POLIMER

Eli Rohaeti

PENDAHULUAN
• Plastik, serat, bahan pelapis, perekat, cat, karet, elastomer, protein, selulosa, dll bagian dari dunia kimia polimer. • Serat-serat tekstil poliester dan nilon untuk pakaian. • Serat poliamida berkekuatan tinggi sebagai bahan rompi tahan peluru yang cukup ringan. • Plastik polietilena untuk bahan pembungkus. • Karet untuk ban mobil.

• Di bidang otomotif, poliuretan dapat dijumpai sebagai komponen kendaraan yang meliputi bagian eksterior dan interior misalnya bumper, panel-panel body, dan tempat duduk • Di bidang kedokteran, poliuretan digunakan sebagai bahan untuk membuat jantung buatan, pelindung muka, kantung darah, dan bahan tabung • Bangunan dan konstruksi, untuk furniture, insulasi tank dan pipa, pabrik pelapis, alat-alat olahraga, serta sebagai bahan pembungkus

Polimer ?
• Polimer merupakan molekul besar yang terbentuk dari unit-unit berulang sederhana (monomer). • Sifat polimer berkaitan langsung dengan struktur molekul polimer. • Struktur molekul merupakan kunci untuk memahami ilmu dan teknologi polimer. • Struktur molekul polimer dapat dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu struktur linier, bercabang, dan struktur ikatan silang atau jaringan.

• Plastik-plastik teknik yang dirancang untuk menggantikan logam. • Polimer yang ramah lingkungan (dapat dibiodegradasi) telah berhasil disintesis dengan menggunakan komonomer berupa lignoselulosa.Kemajuan penting dalam kimia polimer • Polimer yang memiliki kestabilan termal sangat tinggi terutama dipakai dalam aplikasi aerospace berkinerja tinggi. .

R 'NHCO O CH 2CH 2 O CO m NHR ' NHCO y OCH 3 R' NHCO O C 3 O OCH 3 R ' NHCO O n Struktur kimia poliuretan dengan poliol dari lignin .

R 'NHCO O CH2CH2 O CO m NHR ' NHCO y CH2O O O O O R' NHCO CONH R' n O Struktur kimia poliuretan dengan poliol dari sakarida .

Makromolekul merupakan sinonim dari polimer.RUANG LINGKUP POLIMER molekul yang terbentuk dari monomer-monomer saling berikatan secara kovalen berupa rantai yang panjang dan memiliki massa molekul sangat besar. molekul besar yang terbentuk dari unit-unit berulang sederhana. . Kata polimer diturunkan dari bahasa Yunani “Poly” yang berarti banyak dan “mer” yang berarti bagian.

Reaksi Polimerisasi 1. monomernya mempunyai ikatan rangkap (ikatan tak jenuh) tidak disertai adanya molekul yang hilang. Polimerisasi adisi. Contohnya : pembentukan polietena/polietilena CH2 = CH2 H C H C H H C H H C H etena H polietena .

yaitu monomer-monomer mempunyai gugus fungsional disertai dengan melepaskan molekulmolekul sederhana seperti H2O atau NH3. Polimerisasi kondensasi.2. .

H H N CH O H OH + H N CH R O C C OH R asam amino H N asam amino O H N CH R O H CH R O H N CH R O CH R C C N C C protein .

6) Etilena glikol H O CH2 CH 2 OH H2O O CH2 CH 2 O (1.3) CH 3 Metilmetakrilat CH 2 C CO 2 CH 3 CH 3 CH 2 C CO 2 CH 3 (1.7) Asam-4-hidroksi-metilbenzoat H O CH2 CO 2 H H2O O CH2 C (1.5) Etilena oksida CH 2 CH 2 O CH2 CH 2 (1.4) 1.8) .1) (1.Etilena CH 2 CF2 CH 2 CH 2 CF 2 CH CH2 CH 2 CF2 CF2 CH2 CH (1.3-Butadiena CH2 CH CH CH 2 O CH2 CH CH CH 2 (1.2) Tetrafluoroetilena Stirena (1.

000 Vinil Asetat . termasuk gugus ujung. DP berhubungan dengan panjang rantai dan massa molekul. n CH 2 CH CH 2 CH CH CO 3 O CH CO 3 O n-2  Massa molekul = DP x massa molekul unit struktur = 500 x 86 = 43. Unit ulang  Gugus ujung  Derajat polimerisasi (DP) : jumlah total unit-unit struktur.

• Homopolimer • Kopolimer : Alternasi Acak Blok Cangkok • –A–A –A–A–A–A–A– Homopolimer .

–A–B–A–B–A–B–A–B– Kopolimer alternasi –A–B–A–B– A–B–B –A–B –A Kopolimer acak –A–A–A–A–B–B–B–B– Kopolimer blok .

A A A B A A A A A B B B B B Kopolimer Cangkok .

2dikarboksilat Nilon dari monomer asam adipat dan 1. Kanji/pati dengan monomer glukosa.KLASIFIKASI POLIMER Berdasarkan asalnya: 1. Melamin dari monomer formaldehida dan melamin . kayu. Contoh kertas.2-diol dan asam benzena 1. Contoh kentang dan terigu Karet dengan monomer isoprena. dan keratin. Glikogen dengan monomer glukosa Polimer sintetis Contohnya : PVC dari monomer vinil klorida Polietena dari monomer etena Poliester dari monomer etena 1. globulin. Contoh albumin. Selulosa dengan monomer glukosa. dan serat.6-diaminoheksana Bakelit dari monomer fenol dan formaldehida Teflon dari monomer tetrafluoro etena 2. Polimer alam Contohnya : Protein dengan monomer asam amino.

Struktur bercabang Kopolimer-kopolimer cangkok merupakan contoh dari polimer-polimer dengan struktur bercabang.Berdasarkan strukturnya. Struktur linier Polimer linier tidak memiliki cabang selain gugus-gugus utama yang digolongkan sebagai monomer (contohnya gugus fenil dalam polistirena). yaitu: a. b. Struktur ikatan silang (jaringan 3 dimensi) . c. polimer dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok.

dan poliuretan. Polimer termosetting. dan PVC 2. Polimer termoset apabila dipanaskan hingga titik lunak tidak akan kembali ke keadaan semula. yaitu polimer yang jika dipanaskan menjadi lunak. Pemanasan lebih lanjut terhadap polimer termoset akan mengakibatkan degradasi. Contohnya polietilena.Berdasarkan sifat terhadap panas 1. dan tidak dapat melunak maupun mengalir. yaitu polimer yang tetap keras walaupun dipanaskan dan tidak dapat dibentuk berulang-ulang. Contohnya bakelit. . polistirena. polipropilena. melamin. Polimer termoplastik. tetapi setelah dingin mengeras kembali dan dapat dibentuk berulang-ulang. pemanasan menyebabkan polimer ini melakukan reaksi curing.

dan anorganik (contohnya polisilana). b.Berdasarkan komposisi a. polimer terbagi atas polimer organik (contoh: PE. PP. semiorganik (terdiri atas atom C dan heteroatom). . Berdasarkan komposisi kimianya. PVC). polimer terbagi atas homopolimer dan kopolimer. Berdasarkan komposisi monomernya.

Taktisitas (isotaktik. sindiotaktik. Bentuk cis-trans b.Berdasarkan geometri a. Bentuk H-T (Head to Tail dan Head to Head) c. dan ataktik) .

polimer amorf . polimer kristalin b. polimer semikristalin c.Berdasarkan kristalinitas a.

elastomer .Berdasarkan kegunaannya. plastik b. serat d. pelapis e. polimer dapat diklasifikasikan menjadi: a. perekat c.

.1. tegangan tarik. Plastik  Plastik merupakan polimer yang memiliki struktur rigid.  Beberapa persyaratan :  Untuk polimer berantai linier atau bercabang maka polimer harus berada di bawah temperatur transisi gelas (polimer amorf) atau di bawah titik leleh (polimer kristalin) pada temperatur penggunaannya. dan nilai modulus dalam orde 109 dyne/cm2 atau lebih.  Untuk ebonit atau karet keras harus dilakukan pengikatsilangan seperlunya dalam upaya melawan respon tegangan ikatan menyudut dan memanjang.

karena kristalinitas akan menghalangi gerakan molekuler yang diperlukan supaya elastis seperti karet  polimer harus diikat silang untuk mengurangi kemobilan antar rantai dan untuk menghindari selip satu sama lain . Molekul polimer dapat melepas gulungan dan menggulung rantai molekul secara bebas.2. Karet • • Karet didefinisikan sebagai bahan yang dapat ditarik minimal menjadi dua kali panjang awalnya dan akan kembali ke dimensi awal dengan cepat sesudah dilepaskan gaya. karet merupakan polimer yang memiliki elastisitas untuk melepas gulungan rantai molekul dan menggulung rantai molekul panjang. hal ini dapat dilakukan  apabila polimer berada di atas temperatur transisi gelas pada temperatur penggunaannya  polimer harus amorf pada keadaan tidak ditarik. Secara molekuler.

. Serat Sintetik • Serat sintetik didefinisikan sebagai suatu bahan yang mempunyai rasio panjang terhadap diameter mendekati 100.3. • Sifat-sifat polimer yang penting agar polimer dapat digunakan untuk pembuatan serat adalah titik leleh yang tinggi. struktur simetris dan linier. • Serat sintetik dipintal dalam bentuk filament panjang dan dapat dipotong menjadi serat yang lebih pendek. kemudian dipintal menjadi benang. serta massa molar relatif tinggi.

Pelapis • Hampir semua pelapis permukaan termasuk film polimer. minyak pernis. • Terdapat lima jenis pelapisan permukaan secara tradisional. enamel.4. dan cat lateks. cat minyak. . yaitu lacquers.

. Perekat • Perekat didefinisikan sebagai bahan yang permukaannya mampu melekatkan permukaan lain dengan sejumlah keuntungan yang signifikan sebagai alat pengikat untuk menahan bahan yang melekat bersama. • Polimer emulsi jenis poli(vinil asetat co akrilat) atau poli(vinil asetat co veova) sebagai perekat tanah dengan cara membentuk lapisan tipis untuk mencegah erosi • Terdapat lima jenis perekat. yaitu: perekat dengan dasar pelarut. perekat lateks. perekat lelehan panas. serta perekat reaktif. perekat peka tekanan.5.

MACAM-MACAM POLIMER .

perasut.6-diaminoheksana H N CH2 6 H N Nilon 66 .Nilon • jala. jas hujan. dan tali O HO C CH 2 4 C OH + H N CH2 6 H N H Asam adipat O C CH2 4 O C 1. tenda.

.Orlon (akrilan) • Terbentuk dari monomer siano etena • Digunakan untuk bahan serat tekstil.

Bakelit • Plastik insulasi peralatan listrik OH O OH CH2OH OH + H C H + CH2OH fenol formaldehida o-hidroksimetil fenol p-hidroksimetil fenol .

asbak.Melamin • alat-alat rumah tangga seperti piring. sendok. dan mangkuk O H C H C H N H 2N C N N C NH2 formaldehida melamin .

Teflon • bahan pelapis panci tahan panas dan tangki di pabrik kimia F C F F C F F C F F C F .

kursi. dan botol H C H H C Cl H C H H C Cl .PVC • untuk pipa pralon. ember.

dan kemasan makanan.Polistirena membuat styrofoam. gelas minuman ringan. CH-CH2 CH 2-CH .

kaku. dan tahan panas. dan kaleng susu. teko air. Banyak digunakan untuk tutup botol. High density polyethylene (HDPE) polietilena kerapatan tinggi yang nyaman.Polietilena Linier low density polyethylene (LLDPE) polietilena kerapatan rendah dengan rantai lurus. boneka. Banyak digunakan untuk pembuatan film. . Low density polyethylene (LDPE) polietilena kerapatan rendah dan banyak digunakan untuk plastik yang lunak seperti tas plastik dan plastik pembungkus kabel.

Urea formaldehida O C N CH 2 H2 HN C .

Dakron • Bahan sandang C O C O O CH2 CH2 O n .

JENIS IKATAN DALAM POLIMER • • • • • ikatan kovalen ikatan hidrogen interaksi dipol ikatan van der Waals ikatan ion .

Istilah-istilah umum viskometri Nama umum Viskositas relatif Viskositas spesifik Viskositas tereduksi Viskositas intrinsik Rumusan η / ηo η / ηo .1 ηsp / C lim (ηsp / C) c→ o Lambang ηr ηsp ηred [η] .

Penentuan viskositas intrinsik red [C [C] .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.