Pendidikan Islam

REP | 04 February 2011 | 23:01 Dibaca: 4502 Komentar: 1 Nihil

A. Latar Belakang Masalah Agama berperan penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Menyadari betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan manusia maka internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata‟ala dan berakhlak mulia. Akhlak mulia menyangkut etika, budi pekerti, dan moral sebagai manifestasi dari pendidikan Agama. Peningkatan potensi spiritual mencakup pengenalan,pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spiritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Allah Subhanahu Wata‟ala. Pendidikan Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata‟ala dan berakhlak mulia,serta bertujuan untuk menghasilkan manusia yang jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling 1 2 menghargai, disiplin, harmonis dan produktif, baik personal maupun social. Pendidikan Islam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu menyempurnakan iman, takwa, dan akhlak, serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan, khususnya dalam memajukan peradaban bangsayang bermartabat. Manusia seperti itu diharapkan tangguh dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan perubahan yang muncul dalam

2 . dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam. B. rohani berdasarkan hukum-hukum agama Islam menuju kepada terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam. Marimba : Pendidikan Islam adalah bimbingan jasmani. Menurut Drs. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut: A. ْ ‫ُؤديْ إلى اعْ ت َناق اإلسْ الَم و َت‬ ْ ‫حٌاة‬ ٌُ ٌُ َّ ‫ًِ ا ل‬ َ ٌْ ‫طب‬ َ ‫م ْن‬ ْ ٌ ْ‫فسِ ًُّ واإلجتماعًُّ الَّذي‬ ‫د‬ ُ ‫م ال‬ َّ ‫م‬ ّ ‫اَلترب‬ ِ ْ‫الفر‬ ِ َ‫ة اإلسْ ال‬ َ ‫قة كلٌّّا فى‬ َ ‫ةه‬ ُ ٌ‫ت ْنظ‬ ْ ‫ة‬ ِ ‫اع‬ َ ‫م‬ َ ‫والج‬ َ Artinya. Menurut Abdul Rahman Nahlawi. 1 b. Dengan pengertian yang lain sering kali beliau mengatakan kepribadian yang memiliki nalai-nilai agama Islam. “Pendidikan Islam ialah pengaturan pribadi dan masyarakat yang karenanya dapatlah memeluk Islam secara logis dan sesuai secara keseluruhan baik dalam kehidupan individu maupun kehidupan kolektif”. nasional. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memberikan gambaran tentang pengertian pendidikan Islam dan tujuan pendidikan Islam. Tujuan Pendidikan Islam C. regional maupun global. Pengertian Pendidikan Islam B. Pengertian Pendidikan Islam Menurut Berbagai Pakar a. memilih dan memutuskan serta berbuat berdasarkan nilai-nilai Islam. Khususnya di negeri Indonesia yang tercinta ini dan umumnya di dunia yang fana ini.pergaulan masyarakat baik dalam lingkup local. BAB II PENDIDIKAN ISLAM A. Ahmad D.

Dengan kata lain. di Sekolah.d. Memindahkan ilmu pengetahuan yang bersangkutan dengan perananperanan tersebut dari generasi tua kepada generasi muda. 2 Abdurrahman An Nahlawi. 23. Marimba. Peranan ini berkaitan erat dengan kelanjutan hidup (survival) masyarakat sendiri 2).(Bandung : CV. Hasan Langgulung : Pendidikan Islam ialah Pendidikan yang memiliki 4 macam fungsi. tanpa . Menurut Prof. 3 Mustofa Ghalayaini. Menurut Mustofa Al-Ghulayani : Bahwa Pendidikan Islam ialah menanamkan akhlak yang mulia di dalam jiwa anak dalam masa pertumbuhannya dan menyiraminya dengan petunjuk dan nasihat. Naquib Al-Atas : Pendidikan Islam ialah usaha yang dilakukan pendidik terhadap anak didik untuk pengenalan dan pengakuan tempat-tempat yang benar dari segala sesuatu di dalam tatanan penciptaan sehingga membimbing _______________________ 3 1 Ahmad D. (Bandung : AlMa‟arif. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. sehingga ahklak itu menjadi salah satu kemampuan (meresap dalam) jiwanya kemudian buahnya berwujud keutamaan. Idhatun Nasihiin. Herry Noer Ali). Menyiapkan generasi muda untuk memegang peranan-peranan tertentu dalam masyarakat pada masa yang akan datang. Menurut Syah Muhammad A. 1368 H/1949 M). h.4 f. (Terjemahan Drs. kebaikan dan cinta bekerja untuk kemanfaatan tanah air. Cet. dan di Masyarakat. (Shaida : Mathba‟ah Ashriyah.1989). Dr. Diponegoro. Memindahkan nilai-nilai yang bertujuan memelihara keutuhan dankesatuan masyarakat yang menjadi syarat mutlak bagi kelanjutan hidup (surviral) suatu masyarakat dan peradaban. 3). yaitu : 1).3 e. Ke-6 4 kearah pengenalan dan pengakuan akan tempat Tuhan yang tepat di dalam tatanan wujud dan kepribadian. 1962). Prinsip-prinsip dan Metode Pendidikan Islam dalam Keluarga.

Menurut Endang Saifuddin Anshari : Pendidikan Islam adalah proses bimbingan (pimpinan. tuntunan. Ke-3. h. M. akhlak dan keterampilannya. Karena itu. perasaan. serta menjadikan ajaran agama islam sebagai suatu pandangan hidupnya demi keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia maupun di akhirat kelak. intuisi. maka kelanjutan hidupersebut tidak akan dapat terpelihara dengan baik yang akhirnya akan berkesudahan dengan kehancuran masyarakat itu sendiri.5 h. dan sebagainya ). pendidikan agama islam menyiapkan manusia untuk hidup baik dalam keadaan damai maupun perang. Hj.6 i. kemauan. Yusuf al-Qardhawi : Pendidikan Islam adalah pendidikan manusia seutuhnya. Bustami A. usulan) oleh obyek didik terhadap perkembangan jiwa (pikiran. menghayati.(Bandung: Al-Ma‟arif. Menurut Zakiah Darajat : Pendidikan Islam adalah Pendidikan mela lui ajaran-ajaran agama islam. Beberapa Pemikiran Tentang Pendidikan Islam.nilai-nilai keutuhan (integrity) dan kesatuan(integration) suatu masyarakat. 10. materi dan dengan alat perlengkapan yang ada kearahterciptanya pribadi tertentu disertai evaluasi sesuai dengan ajaran agama Islam. Pustaka Setia. 5 bahan tertentu. rohani dan jasmaninya. 6. (Jakarta : Bulan Bintang. dan mengamalkan ajaran-ajaran agama islam yang telah diyakininya secara menyeluruh. dan menyiapkannya untuk menghadapi masyarakat dengan segala kebaikan dan kejahatannya. Cet. manis dan pahitnya. yaitu berupa bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar nantinya setelah selesai dari pendidikan itu ia dapat memahami. Menurut M. pada jangka waktu tertentu. Gani dan Zainal Abidin Ahmad. Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan AlBanna. akal dan hatinya. (Bandung : CV. 1980). Ilmu Pendidikan Islam1. h. dan raga obyek didik dengan bahan________________________ 4 Dra. Yusup Al -Qardhawi. 5 Prof. terj. Hasan Langgulung. 2005). 8 . Dr. 1980).157. dengan metode tertentu. Nur Uhbiyati.7 j.

bahwa adanya titik persamaan yang secara ringkas dapat di kemukakan sebagai berikut: pendidikan Islam ialah bimbingan yang dilakukan oleh seorang dewasa kepada terdidik dalam masa pertumbuhan agar ia memiliki kepribadian muslim yang sejati. baik bagi keperluan diri sendiri maupun orang lain.86-89. Ajaran Islam tidak memisahkan antara iman dan amal saleh. dan emosional mereka serta melururuskan moralitas dan akhlak mereka searah dengan kemampuan yang mereka miliki untuk dapat memakmurkan dan membangun dunia ini sesuai dengan sistem Allah dan syari‟atnya (Ahmad Madkur. Nabi telah mengajak orang untuk beriman dan beramal serta berakhlak baik sesuai ajaran Islam dengan berbagai metode dan pendekatan. 6 Jika direnungkan Syariat Islam tidak akan di hayati dan diamalkan orang kalau hanya diajarkan saja. Pokok-pokok Pikiran Tentang Islam. ada pula yang menuntut pendidikan teori pada praktek. Namun dari perbedaan pendapat tersebut dapat di ambil kesimpulan. baik akal. tetapi juga praktis. yang bernama Ali Ahmad Madkur mengemukakan bahwa pendidikan Islam adalah serangkaian pengalaman. tetapi harus didirikan melalui proses pendidikan. 1990) Dari berbagai pengertian di atas para ahli pendidikan Islam berbeda pendapat mengenai rumusan Pendidikan Islam. 2000). h.k. pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh lembaga pendidikan Islam kepada peserta didiknya untuk mengembangkan dan membina potensi mereka dengan sempurna dan integral. et. sebagian lagi menghendaki terwujudnya kepribadian muslim dan lain-lain. Endang Saifuddin Anshari. Ke-4. h. Ada yang menitik beratkan pada segi pembentukan akhlak anak. (Jakarta : Bumi Aksara. 8. Dari segi lainnya Pendidikan Islam tidak hanya bersifat teoritis saja.. fisik. bahwa pendidikan Islam itu lebih banyak di tunjukan kepada perbaikan sikap mental yang akan terwujud dalam amal perbuatan.85. ______________________ 7. Dari satu segi melihat. Dari berbagai pengertian tentang pendidikan diatas dapat kami ambil kesimpulannya bahwa pendidikan Islam adalah segala upaya yang mengarah . Ilmu Penididkan Islam. Zakiah Darajat. (Jakarta : Usaha Interprise. 1976).. Seorang ahli pendidikan Islam dari Universitas Kairo Mesir. Cet. Al.

Menurut Abdul Fatah Jalal. Jadi menurut Islam. Al-Dzariat:56. S. tujuan umum pendidikan Islam ialah terwujudnya manusia sebagai hamba Allah. yang dilakukan demi memperoleh ridha Allah Subhanahu Wata‟ala. yaitu untuk menciptakan pribadi-pribadi hamba Allah yang selalu bertakwa kepadaNya.kepada pertumbuhan total anak didik. seorang anak didik dapat memperoleh ilmu pengetahuan yang berguna sebagai bekal kehidupan. Tujuan pendidikan Islam tidak terlepas dari tujuan hidup manusia dalam Islam. Sekalipun penting. yang berorientasi kepada seluruh tingkah laku terpuji manusia. dan dapat mencapai kehidupan yang berbahagia di dunia dan akhirat (Q. Ali Imran: 102). Tujuan khusus yang lebih spesifik menjelaskan apa yang ingin dicapai melalui pendidikan Islam. apalagi sekadar ritual dan formalitas agama. Yang dimaksud menghambakan diri ialah beribadah kepada Allah. Pendidikan islam tidak terbatas pada bidang agama. Islam menghendaki agar manusia dididik supaya ia mampu merealisasikan tujuan hidupnya sebagaimana yang telah digariskan oleh Allah. 7 Dalam konteks sosiologi pribadi yang bertakwa menjadi rahmatan lil „alamin. Tujuan hidup . karena lewat kegiatan membaca. Tujuan Pendidikan Islam Iqra‟ perintah “Bacalah” dalam Al Qur‟an merupakan dasar pendidikan Islam. Dengan kerangka tujuan ini dirumuskan harapan-harapan yang ingin dicapai di dalam tahaptahap tertentu proses pendidikan. Tingkah laku ini membentuk keutuhan manusia yang berbudi luhur (akhlakul karimah) atas dasar iman kepada Allah Subhanahu Wata‟ala dan tanggung jawab pribadi di hari kemudian. AS. Tujuan hidup manusia dalam Islam inilah yang dapat disebut juga sebagai tujuan akhir pendidikan Islam. sekaligus dapat pula dinilai hasil-hasil yang telah dicapai. Ini identik dengan pendidikan agama dalam arti menyeluruh. baik dalam skala kecil maupun besar. segi ini baru bermakna jika mampu mengantarkan anak didik kepada makna hakiki agama. sehingga konsep pendidikan Islam jadinya tidak sekedar idealisasi ajaran-ajaran Islam dalam bidang pendidikan. B. pendidikan haruslah menjadikan seluruh manusia yang menghambakan kepada Allah.

Aspek ibadah merupakan kewajiban orang islam untuk mempelajarinya agar ia dapat mengamalkannya dengan cara yang benar. 2. 4. pikiran. mencakup perubahan yang berupa pengetahuan. perbuatan. Tujuan yang berkaitan dengan individu. tujuan pendidikan Islam adalah : 1. dan perasaan yang dihadapkan (atau disandarkan) kepada Allah. mencakup tingkah laku masyarakat. 2. 3. shaum pada bulan Ramadhan. serta mengucapkan syahadat. 8 Menurut al Syaibani. perubahan kehidupan masyarakat. Seperti dalam surat Adzariyat ayat 56 : ” Dan Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku”. Ibadah ialah jalan hidup yang mencakup seluruh aspek kehidupan serta segala yang dilakukan manusia berupa perkataan. tingkah laku individu dalam masyarakat. Penguasaan ilmu. sebagai profesi. menyiapkan anak didik untuk hidup dudunia dan akhirat. Tujuan profesional yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran sebagai ilmu. Pembinaan akhlak. . sebagai seni. memperkaya pengalaman masyarakat. Jalal menyatakan bahwa sebagian orang mengira ibadah itu terbatas pada menunaikan shalat. tingkah laku masyarakat. perasaan. Menurut al abrasyi. tingkah laku jasmani dan rohani dan kemampuan-kemampuan yang harus dimiliki untuk hidup di dunia dan di akhirat.menusia itu menurut Allah ialah beribadah kepada Allah. mengeluarkan zakat. pemikiran yang disangkutkan dengan Allah. Keterampilan bekerja dalam masyrakat. merinci tujuan akhir pendidikan islam menjadi 1. ibadah Haji. Tetapi sebenarnya ibadah itu mencakup semua amal. 3. dan sebagai kegiatan masyarakat. Tujuan yang berkaitan dengan masyarakat.

Tujuan Umum Pendidikan Islam Tujuan umum pendidikan Islam diberi perhatian dan tidak terkena perubahan dari waktu ke waktu. Tujuan pengembangan akal dan akhlak. ia sebagai ultimate goal dari serangkaian tujuan dari masing-masing tujuan tersebut mempunyai hubungan sistematik satu sama lainnya yang tak dapat dipisahkan. 4. Tujuan pengajaran kebudayaan. Akhlak mulia. 2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 yang menjelaskan bahwa “pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. tujuan pendidikan islam menjadi : 1. Tujuan pembicaraan kepribadian. Bahagia di dunia dan akhirat. 3. menghambakan diri kepada Allah. 4. Tujuan keagamaan. tujuan akhir pendidikan islam dapat diperinci menjadi : 1. Takwa kepada Allah merupakan tujuan tertinggi dalam pendidikan Islam. 3.Menurut Asma hasan Fahmi. tujuan umum pendidikan islam adalah tujuan yang berada jauh dari masa sekarang. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi . Jadi. 2. sebuah hasil pencapaian yang tidak dapat terlaksana melalui sekali kerja. 9 Tujuan pendidikan Islam diklasikan menjadi dua bagian yaitu tujuan umum pendidikan Islam dan tujuan khusus pendidikan Islam. Memperkuat ikatan keislaman dan melayani kepentingan masyarakat islam. Menurut Munir Mursi. Finalitas kenabian secara implisit menyatakan finalitas cita-cita yang diiajarkan Nabi Saw.

dan bermasyarakat. Namun. baik yang dilakukan dalam rumah tangga. dan sekolah sebagai pioneer yang paling berperan dalam pembentukan kepribadian anak.manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. kraktif. sehat. mulai dari memudarnya keteladanan para pemimpin. pendidikan Islam menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan pola pembinaan. Arus global yang bergerak begitu cepat melalui media Internet yang serba digital telah berhasil mengubah paradigma. masyarakat. kepribadian . berilmu. pola dan gaya hidup. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab” Cita-cita luhur bangsa sebagai mana tertuang dalam tujuan pendidikan nasional tersebut adalah perwujudan nilai moral bangsa yang harus tertanam dan mengakar dalam pola hidup berbangsa. berilmu. kecerdasan ahlak mulia. cakap. masyarakat. kreatif. pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta perdaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk berkembangnya potensi didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa . pengendalian diri. masyarakat. konsep pendidikan modern yang lebih menekankan pada pentingnya pendekatan dibandingkan apa yang diajarkan. tokoh masyarakat.mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab. dan guru. mandiri. Keteladanan yang ditanamkan oleh para pendiri bangsa semakin lama semakin menipis. Oleh karena itu. sehat. bangsa dan Negara ( UU RI No 20 tahun 2003. dan bahkan tata nilai. berakhlak mulia. Selanjutnya dalam pasal 3 dijelaskan. dan bahkan guru sebagai pengemban utama pendidikan formal di sekolah. bernegara. orang tua. cakap. perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang melalui media cetak dan eletronik seolah telah mengambil alih fungsi-fungsi pendidikan orang tua. berakhlak mulia. Kantin kejujuran yang telah . sikap dan prilaku yang berdampak pada menipisnya sendi-sendi moral dan akhlak anak 10 bangsa yang berimbas pada memudarnya kepribadian siswa. Sisdiknas pasal 1). dan keterampilan yang diperlukan dirinya. Pendidikan merupakan suatu usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dap roses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan.

Dalam praktek dan penerapannya. secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari 11 ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Tujuan khusus Pendidikan Islam . itu artinya pendidikan demokrasi telah berjalan. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya. Kejujuran adalah mengakui. Sedangkan tujuan khusus pendidikan Islam yaitu: Mengembangkan kepribadian siswa secara totalitas dan integral. dapat disimpulkan bahwa ada dua tujuan pendidikan yaitubtujuan umum pendidikan Islam dan tujuan khusus pendidikan Islam. membangun Umat terbaik dan membangun peradaban manusia yang baik dan Islami.dipelopori oleh beberapa sekolah di sejumlah kota adalah contoh kasus yang amat baik dan efektif dalam mengajarkan perilaku jujur. berbohong. Perilaku dan budaya antri juga dapat di tanamkan melalui kantin kejujuran. Tujuan umum pendidikan Islam : Mewujudkan ubudiyah yang totalitas kepada Allah Subhanahu Wata‟ala dengan landasan hubungan yang kontinyu seorang hamba kepada Allah Subhanahu Wata‟ala. Jujur adalah nilai nilai universal. kejujuran harus menjadi senjata yang paling ampuh bagi guru dalam menjalankan tugas prefesinya sehingga nilai-nilai kejujuran itu dapat ditanamkan dalam diri siswa atau peserta didik. menipu. munafik atau lainnya. Dan ketika kesepakatan dijalankan. berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran. tetapi juga dampak pada perilaku anak diluar sekolah dalam bentuk apa saja dan dimana saja dia berada. menyiapkan siswa yang dapat menguasai dan melakukan aktifitas-aktifitas yang baik dan positif. Kejujuran adalah investasi sosial yang harus dimiliki dan ditulari oleh guru untuk menimbulkan kepercayaan dari murid dan orang tua. Kantin kejujuran tidak hanya memngajarkan perilaku jujur disekolah. orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur. Oleh karena itu. masyarakat. dan para stakeholder. mungkir. Ketika aturan kantin kejujuran disusun bersama guru dan peserta didik. maka peserta didik telah belajar untuk taat hukum. Dari berbagai pendapat dari pakar tersebut.

5. berhubungan dengannya. memahaminya. Dengan kata lain gabungan pengetahuan. Sebagai contoh. keterampilan. membaca dengan baik. pola-pola tingkah laku. dasardarnya. Diantaranya: 1. menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah dan kebudayaaan islam dan pahlawan-pahlawannya dan berusaha mengikuti jejak mereka. menambah keimanan kepada Allah. nilai-nilai dan kebijaksanaan-kebijaksanan yang terkandung dalam tujuan tertinggi atau umum bagi pendidikan. dengan membiasakan mereka berhati-hati.yang tanpa terlaksananya. juga kepada malaikat. . dan mengamalkan ajaran-ajarannya.Adapun yang dimaksud dengan tujuan khusus adalah perubahan-perubahan yang diingini yang bersifat cabang dan bagian yang termasuk di bawah tujuan umum pendidikan. usul-usul ibadah. dan hari akhir berdasar pada paham kesadaran dan keharusan perasaan. 4. maka kita akan dapati bahwa tujuan akhir atau tujuan umum yang serupa ini menghendaki terlaksananya berbagai tujuan khusus atau tertentu. pencipta alam.tujuan “menumbuhkan semangat agama dan akhlak “pada tahap tujuan umum. rasul-rasul. menumbuhkan minat generasi muda untuk menambah pengetahuan dalam adab dan pengetahuan keagamaan agar patuh mengikuti hukum-hukum agama dengan kecintaan dan kerelaan. sikap. menanamkan rasa cinta dan penghargaan kepada Al-Qur‟an.dan menghormati syiar-syiar agama. dengan cara-cara melaksanakannya dengan betul. menumbuhkan ksedaran yang betul pad diri pelajar terhadap agama termasuk prinsip-prinsip dan dasar-dasar yang mulia. 2. tujuan 12 tertinggi atau umum juga tidak akan terlaksana dengan sempurna. 3. 6. mempekenalkan kepada generasi muda akan akidah-akidah Islam. kitab-kitab.

tanggung jawab. iri hati. menghargai kewajiban. dzikir dan takwa kepada Allah. motivasi. menanamkan iman yang kuat kepada Allah pada diri mereka. baik disekolah dirumah atau dilingkungan masyarakat. mendidik naluri. 10. kedzaliman. 13 8. membersihkan hati mereka dari dengki. kepercayaan diri. mengatur emosi dan membimbingnya dengan baik. benci. dan membentengi mereka menahan motivasi-motivasinya. 9. menguatkan perasaaan agama. keinginan generasi mudah.7. perpecahan dan perselisihan . Begitu juga mengajari mereka. menyuburkan hati mereka dengan kecintaan. berpegang dengan adat kesopanan pada hubungan dan pergaulan mereka. tolong menolong atas kewajibaqn dan taqwa dan sebagainya. menumbuhkan rasa rela. optimisme.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful