You are on page 1of 10

MODUL PERKULIAHAN

Proses Produksi
Proses Reduksi Langsung

Fakultas
Teknik

ProgramStudi
TeknikMesin

TatapMuka

KodeMK
MK82005

DisusunOleh
Nurato,ST.,MT

04

Abstract

Kompetensi
Diharapkan dapat menggambarkan proses pembuatan baja dan mengenal macam-macam tanur

Proses reduksi langsung dalam pembuatan besi dan macammacam tanur

4 Proses Reduksi 4. R Lan ngsung ( Dir rect Reduct tion )

P Pada proses s reduksi lan ngsung bijih h besi berea aksi dengan n gas atau bahan padat reduksi membentuk m sponge iron n. Proses ini diterapkan di PT Kraka atau Steel, Cilegon. C Disini bijih besi i / pellet dire eaksikan de engan gas alam dalam dua d unit pem mbuat sponge iron, yan ng masing-m masing berka apasitas 1ju uta ton pertahun. Sponge iron yang g dihasilka an PT Kr rakatau Ste eel memili iki kompos sisi kimia :

%; SiO2 : 1,2 25 3,43%; Al2O3 : 0,6 61 1,63%; CaO : 0,2 Fe : 88 91 %; C : 1,5 2,5% 2,1%; Mg gO : 0,31 1,62%; P : 0,014 0,027%; Cu : 0,001 0,004 0 %; Ko otoran (oksid da lainnya) : 0,1 0,5 %.Tingkat % me etalisasi : 86 6 90 % S Sponge Iron yang berben ntuk butiran kemudian diolah d lebih lanjut dalam m dapur listrik. Disini sp ponge iron bersama-sam b ma besi tua a (scrap), dan paduan ferro dilebu ur dan diola ah menjadi billet baja. Untuk U meng ghasilkan 63 3 megagram m sponge iro on diperlukan sekitar 10 00 am besi pelle et. Proses in ni sangat efe ektif untuk mereduksi oksida-oksida dan beleran ng megagra sehingga a dapat dim manfaatkan bijih besi b berkadar ren ndah. Terak k yang di hasilkan h aka an ditampun ng secara te erpisah dan n diolah menjadi berbag gai bahan bangunan b ja alan. Denga an menambahkan kapu ur yang dibe erikan pada biji besi da an kokas m maka terdapa at terak yan ng bermutu baik.

G Gambar Pellet B Besi yang cair disebut be esi kasar ya ang terkump pul pada bag gian terbawa ah tanur tinggi tersebut dan ditamp pung pada waktu-wakt tu tertentu. Besi kasar itu mengandung cuku up n pencema aran yang lain sesudah massa pendingina an banyak karbon ( 4 %) dan

2013

d k i

menyeba abkan besi kasar itu menjadi rapuh. Oleh kar rena itu, bes si kasar itu belum dapa at ditempa atau digiling g. B Besi yang mengandung karbon 2%, dinamak kan baja. Se ebagian besar besi kasa ar yang dih hasilkan dar ri tungku tan nur tinggi diubah menjadi baja dip pabrik baja dengan car ra menurun nkan kadar karbonnya. k P Perubahan kadar karbon n dibakar da an ini, dimana kelebihan k terlepas menjadi kar rbon monok ksida, terjadi di dalam sebuah s tabu ung reaksi atau a di dalam D dalam tab bung reaksi (converter) kadar dari karbon k itu di iturunkan tan npa diberika an tungku. Di pemanas san dari lu uar. Muatan nnya diben ntuk dari cairan c besi kasar. Ka adang-kadan ng ditambah hkan besi tua a dan bijih besi b supaya suhu s dapat dikendalikan n P Pada proses pengolahan n yang kura ang modern, seperti pad da proses Bessemer B da an proses Thomas, T uda ara ditiupkan n pada besi kasar tadi. Proses P oxy baja yang modern m hany ya menggun nakan oksigen murni, oleh o sebab i ini terdapatlah baja yan ng berkualita as lebih baik. Untuk mengurangi kadar k karbon n, juga dipa akai dengan metode me eniupkan pa anas dari lua ar D cara a ini bisa dio olah lebih ba anyak lagi ba aja bekas (b besi tua) dan n besi menta ah tungku. Dengan yang padat ; proses ini lebih mudah dike endalikan ka arena lebih lamban ke erjanya. Pad da S rtin digunaka an minyak a atau gas seb bagai bahan bakar ; pad da pemakaia an proses Siemens-Mar tungku listrik, maka a listriklah yang y mema anaskan. De engan menggunakan tungku t listrik, si baja dapa at diatur de engan teliti. Oleh sebab b itu tungku u ini biasa dipakai d untu uk komposis pembuat tan baja yang khusus.

njadi baja 4.1. Besi kasar men P Perubahan dari besi kasa ar menjadi b baja merupa akan proses pembersiha an yang man na kelima elemen yaitu : karbon, phosphor, be elerang, man ngan, dan silicon dikura angi kadarny ya ilangkan sam ma sekali. Di D antara elemen- elem men ini, karb bon memeg gang perana an atau dihi dalam menentukan nilai n dari baja a yang dihas silkan, dari mulai m baja ka arbon renda ah, menenga ah k bisa diatur berd dasarkan spesifikasi ya ang berkisa ar antara 0,1 dan tinggi. Kadar karbon d 1,3 persen p dan kadang-kada k ang lebih tinggi daripada a itu. sampai dengan D Dalam prose es pembersi ihan itu, kit ta temukan bahwa pro oses pembuatan baja it tu terdiri da ari dua pros ses kimia ya aitu : prose es asaman dan d proses basa. Pros ses-proses ini terjadi di isebabkan komposisi k da ari besi kas sar yang berbeda-beda, beberapa mengandun ng kadar ph hosphor dan n belerang yang tinggi, sedangkan yang lain nnya menga andung kada ar silikon ya ang lebih ting ggi dari kada ar phosphor r dan beleran ng yang lebih rendah. Menghilangka M an karbon, mangan m dan n silikon tida ak merupaka an persoalan n yang besa ar, dan dap pat ditangan ni dengan baik dalam m proses basa b atau asaman. a Menghilangka an phosphor dan beler rang hanya bisa dalam m proses ba asa dimana kapur disertakan dalam anan untu uk membe entuk cam mpuran de engan ked dua eleme en tersebu ut, pembeba

2013

d k i

meminda ahkannya ke edalam terak k basa, yang mana keja adian ini adalah yang paling p pentin ng didalam proses. p Is stilah asam m dan basa a diambil berdasarkan b n lapisan d dari tanur tersebut t da an pembent tukan terak-t terak yang secara s alam miah pada ke edua proses s tersebut. Produksi P baj ja sekarang g ini dihasil lkan dengan n proses ba asa (basic).Penyulingan logam ya ang dicairka an adalah dengan oksid dasi, dengan n jalan mengalirkan oks sigen kedala am logam, campuran c ga as an yang tida ak diinginkan n membentu uk oksida-ok ksida yang akan disera ap dengan bahan-baha ak atau keluar dalam bentuk gas s-gas. Seba agian dari b besi juga di ioksidasi da an oleh tera dipecah tapi nantiny ya bisa disat tukan kemba ali. Pembers sihan belera ang akan tergantung da ari asaan dari te erak dan tem mperature ya ang dicapai selama penyulingan. sifat keba

cam-macam tanur untu uk pengolah han besi dan n baja 4.2. Mac S Setiap proses s/dapur mem mpunyai kara akteristik yang berlainan n. Bahan dan n sumber energy yang digunak kan berbeda a pula. Pemb buatan besi dan d baja pad da hakekatn nya adalah esi kasar diir ringi dengan n perpaduan sedemikian n sehingga memenuhi m proses pemurnian be persyaratan kimia tertentu. nis-jenis tan nur Tabel jen

upola 4.2.1. Ku Kontruksi kupola terdiri dari cerobo K ong logam tegak yang g dilapisi ba atu tahan api dibagian dalamnya. Udara dih hembuskan melalui lub bang tuyer yang terda apat dibagia an k bertumpu pelat alas yang bulat, disa angga oleh empat tiang g sedemikia an bawah, kupola sehingga a pintu alas dapat dibuk ka dengan mudah. Bah han baku pa ada pelebur ran ini adala ah
2013

d k i

Besi, (Fe e) didapatkan dari besi kasar, k besi t tua/baja bek kas, sisa tua angan dan tu uangan rusa ak kokas, bahan tamba ahan yang mana m berfun ngsi mengikat semua bahan b asing g yang buka an an udara, ju umlah udara a yang dihembuskan disamping ko okas sangat menentuka an metal da kemampuan lebur ku upola.

mbar penam mpang dapu ur kupola Gam

anur oksigen basa 4.2.2. Ta P Penemuan Sir S Henry Ba asemmer ta ahun 1856 menyatakan n bahwa ko otoran-kotora an yang tida ak diiinginka an itu bisa dihilangkan d d dari cairan besi b yaitu ka arena terjad dinya oksida asi dengan udara u yang dihembuska an melalui l logam yang panas, car ra ini adalah h yang palin ng banyak dijalankan d ol leh industry-industri pad da abad 19. Lapisan con nverter adalah silica ata au
2013

d k i

tembok-t tembok gani ister dan ini adalah awa al dari pemb buatan baja acid (asam) ). Pada wakt tu itu ilmu kimia k dari pe embuatan be esi dan baja a tidak dimengerti sepen nuhnya dan usaha-usah ha untuk memperhalus m s besi-besi bantalan p phosphor da an belerang g tidak berhasil denga an memuaskan sampa ai diperkena alkannya lap pisan-lapisa an basa un ntuk mengat tasi masala ah a logam. beberapa

Gambar urutan cara kerja dar ri Bessemer r

anur listrik 4.2.3. Ta Dalam dapur D r listrik besi bekas dica ampur denga an ingot dan bahan pa aduan lainny ya diolah menjadi baja paduan umum, baja pe erkakas, baja a tahan pan nas dan baja a tahan kara at. ng baja, dap pat juga dihasilkan besi cor kelabu u bermutu tinggi. Pengg gunaan dapu ur Disampin listrik akh hir-akhir ini meningkat m d dengan pesa at oleh karen na lebih ber rsih, dan mu utu baja dapa at dikendali ikan. Dikenal 2 jenis dapur listrik, : 1. D Dapur busur r tak langsu ung, busur dipancarkan n dari dua elektroda yang y terdapa at diatas loga am . Logam m menjadi panas akib bat radiasi. Jenis ini sudah s jaran ng arena kurang ekonomis. digunakan, ka D busur langsung, disini d arus m mengalir mela alui elektrod da ke muata an logam ata au 2. Dapur lo ogam cair dan kembali ke elektrod da. Karena dipandang d c cukup ekono omis jenis ini m masih banyak k digunakan n. Pada dapur listrik, P l besi bekas b dan b baja daur ula ang dimasukan dengan n mengangkat dan memutarkan n atap dapu ur. Pada tut tup dapur te erdapat tiga a lubang untuk elektrod da genai tumpu ukan besi tu ua. Arus 3 fa asa mengalir melalui el lektroda yan ng grafit yang meng ng hendak d dilebur kemb bali ke elektr roda lainnya a, membentu uk satu ke tumpukan logam yan ktroda grafit berukuran 760 mm dan panjan ngnya dapat mencapai 24 2 busur listrik. Elek ngan 40 vo olt dengan arus yang dapat men ncapai 1200 00 meter. Arus listrik bertegan

2013

d k i

ampe ere. Kapasita as dapur bervariasi mula ai dari 50 kg g sampai den ngan 270 Mg g sekali jalan. Untuk k kapasitas 115 Mg di iperlukan w waktu 3 jam untuk pele eburan dan energy listr rik sebes sar 50000 kWh. Biay ya pelebura an tergantu ung daripad da harga energy e listrik, Keun ntungan utam ma dari dapu ur ini adalah h pengendalian mutu yang cermat dan d komposi isi logam m dapat diatur dengan ra api.

Gam mbar penam mpang dapu ur busur lis strik

anur terbuka a 4.2.4. Ta T Tanur ini mer rupakan kelo ompok yang g besar deng gan kapasita as 35 Tg per rtahun, logam sebanyak k 9,9 sampa ai dengan 540 5 Mg dileta akkan pada dasar tanur. Logam dilebur denga an gas atau nyala minya ak yang diarahkan ke permukaan p lo ogam. Perm mukaaannya dapat dilapi isi tau basa, na amun lebih d dari 90% me erupakan tan nur terbuka bersifat basa. bahan jenis asam at anur basa , digunakan n lapisan m magnesit ,disini kadar fosfor, bele erang, silikon, Dalam ta mangan dan karbon dapat dituru unkan. Tanur terbuka as sam menggu unakan lapis san bata ata au am yang seb bagian besa ar terdiri dari i silica. Pada a jenis ini ka adar silikon, mangan da an pasir asa karbon dapat diturun nkan.

2013

d k i

Gam mbar penam mpang tanur r terbuka

apur listrik induksi i 4.2.5. Da K Kerja tanur ini adalah berdasarkan b arus induk ksi yang tim mbul dalam muatan yan ng menimbu ulkan panas s dan dapat mencairkan n logam, aru us berasal d dari sumber r berfrekuen nsi tinggi 1000 1 HZ . Logam L dapa at mencair 50-90 menit tergantung pada jumlah h logam yan ng terdapat pada kowi. Keunggula an dari dapur ini adalah h murah ha arganya, ber rsih dan tida ak erta hemat energi, e oleh karena itu d dapur ini ba anyak diguna akan dalam laboratorium bising se dan peng gecoran-pen ngecoran.

Gambar d dapur induk ksi

2013

d k i

apur kowi 4.2.6. Da D Dapur ini ada alah salah satu s dapur te ertua yang pernah ada dan dipergu unakan untu uk melebur baja. Dibua at dari campuran grafit t dan tanah liat, mudah h pecah da alam keadaa an kan tetapi memiliki m keku uatan yang cukup c berart ti dalam kea adaan panas s. Kowi dapat biasa, ak dipanask kan dengan kokas, miny yak atau ga as alam. Baja karbon re endah, baja bekas, aran ng kayu dan n paduan fer rro digunaka an untuk mem mbuat baja, variasi kapa asitas antara a 50 kg.

Gam mbar dapur kowi denga an kokas

2013

d k i

DAFTAR R PUSTAKA A T Me ekanik, Jilid 1, B.H Amst tead, Philip F.Oswald, F M Myron L.Bege eman, Sriati 1. Teknologi D Djafrie, Erlangga Jakarta 1993 2. Teori T dan pra aktek kerja lo ogam edisi k ketiga, Georg ge Love, Ha arun A.R. Erl langga Ja akarta 3. Diktat D Pengec coran Logam m 2, , Politek knik Mekanik k Swiss-ITB, Bandung 4. www.wordpre w ess.com

2013

d k i