You are on page 1of 29

Jenis - Jenis Alat Ukur

ALAT UKUR Alat ukur merupakan salah atu alat bantu untuk mengukur suatu benda atau produk untuk mengetahui karakteristik dari suatu benda tersebut misalkan dimensional suatu benda tersebut, kerataan dari suatu benda tersebut, ketegaklurusan dari suatu benda tersebut, kelurusan dari benda tersebut dan yang lainnya. Dalam jenisnya, terdapat beberapa jenis alat ukur yang terdapat di dunia industri dan dibagi menjadi beberapa sub ukuran yaitu sebagai berikut : 1. Alat Ukur Linier Langsung (Direct Linear Measuring Instrument) 2. Alat Ukur Linier Tidak Langsung (Indirect Linear Measuring Instrument) 3. Alat Ukur Sudut (Angle Measuring Instrument) 4. Alat Ukur Kedataran ( Horizontal Alignment), Kelurusan (Straightness) Dan Kerataan (Flatness) 5. Metrology Ulir (Screw Thread Metrology) 6. Metrology Roda Gigi (Gear Metrology) 7. Alat Ukur Kebulatan (Roundness) Dan Beberapa Kesalahan Betuk (From Deviation) Dan Alat Ukur Kekerasan Permukaan (Surface Roughness Measuring Instrument)

A. ALAT UKUR LINIER LANGSUNG (DIRECT LINEAR MEASURING INSTRUMENT) Alat ukur linier langsung ialah alat ukur yang hasilnya dapat dilihat dan dibaca langsung pada bagian penunjuk (skala) alat ukur tersebut. Alat ukur linier langsung dapat digolongkan menjadi tiga yaitu : a. Mistar Ukur b. Mistar Ingsut c. Mikrometer

a. MISTAR UKUR Mistar ukur merupakan alat ukur linier yang paling dikenal, biasanya berupa pelat baja atau kuningan di mana pada kedua tepi salah satu permukaannya diberi skala (metrik dan inchi)

dengan panjang ukurannya bervariasi dari 100 s.d. 300 mm dengan kecermatan ukuran yaitu pembagian skala dalam 0.5 atau 1.0 mm.

Cara Pengukuran Cara pengukuran dengan mistar ini ialah dengan cara menempelkan mistar pada objek ukur sampai tepi mistar berimpit dengan tepi benda yang diukur sehingga secara tidak langsung panjang objek yang diukur tersebut dapat langsung dibaca dengan memakai ujung objek ukur sebagai indeks pembacaan skala.  Jenis – Jenis

 Meteran Lipat Merupakan gabungan dari mistar ukur degan sambungan engsel pada ujungnya. Hasil dari pengukurannya kurang baik dibandingkan dengan menggunakan mistar ukur biasa.  Meteran Gulung Merupakan meteran yang dibuat dari pelat baja tipis berbentuk pita yang dapat digulung dan ditempelkan dalam suatu wadah.

b. MISTAR INGSUT (CALIPER) Merupakan alat ukur linear serupa dengan mistar ukur yang mana mempunyai skala linier pada batang dengan ujungnya yang berfungsi sebagai sensor penahan benda ukur (disebut rahang ukur tetap) dan juga terdapat peluncur dengan sisi yang dibuat sejajar dengan permukaan rahang ukur(disebut rahag ukur gerak) yang biasanya dapat digeserkan pada batang ukur.  Cara Pengukuran. Cara kerjanya ialah benda ukur ditahan padasalah satu sisi permukaannya oleh rahang ukur tetap, kemudian peluncur digeserkan sehingga rahang ukur gerak menempel pada sisi lainnya, pada saat benda ukur dijepit maka orang yang melakuka pengukuran dapat membaca posisi garis indeks pada skala ukur. Hal – hal yang harus diperhatikan saat memakai mistar ingsut ialah sebagai berikut : a) Rahang ukur gerak (peluncur) harus dapat meluncur pada batang ukur dengan bik tanpa bergoyang,

02 mm. Kecermataan : Kecermataan mistar ingsut ini ialah 0. e)  Pembacaan skala nonius mungkin dilakukan setlah mistar ingsut diangkat dari objek ukur dengan hati – hati. Jenis – Jenis o Mistar Ingsut Nonius (Vernier Caliper) Kegunaan : Digunakan untuk mengukur dimensi luar dan dimensi dalam (gambar 01) dan juga dapat digunakan untuk mengukur kedalaman celah (gambar 02). Kecermataan : Kecermataan mistar ingsut ini sama dengan mistar ingsut nonius yaitu 0.05 mm atau 0. Tabel 01 : Kecermatan Mistar Ingsut Jam Diwakili Oleh Kecermatan Skala Jam Dan Kaitannya Dengan Kecermatan Skala Batang Ukur Kecermatan Kesetaraan Satu Putaran (100 Bagian Skala Jam) Dengan Jarak Tranlasi Periode Penulisan Angka Pada Skala Jam Kecermatan Skala Batang Ukur .02 mm.10 mm. o Mistar Ingsut Jam (Dial Caliper) Kegunaan : kegunaannya hampir sama dengan mistar ingsut nonius akan tetapi skala nonius diganti dengan memakai jam ukur dalam menginterpolasikan posisi garis indeks relatif terhadap skala pada batang ukur.b) Periksa kedudukan nol serta kesejajaran permukaan ke dua rahang dengan cara mengatupkan rahang.10 mm. c) Benda ukur sedapat mungkin jangan diukur hanya dengan menggunakan ujung rahang ukur (harus agak kedalam). supaya kontak antara permukaan sensor dengan benda ukur cukup panjang sehingga terjadi efek pemosisian mandiri yang akan meniadakan kesalahan kosinus. d) Tekanan pengukuran jangan terlampau kuat yang bisa melenturkan rahang ukur ataupun lidah ukur kedalaman sehingga mengurangi ketelitian. 0. 0.05 mm atau 0.

mistar ini juga sering disebut mistar ingsut ketinggian atau kaliber tinggi.01 mm (meskipun namanya “mikrometer”).005 mm. Jenis khusus memang ada yang dibuat dengan kecermataan 0.002 mm.1 mm) 10 mm 1 mm 1 mm o Mistar Ingsut Ketinggian (Height Gauge) Kegunaan : Digunakan sebagai pengukur ketinggian. 0.  MIKROMETER (MICROMETER) Penjelasan Merupkan alat ukur linier yang mempunyai kecermataan yang lebh tinggi dari pada mistar ingsut.  Bukalah mulut ukur sampai sedikit melebihi dimensi objek ukur.  Sebelum dipakai. o Mistar Ingsut Tak Sebanding (Off Set Yaws Vernier Caliper) o Mistar Ingsut Jarak Senter (Centers Distance Vernier Caliper) o Mistar Ingsut Diameter Alur Dalam (Inside Groove Vernier Caliper) o Mistar Ingsut Pita (Tube Viernier Caliper) o Mistar Ingsut Posisi Dan Lebar Alur (Vernier Caliper With Hooked Jaws) o Mistar Ingsut Putar (Swivel Vernier Caliper) o Mistar Ingsut Tekanan Ringan (Low Force Vernier Caliper) o Mistar Ingsut Serba Guna (Universal Vernier Caliper) o Mistar Ingsut Kedalaman (Depth Vernier Caliper) o Mistar Ingsut Penggores (Height And Marking Vernier Caliper) c.02 mm 10 mm 5 mm 2 mm 10 bagian 20 bagian (5 bagian dalam satuan 0. 0. .  Pemakaian Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemakaian mikrometer ialah sebagai berikut :  Permukaan benda ukur dan mulut ukur mikrometer harus dalam kondisi bersih.10 mm 0.001 mm dab bahkan sampai dengan 0.0. kedudukan mikrometer harus diperiksa. mempunyai kecermatan sebesar 0.05 mm 0.0005 mm.

harus berputar dengan baik.  Kebenaran penunjukan harga pengukuran. tekanan pengukuran dapat dijaga secukupnya dan selalu tetap. jenis mikrometer ini berfungsi sevagai kaliber saat dipakai sebagai mikrometer luar. pembacaan ukurab pada skala mikrometer dilakukan setelah jarum pada indikator menunjukan angka nol. Sebagian rangka mikrometer dipakai sebagai tempat mekanisme penggerak jarum jam ukur. rasakan tidak terjadi goyangan karena keausan ulir utama.  Mikrometer batas (limit micrometer) Kegunaan : . Karena keausan.  Kalibrasi Untuk melakukan kalibrasi mikrometer dapat dilakukan beberapa pemeriksaan sebagai berikut :  Gerakan silinder putar/poros ukur. Dengan demikian. dalam hal ini landasan tetap mikrometer dapat bergerak dan berfungsi pula sebagai sensor jam ukur.  Kerataan dan kesejajaran muka ukur (permukaan sensor).  Mikrometer luar (outside micrometer) Kegunaan : Untuk mengukur dimensi luar yang lebih besar dari 25 mm (kapasitar mikrometer biasa ialah 25 mm)  Mikrometer indikator (indicating micrometer) Penjelasan : Merupakan penggabungan antara mikrometer dengan jam ukur. Apabila mulut ukur dirapatkan garis referensi/indeks harus menunjuk nol. meskipun mikrometer ini tidak dilengkapi dengan gigi gelincir. Kegunaan : Selain berfungsi sebagai mikrometer luar. penekanan poros ukur pada benda ukur tidak boleh terlalu keras sehingga memungkinkan kesalahan ukur karena adanya deformasi.  Kedudukan nol apabila. Sehingga harga yang ditunjukan oleh mikrometer harus sesuai dengan ukuran standar yang benar 9 harga nominal dengan toleransi yang diterapkan sesuai dengan standar)  Jenis – jenis. Beda ukur dipegang dengan tangan kiri dan mikrometer dengan tangan kanan.  Pada waktu mengukur.  Keberfungsian beberapa bagian yang lain seperti gigi gelincir (ratchet) dan pengunci poros ukur. muka ukur dapat menjadi tidak rata dan tidak sejajar sehinggia memungkinkan kesalahan ukur.

Blok ukur ini biasanya dibuat dari baja karbon tinggi. Mempunyai dua permukaan (disebut dengan muka ukur) yang sangat halus.Digunakan sebagai kaliber batas bagi benda ukur dengan suatu ukuran dasar dan daerah toleransi yang tertentu. sejajar dan kedua muka ukur ini dibuat dengan jarak nominal tertentu. baja paduan atau karbida karbon yang telah mengalami proses perlakuan panas (heat transfer) sehingga akan menghasilkan sifat–sifat penting yang harus dipunyai oleh suatu alat ukur standar yaitu : . Jo Gauge atau johannsen gauge adalah merupakan jenis alat ukur standar. Alat ukur Liniear tak langsung Alat ukur standar :  Blok ukur (gauge block) Penjelasan : Dikenal dengan berbagai nama yaitu gauge block. slip gauge. End Block. rata. Slain itu mikrometer ini brfungsi sebagai kaliber rahang.  Mikrometer luar dengan penunjuk berangka digit ( digit outside micrometer)  Mikrometer bangku (bench micrometer)  Mikrometer uni (Uni micrometer)  Mikrometer dalam silinder (tubular inside micrometer)  Mikrometer dalam ( inside Micrometer)  Mikrometer dalam tiga kaki (holtest triobor)  Mikrometer dalam jenis rahang (inside micrometer caliper)  Mikrometer luar jenis rahang (outside micrometer caliper)  Mikrometer kedalaman (depth micrometer)  Mirometer landasan V (v-Anvil micrometer)  Mikrometer pipa (tube micrometer)  Mikrometer pana (pana micrometer)  Mikrometer roda gigi (gear Micrometer)  Mikrometer piringan ( disc micrometer)  Mikrometer lur (groove micrometer)  Mikrometer luar dengan jam ukur (outside micrometer with dial indicator)  Mikrometer kepala (micrometer head) B.

 Tahan aus.001 0. jenis yang dibuat dari karbida memang lebih keras dari pada baja.010 – 1.50 25 – 100 1.100 2.50 25 .010 0.001 – 1. 60% RH).001 0.d. serupa dengan stailess steel  Koefisien muai yang sama dengan baja komponen mesin (12 x 10-6 0C-1). karena kekerasannya tinggi (65 RC)  Tahan korosi. sementara itu umumnya komponen mesin terbuat dari baja.2.001 . Blok ukur ini tersedia dalam suau set yang terdiri atas bermacam – macam ukuran nominal. Pemakaian : . 33 .50 25 Jumlah blok 9 49 49 4 1 Pemeliharaan dan pemakaian blok ukur : Pemeliharaan :  Blok ukur harus disimpan dalam kotak khusus yang mempunyai tempat bagi masing – masing ukuran blok.50 – 24. 50 .0005 Kebaikan 0.0005 Kebaikan 0.490 0.2.010 .490 0.009 2.50 .50 25 Jumlah blok 9 49 49 4 - Tabel 03 set blok ukur 112 buah dengan tebal dasar 2 mm Selang jarak antara 2. 105 atau 112 Tabel 02 Set blok ukur 112 buah dengan tebal dasar 1 mm Selang jarak antara 1.010 0.009 1.  Kestabilan dimensi yang baik.  Blok ukur hanya digunakan dalam ruangan dalam ruangan yang bersih dan sebaiknya dalam ruangan yang dikontrol temperaurnya (200C 50% s. 87 . Jumlah blok ukur dalam satu set dapt bermacam – macam dan menurut ukuran standar metrik jumlah tersebut adalah : 20 .24.

005 mm bila tebal dasar set yang dipakai adalah 2 mm)  Sisa ukuran yang tertinggal adalah 58.  Cara menyatukan blok ukur adalah dengan meletakan salah satu blok ukur menyilang (900) terhadap blok ukur yang lain dan kemudian dengan penekanan yang cukup.  Setel. jadi diambil blok berukuran 1. bila blok ukur dipegang terlalu lama akan mempunyai temperatur yang lebih tinggi dari pada temperatur benda ukur dan alat – alat ukur yang lain.005 mm (atau 2. bila ada kotoran yang melekat bersihkan dengan bensin pembersih Cara ukur :  Misalkan ukuran standar yang harus diperoleh adalah : 58. .47 mm sebab blok 1. letakan di atas lap yang bersih lalu tutup kembali korak penyimpanannya.  Blok ukur yang tipis jangan disatukan dengan blok ukur tipis lain.970 mm  Mulailah dengan angka desimal yang terbelakang.4 mm. kertas tissue atau kulit lembut) letakan blok ukur yang telah bersih di atas alas yang bersih dengan mukua ukr terletak di samping. dari jari yang tidak sengaja menyentuh muka ukur. muka ukur kedua ujung susunan balok ukur harus dijaga dengan hati – hati.47 = 56.005 = 57.005 mm.ah digunakan pisahkan susunan tersebut dengan cara menggeserkan satu satu persatu. dalam hal ini adalah 0. sebab secara tak sengaja mereka dapat terdeformasi secara permanen (melengkung)  Susun balok ukur secara berurutan sehingga dicapai ukuran yang dikehendaki  Dengan ukuran yang relatif kecil. berarti blok ukur yang harus diambil adalah berukuran 1. Ambil beberapa blok ukur dengan ukuran yang dikehendaki. salah satu diputar sehingga mereka sejajar.975 – 1.970 mm  Perhatikan dua angka desimal terakhir.97 – 1.  Sewaktu pengukuran atau kalibrasi dilakukan. dengan lap yang bersih.97 mmm tak tersedia.07 mm akan mengharuskan untuk memakai blok sebesar 1. jangan dipisahkan secara kasar dengan gerakan mematahkan  Blok ukur harus disimpan kembali untuk itu bersihkan blok ukur dari sidik jari.  Bersihkan vaselin yang menutupinya dengan bensin pembersih dan keringkam dengan lap lembut yang bersih (kain katun.5 mm. Apabila diambil ukuran 1.  Sisa ukuran adalah : 57. Tujuan pemilihan blok ukur adalah untuk mendapatkan kombinasi beberapa blok ukur dengan jumlah minimum.

Dengan demikian pada kedua muka ukur dibuat lubang yang berulir. Sehingga dengan blok ukur. Proses pengerasan hanya diberikan pada kedua ujung batang dan selanjutnya digosok halus sehingga rata dan sejajarguna mencapai harga nominal dalam batas – batas toleransisesuai dengan kelas kuantitasnya. batang ukur ini dibuat dalam beberapa kelas dan setiap set terdiri dari berbagai ukuran.  Kaliber induk tinggi (height master) Penjelasan : Merupakan penggabungan antara susunan blok ukur dengan mikrometer yang cermat (0. Cara pemeriksaan : Berikut ini merupakan cara pemeriksaan kaliber jenis ini :   Blok ukur tertentu (bilangan bulat. Untuk itu dapat dipilih blok ukur dengan ukuran 6. .001 mm). diperoleh susunan sebagai berikut : 1. Namun karena batang ukur lebih berat.47 + 9. Meskipun kedua muka ukurnya mempunyai sifat keterlekatan. misalnya 15 mm. tebal dasarnya harus diperhitungkan terlebih dahulu. mereka hanya bisa disatukan dengan bantuan baut lepas. Jarak antara muka ukur atas dan muka ukur atas berikutnya adalah 20 mm. dan selang ini memiliki ketelitian jarang yang tinggi sehingga bisa dipakai sebagai acuan dalam proses pengukuran tak langsung.5 + 50 = 58.5 mm dan 50 mm  Dengan demikian.005 + 1. 25 mm atau 35 mm) diletakan di atas meja rata dengan muka ukur menghadap ke atas.975 mm  Jikalau tersedia dan akan memakai blok ukur pelindung. Pasangkan pupitas (jam ukur test) pada suatu dudukan pemindah (surface gage atau transfer stand dengan penyetel cermat) dan atur posisi sensor sehingga mendatar.  Batang ukur (lenght bar) Penjelasan : Batang ukur ini terbuat dari baja karbon dengan penampang lingkaran berdiameter kurang lebih 22 mm. Mereka disusun secara tepat (diikat dengan poros pengikat melalui lubang yang dibuat disetiap blok) bergantian sehingga terlihat sebagai tonjolan blok – blok yang beraturan setiap 10 (20) mm. Dua kelompok blok ukur dengan ukuran atau tebal nominal yang sama (10 mm atau 20 mm) mempunyai panjang yang berbeda.

 Saat pupitas menunjuk nol.  Geserkan pupitas bersama – sama dengan landasan pemindah sehingga sensor pupitas terletak di atas salah satu muka ukur kaliber induk tinggi. naikan atau turunkan muka ukur tersebut dengan menggunakan mikrometer pada kaliber induk tinggi (mungkin tidak dapat diturunkan lenih jauh karena muka . kendorkan kunci ring (garis indeks dibuat pada ring tersebut) dan putar ring sampai garis indeks menunjukan angka nol selanjutnya kunci kembali ring tersebut. garis indeks pada mikrometer juga harus menunjukan angka nol pada skala putar mikrometer. Apabila ternyata muka ukur lebih tinggi posisinya dari pada posisi sensor . Pergeseran dudukan pemindah ini harus dilakukan dengan hati – hati dan sensor pupitas dijaga jangan sampai menyentuh benda lain (sebab posisinya atau tingginya dapat berubah).  Mikrometer pada kaliber induk tinggi diputar sehingga muka ukur referensi bergerak ke atas dan menyentuh sensor pupitas pemutar mikrometer dihentikan setelah jarum pupitas menunjukan angka nol. Cara pemakaian :  Aturlah posisi pupitas sedemikian rupa sehingga sensor dapat digerakan secara halus dan menempel pada permukaan objek ukur (bagian dari benda ukur yang hendak di ukur tingginya) sampai jarum menunjukan angka nol.    Setelah langkah ke-3 dilakukan dapat dikatakan bahwa tinggi sensor pupitas dalam keadaan jarum menunjukan angka nol adalah sama dengan tinggi blok ukur. Atur ketinggian pupitas sehingga sensornya hampir menyentuh permukaan blok ukur. sensor tersebut disentuhkan ke muka ukur blok ukur sampai jarum pupitas bergerak kurang lebih setengah lingkaran dan berhenti di angka nol (karena skala pupitas telah terlebih dahulu diatur atau diputar sehingga jarak antara angka nol dengan posisi jarum sebelum sensor ditekan kurang lebih setengah lingkaran). Kemudian dengan menyetel cermat pada dudukan pemindah. Salah satu muka ukur pada kaliber induk tinggi dengan posisi sedikit di bawah tinggi sensor pupitas dipilih sebagai muka ukur referensi. Jikalau tidak. Dengan memegang dudukan pemindah geserkan sensor pupitas mulai dari permukaan blok ukur sehingga sampai diatas muka ukur referensi sari kaliber induk tinggi.

10. untuk itu harus dinaikan. Prinsip kerjanya adalah secara mekanik.725 mm. yang berarti muka ukur berikutnya yang dibawah yang akan digunakan sebagai muka ukur referensi). dimana gerakan linear sensor diubah menjadi gerakan putaran jarum penunjuk pada piringan yang berskala dengan perantara batang bergigi dan susunan roda gigi. Tinggi muka ukur tersebut dapat diketahui dengan melihat :  Angka puluhan di bawah muka ukur referensi pada skla vertikal disampingnya. Misalnya antara jarak dua garis adalah sebesar 0. 5.ukur yang paling bawah telah mengenai permukaan meja rata. misalnya 6. 0.  Angka satuan dan dua angka desimal pada penunjuk digital di bawah mikrometer.  Jam ukur test / pupitas (dial test indicator) Penjelasan : .005 mm. Dalam keadaan ini berarti tinggi muka ukur refensi sama dengan tinggi objek ukur. misalnya 70.  Tinggi objek ukur = 70 + 6. Pegas spiral berfungsi sebagai penekan system transmisi roda gigi sehingga permukaan gigi yag berpasanga selalu meneka sisi yang sama untuk kedua arah putara (guna meghindari backlash yangmungkin terjadi karena profil gigi yang tak sempurna ataupun karena keausan).72 + 0.72  Jumlah garis setelah garis utama (yang bernomor) pada skala putar mikrometer sampai dengan garis yang ditunjuk oleh garis indeks.001 mm maka lima garis berarti 0. Sebagaimaa dengan jam tangan mekanik. Komponen dasar : Pegas koil berfungsi sebagai penekan batang bergigi sehingga sensor selalu menekan ke bawah.005 = 76. Alat ukur pembanding :  Jam ukur (dial Indicator) Penjelasan : Merupakan jenis alat ukur pembanding yang banyak digunakan dalam industri pemesinan di bagian produksi.   Naikan muka ukur referensi sampai sensor pupitas tersentuh dan jarumnya menunjukan angka nol. Kecermatan : Kecermatan pembacaan skala dari jam ukur ini ialah 0. 2 atau 1 mm. beberapa jenis jam ukur mempunyai batu (jewel) untuk mengurangi gesekan pada duduka porors roda giginya.01. dan di kamar ukur.005 atau 0.002 mm dengan kapasitas ukur yang beragam misalnya 20.

kapasitas ukur alat pemanding ini sangat terbatas. Karea permukaan dudukan bermagnit ini tidak selembar pada dudukan pemindah sebaiknya jangan digunakan sebagai pemegang pupitas pada pengukuran tak lagsung di atas meja rata. Jenis – jenis :  Dudukan pemindah Karakteristik : Mempunyai alas yang halus dan rata.Sejenis jam ukur dengan kapasitas ukur yang lebih kecil (0. Tiang dudukan sangat kuat dimaa pemegang pupitas dapat digeserkan padanya naik turun sehingga posisi sensor pupitas dapat diatur sampai ke dekat perukaan benda ukur atau blok ukur. Objek ukur bisa berupa alat ukur standar misalnya blok ukur yang akan dikalibrasi dengan alat ukur standar lain yaitu blok ukur dengan kualitas yang lebih tinggi.  Dudukan bermagnit Karakteristik : Merupakan batang kaku ataupun yang fleksibel yang ana dipasangkan pada beda ukur tyang besar ataupun pada mesi perkakas sehingga berbagai pengukuran yang menggunaka pupitas maupun jam ukur dapat dilakukan. membuat sudut atau sejajar dengan sumbu badan pupitas.2 mm). sebab lintasan gerakan sensor tidak merupakan garis lurus melainkan berupa busur yang pendek. sensor pupitas dapat digerakan secara lebih halus dengan tombol pada pemegang atau pada benda. Posisi jarum peraba (sensor) dapatdiatur sesuai dengan orientasi permukaan objek ukur. oleh karena itu dapat digeserkan dengan mudah pada meja rata. memiliki luas penampang yang “berisi material” paling besar yang masih diperbolehkan) disebut .  Pembanding (comperator) Penjelasan : alat pembanding ini dipakai untuk proses pegukuran tak langsung dengan cara memperbandingkan objek ukur dengan acuan.8 atau 0.  Caliber batas (limit gauge) Caliber poros Karakteristik :  Rahang dengan jarak sama dengan diameter poros maksimum (kondisi material maksimum. Untuk empermudah penyetelan ol.

dengan rahang “GO”. Alat ukur Sudut Definisi : Merupakan sebuah alat ukur yang digunakan untuk mengukur suatu sudut.  Rahang dengan jarak sama dengan diameter poros minimum (kondisi material minimum) disebut denga rahang “NOT GO” sebab rahang pemeriksa ini tak akan bisa masuk ke porod yang diperiksa selama diameter poros tidak lebih kecil daripada diameter minimum yang diizinkan. Sudut dapat diartikan sebagai harga besar kecilnya pembukaan antara dua garis (lurus) yang bertemu pada suatu titik. Jenis – jenis : Berikut ini merupakan jenis – jenis alat ukur sudut : Alat ukur sudut langsung :  Busur baja Penjelasan : Merupakan alat ukur sudut langsung dengan kecermataansampai satu derajat. karena rahang diperiksa ini akan bisa masuk ke poros yang diperiksa asalkan diameter poros tidak lebih besar daripada diameter maksimum yang diizinkan. . Sewaktu pemeriksaan berlangsung suatu poros bisa dikategorikan sebagai : Sesuai (baik) bila caliber rahang GO bsa masuk dan sekaligus caliber rahang NOT GO tidak bisa masuk Tak sesuai (buruk atau jelek) bila salah satu kondisi berikut ditemukan yaitu caliber rahang GO tidak bisa masuk (berarti diameter poros terlalu besar) atau caliber NOT GO bisa masuk (bebarti diameter poros terlalu kecil). Jenis – jenis :       Caliber pemeriksa lubang Kalier pemeriksa poros Caliber peeriksa konis Caliber pemeriksa posisi dan kedalama Kalier pemeriksa kombinasi Kaliberpemeriksa profil dan ulir C. Digunakan untuk menukur sudut atau memberikan acuan untuk membuat garis gores dengan kecermatan sampai satu derajat.

ataupun karena dasar dari tembereng tidak cukup lebar. Kadang dilengkapi dengan pemutar halus atau cermat  Bilah utama Dapat diatur kedudukannya dengan kunci yang terletak pada piringan indeks.  Piringan indeks Mempunyai titik pusat putaran berimpit dengan pusat piringan dasar. lebar dan tebal dari bilah utama. Pada piringan ini tercantum garis indeks dan skala nonius sudut (skala nonius kiri dan kanan). sehingga busur bilah dapat diletakan pada meja rata dengan baik tak bergoyang. Kedua tepi dibuat lurus dengan toleransi kerataan sebesar 0. Pada tepi permukaan atas terdapat skala dengan pembagian dalam derajat dan diberi nomor dari 00 – 900 – 00 – 900 (skala kiri dan kanan).  Pelat dasar Menyatu dengan piringan dasar. dapat digunakan busur bilah Komponen : Bagian – bagian utama pada busur bilah adalah sebagai beriukut :  Badan atau piringan dasar Berupa lingkarang penuh dengan diameter sekitar 55 mm. Jika sudut antara dasar tembereng benda ukur terlalu kecil. maka diperlukan bantuan suatu penyiku.  Busur bilah Penjelasan : Busur bilah ini digunakan untuk pengukuran sudut antara dua permukaan benda ukur dengan kecermatan lebih kecil dari pada satu derajat.03 mm untuk seluruh panjangnya . Satu pelat baja berengselkan pada titik pusat lingkaran dapat berputar sehingga bagian yang runcing berfungsi sebagai garis indeks untuk pembacaan skala yang merupakan harga sudut antara dasar tembereng dengan salah satu sisi pelat yang panjang.Karakteristik : Alat ini berupa suatu tembereng setengah lingkaran terbuat dari pelat baja dengan pembagian skala dalam satuan derajat pada tepi lingkaran. Sisi kerja pelat dasar dibuat rata dan lurus. lebar dan tebal pelat dasar sekitar 90 x 15 x 7 mm.01 mm untuk sepanjang sisi kerja. sekitar 150/300 x 13 x 2 mm. dengan toleransi kerataan 0. dan kedua ujungnya dibuat menyudut masing – masing sebesar 450 dan 600. biasanya dengan kecermatan sampai 5 menit. Permukaan bawah piringan dasar ini rata.02 sampai 0. sudut terpancung. Panjang. Panjang.

dengan cara menggerakan meja (pada mana benda ukur diletakan) ke kiri atau ke kanan dan atau ke atas atau ke samping dan memutar piringan kaca buram (garis silang). Dengan demikian sudut yang dicari adalah merupakan selisih dari pembacaan pertama dan yang kedua. Besar sudut objek ukur (kedua tepi bayang) dapat ditentukan dengan membandingkan dengan gambar sudut tersebut sampai ditemukan sudut yang paling cocok. Kemudian. tidak boleh terjadi celah.  Dengan memakai pola atau gambar beberapa harga Suatu pola transparan berupa kumpulanbeberapa sudut dengan harga tertentu dapat dipasang pada kaca buram. Pembacaan skala piringan dilakukan lagi. sudut kedua tepi bayangan yang akan ditentukan dapat diukur dengan memilih satu dari dua cara berikut :  Dengan memakai garis silang dan garis piringan Salah satu garis silang pada kaca buram dibuat berimpit dengan salah satu tepi bayangan. proses diulang sampai garis bersangkutan berimpit dengan tepi bayangan yang lain. Profil proyektor Kegunaan : Digunakan untuk mengukur sudut antara dua permukaan objek ukur melalui bayangan yang terbentuk melalui kaca buram pada proyektor profil. Bidang busur bilah harus berimpit atau sejajar dengan bidang sudut yang diukur (bidang normal) Sisi kerja pelat dasar dan salah satu sisi bilah utama harus betul – betul berimpit dengan permukaan benda ukur. Cara ini sering dilakukan karena mudah dilakukannya. kemiringan garis silang dibaca pada skala piringan dengan bantuan skala nonius. Cara ini sering digunakan untuk memeriksa toleransi sudut. Setelah bayangan difokuskan (diperjelas garis tepinya) dengan cara mengatur letak benda ukur di depan lensa kondensator projektor profil. .Pemakaian : Berikut ini merupakan hal – hal yang harus diperhatikan dalam pemakaian busur bilah :     Permukaan benda ukur dan permukaan kerja busur bilah harus bersih. Setelah garis berimpit pada tepi bayangan.

Cara pemakaian : Clinometer diletakan diatas permukaan benda ukur. 0. 0. Perhatikan harga menit Apabila harga menit lebih besar dari pada 40’. dan 410 : 1’. 90. Alat ukur sudut tak langsung :  blok sudut penjelasan : merupakan alat untuk mengukur sudut dengan prinsip pengukuran yang sama dengan blok ukur. Selanjutnya harga sudut dapat dibaca pada skala sudut sampai kecermataan menit atau sekon bergantung pada konstruksi clinometer yang digunakan (pembacaan langsung melalui garis indeks atau pemilah sistem optik). 6”. 3’. Untuk contoh ini harga 34’ dapat dicapai dengan menyusun : +1’ -3’ +9’ + 27’  Perhatikan harga derajat . Kemudian pemutaran ini dilakukan dengan cermat sampai gelembung berada ditengah di antara dua skala utam. 30.05”.   Perhatikan harga detik Untuk harga 9” dapat dicapai dengan menyusun blok sudut =3” ditambah dengan +6”.1”. dan skala sudut busur bilah. 270. 9’. Harga beberapa sudut dalam satu set sebagaimana yang diusulkan oleh Tomlinson ialah : Satuan derajat Satuan menit Satuan detik : 10. 18”.3”. dan 0. harga tersebut harus harus dicari dari pengunlangan terhadap 10 (misalnya 47’ = 60’ – 13’ = +60’ – 1’ – 9’) da harga 10 ini harus ditambah pada angka derajatnya. skala piringan diputar sampai posisi tabung dengan gelembung kurang lebih datar.5”) Jumlah = 5 blok = 4 buah = 4 buah = 13 blok Cara pemakaian : Misalkan harga sudut yang akan dibuat adalah 570 34’ 9”. 30” (0. dan 27’ : 3”. Clinometri Penjelasan : Merupakan alat ukur kemiringan bidang dengan menggunakan prinsip gabungan antara pendatar (spirit level).

kemudian dapat dicari susunan yang cocok. Dalam contoh ini 570 dapat disusun dari +10 -30 -90 +270 +410 Perawatan : Hampir sama dengan cara merawat blok ukur  pelingkup sudut penjelasan : alat ukur ini digunakan apabila sudut benda ukur terlalu sulit posisinya untuk diukur secara langsung dengan membandingkannya dengan blok sudut. Kemudian benda ukur diletakan di permukaan atas menempel pada sisi penahan. Cara pemakaian : Batang sinus diletakan pada meja rata. Pengukuran dilaksanakan dengan meletakan benda ukur pada meja rata. Ujung betang sinus pada sisi yang tidak berpenahan diangkat dan suatu susunan blok ukur dengan tinggi yang tertentu diletakan di bawah silinder batang sinus sedemikian rupa sehingga permukaan yang lain dari benda ukur menjadi sejajar dengan .  alat ukur sinus penjelasan : suatu sudut dapat diketahui besarnya apabila diketahui harga sinusnya.Tentukan lebih dahulu apakah harus ditambah 10 akibat dari penyusutan angka menitnya. sebagaimana rumus sinus dalam “ilmu ukur sudut” yaitu : Jadi masalah pengukuran sudut diubah mejadi masalah pengukuran linear. Beberapa cara pengukuran sudut yang cermat dengan menggunakan alat ukur yang disebut dengan :  Batang sinus Penjelasan : Merupakan alat yang mana berupa batang baja dengan dua buah rol yang diletakan pada kedua ujungnya pada sisi bawah. maka dapat dipakai alat ukur bantu ini. dan sudut antara salah satu permukaannya dengan permukaan referensinya. Yaitu mengukur tinggi h dan hipotenusa (sisi terpanjang) l. dan sudut dilaksanakan dengan meletakan benda ukur pada meja rata.

Salah satu rolnya berfungsi sebagai engsel antara pelat atas dengan pelat dasar.  angle dekkor penjelasan : . Alat ini sering digunakan sebagai alat bantu (attachment) mesin perkakas. Pemakaiannya seperti bilah yaitu melingkupi permukaan benda ukur dengan bilah dan badan atau rahang aturnya. terutama dari jenis mesin gerinda rata. Setelah dipastikan bahwa permukaan yang saling berimpit tidak terjadi celah.  Meja sinus gabungan Penjelasan : Merupakan alat yang mana penggabungan dari dua meja sinus yang mana pelat atas dari meja sinus bawah merupakan pelat dasar dari meja sinus atas dengan kedua sumbu engsel berpotongan tegak lurus.  Senter sinus Pejelasan : Alat ini serupa dengan meja sinus.permukaan meja rata (permukaan referensi).  Busur sinus Penjelasan : Merupakan alat kombinasi antara busur bilah dengan batang sinus. Kesejajaran tersebut diperiksa dengan memakai jam ukur atau pupitas. dan sudut yang diukur adalh setenga konis. karena arah gerakan perkakas potong relatif terhadap dasar benda kerja telah ditetapkan sudutnya. Cara pemakaian : Pemakaian alat ini hampir sama dengan meja sinus.  Meja sinus Penjelasan : Merupakan pengembangan prinsip batang sinus. kedudukan bilah dikunci dan harga sudutnya ditentukan dengan memakai rumus sinus. dengan dua senter yang dapat diatur letaknya pada pelat atas. meja sinus gabungan terutama dipakai untuk mengatur kedudukan benda kerja pada mesin perkakas. Kegunaan : Alat ini selain berfungsi sebagai mengukur kemiringan bidan. Dengan cara ini suatu permukaan yang miring dapat dihasilkan.

Pemakaian : Alat ini digunakan dengan cara membandingkan benda ukur dengan benda standar. Lalu benda standar tersebut digantikan dengan benda ukur dengan posisi angle dekkor tidak boleh berubah.merupakan alat ukur yang menggunakan prinsip optik. Bila perlu benda standar sedikit diputar atau digerakan supaya penunjukan ke dua harga tersebut bulat atau saling menyilang pada garis skala. berkas cahaya ini akan dipantulkan menuju kolimator dan difokuskan kembali pada bidang fokusnya.sama dengan garis skala (skala tetap) yang juga dibuat pada keping gelas pada sumbu optik. Alat ukur Kedataran Penjelasan : Merupakan jenis alat ukur yang mengukur kerataan permukaan dari benda ukur yang akan diukur Jenis – jenis : Berikut ini merupakan jenis – jenis alat ukur kerataan : Pendatar (spirit level. Benda standar diletakan di bawah kolimator dan kedudukan angle dekkor diatur sampai terlihat bayangan skala pantul (garis skala tetap sebagai garis indeks) dan juga hargaskala tetap (garis skala pantul sebagai garis indeks). Lalu atur benda ukur sampai terlihat skala pantul bergerak menyilang terhadap skala tetap. Waterpas) Penjelasan : Merupakan jenis alat ukur kerataan yang bagian utamanya yaitu tabung gelas yang dibuat melengkung atau dicetak dengan bagian dalamnya mempunyai lengkungan dengan radius yang relatif besar. Alat ini serupa dengan autokolimator namun berbeda dalam cara penggunaannya dan pembacaan hasil pengukuran Komponen – komponen : Komponen utama berupa lensa kolimator. sumber cahaya diatur supaya menyinari garis berskala (dibuat pada keping gelas tipis) yang terletak pada jarak fokus kolimator. Melalui okuler dfapat dilihat garis skala yang dipantulkan (skala pantul) bersama . Garis berskala tersebut oleh lensa kolimator diproyeksikan ke luar berupa berkas cahaya yang sejajar. Dengan bantuan prisma. Apabila di depan kolimator diletakan permukaan yang rata dan mengkilat (reflektor). .

Melalui okuler akan terlihat tiga buah garis. Kemudian pada tempat yang sama baliklah posisi pendatar. Hal ini dilakukan secara berurutan sampai reflektor terletak di ujung yang terjauh pada selang ke -n Posted 5th March 2012 by C_O_Nurfansyah G3 Inside . dan pembacaan dilakukan kembali. jangan lupa mencantumkantanda positif ( gelembung kesebelah kanan) atau negatif (gelembung sebelah kiri). Demikian seterusnya sampai pendatar pada selang terakhir (selang ke –n). garis pantul (garis bayangan target) dan dua garis sejajar dengan jarak yang sempit.1 detik) Cara penggunaan : reflektor diletakan pada selang pertama. Pada posisi ini harga sudut (kemiringan reflektor terhadap garis pandang) dibaca pada mikrometer. kaki sebelah depan pada garis nol dan sebelah belakang pada garis satu. yaitu pada ujung gelembung kiri dan gelembung kanan. yaitu antara garis nol dan garis satu.02 mm/m atau 0. Jenis – jenis pengukuran: Pengukuran kelurusan dari suatu permukaan dapat diperiksa dengan beberapa cara yaitu diantaranya yaitu :  pendatar (kecermatan 0. Kemudian pendatar dipindahkan ke selang kedua. di dekatkan autokolimator. Pencatatan harga rata – rata dari empat pengamatan dilakukan lagi. Pada posisi ini bacalah kedudukan gelembung dua kali.01mm/m) Cara ukur : Pendatar diletakan pada selang pertama. Kemudian reflektor digeserkan sehingga menempati selang kedua dan pembacaan harga sudut dilakukan lagi melalui mikrometer autokolimator. Catatlah harga rata – rata dari empat pengamatan.Alat ukur Kelurusan Penjelasan : Merupakan jenis alat ukur yang mengukur kelurusan dari benda ukur yang akan diukur. antara garis satu dan garis du. Dua garis sejajar tersebut digeserkan sehingga garis pantul diapit di tengahnya dengan memutar mikrometer yang terletak di dekat okuler.  autokolimator (kecermataan sampai 0.

yaitu (Yamit. Getaran Bebas Getaran bebas terjadi jika sistem berosilasi karena bekerjanya gaya yang ada dalam sistem itu sendiri (inherent). Fish Bone Diagram Diperkenalkan oleh Kaoru Ishikawa yang termasuk dalam Quality Circle dimana Fish Bone diagram juga sering disebut Ishikawa Diagram. Digunakan dengan metode 6M’s (Measurement. Methods. Macam Diagram Fishbone. Jadi harus ada yang dikendalikan. Manpower.. Pengertian Getaran Mekanik Getaran adalah gerakan bolak-balik dalam suatu interval waktu tertentu. yang akan menghasilkan tanggapan sistem yang diharapkan.Hari . dan jika ada gaya luas yang bekerja. yang biasa disebut dengan kendalian (plant). Getaran berhubungan dengan gerak osilasi benda dan gaya yang berhubungan dengan gerak tersebut. Machines. yang merupakan suatu sistem fisis. Materials & EnvironMent). 2001:48): 1.Hari Menuju Sarjana Sep 14 Pengertian Sistem Kendali Sistem kendali dapat dikatakan sebagai hubungan antara komponen yang membentuk sebuah konfigurasi sistem. Pareto Diagram . Check Sheet/ Check List/ Tally Chart merupakan suatu daftar yang mengandung atau mencakup factor-faktor yang ingin diselidiki. Check Sheet/ Check List/ Tally Chart Check Sheet/ Check List/ Tally Chart adalah suatu alat sederhana yang digunakan untuk mencatat dan mengklasifikasi data yang telah diamati.

0. 2.25 s c. histogram adalah tampilan grafis dari tabulasi frekuensi yang digambarkan dengan grafis batangan sebagai manifestasi data binning.5 s 2. Resep Sambal Goreng Kentang Udang . kontrol kualitas dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor potensial yang menyebabkan efek keseluruhan. 1. Tiap tampilan batang menunjukkan proporsi frekuensi pada masing-masing deret kategori yang berdampingan dengan interval yang tidak tumpang tindih.Diagram Pareto dikembangkan oleh Vilfredo Frederigo Samoso pada akhir abad ke-19 merupakan pendekatan logic dari tahap awal pada proses perbaikan suatu situasi yang digambarkan dalam bentuk histogram yang dikenal sebagai konsep vital few and the trivial many untuk mendapatkan menyebab utamanya.8 Hz dan 1.8 Hz dan 2.8 s d. Umumnya diagram Ishikawa digunakan untuk desain produk.5 s b. Makanan cumi yang berasal dari laut yang satu ini memang yummy abis.8 s e. Histogram Pada bidang statistik. 1. 0. Jika jarak antara perut dan simpul yang berdekatan adalah 5 m maka tentukan besarnya frekuensi dan periode gelombang……. Resep Cumi Goreng Tepung Resep cumi goreng tepung mungkin bisa jadi salah satu sajian keluarga Anda hari ini. Gelombang air laut mendekati pantai dengan cepat rambat 8 m/s. khususnya bagi penggemar seafood.5 Hz dan 0. a. Soal Gelombang Mekanik 1. FISHBONE DIAGRAM (ISHIKAWA DIAGRAM) Diagram Ishikawa (disebut juga diagram ulang ikan atau diagram sebab-akibat) adalah diagram yang menunjukkan penyebab peristiwa tertentu.25 Hz dan 2.25 Hz dan 0.

secukupnya Bawang perai. Pada resep chicken egg roll kali ini kita akan membuat hidangan dengan daging ayam yang sangat kaya akan protein yang cocok untuk pertumbuhan anak. 3 sendok makan.Kalau Anda bingung masak hari ini apa. Bakso Besar ala Bakso Wonogiri Bahan Bakso Besar ala Bakso Wonogiri : Daging sapi. secukupnya Lada. yang biasa dimasak goreng atau godog…itu-itu saja. 3 siung Bawang putih. 1 butir Garam. secukupnya Gula pasir. namun dengan bahan yang berbeda. Resep Masakan Soto Babat Bahan Soto Babat : Babat sapi. 500 gram. cuci bersih Air kaldu sapi. Selain enak. 2 sendok teh Kuah Bakso Besar ala Bakso Wonogiri : Pelengkap :Air. AYAM GORENG BUMBU KREMES ALA RM AYAM KREMES KRATON Bahan Ayam Goreng Bumbu Kremes Ala R. 250 gr Telur. Nah. memarkan Garam.M. 3 siung Air es. 500 ml Santan. siap beli Daun jeruk. 3 liter Tulang sapi. 2 lembar Serai. 1 batang. Resep Egg Roll Resep Egg Roll merupakan hidangan ala Jepang yang menjadi favorit anak-anak. 500 ml dari 1/2 butir kelapa Bumbu soto daging. mungkin bisa coba resep Sambal Goreng Kentang Udangdibawah ini. yang pasti penyuka seafood akan menikmati adanya udang dan kentang merupakan kombinasi yang asyik untuk dinikmati sebagai santapan makan yang gurih dan lezat. 2 batang. . potong 1 cm Bawang merah gore Masa Depan Kebenaran dan Persahabatan Sikap Pemerintah Indonesia untuk menerima Laporan Akhir Komisi Kebenaran dan Persahabatan Indonesia-Timor Leste (KKP) tidaklah mengejutkan. Resep Bola-Bola Mie Resep bola-bola mieberikut mungkin bisa mengobati rasa bosan Anda akan panganan yang terbuat dari tepung tersebut. secukupnya Bawang merah. 1 kg Tepung sagu.resep masakan yang satu ini mirip-mirip dengan noddle puff yang telah dibahas sebelumnya. secukupnya Penyedap rasa sasa.

karena berhubungan dengan insting yang sama seperti ketika ibu melindungi anaknya. Mungkin kalian sering melihat foto Albert Einstein yang satu ini. ketika mobil dan pesawat terbang belum ada. namun menggambarkan pergolakan batin untuk memajukan dunia akademis di indonesia. corona tipis. Inilah Penyebab Tentara Menjadi Berani di Medan Perang Peneliti menemukan rahasia mengapa tentara setia berjuang dan rela mati demi yang lain. terlepas dari atmosfir matahari. Oarfish Ikan Terpanjang di Dunia yg Mampu Mendeteksi Gempa Pada masa lampau. poster dan kaos. Wiley Post & Will Rogers Wiley Post adalah seorang penerbang solo pertama yang mengelilingi dunia dengan pesawat terbang bersama seorang teman baiknya Will rogers yang juga komedian terkenal. BENTENG PERADABAN Tulisan ini memang bukan artikel hukum. Inilah Mengapa di Foto Einstein Menjulurkan Lidah Siapa lagi kalau bukan Albert Einstein.UNIVERSITAS. maka bidang tersebut haruslah bidang hukum. Mar 19 Inilah Foto Matahari yang sebenarnya SOLAR 001 Sekumpulan awan besar yang terdiri dari plasma padat yang relatif dingin terlihat tertahan di dalam panasnya matahari. salah satu manusia jenius yang tersohor itu.. Dan sejak saat itu muncullah legenda monster-monster laut yang luar biasa... Pada saat tertentu awan in dapat meledak. para pengelana menjelajahi dunia ini dengan kapal laut.. pelawak dan komentator sosial. Einstein menjulurkan lidah yang mudah kita temui di cover majalah. 10 Hal Yang Tidak Bisa Dibeli dengan Uang . 10 Foto Orang Terkenal Terakhir Sebelum Mereka Tewas 10. Jika ada satu bidang yang tidak boleh terlepas dari akademiknya.

siapun butuh uang. tanpa alat tukar ini kita tidak mukin bisa memenuhi kebutuhan hidup. "Koq sendiri ? " Langsung deh reaksinya seperti ini : "Sudah tahu sendiri. Dan saking beratnya percintaan mereka . 9 Tanaman Anti Polusi Udara Walau tanaman hijau diklaim dapat memperbaiki lingkungan. ternyata bisa berakhir bencana. lecet dan terbentur memang kerap terjadi saat hubungan seks berlangsung. ROMEO DAN JULIET DI ABAD KOMPUTER Alkisah ada sepasang Romeo dan Juliet diabad komputer yang saling jatuh cinta berat. atau menunjukkan tingkat polusi udara. pakai tanyatanya. Memar. Kalau udah begini tahi kuda bisa serasa coklat. Orang Dewasa. Misalnya dapat menghambat polusi. lalu ada yang tanya (teman kerja atau teman sekampus lain jurusan). kalau pas lagi jalan sendiri. Memang uang penting dalam kehidupan. Remaja bahkan anak – anak kecil sekalipun kenal dengan benda yang namanya uang. 4 Kecelakaan Fatal yang Bisa Terjadi Karena Bercinta Seks yang seharusnya jadi aktivitas menyenangkan bagi pasangan suami istri. Jangan melakukan lebih 2x. namun ada beberapa tanaman yang memiliki nilai lebih. mendatangkan burung-burung. 2. 7 Orang Dengan Kesialan Paling Unik Di DUNIA . karena kalau lebih dari 2x perasaan Anda akan berbicara. Keluarga di rumah bisa nggak diingat. 10 TIPS SELINGKUH Berikut adalah 10 tips untuk berselingkuh dengan aman: 1.Uang. 7 Orang Terkenal dan Kisah Bunuh Dirinya Ketenaran bukan jaminan untuk bahagia. si Juliet kaget juga melihat kelakuan si Romeo. banyak dari orang-orang yang terkenal dan selalu diperlakukan istimewa menjadi bosan dengan hidupnya. TUJUH KEBIASAAN JOMBLO YANG TIDAK EFEKTIF SATU : NEGATIF THINKING Misalnya.

Peranan: Striker Nomor Punggung: 10 Tim Nasional: Belanda 4.Mungkin mereka bukan orang yang paling tidak beruntung. Robin van Persie (32. berikut kata kata sakti yang diucapkan untuk merayu pasangannya untuk kimpoi: Profesi Guru: Gimana sudah bisa belum. sambil senyum seperti saat mengajar di kelas Spoiler for Pedaga Strategi dalam Bekerja Efektif dan Efisien Bekerja efektif adalah doing the right things. 7. 5 Pemain Sepakbola Tercepat saat ini 5. saya tidak akan berpanjang lebar untuk memperdebatkan tentang efektif dan efisien. tapi setidaknya. Berikut ini adalah strategi-strategi yang dapat diterapkan dalam bekerja. Berat Badan: 71 Kg.1 km/jam) Tanggal Lahir: 6 Agu 1983 (Usia 28) Tempat Lahir: Rotterdam Negara: Netherlands Tinggi Badan: 183 cm. Kata mesra pengantin baru setelah acara pesta pernikahan selesai maka dilanjutkan dengan ritual yang telah dinantikan oleh pasangan pengantin. memang masih banyak orang yang menderita kelaparan atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan. orang-orang ini selalu berada di tempat yang salah di waktu yang salah dan masalahnya berulang-ulang. Baiklah. . Sedangkan bekerja efisien adalah doing things right.

1001 Khasiat Kentang Anda salah satu penggemar kentang? Di balik bentuknya yang tidak begitu menarik tapi lezat jika diolah dengan berbagai macam masakan ini. ternyata memiliki khasiat yang tidak sedikit. gelombang pada slinki. PERBEDAAN MOTOR 4 TAK DAN 2 TAK . gelombang dikelompokkan menjadi dua. SIKLUS 2-TAK MESIN DIESEL Oleh: Jayan Sentanuhady Motor diesel dikategorikan dalam motor bakar torak dan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. MACAM-MACAM GELOMBANG DAN APLIKASINYA Gelombang adalah getaran yang merambat melalui medium. gelombang permukaan air.1. PENDAHULUAN Berdasarkan medium perambatannya. tidak semua gelombang memerlukan medium perambatan. Mar 18 Gelombang 1. Karakter Karakter Perempuan di Anime • Tsundere Tsundere adalah semacam istilah slank dalam bahasa Jepang yang merupakan akronim daritsuntsun dan deredere. Akan tetapi. Gelombang mekanik yaitu gelombang yang memerlukan medium di dalam perambatannya. contohnya. Gelombang yang memerlukan medium perambatan disebut gelombang mekanik. dan gelombang bunyi.

Rumus Minimal Hukum Termodinamika I ΔU = Q − W Keterangan : ΔU = perubahan energi dalam (joule) Q = kalor (joule) W = usaha (joule) Proses-proses Isobaris → tekanan tetap Isotermis → suhu tetap → ΔU = 0 Isokhoris → volume tetap (atau isovolumis atau isometric) → W = 0 Adiabatis → Mar 16 PRINSIP DASAR TEORI TERMODINAMIKA 1 Termodinamika merupakan suatu ilmu pengetahuan yang membahas hubungan antara panas dan kerja yang menyebabkan perubahan suatu zat. pem Contoh Soal dan Pembahasan tentang Termodinamika Rumus . Hukum Termodinamika .Berikut ini adalah perbedaan motor 2 tak di lihat dari cara kerja mesin yaitu Untuk mendapatkan 1 kali tenaga hasil dari pembakaran gas. dengan sekali putar poros engkol Dimana penjelasannya yaitu: 1) TAK 1 : proses masuknya gas. motor 2 tak ini memerlukan 2 kali gerakan piston naik dan turun.

biasanya antara 12 dan 24. menghilangkan kemungkinanautosulutan (knock mesin). SIKLUS TERMO. Hukum ini menjelaskan tentang bagaimana makhluk hidup dan ekosistem berfungsi. hanya udara dikompresi selamalangkah kompresi. yaitu: APOEL FC Nicosia (Siprus) FC Barcelona (Spanyol) Bayern Munich (Jerman) SL Benfica (Portugal) Chelsea FC London (Inggris) Olympique Marseille (Perancis) AC Milan (Italia) Real Madrid (Spanyol) ternyata semua tim memiliki Loading Send feedback . Oleh karena itu. mesin diesel dapat dirancang untuk beroperasi pada kompresi jauh lebih tinggi rasio dari pada mesin SI. Fakta Unik Tim-tim yang Lolos ke Perempat Final Champions League 11/12 8 Tim yang berhasil melewati fase 16 besar Champions League 2011/2012.SIKLUS TERMO SIKLUS DIESEL Pada mesin diesel.Max Karl Ernst Ludwig Planck Hukum – hukum termodinamika membicarakan tentang energi di lingkungan kita. PERBEDAAN SIKLUS OTTO DAN DIESEL 2 TAK & PERBEDAAN LANGKAH ICE 2 TAK DAN 4 TAK 1.