PORTOFOLIO Kasus 1 Nama Peserta: dr. Rizka Ayu Intany Nama Pendamping: dr.

Nurwan Saputra Nama Wahana: RSUD Sukadana Lampung Timur Topic: Stroke Non Hemoragik Tanggal kasus: 16 April 2013 Nama pasien: Tn. S Tanggal presentasi: 14 Mei 2013 Tempat presentasi: Aula RSUD Sukadana Objektif presentasi  Keilmuan  Ketrampilan  Penyegaran  Tinjauan pustaka  Diagnostic  Manajemen  Masalah  Istimewa  Neonates  Bayi  Anak  Remaja  Dewasa  Lansia  Bumil  Deskripsi  Tujuan Bahan  Tinjauan  Riset  Kasus  Audit bahasan Pustaka Cara  Diskusi  Presentasi  Email  Pos membahas dan diskusi Data Pasien Nama: Tn. S Nomor 077680 Registrasi Nama Telp Terdaftar Klinik Sejak Data Utama Untuk Bahan Diskusi 1.Diagnosis / Gambaran klinis: Stroke Non Hemoragik / Sejak 2 minggu SMRS, pasien mengeluh tangan dan kaki kirinya terasa lemah dan tidak dapat digerakkan disertai rasa kesemutan dan bicara pelo yang timbul mendadak setelah pasien bangun tidur. Pasien berobat ke mantri diberi obat penurun tekanan darah dan dianjurkan istirahat. Pasien menyangkal terjadinya kejang, nyeri kepala, mual dan muntah, pingsan serta demam sebelumnya. Saat makan atau minum pasien batuk atau keselek. Ini kali pertama pasien mengalaminya. Pasien memiliki riwayat hipertensi yang tak terkontrol sejak 1 tahun, namun pasien berobat ke mantri jika dirasa tensinya naik dan tidak rutin minum obat. Saat ini pasien sudah merasa tangan dan kaki kirinya sudah dapat digerakan walau masih lemah namun tidak seperti normalnya, rasa kesemutan masih ada, bicara sedikit pelo namun makan dan minum tidak ada gangguan. BAB dan BAK tidak ada gangguan. Tidak ada riwayat trauma sebelumnya. 2. Riwayat Pengobatan: pengobatan darah tinggi (hipertensi) di mantri. 3. Riwayat Kesehatan / Penyakit: - Riwayat penyakit hipertensi (+) sejak 1 tahun - Riwayat penyakit paru (-)

Dr. Mansjoer A.. 8. Buku Ajar Bedah Bagian 2. 9.Faktor Risiko Yang Terdapat Pada Penderita Stroke Di Rsud Kabupaten Kudus. Sabiston. Penerbit Dian 6. 1996. Jakarta. http://eprints. Uji Diagnostik Pemeriksaan Kadar D-dimer Plasma Pada Diagnosis Stroke Iskemik.undip.fkm. Jakarta. Pencegahan Stroke & Serangan Jantung Pada Usia Muda. Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI.undip. Yogyakarta. http://eprints. 2003.ac. Semarang. Ilmu Penyakit Dalam FKUI.Riwayat trauma (-) . 7.hal:579-80. Wardhani WI. 11.Riwayat merokok (+) sejak 20 tahun 4. 1994. EGC. Adam Malik Medan. Widjaja AC.Riwayat penyakit jantung (-) . Suprohaita. Price SA & Wilson LM.2010: 290-91.id/data/index. Kapita Selekta Kedokteran FKUI Jilid 2.http://eprints.id/24037/1/Andreas_Christian_Widjaja.undip.medan. FKUGM. Rismanto. Setiowulan W. Uji Diagnostik Pemeriksaan Kadar D-dimer Plasma Pada Diagnosis Stroke Iskemik.2003.php?action=4&idx=3 745. Algoritma Stroke Gajah Mada Penyusunan Dan Validasi Untuk Membedakan Stroke Perdarahan Intraserebral Dengan Stroke Iskemik Akut Atau Stroke Infark.Semarang. Semarang. Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit jilid 2. .2006. Jakarta. Riwayat Pekerjaan: Pedagang 6. 2010. Media Aesculapius. Jakarta.Gambaran Faktor .Riwayat penyakit DM (-) . UNDIP. 2006. Balai Penerbit FKUI.pdf 10. Jakarta. Widjaja AC. 2.Semarang.EGC. Sudoyo AW.hal:3-11. Klinis Dasar. Lain-lain Daftar Pustaka 1. 2000: 17-8. Riwayat Keluarga: Disangkal 5.id/4021/1/2042.Riwayat stroke dalam keluarga (-) .FK USU.id/24037/1/Andreas_Christian_Widjaja. UNDIP. Lamsudin R. 5.Pengaruh Suhu Tubuh Terhadap Outcome Penderita Stroke YangDirawat Di Rsup H. Gambaran Faktor-Faktor Risiko Penderita Stroke Di Instalasi Rawat Jalan Rsud Prof.pdf (1 januari 2012) 4.ac. Jakarta.2002.ac.pdf 3.FKM UNDIP.http://www. Ritarwan K. Utami IM.FK UNDIP. Patofisiologi. Neurologi Rakyat. Mardjono M & Sidharta P. Madiyono B & Suherman SK. 2006: 1110-19 12.ac. 2010. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2006.undip.

Faktor Risiko Stroke non hemoragik 4. Cranialis : Paresis NVII sinistra tipe sentral dan NXII sinistra  Motorik : Gerakan : Bebas │ Terbatas Bebas │ Terbatas Tonus : Normotonus │ Hipotonus Normotonus │ Hipotonus Trophy : Eutrophy Eutrophy Kekuatan │ Eutrophy │ Eutrophy : 5555│3333 5555│3333   Laboratorium: peningkatan trigliserida Rontgen toraks: Kardiomegali .yastroki.php?id=250 Hasil Pembelajaran : 1. Objektif  Keadaan umum/kesadaran: tampak sakit sedang/compos mentis  Tanda-tanda vital: TD: 150/100 mmHg FN: 98x/menit. rasa kesemutan masih ada.or. Saat makan atau minum pasien batuk atau keselek. Yayasan Stroke Indonesia. Jakarta. pasien mengeluh tangan dan kaki kirinya terasa lemah dan tidak dapat digerakkan disertai rasa kesemutan dan bicara pelo yang timbul mendadak setelah pasien bangun tidur. Evaluasi Pengobatan 8. bicara sedikit pelo namun makan dan minum tidak ada gangguan. 48 tahun. Stroke Non 2011. Penatalaksanaan Stroke non hemoragik 7.5oC  N.http://www. Sejak 2 minggu SMRS. Edukasi tentang pengobatan yang tepat Hemoragik.13. Perbedaan Stroke non hemoragik dan Stroke hemoragik 3.  Saat ini pasien sudah merasa tangan dan kaki kirinya sudah dapat digerakan walau masih lemah namun tidak seperti normalnya. Subjektif  Laki-laki.id/read. Patofisiologi Stroke non hemoragik 6. Diagnosis Stroke non hemoragik 2. reguler FP : 20x/menit S : 36. Klasifikasi Stroke non hemoragik 5.

antiplatelet. dan kontrol rutin untuk mengetahui perkembangan pasien.12 = -1 Kesan : Stroke Non Haemoragik Djoenaedi Stroke Score Permulaan serangan Sangat mendadak Waktu serangan saat duduk Sakit kepala waktu serangan tidak ada Muntah tidak ada Kesadaran tidak ada gangguan Tekanan darah waktu MRS tinggi >140/100 Tanda rangsang selaput otak tidak ada Pupil isokor Fundus okuli tidak dilakukan Total score Kesan : Stroke Non Haemoragik Plan Diagnosis : Stroke non hemoragik Pengobatan : Antihipertensi.Assesment Pasien tersebut didiagnosis stroke non hemoragik berdasarkan hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik serta perhitungan skor stroke sebagai berikut : Algoritma Stroke Gajah Mada Penurunan kesadaran (-) Nyeri kepala (-) Refleks Babinsky (-) Kesan : Stroke Non Haemoragik Algoritma Siriraj Kesadaran (0 x 2. : 6.5 .5 :1 :0 :0 :1 :1 :0 :5 :0+ : 14. neuroprotektor Pendidikan : Menjelaskan kepada keluarga pasien tentang rencana terapi dan pengobatan selanjutnya. mobilisasi bertahap dan diet rendah garam Konsultasi : Menjelaskan pada pasien dan keluarga mengenai pentingnya pengawasan minum obat.5) + Muntah (0 x 2) + Nyeri kepala (0 x 2) + Tekanan darah diastolik (100 x 10%) – Ateroma (0 x -3) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful