Mikroorganisme atau mikroba adalah organisme yang berukuran sangat kecil sehingga diperlukan alat bantuan untuk dapat

melihatnya dengna jelas. Maka dari itu mikroorganisme disebut juga sebagai organisme mikroskopik. Mikroorganisme meliputi kingdom Monera dan kingdom Protista Kingdom Monera terdiri dari : Bakteri dan Sianobakteri Kingdom Protista terdiri dari : Virus, jamur, dan ragi.

I.

KINGDOM MONERA

Kingdom Monera memiliki 2 kelompok besar organisme yang termasukdi dalamnya, yaitu bakteri dan sianobakteria. Keduanya termasuk prokariota (berstruktur sederhana) dan organisme uniselular. Monera berkembang biak dengan cara membelah diri. Selain dengan membelah diri, monera juga berkembang biak dengan membentuk spora.Pembentukkan spora dilakukan khususnya pada kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Spora yang dibentuk dinamakan endospora.

Bakteri (dari kata Latin bacterium; jamak: bacteria) merupakan kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota (memiliki stuktur yang sederhana) dan berukuran sangat kecil (mikroskopik), serta memiliki peran besar dalam kehidupan di bumi.[ Bakteri dapat diklasifikasikan dalam dua kelompok besar berdasarkan struktur dinding selnya, yaitu bakteri gram negatif dan bakteri gram positif. Bakteri gram positif memiliki dinding sel yang tersusun dari lapisan peptidoglikan (sejenis molekul polisakarida) yang tebal dan asam teikoat, sedangkan bakteri gram negatif memiliki lapisan peptidoglikan yang lebih tipis dan mempunyai struktur lipopolisakarida yang tebal. Ciri-ciri Bakteri Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannnya dengan mahluk hidup lain yaitu : 1. Organisme multiselluler 2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel ) 3. Umumnya tidak memiliki klorofil 4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron. 5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam

ribosom. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri) Meliputi: dinding sel. pilus. Vakuola gas dan endospora. klorosom. flagelum. sitoplasma. Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas. Monokokus yaitu berupa sel bakteri kokus tunggal b. Hidup bebas atau parasit 7. DNA. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan Struktur Bakteri Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu: 1. Bentuk Bakteri Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus). dan granula penyimpanan 2.dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil. batang (basil). Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi kapsul. Berbagai macam bentuk bakteri : 1.kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan 8. Bakteri Kokus : a. membran plasma.6. fimbria. Diplokokus yaitu dua sel bakteri kokus berdempetan .

c. Diplobasil yaitu berupa dua sel bakteri basil berdempetan c. Bakteri Spirilia : a. d. Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup . Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur 2. Streptokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai. Monobasil yaitu berupa sel bakteri basil tunggal b. Tetrakokus yaitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat. Streptobasil yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai 3. f. Spiral yaitu bentuk sel bergelombang b. Sarkina yaitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus e. Bakteri Basil : a.

Lofotrik : bila banyak flagellum disatu sisi 3. Zat kimia Peranan Bakteri Dalam kehidupan manusia bakteri mempunyai peranan yang menguntungkan maupun yang merugikan. Monotrik : bila hanya berjumlah satu 2. Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma Alat Gerak Bakteri Alat gerak pada bakteri berupa flagellum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. Konsentrasi garam 4.c. Suhu 2. Flagellum memungkinkan bakteri bergerak menuju kondisi lingkungan yang menguntungkan dan menghindar dari lingkungan yang merugikan bagi kehidupannya. Amfitrik : bila banyak flagellum dikedua ujung 4. Faktor–faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri atau kondisi untuk pertumbuhan optimum adalah : 1. Zat-zat sisa metabolisme 6. Flagellum memiliki jumlah yang berbeda-beda pada bakteri dan letak yang berbeda-beda pula yaitu 1. Peritrik : bila tersebar diseluruh permukaan sel bakteri Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri Pertumbuhan pada bakteri mempunyai arti perbanyakan sel dan peningkatan ukuran populasi. Sumber nutrisi 5. Bakteri yang menguntungkan adalah sebagai berikut : . Derajat keasaman atau pH 3.

.sebagai contoh dalam bidang kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia bermanfaat yang disintesis oleh bakteri. Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehinggga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt. Penghasil antibiotik contohnya adalah Bacillus polymyxa (penghasil antibiotik polimiksin B untuk pengobatan infeksi bakteri gram negatif. Penyubur tanah contohnya Nitrosococcus dan Nitrosomonas yang berperan dalam proses nitrifikasi menghasilkan ion nitrat yang dibutuhkan tanaman. Bakteri yang merugikan sebagai berikut : 1. Escherichia colie : Berperan dalam pembusukan (penguraian sisa-sisa mahluk hidup). vitamin dan hormon. Pembuatan zat kimia misalnya aseton dan butanol oleh Clostridium acetobutylicum 7. 4. 5. Pembusukan makanan. Bacillus subtilis penghasil antibioti untuk pengobatan infeksi bakteri gram positif. Contohnya methanobacterium 8.1. contohnya Mycobacterium tuberculosis ( penyebab penyakit TBC ). 4. Penelitian rekayasa genetika dalam berbagai bidang. Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi contohnya Acetobacter pada pembuatan asam cuka. Penyebab penyakit pada manusia. misalnya enzim. Vibrio cholerae ( penyebab kolera atau muntaber ). terung dan tembakau) serta Agrobacterium tumafaciens (penyebab tumor pada tumbuhan). 2. lombok.Streptomyces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk pengobatan bakteri gram negatif termasuk bakteri penyebab TBC dan Streptomyces rimosus penghasil antibiotik terasiklin untuk berbagai bakteri. contohnya Clostridium botulinum. Penyebab penyakit pada hewan contohnya Bacilluc antrachis (penyebab penyakit antraks pada sapi ). 3. 3. Penyebab penyakit pada tanaman budidaya contohnya Pseudomonas solanacearum (penyebab penyakit pada tanaman tomat. Clostridium tetani (penyebab penyakit tetanus ) dan Mycobacterium leprae (penyebab penyakit lepra ). 2. berperan juga dalam pembusukan makanan di dalam usus. Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen yaitu Rhizobium leguminosarum yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum. 6. Acetobacter xylinum pada pembuatan nata de coco dan Lactobacillus casei pada pembuatan keju yoghurt.

Klasifikasi Sianobakteri : Sianobakteri secara tradisional diklasifikasikan menjadi lima kelompok. Beberapa spesies sianobakteria memproduksi racun saraf (neutrotoksin). dan Stigonematales. hati (hepatotoksin). tetapi sianobakteri termasuk prokariota. Oscillatoriales. Bentuk sianobakteri dapat bermacam-macam. sianobakteri memiliki susunan tubuh yang lebih kompleks. Berbeda dari bakteri. berdasar struktur tubuhnya yaitu: Chroococcales. sama seperti ganggang pada umumnya. Pengelompokan ini sekarang dipandang tidak tepat dan proses revisi tengah dilakukan dengan bantuan teknik-teknik biologi molekular. dan sel (sitotoksin). tetapi klorofil tersebut tidak terletak dalam kloroplas seperti halnya klorofil pada eukariota. Pleurocapsales. senyawa organik yang bertanggung jawab atas aroma tanah/lumpur. 2. Mereka membentuk endotoksin sehingga berbahaya bagi hewan dan manusia. Peran Sianobakteri dalam kehidupan : 1. Nostocales. Beberapa sianobakteri yang menghuni perairan melepaskan geosmin. Di dalam sel tubuhnya telah dijumpai klorofil untuk fotosintesis. ada yang terdiri atas satu sel dan ada pula yang tersusun dari beberapa sel yang membentuk koloni. Anabaena bersimbiosis pada akar sikas atau jaringan paku air Azolla dan membantu penyediaan nitrogen bagi inangnya. 3. Sianobakteri disebut juga alga (ganggang) karena memiliki kemampuan dalam melakukan proses fotosintesis. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful