Ranitidin Indikasi :Tukak lambung dan duodenum, tukak paska operasi, esofagitis erosif, refluks esofagitis, keadaan hipersekresi

patologis ( sindrom ZollingerEllison). Pengobatan alternatif jangka pendek untuk pasien yang tidak dapat diberikan rantidin oral(ISO,2010). Dosis :Intramuskular 50 mg tiap 6-8 jam (tanpa pengenceran). Intravena bolus intermiten 50 mg (2 ml) tiap 6-8 jam (larutkan dalam larutan infus). Infus intravena kontinu : 150 mg diencerkan dalam 250 ml larutan infuse intravena, kecepatan 6,25 mg/jam selama 24 jam(ISO,2010). Kemasan: Ampul 25 mg/ml x 2 x 5 (ISO,2010). Daftar Pustaka ISO Indonesia. 2010. Informasi Spesialite Obat Indonesia. PT ISFI Penerbitan. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful