Dampak Sulfur Oksida (SOx) Terhadap Kesehatan Posted on Desember 30, 2008 by Prabu Sulfur yang ada di udara hanya

sepertiga yang merupakan hasil aktivitas manusia, dan kebanyakan dalam bentuk SO2, sedangkan duapertiga dari jumlah sulfur di udara berasal dari sumber-sumber alam seperi volkano dan terdapat dalam bentuk H2S dan oksida. Udara yang tercemar Sulfur Oksida (SOx) menyebabkan manusia akan mengalami gangguan pada sistem pernafasannya. Hal ini karena gas SOx yang mudah menjadi asam tersebut menyerang selaput lendir pada hidung, tenggorokan, dan saluran nafas yang lain sampai ke paru-paru. Serangan gas SOx tersebut menyebabkan iritasi pada bagian tubuh yang terkena. Pengaruh utama polutan SOx terhadap manusia adalah iritasi sistem pernafasan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa iritasi tenggorokan terjadi pada konsentrasi SO2 sebesar 5 ppm atau lebih, bahkan pada beberapa individu yang sensitive iritasi terjadai pada konsentrasi 1-2 ppm. SO2 dianggap polutan yang berbahaya bagi kesehatan terutama terhadap orang tua dan penderita yang mengalami penyakit kronis pada sistem pernafasan dan kardiovaskular. Sulfur dioksida (SO2) bersifat iritan kuat pada kulit dan lendir, pada konsentrasi 6-12 ppm mudah diserap oleh selaput lendir saluran pernafasan bagian atas, dan pada kadar rendah dapat menimbulkan spesme tergores otot-otot polos pada bronchioli, speme ini dapat menjadi hebat pada keadaan dingin dan pada konsentrasi yang lebih besar terjadi produksi lendir di saluran pernafasan bagian atas, dan apabila kadarnya bertambah besar maka akan terjadi reaksi peradangan yang hebat pada selaput lendir disertai dengan paralycis cilia, dan apabila pemaparan ini terjadi berulang kali, maka iritasi yang berulang-ulang dapat menyebabkan terjadi hyper plasia dan meta plasia sel-sel epitel dan dicurigai dapat menjadi kanker. Sumber: Fardiaz, Polusi Air dan Udara, 1992 Soemirat, Epidemiologi Lingkungan, 2002 Wardhana, Dampak Pencemaran Lingkungan, 2001 Filed under: Lingkungan, Pencemaran Udara | Ditandai: belerang, gas, iritasi, Lingkungan, Pencemaran, polusi, sulfur, udara | 1 Komentar » Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan Posted on Desember 27, 2008 by Prabu Pencemaran udara merupakan masalah global. Sumber pencemaran udara adalah terutama pembakaran bahan bakar fosil untuk mendapatkan energi untuk industri dan transportasi. Pencemaran udara pada dasarnya berbentuk partikel (debu, gas, timah hitam) dan gas (Karbon Monoksida (CO), Nitrogen Oksida (NOx) , Sulfur Oksida (SOx), Hidrogen Sulfida (H2S), hidrokarbon). Udara yang tercemar dengan partikel dan gas ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang berbeda tingkatan dan jenisnya tergantung dari macam, ukuran dan komposisi kimiawinya.

debu. sehingga saluran pernafasan menjadi menyempit. Gas SO2 berbau sangat tajam dan tidak mudah terbakar. akan menyebabkan terjadinya kesulitan bernafas sehingga benda asing termasuk bakteri/mikroorganisme lain tidak dapat dikeluarkan dari saluran pernafasan dan hal ini akan memudahkan terjadinya infeksi saluran pernafasan. 6. Konsentrasi gas SO2 di udara akan mulai terdeteksi oleh indera manusia (tercium . dampak_kesehatan. polusi. Peningkatan produksi lendir akibat iritasi oleh bahan pencemar. PM 10. Produksi lendir dapat menyebabkan penyempitan saluran pernafasan. PM 2. NOx. udara | 17 Komentar » Sulfur Oksida (SOx) Posted on Desember 17. Pembengkakan saluran pernafasan dan merangsang pertumbuhan sel. Gas SO3 mudah bereaksi dengan uap air yang ada di udara untuk membentuk asam sulfas atau H2SO4. Tulisan Terkait: Dampak Partkulat Terhadap Kesehatan Dampak Karbon Monoksida (CO) Terhadap Kesehatan Dampak Nitroge Oksida (NOx) Terhadap Kesehatan Dampak Sulfur Oksida (SOx) Terhadap Kesehatan Dampak Ozon (O3) Terhadap Kesehatan Aspek Klimatologi Pencemaran Udara Filed under: Lingkungan. Lepasnya silia dan lapisan sel selaput lendir. terdiri dari gas SO2 dan gas SO3 yang keduanya mempunyai sifat berbeda. Rusaknya sel pembunuh bakteri di saluran pernafasan. 3.5. Pencemaran. sedangkan gas SO3 bersifat sangat reaktif. bahkan dapat terhenti sehingga tidak dapat membersihkan saluran pernafasan. Asam sulfat ini sangat reaktif. sulfur. 2008 by Prabu Gas belerang oksida atau sering ditulis dengan SOx.Secara umum efek pencemaran udara terhadap saluran pernafasan dapat menyebabkan terjadinya: 1. mudah bereaksi (memakan) benda-benda lain yang mengakibatkan kerusakan. Akibat dari hal tersebut di atas. 5. Iritasi pada saluran pernafasan. Pencemaran Udara | Ditandai: CO. 4. 2. Hal ini dapat menyebabkan pergerakan silia menjadi lambat. Lingkungan. seperti proses pengkaratan (korosi) dan proses kimiawi lainnya.

baunya) manakala konsentrasinya berkisar antara 0. Jelas bahwa kedua faktor tersebut mempunyai kecenderungan untuk menghambat satu sama lain selama pembakaran. SO2 selalu terbentuk dalam jumlah terbesar. kayu dan sebagainya.3 – 1 ppm. gas. Sebanyak dua pertiga dari jumlah sulfur di atmosfer berasal dari sumber-sumber alam seperti volcano. Hanya sepertiga dari jumlah sulfur yang terdapat di atmosfer merupakan hasil dari aktivitas manusia. tetapi jumlah relatif masing-masing tidak dipengaruhi oleh jumlah oksigen yang tersedia. Jumlah SO2 yang terbentuk dipengaruhi oleh kondisi reaksi. misalnya pembakaran batu arang. dan terdapat dalam bentuk H2S dan oksida. Pembakaran bahan-bahan yang mengandung sulfur akan menghasilkan kedua bentuk sulfur oksida. dan kebanyakan dalam bentuk SO2 .> SO2 2SO2 + O2 ————> 2SO3 SO3 biasanya diproduksi dalam jumlah kecil selama pembakaran. Transportasi bukan merupakan sumber utama polutan SOx tetapi pembakaran bahan bakar pada sumbernya merupakan sumber utama polutan SOx. Pada suhu rendah. tetapi kecepatan reaksi akan menghambat pembenutkan SO3 dalam jumlah tinggi. Jadi faktor konsentrasi ekuilibrium merangsang produksi SO3 pada suhu lebih rendah. Oleh karena itu produksi SO3 dirangsang pada suhu tinggi karena faktor kecepatan. kondisi ekuilibrium dapat tercapai. tetapi hanya sedikit SO3 terdapat di dalam campuran. Masalah yang ditimbulkan oleh polutan yang dibuat manusia adalah dalam hal distribusinya yang tidak merata sehingga terkonsentrasi pada daerah tertentu. reaksi berlangsung sangat lambat sehingga kondisi ekuilibrium (sesuai dengan konsentrasi SO3 tinggi) tidak pernah tercapai. . sedangkan polusi dari sumber alam biasanya lebih tersebar merata. Mekanisme pembentukan SOx dapat dituliskan dalam dua tahap reaksi sebagai berikut : S + O2 ———. Hal ini disebabkan oleh dua faktor yang menyangkut reaksi terakhir tersebut di atas. tetapi kecepatan reaksi meningkat dengan kenaikan suhu. minyak bakar. Faktor pertama adalah kecepatan reaksi yang terjadi. Reaksi pembentukan SO3 berlangsung sangat lambat pada suhu relatif rendah (misalnya pada 200oC). terutama suhu dan bervariasi dari 1 sampai 10% dari total SOx. Pada suhu tinggi reaksi mengakibatkan ekuilibrium tercapai dengan cepat karena kecepatan reaksi tinggi. Jika produk dijauhkan dari zona tersebut dan didinginkan. Jadi produksi SO3 terhambat pada zona pembakaran suhu tinggi karena kondisi ekuilibrium. bukan dari jumlah keseluruhannya. dan faktor kedua adalah konsentrasi SO3 dalam campuran ekuilibrium yang dihasilkan dari reaksi tersebut. Tetapi campuran ekuilibrium yang dihasilkan pada suhu rendah mengandung persentase SO3 lebih tinggi daripada campuran yang dihasilkan pada suhu tinggi. Meskipun udara tersedia dalam jumlah cukup.

SOx. Jumlah SO2 yang teroksidasi menjadi SO3 dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk jumlah air yang tersedia. 2001 Filed under: Lingkungan. namun dengan meningkatnya pembangunan fisik kota dan pusat-pusat industri. sebagian SO2 akan diubah menjadi SO3 (kemudian menjadi H2SO4) oleh proses-proses fotolitik dan katalitik. Kehadiran bahan atau zat asing di dalam udara dalam jumlah tertentu serta berada di udara dalam waktu yang cukup lama. Pencemaran. kesehatan lingkungan. Pencemaran Udara | Ditandai: Lingkungan. industri. Udara yang dulunya segar kini kering dan kotor. waktu dan distribusi spektrum sinar matahari Terkait: Dampak Sulfur Oksida (SOx) Terhadap Kesehatan Sumber : Wardhana. sulfur. bahan bakar. kehidupan hewan serta tumbuhan Pencemaran udara diartikan sebagai adanya bahan-bahan atau zat-zat asing di dalam udara yang menyebabkan perubahan susunan (komposisi) udara dari keadaan normalnya. perubahan tersebut dapat membahayakan kesehatan manusia. 2008 by Prabu Udara merupakan faktor yang penting dalam kehidupan. Setelah berada di atmosfer. SO3 dan air akan segera bergabung membentuk droplet asam sulfat (H2SO4). Dampak Pencemaran Lingkungan. transportasi. hujan asam.Adanya SO3 di udara dalam bentuk gas hanya mungkin jika konsentrasi uap air sangat rendah. kualitas udara telah mengalami perubahan. Bila keadaan seperti itu terjadi maka udara dikatakan telah tercemar . Hal ini bila tidak segera ditanggulangi. akan dapat mengganggu kehidupan manusia. SO2. belerang. Jika usap air terdapat dalam jumlah cukup seperti biasanya. intensitas. pembakaran | 1 Komentar » Pencemaran Udara Posted on Desember 12. SO3.

semen. energi dan/atau komponen lain ke dalam udara ambient oleh kegiatan manusia sehingga mutu udara ambient turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambient tidak memenuhi fungsinya. Sumber alamiah Beberapa kegiatan alam yang bisa menyebabkan pencemaran udara adalah kegiatan gunung berapi. akibat gunung berapi. kebakaran hutan. dan lain-lain. Zat pencemar primer. dan debu. Proses pengolahan dan pemanasan seperti pada proses pengolahan makanan. misalnya asap kebakaran hutan. Sumber bahan pencemar primer dapat dibagi lagi menjadi dua golongan besar : 1. gas-gas. debu. Zat tersebut bersal dari komponen udara alamiah seperti karbon dioksida. juga sebagian besar disebabkan oleh kegiatan manusia. karena udara telah tercemar akibat aktivitas manusia dan proses alam. debu meteorit dan pancaran garam dari laut . dan penyamakan. seperti proses peleburan baja. dan lain-lain. Sumber Pencemar Udara Telah disadari bersama. Bahan pencemar yang dihasilkan terutama adalah debu. dan bau. seperti pembakaran sampah. dan gas (CO dan NO). grit (pasir halus). kendaraan bermotor. 2. d. Zat pencemar sekunder. atau sesuatu yang tidak biasanya. yang dimaksud dengan pencemaran udara adalah masuknya atau dimaksuknya zat. yang meningkat diatas konsentrasi normal. baik akibat proses dekomposisi ataupun pembakaran serta kegiatan rumah tangga Terdapat 2 jenis pencemar yaitu sebagai berikut : a. Masuknya zat pencemar ke dalam udara dapat secara alamiah. c. yaitu zat kimia yang langsung mengkontaminasi udara dalam konsentrasi yang membahayakan. Pertambangan dan penggalian. 41 tahun 1999 mengenai Pengendalian Pencemaran udara. Bahan pencemar yang dihasilkan terutama asap. Proses peleburan. Bahan-bahan pencemar yang dihasilkan antara lain asap. industri. . aspal.Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. pembuangan sampah. kegiatan mikroorganisme. industri. b. daging. b. Pembakaran. uap dan gas-gas. seperti tambang mineral and logam. ikan. Sedangkan bahan pencemar yang dihasilkannya antara lain adalah debu. pembuatan soda. misalnya timbal. debu. misalnya akibat aktivitas transportasi. Bahan pencemar yang dihasilkan umumnya adalah asap. ditemukan dalam udara. kualitas udara saat ini telah menjadi persoalan global. Sumber buatan manusia Kegiatan manusia yang menghasilkan bahan-bahan pencemar bermacam-macam antara lain adalah kegiatan-kegiatan berikut : a. pembakaran pada kegiatan rumah tangga. keramik. yaitu zat kimia berbahaya yang terbentuk di atmosfer melalui reaksi kimia antar komponen-komponen udara.

Bahan pencemarnya yang terutama adalah gas-gas dan debu radioaktif. seperti pada proses fertilisasi. Pembuangan limbah. Gas (karbon monoksida / CO. Pencemarannya terutama adalah dari instalasi pengolahan air buangannya. nitrogen oksida / NOx.e. bahan pencemar dapat berupa : a. jalan dan kegiatan yang semacamnya. Energi (suhu dan kebisingan) Bahan-bahan pencemar ini dikenakan peraturan khusus untuk pengawasannya karena bisa membahayakan kesehatan. baik limbah industri maupun limbah rumah tangga. proses pengolahan mineral. Proses percobaan atom atau nuklir. Proses pembangunan seperti pembangunan gedung-gedung. dan lain-lain. sulfur oksida / SOx. Sedangkan bahan pencemarnya yang teruatam adalah gas H2S yang menimbulkan bau busuk. proses pemurnian minyak bumi. Pembuatan keris. Bahan pencemarnya yang terutama adalah asap dan debu. timah hitam) b. f. . Bahan-bahan pencemar yang dihasilkan antara lain adalah debu. Dilihat dari ciri fisik. Jenis Bahan Pencemar Udara Ada beberapa bahan pencemar udara yang sering ditemukan di kota-kota. uap dan gas-gas g. aerosol. Proses kimia. Partikel (debu. h. hidrokarbon. H2S dan oksidant ozon dan PAN) c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful