PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

OLEH : Dra. Nurhaedar Jafar, Apt, M.Kes

PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2005

DAFTAR ISI

Hal

HALAMAN JUDUL ....................................................................................................... SURAT KETERANGAN ................................................................................................. DAFTAR ISI.................................................................................................................. A. Pengertian Pertumbuhan ..................................................................................... B. Teori Pertumbuhan ............................................................................................... C. Determinan Pertumbuhan .................................................................................... D. Instrumen/ Penilaian Pertumbuhan ...................................................................... E.. Istilah Dalam Pertumbuhan ................................................................................... F. . Evaluasi Pertumbuhan ........................................................................................... G. Tahap-tahap Pertumbuhan Bayi ............................................................................ DAFTAR PUSTAKA

i ii iii 1 2 3 7 15 17 24

dan bertingkah laku. berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan. Proses tumbuh kembangmerupakan hasil interaksi faktor genetik/keturunan adalah faktor yang berhubungan dengan gen yang berasal dari ayah dan ibu. emosional maupun social serta memiliki intelegensi majemuk sesuai dengan potensi genetiknya (Depkes. 2007). Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih . Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses perubahan yang terjadi pada setiap makhluk hidup. mental. Perubahan yang terjadi pada seseorang tidak hanya meliputi apa yang kelihatan seperti perubahan fisik dengan bertambahnya berat badan dan tinggi badan. ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik. Upaya kesehatan yang dilakukan sejak anak masih dalam kandungan samapai 5 tahun pertama kehidupannya. fisik. tetapi juga perubahan (perkembangan) dalam segi lain seperti berfikir. emosi. Anak selalu memiliki suatu ciri yang khas yaitu selalu tumbuh dan berkembang sejak konsepsi sampai berakhirnya masa remaja. kognitif. Hal ini yang membedakan anak dengan dewasa. Kualitas manusia dari pandangan gizi dijabarkan dalam bentuk peningkatan kemampuan intelektual dan kesehatan yang bisa diukur dengan terwujudnya kemampuan fisik dan produktivitas kerja. semua anak-anak tumbuh melalui suatu tahapan pertumbuhan dan perubahan fisik. psikologis dan sosial. Anak menunjukkan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai dengan usianya. sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat.PENDAHULUAN Pembangunan kesehatan sebagai bagian dari upaya membengun manusia seutuhnya antara lain diselenggarakan melalui upaya kesehatan anak yang dilakukan sedini mungkin sejak anak masih dalam kandungan. dan emosional yang dapat diidentifikasi. Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel jaringan intraselular. Kualitas seorang anak dapat dinilai dari proses tumbuh kembang. sedangkan faktor lingkungan biologis.

perolehan ketrampilan. gerak halus. Menurut Elizabeth B. Terurut dan koheren. kemampuan bicara. dan bernalar. bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. mengingat. Hurlock (1978) pertumbuhan (growth) dan perkembangan (development) sebenarnya memiliki makna yang berbeda. yaitu menunjukkan perubahan kuantitatif dan kualitatif berikutnya (Santoso. perubahan-perubahan koheren (menyatu). Kemajuan artinya perubahan itu berlanjt ke arah depan. Kesemua fungsi tersebut berperan penting dalam kehidupan manusia yang utuh. artinya terdapat relasi tertentu antara perubahan yang sedang terjadi dan apa yang dilalui atau berikutnya.kompleks dalam kemampuan gerak kasar. pertambahan dalam ukuran dan struktur. Perkembangan dapat didefinisikan sebagai kemajuan terurut berkesinambungan. tetapi antara keduanya tidak dapat dipisahkan. Sejalan dengan pertumbuhan otak anak. kemampuan yang lebih siap untuk beradaptasi terhadap stress dan kemampuan untuk memikul tanggung jawab maksimal dan memperoleh kebebasan dalam mengekspresikan kreativitas. . Berkembang. emosi dan sosialisasi. 2006). Berbeda dengan pertumbuhan. dia memiliki kapasitas belajar lebih besar untuk belajar. Pertumbuhan menunjukkan arti perubahan kuantitatif. yang di tunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar dalam peredaran waktu tertentu menuju kedewasaan dari lingkungan yang banyak berpengaruh dalam kehidupan anak menuju dewasa. merupakan perubahan psikologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik pada diri anak. perkembangan juga menandai maturitas dari organ-organ dan sistem-sistem. Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan.

sebaliknya kelemahan faktor lingkungan dapat memnyebabkan tidak tercapainya kurva pertumbuhan maksimal 2. Teori Empirisme Pada dasarnya anak lahir di dunia. yang apabila faktor lingkunagan seorang anak mendukung pertumbuhannya akan tercapai. dikontrol oleh mekanisme homeostatik c. Teori Pertumbuhan dan Perkembangan 1. termasuk pendidikan dan pengajaran. Dengan demikian. menurut teori ini. Faktor lingkungan membentuk kurva pertumbuhan pada kawasan tersebut. . Teori Deprivasi Pertumbuhan (Konvensional) Mendeskripsikan pertumbuhan sebagai suatu patokan yang pasti.PEMBAHASAN A. Teori Perkembangan a. Pengalaman (empiris) anaklah yang bakal menentukan corak dan bentuk perkembangan jiwa anak. seorang anak telah memiliki patokan tersebut sejak lahir. Teori Pertumbuhan a. pendidikan atau pengajaran anak pasti berhasil membentuk perkembangan atau pengajaran anak pasti berhasil membentuk perkembangannya. Teori Potensi Pertumbuhan Optimal Mendeskripsikan bahwa faktor genetic menyediakan batas atas kurva pertumbuhan. suatu kawasan berspektrum luas. perkembangannya ditentukan oleh adanya pengaruh dari luar. yang bersifat tunggal dan ia akan tetap berada pada kurva pertumbuhan tersebut selama hidupnya dan ia akan jatuh ke keadaan terganggu manakala faktor lingkungannya tiak mendukung b. Teori Homeostatik Pertumbuhan Menjelaskan bahwa faktor genetic berperan dalam memberikan ruang pertumbuhan potensial.

sehingga membutuhkan perlindungan. Teori Konvergensi Perkembangan jiwa anak lebih banyak ditentukan oleh dua faktor yang saling menopang. Teori Psikodinamika Perkembangan jiwa atau kepribadian seseorang ditentukan oleh komponen dasar yang bersifat sosioafektif. Dalam perkembangannya anak melakukan kegiatan yang bersifat pasif (menerima) dan eksplorasi. Teori Kemungkinan Berkembang Anak adalah makhluk manusia yang hidup. d.b. c. waktu dilahirkan anak dalam kondisi tidak berdaya. Teori Nativisme Anak lahir dilengkapi dengan pembawaan bakat alami (kodrat). dan pembawaan inilah yang akan menentukan wujud kepribadian seorang anak. Pernyataan terkenal dari teori ini adalah suatu onogenese jenis recapitulatie adalah philogenesa mengulangi (perkembangan makhluk perkembangan seluruhnya) e. Teori Interaksionisme Perkembangan jiwa dan perilaku anak banyak ditentukan oleh adanya dialektif dengan lingkungannya. yakni faktor bakat dan lingkungan. Pengaruh luar tidak akan mampu mengubah pembawaan anak. Teori Rekapitulasi Rekapitulasi berarti ulangan. perkembangan kogniftif seorang anak bukan merupakan perkembangan yang . Keduanya tidak dapat dipisahkan seolah-olah memadu dan bertemu dalam satu titik (converage). yang dimaksudkan disini adalah bahwa perkembangan jiwa anak adalah merupakan hasil ulangan dari perkembangan seluruh jenis manusia. yakni keteganagan yang ada dalam diri seseorang ikut menentukan dinamika di tengah-tengah lingkungannya. g. Bahwa. f.

Pertumbuhan mencakup hal-hal kuntitatif dan kualitatif c. B. berkembang pada waktu dan kecepatan berbeda g. melainkan ditentukan oleh interaksi budaya. Tempo pertumbuhan tiap anak tidak sama f. Prinsip Pertumbuhan Menurut Sutterly Donnely (1973) terhadap 10 prinsip dasar pertumbuhan: a. semua aspek-aspeknya berhubungan sangat erat b. Pertumbuhan adalah kompleks. Setiap indivisu tumbuh dengan caranya sendiri yang unik 2. Aspek-aspek berbeda dari pertumbuhan. Periode Pertumbuhan a. Pertumbuhan adalah proses yang berkesinambungan dan terjadi secara teratur d.wajar. Pengaruh yang dating dari pengalaman dalam berinteraksi budaya. Kecepatan dan pola pertumbuhan dapat dimodifikasikan oleh faktor intrinsic dan ekstrinsik h. Pada suatu organism akan kecenderungan untuk mencapai potensi perkembangan yang maksimum j. Prinsip dan Periode Pertumbuhan 1. serta dari penanaman nilai-nilai lewat pendidikan. Pada pertumbuhan dan perkembangan terdapat masa-masa krisis i. Pada pertumbuhan dan perkembangan terdapat keteraturan arah e. Masa Prenatal atau msa intra uterin (masa janin dalam kandungan) terbagi atas 3 periode:  Masa zigot (konsepsi-3 minggu)  Masa embrio (2 – 8½ minggu)  Masa janin/fetus (9/12 minggu-akhir kehamilan) yang terdiri atas: .

Apabila potensi genetic ini dapat berinteraksi dalam lingkungan yang baik dan optimal maka akan menghasilkan pertumbuhan yang optimal pula. suku bangsa / bahasa. Masa anak pra sekolah (60-72 bulan) C. dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Faktor ini adalah bawaan yang normal dan patologis. . Determinan Pertumbuhan dan Perkembangan Menurut Soetjiningsih secara umum terdapat dua faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak yaitu faktor genetik (instrinsik) dan faktor lingkungan (ekstrinsik). gangguan pertumbuhan di negara maju lebih sering diakibatkan oleh faktor ini. Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. 12-59 bulan) d. Faktor genetik antara lain termasuk berbagai faktor bawaan yang normal dan patologis. Melalui genetik yang berada di dalam sel telur yang telah dibuah. jenis kelamin. sedangkan di negara yang sedang berkembang. obsetrik dan rasa atau suku bangsa. gangguan pertumbuhan selain di akibatkan oleh faktor genetik juga faktor lingkungan yang kurang memadai untuk tumbuh kembang anak yang optimal. Masa bayi (infacy) yaitu usia 0-11 bulan yang terbagi atas 2 periode:  Masa neonatal (0-28 hari): o Masa neonatal dini (0-7 hari) o Masa neonatal lanjut (8-28 hari)  Masa post (pasca) natal (29 hari -11 bulan) c. Faktor Internal (genetik) Soetjiningsih (1998) mengungkapakan bahwa faktor genetik merupakan modal dasar mencapai hasil pertumbuhan.o Masa fetus dini (9 minggu-trimester kedua masa intra uterin) o Masa fetus lanjut (trimester akhir kehamilan) b. Masa anak di bawah lima tahun (balita. jenis kelamin. Determinan Pertumbuhan a.

e) Faktor sosial ekonomi. keadaan geografis. gizi. Di daeraah pengunungan yang kandungan yidiummya sangat rendah dapat mengakibatkan GAKY yang pertumbuhannya terhambat seperti kretinisme. adat istiadat. ganjaran atau hukuman. c) Faktor psikososial. stress. a) Lingkungan biologis. faktor keluarga dan adat istiadat. pekerjaan. cinta dan kasih sayang serta kualitas interaksi anak dan orang tua. pendidkan. norma dan tabu serta urbanisasi. fungsi metabolism yang saling terkait satu dengan yang lainnya b) Lingkungan fisik. teknologi. Sanitasi lingkungan yang kurang baik memungkinkan terjadinya berbagai penyakit antra lain diare. lingkungan fisik. penyakit kronis. dapat mempengaruhi pertumbuhan adalh cuaca. pekerjaan atau pendapatan keluarga. stimulasi (ransangan). faktor lingkungan dapat dibagi dua yaitu: lingkungan prenatal dan lingkungan pascanatal. lingkungan sekolah. motivasi. yang berpengaruh terhadap pertumbuhan adalah ras. perawatan kesehatan. jenis kelamin. sanitasi lingkungan. budaya dan pendapatan keluarga. Faktor lingkungan pasacanatal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan anak yaitu: lingkungan biologis. d) Faktor keluarga dan adat istiadat. Faktor Eksternal (lingkungan) Secara garis besar. Faktor tersebut berinteraksi satu dengan yang lainnya sehingga dapat mempengaruhi masukan zat gizi dan infeksi pada anak pada akhirnya akan mengakibatkan pertumbuhan terganggu .b. dan radiasi. umur. faktor psikososial. kepekaan terhadap penyakit. kecacingan dan infeksi saluran pebcernaan yang mengakibatkan penyerapan zat-zat gizi terganggu sehingga pertumbuhan akan terganggu. stabilitas rumah tangga.

2. yaitu: Kelainan kromosom (misalnya sindroma Down dan sindroma Turner) .Anemia atau penyakit darah lainnya . .Faktor psikis dan sosial (misalnya tekanan emosional akibat penolakan atau kekerasan dari orang tua). misalnya kekurangan hormon tiroid. Determinan Perkembangan 1. Keadaan ekonomi yang pas-pasan dapat menyebabkan anak tidak memperoleh gizi yang cukup untuk perkembangan dan pertumbuhannya .Depresi bisa menyebabkan nafsu makan anak berkurang. seperti yang dapat terjadi pada bayi yang diisolasi dalam suatu inkubator atau pada anak yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya. .Faktor ekonomi (dapat mempengaruhi masalah pemberian makanan kepada anak. Depresi bisa terjadi jika anak tidak mendapatkan rangsangan sosial yang cukup.Kerusakan otak atau sistem saraf pusat yang bisa menyebabkan kesulitan dalam pemberian makanan pada bayi dan menyebabkan keterlambatan pertumbuhan . tempat tinggal dan perilaku orang tua). kekurangan hormone pertumbuhan atau kekurangan hormon lainnya .Kelainan pada sistem jantung dan pernafasan yang bisa menyebabkan gangguan mekanisme penghantaran oksigen dan zat gizi ke seluruh tubuh .Kelainan pada sistem pencernaan yang bisa menyebabkan malabsorbsi atau hilangnya enzim pencernaan sehingga kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi 2. Faktor Ekstrinsik Yang merupakan faktor ekstrinsik: .Kelainan pada sistem endokrin. Faktor Intrinsik Faktor instrinsik yang mempengaruhi kegagalan berkembang terutama berkaitan dengan terjadinya penyakit pada anak.

lemak rambur. 1990). penetapan status anak membutuhkan . gigi). Penilaian Pertumbuhan dan Perkembangan 1. Pada saat t1 dan t2 atau pengukuran tunggal lainnya yang dilkukan waktu ke-n (tn). 1998). Konsep nini secara matematik diajukan dalam bentuk: Growth Velocity = Dimana x2 dan x1 adalah nilai ukur saat waktu t2 dan t1 (Gibson. Lingkungan ini merupakan lingkungan “bio-psiko-fisiko-sosial” yang mempengaruhi individu setiap hari.. Pengukuran pertumbuhan anak dapt ditentukan dengan menggunakan pembanding ukuran tubuh tertentu pada dua titik waktu berbeda. Lingkungan yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan sedangkan lingkungan yang kurang baik akan menghambatnya. Laju pertumbuhan yang diajukan ini secara logis membutuhkan satuan pengamatan isomorfis yang diambil dari berbagai titik pada kurun kehidupan anak. Faktor Pendukung Faktor – faktor pendukung perkembangan anak. antara lain : 1) Terpenuhi kebutuhan gizi pada anak tersebut 2) Peran aktif orang tua 3) Lingkungan yang merangsang semua aspek perkembangan anak 4) Peran aktif anak 5) Pendidikan orang tua (Soetjiningsih. Penialain Pertumbuhan Ada 4 penilaian pertumbuhan fisik pada anak yaitu pengukuran antropometri. Marshall dan Swann mengajukannya dalam konsep yang dikenal sebagai velocity. D.Faktor lingkungan (termasuk pemaparan oleh infeksi. pemeriksaan fisik (jaringan otot. 3. parasit atau racun). pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan radiologis. Lingkungan merupakan faktor yang menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. mulai dari konsepsi sampai akhir hayatnya.

yaitu masa vital dan masa estetik. individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya. Penilaian Perkembangan Masa perkembangan anak di usia pra sekolah diperinci lagi menjadi 2 masa. BMI mulai disosialisasikan untuk penilaian obesitas pada anak dalam kurva persentil juga tingkat kelebihan berat badan harus dinyatakan dengan SD dari mean BMI untuk populasi umur tertentu. Masa Vital Pada masa ini. a. karena mulut dipandang sebagai sumber kenikmatan. yaitu berat badan (kg) dibagi kuadrat tinggi badan (m2). Mula-mula ruang tempatnya . Pada tahun kedua telah belajar berjalan. lingkar lengan dan lingkar dada menggunakan pita tidak molor. Baku yang dianjurkan adalah baku NCHS secara internasional untuk anak usia 0-18 tahun yang dibedakan menurut jenis kelamin. Anak memasukkan apa saja yang dijumpai ke dalam mulutnya. Freud menamakan tahun pertama dalam kehidupan individu ini sebagai masa oral. Lingakar kepala. 2. Pengukuran antropometri terdiri dari berat badan dan panjang badan sesuai dengan cara-cara baku. dengan mulai berjalan anak akan mulai belajar menguasai ruang. beberapa kali secara berkala misalnya BB anak diukur tanpa baju. subskapula dan daerah pinggul untuk menilai kegemukan. mengukur panjang bayi dilakukan oleh 2 orang pemeriksa pada papan pengukur (infatometer). tebal lipatan kulit diukur dengan Skinfold caliper pada kulit lengan . tidaklah karena mulut merupakan sumber kenikmatan utama tetapi karena waktu itu mulut merupakan alat untuk melakukan eksplorasi dan belajar. Untuk masa belajar. Body Mass Index (BMI) telah dipakai secar luas. tinggi badan anak diatas 2 tahun diukur berdiri dengan microtoise.perbandingan tertentu status tersebut berupa perbandingan berat badan menurut umur ( untuk selanjutnya ditulis BB/U) dan perbandingan tinggi badan menurut umur (PB/U atau TB/U) atau perbandingan Berat badan menurut tinggi badan (BB/TB).

perilaku atau keterampilan yang seyogyanya dimiliki oleh individu sesuai dengan usia atau fase perkembangan-nya. 1999). yang apabila tugas itu dapat berhasil dituntaskan akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas berikutnya. kemudian ruang dekat dan selanjutnya ruang yang jauh. b. anak belajar mengendalikan impuls-impuls atau dorongan-dorongn yang datang dari dalam dirinya (umpamanya buang air kecil dan air besar) (Elizabeth B. pengalaman beragama dan hal lainnya sebagai prasyarat untuk pemenuhan dan kebahagiaan hidupnya. persekolahan. Kata estetik disini dalam arti bahwa pada masa ini perkembangan anak yang terutama adalah fungsi panca inderanya. Masa Estetik Pada masa ini dianggap sebagai masa perkembangan rasa keindahan. sementara apabila gagal maka akan menyebabkan ketidak bahagiaan pada diri individu yang bersangkutan. pekerjaan.saja. menimbulkan penolakan masyarakat dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas berikutnya. Tugastugas perkembangan pada usia 0 sampai 6 tahun adalah sebagai berikut: 1) Belajar berjalan 2) Belajar memakan makanan padat 3) Belajar berbicara 4) Belajar buang air kecil dan buang air besar 5) Belajar mengenal perbedaan jenis kelamin 6) Mencapai kestabilan jasmaniah fisiologis . Havighurst (1961) mengartikan tugas perkembangan adalah merupakan suatu tugas yang muncul pada periode tertentu dalam rentang kehidupan individu. Tugas perkembangan ini berkaitan dengan sikap. Melalui latihan kebersihan ini. Hurlock. seperti tugas yang berkaitan dengan perubahan kematangan. Pada tahun kedua ini umumnya terjadi pembiasaan terhadap kebersihan (kesehatan).

. Menurut Elizabeth Hurlock (1999) tugas-tugas perkembangan anak usia 4 . dilakukan dengan memberi kesempatan anak melakukan permainan yang melakukan ketangkasan dan kelincahan.7) Membentuk konsep-konsep (pengertian) sederhana kenyataan social dan alam 8) Belajar mengadakan hubungan emosional dengan orang tua. saudara / orang lain 9) Belajar mengadakan hubungan baik dan buruk (mengembangkan kata hati).5 tahun adalah sebagai berikut: 1)Mempelajari ketrampilan fisik yang diperlukan untuk permainan yang umum 2)Membangun sikap yang sehat mengenal diri sendiri sebagai mahluk yang sedang tumbuh 3)Belajar menyesuaikan diri dengan teman seusianya 4)Mulai mengembangkan peran sosial pria atau wanita yang tepat 5)Mengembangkan ketrampilan-ketrampilan dasar untuk membaca. pengertian moral dan tingkatan nilai 8)Mengembangkan sikap terhadap kelompok-kelompok sosial dan lembaga lembaga 9) Mencapai kebebasan pribadi Tugas-tugas perkembangan anak usia 4 – 5 tahun sebagai berikut: 1) Berdiri dengan satu kaki (gerakan kasar) 2) Dapat mengancingkan baju (gerakan halus) 3) Dapat bercerita sederhana(bahasa bicara dan kecerdasan) 4) Dapat mencuci tangan sendiri (bergaul dan mandiri) Stimulasi yang diperlukan anak usia 4-5 tahun adalah : 1) Gerakan kasar. menulis dan berhitung 6)Mengembangkan penngertian-pengertian yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari 7)Mengembangkan hati nurani.

Pengukuran yang dilakukan adalah dengan indikator IMT/U. dengan kategori sebagai berikut: o Gizi lebih o Gizi baik o Gizi sedang o Gizi kurang o Gizi buruk : > 120% median BB/U : 80% -120% median BB/U : 70%-79.9% median BB/U : 60%-69. Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan 1. Pemantauan pertumbuhan Baku penggunaan kurva pertumbuhan (growth chart) atau tabel NCHS sebagai baku secara teratur merupakan alat yang paling tepat untuk menilai status gizi pada perumbuhan anak. Dalam pemantauan pertumbuhan anak pada plot berat atau tinggi badan anak pada kurva NCHS perlu diikuti secara berkala untuk melihat alur pertumbuhannya menyimpang atau tidak. BB/TB dan lingkar kepala. misalnya dengan membantu anak mengerti satu separuh dengan cara membagikan kue. 4) Bergaul dan mandiri. misalnya bermain ke tetangga E. dengan melatih anak untuk mandiri. Bukan diman posisi titik plot itu saja akan tetapi bagaimana hubungan titik-titik tersebut selama kurun waktu tertentu.2) Gerakan halus. dirangsang misalnya dengan membantu anak belajar menggambar 3) Bicara bahasa dan kecerdasan. Gambaran pertumbuhan anak dapat diamati dari grafik seperti berikut: .9% median BB/U : <60% median BB/U Metode antropometri dapat mengevaluasi perubahan status gizi pada periode tertentu atau dari suatu generasi ke generasi berikutnya.

botol kecil. Dari beberapa penelitian yang pernah dilakukan DDST secara efektif 85-100% bayi dan anak-anak prasekolah yang mengalami keterlambangan perkembangan (Soetjiningsih. Gerakan Motorik Halus yaitu aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu. 1998). prmainan anak. tes ini bukanlah tes diagnostik atau tes IQ. apakah lulus (Passed = P). Alat yang digunakan seperti alat peraga: wol merah.2. Penilaian sesuai dari buku petunjuk terdapat penjelasan tentang bagaimana melakukan penilaian. dapat diandalkan dan menunjukan validitas yang tinggi. mengikuti perintah dan berbicara spontan. 1998). kubus warna merah-hijau-biru. lembar formulir DDST. Kemudian ditarik garis berdasarkan umur kronologis yang memotong garis horizontal tugas . Bahasa adalah kemampuan untuk memberikan respon terhadap suara. bel kecil. Frankenburg dkk (1981) mengemukakan 4 parameter perkembangan yang dipakai dalam menilai perkembangan anak balita yaitu: Personal Sosial (kepribadian/ tingkah laku sosial) yaitu aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri. buku petunjuk sebagai referensi yang menjelaskan cara-cara melakukan tes dan cara penilaiannya (Soetjiningsih. gagal (Fail = F) ataukah anak tidak mendapat kesempatan melakukan tugas (No Opportunity = N. kertas dan pencil. melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubh tertentu saja dan dilakukan otot-otot kecil. Misalnya kemampuan untuk menggambar. bola tennis.O). tetapi memerlukan koordinasi yang cermat. DDST memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk metode skrining yang baik. Perkembangan Motorik Kasar (Gross Motor) adalah aspek yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh. bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. memegang sesuatu benda. Pemantauan perkembangan DDST (Denver Developmental Screening Test) adalah salah satu dari metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak. Tes ini mudah dan cepat (15-20 menit). kismis/manik-manik.

Meragukan (Questionable). bila didapatkan 2 atau lebih keterlambatan pada 2 sektor atau lebih. c.perkembangan pada formulir DDST. bila pada 1 sektor didapatkan 2 keterlambatan atau lebih. Setelah itu dihitung pada masingmasing sektor. hasil tes diklasifikasikan dalam: a. bila dalam 1 sektor atau lebih didapatkan 2 atau lebih keterlambatan plus 1 sektor atau lebih dengan keterlambatan dan pada sektor yang sama tersebut tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia. b. berapa yang F. Tidak dapat dites (Untestable) . Abnormal. selanjutnya berdasarkan pedoman. bila pada 1 sektor atau lebih didapatkan 1 keterlambatan dan pada sector yang sama tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia.

kognitif. psikososial. Pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal dapat dicapai dengan dukungan faktor intrinsik dalam hal ini genetic yang merupakan blueprint pertumbuhan dan perkembangan seseorang. fisik. tetapi juga perubahan (perkembangan)dalam segi lain seperti berpikir. semua anak-anak tumbuh melalui suatu tahapan pertumbuhan dan perubahan fisik. faktor ekstrinsik yaitu lingkungan (biologis. Kelainan genetik dapat mempengaruhi pertumbuhan anatara lain akondroplasia. Selain itu. keluarga dan sosial ekonomi) yang baik dan a\saling berkaitan satu sam lain akan mempengaruhi pola perkembangan anak pada akhirnya. bertingkah laku. dan emosional yang dapat diidentifikasi. Penilaian dan pemantauan terhadap tumbuh kembang anak merupakan salah satu cara untuk mendukung pencapaian pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Seyiaqp anak memiliki potensi untuk tubuh dan berkembang. emosi. sindrom marfan dan lain-lain.KESIMPULAN Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses perubahan yang terjadi pada setiap makhluk hidup. . sindrom down. Perubahan yang terjadi pada seseorang tidak hanya meliputi apa yang kelihatan seperti perubahan fisik dengan bertambahnya berat badan dan tinggi badan.

DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. Pedoman Pelaksanaan. Jakarta. Konsep Umum Tumbuh dan Kembang.07. Jurnal Pendidikan Penabur. Depkes RI. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Tanuwijaya S.. 1998. Almatsier. EGC. soegeng. Fitrah dan tumbuh Kembang Anak.93-99 Satoto. Arisman. Edisi Pertama. Rusmil. EGC. 2004. 2001. Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Dasar. Pidato Pengukuhan. Psikologi Perkembangan. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Menuju Anak Sehat & Cerdas Melalui Permainan. Dalam: Nahendra (penyunting) Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. Fakultas Kedokteran Diponegoro. . 1991. Jakarta. 1997. Rineka Cipta. Jakarta Santoso. 2006. Undip. Sagung Seto:Jakarta. 2002. Soetjaningsih. 2006.Jakarta. Kusnadi.No. Abu. Sunita. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Tumbuh Kembang Anak.

STATUS GIZI BALITA Dr.M. Nurhaedar Djafar. Apt.Kes PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful