoflavon dalam Kedelai M.blogspot. akan menimbulkan kerusakan pada lingkungan.com/2012/12/faktor-penyebab-kerusakan-lingkungan.org) (http://carapedia. dan sebagainya.com) Anda baru saja membaca artikel di Menara Ilmu berkategori Mipa dengan judul Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan. termasuk pengaruh buruk pada manusia.com) (http://kumpulan-makalah-dan-artikel.wikipedia.. penebangan hutan untuk berbagai keperluan. dan laut... ancaman terhadap kehidupan flora. menyebabkan kehidupan di tempat itu terganggu. fauna dan kekeringan.Jika anda ingin menggandakan artikel ini. Anda bisa sebarkan artikel ini dengan URL http://menarailmuku.html. pengerukan. Merkuri tersebut berasal dari limbah-limbah industri yang dibuang ke perairan Teluk Minamata sehingga kadar merkuri di teluk tersebut telah jauh di atas ambang batas. Ratusan orang meninggal karena memakan hasil laut yang ditangkap dari Teluk Minamata yang telah tercemar unsur merkuri (air raksa). Ciri-Ciri dan Perkembangan Ontogeni pada. Kasuskasus pencemaran perairan telah sering terjadi karena pembuangan limbah industri ke dalam tanah.. sertakan URL berikut . banyak ikan-ikan yang mati. Angin tornado di Amerika Serikat. bila telah melebihi ambang batas. Pengerukan yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan seperti pertambangan batu bara... dan lain-lain telah menimbulkan lubanglubang dan cekungan yang besar di permukaan tanah sehingga lahan tersebut tidak dapat digunakan lagi sebelum direklamasi.blogspot. Materi Biologi Sel Materi Biologi Sel Ekologi Tanaman dan Serangga Ekologi Tanaman dan Serangga Pengantar Dasar Ekologi Pengantar Dasar Ekologi Ciri-Ciri dan Perkembangan Ontogeni pada. Embriologi dan Reproduksi Hewan Embriologi dan Reproduksi Hewan Ditulis oleh: sukiman palumbai Beri Komentar Untuk "Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan" Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Menara Ilmu di Facebook Sponsor Menara Ilmu Site Info Copyright © 20132030 MENARA ILMU All Rights Reserved Support Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia | Contoh Makalah Anda baru saja mencopy artikel di Blog Menara Ilmu dengan judul Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan . akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang besar.. dan sebagainya. bijih besi. Salah satu contoh kasus pencemaran terhadap air yaitu “Kasus Teluk Minamata” di Jepang.perlu dibangun tanggul-tanggul pemecah ombak yang berfungsi sebagai penahan abrasi di tepi pantai. tetapi bila gempa yang terjadi sangat kuat.

html .com/2012/12/faktor-penyebab-kerusakanlingkungan.sebagai sumber : http://menarailmuku.blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful