TUHAN YANG MAHA ESA DAN KETUHANAN Filsafat ketuhanan (teologi: ilmu agama

)
(Keimanan dan Ketaqwaan)
Dalam beberapa literature disebutkan bahwa”agama ada yang bersifat primitif dan ada pula yang dianut oleh masyarakat yang telah meninggalkan fase keprimitifan. Agama yang terdapat dalam masyarakat primitif adalah : dinamisme, animisme, politheisme, henotheisme, monotheisme. Dinamisme adalah: mengandung kepercayaan pada benda-benda yang diyakini mempunyai kekuatan gaib yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia, untuk mendapatkan pengaruh yang baik dari benda-benda tersebut dilakukanlah perbuatan seperti memakai atau memakan benda tersebut agar orang yang memakai dan memakan benda tersebut senantiasa terpelihara dan dilindungi oleh kekuatan gaib yang ada didalamnya. Kekuatan gaib tersebut dinamakan mana,tuah, sakti atau keramat.Seiring dengan perkembangan kemajuan yang dialami manusia, maka keyakinanpun mengalami perubahan,keyakinan manusia meningkat menjadi Animisme yaitu percaya pada benda hidup atau benda mati punya kekuatan gaib, mendekatinya dengan cara saji-sajian, seperti percaya pada roh nenek moyang. Dari animisme meningkat lagi menjadi Politheisme yaitu percaya pada Tuhan banyak, berarti selain keyakinan di atas ( benda dan roh ), manusia percaya pada adanya Tuhan yang disembah, disini terdapat unsur menyembah,

akhirnya berkembang lagi menjadi Henotheisme, yaitu percaya pada satu tuhan, Tuhan untuk satu bangsa. Akhirnya Monotheisme yang merupakan akhir dari proses perkembangan kepercayaan masyarakat primitif dan termasuk masyarakat maju. Dalam kehidupan masyarakat yang telah maju agama yang dianut bukan lagi animisme, dinamisme, politisme, atau henoteisme, akan tetapi agama monoteisme, Agama Tauhid, Dasar ajaran agama monoteisme adalah Tuhan Satu, Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian tuhan tidak lagi tuhan nasional akan tetapi tuhan Internasional, Tuhan semua bangsa didunia ini dan bahkan Tuhan Semesta Alam. Disinilah jika diperhatikan lebih jauh Islam menempati posisi sebagai agama tauhid yang hanya mengakui adanya satu Tuhan yaitu Allah SWT, yang merupakan inti dari Ajaran Agama Islam yang terumus dalam kalimat La ilahaillallah. Dan keyakinan atau keimanan yang merupakan pengembangan dari kalimat tauhid di atas sering disebut dengan Aqidah (Teologi). Aqidah berasal dari bahasa Arab, secara arti etimologi , adalah ikatan, sangkutan. Disebut demikian karena ia mengikat dan menjadi sangkutan atau gantungan segala sesuatu. Secara tehnis (istilah) artinya adalah iman atau keyakinan. Dan kedudukannya sangat sentral dan fundamental. AQIDAH IMAN KEPADA ALLAH

Aqidah (Aqidah Islam) beranjak dari keyakinan

kepada Zat Mutlak

Yang Maha Esa yang disebut Allah. Allah Maha Esa dalam zat, sifat, dan perbuatan Wujud-Nya itu disebut Tauhid (Teologi). Tauhid menjadi inti rukun iman dan prima causa seluruh keyakinan Islam. Selanjutnya sistematika pokokpokok keyakinan Islam dapat dilihat sebagaimana terangkum dalam istilah Rukun Iman sebagai berikut: 1. Keyakinan pada Allah, Tuhan Yang Maha Esa 2. Keyakinan pada Malaikat-Malaikat-Nya. 3. Keyakinan pada Kitab-Kitab suci 4. Keyakinan pada para nabi dan rasul Allah 5. Keyakinan akan adanya hari Akhir, dan 6. Keyakinan pada qadha dan Qadar Allah. Prinsif-Prinsif Keyakinan/Rukun Iman ini merupakan aqidah Islamiyah dapat di diuraikan sebagai berikut: Allah, Zat Yang Maha Mutlak itu, Yaitu menciptakan segala sesuatu, zat satu-satunya yang berhak disembah. Allah adalah Al-Khaliq yang Maha sempurna, sempurna dalam Zat-Nya, sempurna dalam sifat-Nya, sempurna dalam perbuatan-Nya dan sempurna dalam segala-galanya. Beriman kepada Allah berarti: Yakin dan percaya sepenuh hati akan adanya allah, keesaan-Nya serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, Kosekwensi dari pengakuan ini adalah; mengikuti tanpa reseve/petunjuk/bimbingan Allah dan rasul-Nya yang tersebut dalam al-qur’an dan hadist nabi. Menjalankan

yang disebut dengan Sifat Dua Puluh. Menurut akidah Islamiyah. yang sebelum tahun 1945 perkataan itu tidak ada dalam bahasa Indonesia (Muhammad Daud Ali. Menurut pasal 29 ayat 1 undang-undang dasar 1945 negara berdasarkan atas tuhan yang maha esa. Istilah ketuhanan yang maha esa adalah ciptaan otak manusia.ibadah sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah (MAsjfuk Zuhdi. ilmunya adalah ilmu tauhid adalah ilmu kemaha esaan tuhan (Osman Raliby. Hal ini ditegaskan oleh Al-Qur’an As-Sajadah:4) “Allah lah Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya” 2. Ada. Segala sesuatu mengenai Tuhan disebut Ketuhanan. mustahil hudust (baru. yaitu: 1.Qidam. sebagai terjemahan kata-kata yang terhimpun dalam Allahu al wahidul ahad. Mustahil ‘Adam (tidak ada). Ketuhanan yang Maha Esa menjadi dasar Negara Republik Indonesia. ada yang mendahului) . pengertian iman orang Indonesia.Wujud. 1993:11). 1997: 202). konsepsi mengenai Ketuhanan Yang Maha Esa disebut Tauhid. yang berasal dari al-qur’an surat Al-Ikhlas:1 Qulhuwallahu Ahad itulah yang ditejemahkan dengan Tuhan Yang Maha Esa. 1980:8) Di dalam ilmu tauhid disebutkan dua puluh sifat Allah. terdahulu tidak ada permulaan-Nya.

Qiyamuhu binafsihi. QS.Ditegaskan oleh Al-Qur’an Al-Hadi d:3) “Dialah Yang Awal dan yang Akhir” 3.Mukhalafatuhu lil hawaditsi. 6.Wahdaniyat. “ maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak membutuhkan sesuatu dari alam semesta). mustahil Allah mumatsalatu lil hawaditsi (ada yang menyamai) 4. 5. Ar-Rahman:27) segala ciptaan-Nya (yang baru). Mustahil Allah ihtiyajun lighairihi (membutuhkan yang lain). Kekal. Berkuasa. berbeda dengan segala ciptaan-Nya (yang baru). Mustahil Allah itu ta’addud (berbilang). “Katakanlah dialah Allah yang Maha Esa”. mustahil Allah itu fana (rusak. Ditegaskan dalam al-qur’an “dan baga’ (tetap kekal) Zat Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan”. mustahil Allah mumatsalatu lil hawaditsi (ada yang menyamai). Abadi tidak berkesudahan.S AlBaqarah . Qudrat. Maha Kuasa.Baqa’. berdiri sendiri. (Al-Ikhlas:1) 7.20 . Maha Esa. Ditegaskan dalam Surah Ali Imran.:Asy-Sura:11). berakhir). 97. (QS. sebagaiamana ditegaskan di dalam al-qur’an.Ditegaskan dalam AlQur’an ‘’Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu ‘’ Q. “Tiada satupun yang menyamai dengan dia (Allah).Mustahil ‘ajzun lemah .

(tuli).” (Q. “Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Ditegaskan di dalam Al-Qur’an. Ditegaskan di dalam AlQur’an. Maha Mengetahui. Qadiran. “Dan bertawakkallah kepada Allah Yang maha Hidup (kekal) Yang tidak mati. Mustahil jahlun (bodoh). Maha Mendengar. Ditegaskan di dalam Al-Qur’an. Ditegaskan di dalam al-qur’an.Iradat.” (Q. “ Dan Allah Maha Mengetahui.” (Q. Al-Baqarah: 256). Bashar. Al-Furqan) 11. Dalam Keadaan berkuasa. An-Nisa’: 176) 10.S. Mustahil shamamun. Kalam.” (Q.S.S. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. AlHujurat : 19) 13. Berkehendak. Ditegaskan didalam al-qur’an. “Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu”.8.Huud: 107) 9. Mustahil Allah ‘ama (buta). Ditegaskan di dalam alqur’an. Maha Melihat. mustahil kaunuhu ‘ajizan (lemah). Mustahil karahah (terpaksa) Ditegaskan dalam alqur’an. “Dan Allah telah berbicara kepada (Nabi) Musa dengan langsung. Maha berkata-kata. Hidup mustahil mautun (mati).” (Q. Sama’. 12.S. An-Nisa’: 164) 14. dan bertasbihlah dengan memuji-Nya”.” (Q.Ilmu.S.Hayat. “ Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al-Baqarah: 20) . Mustahil bakamun (bisu).S.

Al-Hujurat: 18) 20. “Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung”.” (Q. ‘Aliman. Mustahil kaunuhu karihan. Mutakalliman.S. Mustahil kaunuhu abkama. An-Nisa:176) 17. Dalam Keadaan Hidup. Ditegaskan dalam al-qur’an. Hayyan. Bagi para mahasiswa yang penting untuk diketahui dan dipahami dengan baik adalah bahwa Allah. Dalam Keadaan Berkemauan. Mustahil kaunuhu ashamma(tuli). Mustahil mayyitan. Bashiran. Tuhan Yang maha Esa bersifat: .” 18.S. “Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Dalam Keadaan Berpengetahuan. Al-Baqarah: 256) 19. Dalam Keadaan Mendengar. Sebagaiamana ditegaskan di dalam al-qur’an’ “Sesungguhnya Tuhan mu Maha melaksanakan apa yang Dia kehendaki.S. Q. Mustahil kaunuhu jahilan (Bodoh). Ditegaskan Allah dalam firman-Nya pada Surah Al-Furqaan: 58. Dalam Keadaan Melihat. (Q. (mati). 16.15. “(Q. Muridan. Huud: 107). “Allah Maha Mendengar. “Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup kekal dan yang tidak mati. Ditegaskan di dalam al-qur’an. Dalam Keadaan Berkata-kata. “Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Terpaksa). Sami’an.” (Q.S. Mustahil kaunuhu ‘ama (buta).S. dan Maha Mengetahui”. An-Nisa’: 164). (bisu) ditegaskan di dalam al-qur’an.

Tuhan Yang Maha Esa. minuman. Kuasa-Nya Maha Esa. Hidup. Dan sebagai akibatnya. termasuk manusia di dalamnya. Berkehendak Allah mempunyai kehendak. seorang mukmin harus teguh dalam kepercayaannya pada kekuasaan Allah. Konsekwensi kepercayaan yang demikian itu ialah. Hal ini berarti bahwa Allah. tiada tara. tidak ada tolak bandingnya.A. B. Ringkasnya: Allah Maha Esa dalam Hidup-Nya. Ia adalah Maha Kuasa dengan sendiriNya. setiap atau segala sesuatu yang sifat hidupnya memerlukan makanan. bagi seorang muslim bukanlah Allah dan tidak boleh dipandang sebagai Tuhan. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Hidup. tidur dan sebagainya. Konsekwensi keyakinan yang . C. Konsekwensi keyakinan yang demikian adalah. Berkuasa Allah adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. Kehendak-Nya Maha Esa dan berlaku untuk alam semesta. minuman. Hidupnya Allah Yang Maha Esa tanpa memerlukan makanan. seorang muslim tidak boleh takut pada kekuasaan lain yang ada dalam alam ini. melampauwi segala kekuasaan sealin dari kekuasaan Allah. Allah Maha Kuasa tanpa memerlukan pihak lain manapun juga dalam kekuasaan-Nya. baik kekuasaan itu berupa kekuatan-kekuatan alamiah maupun kekuasaan insaniah. istirahat dan sebagainnya.

Misalnya bagaimana Allah menciptakan manusia dalam bentuk tubuh yang sangat baik. Eksistensi-Nya wajib. Menurut keyakinan Islam Allah Maha Esa demikian esa-Nya sehingga wujudnya tidak dapat disamakan dengan alam atau bagian-bagian alam yang merupakan ciptaan Allah. Mengandung arti wujud Allah lain sama sekali dari wujud alam semesta. perasaan. seperti telah disebut dimuka. kemauan. Pernyataan ini mengandung arti bahwa kita meyakini Tuhan Yang Maha Esa tiada tara dalam melakukan sesuatu. termaktub kini di dalam al-qur’an yang menjadi kitab suci ummat Islam. Allah Maha Esa Dalam wujud-Nya. pengalaman dan sebagainya. Perbuatan-Nya itu unik lain dari yang lain. yang dilengkapi dengan panca indera. Allah Maha Esa dalam perbuatan-Nya. Kehendak atau Iradah Allah Yang Maha Esa wajib diikuti oleh setiap muslim. Wajib karena itu Ia disebut wajibul wujud. ia tidak dapat diserupakan dalam bentuk apapun juga. Selain itu kehendak Allah dapat dijumpai pada ayat-ayat kauniyah di alam semesta berupa sunnatullah yaitu hukum-hukum Allah yang oleh para sarjana disebut laws of nature (hukum-hukum alam).demikian itu. sehingga hanya dialah yang dapat berbuat menciptakan alam semesta ini. Adalah. bahasa. artinya hanya . tiada taranya dan tiada sanggup manusia menirunya. akal. Kehendak Allah yang masih asli.

kita niatkan dan kita persembahkan. permohonan atau keinginannya langsunglah sampaikan kepada-Nya. Jadi hidup manusia didunia ini hanya sementara. Selain dari Allah semuanya mumkinul wujud. hukum relativitas. Ia pula yang memberi hukum kepada manusia sebagaimana mereka harus hidup di bumi.Allah lah yang abadi dan wajib eksistensi atau wujud-Nya. Konsekwensi keyakinan ini hanya dialah Allah yang wajib kita sembah. Ini berarti bahwa Allahlah satu-satunya pemberi Hukum yang tertinggi. Tidak ada system rahbaniyah atau kependetaan dalam Islam. hanya kepada-Nya pula seluruh shalat dan ibadah lain yang kita lakukan. Ia memberi hukum kepada alam. Allah Maha Esa dalam memberi hukum.baik dalam bentuk kata-kata maupun perbuatan. seperti hukum-hukum alam yang kita kenal dengan hukum-hukum Archimedes. yang kelihatan maupun tidak. Boyle. Artinya apabila seorang manusia hendak menyampaikan maksud. Allah Maha Esa dalam menerima Hajat dan hasrat manusia. kepada Allah sendiri tanpa perantara atau media apapun namanya. Lovoisier. Allah Maha Esa dalam menerima Ibadah Artinya hanya Allah saja yang berhak disembah dan menerima ibadah. ini sesuai dengan ajaran-ajaran dan . thermodynamic dan sebagainya. yang dimaksud dengan ibadah adalah segala perbuatan manusia yang disukai Allah.

seperti malaikat Jibril AS.2003-207). Malaikat adalah mahluk gaib. Dan karena syari’at Islam ada pula syari’at atau hukum Allah. dalam Muhammad Daud Ali: 1997. konsekwensinya adalah bagi umat Islam yang secara teoritis dan praktis dengan bebas telah memilih Islam sebagai agamanya.diciptakan untuk menyampaikan amanat Allah kepada manusia. Uraian tentang ke-MahaEsa-an Tuhan tentang sifat-sifat Allah tersebut di atas. adalah Jalan hidup islam. Menjadi . Akan tetapi dengan izin Allah malaikat dapat menjelma seperti manusia. tidaklah ada jalan lain yang harus di tempuhnya selain berusaha sekuat tenaga mengikuti jalan hidup Islam itu sebagi-baiknya (Osman Rabily. 2. dapat dikembangkan lebih lanjut secara rasional-filosofis dengan menyebut konsekwensinya terhadap seorang muslim. Jalan yang dikehendaki Allah menurut akidah.kehendak-Nya dengan sendirinya sesuai pula dengan hukum-hukum (yang berlakudi) alam semesta dan watak manusia. Konsekwensi keyakinan ini adalah seorang muslim wajib percaya pada adanya hukum hukum ‘alam (sunnatullah) baik dalam pisik maupun psikis dan spiritual yang terdapat dalam kehidupan. jalan hidup islam itu disebut juga dengan istilah syari’at Islam. Beriman kepada Malaikat berarti yakin ( percaya ) adanya malaikat. tidak apat ditangkap oleh pancaindra. yang semuanya itu adalah ciptaan Allah. Keyakinan kepada Malaikat.

Kalau ada gerak hati untuk kejahatan itu tandanya bisikan syetan sebaliknya jika ingin berbuat baik itu indikasi bahwa Malaikat berhasil menyampaikan bisikannya kepada manusia bersangkutan. yang dimaksud adalah syetan.syetan diciptakan dari api . Keterangan inidapat dilihat dala Surah At-Tahrim. Tugas-tugas Malaikat antara lain :  Menyampaikan wahyu Allah kepada manusia  Mengukuhkan hati orang beriman  Memberi pertolongan kepada manusia  Membantu perkembangan rohani manusia  Mendorong manusia untuk berbuat baik  Mencatat perbuatan manusia  Melaksanakan hukum Allah Selain para Malaikat ada makhluk gaib lain ciptaan Allah. Allah tidak membutuhkan malaikat. 6. Malaikat mendorong manusia untuk kebaikan sedangkan syetan adalah menyesatkan manusia. Tentang adanya malaikat cukup otentik yaitu berasal dari alqur’an dan hadist. Malaikat Mahluk gaib kita wajib mengimaninya. Gerak hati untuk melakukan perbuatan jahat atau gerak hati untuk berbuat baik didalam diri seseorang ditimbang oleh akal. Akallah yang akan memberikan .manusia dihadapan Maryam ibu nabi isa AS. Malaikat diciptakan dari nur. Malaikat selalu taat kepada Allah dan tidak pernah maksiat. manusia.

Hanya Allah dan rasul-Nya yang mampu memberikan pengetahuan yang pasti dan benar tentang itu.keputu san. Suhup Ibrahim) 3. Diantaranya ada yang ditugasi mencabut nyawa (Izrail).(Kennet W. Melalui sunnah nabi-Nya kita mendapat tambahan keterangan tentang tugas para malaikat. Taurat. menjaga neraka (Malik). (Al-qur’an. pengawal surga (Ridwan). Keputusan akan menimbulkan kehendak ( will ) pada diri manusia bersangkutan. Pengetahuan manusia (biasa) mengenai alam gaib hakiki itu terbatas dan bersifat spekulatif pula. Keyakinan Kepada Kitab-Kitab Suci . menayai orang mati tentang imannya (Munkar dan nakir). Meniup sangkakala (Israfil) yang meniup nafiri sangkakala pada hari kiamat.. Menurut ajaran Islam setiap manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat baik atau berbuat jahat. Morgan.Kecenderungan berbuat baik dikembangkan oleh malaikat dan kecenderungan berbuat jahat dimanfaatkan oleh syetan dengan berbagai tipu daya. mencatat segala perbuatan manusia (Raqib dan Atid). 1980:459). Injil. Sedangkan Jibril menyampaikan wahyu Allah. Itulah sebabnya maka akal manusia yang mempertimbangkan kedua kecenderungan itu perlu diisi dengan iman kepada wahyu yang sengaja diturunkan Allah untuk menjadi pedoman hidup manusia. Kehendak itu bebas ( will itu free ) memilih mana yang akan dilakukan. Zabur.

Adapun defenisi Al-Quran adalah Kalam Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw sebagai mu’jizat. Permulaan turunnya Al-quran bersamaan dengan dinobatkannya Muhammad sebagai Rasulullah dalam usia 40 tahun sedang berkhalwat di Gua Hira’pada malam senin.tulisan dan kitab.s.bisikan. Perkataan wahyu berasal dari bahasa Arab : Al-wahyu bermakna suara. Dalam pengertian umum wahyu adalah firman Allah yang disampaikan Malaikat Jibril kepada para Rasul Nya atau orang yang dipih Nya untuk diteruskan kepada manusia guna dijadikan pegangan hidup.Peristiwa ini dinamakan Allah malam al-Qadar”bertepatan dengan terjadinya kontak senjata antara kaum muslimin dengan kaum kafir Quraissy di Badr. Ayat yang pertama turun 5 ayat dari Surah Al-Alaq: .Al-Qiyamah 75 ayat 17 dan 18 ).isyarat.membacanya adalah ibadah. semuanya adalah wahyu Allah yang diterima nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril.74437 Kalimat dan 325345 huruf.17 Ramadhan/ 6 agustus 610 M. Perkataan kitab yang berasal dari kata kerja kataba (artinya ia telah menulis )memuat wahyu Allah .Kitab suci memuat wahyu Allah. Quran tersusun dalam 114 surat dengan 6236 ayat.Quran itu berarti bacaan ( Q. Al-Quran menyebut beberapa kitab suci misalnya :  Zabur diturunkan kepada nabi Daud  Taurat diturunkan kepada nabi Musa  Injil diturunkan kepada nabi Isa  Al.Quran diturunkan kepada nabi Muhammad sebagai Rasul Nya Menurut harfiah.

Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. waatmamtu ‘alaikum ni’mati “Pada hari ini telah-Ku sempurnakan untukmu agamamu dan telah-Ku cukupkan ni’mat Ku untukmu dan Aku telah ridha Islam menjadi agamamu.” Delapan puluh satu hari kemudian Nabi wafat ( 12 Rabilul awal th 11 H ( 8 juni 632 M ) Al-Quran diturunkan dalam 2 periode :Mekah dan Medinah.Madaniyah 28 surah.Bacalah dan Tuhanmu yang amat mulia. Periode pertama ayat-ayat yang turun ketika Nabi masih bermukim di Mekah sejak jadi Rasul sampai hijrah ke Madinah ( 12 th.13 hari. Yang mengajar ( manusia ) dengan perantaraan kalam.Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.ْ ْ ‫اق‬ َ ‫خ‬ َ ّ ‫رب‬ ‫لق‬ َ ‫ذ ي‬ ِ ّ ‫ك ال‬ ْ ‫بسا‬ ِ ‫رأ‬ َ ِ ‫سم‬ َ ْ ‫خلق ا‬ َ َ ‫ن‬ ‫علق‬ ِ ‫ن‬ َ ‫سسا‬ َ ‫ل ِاَسن‬ ْ ‫م‬ ْ ْ ‫اق‬ َْ ‫كا‬ َ ّ ‫رب‬ ‫م‬ ُ ‫ر‬ َ ْ ‫لك‬ َ َ ‫رأ و‬ َ َ ‫ق‬ ‫لم‬ َ ْ ‫بسال‬ ِ ّ ‫ال‬ ِ ‫م‬ َ ّ ‫ذ ي عَل‬ ْ‫ما‬ ‫علم‬ ْ َ‫م ي‬ َ ‫سسا‬ َ ‫ل ِاَسن‬ ْ َ ‫مسا ل‬ َ ‫ن‬ َ ّ ‫عَل‬ Bacalah dengan dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.disebut ayat “ Makiyah 86 surah. . Ayat terkhir ialah ketika Nabi sedang menunaikan Haji wada di Arafah hari jum’at 9 Dzulhijjah 10 H/bulan maret 632 M yaitu surah Al-Maidah ayat 3 : Alyauma Akmaltulakum diinakum waradhitulakumul Islamadiina.

perang. Urutan qur’an tidak sebagaimana susunan yang ada sekarang.ancaman.sejarah bangsa-bangsa dahulu. Setiap turun Rasul memerintahkan mencatat dan menggandengkan dengkan dengan ayat yang ditunjuk oleh beliau sendiri.a. kenegaraan. Dibentuk oleh Khalifah ketiga Usman bin Affan r. sebagai kelanjutan usaha yang telah dirintis oleh Khalifah 1 Abu Bakar r. kemasyarakatan. inilah yang paling banyak.Perbedaan ayat Makiyah dengan Madaniyah Makiyah :  Ayatnya pendek-pendek  Jumlah ayatnya 4780 ayat  Diawali Yaa ayyuhannas  Hal-hal yang berhubungan dengan tauhid.Karena Qur’an yang ada dewasa ini dalam susunan surah atau urutannya adalah dari Hasil usaha kodifikasi Khalifah Usman.tetapi ia turun terpencar.iman. Madaniyah :  Ayatnya panjang-panjang  6236 ayat  Yaa ayyuhallazina amanu  Hukum. Ayat-ayat yang turun ada kalanya karena sesuatu sebab.taqwa.a. hukum antar Agama. maka Qur’an sekarang . adakalanya tanpa sebab. hukum.pahala. internasional. Mengenai susunan Qur’an dan tertib surah yang ada sekarang adalah menyusul dilakukan oleh Zaid bin Tsabit sebagai ketua panitia ad-hoo penyusun Mushaf.

Para Rasul sebelum Muhammad hanya terbatas untuk bangsanya/ kaumnya atau daerah tertentu saja. Setelah sekian banyak Rasul yang diutus oleh Allah. Prinsip Al-Quran sesudah tauhid ( Keesaan Tuhan ).disebut Mushaf Usmani. Isi kandungan Al-Qur’an :  Aqidah  Syari’ah ibadah maupun muamalah  Akhlak dengan semua ruang lingkupnya  Kisah-kisah umat manusia dimasa lampau  Berita-berita tentang zaman yang akan datang  Benih dan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan.amar ma’ruf nahi mungkar. Keyakinan pada nabi dan Rasul ( Arkaanul Iman ke 4 ) : Didalam Al-Quran disebut ada 25 rasul yang berkewajiban menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada manusia dan menunjukkan cara-cara pelaksanaannya dalam kehidupan manusia sehari-hari. dasar-dasar hukum yang berlaku bagi alam semesta termasuk manusia didalamnya.tetapi sedikit-demi sedikit selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Satu ejaan. 4.satu susunan surah surah dan satu bacaan. Allah mengutus Nabi Muhammad sebagai nabi dan Rasul penutup atau terakhir dan untuk umat manusia dgn alasan: 1. Al-Quran diturunkan tidak sekaligus. .

3.2. kini dan yang akan datang c. Ajaran Rasul terdahulu telah banyak yang hilang ( dihilangkan ) oleh para pemuka agama bersangkutan dan tidak lengkap lagi. Dengan menggunakan beberapa tolak ukur yaitu: a. 100 tokoh manusia yang berpengaruh pada peradaban manusia yang pernah hidup di dunia.Al-Anbiya’:107 : “Dan tiadalah Kami mengutus engkau ( Muhammad ) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Orangnya benar benar hidup di dunia ini b. diantaranya sarjana non Muslim Amerika (1) PHILIP KURIE HITTI dan (2) MICHAEL HARI seorang sarjana sejarah dan Matematika.” Keistimewaan kedudukan Muhammad dalam sejarah umat islam kini diungkapkan dengan jelas oleh para sarjana. Berpengaruh pada generasi masanya. berikutnya. Ajaran para Rasul terdahulu bersifat lokal. jadi perlu disempurnakan dengan ajaran yang universal berlaku untuk seluruh dunia dan eternal yang bersifat abadi firman Allah dalam Al-Quran Qs. Prestasinya mempengaruhi keadaan dan peristiwa yang akan terjadi . sementara dan belum menyentuh seluruh aspek kehidupan manusia. Hukum.

terpelihara dari masa kemasa. ia seorang panglima perang yang sangat ahli dalam strategi Dan taktik yang ulung. Sejarah hidupnya dari awal hingga akhir jelas dan lengkap.A. Dalam waktu bersamaan Muhammad menjadi pemimpin politik yang mampu menyatukan masyarakat dalam satu ikatan akidah. Akhlaknya baik terlukiskan dengan kata-kata : a. Amanah ( dapat dipercaya ) c.W adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah peradaban manusia” dengan alasan: a. keyakinan beriman kepada Allah d. MICHAEL HARI mengambil kesimpulan bahwa “MUHAMMAD S. Tabligh ( menyampaikan ) . Nabi Muhammad adalah adalah rasul penutup ( Khatamin Nabiyyin ).d. Muhammad satu-satunya manusia yang berhasil secara luar biasa dibidang keagamaan dan masalah dunia b. Shidiq ( benar ) b. Berhasil menegakkan satu diantara agama-agama besar di dunia c. Karyanya merupakan hasil individual. Dalam waktu yang sama. tidak diciptakan bersama orang lain. Muhammad sangat berpengaruh dalam bidang duniawi maupun dalam bidang ukhrawi.

kalian tidak akan sesat ( sesudahku ) selama-lamanya selama kalian berpegang teguh kepada keduanya yaitu kitab Allah ( Al-Quran dan Sunnah Rasul).” Q.s. fain tanaaza’tum fii syai-in farudduuhu ilallaha warrasuuli inkuntum tu.” Dan karena itu apa yang dibawanya ikutilah. dzalika khairun wa-ahsanu ta-wiila.suri tauladan yang diberikannya dalam mengamalkan ajaran Islam menjadi sumber nilai dan norma kedua sesudah wahyu.s. Q.yg Menjadi pegangan sebagaimana pesan Rasul sa’at terakhir. Keyakinan pada Hari Kiamat Q.” Dan sesungguhnya kamu Muhammad memiliki akhlak yang agung.” Sesungguhnya pada Rasulullah suri tauladan bagi kamu. Al-Hasyar :7. Fathanah ( cerdas ) Karena akhlaknya yang mulia.minuuna billahi walyaumil aakhiri. An-Nisa’ ayat 59 : Allah berfirman: :”Yaa ayyuhalladziina aamanuu athii’ullaha wa athii’urrasuula wauulil amri minkum. Suri tauladan yang diberikan Rasul ini disebut As-Sunnah/Al-Hadist.” .” Ku tinggalkan pada kalian dua pusaka yang sangat berharga.Al-Hasyr : 7 ). 5.s. dan apa yang dilarangnya jauhilah ( Q.Al-Qalam :4 .s.Al-Ahzab 21 ayat 33 .d.S. Q.

taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya). maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya). Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu tida dan lebih baik akibatnya. An-Nisa: 59) Menurut para ilmuwan alam. Hari kiamat dimulai dengan rusaknya alam ini. suatu sa’at alam ini akan berakhir dan segala sesuatu tidak berjalan sebagaimana perputaran alam menurut ketentuan yang telah ditetapkan. Allah yang 6. (QS. Dan Allah tidak menginformasikan tentang hari kiamat kepada para malaikat-Nya yang dekat dan tidak pula kepada Nabi-nabi – Nya. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Diantara dalil yang paling argumentatif bahwa hari akhir itu hanya Allah yg mengetahui adalah karena tak seorangpun mendahuluinya membahas kerusakan alam dengan satu gambaran sebagaimana agama-agama klasik yang juga tidak membahasnya.“Hai orang-orang yang beriman. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. dan Ulil Amri di antara kamu. Setiap manusia yang hidup di alam ini akan mati dan bumi akan diganti. Alam ini akan berputar mengarah pada kerusakan dan kehancuran secara pasti. bukan bumi dan langit yang sekaramg ini.Meyakini Qadha dan Qadhar Menurut Al-Qur’an Qadha berarti :  Hukum ( An-Nisa’: 65 )  Perintah ( Al-Isra’ : 23 )  Memberitakan (Al-Isra : 4 )  Menghendaki ( Ali Imran : 47 ) .

Memiliki sifat raja’ (harap) kepada Allah 3. dimana terdapat hubungan sebab dan akibat. Menjadikan ( Fushilat : 12 ) Qadhar dalam Al-Quran ialah : Suatu peraturan umum yang telah diciptakan Allah untuk menjadi dasar alam ini. Oleh karena itu iman kepada takdir memberikan arti dimana kita wajib mempercayai bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam ini. Telah menjadi sunnatullah yang abadi dimana manusia juga terikat pada sunnatullah itu.lalu Dia tentukan tkqdirnya ( ketentuannya ).” ( Al-Qamar : 49 ) “Adalah segala utusan Allah itu menurut qadar yang telah ditentukan. Orang yang beriman kepada qada dan qadar akan memiliki ciri-ciri sebagai berikut 1.” ( Al-Furqan : 2 ).adalah menurut hukum. berdasarkan suatu undang-undang universal atau kepastian umum atau taqdir. dalam kehidupan dan diri manusia.” (AlAhzab : 38 ). “ Allah telah menciptakan segala sesuatu. Memiliki sifat khouf (takut) kepada Allah 2. Firman Allah SWT : “ Sesungguhnya Kami telah menjadikan segala sesuatu menurut ( aturan ). Beribadah dengan sebaik-baiknya qadar .

dan rezeki kita sudah ditentukan oleh Allah sebelum kita lahir. yaitu takdir mubram dan takdir mualak. Qadar adalah ketetapan atau ketentuan Allah swt. kita haru berusaha memelihara kebersihan dan kesehatan badan kita. Ketentuan tersebut adalah seperti waktu dan tempat meninggalnya seseorang. adanya laki-laki dan perempuan. kita perlu mengetahui lebih jelas. waktu terjadinya hari kiamat. Mempersiapkan bekal untuk akhirat Hubungan antara qada dan qadar Bagaimanakah hubungan antara qada dan qadar? Marilah kita baca penjelasan berikut ini.4. kita tidak mengetahui ketentuan-ketentuan tersebut. sebelum kita terlahir kedunia ini. kita harus berusaha rajin belajar. Selalu berpikir dengan sungguh-sungguh terhadap pekerjaan yang dilakukannya 6. dan lain-lain. Setelah kita lahir pun. Hidup. Contoh dari takdir ini adalah jika kita ingin badan kita sehat dan segar. Takdir mualak adalah ketentuan Allah swt yang mungkin dapat diubah dengan jalan berikhtiar. Takdir Allah ada dua macam. berdoa dan bertawakal. Sebelum membahas hubungan antara qada dan qadar. mati. apakah qada itu dan apakah qadar itu? Qada adalah ketetapan atau ketentuan Allah SWT sejak zaman azali (zaman dahulu) atas segala yang akan terjadi pada makhluk-Nya. Ini berarti. jodoh. Allah telah menetapkan berbagai ketentuan bagi diri kita. Jika kita ingin pintar. . Takdir mubram adalah ketentuan Allah swt yang pasti terjadi dan tidak dapat diubah oleh siapapun dengan usaha apapun. Selalu mengevaluasi dirinya 5.

Qada tidak boleh dijadikan sebab untuk melakukan kejahatan dan kemaksiatan. maka bertawakallah kepada Allah. . Sesungguhnya Allah swt menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya Selanjutnya Aqidah islamiyah dan keimanan yang dimiliki oleh setiap orang mukmin yang meyakini adanya Allah dengan segala konsep keminanannya itu akan membuahkan Taqwa. dan 15 kali selebihnya yang menjadi subyek dengan berbagai ungkapan seperti rabbakum. Dan kata Taqwa berulang sebanyak 79 kali. namun yang dimaksudkan adalah Allah.S. fitnah sekali dan tanpa obyek sekali. Kata Taqwa dalam arti bahasa berarti menjaga. ْ ‫ه م‬ ‫م‬ ِ‫س‬ ِ‫ف‬ ُ ‫ن َم‬ ْ ‫ ا م‬ َ‫ب‬ ِ ‫م ا‬ َ ‫وا‬ ْ ‫ر م‬ ُ ‫ي َم‬ ِّ‫غ ر‬ َ‫ي‬ ُ ‫ت ى َم‬ ّ‫ح ى‬ َ ‫م‬ ٍ ‫و‬ ْ ‫ق م‬ َ‫ب‬ ِ ‫م ا‬ َ ‫ر‬ ُ ‫ي َم‬ ِّ‫غ ر‬ َ‫ي‬ ُ ‫ل َم‬ َ ‫ل‬ َّ ‫ن ا ا‬ َّ ‫ا‬ ِ Artinya: Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri (Q.Beriman kepada takdir itu tidak berarti menyerah begitu saja tanpa berikhtiar dan berusaha. hari kemudian 4 kali. yang jika perhatikan redaksi tersebut semua berarti Tuhan Yang Maha Esa (Quraish Shihab: 1992:58). menghindari. menjauhi dan sebagainya. dengan rincian Allah menjadi objek 56 kali. Ar-Ra’d: 11) َ ‫لني‬ ‫ن‬ ِ‫كَني‬ ِّ‫و ل‬ َ ‫ت‬ َ ‫م‬ ُ‫ل َت‬ ْ‫ب ا م‬ ُّ ‫ح‬ ِ‫ي َني‬ ُ‫لل َت‬ َ ‫ن ا‬ َّ‫ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫لل َني‬ ِ‫ل ى ا َني‬ َّ‫ه‬ َ‫ع‬ َ ‫ل‬ ْ‫ك م‬ َّ‫و ه‬ َ ‫ت‬ َ ‫ف‬ َ ‫ت‬ َ ‫م‬ ْ‫ز م‬ َ ‫ع‬ َ ‫ذا‬ َ ‫إ‬ ِ‫فَني‬ َ Artinya: Apabila kamu telah membulatkan tekad (untuk melakukan sesuatu). Firman Allah swt dalam Alquran. neraka 2 kali.

“Supaya ia taqwa kepada Allah. taqwa juga sebagai ukuran. Adapun nilai. . Selanjutnya pentingnya kedudukan Taqwa. ia takut terjerumus kepada perbuatan dosa. karena taqwa adalah pokok segala pekerjaan. niliai-nilai kekeluargaan.” Dari nasihat Rasulullah dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa taqwa adalah pokok segala pekerjaan muslim. nilia-nilai kenegaraan dan nilai-nilai keagamaan. (Q. sampai dewasa. 1997: 361).nilai ketaqwaan antara lain : (nilai-nilai perseorangan.S. sebagaimana dapat dilihat dalam sebuah hadist bahwa Abu al-Ghifari. Sebagaimana disebutkan dalam surah al-Hujurat ayat 13 yang artinya “Manusia yang paling mulia disisi Allah adalah orang yang paling taqwa. (Muhammad Daud Ali. pada tahap ini anak didik dapat diajar melakukan nilai-nilai yang terkandung dalam perkataan taqwa yang hampir sama dengan nilai akhlak. Rasulullah menasihati al-Ghifari. memelihara diri agar tidak melakukan perbuatan yang tidak di ridhai oleh Allah. Menurut hasan langgulung usaha memasyarakatkan taqwa harus dimulai sejak dini. Tahap pertama adalah soisalisasi. dan tidak melanggar larangan-Nya baik secara lahiriah maupun bathiniah.An-Nisa’:1). pada suatu hari . nilai-nilai sosial. mengerjakan suruhan-Nya. Orang yang taqwa adalah orang yang membentengi dirinya dari perbuatan jahat. Pemasyarakatkan taqwa dapat ditempuh dengan tiga tahap. karena pria dan wanita dari jenis yang sama. sejak musia masih kecil. bertanggung jawab mengenai sikaf tingkah laku dan perbuatannya memenuhi kewajiban.Orang yang bertagwa adalah orang yang takut kepada Allah berdasarkan kesadaran. meminta nasihat kepada Rasulullah. Dalam surah yang lain taqwa dipergunakan sebagai dasar persamaan hak antara wanita dan perempuan (suami dan isteri) dalam keluarga.

Maksudnya anak didik menikmati ketentraaman batin karena melaksanakan nilai-nilai ketaqwaan. ruanglingkup taqwa dalam makna memelihara meliputi empat jalur hubungan yaitu: 1. guru-guru. Hubungan manusia dengan Allah 2. ulama. Dengan demikikian. Hubungan manusia dengan lingkungan hidup I. 3. masyarakat dan lingkungan hidupnya. Tahap ketiga adalah penghayatan. berpuasa pada . tidak lagi kagum pada tokoh. karena mereka mengagumi dan mencontoh alam bentuk tokoh-tokoh itu yang memegang peran penting. Hubungan Manusia Dengan Tuhan Yang Maha Esa. Inti taqwa pada tuhan yang maha esa adalah melaksanakan semua perintah dan menjauhi semua larangannya. Perintah allah itu dimulai dari pelaksanaan tugas manusia untuk mengabdi kepadanya dengan selalu melakukan ibdah murni yang disebut dengan ibadah khusus seperti mendirikan shalat. Hubungan ini harus terpelihara dengan baik.Tahap kedua adalah tahap identifikasi. umara. Hubungan ini merupakan dimensi pertama. sebab dengan menjaga hubungan dengan Allah manusia akan terkendali tidak melakukan kejahatan terhadap dirinya. Hubungan manusia dengn hati nurani atau dirinya sendiri. Hubungan manusia dengan sesama manusia 4. Dalam tahap ini anak didik mengerjakan nilai-nilai tertentu yang mereka sukai dan kagumi pada nilai-nilai tertentu yang mereka sukai dan kagumi pada nilai-nilai itu. Contohnya kata-kata orang tua.

Hubungan ini dapat dilihat sebagaiumana yang disuritauladankan nabi Muhammad saw. dan melaksanakan ibadah haji. Hubungan Manusia Dengan Dirinya Hubungan ini sebagai dimensi Taqwa yang kedua dapat dilakukan dengan menghayati benar patokan akhlak. 2. Ketaqwaan dapat dilakukan dengan. mengurus. Beriman kepada tuhan yang maha esa 2. Sabar dalam menerima ujian dari Allah dalam makna tabah. Memohon ampun atas segala dosa yang telah dilakukan. 1. adil. dan taubat dalam makna sadar untuk tidak mengulangi perbuatan yang jahat. mawas diri. tidak putus asa ketika terkena musibah. sabar. memanfaatkan semua pemberian Allah. menunaikan zakat. memegang. Menyukuri nikmat-Nya dengan dengan jalan menerima. 4. pemaaf. Larangan ditetapkan-Nya agar manusia dapat melakukan fungsinya sebagai khalifah dalam menata kehidupan dunia. dan mengembangkan semua sikaf . berani. 5. ikhlas. seperti. dan melakukan ibadah-ibadah lain yang bertalian dengan ibadah khusus tersebut. Melaksanakan ibadah khusus (Rukun Islam) 3. amanah.bulan Ramadhan. yang disebutkan Tuhan dalam berbagai ayat al-Qur’an.

2. air dan tanah serta kekayaan alam cipataan Allah. 4. udara. Kewajiaban kepada . hubungan ini dapat dilakukan dengan mengembangkan cara dan gaya hidup yang selaras dengan nilai dan norma yang disepakati bersama dalam masyarakat dan Negara yang sesuai dengan nilai dan norma agama. udara. Taqwa dalam memaknai memenuhi kewajiban perintah Allah yang menjadi kewajiban manusia taqwa untuk melaksanakan pada pokoknya adalah 1. serta semua alam semesta. 3. tanggungjawab kepada manusia.yang terkandung dalam akhlak atau budi pekerti yang baik. sebagai mana pada Bab Akhlak. Kewajiban kepada Allah. tanggungjawab untuk memelihara flora dan fauna. lapang dada. air. tolong menolong. Contoh hubungan ini. Tanggungjawab kepada Allah. menepati janji. Hubungan Manusia Dengan Manusia Hubungan ini sebagai dimensi Taqwa yang ketiga adalah memelihara dan membina hubungan baik dengan sesama manusia. suka memaafkan kesalahan orang lain. Hubungan Manusia Dengan Lingkungan Hubungan ini dapat dilakukan dengan menyayangi binatang. dan tumbuh-tumbuhan. Kemudian konsekwensi adanya 4 pemeliharaan hubungan ini dalam Rangka ketaqwaan tersebut adalah bahwa manusia harus selalu menumbuhkan dan mengembangkan dalam dirinya empat T yakni empat kesadaran tanggungjawab. menegak keadilan dan berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. Tanggungjawab kepada hati nurani sendiri. tanah.

Kewajiban kepada masyarakat. menjaga dan memelihara diri. Kalau dilihat dari segi iman. Kewajaibana kepada lingkungan hidup. 2. 1. tidak memakan makanan yang haram. pelaksanaan kewajiban-kewajiban itu bagi seorang muslim dan muslimat tidak hanya berupa keuntungan dalam bentuk hak di dunia ini. tidak melangkahkan kaki pada tempat maksiat. Caranya seperti yang dicontohkan oleh nabi Muhammad saw. Misal tidak mencari rezeki dengan berjudi. Kewajiban pada diri sendiri adalah pardu ‘ain. Konsekwensi pengakuan logis pengakuan iman kita kepada Allah sebagai pencipta dan penguasa tunggal alam semesta dan Muhammad saw. tetapi juga pahala di akhirat kelak yang dijanjikan Allah. dll. agar tidak melakukan sesuatu yang dilarang Allah. Az-Dzariyat: 56). tidak meminum minuman keras. kecuali untuk mengabdi kepadaku” (Q. Kewajiban ini untuk memenuhi tujuan hidup yakni untuk mengabdi kepada Allah.diri sendiri. “ Tidak kuciptakan jin dan manusia.Kewajiban kepada Allah adalah kewajiban utama dan terutama. yaitu penerimaan kita secara mutlak dan sadar atas segala perintah-perintah yang diberikan Allah dan akan tetap melaksanakannya dengan penuh tanggungjawab. Dapat dilihat dalam firmaNya. 3.S. Kewajiban kedua dalam rangka pelaksanaan taqwa adalah kewajiban terhadap diri sendiri. . 4.

suami isteri harus memelihara kesucian diri di dalam dan diluar keluarga. Kewajiban terhadap Negara. Contohnya saling mencintai. C. Kewajiban terhadap masyarakat luas harus dilaksanakan sebaik-baiknya. menyayangi. dll B. Terutama suami sebagai kepala keluarga. kalau ia tidak baik terhadap tetangganya. Dalam system ajaran Islam kewajiban terhadap keluarga juga merupakan pardu ‘ain bagi unsur yang terlibat didalamnya. Kewajiban ini dimulai dari. Kewajiban terhadap masyarakat. Kewajiban ini baik terhadap kerabat maupun bukan. Dalam system ajaran Islam berbuat baik terhadap tetangga adalah pelaksanaan iman. isteri sebagai ibu rumah tangga. A. Pelaksanaan kewajiban terhadap masyarakat luas termasuk juga D. Kewajiban terhadap masyarakat..3. . Belum sempurna iman seseorang. Kewajiban terhadap keluarga. Kewajiban terhadap tetangga. # Kewajiban ini termasuk kewajiban terhadap tanah air seperti kesediaan dan mempertahankan Negara. bertanggungjawab atas pemeliharaan pendidikan anak.

sah menurut hukum. dengan cara yang halal. # Kewajiban pemerintah. Ini dapat dilihat dari 3 sisi.Dimensi keempat pelaksanaan taqwa digambarkan oleh kewajiban terhadap lingkungan hidup. Manusia wajib memelihara kelestarian alam lingkungan hidup. berarti pula memelihara kelangsungan hidup manusia sendiri dan keturunannya di kemudian hari. merampas milik orang. korupsi. 4. b. riba. Kewajiban orang yang taqwa terhadap harta yang dititipkan atau diamanatkan Allah padanya. pemerintah yang berkuasa pada suatu masa dapat diwujudkan dengan mentaati peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan sepanjang peraturan itu tidak bertentangan dengan ketetapan Allah dan sunnah Rasulul-Nya. cara memperolehnya harus .# Kewajiban rakyat dapat diwujudkan dengan menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak mereka. a. . pewarisan Tidak boleh dengan cara suap. 1. 2. baik menurut akhlak.

dan Pt.Kemudian fungsi harta adalah. Daud Ali. Dll yg terkait . tidak boleh boros. (Moh. Kemudian cara memanfaatkan atau membelanjakan harta. dalam harta orang kaya terdapat harta orang miskin. hibah. tidak boleh hanya beredar pada orang yang kaya saja. 1987:7-17) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------Referensi : Abdul Majid. Bulan Bintang. dan Buku paket Agama Islam Gunadarma. disalurkan melalui lembaga dengan cara sadaqah. infaq. Pendidikan Agama islam PT. wakaf. Daud Ali. zakat. tidak boleh ditimbun. Raja Prasindo persada Untuk perguruan Tinggi. Moh. hati-hati dan bijaksana.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful