MAKALAH BAHAN-BAHAN LISTRIK “MACAM-MACAM KONDUKTOR”

Ini disusun Untuk Melengkapi Nilai Mata Kuliah Bahan-Bahan Listrik

Oleh : Azzahraninna Tryollinna (03101004007)

FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2013

oleh sebab itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca demi sempurnanya makalah ini. Tidak lupa penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu tersusunnya laporan ini. Dalam penyusunan makalah ini tentu banyak kekurangan dan kesalahan.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmatnya penulis dapat menyelesaikan lmakalah ini tepat pada waktunya tanpa halangan suatu apapun. Penulis .

Komposit Bahan komposit (atau komposit) adalah suatu jenis bahan baru hasil rekayasa yang terdiri dari dua atau lebih bahan dimana sifat masing-masing bahan berbeda satu sama . peleburan (smelting) atau pengelasan (welding). yaitu dua jenis logam atau lebih yang dipadukan dengan cara kompresi. yaitu sebuah logam dari tembaga atau aluminium yang diberi campuran dalam jumlah tertentu dari logam jenis lain. misalkan pada bahan tembaga. antara lain: 1. besi. Atom-atom pada logam dan paduannya mempunyai ciri – ciri tersusun secara sangat teratur. nitrogen dan oksigen) dalam jumlah yang relatif kecil. aluminium. kemudian disebut sebagai ikatan logam. Perunggu cair dituangkan dalam cetakan untuk membentuk suatu bentuk yang detail. Logam campuran (alloy). Sifat yang paling sering dianggap mencirikan logam adalah konduktivitas listrik atau konduktivitas termalnya yang tinggi. 3. dan nikel). Logam biasa. Kebanyakan alloy terbentuk dari dua atau lebih logam. titanium. Alloy dibuat dengan mencairkan materi berbeda bersamaan. yang gunanya untuk menaikkan kekuatan mekanisnya. jumlah elektron-elektron bebas. tetapi ada beberapa yang mengandung non-logam. dan sebagainya. Bahan-bahan yang biasa dipakai sebagai konduktor. Karena ikatan pada atom-atom logam sangat kuat maka hal ini mengakibatkan titik leleh dan titik didih logam sangat tinggi. sementara pada bahan non logam tidak demikian Campuran Logam (Alloys) Alloy adalah logam campuran dengan sifat yang membuatnya lebih bermanfaat dari pada logam murni. 2. Baja adalah sebuah campuran antara besi dan karbon. dimana berarti terdapat sejumlah besar elektron yang tidak terikat pada inti atom sehingga bisa bergerak bebas. Logam paduan (composite). emas. Pada konduktor yang baik. Sebuah campuran kromium dan besi lebih tahan karat lebih baik dari pada besi itu sendiri. dan apabila dibandingkan dengan keramik dan polimer susunan antar atom – atomnya cenderung lebih rapat. dan juga seringkali mengandung unsur non logam (misalnya karbon.KONDUKTOR Konduktor adalah bahan yang dapat dengan mudah menghantarkan arus listrik sehingga konduktor sering disebut juga penghantar listrik yang baik. Karakteristik susunan antar atomnya yang khas ini. Sangat besarnya perbedaan konduktivitas antara logam dan non logam adalah karena pada logam yang mengalami beda potensial elektron-elektron dapat bergerak bebas. seperti: tembaga. Perunggu adalah campuran dari 90persen tembaga dan 10 persen timah putih. Sebagai contoh. logam konduktor listrik yang paling baik adalah tembaga sedangkan yang paling buruk adalah timbal. tembaga. yaitu elektron-elektron yang mempunyai energi cukup besar (terletak pada lintasan yang paling luar) adalah banyak dan bebas bergerak. setiap atom tembaga menyumbangkan 1 elektron bebas. Logam Material-material dalam kelompok ini disusun oleh satu atau lebih unsur logam (misalnya besi. Merubah perbandingan materi dapat merubah sifat dari alloy(campuran). Material logam memiliki nilai elektron bebas yang tinggi. padahal kehambatan (resituvity) timbal hanya dua belas kali kehambatan tembaga. alumunium.

koefisien suhu 0. Koefisien suhu 0. Contoh dari konduktor : 1. Air raksa Air raksa adalah satu‐satunya logam yang berbentuk cair pada suhu kamar. Penggunaan platina pada teknik listrik antara lain adalah untuk elemen pemanas pada laboratorium tentang oven atau tungku pembakaran yang memerlukan suhu tinggi yaitu diatas 1300 oC. titik beku 1083 oC. 3. mempunyai satu elektron bebas pada kulit terluarnya. Kekuatan tarik tembaga tidak tinggi yaitu berkisar antara 20 hingga 40 kg/mm2. NYY. misalnya kawat berisolasi (NYA. Platina Platina merupakan logam yang berat. cincin seret pada mesin AC. Bahan komposit memiliki banyak keunggulan.1 Ohm mm2/m. Platina dengan diameter kurang lebih 1 mikron digunakan untuk menggantung bagian gerak pada meter listrik dan instrumen sensitif lainnya.mm2 pada suhu 20 oC. Platina dapat dibentuk menjadi filamen yang tipis dan batang yang tipistipis. kekuatan dan kekuatan yang lebih tinggi. Komposit matrik logam ditemukan berkembang pada industri otomotif. bahan ini menggunakan suatu logam seperti aluminium sebagai matrik dan penguatnya dengan serat seperti silikon karbida. Aluminium murni mudah dibentuk karena lunak. titik leleh lebih dari 658 oC dan tidak korosif. titik leleh 1775 oC. ACR (Aluminum Conductor Alloy Reinforced). Untuk itu jika aluminium digunakan sebagai penghantar yang dimensinya cukup besar. Koefisien suhu α tembaga 0. selalu diperkuat dengan baja atau paduan aluminium.4% dari daya hantar tembaga. resistivitasnya 0. kekuatan tariknya hanya 9 kg/mm2. kabel (NYM. lamel mesin DC. Kekuatann tarik batang tembaga akan naik setelah batang tembaga diperkecil penampangnya untuk dijadikan kawat berisolasi atau kabel.95 Ohm. bahan untuk potensiometer. sulit terjadi peleburan dan tahan terhadap sebagian besar bahan kimia. tahan korosi dan memiliki biaya perakitan yang lebih murah karena berkurangnya jumlah komponen dan baut-baut penyambung.4x10‐5. titik didih 4530 oC. Kekuatan tarik dari komposit serat karbon lebih tinggi daripada semua paduan logam. 4. NYFGbY). Tembaga mempunyai ketahanan terhadap korosi.7 kg/cm3.004 per oC.mm2 atau kira‐kira 61. . Aluminium Aluminium murni mempunyai massa jenis 2. Resistivitasnya adalah 0. Pemakaian tembaga pada teknik listrik yang terpenting adalah sebagai penghantar. untuk termokoupel platina‐rhodium. Daya hantar aluminium sebesar 35 m/ohm. Massa jenis tembaga murni pada 20 oC adalah 8. Massa jenisnya 21.lainnya baik itu sifat kimia maupun fisikanya dan tetap terpisah dalam hasil akhir bahan tersebut (bahan komposit). berwarnah putih keabu‐abuan. tidak korosif.4 g/cm3. busbar. oksidasi. Penggunaan yang demikian biasanya pada : ACSR (Aluminium Conductor SteelReinforced). 2. NYAF).96 g/cm3. 9x10‐7 per oC.00307 per oC. α‐nya 1. Elektron ini yang bertugas untuk menghantarkan listrik ketika penghantar tersebut diberi tegangan. Tembaga mempunyai daya hantar listrik yang tinggi yaitu 57 m/ohm.mm2/m.00027 per oC. diantaranya berat yang lebih ringan. Tembaga Tembaga sebagai zat yang memiliki nomor atom 29. Pada pemanasan diudara air raksa sangat mudah terjadi oksidasi.

mempunyai massa jenis 20 g/cm3. titik leleh 3410 oC. lampu ganda). baja dikategorikan menjadi tiga yaitu baja dengan kadar karbon rendah (0 hingga 0.01 mm (penarikan dilakukan dalam keadaan panas). Meskipun konduktivitas baja rendah yaitu 7.2 g/cm3. lampu halogen. demikian pula dalam hal mendapatkannya. Diantara penggunaan Moblidenum adalah pada. dan baja dengan kadar karbon tinggi (diatas 0. tabung hampa udara. tantalium dan niobium. Moblidenum mempunyai massa jenis 10. Moblidenum Logam ini mirip dengan wolfram dalam hal sifatnya.55%). Fungsi baja dalam hal ini adalah menghemat pemakaian aluminium. 6. Dengan menggunakan mesin penarik. elektroda pada instrumen untuk mengukur sifat elektris bahan dielektrik padat. 53x10‐7 per oC.7 m/Ohm. Baja Baja merupakan logam yang terbuat dari besi dengan campuran karbon. Dua hal yang menguntungkan pada penghantar bimetal antara lain :  Pada arus bolak‐balik ada kecenderungan arus melalui bagian luar konduktor  Dengan melapisi baja menggunakan tembaga.055 Ohm mm2/m. Dengan reaksi reduksi asam wolfram (H2WHO4) dengan suhu 700 o C diperoleh bubuk wolfram. karena Moblidenum dapat membentuk lapisan yang kuat dengan gelas. titik didih 3700 oC. 7. Tantalium dan niobium dipadukan dengan aluminium banyak digunakan sebagai kapasitor elektrolitik 5. Sebagai campuran logam yang digunakan untuk keperluan yang keras. tahanan jenis 0. Penggunaan air raksa antara lain : gas pengisi tabung‐tabung elektronik. bagian bagian yang digunakan pada suhu tinggi. baja dengan kadar karbon menengah (0.25%).Air raksa dan campurannya khususnya uap air raksa adalah beracun.0047 per oC.55%). tahan korosi. tetapi digunakan pada penghantar transmissi ACSR. batang wolfram diameternya dapat dikecilkan menjadi 0. cairan pada pompa difusi. Bubuk wolfram tersebut kemudian dibentuk menjadi batangan dengan suatu proses yang disebut dengan metalurgi bubuk yang menggunakan tekanan dan suhu tinggi (2000 atm. penghubung pada saklar air raksa. titik didih 5900 oC.048 Ohm mm2/m. Wolfram diperoleh dari hasil tambang yang pemisahannya dari penambangan dengan menggunakan magnetik atau proses kimia. Berdasarkan campuran karbonnya. Berdasarkan pertimbangan tersebut dibuat penghantar bimetal. tabung sinar X. Wolfram Logam ini berwarna abu‐abu keputihan. resistivitasnya 0. titik leleh 2620 oC. dan tabung. . Logam‐logam lain yang banyak digunakan pada teknik listrik diantaranya adalah. elektroda.mm2. Penggunaan wolfram pada teknik listrik antara lain: filamen (lampu pijar. maka baja sebagai penguat penghantar terhindar dari korosi. 1600oC) tanpa terjadi oksidasi.25 sampai dengan 0. koefisien suhu 0.

Koefisien muai panjangnya kecil. Klasifikasi konduktor : Klasifikasi konduktor menurut bahannya: 1. contoh: a. 2. kawat lilit campuran. Modulus kenyalnya (modulus elastisitas) cukup besar. Klasifikasi konduktor menurut konstruksinya: 1. 3. 4. Kekuatan mekanisnya (kekuatan tarik) cukup tinggi. AAAC (All Aluminum Alloy Conductor) b. Konduktifitasnya cukup baik. kawat padat (solid wire) berpenampang bulat . 3. BBC (Bare Copper Conductor). kawat logam campuran (Alloy). kawat logam paduan (composite).Bahan‐bahan yang dipakai untuk konduktor harus memenuhi persyaratan persyaratan sebagai berikut: 1. contoh: a. AAC (All Aluminum Conductor). b. yaitu kawat yang lilitannya terdiri dari dua jenis logam atau lebih. 2. Contoh: ASCR (Aluminum Cable Steel Reinforced). kawat logam biasa. seperti: kawat baja berlapis tembaga (Copper Clad Steel) dan kawat baja berlapis aluminium (Aluminum Clad Steel).

biasanya berlapis dan konsentris kawat berongga (hollow conductor) adalah kawat berongga yang dibuat untuk mendapatkan garis tengah luar yang besar Klasifikasi konduktor menurut bentuk fisiknya: 1. Kabel twisted b. yang merupakan konduktor telanjang dan pada bagian luarnya diisolasi sesuai dengan peruntukan tegangan kerja. konduktor berisolasi. Kabel NYY c. Kabel NYCY d. 3. contoh: a. konduktor telanjang 2.2. kawat berlilit (standart wire) terdiri 7 sampai dengan 61 kawat padat yang dililit menjadi satu. Kabel NYFGBY .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful