You are on page 1of 12

JENIS-JENIS JIG & FIXTURE

Ruang Lingkup : 1. Macam-macam Jig & Fixture 2. Klasifikasi Jig & Fixture 3. Pemilihan Jig & Fixture yang tepat

Macam-macam Jig & Fixture

Jig umumnya dibagi menjadi dua macam ; Boring Jig dan Drill Jig .Boring jig biasanya digunakan untuk membuat lubang ,sedangkan drill jig digunakan untuk proses pembuatan lubang dengan reamer,pembuatan lubang ulir dengan tap,membuat champer

,counterbore,countersink.Perbedaannyabiasanya pada ukuran bushing yang digunakan. Drill jig umumnya dibedakan menjadi dua tipe,yaitu tipe terbuka digunakan untuk pengerjaan yang sederhana dimana benda kerja dikerjakan hanya pada satu sisi.tipe tertutup atau disebut juga jig kotak digunakan untuk benda-benda yang dikerjakan pada beberapa sisi.

Jenis-Jenis jig terbuka ; 1. Template Jig biasanya digunakan untuk penggeraan yang lebih mementingkan ketepatan ukuran dibanding dengan kecepatan pengerjaan .Jig ini biasanya tidak menggunakan clamp ,terkadang menggunakan bushing ,terkadang menggunakan bushing,lubang jig biasanya dikeraskan [HARDENED]. 2. Plate Jig ,hampir sama dengan template jig ,bedanya hanya pada plate jig menggunakan clamp untuk memegang benda kerja .Jig ini terkadang tidak. Bila tidak

menggunakan clamp untuk bushing ,terkadang tidak tergantung pada jumlah komponen yang akan dikerjakan .Plate jig terkadang menggunakan tangkai untuk menaikkan

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Ir. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU

1

2. Sandwich Jig.Biasanya menggunakan Plunger. Leaf jig. 6.Benda kerja diletakkan pada jig antara dua sisi dan machining pada sisi yang ketiga. Jenis-jenis Jig Tertutup : 1.untuk pengerjaan yang besar .Jenis ini memungkinkan benda kerja dilakukan machining secara lengkap pada setiap permukaan tanpa membutuhkan merubah posisi benda kerja pada jig.adalah jig yang dibuat secara komersial . Pump Jig. Channel jig. 3.Leaf jig biasanya lebih kecil dari box jig dan terkadang dibuat untuk pengerjaan yang tidak secara sempurna melingkari benda kerja. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 2 . digunakan untuk komponen-komponen yang di machining pada sisi kanan dari mounting locators. Variasi dari jig jenis ini adalah modified angle plate jig yang digunakan untuk machining lubang pada posisi lebih dari 90 derajat . 3.Karena jig ini bisa lebih PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir.Indexing jig yang besar biasanya disebut rotary jig. Trunnion jig.adalah bentuk plate jig yang menggunakan plate belakang . Indexing Jig digunakan untuk membuat lubang yang akurat dan untuk machining daerah sekeliling benda kerja. 5.penggunaan bushing biasanya ditentukan oleh banyaknya komponen yang akan dikerjakan.biasanya benar-benar melingkari benda kerja.Adanya pengungkit yang dapat dioperasikan membuat pump jig sangat cepat untuk dipasang dan dicopot. 4 Angle plate jig.Tipeini biasanya disebut tabel jig. 4. Jenis-jenis jig atau Tumble jig . Biasanya digunakan untuk membuat Pulleys.adalah bentuk rotar jig untuk benda kerja besar dan berat.adalah bentuk yang paling sederhandari box jig.benda kerja pada meja mesin .Jenis ini idealnya digunakan untuk mengerjakan komponen –komponen yang tipis ataupun yang lunak .adalah box jig yang kecil dengan daun engsel untuk memudahkan pemasangan dan pelepasan benda kerja . collars dan gears.

digunakan untuk machining komponen-komponen seperti pada gambar. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 3 . dimana siklus machining secara kontinyu Contohnya adalah Duplex fixture yang menggunakan dua station. Dipasang jaw untuk menjepit benda kerja. Dengan fixture ini memungkinkan melepas dan memasang benda kerja ketika machining sedang berlangsung. Macam-macam Fixture Nama yang biasanya deigunakan untuk macam-macam fixture ditentukan oleh bagaimanaq mesin didesign. Angle Plate Fixture. Contoh ketika machining selesai pada tahap satu.Kesederhanaan dari bentuk fixture ini membuatnya paling banyak digunakan pada proses machining. pahat dipindahkan pada machining tahap 2 dan pada saat yang sama benda kerja pada tahap 1 dilepas dan diganti dengan benda PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir.didapatkan secara komersial. Gambar komponen yang dibuat dengan indexing fixture. Multi station Fixture. merupakan variasi dari plat fixture dimana benda kerja secara normal di machining pada sisi kanan locators.Basicnya Fixture ini dibuat dari palat datar dengan beberapa macam clamp dan locators untuk meletakkan dan memegang benda kerja. 3.Karena bila beban mesin meningkat makaq fixture dibuat lebih kuat dan lebih berat dibanding dengan jig untuk benda kerja yang sama. Plate Fixture. Contoh ketika machining sedang berlangsung.adalah fixture yang paling sederhana. 4. bentuknya mirip dengan indexing jig. Indexing Fixture. 2. penggunaan . digunakan untuk machining komponen kecil mahal.tinggal dimodifikasi oleh yang akan menggunakan banyak waktu yang dapat dihemat dengan menggunakan jig ini. 5. digunakan untuk machining dengan kecepatan tinggi. Macam-macamFixture 1.Jig dan Fixture pada dasarnya dibuat bersamaan dengan mempertimbangkan locators dan positioners. volume produksi yang besar. Vise Jaw Fixture.Konstruksi utamanya berbeda pada beratnya.

bantalan-bantalan poros.Stator. adalah bagian yang tak berputar (diam) yang mempunyai bagian terdiri dari rangka stator yang merupakan salah satu bagian utama dari generator yang terbuat dari besi tuang dan ini merupakan rumah dari semua bagian-bagian generator. dengan dasar inilah timbullah arus listrik. kumparan.Rotor. cincin geser. Jadi disini generator berfungsi untuk mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik yang mempunyai prinsip kerja sebagai berikut : Bilamana rotor diputar maka belitan kawatnya akan memotong gaya-gaya magnit pada kutub magnit. Pada cincincincin tersebut menggeser sikat-sikat. kutub-kutub pembantu beserta belitannya. Bagian-bagian generator : 1. sehingga terjadi perbedaan tegangan.Kerja baru. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 4 . dan sikat-sikat. Contoh Aplikasi mesin yang sering digunakan adalah generator generator Generator adalah suatu sistem yang menghasilkan tenaga listrik dengan masukan tenaga mekanik . kutub utama beserta belitannya. arus melalui kabel/kawat yang ke dua ujungnya dihubungkan dengan cincin geser. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. sebagai terminal penghubung keluar. inti. 2. adalah bagian yang berputar yang mempunyai bagian terdiri dari poros.

Generator 1 fasa Generator yang dimana dalam sistem melilitnya hanya terdiri dari satu kumpulan kumparan yang hanya dilukiskan dengan satu garis dan dalam hal ini tidak diperhatikan banyaknya lilitan.Generator 3 fasa Generator yang dimana dalam sistem melilitnya terdiri dari tiga kumpulan kumparan yang mana kumparan tersebut masing-masing dinamakan lilitan fasa.1 Konstruksi sederhana sebuah generator Macam Generator Berdasarkan tegangan yang dibangkitkan generator dibagi menjadi 2 yaitu : 1. Ujung kumparan atau fasa yang satu dijelaskan dengan huruf besar X dan ujung yang satu lagi dengan huruf U.Gambar 2. 2. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 5 . lilitan fasa yang ke dua ujungnya diberi tanda dengan huruf V – Y dan akhirnya ujung lilitan fasa yang ke tiga diberi tanda dengan huruf W PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir.Generator Arus Searah (DC) Generator arus searah yaitu generator dimana tegangan yang dihasilkan (tegangan out put) berupa tegangan searah. Berdasarkan sistem pembangkitannya generator AC dapat dibagi menjadi 2 yaitu : 1. 2.Generator Arus Bolak-Balik (AC) Generator arus bolak-balik yaitu generator dimana tegangan yang dihasilkan (tegangan out put ) berupa tegangan bolak-balik. Jadi pada statornya ada lilitan fasa yang ke satu ujungnya diberi tanda U – X. karena didalamnya terdapat sistem penyearahan yang dilakukan bisa berupa oleh komutator atau menggunakan dioda.

apabila suau konduktor memotong garis-garis fluksi magnetik yang berubah-ubah.harus ada gerak atau perputaran dari konduktor dalam medan. Untuk menentukan arah arus pada setiap saat.jari telunjuk : medan magnetik kutub u dan s . PRINSIP KERJA GENERATOR ARUS SEARAH Prinsip kerja suatu generator arus searah berdasarkan hukum Faraday : e = . meskipun tujuan utamanya adalah pemabngkitan tegangan searah. tamopak bahwa tegangan kecepatan yang yang PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir.jari tengah : besaran galvanis tegangan U dan arus I Untuk perolehan arus searah dari tegangan bolak balik. Pada kumparan stator terdapat sisi kumparan yang terletak dalam alur-alur. maka ggl akan dibangkitkan dalam konduktor itu. ggl(gaya gerak listrik) Dengan lain perkataan. Tiap-tiap kumparan terdiri atas satu atau lebih lilitan menurut besar tegangan.2a dilukiskan sebuah kumparan yang terdiri atas empat lilitan. Jumlah kawat tiap sisi kumparan sama banyaknya dengan jumlah lilitan pada tiap-tiap kumparan.N df/ dt dimana : N : jumlah lilitan f : fluksi magnet e : Tegangan imbas. Jadi syarat untuk dapat dibangkitkan ggl adalah : . dan kepala-kepala kumparan yang menghubungkan sisi-sisi kumparan diluar alur-alur satu sama lain.– Z. Jenis generator yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini yaitu generator AC 1 fasa.harus ada medan magnetik . atau ada fluksi berubah yang memotong konduktor itu.ibu jari : gerak perputaran . Dalam gambar 2. berlaku pada kaidah tangan kanan : . Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 6 .harus ada konduktor ( hantaran kawat ) . yang dipasang dalam alur-alur inti stator. Lilitan stator Lilitan stator terdiri atas beberapa kumparan.

Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 7 . maka pada kedua ujung kumparan akan timbul tegangan yang sinusoida.komutator . Untuk mendapatkan arus searah dari arus bolak balik dengan menggunakan . Bentuk gelombang yng berubah-ubah tersebut karenanya harus disearahkan. Karena kumparan berada dalam medan magnet. Bila kumparan telah berputar setengah putaran. Dan bila sakalar dibuka lagi akan timbul lagi tegangan.dioda SISTEM SAKLAR Saklar berfungsi untuk menghubungsingkatkan ujung-ujung kumparan. sikat akan menutup celah cincin sehingga tegangan menjadi nol. Bila kumparan jangkar berputar. Bila perioda tegangan sama dengan perioda perputaran cincin. Begitu seterusnya setiap setenganh periode tegangan saklar dihubungkan. yaitu untuk menghubung singkatkan kumparan jangkar. maka tegangan menjadi nol.saklar . maka celah akan terbuka lagi dan timbul tegangan lagi. Bila setengan periode tegangan positif saklar di huybungkan. akan timbul tegangna bolak balik sinusoidal. Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut : Bila kumparan jangkar berputar. SISTEM KOMUTATOR Komutator brfungsi sebagai saklar. maka akan di hailkan tegangan searah gelombang penuh. Karena cincin berputar terus. GAMBAR EFEK KOMUTASI PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. tegangan yang timbul adalah tegangan arus searah gelombang penuh. maka cincin belah ikut berputar. Komutator berupa cincin belah yang dipasang pada ujung kumparan jangkar.dibangkitkan pada kumparan jangkar merupakan tegangan bolak-balik.

Bila diberi prasikap balik (reverse bias) dioda tidak akan dialiri arus. Sedangkan generator dengan magnet remanen menggunakan medan magnet listrik.SISTEM DIODA Dioda adalah komponen pasif yang mempunyai sifat-sifat sebagai berikut: Bila diberi prasikap maju (forward bias) bisa dialiri arus. Half wave rectifier (penyearah setengah gelombang) Full wave rectifier (penyearah satu gelombang penuh) Berdasrakan bentuk gelombang yang dihasilkan. mempunyai kelebihan-kelebihan yaitu : Medan magnet yang dibangkitkan dapat diatur Pada generator arus searah berlaku hubungan-hubungan sebagai berikut : Ea = f z n P / 60 a Volt Dimana: Ea = ggl yang dibangkitkan pada jangkar generator f n = fluks per kutub = kecepatan putar z = jumlah penghantar total a = jumlah hubungan pararel PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Karena banyak kekurangannya. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 8 . dioda dibagi dalam: KARAKTERISTIK GENERATOR ARUS SEARAH Medan magnet pada generator dapat dibangkitkan dengan dua cara yaitu : dengan magnet permanen dengan magnet remanen Generator listrik dengan magnet permanen sering juga disebut magneto dynamo. maka sekarang jarang digunakan.

Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 9 . Generator berpenguatan bebas Generator tipe penguat bebas dan terpisah adalah generator yang lilitan medannya dapat dihubungkan ke sumber dc yang secara listrik tidak tergantung dari mesin. Tegangan induksi akan dibangkitkan pada generator. dan Ra adalah tahanan dalam generator.Bila zP/60a = c(konstanta). maka : Ea = cnf Volt Berdasarkan cara memberikan fluks pada kumparan medannya. (a) Tegangan jepit (V) Arus eksitasi (penguatan) Arus jangkar (Ia) Kecepatan putar (n) Generator berpenguatan sendiri Generator searah seri PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. generator arus searah dapat dikelompokkan menjadi 2 yaitu: 1. Jika generator dihubungkan dengan beban. Tegangan searah yang dipasangkan pada kumparan medan yang mempunyai tahanan Rf akan menghasilkan arus If dan menimbulkan fluks pada kedua kutub. maka hubungan yang dapat dinyatakan adalah: Vf = If Rf Ea = Vt + Ia Ra Besaran yang mempengaruhi kerja dari generator : 2.

untuk mendapatkan penguatan sendiri diperlukan : Adanya sisa magnetik pada sistem penguat Hubungan dari rangkaian medan pada jangkar harus sedemikian. Untuk memperbaikinya dengan hubungan-hubungan perlu diubah dan diberi kembali sisa magnetik. Hal ini terjadi misalnya pada hubungan terbuka dalam rangkaian medan. sehingga /’. Sehingga cara memberikan sisa magnetik adalah pada generator shunt dirubah menjadi generator berpenguatan bebas atau pada generator dipasang pada sumber arus searah. 3. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 10 . yang dilengkapi dengan kumparan shunt dan seri dengan sifat yang dimiliki merupakan gabungan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. hingga arah medan yang terjadi. Mesin shunt akan gagal membangkitkan tegangannya kalau: Sisa magnetik tidak ada. dan dijalankan sebagai motor shunt dengan polaritas sikat-sikat dan perputaran nominal Hubungan medan terbalik.[p-0arus karena generator diputar oleh arah yang medan tidak memperbesar nilai fluksi. seperti cara untuk memberikan sisa magnetik Tahanan rangkaian penguat terlalu besar.Vt = Ia Ra Ea = Ia (Ra + Rf) + Vt + <Vsi b) Generator Shunt Vt = If Rf Ea = Ia Ra + Vt + <Vsi Pada generator shunt. salah dan dijalanksalahan. hingga Rf tidak berhingga atau tahanan kontak sikat terlalu besar atau komutator kotor. Generator kompon Generator kompon merupakan gabungan dari generator shunt dan generator seri. memperkuat medan yang sudah ada. Misal: pada mesin-mesin baru.

Dalam hubungan kompon bantu yang mempunyai peranan utama ialah kumparan shunt dan kumparan seri dirancang untuk kompensasi MMF akibat reaksi jangkar dan juga tegangan drop di jangkar pada range beban tertentu. Dengan memutarkan rotor. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Pada saat mesin dihidupkan (S tutup).dari keduanya. Generator kompon bisa dihubungkan sebagai kompon pendek atau dalam kompon panjang. (a) Kompon panjang Ia = If1 = IL + If2 Ea = Vt + Ia(Ra + Rf1) + <Vsi (b) Kompon pendek Ia = If1 + If2 = IL + If2 Ea = Vt + ILRf1 + IaRa + <Vsi Pembangkitan Tegangan Induksi Pada Generator Berpenguatan Sendiri Disini akan diterangkan pembangkitan tegangan induksi generator shunt dalam keadaan tanpa beban. Biasanya kumparan seri dihubungkan sedemikian rupa. Bila generator ini dihubungkan seperti itu. Ini mengakibatkan tegangan generator akan diatur secara otomatis pasa satu range beban tertentu. akan dibangkitkan tegangan induksi yang kecil pada sikat. yakni MMF nya searah. maka dikatakan generator itu mempunyai kumparan kompon bantu. Perbedaan dari kedua hubungan ini hampir tidak ada. Akibat adanya tegangan induksi ini mengalirlah arus pada kumparan medan. sehingga tegangan drop pada kumparan ini ditinjau dari dari tegangan terminal kecil sekali dan terpengaruh. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 11 . karena tahanan kumparan seri kecil. Arus ini akan menimbulkan fluks yang memperkuat fluks yang telah ada sebelumnya. Proses terus berlangsung hingga dicapai tegangan yang stabil. Mesin yang mempunyai kumparan seri melawan medan shunt disebut kompon lawan dan ini biasanya digunakan untuk motor atau generator-generator khusus seperti untuk mesin las. timbul suatu fluks residu yang memang sudah terdapat pada kutub. sehingga kumparan seri ini membantu kumparan shunt.

Jika tahanan medan diperbesar. makin buruk generator tersebut. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 12 . PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Berarti makin besar tahanan kumparan medan. tegangan induksi yang dibangkitkan menjadi lebih kecil.