KLIPING PKn TENTANG HAM

Nama Kelompok : 1. 2. 3. 4. 5. Intan Mei Risky Yuni Savitri Nova Choiriyah Jefri .M M. Ricky Okta .F

SMP NEGERI 2 MANTUP TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Mantup. . Dalam kliping yang berjudul “Hak Asasi Manusia“ ini. Penulis hanya berharap. Februari 2013 Tim Penulis. kliping yang singkat ini mampu memberikan manfaat serta pengetahuan kepada para pembaca yang budiman.KATA PENGANTAR Puji dan syukur patut kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa oleh karena berkat dan bimbingan-Nya. oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan kliping selanjutnya. penulis mencoba menyajikannya dengan gambarnya. Kliping ini belumlah sepenuhnya sempurna. mudah-mudahan. sehingga penulis mampu menyelesaikan kliping yang sederhana ini pada waktunya dengan baik meski banyak kekurangannya. penyusun menyadari akan keterbatasan kami sebagai manusia. Penulis sampaikan pula ucapan terima kasih kepada Teman-teman siswa (i) serta guru pembimbing mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan atas bantuan dan ilmunya yang telah dan akan diberikan. Akhirnya. Kliping ini dibuat sebagai tugas mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

Tidak seorangpun mempunyai hak untuk membatasi atau melanggar hak orang lain. pandangan politik atau asal-usul sosial dan bangsa.  HAM tidak bisa dilanggar. hukum. Ciri Pokok Hakikat HAM Berdasarkan beberapa rumusan HAM di atas.  Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. dapat ditarik kesimpulan tentang beberapa ciri pokok hakikat HAM yaitu:  HAM tidak perlu diberikan.PENGERTIAN DAN CIRI POKOK HAKIKAT HAM 1. HAM adalah bagian dari manusia secara otomatis. sesuai dengan kodratnya (Kaelan: 2002). demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia”.  HAM berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin. (Mansyur Effendi. 2. yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia. ras. agama. dibeli ataupun diwarisi. etnis. Orang tetap mempunyai HAM walaupun sebuah Negara membuat hukum yang tidak melindungi atau melanggar HAM (Mansyur Fakih. 2003). Pengertian  HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia. dan dilindungi oleh negara.  John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. 1994).  Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB). pemerintah dan setiap orang. dijunjung tinggi. dalam Teaching Human Rights. .

Dalam peristiwa ini diduga terjadi pelanggaran HAM dimana terdapat rarusan korban meninggal dunia akibat kekerasan dan penembakan. b. seorang pekerja wanita PT Catur Putera Surya Porong. Kasus terbunuhnya Marsinah. Kasus Tanjung Priok (1984) Kasus tanjung Priok terjadi tahun 1984 antara aparat dengan warga sekitar yang berawal dari masalah SARA dan unsur politis.MACAM – MACAM PELANGGARAN HAM a. penganiayaan dan pembunuhan. Jatim (1994) Marsinah adalah salah satu korban pekerja dan aktivitas yang hak-hak pekerja di PT Catur Putera Surya. Dia meninggal secara mengenaskan dan diduga menjadi korban pelanggaran HAM berupa penculikan. Porong Jawa Timur. .

Peristiwa Aceh diduga dipicu oleh unsur politik dimana terdapat pihak-pihak tertentu yang menginginkan Aceh merdeka. . d. Kasus terbunuhnya wartawan Udin dari harian umum bernas (1996) Wartawan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin) adalah seorang wartawan dari harian Bernas yang diduga diculik. baik dari pihak aparat maupun penduduk sipil yang tidak berdosa. Peristiwa Aceh (1990) Peristiwa yang terjadi di Aceh sejak tahun 1990 telah banyak memakan korban. dianiaya oleh orang tak dikenal dan akhirnya ditemukan sudah tewas.c.

e. Peristiwa Trisakti dan Semanggi (1998) Tragedi Trisakti terjadi pada 12 Mei 1998 (4 mahasiswa meninggal dan puluhan lainnya luka-luka). f. Tragedi Semanggi I terjadi pada 11-13 November 1998 (17 orang warga sipil meninggal) dan tragedi Semanggi II pada 24 September 1999 (1 orang mahasiswa meninggal dan 217 orang luka-luka). . Peristiwa penculikan para aktivis politik (1998) Telah terjadi peristiwa penghilangan orang secara paksa (penculikan) terhadap para aktivis yang menurut catatan Kontras ada 23 orang (1 orang meninggal. dan 13 orang lainnya masih hilang). 9 orang dilepaskan.

sehingga dinamakan perang saudara dimana telah terjadi penganiayaan dan pembunuhan yang memakan banyak korban. . Kasus Ambon (1999) Peristiwa yang terjadi di Ambon ni berawal dari masalah sepele yang merambat kemasala SARA.Timor Leste kepada dua kepala negara terkait. h.g. Peristiwa kekerasan di Timor Timur pasca jejak pendapat (1999) Kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia menjelang dan pasca jejak pendapat 1999 di timor timur secara resmi ditutup setelah penyerahan laporan komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Indonesia .

. Kasus Poso (1998 – 2000) Telah terjadi bentrokan di Poso yang memakan banyak korban yang diakhiri dengan bentuknya Forum Komunikasi Umat Beragama (FKAUB) di kabupaten Dati II Poso. k. Kasus Dayak dan Madura (2000) Terjadi bentrokan antara suku dayak dan madura (pertikaian etnis) yang juga memakan banyak korban dari kedua belah pihak. j. Kasus TKI di Malaysia (2002) Terjadi peristiwa penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Wanita Indonesia dari persoalan penganiayaan oleh majikan sampai gaji yang tidak dibayar.i.

Anak melawan/menganiaya/membunuh saudaranya atau orang tuanya sendiri. terjadi juga pelanggaran Hak Asasi Manusia seperti dilingkungan keluarga. kekayaan. Contoh kasus pelanggaran HAM di sekolah antara lain : 1. Kasus bom Bali (2002) DAN beberapa tempat lainnya Telah terjadi peristiwa pemboman di Bali. 2. 4. 3. 4. Orang tua yang memaksakan keinginannya kepada anaknya (tentang masuk sekolah. Majikan dan atau anggota keluarga memperlakukan pembantunya sewenangwenang dirumah. . Kasus-kasus lainnya Selain kasusu-kasus besar diatas. dicubit. Guru memberikan sanksi atau hukuman kepada siswanya secara fisik (dijewer. dilingkungan sekolah atau pun dilingkungan masyarakat. disetrap di depan kelas atau dijemur di tengah lapangan). 2. memilih jodoh). memilih pekerjaan. ditendang. Siswa memalak atau menganiaya siswa yang lain.l. 3. Guru membeda-bedakan siswanya di sekolah (berdasarkan kepintaran. m. Siswa mengejek/menghina siswa yang lain. yaitu tahun 2002 dan tahun 2005 yang dilakukan oleh teroris dengan menelan banyak korban rakyat sipil baik dari warga negara asing maupun dari warga negara Indonesia sendiri. atau perilakunya). Orang tua menyiksa/menganiaya/membunuh anaknya sendiri. Contoh kasus pelanggaran HAM dilingkungan keluarga antara lain: 1. dipaksa untuk bekerja.

atau antarsuku(konflik sosial). 3. . Pertikaian antarkelompok/antargeng. Siswa melakukan tawuran pelajar dengan teman sekolahnya ataupun dengan siswa dari sekolah yang lain.5. 2. Perbuatan main hakim sendiri terhadap seorang pencuri atau anggota masyarakat yang tertangkap basah melakukan perbuatan asusila. Merusak sarana/fasilitas umum karena kecewa atau tidak puas dengan kebijakan yang ada. Contoh kasus pelanggaran HAM di masyarakat antara lain : 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful