OPTIMASI KADAR ASAM PADA FORMULASI SERBUK EFFERVESCENT EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza.

Roxb)

INTISARI

Temulawak merupakan tanaman yang telah lama digunakan secara empiris sebagai hepatoprotektif. Khasiatnya berhubungan dengan zat aktif yang dikandungnya berupa kurkuminoid, minyak atsiri dan lain sebagainya. Namun hingga saat ini belum diperoleh suatu formulasi yang tepat untuk pembuatan serbuk effervescent dari ekstrak temulawak. Penelitian ini bertujuan agar diperoleh suatu formulasi yang optimal untuk pembuatan serbuk effervescent dari ekstrak temulawak yang memenuhi syarat sifat fisik, stabil dan menarik bagi konsumen. Dibuat formulasi dengan variasi kadar asam sitrat dan asam tartrat yang digunakan yaitu 1:2; 1,5:1,5, dan 2:1. Untuk ekstraksi temulawak digunakan metode perkolasi dengan pelarut etanol 70 %. Ekstrak yang diperoleh kemudian diformulasikan menjadi serbuk effervescent dengan metode peleburan. Untuk mengetahui kualitas serbuk effervescent yang dihasilkan maka dilakukan beberapa rangkaian uji meliputi uji waktu alir, uji sudut diam, Carr Compressibility Index test, waktu larut dan stabilitas zat aktif. Dari penelitian diperoleh hasil uji waktu alir 5,17; 6,76 dan 5,08 detik; sudut diam 14,51O; 14,96O dan 14,14O, CI 13,53; 15,78 dan 12,84%, waktu larut 8,75; 43,53 dan 51,39 detik. Sifat fisik dan waktu larut optimal ditunjukkan oleh formula III (2:1) dengan waktu alir 5,08 detik (syarat < 10 detik), sudut diam 14,14O (range 25 – 40O), CI 12,84% (range 5 – 15%) dan waktu larut 51,39 detik. Key words : Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), serbuk effervescent, asam sitrat, asam tartrat

xiv

From research obtained some result of test that were 5. 14.53. repose angle test.75. But until this time we have not obtained formulation for making effevescent powder from temulawak extract yet.14O in repose angle. also attractive for consumer. that is 1:2. 14. The good physical properties and solving time shown by formula III (2:1 acid rate).84% in CI test. Then extract was formulated to effervescent powder with fusion method. This efficacy is related to active matters its contained which form as curcuminoid.78 and 12. 8.96O and 14. volatile oil and others useful matters.84% (range 5 – 15%) in CI and 51.53 and 51.). xv . effervescent powder.5:1.14O (range 25 – 40O) in repose angle.39 second in solving time.5 and 2:1. To know the quality of effervescent powder hence some test was done. acid tartrat. In extraction of temulawak ethanol 70% was used as solvent by percolation method. that is flow time test. This research aim to obtain the optimalness formulation for making effervescent powder from temulawak extract which comply with physical properties and stability. Keyword : Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb. Carr Compressibility Index test.76 and 5.17. acid citric. solving time of effervescent powder and stability of active contain.Roxb) EXTRACT ABSTRACT Temulawak is a crop which has been used empirically as hepatoprotektive.39 second in solving time.THE OPTIMATION OF ACID CONCENTRATION AT EFFERVESCENT POWDER FROM TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza.08 second (condition < 10 second) in flow time. 43. 1. 14. which had 5. 6. 15. 12. 13.08 second in flow time. The formulation variated at acid citric and acid tartrat rate used.51O.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful