SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)
“KONTRASEPSI/ KB”

disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Komunitas Keperawatan I

oleh: Rahma Dwi Putri NIM 072310101010

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER 2009

Moch. diharapkan ibu-ibu pengajian RT 2 RW 3 Patrang dapat memilih dan menggunakan kontrasepsi. Tujuan Instruksional Khusus: Setelah dilakukan penyuluhan ini. 2. Sub Pokok Bahasan: 1. Patrang A. jenis-jenis dan cara memilih kontrasepsi minimal 90% dengan benar. Pokok Bahasan: Cara Penggunaaan Kontrasepsi C. Cara Memilih kontrasepsi .Serudji 182 Jember Telp (0331) 487145 Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Topik/materi : Mengenali Kontrasepsi Sasaran Waktu Hari/Tgl Tempat : ibu-ibu pengajian RT 2 RW 3 Patrang : 10.00-11.PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER Jln. diharapkan ibu-ibu pengajian RT 2 RW 3 Patrang dapat menyebutkan pengertian. Jenis-jenis kontrasepsi 3. Pengertian kontrasepsi 2. Tujuan Instruksional Umum: Setelah dilakukan penyuluhan ini. Tujuan: 1.00 (1 X 60 menit) : Sabtu. 21 November 2009 : Masjid Al Munawaroh. B.

Menanyakan kepada Memberikan ibu-ibu pengajian tentang materi yang baru dijelaskan b.D. dan membuka penyuluhan 2) Menanyakan ketua pengajian Menunjuk ketua pengajian dan menjawab dengan antusias 3) Menyuruh ketua pengajian untuk memimpin doa 4) Menjelaskan materi secara umum 5) Menjelaskan TIU dan TIK Penyajian 1) Menjelaskan tentang pengertian kontrasepsi Berdoa Mendengarkan dan memperhatikan tentang Memperhatikan Memperhatikan Leaflet a. Rencana Kegiatan Penyuluhan Tahap kegiatan Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta Memperhatikan Media dan alat penyuluhan Pendahuluan 1) Memberi salam. Menerima jawaban dan memberi komentar tentang jawaban ibu-ibu pengajian Memperhatikan Pertanyaan . memperkenalkan diri.

a. Menerima jawaban dan memberi komentar tentang jawaban ibu-ibu pengajian 3) Menjelaskan tentang cara memilih kontrasepsi. Menanyakan kepada ibu-ibu pengajian tentang materi yang baru dijelaskan b.2) Menjelaskan tentang jenis-jenis kontrasepsi a. Menanyakan kepada ibu-ibu pengajian tentang materi yang baru dijelaskan b. Menutup pertemuan dengan mengundang pertanyaan atau komentar pada ibu-ibu pengajian Menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri . Menerima jawaban dan memberi komentar tentang jawaban ibu-ibu pengajian Memperhatikan Memberikan Pertanyaan Memperhatikan Memperhatikan Memberikan Pertanyaan Memperhatikan Penutup 1.

Sarwono. Menampung jawaban dan memberi komentar tentang pendapat dari ibu-ibu pengajian 3.Jakarta: YBP-SP Prawirohardjo. (2005). Jakarta: EGC Hartanto Hanafi. Evaluasi: 1. (2005). Membagikan Leaflet Memperhatikan Memberikan sumbang saran Menerima baik dengan 5. Obstetri Williams. (1995). http://images.google. Menutup pertemuan dan memberi salam Memperhatikan dan membalas salam E.dkk. Macam-macam Kontrasepsi. Sebutkan jenis-jenis kontrasepsi? 3. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Ilmu Kandungan. Menyimpulkan materi yang telah dibahas bersama dengan ibuibu pengajian 4. Sarwono.id. Mulia Sari Prawirohardjo. Referensi: Prawirohardjo. Jakarta: CV. Jakarta: YBP-SP Farida. [Didownload 5 November 2009] . Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Sarwono. 2008. Jakarta: YBP-SP Cunningham. (2003).2. Bagaimana cara memilih kontrasepsi yang tepat? F.co. Ilmu Kebidanan. (2003). Apa pengertian kontasepsi? 2. Serial Online.

Media yang digunakan (Leaflet) 3. Lampiran: 1. Daftar hadir peserta Penyuluh Rahma Dwi Putri NIM 072310101010 .G. Materi 2.

DAFTAR HADIR IBU-IBU PENGAJIAN RT 2 RW 3 PATRANG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 NAMA ALAMAT .

berwawasan kedepan. Berdasarkan visi dan misi tersebut. Norplan (16%).1 Latar Belakang Paradigma baru program Keluarga Berencana Nasional telah diubah visinya dari mewujudkan norma keluarga kecil bahagia sejahtera (NKKBS) menjadi visi untuk mewujudkan”keluarga berkualitas tahun 2015”. memiliki jumlah anak yang ideal. maju. merupakan metode jangka panjang (10 .1%). Dalam kontribusi tersebut Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) telah mewujudkan keberhasilannya selain berhasil menurunkan angka kelahiran dan pertumbuhan penduduk. Sterilisasi pria (0. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 1997 memperlihatkan proporsi peserta KB yang terbanyak adalah suntik (21. 2003). Keluarga yang berkualitas adalah yang sejahtera.4%).7%).BAB 1. Adapun keuntungan-keuntungan dari alat kontrasepsi tersebut adalah efektif segera setelah pemasangan. Sterilisasi wanita (3%). sehat.4%). Antara lain dapat diamati dari semakin meningkatnya angka pemakaian kontrasepsi (prevalensi). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa AKDR berada diposisi ketiga. juga terpenting adalah keberhasilan mengubah sikap mental dan perilaku masyarakat dalam upaya membangun keluarga berkualitas Sebagai salah satu bukti keberhasilan program tersebut. program keluarga berencana nasional mempunyai kontribusi penting dalam upaya meningkatkan kualitas penduduk. bertanggung jawab. pil (19. dan sisanya merupakan peserta KB tradisonal yang masing-masing menggunakan cara tradisional seperti pantang berkala maupun senggama terputus. PENDAHULUAN 1. harmonis dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Saefuddin. mandiri. Kondom (0. Sedangkan dalam program BKKBN memberikan penekanan pada kontasepsi AKDR. AKDR (18.1%).

tahun proteksidan tidak perlu diganti). Angka kegagalan hanya satu dalam 125-170 kehamilan. konsekuensi kegagalan atau kehamilan yang tidak diinginkan. Namun begitu tidak semua klien berminat terhadap alat kontrasepsi AKDR dikarenakan berbagai alasan yang berbeda-beda seperti takut efek samping. murah. bahkan norma budaya lingkungan dan orang lain. status kesehatan klien sebelum ber-KB. dilarang oleh suami. dan kurang mengetahui tentang KB AKDR. . Tidak ada pengaruhnya terhadap hambatan dan volume ASI. dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus. persetujuan pasangan. kesuburan segera kembali sesudah AKDR diangkat (BKKBN. 2002). Akseptor tidak perlu mengingat-ingat kapan dia harus ber-KB. Pemeriksaan ulang hanya 1 kali setahun. 2003). meningkatkan kenyamanan tanpa takut hamil. Adapun berbagai pertimbangan yang harus diperhatikan oleh akseptor KB agar tidak terjadi adalah persepsi setelah pemasangan yaitu pengetahuan akseptor KB tentang persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi. takut proses pemasangan. Tidak ada pengaruh terhadap lingkungan sexual. mengetahui efek samping. besarnya keluarga yang direncanakan. Dapat digunakan sampai menopause (Saefuddin.

Keluarga berencana (KB) adalah tindakan yang membantu pasangan menghindari kelahiran yang tidak diinginkan. Jadi. Namun.1 Pengertian Yaitu pencegahan kehamilan dengan mengikat sel indung telur pada wanita (tubektomi) atau testis pada pria (vasektomi). berarti "mencegah" atau "melawan" dan konsepsi yang berarti pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. serta mempertimbangkan efektivitas dan efisiensinya. sebenarnya banyak sekali manfaat dari alat kontrasepsi. apakah untuk menunda kelahiran anak pertama (postponing).BAB 2. mengatur jarak kelahiran. kontrasepsi memiliki peranan dalam setiap fase reproduksi. Penggunaan kontrasepsi harus dilandasi keinginan yang jelas. 2. maksud dari kontrasepsi adalah menghindari terjadinya kehamilan akibat pertemuan sel telur matang dengan sel sperma. Proses sterilisasi ini harus dilakukan oleh ginekolog (dokter kandungan). menjarangkan anak (spacing) atau membatasi (limiting) jumlah anak yang diinginkan. Kontrasepsi berasal dari kata kontra. Contohnya sebagai kebutuhan fisik. . alat kontrasepsi dikenal hanya sebagai alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. yaitu untuk menunda kehamilan atau menjarangkan kehamilan. sehingga pilihan yang diambil adalah pilihan yang rasional.2 Jenis-Jenis Kontrasepsi Dalam memilih jenis kontrasepsi yang tepat. lengkap dan benar. TINJAUAN PUSTAKA 2. pasangan harus mendapatkan informasi yang akurat. serta menentukan anak menuju kesejahteraan keluarga. Pada masyarakat awam.

Kegagalan kondom dapat diperkecil dengan menggunakan kondom dengan cara benar. efektif dan efisien 1. Efektivitasnya 70%.Penggunaan kontrasepsi juga harus mempertimbangkan kriteria penerimaan dari aspek medis. berbentuk cairan. Selain rasional. . Penggunaan kondom akan lebih efektif bila digunakan bersama dengan spermatisida (senyawa kimia terdapat dalam bentuk jeli. mudah digunakan dan kondom juga memperkecil penularan penyakit kelamin. Kegagalan biasanya terjadi bila kondom robek karena kurang hati-hati atau karena tekanan pada saat ejakulasi sehingga terjadi perembesan. krim atau tisu vagina yang harus dimasukkan ke dalam vagina 5 menit sebelum senggama. kream. kondom untuk wanita. Sebagai contoh. yang juga termasuk metode ini adalah diafragma. a. wanita usia 35 tahun keatas (apalagi perokok). b. dan juga spermatisida. busa vaginal yang berfungsi membunuh sperma). Pilihan yang didasarkan dari informasi yang lengkap tersebut pada akhirnya akan menghasilkan pilihan metode kontrasepsi yang bersifat rasional. Spermatisida Bahan kimia aktif untuk ‘membunuh’ sperma. gunakan saat ereksi dan lepaskan pada saat ejakulasi. Efek samping : alergi terhadap karet Keuntungan: dapat dibeli secara bebas di apotek-apotek. Kondom Bekerja dengan mencegah sperma bertemu dengan sel telur sehingga tidak terjadi pembuahan. Penggunaan kondom cukup efektif selama digunakan secara tepat dan benar. pemilihan kontrasepsi juga harus efektif. menderita penyakit tekanan darah tinggi > dari 180/110 mmHg hendaknya tidak menggunakan pil kombinasi estrogen dan progesteron karena meningkatkan resiko menderita penyakit pembuluh darah. tablet vagina. Kegagalan sering terjadi karena waktu larut yang belum cukup. Efektifitas ini dilihat dari angka kegagalan masing-masing jenis kontrasepsi. Spermatisida mempunyai kelemahan yaitu menyebabkan reaksi alergi. Metode Perlindungan Metode kontrasepsi jenis ini yang paling banyak digunakan adalah Kondom.

Hormonal Ada beberapa cara atau metode yang dapat diberikan yaitu suntikan. Pemakaian kontrasepsi dengan metode hormonal tidak dianjurkan untuk wanita dengan riwayat tekanan darah tinggi atau penyakit jantung. Cara ini dapat gagal jika ukuran diafragma tidak pas. depresi.jumlah spermatisida yang digunakan terlalu sedikit atau vagina sudah dibilas dalam waktu < 6 jam setelah senggama. Pil termasuk metode yang efektif saat ini. payudara terasa kencang. Kesuburan juga dapat kembali pulih dengan menghentikan pemakaian pil ini. 2. muntah. bekerja dengan mencegah pelepasan sel telur. atau terlalu cepat dilepas (< 8 jam) setelah senggama. menstruasi yang tidak teratur dan peningkatan berat badan serta pemulihan kesuburan agak terlambat. Pil mempunyai efektifitas yang tinggi (99%) jika digunakan dengan tepat dan secara teratur. bentuk pil yang diminum serta susuk atau implant. Vaginal diafragma Lingkaran cincin dilapisi karet fleksibel ini akan menutup mulut rahim jika dipasang dalam liang vagina 6 jam sebelum senggama. efek samping: Kenaikan atau penurunan berat badan. Efektivitasnya sangat kecil. Efek samping yang diberikan . Untuk suntikan yang diberikan 3 bulan sekali (depo Provera) keuntungannya mengurangi resiko lupa minum pil dan keamanan selama 3 bulan. Suntik Suntikan dan implant atau susuk mempunyai cara kerja seperti pil. c. a. tergeser saat senggama. karena itu harus digunakan bersama spermatisida untuk mencapai efektivitas 80%. Pil Keuntungan: Pil tetap membuat menstruasi yang teratur. b. mengurangi kram atau sakit saat menstruasi dan penelitian terakhir menyatakan pemakaian pil KB dapat mencegah terjadinya kanker rahim. mual. Dalam pemakaian Pil diperlukan komitmen dari wanita untuk dapat memakai secara teratur dan tepat. .

Keuntungan: tidak harus minum pil atau disuntikan. dan hormon yang terdapat dalam tabung akan terlepas sedikit–sedikit untuk mencegah kehamilan. pendarahan di luar masa menstruasi atau darah menstruasi lebih banyak dari biasanya. namun bagi yang berkulit sensitif sering menimbulkan reaksi alergi.IUS atau Intra Uterine System Adalah bentuk kontrasepsi terbaru yang menggunakan hormon progesteron sebagai ganti logam. Cara kerjanya sama dengan IUD tembaga. Efektivitasnya 75-80%. Efek samping yang ditimbulkan seperti menstruasi yang tidak teratur dan peningkatan berat badan. umumnya tembaga (Cu) dan dipasang di mulut rahim. 3. Menstruasi menjadi lebih ringan (volume darah lebih sedikit) dan waktu haid lebih singkat. Faktor kegagalan biasanya terjadi karena ada sperma yang sudah keluar sebelum ejakulasi. f. d.c. Dan bila anda ingin berencana hamil kembali hanya melepas implant ini kembali. e. Koyo Kontrasepsi (Patch) Ditempelkan di kulit setiap minggu.IUD (Intra Uterine Device) atau spiral Terbuat dari bahan polyethylene yang diberi lilitan logam. Keuntungannya: lebih tidak nyeri dan kemungkinan menimbulkan pendarahan lebih kecil. Susuk Implant/susuk dengan cara memasukkan tabung kecil di bawah kulit di bagian tangan yang dilakukan oleh dokter. Coitus Interruptus (senggama terputus) Ejakulasi dilakukan di luar vagina. infeksi panggul. dan proses memasukkan tabung ini 1 X dan untuk 2-5 tahun. Kontrasepsi Teknik a. Kelemahan alat ini yaitu dapat menimbulkan rasa nyeri di perut. Efektivitasnya 92-94%. orgasme berulang atau terlambat menarik penis keluar .

biasanya suhu badan meningkat menjelang dan sesudah masa ovulasi karena pengaruh hormon progesteron dengan menilai lendir rahim. tanggal haid bulan berikutnya adalah tanggal 28. Metode ini tidak terlalu efektif dan diperlukan kedisiplinan dari wanita untuk selalu mengetahui waktu ovulasi atau masa subur. otomatis anda tidak akan hamil.tengah periode haid yakni tanggal 14.b. c. masa subur berada pada rentang tanggal 12 hingga 16 dengan menilai peningkatan suhu badan. kemungkinan terjadi kehamilan cukup besar . Perhitungan didasarkan saat ovulasi terjadi pada hari ke-14 dari menstruasi yang akan datang dan dikurangi 2 hari karena sperma dapat hidup selama 48 jam setelah ejakulasi dan ditambahkan 2 hari karena sel telur dapat hidup 24 jam setelah ovulasi. Dan sebaliknya pada wanita dengan siklus menstruasi yang tidak teratur akan sulit untuk menggunakan metode ini. cara ini cocok untuk yang mempunyai siklus haid teratur. yaitu di tengah . Ada beberapa cara untuk mengetahui masa subur. yaitu: dengan cara menghitung tanggal/kalender. perkiraan waktu ovulasi anda . Dengan demikian.Prolonged lactation atau menyusui selama 3 bulan setelah melahirkan saat bayi hanya minum ASI dan menstruasi belum terjadi. Jadi Misalnya siklus haidnya 28 hari dan haid terakhirnya terjadi tanggal 1. Tapi begitu Ibu hanya menyusui < 6 jam / hari. Jadi. Menjelang ovulasi biasanya lendir rahim jadi agak encer dan bila diraba dengan dua jari membentuk benang dan berwarna bening Ketiga hal ini dapat menjadi petunjuk masa ovulasi/masa subur anda. Hormon estrogen mencapai puncaknya pada saat ovulasi terjadi dan mempengaruhi lendir rahim. Sistem kalender (pantang berkala) Pada beberapa wanita ini menjadi satu-satunya metode yang dapat diterima. Cara ini adalah dengan memperkirakan saat masa subur (ovulasi) dan tidak melakukan hubungan seksual pada saat tersebut.

efektif. Dan berdiskusilah dengan pasangan anda karena yang terpenting adalah anda dan pasangan merasa aman dan nyaman dengan pilihan kontrasepsi anda berdua.4. Kelebihan:     Peluang terjadinya kehamilan sangat kecil sekali sdandapat digunakan seumur hidup Tidak menggangu saat melakukan hubungan suami istri Lebih aman. Ada beberapa metode kontrasepsi atau . dan efisien Kekurangan: Tidak dapat dilakukan pada pasangan yang masih ingin mempunyai anak lagi b. Tubektomi Adalah penutupan kedua saluran telur pada saluran wanita melalui operasi sehingga wanita tersebut tidak akan hamil lagi. Apabila masih ragu jangan malu untuk bertanya dan berkonsultasi dengan dokter untuk memilih jenis kontrasepsi yang terbaik untuk digunakan. efektif. Vasektomi Adalah penutupan kedua saluran telur pada saluran wanita melalui operasi sehingga wanita tersebut tidak dapat hamil. Kontrasepsi Mantap a.3 Cara Memilih Kontrasepsi Dalam memilih kontrasepsi yang cocok. dan efisien Kekurangan: Tidak dapat dilakukan pada pasangan yang masih ingin mempunyai anak lagi 2. sebaiknya harus mengetahui keuntungan dan kelemahan dari masing-masing metode yang ada. Kelebihan:     Peluang terjadinya kehamilan sangat kecil sekali sdandapat digunakan seumur hidup Tidak menggangu saat melakukan hubungan suami istri Lebih aman.

Untuk memilih kontrasepsi atau KB yang cocok. dan IUD. Jika tujuan penggunaan alat kontrasepsi untuk menjarangkan kehamilan. Seperti pil KB. suntikan. Dan setelah penggunaannya dilepas berarti dapat hamil. dan tidak menginginkan kehadiran buah hati lagi : 1. Berikut cara memilih kontrasepsi menurut Prof. sebaiknya harus mengetahui kebaikan dan kekurangan dari metode KB ini. Pasangan yang tidak menginginkan momongan lagi dapat memilih jenis kontrasepsi yang permanen seperti tubektomi. Sebaiknya. Biran Afandi yang dilihat dari 3 tujuan penggunaan kontrasepsi yaitu menunda kehamilan. pilihlah alat kontrasepsi yang tidak menekan produksi ASI. 2. IUD atau IUS . menjarangkan kehamilan.KB yang tersedia. 3. Jenis alat kontrasepsi yang bisa dipilih adalah IUD. Pil KB sendiri merupakan jenis kontrasepsi hormonal yang paling banyak dipilih oleh perempuan usia reproduksi di banyak negara di dunia untuk mencegah atau mengontrol kehamilan. suntikan atau IUS. Bagi pasangan yang belum menginginkan momongan dapat menggunakan alat penunda kehamilan yang mampu mengembalikan kesuburan paling cepat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful