UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM

)
A. Definisi UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Manusia) adalah salah satu wujud nyata peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Kondisi ini ternyata mampu memacu munculnya berbagai bentuk UKBM lainya seperti Polindes, POD (pos obat desa), Pos UKK (pos upaya kesehatan kerja),TOGA (taman obat keluarga), dana sehat, dll. B. 1. 2. 3. 4. Tujuan Terbentuknya UKBM Meningkatnya jumlah dan mutu UKBM Meningkatnya kemampuan pemimpin/Toma dalam merintis dan mengembangkan UKBM Meningkatnya kemampuan masyarakat dan organisasi masyarakat dalam penyelenggaraan UKBM Meningkatnya kemampuan masyarakat dan organisasi masyarakat dalam menggali, menghimpun dan mengelola pendanaan masyarakat utk menumbuhkembangkan UKBM Sasaran Individu/Toma berpengaruh Keluarga dan perpuluhan keluarga Kelompok masyarakat : generasi muda, kelompok wanita, angkatan kerja, dll Organisasi masyarakat: organisasi profesi, LSM, dll Masyarakat umum: desa, kota, dan pemukiman khusus

a. b. c. d. e.

C. Upaya Pemberdayaan Bersumber Daya masyarakat ( UKBM ) 1. Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu ) Posyandu merupakan jenis UKM yang paling memasyarakatkan dewasa ini. Posyandu yang meliputi lima program prioritas yaitu: KB, KIA, Imunisasi,dan penanggulangan Diare.terbukti mempunyai daya ungkit besar terhadap penurunan angka kematian bayi . sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan masyarakat yang langsung bersentuhan dengan masyarakat level bawah , sebaiknya posyandu digiatkan kembali seperti pada masa orde baru karena terbukti ampuh mendeteksikan permasalahan gizi dan kesehatan di berbagai daerah.permasalahan gizi buruk anak balita, kekurangan gizi, busung lapar dan masalah kesehatan lainnya menyangkut kesehatan ibu dan anak akan mudah dihindari jika posyandu kembali diprogramkan secara menyeluruh . Kegiatan posyandu lebih di kenal dengan sistem lima meja yang, meliputi : 1. Meja 1 : Pendaftaran

Beberapa pengembangan POD itu antara lain : POD murni. kesenjangan ekonomi dan kesenjangan sosial budaya. tidak terkait dengan UKBM lainnya. sehingga tidak menimbulkan kesenjangan sosial budaya.sememtara tarif pemeriksaan ibu .anak dan melahirkan yang ditentukaN dalam musyawarah LKMD diharapkan mampu mengurangi kesenjangan ekonomi. b. 2. POD yang di integrasikan dengan Dana Sehat . a. Polindes dioperasionalkan melalui kerja sama antara bidan dengan dukun bayi . pemeriksaan kesehatan dan pengobatan. UKBM ini dimaksudkan untuk menutupi empat kesenjangan dalam KIA . Kegiatan ini dapat dipandang sebagai perluasan kuratif sederhana. POD jumlahnya belum memadai sehingga bila ingin digunakan di unit –unit desa . sementara kontak setiap saat dengan dengan penduduk setempat diharapkan mampu mengurangi kesenjangan informasi. POD yang merupakan bentuk peningkatan posyandu: POD yang dikaitkan dengan pokdes/ polindes . Dalam implementasinya POD dikembangkan melalui beberapa pola di sesuaikan dengan stuasi dan kondisi setempat .2. . d. Meja 3 : Pengisian Kartu Menuju Sehat 4. Pondok Bersalin Desa ( Polindes ) Pondok bersalin desa merupakan wujud peran serta masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan ibu dan anak . Meja 5 : Pelayanan kesehatan yang meliputi imunisasi.diluar kota yang jauh dari sarana kesehatan sebaiknya mengembangkan Pos Obat Desa masing – masing. Meja 4 : Penyuluhan Kesehatan pembarian oralit Vitamin A .serta pelayanan keluarga berencana. Pos Obat Pondok Pesantren ( POP ) yang dikembangkan di beberapa pondok pesantren . c.kesejangan informasi. maka seluruh . Keberadaan bidan ditiap desa diharapkan mampu mengatasi kesenjangan geografis.dan tablet besi 5. Meja 2 : Penimbangan 3. Pos Obat Desa ( POD ) Pos obat desa merupakan wujud peran serta masyarakat dalam hal pengobatan sederhana.yaitu kesenjangan geografis . melengkapi kegiatan preventif dan promotif yang telah di laksanakan di posyandu. 3.

Dana sehat pola pondok Pesantren. Meningkatkan kepedulian LSM terhadap upaya pemerataan pelayanan kesehatan. . dana sehat harus dikembangkan keseluruh wilayah. Memberi kemampuan. a. sopir angkutan kota dan lainlain). Dana sehat pola koperasi Unit Desa (KUD). 4. antara lain sebagai berikut. organisasi profesi kesehatan. kekuatan dan kesempatan yang lebih besar kepada organisasi kemasyarakatan untuk berkiprah dalam pembangunan kesehatan dengan kemapuan sendiri.yang pada giliranya mampu melestarikan kegiatan UKMB setempat. Dana Sehat Dana telah dikembangkan pada 32 provinsi meliputi 209 kabupaten/kota. dilaksanakan pada 34 kabupaten dan telah mencakup 12. Masih merupakan tugas berat untuk melibatkan semua LSM untuk berkiprah dalam bidang kesehatan. organisasi swadaya internasional. c. Seharusnya dana sehat merupakan bentuk jaminan pemeliharaan kesehatan bagi anggota masyarakat yang belum dijangkau oleh asuransi kesehatan seperti askes. terutama pada KUD yang sudah tergolong mandiri. dan asuransi kesehatan swasta lainnya. Ditinjau dari segi kesehatan. Dana sehat yang dikembangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). b. Dalam hal ini kebijaksanaan yang ditempuh adalah sebagai berikut : meningkatkan peran serta masyarakat termasuk swasta pada semua tingkatan: membina kepemimpinan yang berorientasi kesehatan dalam setiap organisasi kemasyarakatan. Dana sehat berpotensi sebagai wahana memandirikan masyarakat. jamsostek. Dana sehat organisasi/kelompok lainnya (seperti tukang becak. telah dilaksanakan pada 10 kabupaten/kota.366 sekolahan.950 lembaga swadaya masyarakat (LSM). c. namun sampai sekarang yang tercatat mempunyai kegiatan di bidang kesehatan hanya 105 organisasi LSM. Dana sehat pola pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) dilaksanakan pada 96 kabupaten. e. d. d. LSM ini dapat digolongkan manjadi LSM yang belum mempunyai kegiatannya bidang kesehatan atau LSM yang aktivitasnya seluruhnya kesehatan dan LSM khusus antara lain. Dana sehat pola Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Di tanah air kita ini terdapat 2. b. Oleh karena itu. e.kelompok sehingga semua penduduk terliput oleh dana sehat atau bentuk JPKM lainnya. 5. dilaksanakan pasa 39 kabupaten/kota.a. dilaksanakan pada lebih dari 23 kabupaten. dilaksanakan pada 11 kabupaten/ kota. f. Dalam implementasinya juga berkembang beberapa pola dana sehat.

yang pembinaan teknisnya dilakukan oleh upaya kesehatan tradisional (Ukestra) 9. Upaya Kesehatan Tradisional Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah sebidang tanah dihalaman atau ladang yang dimanfaatkan untuk menanam yang berkhasiat sebagai obat. Dikaitkan dengan peran serta masyarakat. Upaya Kesehatan Kerja Upaya kesehatan kerja menjadi semakin penting pada industrilisasi sekarang ini. Balai pengobatan (BP) Swasta dan Rumah bersalin (RB): b. Selain itu. TOGA juga berfungsi ganda mengingat dapat digunakan untuk memperbaiki gizi masyarakat. kelompok pelayanan swasta dasar di bidang medik. TOGA merupakan wujud partisipasi mereka dalam bidang peningkatan kesehatan dan pengobatan sederhana dengan memanfaatkan obat tradisinal. Jumlah Pos Upaya Kesehatan Kerja ( Pos UKK) sampai dengan tahun 2003 tercatat sebanyak 9. yaitu adanya kerjasama lintas sektor. 7. sinshe. Kemintraan LSM dan Dunia Usaha Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan organisasi non pemerintah ( Nom Governmental organization/ NGO) yang sebenarnya mempunyai bebeerapa potensi yang bisa digunakan untuk meningkatkan derajat kesehatam masyarakat. Dengan demikian. teratur dan berkesinambungan yang di selenggarakan oleh masyarakat pekerja atau kelompok pekerja yang memiliki jenis kegiatan usaha yang sama dan bertujuan untuk maningkatkan produktivitas kerja. antara lain dalam hal community . implamentasi selalu mencakup tiga pilar PKMD. panti pijat. Salah satu wujud upaya kesehatan kerja adalah dibentuknya Pos Upaya kesehatan kerja (Pos UKK) di sektor informal dan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor formal. Upaya Kesehatan Dasar Swasta Upaya kesehatan dasar swasta dapat dikelompokkan menjadi : a. meliputi salon kecantikan. Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) untuk operasional OKMD di lingkungan pekerja merupakan wadah dari serangkaian upaya pemeliharaan kesehatan pekerja yang terencana. meliputi Balai Kesehatan Ibu dan anak (BKIA). upaya pelestarikan alam dan memperindah tanam dan pemandangan. yang biasanya tetap diiringi oleh meraknya tenaga tenaga kerja imformal. dukun patah tulang. Pertumbuhan industri yang pesat membuat tenaga kerja formal semakin banyak. kelompok tradisional. dan adanya peran serta masyarakat. meliputi tabib. pusat kebugaran.6. adanya pelayanan dasar kesehatan kerja. kelompok berdampak kesehatan. Fungsi utama dari TOGA adalah menghasilkan tanaman yang dapat dipergunakan antara lain untuk menjaga dan meningkatan kesehatan dan mengobati gejala (keluhan) dari beberapa penyakit yang ringan. dan sebagainya: c.139 UKK (Profil Kesehatan 2003) 8.

forum komunikasi ditingkatkan menjadi jejaring LSM yang ternyata berkembang beberapa peminatan. b. telah membuat kader begitu dekat dengan masyarakat membuat alih pengetahuan dan olah keterampilan dari kader kepada tetangganya demikian mudah. Ada beberapa kelompok peminatan kesehatan. Peran Pengembangan UKBM Di Desa Setiap desa: memiliki potensi untuk mengembangkan UKBM di Desa Setiap desa. pemberi pelayanan kesehatan. pelatihan untuk berbagai macam bidang. Untuk meningkatkan fungsi LSM. Telah turut mengangkat kepopelaran kader posyandu di Indonesia. Tim Penggerak PKK dari mulai tingkat pusat. kecamatan dan desa/kelurahan. f. . Kader Kesehatan Kader di indonesia merupakan sosok insan yang menarik perhatian khalayak. c. Melejitnya jumlah dan peran posyandu dalam keberhasilan program keluarga berencana dan kesehatan. 2. dan penghimpunan dana masyarakat untuk kesehatan. 3. Profil kader yang paling dikenal adalah kader posyandu. 4. i. karena kampir seluruhnya kader posyandu atau kader PKK adalah wanita. ramaja. g. dan generasi muda Kesehatan wanita Pengobatan tradisional Kesehatan kerja Kesehatan lingkungan/air bersih Penyakit menular Klinik/ balai pengobatan 10. h. umumnya memiliki UKBM UKBM yang mandiri.development. e. 1. kabupaten / kota. Kesederhanaannya dan asalnya yang dari masyarakat setempat. d. 1. entry point pengembangan Desa UKBM Mandiri (contoh: Posyandu): UKBM selayaknya ada di desa UKBM dalam pemeliharaan kesehatan: a. yaitu : Pembangunan Kesehatan Fungsi Masyarakat Desa (PKMD) /Primary health Care (PHC) Keluarga berencana /Kesehatan Ibu dan Anak (KB/KIA) Penyakit Menular Seksual (PMS/AIDS) Kesehatan anak. Peran PKK (Pembinaaan Kesejahteraan Keluarga) dalam kader ini sangat besar. j. D. selalu berupaya melakukan penggerakan dan pembinaan intensif terhadap kader PKK yang menjadi kegiatan posyandu. provinsi. Kedekatanya dengan petugas puskesmas telah membuat mereka menjadi penghubung yang andal antara petugas kesehatan dengan masyarakat.

a. c. c. b. Suatu karya bhakti Hasuda (SBH) merupakan bentuk partisipasi generasi muda khususnya pramuka dalam bidang kesehatan. b. Usila. suami siaga Kelompok donor darah Kader Dokter Kecil UKBM di bidang kesehatan ibu & anak: Polindes BKB (Bina Kesehatan Balita) KP-KIA (Kelompok Peminat Kesehatan Ibu dan Anak PAUD (Pembinaan AnakUsia Dini) GSI UKBM di Bidang pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan: Pokmair (Kelompok Pemakai Air) DPKL (Desa Percontohan Kesehatan Lingkungan) Jumantik Kader Kesling Kelompok siaga bencana Kelompok pengelola sampah dan limbah Kelompok pengamat (surveilan) dan pelaporan dll UKBM di Bidang Gizi dan farmasi: Posyandu Posyandu Usila Warung sekolah POD/WOD Taman Obat Keluarga (TOGA) Kader: Posyandu. g. a. jambulin. f. POD E. f. b. g. Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Pos UKK Pos Kesehatan Pesantren Dana Desat Tabulin. c. 2. . Dasolin Ambulan Desa. c. a. e. d. e. f. Bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM ) Bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang lain adalah sebagai berikut 1. e. h. d. d. i. 4. e. d. 3. a. b.

lembaga atau kelompok kegiatan masyarakat yang mempunyai aktifitas dibidang kesehatan. Peran Serta Masyarakat Tentang Upaya (UKBM) Wujud Peran Serta Masyarakat Dari pengamatan pada masyarakat selama ini ada beberapa wujud peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan pada khususnya dan pemabangunan nasional pada umumnya. Wujud insan yang menunjukkan peran serta masyarakat dibidang kesehatan antara lain sebagai berikut. Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM). dokter kecil. oleh dan untuk masyarakat. Pos kesehatan pondok pesantren (Poskestren). seperti : 1. misalnya pos pembina terpadu lansia (posbindu lansia atau posyandu usila). Bentukbentuk tersebut adalah sebagai berikut : Sumber Daya Manusia setiap insan dapat berpartisipasi aktif dalam pembanguanan masyarakat. kader kesehatan gigi. kader kesehatan lingkungan. dan upaya kesehatan lingkungan di sekitar pesantren. pelawak dan lain-lain. Desa percontohan kesehatan lingkungan (DPKL). Yaitu segala bentuk kegiatan kesehatan yang bersifat dari. Upaya Kesehatan Gizi Masyarakat Desa (UKGMD). a. Pemimpin masyarakat yang berwawsan kesehatan Tokoh masyarakat yang berwawasan kesehatan. 3. pusat informasi kesehatan di pondok pesantren. merupakan wujud peran serta masyarakat dalam upayakesehatan usia lanjut. Melalui kegiatan ini diharapkan cukupan penyediaan air bersih dan rumah sehat menjadi semakin tinggi. Karang Werda. antara lain pos obat pondok pesantren (POP).2. 5. merupakan wujud partisipasi masyarkat pondok pesantren dalam bidang kesehatan. 1) . kader KB. 6. 4. baik tokoh agama. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut. merupaka wujud peran serat masyarakat dalam bidang kesehatan gigi dan mulut. santri hasada ( kader kesehatan di kalangan santri). saka bakti husada. Dan masih banyak lagi bentuk UKBM yang lain F. Institusi/lembaga/organisasi masyarakat bentuk lain peran serta masyarakat adalah semua jenis institusi. Pemberantasan Penyakit Menular melalui pendekatan pembangunan kesehatan masyarakat desa(P2M-PKMD) merupakan bentuk peran serta masyarakat dalam penangulangan penyakit menular yang banyk di derita penduduk setempat. yang sekarang banyak sekali ragamnya misalnya : kader Posyandu. kader lansia. 1) 2) 3) b. budayaan. Kader Kesehatan. merupakan wujud peran serta masyarakat dalam program menyediakan air bersih dan perbaikan lingkungan pemukiman. santri husada. Biasanya dalam poskestren ini muncul kegiatan. taruna husada. dan lain-lain. artis/seniman. 7. politisi. cendikiawan.

· · · · · · · · · · · · · · 2) 3) c. dana sehat pondok pasantren. dokter praktik. klinik 24 jam. Asuransi kesehatan oleh PT Asuransi Kesehatan Indonesia. jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat. ruamh bersalin. Berbagai bentuk dana sehat seperti dana sehat pola PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa). 1) 2) 3) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Pos Obat Desa (POD) Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) Pos kesehatan di Pondok Pasantren (Pokestren) Pemberantasan Penyakit Menular dengan Pendekatan PKMD (P2M-PKMD) Penyehatan Lingkungan Pemungkiman dengan Pendekatan PKMD (PLp-PKMD) sering disebut dengan desa pencontohan kesehatan lingkungan (DPKL). pensiunan. Organisasi Swasta yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan seperti rumah sakit. Banyak sekali LSM yang berkiprah dibidang kesehatan. asuransi kesehatan. . Secara umum jenis-jenis partisipasi pemberdayaan kesehatan masyarakat adalah sebagai berikut. Suka Bakti Husada (SBH) Taman Obat Keluarga (TOGA) Bina Keluarga Balita (BKB) Pondok Bersalin Desa (Polindes) Pos Pembinaan Terpadu lanjut usia (Posbindu Lansia/Posyandu Usila) Pemantau dan Stimulasi Perkembangan Balita (PSPB) Keluarga Mandiri Upaya Kesehatan Mesjid Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mempunyai kegiatan dibidang kesehatan. dan sebagaian karyawan swasta atau pengawai pabrik. dan berbagai bentuk asuransi dibidang kesehatan. dan dana sehat organisasi/kelompok lainnya (Supir angkot. dana sehat pola KUD (Koperasi Unit Desa). dana sehat yang dikembangkan oleh LSM. dana sehat pola UKS< (Upaya Kesehatana Sekolah). Dana Wujud lain partisipasi masyarakat adalah dalam bentuk pembiayaan kesehatan seperti dana sehat. dengan sasaran para pengawai negeri sipil. Jaminan sosial tenaga kerja (termasuk pemiliharaan kesehatan) khusunya bagi para pekerja Perusahaan swasta. dan seabaginya. aktifitas mereka beragam sesuai dengan peminatannya. balai kesehatan Ibu dan anak. balai pengobatan. tukang becak dan lain-lain).

Upaya Kesehatana Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh masyarakat umum. Pengorganisasian c. . 3. tujuan akhir yang hendak dicapai dalam peningkatan peran serta masyarakat di bidang kesehatan adalah sebagai berikut. Upaya Kesehatan Tradisional (UKESTRA) c. prinsip Penggerakan Peran Serta Masyarakat Kesehatan merupakan kebutuahn setiap orang. b. Peran generasi muda dalam pembangunan keseahatan i. a. Oleh karena itu kesehatan seharusnya tercermin dalam kegiatan setiap insan. sebagai berikut. Kader kesehatan. lingkup PSM dapat dikelompokkan menjadi a. dan lain-lain. Peran wanita pembangunan kesehatan h. a. d. antara lain : 1) Jasa Tenaga 2) Jasa Pelayanan 3) Subsidi silang 2. untuk memudahkan dalam pembinaan. Wujud Lain Masih ada bentuk peran serta masyarakat selain di atas. Upaya Kesehatan Kerja (UKK) d. PT Bintang Jasa. Pendanaan Dengan demikian. Lingkup Peran Serta Masyarakat Ruang lingkup peran serta masyarakat (PSM) menjadi sangat luas bahkan tidak terbatas. Peran serta masyarakat dibidang kesehatan di arahkan melalui tiga macam utama. Namun demikian. seperti asuransi kesehatan yang dikelola PT tugu mandiri. Kemitaraan LSM dan dunia usaha. Setiap pemimpin kelompok masyarakat baik formal maupun imformal mempunyai wawasan kesuma (kesehatan untuk semua).4) Asuransi kesehatn swasta atau badan penyelenggara jaminan pemeliharaan kesehatan Masyarakat (Bapel JPKM0). f. Dan sehat/jaminan pemeliharaan kesehatan Masyarakat (JPKM) g. Upaya Kesehatan Dasar Swasta (UKDS) e. Kepemimpinan b.

Bina Upaya Kesehatan Dasar Swasta Bina upaya kesehatan dasar swasta di Kecamatan Pangalengan atas dasar permenkes dan petunjuk pelaksanaanya berupa SK Dirjen Binkesmas. Manajemen Pembinaan Peran Serta Masyarakat Peran serta masyarakat di bidang kesehatan mempunyai kekhususan seabagai berikut a. c. Setiap kelompok masyarakat baik ditingkat kewilayahan maupun organisasi. dengan kualitas yang baik. mempunyai bentuk UKBM yang merupakan wujud partisipasi mereka dalam menanggulangi masalah kesehatan yang mereka hadapi.b. . dengan kualitas yang memadai. implementasi program kesehatan masyarakatnya berbeda jauh dengan dunia kedokteran. Bina Upaya Kesehatan Tradisional. Bidang gerak serta masyarakat amat luas dan sangat bervariasi sehingga tidak mungkin menerapkan suatu harusan yang sifatnya mutlak. Bina Upaya Kesehatan Kerja Upaya kesehatan kerja semakin penting pada era industrialisasi sekarang ini karena pertumbuhan industri yang pesat membuat tenaga kerja formal semakin banyak serta makin maraknya tenaga kerja informal. Dana sehat pola PKMD untuk masyarakat perdesaan. Pembinaan upaya pengobatan tradisional di Kec Pangalengan masih kurang 2. b. b. 3. dana sehat pada UKS untuk para murid sekolah dan lain-lain 4. dana sehat pola KUD untuk masyarakat anggota KUD. a. Keseahtan masyarakat sangat erat kaitannya dengan aspek sosial budaya masyarakat yang bersangkutan. Meskipun kesehatan berdampingan dengan kedoktoran. Upaya kesehatan tradisional merupakan salah satu bentuk peran serta masyarakat yang potensial dalam menunjang pembangunan kesehatan. c. Pengobatan tradisional diakui keberadaannya sejak jaman dahulu kala dan telah dimanfaatkan jauh sebelum pelayanan kesehatan formal dengan obat-obat modernnya dikenal masyarakat. Bina Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat 1. G. Setiap kelompok masyarakat mengembangkan dana sehat menggunakn pola yang sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat.

Warta generasi Muda sehat dll. 5. seperti lomba poster remaja. walaupun dalam bentuk yang sederhana. Disamping itu berbagai bentuk apresiasi generasi muda di bidang kesehatan tetap terus dilakukan. telah membuat kader begitu dekat dengan masyarakat. . Bina Kader Kesehatan Kader merupakaan sosok insan yang menarik perhatian khalayak karena kesederhanaannya dan asalnya yang dari masyarakat setempat. serta dengan petugas puskesmas telah membuat mereka menjadi penghubung yang handal antara petugas kesehatan dengan masyarakat. 7. konsultasi kesehatan remaja. Bina Dana Sehat/JPKM Dana sehat di kecamatan Pangalengan sudah lama dikembangkan jauh sebelum program JPKM dicanangkan.4. Bina Peran Wanita dalam Pembangunan Kesehatan Upaya penigkatan peranan wanita dalam pembangunan kesehatan dilakukan melalui berbagai cara diantaranya dengan memanfaatkan tanaman obat untuk mengatasi penyakit sederhana setempat dengan istilah TOGA. pada giliranya membuat alih pengetahuan dan olah keterampilan dari kader kepada tetangganya demikian mudah. Bina Peran Generasi Muda Dalam Pembangunan kesehatan Program ini mencoba menggalang partisipasi generasi muda dalam pembangunan kesehatan dengan mengembangkan Kader Kesehatan Remaja. 6. teknologi tepat guna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful