Hubungan antara Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945 Undang-Undang Dasar 1945 tentu sudah sering kamu

dengar. Tahukah kamu pengertian dari UUD 1945 itu sendiri? Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri atas Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan. Pada waktu PPKI mengesahkan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, UUD 1945 hanya terdiri atas Pembukaan dan Batang Tubuh. Kemudian melalui Berita Republik Indonesia tanggal 15 Februari 1946, Penjelasan menjadi bagian dari UUD 1945. Undang-Undang Dasar 1945 sendiri telah mengalami beberapa kali perubahan atau yang dikenal dengan istilah amandemen. Amandemen UUD 1945 yang mulai dilakukan pada 1999 mengubah Pen jelasan UUD 1945. Pada saat ini UUD 1945, terdiri atas: a. Pembukaan, terdiri atas empat alinea. b. Batang Tubuh, terdiri atas 16 bab, 37 pasal, 3 pasal aturan pera lihan, dan 2 pasal aturan tambahan. Pembukaan UUD 1945 yang terdiri atas empat alinea mengan dung makna universal dan lestari. Universal mengandung makna bahwa pembukaan UUD 1945 mengandung nilai-nilai yang di junjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di dunia. Adapun lestari mengandung makna mampu menampung dinamika perkembangan zaman. Alinea pertama, Pembukaan UUD 1945 meng andung makna dalil objektif dan dalil subjektif. Dalil objektif yaitu pernyataan pen jajahan di atas dunia harus dihapuskan. Adapun dalil subjektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Alinea kedua, mengandung cita-cita proklamasi, yaitu menuju rakyat yang merdeka, bersatu, ber daulat, dan dapat mewujudkan mas yarakat adil dan makmur. Alinea ketiga mengandung motivasi religius. Pengakuan dan kesadaran bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia, bukan hanya hasil perjuangan semata, me lainkan atas berkat rahmat Allah Yang Maha kuasa. Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 mengan dung dasar negara (Pancasila), tujuan negara, asas politik negara, dan ketentuan tentang UUD. UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis yang mengikat peme rintah, mengikat setiap lembaga negara, lembaga masyarakat, dan mengikat setiap warga negara Indonesia. Batang Tubuh UUD 1945 merupakan rangkaian kesatuan pasal-pasal yang bulat dan terpadu. Batang Tubuh UUD 1945 pada dasarnya memuat dua materi dasar, yaitu sebagai berikut. a. Berisi materi pengaturan tentang bentuk negara dan sistem pemerintahan negara, termasuk di dalamnya pengaturan tentang kedudukan, tugas, wewenang, dan hubungan antara lembaga negara yang satu dan yang lainnya. b. Berisi materi mengenai hubungan negara dengan warga negara, serta konsepsi negara di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan, dan hak asasi manusia. Setelah mempelajari Proklamasi dan UUD 1945, dapat ditarik garis hubungan antara Proklamasi dan UUD 1945. Proklamasi memiliki berbagai makna dan hubungan dengan UUD 1945, yakni sebagai berikut. a. UUD 1945 merupakan penjabaran terperinci dari Proklamasi. Proklamasi ingin mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Pernyataan ini tertuang dalam alinea kedua Pembukaan UUD 1945. b. UUD 1945 merupakan tertib hukum setelah Proklamasi. Hal ini mengandung makna UUD 1945 sebagai pengganti hukum kolonial dan merupakan sumber hukum bagi peraturan-peraturan di bawahnya.

c. UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis yang berfungsi menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan negara. Hal ini tidak mungkin dapat dilaksanakan jika Proklamasi tidak diikrarkan. Sejak 1945 sampai dengan sekarang telah ber langsung empat periode perubahan UUD, yaitu sebagai berikut. a. UUD 1945, mulai berlaku 18 Agustus 1945 sampai dengan 17 Desember 1949. b. UUD RIS 1949, berlaku 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. c. UUDS 1950, berlaku 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. d. UUD 1945, berlaku 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang (sejak tahun 1999 UUD 1945 mengalami beberapa perubahan/amandemen). Para siswa sebagai generasi penerus bangsa, tentunya harus ber terima kasih kepada para pejuang nasional yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. Dengan demikian makna proklamasi dapat kita rasakan sampai saat ini. Bukti rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Sebagai pelajar, rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam bentuk belajar dengan giat sehingga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu menjadi warga negara yang baik serta mengangkat harkat dan martabat bangsa agar mampu sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia. Juga merupakan wujud rasa terima kasih. http://gurumuda.com/bse/hubungan-antara-proklamasi-kemerdekaan-dan-uud-1945 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA, PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 by anan z.a. A. ANALISIS HUBUNGAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 DENGAN PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945, kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI, Bung Karno, pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia, yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan

yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa, kita punya tujuan hidup, kita punya falsafah hidup, kita punya rahasia hidup, kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. Bagi kita, maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. Lain bangsa, hanya mempunyai proclamation of independence saja. Lain bangsa lagi, hanya mempunyai declaration of independence saja. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. Dari penuturannya di atas, penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Keduanya adalah satu. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 2. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 3. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. 4. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya, mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri, dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945, memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita, untuk melaksanakan kenegaraan kita, untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita, untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: 1. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama, kedua, dan ketiga. 2. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. Oleh karena itu, wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945, sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci.

2. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar, rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. 3. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat, hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. B. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran, yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan; (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya; (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat; dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum(rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. [3] Dari Penjelasan UUD 1945, penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. Dengan demikian, Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya, semakin jelas didasarkan pada: 1. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI, yaitu masalah bentuk negara, daerah negara, badan perwakilan rakyat, dan badan penasehat[4]. 2. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. Pada Sidang Tahunan MPR 1999, seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945, yaitu: 1. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945; 2. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia; 3. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil); 4. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945; dan 5. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. [6] C. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945, UUD 1945, DAN PERUNDANG-UNDANGAN

1. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, meliputi hubungan secara formal dan secara material. [7]

a. Hubungan Secara Formal, bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45; bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45, bahkan sebagai sumbernya; bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat, tetap, tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. b. Hubungan Secara Material, yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila, baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45; sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945, penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD, maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat, apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. 2. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum, terikat oleh struktur kekuasaan secara formal, dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi, 1998). Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. [8] Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya, seperti misalnya ketetapan MPR, undang-undang, peraturan pemerintah dan lain sebagainya. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4, Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945, masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa, dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa, yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan, pandangan hidup, tujuan negara, dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila. Dalam ilmu politik, Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. http://sertifikasiprofesi.blogspot.com/2008/05/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi.html

Demikianlah mereka melaksanakan kehidupan yang diyakini kebenaranya. Untuk mewujudkan masyarakat pancasila. Secara yuridis – konstitusional artinya kerana pancasila adalah dasar negara yang di pergunakan sebagai dasar mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan negara. Penulis menggunakan metode analisis dan penelaahan literature yang dinilai cukup efektif dalam memperoleh data dan fakta-fakta yang selanjutnya ditanggapi oleh penulis sehubungan dengan relevensinya pada saat ini yang ternyata ditemukan beberapa kejanggalankejanggalan dan penggeseran nilai-nilai luhur Pancasila karena pengaruh berkembangnya zaman. maupun secara objektif – ilmiah. yakni yang dapat di pertanggung jawabkan baik secara yuridis. C. Secara objektif – ilmiah artinya karena pancasila adalah suatu paham filsafat. yang merupakan kepribadiannya. maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan berpemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada pancasila.MAKALAH PPKN TENTANG HUBUNGAN PANCASILA DAN UUD 1945 BAB I PENDAHULUAN A. Secara etimologis kata pancasila berasal dari bahasa sangsakerta yang mempunyai arti “panca” artinya “lima” dab “sila” artinya “alas” dasar” (Moh Yamin). Sisa pengaruh pengertian pancasila menurut pengamat budha itu masih di kenal di masyarakat jawa. Kesepakatan bersama tersebut sipatnya luhur. Metode Dalam penyusunan makalah ini. Hukum yang dimaksud yaitu UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis dinegara kita. konstitusional. dengan di kenal 5 M. yaitu dilarang: Mateni (membunuh). artinya suatu masyarakat Indonesia modern berdasarkan nilai luhur tersebut. diperlukan suatu hukum yang berisi norma-norma. Masyarakat pancasila pulalah yang hendak kita wujudkan. aturanaturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh setiap warga negara Indonesia. Perkataanpancasila mula-mula digunakan di dalam masyarakat india yang beragama budha. Secara termologis istilah Pancasila artinya lima dasar atau lima alas. yang mengartikan lima aturan yang harus ditaati penganutnya. Itulah kebulatan tekad rakyat Indonesia yang ditetapkan pada Tanggal 18 agustus 1945 melalui panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. Maling. Nilai-nilai kehidupan tersebut mewujudkan amal perbuatan dan pembawaan serta watek orang Indonesia. Pancasila dapat diartikan secara etimologis dan secara termonomologis. mabuk dan main. Dengan kata lain masyarakat Indonesia mempunyai ciri sendiri. Pengertian Pancasila sebagai dasar nagara Rebublik indonesia di tetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Dengan nilai-nilai pulanglah rakyat Indonesia melihat dan memecahkan masalah kehidupan ini untuk mengarahkan dan mempedomani dalam kegiatan kehidupannya bermasyarakat. tiada boleh diganti ataupun diubah. wadon (berjina). D. Maksud Dan Tujuan Dengan ditulisnya makalah ini penulis berharap dapat sedikit membantu memberikan gambaran bahwa tujuan mempelajari pancasila adalah untuk mempelajari pancasila yang benar mengamalakan pancasila dan mengamalkan pancasila. suatu philoshofical way of thingkin atau philoshophical sistem sehingga uraian harus logis dan diterima oleh akal sehat. Mempelajari pancasila yang benar. Latar Belakang Pancasila adalah nilai-nilai kehidupan Indonesia sejak jaman nenek moyang sampai dewasa ini. sebagai dasar nagara. Berdasarkan hal tersebut terdapatlah perbedaan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain. . B. istilah ini mulai di usulkan oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI tanggal 1 juni 1945 sebagai dasar negara RI dan baru disahkan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Oleh karena itu setiap orang boleh memberikan pengertian atau tapsiran menurut pendapat sendiri. untuk nama dasar negara kita RI. Itulah pandangan hidupnya karena keyakinan yang telah mendarah daging itulah maka pancasila dijadikan dasar negara serta ideologi negara.

Pergerakan perjuangan yang bercorak sosiollistik. merupakan puncak perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. yaitu : a. Dengan demikian dalam kehidupan bersama. hubungan aspek kemakmuran. Sebagai Dasar Idiologi Bangsa dan Negara Indonesia 2. penulis hanya akan membatasi : 1. oleh karena itu untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya. yaitu bahwa rumusan Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang merupakan pokok kaidah negara fundamental. ia senantiasa memerlukan orang lam. Pengertian Pancasila Ditinjau Dari Fungsi A. Pandangan hidup bangsa dapat disebut sebagai idiologi bangsa (nasional). Yang tergabung dalam BPUPKI dan PPKI dri tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan tanggal 18 Agustus 1945. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia c. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang maha esa. yang dilakukan oleh para tokoh perjuangan kemerdekaan dan opendiri negara RI. Pergerakan perjuangan yang bercorak kebangsaan yaitu pergerakan yang bertujuan untuk mendirikan negara merdeka yang menjadi milik semua orang dan golongan dalam masyarakat. Dalam proses penjabaran dan kehidupan modren antara pandangan hidup masyarakat dengan pandangan hidup bangsa memiliki hubungan yang bersifat timbal balik. Pergerakan perjuangan yang bercorak religius. senantiasa memerlukan nilai nilai luhur yang dijunjungnya sebagai suatu pandangan hdup nilai nilai luhur adalah merupakan suatu tolak ukur kebaikan yang terkenaan dengan hal hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia. Untuk membatasi ruang lingkup dalam pembahasan masalah. lingkungan masyarakat . seperti cita – cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia pandangan hidup yang terdiri atas kesatuan rangkayan nilai – nilai luhur sendiri. Cita-cita yang ingin di capainya yang bersumber pada pandangan hidupnya tersebut. negara merdeka dengan dasar sosiolistik. sifat dan kedudukan serta fungsi sebagai pokok kaidah negara fundamental. Pandangan hidup bangsa . Pengertian Pancasila ditijau dari fungsinya. dan pandangan hidup negaradapat disebut sebagai idiologi negara. BAB III PEMBAHASAN 1. dan aspek kemakmuran. dengan demikian Pancasila mempunyai hakikat. secara berturut – turut lingkungan keluarga. Sebagai makhluk individu dan makhluk social manusia tidaklah mungkin memenuhi segala kebutuhannya sendiri. urusan agama tidak termasuk urusan negara. Pandangan hidup berfungsi sebagai kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya. dalam perjuangan untuk perjuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih sempurna. ada yang bercorak religius dan ada yang bercorak sosiolistik. dan dilembagakan menjadi pandangan hidup negara. UUD 1945 dan Proklamasi 17 Agustus 1945 mempunyai hubungan dalam dua aspek. yaitu ada yang bercorak kebangsaan. Dalam pengertian inilah maka proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa dan selanjutnya pandangan hidup bangsa dituangkan. Hubungan aspek kesejarahan. negara merdeka dengan dasar sosiolisme dan komunisme.BAB II PERMASALAHAN Pancasila. Corak pergerakan perjuangan kemerdekaan tersebut dapat dibagi atas tiga corak. Negara kesatuan RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan Pancasila sebagai dasar Negaranya dan UUD 1945 sebagai hukum dasar tersebut. yaitu pergerakan yang bertujuan untuk memdirikan negara merdeka dengan agama islam sebagai dasarnya. lingungan bangsa dan lingkungan negara yang merupakan lembaga masyarakat utama yang diharapkan dapat menyalurkan dan mewujudkan pandangan hidupnya. Dalam pengertian inilah maka manusia pribadi senantiasa hidup sebagai bagian dari lingkungan social yang lebih luas. yaitu bahwa riwayat singkat perumusan dan kesepakatan Pancasila bersama dengan perumusan naskah Proklamasi dan UndangUndang Dasar. Yang menjalankan dirinya sebagai dasar kelangsungan hidup negara RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. yaitu aspek kesejarahan. Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia b. Hubungan Pancasila dengan UUD 1945.

kemudian diangkat dan dirumuskan oleh pada pendiri negara dalam sidang-sidang BPUPKI. sosial budaya. serta sidang PPKI kemudian di tentukan dan disepakati sebagai dasar negara republik indonesia dan dalam pengertian inilah maka pancasila sebangai pandangan hidup negara dan sekaligus sebagai idiologi negara Bangsa Indonesia dalam hidup bernegara telah memiliki suatu pandangan hidup bersama yang bwersumber pada akar budayanya dan nilai-nilai religiusnya dengan pandangan hidup yang mantap maka bangsa Indonesia akan mengetahui kearah mana tujuan yang ingin dicapainya. Konsekuensinya seluruh pelaksana dan penyelenggara negara segala peraturan terutama segala peraturan perundangundangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasa ini. serta pemerintahan negara. Pandangan yang ada pada masyarakat indonesia tersebut kemudian menjelma menjadi pandanga hidup yang telah terintis sejak zaman sriwijaya. Pancasila merupakan suatu asa kerokhanian yang meliputi suatu kebatinan atau cita-cita hukum. dan menguasai hukumdasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau convensi. yang pada akhirnya dikongkritisasikan atau di jabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945. Oleh karena itu pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat indonesia. sehingga merupakan suatu sumber nilai.diproyeksikan kembali kepada pandangan hidup masyarakat serta tercermin dalam sikap hidup pribadi warganya. pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. Majapahit kemudian sumpah pemuda 1928. Dengan suatu pandangan hidup yang jelas maka bangsa indonesia akan memiliki pegangan atau pedoaman bagaimana mengenal dan memecahkan berbagai maslah politik. dijabarkan diderivasikan dari nilai-nilai pancasila. dalam budaya serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup masyarakat Indonesia. idiologi negara atau (Staatsidee0. dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan lain perkataan pencasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. hukum. 1996). Sebagai inti sari dari nilai budaya masyarakat Indonesia. Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara serta idiologi negara. Pancasila sebagai dasar negara adalah merupakan sumber dan segala sumber hukum (sumber tertib hukum) Indonesia. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa tersebut terkandung di dalamnya konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan yang terkandung dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. yaitu kewajiban pemerintah dan lain-lain penyelenggaraan negara untuk memelihara. dalam negara Pancasila pandangan hidup masyarakat tercermin dalamkehidupan negara yaitu pemerintahan terikat oleh kewajiban konstitusional. Sebagai sumber daris segala sumber hukum atau sebagai sumber tertib hukum Indonesia maka Pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi yaitu Pembukaan Uud 1945. Sebagai dasar negara. Dengan demikian. baik moral maupun hukum negara. Transformasi pandangan hidup masyarakat menjadi pandangan hidup bangsa dan akhirnya menjadi dasar negara juga terjadi pada pan dangan hidup pancasila. Panitia Sembilan. Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila dalam kehidupannya ini rering disebut sebagai dasar filsafat atau dasar falsafah negara (philosoficche Gronslag) dari negara. De4ngan demikian pandangan hidup bangsa indonesia yang Bhineka Tunggal Ika tersebut merupakan asas kesatuan bangsa sehingga tidak boleh mematikan keanekaragaman. Kedudukan pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat terinci sebagai berikut : a. ekonomi. B. kemudian dijelmakan atau dijabarkan lebih lanjut dalam pokok-pokok pikiran. maka pancasila merupan cita-cita moral bangsa yang menberikan pedoman dan kekuatan rohaniah bagi bangsa untuk berprilaku luhur dalam kehidupan sehari dalam bermasyarakat. Dengan suatu pandangan hidup yang di yakininya bangsa indonesia akan mampu memandang dan memecahkan segala persoalan yang dihadapinya secara tepat sehingga tidak terombang-ambing persoalan tersebut. b. yang meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945. Dalam kehidupannya sebagaidasar negara. Maka pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. Dengan demikian pancasila merupakan asas kerohanian tertib hukum Indonesia yang dalam pembukaan UUD 1945 di jelmakan lebih lanjut ke dalam empat pokok pikiran. . pancasila merupakn sumber kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara Republik Indonesia berserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat. wilayah. barbangsa dan bernegara. norma serta kaidah. nilai-nilainya telah terdapat pada bangsa Indonesia dan adat istiadat . hamkan dan persoalan lainya dalam gerak masyarakat yang semakin maju. serta hukum positif lainnya. Budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur (Darmodihardjo. Meliputi suasana kebatinan (Geislichenhintergrund) dari UUD 1945. maka pandanagn hidup dijunjung tinggi oleh warganya kerana pandangan hidup bansa pancasila berakar pada budaya dan pandangan hidup masyarakat.

Mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara (baik hukum dasar tertulis maupun tidak tertulis).. bangsa perjanjian luhur serta tujuan yang hendak diwujudkan. Mengandung norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain pennyelenggara negara (termasuk para penyelenggara dan golongan fungsional) memegang tegus cita-cita moral rakyat yang luhur.. sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa negara Indonesia. d. persatuan. namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat. No.unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan okeh para pendiri negara. Oleh karena itu fungsi pokok pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia.. warga negara dan penduduk RI pada tanggal 18 Agustus 1945. XVIII/MPR/1998. Oleh karena ciri khas Pancaila itu maka memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia. melandasi prolamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Untuk mewujudkan tujuan proklamasi kemerdekaan maka panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI) telah menetapkan UUD 1945 merupak hukum dasar yang tertulis yang Mengikat pemerintah. Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa.c. bahkan harus bersumber kepadanya. Selain itu Pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja yang hanya memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu. cita-cita moral mengenai kehidupan ke masyarakatan dan keagamaan sebagai pengejawatanhan dari budi nurani manusia. bentuk dan tujuan negara. Karena itu pancasila di jadikan idiologi negara. bagi penyelenggara negara. Sebagaimana telah ditentukan pembentukan negara bahwa tujuan utama dirumuskannya pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. perdamaian nasional dan mondial. Reformasi tidak mungkin menyimpan dari nilai ketuhanan. 2. Dalam proses reformasi dewasa ini MPR melalui sidang istimewa tahun 1998. kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak dari negara indonesia selanjutnya dikatakan bahwa cita-cita tersebut meliputi cita-cita mengenai kemerdekaan individu. di jelaskan bahwa pancasila sebagai sumber dan sumber hukum atau sumber tertib hukum indonesia yang pada hakikatnya merupakan suatu pandangan hidup. melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada hakekatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komperensif. yang meliputi berbagai bidang selain berdasarkan pada kenyataan aspirasi rakyat (Sila IV) juga harus mendasar pada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. kemerdekaan bangsa. kemanusiaan. Dalam Pembagian pembukaannya terdapat pokok-pokok .. setiap lembaga/masyarakat. menurut dasar kemanusian yang adil dab beradab”. dengan lain perkataan unsure-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup Masyrakat sendiri. cita-cita politik mengenai sifat.. ketetapan No XX/MPRS/1966. para pelaksana pemerintahan (juga para penyelenggara partai dan golongan finagsial). e. Unsur. V/MPR/1973 dan ketetapan No. Hal ini sesuai dasar yuridis sebagaimana tercantum dlam UUD 1945. IX/MPR/1978. Hal ini sebagaimana tercantum dalam pokok pikiran keempat yang bunyinya sebagai berikut “ . Dengan demikian Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa dan bukannya mengangkat atau mengambil ideology dari bangsa lain. Pancasila Sebagai Ideology Bangsa dan Negara Indonesia Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia maka Pancasila pada hakekatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideologi-ideologi lain didunia. sehari setelah proklamasi kemerdekaan tersebut. perikemanusian. C. keadilan sosial. nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara. oleh karena itu segala agenda dalam proses reformasi. kerakyatan serta keadilan... mengembalikan kedudukan pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia yang tercantum dalam Tap.. Hubungan Pacasila dengan UUD 1945 Pancasila dasar negara kita dirumuskan dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berasal dari pandangan hidup bangsa yang merupakan kepribadian. Merupankan sumber semangat dari UUD 1945... (ketetapan MPR No. Pancasila merupakan kesadaran cita-cita hukum serta cita-cita moral luhur yang memiliki suasana kejiwaan serta watak bangsa Indonesia. karena masyarakat dan negara indonesia senantiasa tumbuh dan berkembang seiring zaman dan dianmika masyarakat dan negara tetap diliputi dan di serahakan asas kerohanian negara. Hal ini dapat dipahami karena semangat adalah penting bagi pelaksanaan dan penyelenggaraan negara. sehingga bangsa ini merupakan kuasa materialis (asal bahan) Pancasila.

atura-aturanatu ketentuan-ketantuanyang harus dilaksanakandan ditaati. semangat dan yang disemangati pada hakikatnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang yidak dapat dipisahkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana kebatianan UUD1945 dan cita-cita hukum UUD 1945 tidak lain adalah bersumber kepada atau dijiwai dasar falsafah negara pancasila. sedangkan pancasila itu sendiri memancarkan nilainilai luhur yang telah mampu memberikan semangat kepada dan terpancang dengan khidmat dalam perangkat UUD 1945.setiap produk hukum misalnya undang-undang. Disinilah arti dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara. yang menurut penjelasan UUD 1945 merupakan ‘aturan-auran dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelengaraan negara. meskipun tidak tertulis’. keadilan sosial. Atau dengan kata lain bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila.pikiran tentang kehidupan bermasyarakat. dan mewujudkan cita-cita hukum (Rechtsidee) yang menguasai hukum negara baik hukum yang tertulis maupun tidak tertulis. bernegara yang tiada laindalah pancasila pokok-pokok pikitran tersebut yang diwujudkan dalam pasal-pasal batang tubuh UUD 1945 yang merupakan aturan aturan pokok dalam garis-garis besar sebagai intruksi kepada pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk melaksanakan tugasnya. Batang tubuh UUD 1945 merupakan pokok-pokok nilai-nilai pnacasila yang disusun dalam pasal-pasal. yang tidak lainadalah sila dari pancasila. Dengan tetap menyadari keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan dengan memperhatikan hubungan dengan batang tubuh UUD yang memuat dasar falsafah negara pancasali dan UUD 1945 merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. kedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan dan ketuhanan Yang Maha Esa menurut kemanusiaan yang adil dan beradab.melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum.maka undang-undang dasar adalah mengikat.merupakan hukum yang berlaku yang menempati kedudukan yang tinggi. secara teknis dapat dikatakan bahwa pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaanUUD 1945 adalah garis besar cita. hal inilah yang harus kita ketahui. Selain dari apayang diuraykan dimuka dan sesuai pula dengan penjelasan undang-undang dasar 1945. Inilah yang dimaksudkan dengan konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan sebagai pelengkap atau pengisi kekosongan yg timbul dari praktek kenegaraan.yang terkandung dalam pancasila. masih ada hukum dasar yang tidak tertulis yang juga merupkan sumber hukum.bahkan setiap kebijak sanaan pemerintah haruslah berlandaskan atau bersuberkan pada peraturan tang lebih tinggi.sehubungan dengan undang-undang dasar juga berfungsi sebagai alat control untuk mengecekapakah norma hukum yang redah yang berlaku sesuai atau tidak dengan ketentuan undang-undang dasar. karena aturan tersebut tidak terdapat dalam Undang-Undang dasar.UUDdalam kerangka tata urutan atau tata tingkatan norma hukum yang berlaku.maka undang-undang dasar berisi norma-norma. Seperti telah disinggung di muka bahwa di samping Undang-Undang dasar. UUD bukanlah hukum dasar biasa.peraturan pemerinytah atau keputusan pemerintah. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokok-pokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945. Jidi pancasila adalah jiwa.ialah bahwa. Kedua bagian (kompenan) UUD 1945 tersebutr dijelaskan dalam penjelasan otentik Seperti telah dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan undang-undang dasar adalah hukum dasr yang tertulis.mengikat tembaga negara dan lembaga masyarakatdan juga mengikat semua negaraindonesia dimana saja dan setiap penduduk warga indonesi. UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal yang merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiranterkandung dalam UUD1945 yang tidak lain adlah pokok pikiran: persatuan Indonesia. Menurut penjelasan UUD 1945 pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari undangundang negara Indonesia.yang pada akhirnya dapat di pertanggung jawaban pada ketentuan UUD 1945. Dalam kedudukan yang demikianlah.mengikat perintah. ini sumber dan landasan UUD 1945.pembukaan undang-undang dasar 1945mengandung pokok-pokok pikiran itu diciptakan oleh undang-undang dasar 1945dalam pasal-pasalnya. Ketuhanan yang merupakan perintah secara pokok itu perlu diberi penjelasan. pembukaan undang-undsang dasar1945mempuyai fungsi atau hubungan langsung dengan batang tubuh undang-undang dasar1945 itu sendiri. Hal itialh yang termuat dalam penjelasan otentik UUD 1945. .hal ini mengandung pengertian bahwa sebagai hukum. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945. Pokok-pokok pikiran itu dijelmakan dalam pasal-pasal dan UUD itu. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia.dan sebagai hukum.

yaitu nila-nilai agama. keadilan perdamaian untuk seluruh warganya. makin supel (elastic) Sifatnya aturan itu makin baik. Jadi kita harus menjadi supaya sistem Undang-Undang dasar jangan sampai ketinggalan zaman. Yang penting dalam pemerintahan dan dalam hal hidupnya negara ialah semangat para pemimpin pemerintahan. Jadi hubungan Negara dengan tuhan memiliki hubungan kesesuaian dalam arti sebab akibat yang tidak langsung.anakciremai. kebenaran.UUD 1945 yang hanya terdiri dari 37 pasal ditambah dengan Empat pasal Aturan Peralihan dan dua ayatturan Tambahan. kesejahteraan. Maka menjadi suatu kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan. Disis lain Negara adalah suatu lembaga kemanusiaan suatu lembaga kemasyarakatan yang anggotaanggotanya terdiri atas manusia. Oleh karena itu. karena Negara adalah lembaga masyarakat dan masyarakat adalah terdiri atas manusia-manusi adapun keberadaan nilai-nilai yang berasal dari tuhan. tidak mudah ketinggalan zaman. Yaitu semangat yang dinamis. http://www. yang menyangkut segala sesuatu yang berkaitan dengan kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan terkandung dalam nilai-nilai agama. diadakan oleh manusia untuk manusia. Kesesuaian itu dalam arti kesesuaian sebab-akibat. sehingga dengan aturan-aturan pokok itu akan merupakan aturan yg luwes. sedangkan hakikat kedudukan kodrat manusia adalah sebagai makhluk berdiri sendiri dan sebagai makhluk tuhan.html Pancasila : Penjelasan sila-sila 1. Tuhan adalah sebagai sebab yang pertama atau kausa prima. maka segala sesuatu termasuk manusia adalah merupakan ciptaan tuhan (Notonagoro) Hubungan manusia dengan tuhan. sedang aturan-aturan yg menyelenggarakan aturanaturan pokok iti diserahkan kepada Undang-Undang yg lebih mudah caranya membuat. Maka Negara berkewajiban untuk merealisasikan kebaikan. maka UUD 1945 termasuk singkat dan bersipat supel atau fleksibal. Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok dalam penyelenggaraan Negara adalah manusia.com/2008/06/makalah-ppkn-tentang-hubungan-pancasila. untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang hakikatnya berupa nilanilai kebaikan. kenyal. bertujuan untuk melindungi dan mensejahterakan manusia sebagai warganya. yaitu Negara sebagai akibat langsung dari manusia dan . Maka dalam segala aspek penyelenggaraan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat nila-nilai yang berasal dari tuhan. Undang-Undang dasar yg disingkat itu sangat menguntungkan bagi negara seperti Indonesia ini yang masih harus terus berkembang secarz dinamis. Dalam hubumgan ini penjelasan UUD 1945 mengemukakan bahwa telah cukuplah kalau Undang-Undang dasar hanya memuat aturan-aturan pokok garis-garis besar sebagai intruksi kepada Pemerintah pusatdan lain-lain penyelengaraan negara untuk menyelenggarakan kehidupan negara. positif dan konstuktif seperti yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945. Maka dapatlah disimpulkan bahwa Negara adalah sebagai akibat dari manusia. kebenaran dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. menubah dan mencabut. Dalam pengertian ini hubungan antara manusia dengan tuhan juga memiliki hubungan sebab-akibat. Sila ketuhana yang maha esa Inti sila ketuhanan yang mahaesa adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan hakikat Tuhan.

nilai-nilai kebudayaan. Hal ini sesuai dengan asal mula bahan pancasila yaitu berupa nilai-nilai agama . Sila persatuan Indonesia Inti sila persatuan Indonesia yaitu hakikat dan sifat Negara dengan hakikat dan sifat-sifat satu. namun sifat Negara harus sesuai dengan kedua sifat tersebut yaitu baik kerja jasmani maupun kejiwaan secara serasi dan seimbang. bentuk Negara. terutama dalam pengertian yang lebih sentral pendukung pokok Negara berdasarkan sifat kodrat manusia monodualis yaitu manusia sebagai individu dan makhluk social. Maka konsekuensinya dalam setiap aspek penyelengaraan Negara antara lain hakikat Negara. setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. yang telah ada pada bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala yang konsekuensinya harus direalisasikan dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara 2. dibentuk oleh anusia untuk memanusia dan mempunyai suatu tujuan bersama untuk manusia pula. Oleh karena itu dalam kaitannya dengan hakikat Negara harus sesuai dengan hakikat sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social. yaitu ini sila ketuhanan yang mahaesa adalah berupa hubungan yang bersifat mutlak dan tidak langsung. namaun juga bukan Negara klass yang hanya menekankan sifat mahluk social . maka sifat dan hakikat Negara Indonesia adalah monodualis yaitu baik sifat kodrat individu maupun makhluk social secara serasi. Jadi Negara merupakan suatu . Maka sudah menjadi suatu keharusan bagi Negara untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang berasal dari tuhan.manusia sebagai akibat adanya tuhan. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Inti sila kemanusiaan yang adil dan beradab adalah landasan manusia. Hal ini dapat dipahami karena Negara adalah lembaga masyarakat yang terdiri atas manusia-manusia. Kesesuaian ini meliputi sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia yang pada hakekatnya merupakan suatu kesatuan yang utuh. Jadi hubungan antara Negara dengan landasan sila pertama. tujuan Negara . atau juga bukan hanya menekankan segi rohani nya saja. kekuasaan Negara. Maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan hakikat dan sifat-sifat manusia Indonesia yang monopluralis . Selain itu hakikat dan sifat Negara Indonesia bukan hanya menekan kan segi kerja jasmani belaka. Maka bentuk dan sifat Negara Indonesia bukanlah Negara individualis yang hanya menekankan sifat makhluk individu. harmonis dan seimbang. yang berarti manusia hanya berarti bila ia dalam masyarakat secara keseluruhan . moral Negara dan para penyelenggara Negara dan lain-lainnya harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat manusia. 3. karena dalam praktek pelaksanaannya hakikat dan sifat Negara harus sesuai dengan hakikat kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk berdiri seniri dan makhluk tuhan.

Oleh karena itu dalamn realisasi penyelenggaraan negaranya. 4. maka bentuk dan sifat-sifat Negara mengandung pengertian suatu cita-cita kefilsafatan yang demokrasi yang didalam pelaksanaannya meliputi demokrasi politik dan demokrasi politik dan demokrasi si=osial ekonomi. merupakan suatu Negara yang mempunyai eksistensi sendiri. mengandung cita-cita kefilsafatan.satu nasib dalam sejarah. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Inti sila keempat adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan sifat-sifat dan hakikat rakyat. yang mempunyai bentuk dan susunan sendiri.kesatuan yang utuh . Mempunyai suatu sifatsifat dankeadaan sendiri. membuat Negara dan bangsa indoneisa mempunyai keberadaan sendiri di antara Negara-negara lain di dunia ini Dalam kaitannya dengan sila persatuan Indonesia ini segala aspek penyelenggaraan Negara secara mutlak harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat satu. rakyat dan lain sebagainya harus sesuai dengan hakikat satu serta konsekuensinya harus senantiasa merealisakan kesatuan dan persatuan. baik bentuk Negara. juga menentukan sifat dan keadaan Negara. waktu dan keadaan. penguasa Negara. Negara berdasarkan atas permusyawaratan dan kerjasama dan berdasarkan atas kekuasaan rakyat. Hal itu antara lain meliputi rakyat yang senantiasa merupakan suatu kesatuan bangsa Indonesia. . Jadi Negara Indonesia ini merupakan suatu kesatuan yang mutlak tidak terbagi-bagi . Maka dalam penyelenggaraan Negara bukanlah terletak pada suatu orang dan semua golongan satu buat semua. baik yang bersifat kebendaan maupun kejiwaan. lembaga Negara. yaitu untuk keperluan seluruh rakyat . satu bahasa yaitu bahasa nasional indoneisa. Dalam hal ini Negara berdasarkan atas hakikat rakyat . Maka pengertian kesesuaian dengan hakikat rakyat tersebut. pemerintah yaitu satu pemerintahan Indonesia yang tidak bergantung pada Negara lain. Dalam pelaksanaannya realisasi persatuan dan kesatuan ini bukan hanya sekedarberkaitan dengan hal persatuannya namun juga senantiasa bersifat dinamis yaitu harus sebagaimana telah dipahami bahwa Negara pada hakekatnya berkembang secara dinamis sejalan dengan perkembangan zaman. Kesuaian Negara dengan hakikat satu tersebut meliputi semua unsur-unsur kenegaraan baik yang bersifat jasmaniah maupun rohania. atau dengan lain perkataan kebahagian seluruh rakyat dijamain oleh Negara. Negara pada hakikatnya didukung oleh rakyat oleh rakyat itu dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan. semua buat satu. Negara dilakukan untuk kepentingan seluruh rakyat . bangsa dan wilayah Indonesia tersebut. satu jiwa atau satu asas kerokhanian pancasila. Kesatuan dan persatuan Negara. tertib hukum. setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. Dalam praktek pelaksanaannya pengertian kerakyatan bukan hanya sekedar berkaitan dengan pengertian rakyata secara kongkrit saja namun mengandung suatu asas kerokhanian . yang merupakan suatu keseluruhan penjumlahan semua warga Negara yaitu Negara Indonesia. Dalam kaitannya dengan sila keempat ini. tidak pada golongan atau individu. wilayah yaitu satu tumpah darah Indonesia. maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakekat rakyat.

Dalam pelaksanaannya demokrasi monodualis ini juga bersifat kekeluargaan yaitu prinsip hidup bersama yang bersifat kekeluargaan. yaitu sifat kodrat manusia sebagai individu dan makhluk social. yaitu Negara demokrasi monodualis. yaitu pemenuhan hak dan wajib pada kodrat manusia hakikat keadilan ini berkaitan dengan hidup manusia . jadi juga bersifat monopluralis . Hal ini menyangkut realisasi keadilan dalam kaitannya dengan Negara Indonesia sendiri (dalam lingkup nasional) maupun dalam hubungan Negara Indonesia dengan Negara lain (lingkup internasional) Dalam lingkup nasional realisasi keadilan diwujudkan dalam tiga segi (keadilan segitiga) yaitu: 1. sudah menjadi bawaan hakikatnya hakikat mutlak manusia untuk memenuhi kepentingan hidupnya baik yang ketubuhan maupun yang kejiwaan. yaitu hubungan keadilan antara manusia satu dengan lainnya. yaitu hubungan keadilan antara Negara dengan warganya. Negara wajib memenuhi keadilan terhadap warganya yaitu wajib membagi-bagikan terhadap warganya apa yang telah menjadi haknya. Oleh karena itu kesesuaian Negara dengan hakikat rakyat ini berkaitan dengan sifat Negara kita. Realisasi keadilan dalam praktek kenegaraan secara kongkrit keadilan social ini mengandung cita-cita kefilsafatan yang bersumber pada sifat kodrat manusia monodualis . yaitu hubungan keadilan antara warga Negara terhadap Negara. kondisi dan keadaan zaman. 3. Jadi dalam pengertian keadilan legal ini negaralah yang wajib memenuhi keadilan terhadap negaranya. atau dengan perkataan lain hubungan keadilan antara warga Negara. 2. Keadilan bertaat (legal). dalam hubungan hidup manusia dengan tuhannya. yaitu memberikan kepada siapapun juga apa yang telah menjadi haknya oleh karena itu inti sila keadilan social adalah memenuhi hakikat adil. Keadilan ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam pengertian sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Keadilan distributive. dalam keseimbangan dinamis yang selalu sesuai dengan situasi. semua itu dalam realisasi hubungan kemanusiaan selengkapnya yaitu . Keadilan komulatif. yaitu keadilan antara warga Negara yang satu dengan yang lainnya. 5. dan dalam hubungan hidup manusia dengan dirinya sendiri (notonegoro). Selain itu secara kejiwaan cita-cita keadilan tersebut juga meliputi seluruh unsur manusia. Sila keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Inti sila kelima yaitu “keadilan” yang mengandung makna sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat adil. Selanjutnya hakikat adil sebagaimana yang terkandung dalam sila kedua ini terjelma dalam sila kelima. yang berarti demokrasi yang sesuai dengan sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social dalam suatu kesatuan dwitunggal.Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok Negara adalah manusia yang bersifat monodualis sedangkan rakyat pada hakikatnya terdiri atas manusia-manusai. baik dari dirinya sendiri-sendiri maupun dari orang lain.

tidak mempunyai “raison d’etre”. membelokkan serta merusak makna Deklarasi Kemerdekaan. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. Demikian pula perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita kemerdekaannya. tidak mengetahui atau tidak . kesadaran serta penghayatan bangsa Indonesia atas cita-cita Proklamasi Kemerdekaannya dengan cara mengaburkan. Bung Karno menyebut kemerdekaan sebagai “jembatan emas” untuk mencapai cita-cita nasional Indonesia. Guna menghadapi berbagai tantangan tersebut diperlukan usaha kita dengan sungguh-sungguh untuk dapat memahami makna Deklarasi Kemerdekaan. serta kepribadian bangsa Indonesia. tidak mempunyai arah. atau tidak peduli bahwa telah terjadi pengkhianatan yang akan menghancur-leburkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. pedoman. serta tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara harus merupakan turunan (derivasi) serta penjabaran dari Pembukaan UUD 1945. baik dari luar maupun dari dalam. Memahami makna Pembukaan UUD 1945 Kalau musuh-musuh Proklamasi Kemerdekaan mampu melaksanakan penjungkir-balikan makna Pembukaan UUD 1945 dengan cara licik dan penuh dengan tipu muslihat. ………………“Proklamasi” tanpa “Declaration” berarti bahwa kemerdekaan kita tidak mempunyai falsafah.hubungan manusia dengan dirinya sendiri. setidak-tidaknya mengerti atas terjadinya penyimpangan-penyimpangan. Dengan demikian seluruh arah dan tujuan. Dalam Deklarasi Kemerdekaan itulah kita akan dapat menemukan “raison d’etre” (alasan keberadaan/ eksistensi) bangsa Indonesia. Oleh karena itu. konseptual maupun operasional. tidak memahami. ironisnya. Setiap perjuangan untuk mencapai cita-cita luhur selalu akan dihadapkan kepada berbagai tantangan. yaitu Pembukaan Undang-Undang Dasar ’45. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. http://kuliahade. Dengan memahami makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. baik yang bersifat fundamental. mereka berusaha membunuh pemahaman. tidak memahami bahwa perombakan Pancasila maupun UUD 1945 akan merombak seluruh tata kehidupan berbangsa dan bernegara. kelompok maupun golongan). (DBR II – 442) Pendahuluan Kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat berharga dalam kehidupan. Berbagai tantangan telah datang menghantam. antara lain : menonjolnya kepentingan subyektif (baik pribadi. Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai sebab. tidak mempunyai tujuan selain daripada mengusir kekuasaan asing dari bumi “Ibu Pertiwi”. meskipun dalam tulisan ini hanya akan membahas pokok-pokoknya. banyak pendukung Proklamasi yang tidak menyadari. kita akan dapat menentukan arah yang benar serta mencegah. Ketika hantaman secara fisik tidak mampu merontokkan perjuangan bangsa Indonesia. akan tetapi kemerdekaan Indonesia diproklamasikan untuk menciptakan keadaan yang memberi kemungkinan bagi bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita hidupnya berdasarkan prinsip-prinsip yang hidup di dalam kalbu. Dari kutipan di atas jelas dapat kita ketahui bahwa di dalam Deklarasi Kemerdekaan yang tertuang sebagai Pembukaan UUD 1945 kita akan dapat menemukan falsafah.wordpress. untuk setia kepada suara-batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita.com/2010/07/30/pancasila-penjelasan-sila-sila/ Memahami Makna Pembukaan UUD’ 45 Memahami Makna Pembukaan UUD ’45 Bung Karno : Declaration of Independence kita. karena di dalam alam kemerdekaan itulah kita akan dapat berjuang mencapai tujuan hidup berdasarkan prinsip-prinsip yang telah kita letakkan. hubungan manusia dengan manusia lainnya dan hubungan manusia dengan Tuhannya. Tanpa mempunyai Dasar Penghidupan Nasional. tidak mempunyai pedoman. Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan bukan sekedar untuk merdeka. baik terbuka maupun terselubung. dasar-dasar kebangsaan dan kenegaraan. untuk melaksanakan ke Negaraan kita.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya. Alinea pertama merupakan asas dalam mendirikan negara. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. maka penjajahan di muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. memahami dan menghayati makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. Dengan demikian jelas bahwa negara yang didirikan oleh bangsa Indonesia adalah sebuah negara bangsa (nation state) yang berdiri di atas hak yang dimilikinya. Atas dasar kesadaran itu. perdamaian abadi dan keadilan sosial. yang terbentuk dalam satu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Persatuan Indonesia. melainkan nasionalisme yang berperikemusiaan dan berperikeadilan. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Atas dasar asas tersebut. bersatu. meskipun kita juga memahami. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.. Untuk dapat mencermati. untuk menjalin hubungan saling hormat menghormati dengan kewajiban untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. misi dalam mendirikan negara yang merdeka. serta bentuk. . supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. yang terdiri dari dua hal : pertama : kemerdekaan adalah hak segala bangsa. bukan pula jingo nasionalism. mencerdaskan kehidupan bangsa. semangat dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. nasionalisme yang dibangun Indonesia pasti bukan nasionalisme yang chauvinistik. Namun diharapkan setidaktidaknya kita akan dapat melakukan pemahaman atas pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalamnya. akan kita kutip teks Pembukaan tersebut secara lengkap : Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. Dari kutipan tersebut dapat kita cermati bahwa dalam Deklarasi Kemerdekaan terkandung asas.memahami makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 maupun Pancasila (meskipun mungkin hafal tiap kata). maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar negara Indonesia . Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka. sifat dan dasar negara yang kita dirikan. Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. kedua : penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Nasionalisme yang akan dibangun adalah nasionalisme yang menjunjung tinggi hak kemerdekaan semua bangsa. yaitu hak untuk merdeka. merupakan kewajiban kita untuk mencermati. visi. serta sebab yang lain lagi. Kemanusiaan yang adil dan beradab. memahami serta menghayati substansi serta makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. bahwa keterbatasan kata yang kita miliki tidak akan mampu mengurai secara rinci seluruh kandungan yang ada dalam cita-cita luhur tersebut. serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. adil dan makmur. Selanjutnya akan kita telusuri alinea per alinea. Atau memang tidak mau tahu sama sekali tentang itu semua! Oleh karena itu. berdaulat. untuk menegakkan kembali jiwa. Hal ini dipertegas dalam alinea ke empat yang menyebutkan “Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia”.

Visi bangsa Indonesia dalam mendirikan negara bangsa yang merdeka dengan jelas diungkapkan dalam alinea ke dua. Seperti halnya dengan bangsa-bangsa lain.M. Hal ini terungkap dalam alinea ke tiga. disusunlah Undang-Undang Dasar. baik penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation) maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme). melainkan untuk saling mendukung guna membangun kekuatan bersama. untuk menegakkan kemerdekaan dan kedaulatannya bangsa Indonesia berpegang pada tiga prinsip kemerdekaan yang oleh Bung Karno disebut “Trisakti”. demokrasi ekonomi dan demokrasi politik harus ditegakkan. Tidak bisa tidak. memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kemakmuran yang akan dibangun adalah kemakmuran untuk semua. Kondisi masyarakat yang sejahtera lahir dan batin itulah yang disebut sebagai Sosialisme Indonesia. berdaulat. maka dapat diketahui bahwa nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang dijiwai perikemanusiaan dan perikeadilan. • berdikari di bidang ekonomi. . Selanjutnya dalam alinea ke empat diungkapkan tentang prinsip-prinsip dibentuknya Pemerintah sebagai instrumen politik dan tugasnya. sepenuhnya berkat rahmat Tuhan Y. kemakmuran untuk bangsa Indonesia secara keseluruhan yang terdistribusi secara adil. yaitu : negara yang merdeka. kemerdekaan yang diperjuangkan dengan berbagai pengorbanan. Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melaksanakan dua tugas pokok : ke dalam : pertama. Disadari sepenuhnya bahwa kekuatan Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekaaanya adalah tumbuh dan berkembangnya kesadaran dan semangat persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius. Sedangkan adil dan makmur adalah kondisi kehidupan yang menjadi tujuan dalam mendirikan negara. artinya Indonesia adalah sebuah republik yang bersifat demokratis. Memahami bahwa kapitalisme merupakan induk dari kolonialisme/ imperialisme. bersatu dan berdaulat bermakna sebagai negara bangsa (nation state) yang bebas dari penjajahan maupun penindasan negara lain. menyadari sepenuhnya bahwa kemerdekaan yang telah dicanangkan.Berdasarkan prinsip tersebut. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia . Oleh karena itu dasar pengelolaan kesejahteraan tersebut harus berasaskan kekeluargaan yang bersumber pada prinsip kesederajadan dan kebersamaan. Sedangkan sebagai dasar negara adalah Pancasila. hanya dapat terlaksana. dan • berkepribadian di bidang kebudayaan. bersatu. Negara yang merdeka. Berdasarkan asas kemerdekaan dan visi yang ingin diwujudkan. kedua. sehingga Indonesia akan menjadi negara yang tidak akan tergantung pada dan didikte oleh negara atau kekuatan lain. serta berhak menentukan segala kebijakannya berdasarkan kedaulatan yang dimilikinya. adil dan makmur. Untuk memberikan landasan dan acuan bagi penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bernegara. Kesadaran akan adanya saling ketergantungan antar wilayah yang beragam itulah yang merupakan sumber kekuatan Indonesia.E. Untuk menjamin terwujudnya visi yang telah ditetapkan. maka nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang juga anti kapitalisme seperti halnya anti kolonialisme/imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya. yaitu : • berdaulat di bidang politik. Sedangkan bentuk negara ditetapkan sebagai Republik yang berkedaulatan rakyat. Pluralisme yang ada bukanlah untuk mengedepankan kepentingannya sendiri. Oleh karena itu nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang anti penindasan. yang tak lain adalah masyarakat Gotong Royong.

masyarakat yang bergotong-royong. melainkan juga sebagai mahluk sosial. dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa Indonesia adalah negara berbentuk Republik yang berkedaulatan rakyat. Oleh karena itu perlu disusun suatu sistem yang dapat menjamin terselenggaranya keadilan sosial. Hal tersebut jelas terungkapkan dalam tugas ke luar. emosional. akan lahir suatu kehidupan yang sejahtera. Amanat tersebut terkait dengan amanat berikutnya. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang bermakna membangun peradaban bangsa. . terlihat dengan nyata bahwa Pembukaan UUD 1945 sangat sarat dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Keseluruhan tata kehidupan berbangsa dan bernegara serta tujuan perjuangan bangsa Indonesia tersebut dilaksanakan berdasarkan Pancasila. bukan hanya kesejahteraan orang per orang. perdamaian abadi dan keadilan sosial. yaitu Pancasila. Untuk membangun peradaban bangsa inilah diperlukan kecerdasan intelektual. Dari tugas yang diamanatkan kepada Pemerintah tersebut dengan jelas termaktub bahwa Indonesia. Inilah Dunia Baru yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia. melainkan semata-mata ingin hidup dalam tata pergaulan dunia yang saling hormat menghormati. Dan kesejahteraan yang harus diciptakan bukan hanya sekedar kesejahteraan ekonomis. Oleh karena itulah Bung Karno menyebut perjuangan revolusioner bangsa Indonesia sebagai revolusi besar kemanusiaan. melainkan kesejahteraan lahir dan batin. perdamaian abadi dan keadilan sosial. dan terimplementasikan dalam kemerdekaan. Dari sini terlihat dengan jelas bahwa cita-cita bangsa Indonesia dalam membangun peradaban itu tidak hanya terbatas pada membangun peradaban bangsa. serta dasar negara. Namun dengan kepercayaan diri dan national dignity tersebut tidak berarti kita akan tampil sebagai bangsa yang chauvinistis. sesuai dengan jiwa yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. Demokrasi Indonesia Disamping hal-hal yang berkenaan dengan asas. yaitu : ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Amanat untuk memajukan kesejahteraan umum mempunyai makna untuk memajukan kesejahteraan bagi rakyat secara keseluruhan. melainkan juga peradaban manusia. yang berarti bahwa dalam keseluruhan penyelenggaraan negara ini harus merupakan perwujudan dari kedaulatan rakyat. baik sebagai bangsa maupun sebagai wilayah adalah satu kesatuan yang utuh. untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan bangsa dan negara. misi. Artinya kesejahteraan material itu harus terselenggara dalam masyarakat yang saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. kesejahteraan material dan spiritual.ke luar : ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. suatu filosofische grondslag (landasan filosofis) yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme). kehidupan tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation). masyarakat yang hidup dalam kesederajadan dan kebersamaan. Sehingga terbentanglah harmoni yang menggelar kesejahteraan hidup bersama. afirmatif (dari affirmative intelegents – kecerdasan untuk mengambil keputusan) dan spiritual. sehingga mutlak perlu dilaksanakan nation and character building. Masyarakat adil. sehingga bangsa Indonesia akan mampu hadir sebagai bangsa yang memiliki kepribadian nasional yang bersumber kepada nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi nasional Indonesia. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan merunut tiap kata dari Pembukaan UUD 1945. Dengan kepribadian nasional yang dimilikinya itu bangsa Indonesia akan memiliki kepercayaan diri. makmur dan beradab itulah warna dari Sosialisme Indonesia. Dari peradaban bangsa dan umat manusia yang berangkat dari kesederajadan dan kebersamaan. masyarakat yang bebas dari rasa takut. bukan sekedar kesejahteraan material. visi. Namun di sini HAM tidak diangkat secara sempit hanya terbatas pada pandangan manusia sebagai mahluk individu. akan memiliki national dignity. Dunia Baru yang adil dan beradab. Kesadaran atas kesatuan yang utuh itulah yang merupakan sumber bagi dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

waratan/perwakilan”. Penyimpangan itu bersifat menyeluruh. dengan demikian setiap pimpinan mempunyai kewajiban untuk mengemban aspirasi rakyat yang diwakilinya. Demokrasi adalah sebuah substansi. moralitas sampai pola berkonsumsi. pendidikan. Apa yang dilakukan oleh Orde Baru adalah salah satu bentuk pengingkaran yang masih segar hidup dalam ingatan kita. mulai dari cara berpikir. sehingga dapat menegakkan kedaulatannya. dijamin tidak akan lahir kekuasaan otoriter. pembangunan konglomerasi. pembangunan kekuasaan otoriter dan represif. nelayan. Benih pengingkaran yang tertebar dalam berbagai penyimpangan tersebut mendapat lahan subur pada dataran yang dibangun Orde Baru. pemuda. Rakyat benar-benar ditempatkan sebagai subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. kepemudaan. pendistorsian Pancasila. Rakyat harus menjadi subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui permusyawaratan rakyat itulah demokrasi Indonesia diselenggarakan. sampai dengan . apabila dilaksanakan dengan benar. budayawan dan sebagainya. harus ada orientasi kewilayahan dan juga terhadap fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. pertahanan dan keamanan. Untuk melaksanakan kedaulatan rakyat. maka disamping ada wakil-wakil yang berasal dari partai politik. Penegasan tersebut memberikan arah bahwa dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara harus selalu bertumpu pada kedaulatan rakyat. yaitu : “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya. Wakil-wakil partai politik ini akan terhimpun dalam Dewan Perwakilan Rakyat yang seluruh anggotanya juga akan menjadi anggota MPR. Pancasila telah memberikan rumusan yang jelas. yang dilaksanakan melalui penipuan sejarah. Dengan adanya Lembaga Tertinggi Negara yang terdiri dari sejumlah orang yang kewenangannya dibatasi oleh UUD tersebut. akan dapat dengan jelas kita lihat terjadinya penyimpangan-penyimpangan sejak awal Proklamasi Kemerdekaan hingga dewasa ini. Unsur-unsur yang termasuk Golongan Fungsional (bukan profesional. Dalam fungsi tersebut rakyat mempunyai dua peran aktif. Substansi tersebut diwujudkan ke dalam sebuah sistem yang merupakan alat bagi rakyat dalam menciptakan kesejahteraannya.Penggunaan istilah kedaulatan rakyat di sini merupakan penegasan tentang pengertian demokrasi yang sering dimaknakan sekedar sebagai kebebasan individu. Untuk membentuk MPR. cendekiawan. kerohanian. Namun disadari bahwa partai-partai politik tidak akan mampu menyerap seluruh aspirasi rakyat. tani. TNI/Polri. Yang dimaksud dengan fungsi-fungsi kehidupan sosial adalah kebutuhan/ kepentingan permanen masyarakat. dan sebagainya. Dengan semboyan “melaksanakan Pancasila dan UUD ’45 secara murni dan konsekuen” Orde Baru telah melakukan penyimpangan yang menyesatkan. misalnya yang menyangkut produksi. juga bukan minoritas) antara lain buruh. Pengingkaran Setelah kita telusuri isi dan jiwa Pembukaan UUD 1945. Berdasarkan pemikiran tersebut. yaitu tegaknya keberdayaan dan kedaulatan rakyat. untuk membentuk MPR yang dapat menyerap aspirasi rakyat secara keseluruhan perlu dilengkapi dengan Utusan Daerah dan Utusan Golongan (fungsional). Maka diperlukan wakilwakil yang akan membawakan aspirasi kewilayahan yang meliputi aspek sosial dan budaya. pengembangan pola berpikir pragmatisme dan pola hidup hedonistik. Dalam struktur kenegaraan. rohaniwan. disusunlah infrastruktur yang terdiri dari partai-partai politik. yaitu: · melakukan interaksi untuk melahirkan pimpinan yang berfungsi mewakili komunitasnya. Oleh karena itu agar aspirasi politik yang bersifat umum itu dapat diimplementasikan dengan baik. Oleh karenanya rakyat harus memiliki keberdayaan yang penuh. Dan dalam hubungan ini pulalah pemerintah diwajibkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. serta fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. demokrasi tidak hanya diartikan sebagai sebuah prosedur dan juga bukan tujuan. · menyalurkan aspirasi melalui wakil(2) yang telah dilahirkannya. Dalam sistem ini. kedaulatan rakyat itu dijelmakan menjadi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai Lembaga Tertinggi Negara. distribusi.

yang isi dan jiwanya mengingkari UUD 1945 yang asli beserta Pembukaannya. ada dua UUD yang memiliki nama dan Pembukaan yang sama. Namun kalau keduanya diakui sebagai realitas yang ada. tetapi secara licik tetap mempertahankan nama UUD 1945 dan Pembukaannya. Namun diyakini bahwa Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila akan tetap hidup dalam kalbu rakyat serta semua yang tetap setia kepada cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. telah mengobok-obok UUD 1945. tetapi berbeda dalam substansinya.penyerahan kedaulatan nasional kepada kapitalisme internasional. Di samping banyaknya pasal rancu (saling bertentangan. Dengan telah hadirnya UUD baru sebagai akibat dari dirombaknya batang tubuh dan dihilangkannya Penjelasan UUD 1945. yang satu adalah UUD 1945 yang asli. yaitu: • mencapai Kemerdekaan Penuh. Kesadaran politik rakyat dihancurkan melalui floating mass. Disamping itu. yang ujungnya adalah deideologisasi. sebagai upaya untuk menyelimuti pengingkarannya. yang manakah UUD 1945 yang sesungguhnya? Apabila jawabnya adalah hasil perombakan yang dilakukan oleh para elite politik yang berkonspirasi di MPR. artinya bangsa Indonesia. Selama lebih dari tiga puluh tahun bangsa Indonesia telah mengalami character assassination (pembunuhan watak – penghancuran karakter). sisa-sisa Orba bersama petualang dan profiteur itu telah merombak pasal-pasal UUD 1945 secara substantif dan menghapus penjelasannya. Dia akan bergelora kembali. Oleh karenanya sudah sepantasnya kalau UUD baru tersebut disebut sebagai UUD 1945 palsu. berdasarkan tiga prinsip kemerdekaan : . Dewasa ini. Singkatnya mereka telah melahirkan UUD baru yang mengingkari jiwa dan semangat Pembukaan UUD 1945. dapat kita tangkap bahwa perjuangan bangsa Indonesia adalah sebuah revolusi besar kemanusiaan yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). maka harus difahami pula makna Pancasila sebagaimana diuraikan oleh Penggalinya. maka bangsa Indonesia akan kehilangan dokumen historis karya besar founding fathers. sama halnya Pancasila tinggal sebagai sebuah nama ketika didistorsi melalui P4. dan dengan demikian mereka telah menghianati cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Untuk menghindari bias-bias yang dapat menimbulkan ketersesatan dalam pelaksanaannya diperlukan pemahaman yang mendalam. agar pemahaman kita benar-benar utuh. akan berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. para floating elite yang lahir sebagai kelanjutan dari dilaksanakannya floating mass. Berbeda dengan Amerika Serikat yang melakukan amandemen melalui addendum dengan tetap mempertahan-kan UUDnya yang asli. PENUTUP Pembukaan UUD 1945 memberikan acuan yang jelas mulai dari asas pendirian negara sampai ke dasar dan tatanan penyelenggaraannya. dewasa ini sisa-sisa Orba bersama para petualang (oportunis) dan profiteur (orang yang hanya mencari keuntungan) telah merombak pasalpasal UUD 1945 dan menghapus penjelasannya dengan dalih melakukan pemurnian demokrasi melalui amandemen. dan akan dilaksanakan melalui tiga tahapan revolusi. Langkah tersebut merupakan tahap awal untuk menggantinya dengan UUD baru! Sebagai akibatnya. sedangkan terhadap mahasiswa dilaksanakan melalui NKK/BKK. Dalam pelaksanaannya memang akan sangat dipengaruhi oleh jiwa dan semangat penyelenggaranya. dan setiap bentuk pengingkaran akan sirna diterjang perjuangan luhur. perombakan yang mereka lakukan telah melahirkan pembusukan kelembagaan. dan pendistorsian terhadap demokrasi. Dari alur pikiran yang kita runut dalam Pembukaan UUD 1945. Kalau Orde Baru telah mendistorsi Pancasila melalui P4. jujur dan sungguh-sungguh. pengembangan semangat federalisme/liberalisme/ individualisme. seperti halnya bangsa-bangsa lain di dunia. Pada saatnya kelak rakyat dan generasi yang akan datang akan bertanya. Bung Karno. maka Pembukaan UUD 1945 tinggal menjadi simbol. sedang yang lainnya adalah UUD 1945 hasil rekayasa para petualang politik di MPR. tidak konsisten maupun tidak berkualifikasi UUD). di tengah keadaan bangsa Indonesia masih terbenam dalam keterpurukan sebagai akibat dari kebijakan Orba dan penerusnya. maka akan ada dua UUD 1945.

Kemudian daripada itu. bersatu.com/2008/01/09/17/ Apa hubungan pancasila dengan uud 1945? Bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila. perdamaian abadi dan keadilan sosial. cita-cita untuk membangun peradaban bangsa dan umat manusia. Masyarakat dunia yang saling hormat menghormati. pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. • melalui gerbang kemerdekaan itu akan dibangun Sosialisme Indonesia di dalam negara kesatuan yang demokratis. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Untuk membangun moral serta elan vital revolusioner guna mendukung tercapainya cita-cita luhur tersebut. PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945.· berdaulat di bidang politik. harus dilaksanakan pembangunan bangsa dan kepribadiannya (nation and character building) melalui aksi multi-dimensi oleh seluruh eksponen bangsa. · berdikari di bidang ekonomi.answers. http://id. untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. dan oleh sebab itu.wordpress. berdaulat. PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. yaitu masyarakat gotong royong yang adil-makmur material dan spiritual dalam suatu kehidupan bangsa yang beradab. harus dibangun tata kehidupan Dunia Baru yang adil dan beradab berdasarkan kemerdekaan. dan ikut melaksanakan ketertiban . hal inilah yang harus kita ketahui. Bung Karno. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. yang merdeka. semakin terasa betapa luhurnya cita-cita bangsa Indonesia. http://solindo. dunia baru tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa maupun manusia atas manusia.dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia.yahoo. • untuk menjaga tegaknya Kemerdekaan Penuh dan tetap terselenggaranya Sosialisme Indonesia. Pancasila adalah landasan filosofis yang merupakan dasar dan acuan perjuangan. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokokpokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945. kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI. · berkepribadian di bidang kebudayaan.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.com/question/index?qid=20091103171743AAJ0wa1 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA. Dengan mencermati semakin dalam makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. adil dan makmur. mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bagi kita. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: . maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia. Dari penuturannya di atas. yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Bagi kita. satu Darstellung kita punya deepest inner self. Lain bangsa. 2. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. kita punya rahasia hidup.dunia yang berdasarkan kemerdekaan. maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. satu Darstellung kita punya deepest inner self. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. perdamaian abadi dan keadilan sosial. hanya mempunyai declaration of independence saja. penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. untuk melaksanakan kenegaraan kita. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. Bagi kita. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan besertasatu dasar kemerdekaan. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Persatuan Indonesia. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri. Lain bangsa lagi. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. Bagi kita. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. kita punya tujuan hidup. Keduanya adalah satu. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. kita punya falsafah hidup. hanya mempunyai proclamation of independence saja. untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Bagi kita. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. 4. Bagi kita.

[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Dengan demikian. Oleh karena itu. semakin jelas didasarkan pada: 1. serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran. [3] Dari Penjelasan UUD 1945. 3. daerah negara. 2. dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. B. rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. badan perwakilan rakyat. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama. Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945. kedua. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci. yaitu masalah bentuk negara. hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. dan ketiga. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) . Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945.1. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI. dan badan penasehat[4]. penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. 2. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar. baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara. 2.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya.

HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil). 4. bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45. Pada Sidang Tahunan MPR 1999. meliputi hubungan secara formal dan secara material. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum. [8]Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan . sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. 2. tetap. [6] C. [7] a. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945. penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi. yaitu: 1. Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945. 1998). sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila. Hubungan Secara Formal.pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. DAN PERUNDANG-UNDANGAN 1. bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. Hubungan Secara Material. terikat oleh struktur kekuasaan secara formal. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD. dan 5. maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat. b. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945. apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. 2. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945. bahkan sebagai sumbernya. UUD 1945. bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat. baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. 3.

Pasal 1 sampai dengan Pasal 37. sehingga seluruh hukum yang berlaku tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945. setiap Warga Negara Indonesia. berdaulat. Setelah amandemen IV. masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar.com/2010/01/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi. adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. bersatu. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa. seperti misalnya ketetapan MPR. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa. Lembaga Negara. yaitu konvensi sebagai kebiasaan yang hidup dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan. Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka. tujuan negara.html UNDANG-UNDANG DASAR 1945 SEBAGAI HUKUM DASAR NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA 1. Pembukaan terdiri dari 4 Alinea. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Pengantar Kegiatan Belajar 1 dengan judul Pengertian. Lembaga Masyarakat. dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. adil dan makmur. yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. berdaulat. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila. dan Sejarah Pembentukan Undang-Undang Dasar 1945 ini berisi uraian tentang UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis (konstitusi). Pembukaan dan Pasal-pasal merupakan satu kesatuan. Bab I sampai dengan Bab XVI. dan 72 pasal.blogspot. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan. juga diuraikan tentang hukum dasar yang tidak tertulis (konvensi) yang berlaku dalam praktek penyelenggaraan negara. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4. UUD 1945 bukan hukum biasa melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum yang tertinggi. dan setiap Penduduk yang berada di Wilayah Negara Republik Indonesia. . Undang-Undang Dasar 1945 merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. UUD 1945 terdiri dari 20 Bab. dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. Pasal-pasal terdiri dari 16 Bab. http://radityaraisya. pasal 1 sampai dengan pasal 37. di Negara Indonesia juga berlaku hukum dasar yang tidak tertulis. Dalam ilmu politik. Fungsi. Bab I sampai dengan Bab XVI (Bab IV dihapus). bersatu. pandangan hidup. peraturan pemerintah dan lain sebagainya. Disamping hukum dasar tertulis. Sebagai hukum dasar tertulis UUD 1945 mengikat: Pemerintah. Kedudukan. undang-undang. Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945.lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka.

Kegiatan Belajar 1 PENGERTIAN. dan masa-masa perjuangan untuk merdeka. suatu penerbitan resmi Pemerintah RI. dan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari 20 Bab (Bab I sampai dengan Bab XVI) dan 72 pasal (pasal 1 sampai dengan pasal 37). dengan kata lain merupakan bagian-bagian yang satu sama lainnya tidak dapat dipisahkan. FUNGSI. Sebagai warga negara Republik Indonesia. PENGERTIAN Sebelum mempelajari lebih jauh materi UUD 1945.1 Uraian 2. Baiklah mari kita bahas bersama-sama. MODUL UUD 1945 5 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. menentukan sendiri hidup dan masa depannya. yang di dalam Alinea keempat terdapat rumusan dari Pancasila. DAN SEJARAH PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 2. UUD 1945 untuk pertama kalinya diberlakukan pada tanggal 18 Agustus 1945. Rancangan UUD 1945 dipersiapkan oleh suatu badan yang bernama Badan Penyelidik Usaha-usaha Pesiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Tjoosakai. Sebagaimana kita ketahui Undang-Undang Dasar 1945 itu telah ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indoneisa (PPKI) dan mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Pembukaan terdiri atas 4 Alinea. Pembukaan dan Pasal-pasal UUD 1945 merupakan satu kebulatan yang utuh. naskahnya pertama kali dimuat secara resmi dalam Berita Negara yaitu Berita Republik Indonesia Tahun II No.1. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Memang itulah sebenarnya yang dimaksud dengan UUD 1945. Naskahnya yang resmi telah dimuat dan disiarkan dalam “Berita Republik Indonesia” Tahun II No. 7 yang terbit tanggal 15 Februari 1946. Menurut Anda apakah yang dimaksud dengan UUD 1945? Baik !. Anda perlu mengetahui apakah yang dimaksud dengan UUD 1945. Yang dimaksud dengan Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). dan perlu juga mengetahui bagaimana terjadinya (pembentukannya) serta keterangan suasana pada waktu UUD 1945 itu dibuat. bagaimana fungsi dan kedudukannya dalam Tata Hukum Negara Republik Indonesia. suatu badan bentukan Pemerintah Penjajah Jepang untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam rangka persiapan kemerdekaan Indonesia. Dengan demikian pengertian UUD 1945 dapat digambarkan sebagai berikut: MODUL UUD 1945 6 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 UUD 1945 PEMBUKAAN . dalam amandemen keempat penjelasan tidak lagi merupakan kesatuan UUD 1945.UUD 1945 terbentuk melalui sejarah yang amat panjang melalui pasang surutnya kejayaan bangsa dan masa-masa penderitaan penjajahan.7 tanggal 15 Februari 1946.1. terlebih dahulu marilah kita samakan persepsi kita tentang UUD 1945. Bab IV tentang DPA dihapus. KEDUDUKAN.

dan aturan-aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua komponen tersebut di atas. lembaga-lembaga negara.Ditetapkan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 .1. ataupun bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah haruslah berlandaskan dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. Dengan demikian setiap produk hukum seperti undangundang. 2. KEDUDUKAN UUD 1945 Sebagaimana telah dijelaskan di muka.7 Tanggal 15 Februari 1946 (naskah “Penjelasan” telah dihapuskan berdasarkan amandemen keempat UUD 1945). UUD 1945 merupakan sumber hukum tertulis. Dari pengertian tersebut dapatlah dijabarkan bahwa UUD 1945 mengikat pemerintah. peraturan pemerintah.Dirancang oleh BPUPKI . UUD 1945 berisi norma-norma. Pasal 37 (72 Pasal). yang pada akhirnya kesemuanya peraturan perundang-undangan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. Demikian juga halnya dengan UUD 1945. UUD 1945 dalam kerangka tata urutan perundangan atau hierarki peraturan perundangan di Indonesia menempati kedudukan yang tertinggi. apakah sebenarnya yang menjadi fungsi dari sebuah UUD 1945 dalam praktek penyelenggaraan negara? Marilah bersama-sama kita membahas hal tersebut.3. lembaga masyarakat.Terdiri dari: 4 ALINEA ALINEA 4 : Terdapat rumusan Sila-sila dari Pancasila dan PASAL-PASAL Terdiri dari : Bab I s. 10 Tahun 2004). dalam pengertian UUD 1945 mengontrol apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai atau tidak dengan norma hukum yang lebih tinggi.d. melainkan hukum dasar. Sebagai hukum dasar. dan muaranya adalah Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara (Pasal 2 UU No. Dalam kedudukan yang demikian itu. MODUL UUD 1945 7 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Sebagai hukum dasar.2. sebagai contoh kunci dibuat dengan fungsi sebagai penutup dan pembuka sebuah pintu.d. dan pada akhirnya apakah norma-norma hukum tersebut bertentangan atau tidak dengan ketentuan UUD 1945. peraturan presiden. 2. Bab XVI (20 Bab) Pasal 1 s. Dalam hubungan ini. ditambah 3 Pasal Aturan Peralihan 2 Pasal Aturan Tambahan UUD 1945 : . dengan demikian secara sederhana dapat dijelaskan bahwa kunci berfungsi sebagai pembeda antara pemilik dan bukan pemilik sebuah rumah.Disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II No. dan juga mengikat setiap warga negara Indonesia dimanapun mereka berada dan juga mengikat setiap penduduk yang berada di wilayah Negara Republik Indonesia. Di atas telah kita bahas bersama bahwa yang dimaksud dengan UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis.1. yaitu hukum dasar yang tertulis. UUD 1945 juga mempunyai fungsi sebagai alat kontrol. FUNGSI UUD 1945 Setiap sesuatu dibuat dengan memiliki sejumlah fungsi. bahwa UUD 1945 bukanlah hukum . Undang-undang Dasar bukanlah hukum biasa.

melainkan hanya merupakan sebagian dari hukum dasar. Produk-produk hukum seperti undang-undang. dimanakah letak UUD 1945 dalam tata urutan peraturan perundangan kita atau secara hierarki dimanakah kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan Republik Indonesia? Tata urutan peraturan perundang-undangan pertama kali diatur dalam Ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966. dibuat oleh badan perwakilan desa atau nama lainnya bersama dengan kepala desa atau nama lainnya. Hukum dasar yang tidak tertulis tersebut merupakan aturanaturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis – yaitu yang biasa dikenal dengan nama ‘Konvensi’. Peraturan Presiden 5. melainkan hukum dasar. UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi dari keseluruhan produk hukum di Indonesia. dan lain-lainnya. Sebagai hukum dasar. namun tetap dijaga dan dipelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan Republik Indonesia. peraturan pemerintah. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota bersama Bupati/Walikota. karena Konvensi tidak terdapat dalam UUD 1945. Peraturan Pemerintah 4. yaitu hukum dasar yang tidak tertulis. Konvensi merupakan aturan pelengkap atau pengisi kekosongan hukum yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan ketatanegaaan. Peraturan Daerah Peraturan Daerah meliputi: 1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. ia tidaklah boleh bertentangan dengan UUD 1945. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah: dalam kedudukannya yang demikian. bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah harus dilandasi dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis hubungan antara hukum dasar tertulis dengan hukum dasar yang tidak tertulis. yang kemudian diperbaharui dengan Ketetapan MPR No. dan terakhir diatur dengan Undang-undang No.biasa. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Praktek yang demikian tidak diatur dalam UUD 1945. Peraturan Daerah Provinsi dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi bersama dengan Gubernur. 3. III/MPR/2000. . 2. dimana MODUL UUD 1945 8 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dalam Pasal 7 diatur mengenai jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan adalah sebagai berikut: 1. Presiden RI menyampaikan pidato pertanggungjawaban kepada Dewan Perwakilan Rakyat. yaitu hukum dasar yang tertulis. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 3. Disamping itu masih ada hukum dasar yang lain. Contoh : Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan yang masih dipelihara selama ini adalah setiap tanggal 16 Agustus. atau peraturan presiden. Peraturan Desa/peraturan yang setingkat. Undang-Undang Dasar bukanlah satu-satunya atau keseluruhan hukum dasar. Meskipun Konvensi juga merupakan hukum dasar (tidak tertulis). yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945.

yaitu Konvensi) 1. UUD merupakan sumber hukum tertulis (tertinggi) Setiap produk hukum (seperti UU. Aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara (dilakukan berulang-ulang dan terus-menerus) dalam praktek penyelenggaraan negara. UUD bersifat mengikat terhadap: Pemerintah. setiap WNRI dan penduduk di RI. 2. maka dibentuklah badan yang bernama Dokuritsu Zyunbi . Tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 3. Sesuai janji Perdana Menteri Koiso yang diucapkan pada tanggal 7 September 1944. Sebagai hukum dasar: a. PP. terbukti dari kenyataan sejarah ketika Pemerintah Militer Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia.4. Sebagai pelengkap/pengisi kekosongan yang timbul dalam praktek penyelenggaraan negara. b. Perpres. Berisi norma-norma: sebagai dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara harus dilaksanakan dan ditaati.MODUL UUD 1945 9 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Hukum Dasar Tertulis : UUD 1945 Hukum Dasar Tidak Tertulis: KONVENSI 1. 2. HUKUM DASAR HUKUM DASAR MODUL UUD 1945 10 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis kedudukan UUD 1945 dalam tata hukum di Indonesia. b. Sebagai Alat Kontrol Yaitu mengecek apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai dengan ketentuan UUD 1945. SEJARAH PEMBENTUKAN UUD 1945 Bahwasannya konstitusi atau Undang-Undang Dasar dianggap memegang peranan yang penting bagi kehidupan suatu negara. setiap Lembaga Negara/Masyarakat. 2. KEDUDUKAN UUD 1945 UUD 1945 adalah: Hukum dasar yang tertulis (di samping itu masih ada hukum dasar yang tidak tertulis. Sebagai (norma) hukum: a.1. Perda) dan setiap kebijaksanaan Pemerintah berlandaskan UUD 1945.

terdiri dari Drs. yang disebut Panitia Delapan. Yamin. Subardjo. Menurut rencana. KH. BPUPKI melaporkan hasilnya kepada Pemerintah Militer Jepang disertai usulan dibentuknya suatu badan baru yakni Dokutsu Zyunbi Linkai (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia/PPKI). Dalam rapat tersebut dibentuk Panitia Sembilan. teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 diterima oleh sidang. Abdul Kahar Moezakir. Soekarno. Hatta. yang oleh Mr. ketua sidang membentuk sebuah panitia yang terdiri dari 8 orang dan diketuai oleh Ir. Soekarno dan Wakil Ketuanya Drs. kedua. Pada akhir sidang pertama.P. Setelah selesai melaksanakan tugasnya. Ir. dan Mr. Janji Jenderal Mc Arthur “I shall return” ketika meninggalkan Filipina (1942) rupanya akan menjadi kenyataan. tetapi lebih kecil daripada jumlah anggota BPUPKI. Maramis. Namun terdapat rakhmat Allah yang tersembunyi (blessing in disguise) karena. Muh. yang bertugas mengatur pemindahan kekuasaan (transfer of authority) dari Pemerintah Jepang kepada Pemerintah Indonesia. A. Panitia Sembilan berhasil membuat rancangan Preambule Hukum Dasar. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. yaitu 69 orang. dari tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 yang berhasil membuat Undang-Undang Dasar (Harun Al Rasid. yaitu mengenai MODUL UUD 1945 12 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . Teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 adalah hasil kerja Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Prof. sehingga akhir Perang Asia Timur Raya sudah berada di ambang pintu. H. 2002). Para anggota BPUPKI yang dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 bersidang dalam dua tahap: pertama.Choosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI) pada tanggal 29 Arpil 1945 yang diketuai oleh Dr. Moh. Atas usulan tersebut maka dibentuklah PPKI dengan jumlah anggota 21 orang yang diketuai oleh Ir. yaitu pada tanggal 14. 15. dan 16 Agustus 1945 menjelang Hari Proklamasi. Niat Pemerintah Militer Jepang tersebut dilatarbelakangi kekalahan balatentara Jepang di berbagai front. Muh. timbul konflik antara Soekarno-Hatta dengan kelompok pemuda dalam masalah pengambilan keputusan. A. Pada tanggal 14 Juli 1945 pada sidang kedua BPUPKI. Dalam tiga hari yang menentukan. Anggota PPKI kemudian ditambah 6 orang. dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 untuk MODUL UUD 1945 11 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 menetapkan dasar negara dan berhasil merumuskan Pancasila yang didasarkan pada pidato anggota Soekarno pada 1 Juni 1945. Mr. Soeroso. Moh. Yamin disebut dengan istilah Piagam Jakarta. Soekarno. Hatta. yang tugasnya menyusun Dasar Indonesia Merdeka (Undang-Undang Dasar). A. Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. setelah melalui perdebatan dan perubahan. Jepang menyatakan kapitulasi kepada Sekutu tanpa syarat (undconditional surrender). Soepomo. Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan pertemuan antara gabungan paham kebangsaan dan golongan agama yang mempersoalkan hubungan antara agama dengan negara. Mr. Agus Salim. Abikusno Tjokrosujoso. Wachid Hasyim. sepuluh hari sebelum tibanya Hari-H tersebut.

yaitu rumah kediaman Bung Karno. Setelah selesai melaksanakan tugasnya yaitu merancang UUD 1945 berikut rancangan dasar negara. Hatta dan menyatakan bahwa rakyat di daerah itu sangat berkeberatan pada bagian kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Ke-Tuhanan. Dalam menghadapi masalah tersebut dengan disertai semangat persatuan. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut: bahwa badan yang merancang UUD 1945 termasuk di dalamnya rancangan dasar negara Pancasila adalah BPUPKI yang dibentuk pada tanggal 29 April 1945. 1 Jakarta. keesokan harinya menjelang sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Ki Bagus Hadikusumo. yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kententuan UUD 1945. PPKI adalah badan yang menetapkan UUD 1945 dan yang mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Kasman Singodimedjo. Moh. yaitu K. Setelah dilakukan amandemen. tanggal 16 Agustus 1945. Pada hari Kamis pagi. maka Indonesia yang semula merupakan jajahan Belanda beralih ke Jepang. Moh. dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. yaitu mengontrol apakah ketentuan yang lebih rendah bertentangan atau tidak dengan peraturan yang lebih tinggi. MODUL UUD 1945 13 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. 3. Hatta bersama 4 anggota PPKI. UUD 1945 bukan merupakan hukum biasa. Rancangan Pernyataan Indonesia Merdeka. Rancangan Pembukaan UUD 1945. 2. Pada tanggal 17 Agustus 1945 petang hari datanglah utusan dari Indonesia bagian Timur yang menghadap Drs. namun pada malam harinya dibawa kembali ke Jakarta lalu mengadakan rapat di rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. yang berfungsi sebagai alat kontrol. pukul 10.2 Rangkuman UUD 1945 adalah merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. Sebagai hukum dasar tertulis. namun ia merupakan hukum dasar tertulis. dan Teuku M. pada hari Jum’at 17 Agustus 1945 (9 Ramadhan 1364). Soekarno-Hatta masih ingin berembuk dulu dengan Pemerintah Jepang sedangkan kelompok pemuda ingin mandiri dan lepas sama sekali dari campur tangan Pemerintah Jepang. Dengan demikian tujuh kata dalam pembukaan UUD 1945 tersebut dihilangkan. UUD 1945 memiliki kedudukan paling tinggi dalam tata urutan atau hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai dengan Undangundang Nomor 10 Tahun 2004.00 WIB. maka dibentuklah PPPKI pada tanggal 7 Agustus 1945. Mr. Soekarno-Hatta dibawa (diculik) oleh para pemuda ke Rengasdengklok. Wachid Hasyim. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Setelah Jepang mengalahkan sekutu dalam peperangan. Hasan. Karena Jepang memerlukan rakyat Indonesia untuk membantu Jepang memenangkan perang Asia . dapat diselesaikan oleh Drs. Pada malam itulah dicapai kata sepakat bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan di Jalan Pegangsaan Timur 56.cara bagaimana (how) dan kapan (when) kemerdekaan itu akan diumumkan. Dengan demikian hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945.H. maka naskah Penjelasan dihapus.

Sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya sesuai janji Jepang. PP. maka PPKI yang menetapkan UUD 1945 yang berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. 2.P. Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan Indonesia.3 Latihan 1. yaitu: Sidang I dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. bagaimana penyelesaiannya? 3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan UUD 1945? Apa yang membedakan dengan UUD 1945 sebelum dilakukan amandemen? 2. BPUPKI bertugas merumuskan Dasar Indonesia Merdeka. Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. BPUPKI dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945 yang diketuai oleh Dr. maka pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno dan Drs. yaitu Badan yang merancang UUD yang diperlukan Indonesia untuk menjadi negara merdeka. Moch. Jelaskan apa yang dimaksud fungsi UUD sebagai alat kontrol? Apabila menurut Anda ada suatu aturan (UU. Sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. Jelaskan makna Proklamasi Negara Republik Indonesia! MODUL UUD 1945 15 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . setelah Sekutu menjatuhkan bom atom di Nagasaki dan Hirosima. Menurut pasal 3 UUD 1945 yang berwenang menetapkan UUD adalah MPR. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. Mengingat MPR belum terbentuk pada saat itu. 2. maka Jepang menjanjikan kepada Indonesia. Rancangan pernyataan Indonesia merdeka. Indonesia memerlukan UUD. Jelaskan kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan di Indonesia! Uraikan dengan jelas ketentuan yang pernah berlaku selam ini! Mengapa Ketetapan MPR tidak lagi merupakan dasar hukum sehingga tidak masuk lagi dalam tata urutan perundangan saat ini? 4. apabila rakyat Indonesia membantu Jepang memenangkan perang. Agar Rakyat Indonesia mempercayai janji-janji Jepang. dan Sidang II dari tanggal 10 Juli sampai dengan 16 Juli 1945. Uraikan pembentukan UUD 1945! Mengapa suatu negara memerlukan konstitusi! Jelaskan perbedaan antara hukumm dasar tertulis dengan hukum dasar tidak tertulis! 5. Karena MODUL UUD 1945 14 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Belanda berusaha kembali menjajah Indonesia setelah Jepang kalah. Rancangan Pembukaan UUD 1945 3. Soeroso. BPUPKI mengadakan dua kali persidangan.Timur Raya. Peraturan Presiden. berikut dasar negara. Hatta sebagai Wakil Ketua. ternyata Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Naskah UUD 1945 telah dimuat dan disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II Nomor 7 terbit tanggal 15 Februari 1946. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945 Badan yang mengesahkan UUD 1945 setelah BPUPKI selesai melaksanakan tugasnya adalah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 yang diketuai Ir. termasuk di dalamnya rancangan dasar negara dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. maka dibentuklah BPUPKI. atau Peraturan Menteri) yang bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

sedangkan lestari artinya mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara selama bangsa Indonesia tetap setia kepada Negara Proklamasi 17 Agustus 1945. dasar. Selain daripada itu. dimana setiap alinea mengandung arti dan makna yang sangat dalam. yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan.3. dan makmur). Alinea-alinea Pembukaan UUD 1945 pada garis besarnya adalah: Alinea I : terkandung motivasi. Disitulah letak moral luhur dari pernyataan kemerdekaan Indonesia. Kegiatan Belajar 2 PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 3. kolonialisme. Alinea ini mengungkapkan suatu dalil obyektif. Selain mengungkapkan dalil obyektif. berdaulat. Alinea III : memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa). dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). bersatu.1 Uraian 3. Alinea IV : memuat tugas negara/tujuan nasional. Pembukaan UUD 1945 yang telah dirumuskan dengan padat dan khidmat dalam empat alinea. Alinea II : mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka. MAKNA ALINEA-ALINEA PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme. dan oleh karenanya harus ditentang dan dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasinya. dan fasisme. Selanjutnya marilah kita uraikan satu persatu makna masing-masing Alinea Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut: Alinea pertama : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu.1. adil. bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila. Dalil tersebut di atas meletakkan tugas kewajiban bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa berjuang melawan setiap bentuk penjajahan dan mendukung kemerdekaaan setiap bangsa. mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari. yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.1. alinea ini juga mengandung suatu pernyataan subyektif. Alasan bangsa Indonesia menentang penjajahan ialah karena penjajahan itu bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Ini berarti setiap hal atau . Mengandung nilai universal artinya mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di seluruh dunia. penyusunan UUD 1945. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” MODUL UUD 1945 16 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Makna yang terkandung dalam Alinea pertama ini adalah menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapai masalah kemerdekaan melawan penjajah. serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Alinea ini memuat motivasi spiritual yang luhur dan mengilhami Proklamasi Kemerdekaan (sejak dari Piagam Jakarta) serta menunjukkan pula ketaqwaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal tersebut berarti bahwa bangsa Indonesia mendambakan kebidupan yang berkeseimbangan material dan spiritual serta keseimbangan kebidupan di dunia dan di akhirat. Hal Ini juga berarti adanya kesadaran keadaan sekarang yang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara yang merdeka. Berkat ridho-Nyalah bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya. MODUL UUD 1945 17 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. perdamaian abadi.sifat yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan juga harus secara sadar ditentang oleh bangsa Indonesia. dan mendirikan negara yang berwawasan kebangsaan. 3. adil. dan keadilan sosial. Dalam alinea ini jelas apa yang dikehendaki atau diharapkan oleh para "pengantar" kemerdekaan. Alinea keempat : “Kemudian daripada itu untuk membentuk susunan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. berdaulat. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan. Aline kedua : “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka. Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian : 1. Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Alinea ketiga : “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur. berdaulat. bersatu. adil dan makmur. dan makmur. bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa. bersatu. untuk menyatakan kemerdekaannya. dan makmur” Kalimat tersebut menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kita akan perjuangan bangsa Indonesia selama ini. bersatu. berdaulat. Pendirian tersebut itulah yang melandasi dan mengendalikan politik luar negeri kita. adil. ialah Negara Indonesia yang merdeka. tetapi juga menjadi keyakinan motivasi spiritualnya. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” Kalimat tersebut bukan saja menegaskan apa yang menjadi motivasi nyata dan materiil bangsa Indonesia. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu . Nilai-nilai itulah yang selalu menjiwai segenap bangsa Indonesia dan terus berusaha untuk mewujudkannya.

persatuan Indonesia. "Negara . mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.. 3. Persatuan Indonesia.. mencerdaskan kebidupan bangsa. memajukan kesejahteraan umum.dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila. begitu bunyinya . kemanusiaan yang adil dan beradab. Ada empat pokok pikiran yang memiliki makna sangat dalam . Tujuan nasional negara Indonesia dirumuskan dengan ". Dengan rumusan yang panjang dan padat ini. perdamaian abadi. 2. dan keadilan sosial..1. Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.." MODUL UUD 1945 19 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Dalam pembukaan ini diterima aliran pengertian negara persatuan. perdamaian abadi... Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sekaligus menegaskan: 1. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan pasal-pasal UndangUndang Dasar 1945 dengan menyatakan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu mengandung pokok-pokok pikiran yang diciptakan dan dijelmakan dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. Kemanusiaan yang adil dan beradab. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. yaitu : 1. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. POKOK-POKOK PIKIRAN DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 Selain apa yang diuraikan di muka. yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat. Pokok pikiran pertama. dan keadilan sosial" Sedangkan prinsip dasar yang dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” MODUL UUD 1945 18 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar. Jadi negara . 3. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan PancasiIa. negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. dan untuk memajukan kesejahteraan umum.2.

dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan ataupun perorangan. Dengan pengertian yang lazim. 3. Oleh karena itu. menurut pengertian "pembukaan" itu menghendaki persatuan. dan cita hukum UUD 1945 besumber atau dijiwai oleh falsafah Pancasila. karena Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung pokokpokok pikiran yang dijelmakan lebih lanjut dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Pokok pikiran ketiga. Di sinilah arti fungsi Pancasila sebagai dasar negara. 2.3. 3. Oleh karena itu sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasarkan atas permusyawaratan/perwakilan. Ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat. meliputi segenap bangsa Indonesia seluruhnya. yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. Apabila anda perhatikan keempat pokok pikiran itu tampaklah bahwa pokok-pokok pikiran itu tidak lain adalah pancaran dari falsafah negara. undang-undang dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur". penyelenggara negara. ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial.mengatasi segala paham golongan. HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN PASAL-PASAL UUD 1945 Sebagaimana diketahui bahwa dalam Pembukaan UUD 1945 itu mengandung beberapa pokok pikiran yang merupakan cita-cita nasional dan cita hukum kita. Pokok pikiran kedua. Negara. Pancasila. "Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia". Sebagaimana diuraikan di muka. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat.1. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ialah "negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan. Inilah suatu dasar negara yang tidak boleh dilupakan. 4. Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran persatuan. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah "Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. mengatasi segala paham perseorangan. Pokok pikiran keempat. menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab”. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. dapatlah disimpulkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat dasar falsafah negara . negara. Pokok-pokok pikiran dalam UUD 1945 itu dijelmakan dalam PasalMODUL UUD 1945 20 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 pasal UUD 1945. Dengan tetap menyadari akan keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan dengan tetap memperhatikan hubungan antara Pembukaan dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Memang aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia".

yang tidak lain adalah pokok-pokok pikiran Persatuan Indonesia. Kesatuan serta semangat yang demikian itulah yang harus diketahui. dan keadaan sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang.2 Rangkuman Pembukaan UUD 1945 mengandung empat Alinea. Dengan pernyataan ini bukan saja bangsa Indonesia bertekad untuk merdeka.3 Latihan 1. 3. Keadilan Sosial. pembukaan UUD 1945 juga memiliki pokok-pokok pikiran yang meliputi. pokok pikiran kedua adalah negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. pokok pikiran ketiga adalah negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. Alinea ketiga selain apa yang menjadi motivasi nyata dan meteriil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya. Jelaskan dari mana Anda mengetahui bahwa bangsa Indonesai adalah sebagai bangsa yang religius! Jelaskan pula mengapa negara mengatur juga masalahmasalah yang berkaitan dengan keagamaan! 3. yang masing-masing memiliki makna yang hakiki bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan negara. Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945.Pancasila dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Gambarkan (kalau perlu dengan skema) hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan Pasal-pasalnya! MODUL UUD 1945 22 . dipahami. serta pokok pikiran keempat adalah negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Hal itu berarti juga adanya kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dari keadaan yang lalu. 3. Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Alinea keempat merumuskan tujuan dan prinsip-prinsip dasar untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. tetapi akan tetap berdiri pada barisan paling depan dalam menentang dan menghapus penjajahan di atas dunia. Jelaskan apa yang menjadi “core bussiness” dari Departemen Keuangan! Jelaskan dari mana Anda mengetahui hal itu! 5. dan dihayati oleh setiap insan Indonesia. Jelaskan apa yang menjadi dasar motivasi dan alasan pembenar bagi perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka! 2. Selain memiliki makna. Alinea pertama menunjukkan adanya keteguhan dan kematangan pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan melawan penjajah. juga menjadi keyakinan serta menjadi motivasi spiritualnya bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah MODUL UUD 1945 21 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Yang Maha Kuasa. pokok pikiran pertama menunjukkan pokok pikiran persatuan. Pokok-pokok pikiran tersebut tidak lain adalah pancaran dari Pancasila. Uraikan pokok-pokok pikiran yang mendasari Pembukaan UUD 1945! 4. Alinea kedua menunjukkan adanya kebanggaan dan penghargaan akan perjuangan bangsa Indonesia.

Sekarang bagaimanakah bentuk negara kita? Mari kita sama-sama menganalisa dari ketentuan yang ada berdasarkan konstitusi UUD 1945. Kegiatan Belajar 3 KANDUNGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 4. pokok pikiran adanya negara persatuan. yang antara lain meliputi: bentuk negara. Rumusan Alinea tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi: “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. yang berbentuk Republik” Bunyi Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk “Republik”. Kita telah mengetahui bahwa banyak bentuk negara yang dapat dijumpai di dunia ini. kepada peserta diklat hanya akan diajak membahas beberapa kandungan dari Undang-Undang Dasar 1945 yang dirasa harus diketahui (must know). Pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan ketatanegaraan dan ketatapemerintahan.1. dan lain sebagainya. BENTUK NEGARA Permasalahan yang paling pokok di dalam mendirikan suatu negara adalah bagaimanakah bentuk negara yang dikehendaki untuk didirikan? Karena permasalahan tersebut pada akhirnya akan menentukan tata penyelenggaraan negara selanjutnya. tetapi ia merupakan hukum dasar tertulis. Bangsa Indonesia memilih bentuk negara yang dinamakan Republik yang merupakan suatu pola yang mengutamakan pencapaian kepentingan umum (res . karena itu Undang-Undang Dasar 1945 hanya mengatur pokok-pokoknya saja.PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan ………”. sistem pemerintahan. misalnya kepala negara. dan lain-lainnya. Mari kita lihat pada Alinea keempat dari Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Kemudian MODUL UUD 1945 23 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 daripada itu. Dalam kegiatan belajar 3 ini. Filipina yang berbentuk republik. sedangkan untuk hal-hal yang lain Saudara dapat mempelajarinya melalui beberapa literatur atau sumber yang banyak tersedia. misalnya Amerika Serikat yang berbentuk negara serikat yang terdiri dari beberapa negara bagian (federal). kelembagaan negara. pemilihan umum. Dari rumusan tersebut nampaklah bahwa para founding fathers kita sejak semula menghendaki terbentuknya suatu negara kesatuan. juga mengatur kehidupan bermasyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. sistem kabinet yang dianut. sistem pemerintahan negara. 4. dan pemerintah daerah. Inggris yang berbentuk monarkhi (kerajaan).1. Kandungan tersebut telah dituangkan dalam beberapa pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945. sedangkan ketentuan lebih lanjut dijabarkan ke dalam peraturan perundang-undangan yang lebih rendah. negara yang bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.1 Uraian Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. Undang-Undang Dasar 1945 memang bukan hukum biasa.

Presiden. SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA Dengan telah dilakukan amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali sejak 1999 – 2002. Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 ini juga mengandung pengertian bahwa kekuasaan negara tertinggi di tangan rakyat. 5. MA. sedangkan DPA telah dihapus. dimana menteri-menteri negara tidak bertanggung jawab kepada DPR tetapi bertanggung jawab kepada Presiden.1. penyuapan. dan memutus pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap Negara. maka sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara didasarkan pada asas-asas sebagai berikut: 1. dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama. 2. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD (Pasal 4 ayat (1)). Bepeka. Negara Indonesia adalah Negara hukum (rechstaat) (Pasal 1 ayat (3)).3. Pasal ini menyatakan bahwa Indonesia bukan negara berdasarkan kekuasaan (machstaat). DPR. dan hak masing-masing. atau perbuatan tercela. Usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diajukan oleh DPR kepada MPR hanya dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa. 6. Pasal 17 ayat (2) menyebutkan bahwa menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Dengan demikian idee untuk membentuk negara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setelah UUD 1945 diamandemen sebanyak empat kali. Dalam Pasal 37 ayat (5) UUD 1945 dinyatakan bahwa khusus tentang bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan. wewenang.publica) dan bukan kepentingan perseorangan atau kepentingan golongan. Pasal tersebut menunjukkan bahwa kekuasaan Presiden terbatas. KELEMBAGAAN NEGARA Kelembagaan negara merupakan lembaga-lembaga negara yang diatur dalam UUD 1945. hanya untuk satu kali masa jabatan (Pasal 7). mengadili. Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun. tidak lagi di tangan MPR. lembaga-lembaga negara yang ada adalah: MPR. tidak mendapatkan tempat dalam konstitusi Republik Indonesia.2. tindak pidana berat lainnya. dan/atau pendapat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden (Pasal 7B ayat (1)). Ketentuan UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia menganut sistem Presidensial.. korupsi. dan ini merupakan kesejahteraan yang ingin dicapai dalam hidup berkelompok (aspek homo ekonomikus). DPD. Lembaga-lembaga negara tersebut disertai dengan tugas. 3. yakni maksimal hanya dua kali masa jabatan saja.1. yang dapat diuraikan . Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara (Pasal 17 ayat (1)). 4. MODUL UUD 1945 24 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Pasal ini menyatakan bahwa negara Republik Indonesia menganut sistem konstitusional. 4. MK. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945 (Pasal 1 ayat (2)). Ketentuan pasal tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan negara adalah penyelenggara pemerintahan yang dilaksanakan oleh Presiden.

atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya. sampai habis masa jabatannya selambat-lambatnya dalam waktu tiga puluh hari. Bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun. Imunitas. Protokoler. dengan susunan keanggotaan terdiri dari anggota DPR dan DPD hasil pemilihan umum. Menyelenggarakan sidang untuk memutuskan usul DPR tersebut di atas paling lambat tiga puluh hari sejak diterimanya usul tersebut. d. f. Memutuskan usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya setelah Presiden dan/atau Wakil Presiden diberi kesempatan untuk menyampaikan penjelasan di dalam Sidang Paripurna MPR. Mengubah dan menetapkan undang-undang dasar. b. berhenti. f. Presiden Sebagai pelaksana fungsi eksekutif dan legislatif. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya tersebut. dan putusan dilakukan dengan persetujuan sekurangkurangnya lima puluh persen ditambah satu dari seluruh anggota MPR. Keuangan dan administrastif. b. sidang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR. d. 2. Mengajukan usul perubahan pasal-pasal Undang-Undang Dasar oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. apabila terjadi kekosongan Wakil Presiden dalam masa jabatan selambatlambatnya dalam waktu enam puluh hari. Sebagai pelaksana fungsi konstitutif Tugas dan wewenang: a. e. dalam Sidang Paripurna MPR. Memilih dan dipilih. Memilih Presiden dan Wakil Presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan dalam masa jabatannya. g. Melantik Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan hasil pemilihan umum.sebagai berikut: 1. Kedudukan: . Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Kedudukan: 1. 2. anggota MPR mempunyai hak-hak sebagai berikut : a. c. Sebagai Lembaga Negara. Memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diajukan Presiden. dari dua paket calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang paket calon presiden dan wakil presiden meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan sebelumnya. e. diberhentikan. Membela diri. MODUL UUD 1945 25 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 c. Usul perubahan secara tertulis diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. h. Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden apabila Presiden mangkat.

. 6. berhenti. Angkatan Laut. dan rehabilitasi. 7. f. 5. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya dalam waktu yang bersamaan. MODUL UUD 1945 27 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 h. e. Menteri Dalam Negeri. d. Tidak dapat membekukan atau membubarkan DPR. 2. berhenti. maka Pelaksana Tugas Kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri. c.Sebagai pengemban amanat rakyat yang mempunyai kedudukan: 1. Dengan persetujuan DPR. MODUL UUD 1945 26 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. i. Menjalankan kekuasaan pemerintahan negara menurut Undang-undang Dasar. Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu). b. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. memberi grasi. Jika mangkat. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya diganti Wakil Presiden sampai habis masa jabatannya. Membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasehat dan pertimbangan kepada Presiden. yang syarat-syarat dan akibatnya ditetapkan dengan undang-undang. dan Angkatan Udara. Menetapkan Peraturan Pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. menyatakan perang. c. Memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama untuk satu kali. Tugas dan wewenangnya selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif): a. Mengajukan dan membahas usul RAPBN bersama DPR. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. memberi amnesti dan abolisi. membuat perdamaian dan perjanjian internasional dengan negara lain. selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif) dan Kepala Negara. diberhentikan. Mengajukan dan membahas rancangan undang-undang bersama DPR. Dipilih secara langsung oleh rakyat dalam suatu pemilihan umum. d. e. Menyatakan keadaan bahaya. Dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung. serta menerima penempatan duta negara lain. Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara. Dapat diberhentikan dari jabatannya oleh MPR atas usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama. Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat. Tugas dan wewenangnya sebagai Kepala Negara: a. 4. b. Memberi gelaran. Jika mangkat. mengangkat duta dan konsul. tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan sesuai dengan undang-undang. g. diberhentikan.

serta kebijakan pemerintah. m. dan penggabungan daerah. d. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial. Legislasi b. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. n. Memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan dengan memperhatikan pertimbangan DPD. f. pelaksanaan APBN. dan agama. dan agama. Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD. b. c. Fungsi DPR mempunyai fungsi : a. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU. 3. e. Anggota DPR dipilih melalui pemilihan umum. dan memberikan pertimbangan . k. Anggota DPR dapat diberhentikan dari jabatannya yang diatur dalam undang-undang. pendidikan. Susunannya diatur dalam undang-undang. 2. Membahas dan memberikan persetujuan peraturan pemerintah penggati undang-undang. Seluruh anggota DPR adalah anggota MPR. l. Memberikan persetujuan calon hakim agung yang diusulkan Komisi Yudisial untuk ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden. Memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk mengangkat duta. pembentukan. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan negara yang disampaikan BPK. sumber daya alam MODUL UUD 1945 28 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dan sumber daya ekonomi lainnya. i. 4. DPR tidak dapat dibekukan atau dibubarkan oleh Presiden. Anggaran c. 6. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kedudukan: 1. h. pajak. Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakan dalam pembahasan. Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan Pajak. Membentuk undang-undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama. Pengawasan Tugas dan wewenang: a. pendidikan. g.3. j. menerima penempatan duta negara lain. pemekaran. Memilih tiga orang calon anggota hakim konstitusi dan mengajukannya kepada Presiden untuk ditetapkan. APBN. Sebagai Lembaga Negara. 5. Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang diajukan oleh DPD terhadap pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah.

Tugas dan Wewenang: a. 3. Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang. serta membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara dan/atau pembentukan UU. membuat perdamaian. Menyampaikan usul dan pendapat. 5). DPD merupakan lembaga perwakilan daerah yang berkedudukan sebagai lembaga negara. 3). Jumlah anggota DPD di setiap provinsi sama dan jumlah seluruh anggota DPD tidak boleh lebih dari 1/3 dari jumlah anggota DPR. d. Menyatakan pendapat Anggota DPR mempunyai hak: a. Memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU APBN dan RUU . dan agama. 2). pendidikan. Imunitas 4. dan penggabungan daerah. d. Mengajukan pertanyaan. dan penggabungan daerah. Melakukan pengawasan sebagai pertimbangan DPR atas pelaksanaan: 1). MODUL UUD 1945 29 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. pembentukan dan pemekaran. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. b. Anggota DPD dapat diberhentikan dari jabatannya. 4).dalam pemberian amnesti dan abolisi. 6). Undang-undang mengenai hubungan pusat dan daerah. Mengajukan usul RUU. Undang-undang mengenai otonomi daerah. Undang-undang mengenai pembentukan. 2. c. pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. hubungan pusat dan daerah. c. yang syarat-syarat dan tatacaranya diatur dalam undang-undang. Anggota DPD dipilih dari setiap provinsi melalui pemilihan umum. 5. Undang-undang mengenai pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya. Hak DPR mempunyai hak: a. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kedudukan : 1. Membahas RUU pada huruf b tersebut bersama-sama DPR atas undangan DPR sesuai tata teritb DPR. pemekaran. b. sebelum DPR membahas RUU tersebut dengan pemerintah. Undang-undang mengenai pajak. Dapat mengajukan kepada DPR RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah. Seluruh anggota DPD adalah anggota MPR. o. APBN e. dan perjanjian dengan negara lain. Interpelasi b. Angket c.

7. dan Mahkamah . Komisi Yudisial Kedudukan: 1. dan keanggotaan Komisi Yudisial diatur dengan undang-undang. DPR tiga orang. 5. d. 2. Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Susunan Mahkamah Konstitusi diatur dalam undang-undang. Susunan. kedudukan. Bersifat mandiri. dan hukum acara Mahkamah Agung diatur dalam undang-undang. Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali pada tingkat pertama dan terakhir atas putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Tugas dan Wewenang: a. 6. c. keluhuran martabat. Tugas dan wewenang: 1. Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam memberikan grasi dan rehabilitasi. Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh Hakim Agung. Mempunyai sembilan orang anggota Hakim Konstitusi yang diusulkan oleh masing-masing Presiden tiga orang. Mahkamah Agung (MA) Sebagai pemegang kekuasaan kehakiman dan penyelenggara peradilan yang merdeka untuk menegakkan hukum dan keadilan. f.yang berkaitan dengan pajak. Diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR. Memutus permohonan kasasi terhadap putusan pengadilan tingkat banding atau tingkat terakhir dari semua lingkungan peradilan. 2. Menguji secara materil terhadap peraturan perundangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. MODUL UUD 1945 30 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Sebagai Lembaga Negara yang berfungsi sebagai pengadilan tertinggi bagi semua peradilan terlepas dari pengaruh Pemerintah dan pengaruhpengaruh lainnya. keanggotaan. kedudukan. Mengusulkan pengangkatan Hakim Agung. Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. 3. 2. Mahkamah Konstitusi Kedudukan : 1. pendidikan. 2. 3. 5. Memiliki wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. b. Susunan. Susunan Mahkamah Agung diatur dengan undang-undang. Kedudukan: 1. serta perilaku hakim. Calon Hakim Agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan sebagai Hakim Agung oleh Presiden. dan agama. 3.

Agung tiga orang. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPR dan anggota DPRD adalah parpol. 4. PEMILIHAN UMUM 1. 4. 2. Memutus perselisihan hasil pemilihan umum. Sebagai pelaksana fungsi auditif. DPRD. Presiden dan Wakil Presiden. 4. dan DPRD sesuai dengan kewenangannya. dan adil setiap lima tahun sekali. Memutus pembubaran partai politik d. umum. dan DPD. 4. BPK menyerahkan hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara kepada DPR. bebas. Memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara. 4. PEMERINTAH DAERAH 1. dan mandiri. 5. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kedudukannya : 1. Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 b. e. paling lama sembilan puluh hari. Pemilu diselenggarakan untuk memilih anggota DPR. Pemilihan umum (Pemilu) dilakukan secara langsung. dan/atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden. 3. MODUL UUD 1945 31 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Tugas dan Wewenang: a. c. jujur. 8. rekomendasi. tindak pidana berat lainnya. Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. judikatif. DPD. MODUL UUD 1945 32 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 tetap. Memberikan putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupa penghianatan terhadap negara.1. penyuapan. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. rahasia. 2. Ketentuan lebih lanjut tentang pemilu diatur dengan undang-undang. Berkedudukan di ibukota negara dan memiliki perwakilan di setiap provinsi. yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang.4. operatif. . b. atau perbuatan tercela. Pemilu diselenggarakan oleh suatu komisi pemilu yang bersifat nasional. Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. korupsi.1. 3. Tugas dan wewenang: a. Anggota dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Merupakan Lembaga Negara yang bebas dan mandiri dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. dan diresmikan oleh Presiden. 6. 5.5. Ketua dan Wakil Ketua dipilih dari dan oleh Hakim Konstitusi. NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota.

Bupati. 9. yang diatur dengan undangundang. kabupaten. MK. seperti Amerika mempunyai bentuk negara Serikat dan terdiri dari negara-negara bagian (federal). Perubahan tatanan kehidupan kenegaraan dimulai dengan melakukan perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. bahwa negara Indonesia adalah negara Kesatuan yang berbentuk Republik. Gubernur. 3. Pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya. Pemerintahan daerah diberikan kewenangan penuh untuk menyelenggarakan pemerintahannya melalui pelaksanaan otonomi yang seluasluasnya. Walikota melalui mekanisme pemilihan kepala . seperti telah ditegaskan dalam UUD 1945. DPRD. Presiden. Rakyat suatu daerah diberikan wewenang untuk memilih para pemimpinnya – Gubernur. daerah kabupaten. MODUL UUD 1945 33 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Reformasi menghendaki perubahan di segala bidang. misalnya. dan rahasia.2. Lembaga-lembaga negara yang ada menurut UUD 1945 saat ini adalah MPR. Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi. Kabupaten. Demikian halnya dengan Indonesia. dimana Kepala Negaranya adalah seorang Raja/Ratu sedangkan Kepala Pemerintahannya dipegang oleh seorang Perdana Menteri. yang berakibat pula pada perubahan kelembagaan negara. Hubungan wewenang antara Pemerintah Pusat dan Pemda Provinsi. Konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah bahwa Negara Indonesia dipimpin oleh seorang Presiden yang berfungsi sebagai Kepala Negara sekaligus sebagai Kepala Pemerintahan. Reformasi yang digulirkan menjangkau juga pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. umum. dan kota memiliki DPRD yang anggota-anggotanya dipilih melalui pemilu. dan DPD. Hal tersebut berlainan dengan negara Inggris. dan kota dipilih secara demokratis. Pemerintahan daerah provinsi. Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip NKRI. sedangkan DPA dihapuskan. Pemerintahan daerah provinsi. 4. MA. Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang. 6. DPR. dan Kota. Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemda yang bersifat khusus atau bersifat istimewa diatur dengan undang-undang. Bupati. Melalui amandemen UUD 1945. dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan. termasuk dalam bidang pemerintahan. bebas. 4. kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat. 5. daerah kabupaten. atau antara Provinsi dan kabupaten dan Kota diatur dengan UU dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah. 8. Rakyat juga diberi wewenang untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk dalam lembaga DPR. BPK. kedaulatan dikembalikan sepenuhnya kepada rakyat. DPD. 7. langsung.2 Rangkuman Setiap negara di dunia ini mempunyai bentuknya masing-masing. rakyatlah yang kemudian diberi wewenang untuk menentukan kepala negaranya melalui suatu pemilihan umum yang jujur.

pihak kolonial Be1anda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. Hal ini disebabkan karena dalam kurun waktu tahun 1945-1949 Indonesia memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan.1. konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah rakyatlah yang berwenang memilih pemimpin negaranya. Berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu pertama dari tanggal 18 Agustus 1945 hingga tanggal 27 Desember 1949.1. untuk pembenarannya diberlakukan Pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. jelaskan hubungannya dengan MPR! MODUL UUD 1945 34 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. karena situasi yang tidak memungkinkan dimana dalam kurun waktu 1945-1949. Jelaskan perbedaan antara Negara Australia dengan Indonesia dilihat dari bantuk sistem pemerintahannya! 2. Karena lembaga-lembaga negara (MPR. Setelah itu ditetapkan Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 merupakan dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua hingga sekarang (sebelum diamandemen). apakah kewenangan tersebut sudah dicabut sepenuhnya dari tangan MPR? Diskusikan dengan teman Anda! 4.daerah (pilkada) yang demokratis. Selanjutnya sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959 berlaku Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950). Kegiatan Belajar 4 UUD 1945 DALAM GERAK PELAKSANAANNYA 5.3 Latihan 1. Konstitusi RIS tidak berlaku di negara Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta yang tetap memberlakukan UUD 1945. Menurut Anda setelah UUD 1945 ini mengalami perubahan. Sebutkan beberapa kewenangan yang dimiliki oleh Mahkamah Konstitusi! Jelaskan perbedaannya dengan Mahkamah Agung! 5. Kedaulatan adalah di tangan rakyat. UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA UUD 1945 berlaku dalam dua kurun waktu. Antara kurun waktu pertama dan kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 berlaku konstitusi RIS dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. Salah satu lembaga yang ada menurut UUD 1945 adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dalam kurun waktu pertama dari tahun 1945-1949. UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1945-1949 adalah sebagai . Sistem Kabinet Presidensial yang harus dilaksanakan menurut UUD 1945 diubah menjadi Kabinet Parlementer. DPA) belum dapat dibentuk. 4. karena pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. DPR. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Indonesai adalah negara Hukum (rechtsstaats)! 3.1 Uraian 5. sebagaimana yang tercantum daIam UUD 1945 karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan. Dalam kurun waktu 1945-1949 sistem pemerintahan dan lembaga-lembaga negara belum berjalan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden.

yaitu : a.1. karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan tersebut di MODUL UUD 1945 35 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 atas. tetapi dipegang oleh Perdana Menteri sebagai pimpinan kabinet dengan para menteri sebagai anggota kabinet yang secara bersama-sama atau sendiri-sendiri. Para menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada KNIP yang berfungsi sebagai DPR. yang kemudian disetujui oleh Presiden. Meskipun Indonesia sudah merdeka sejak diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. MODUL UUD 1945 36 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 1. dan diumumkan dengan maklumat pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 maka sistem kabinet presidensial diganti dengan sistem kabinet parlementer.2. untuk pembenarannya dicantumkan pasal IV Aturan Peralihan. kekuasaan pemerintah tidak dipegang oleh Presiden. DPA dibentuk menurut UUD ini. 3. kekuasaan Presiden sangat besar karena meliputi kewenangan semua lembaga-lembaga tinggi negara. Terbentuknya negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS) a. Diperlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 (asli). Perubahan sistem Kabinet Presidensial menjadi Kabinet Parlementer Berdasarkan usul Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BPKNIP) pada tanggal 11 Nopember 1945. sedangkan Komite Nasional hanya berfungsi sebagai pembantu Presiden. DPR.berikut: 1. 5. KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA SERIKAT Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua negara Indonesia. oleh karena itu PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. Sejak tanggal 14 Nopember 1945. sistem pemerintahan sering berubah dari sistem presidensial menjadi sistem parlementer dan sebaliknya. namun pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali . segala kekuasaannya dijalankan oleb Presiden dengan bantuan Komite Nasional". Berdasarkan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. b. Berubahnya fungsi Komite Nasional Pusat Komite Nasional Pusat yang semula hanya sebagai pembantu Presiden menjadi badan yang memegang kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-Garis Besar daripada Haluan Negara berdasarkan maklumat Wakil Presiden No. 2. Ada dua penyimpangan konstitusional yang terjadi karena kekuasaan Presiden yang sangat besar berdasarkan pasal IVAturan Peralihan. yang berlaku pada saat Indonesia menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). Karena lembaga-lembaga negara yang tercantum dalam UUD 1945 belum dapat dibentuk karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan maka diberlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbunyi : "Sebelum MPR. Bahwa dalam kurun waktu 1945-1949 di dalam situasi dimana bangsa Indonesia dalam upaya memepertahankan kemerdekaan dari pihak kolonial Belanda. Lembaga-lembaga tinggi negara belum dapat dibentuk berdasarkan ketentuan UUD 1945. X tanggal 16 Oktober 1945.

rancangan Konstitusi RIS disetujui semua pihak. berubah menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). Konstitusi RIS menganut sistem parlementer Sebagai konstitusi yang berlaku di negara Federal RIS. Presiden sekedar “Konstitusional” belaka. Karena rancangan Konstitusi RIS telah disetujui semua pihak. Indonesia yang diproklamasikan pada tanggaJ 17 Agustus 1945 sebagai negara kesatuan. b. dengan nama Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian Pulau Jawa dan Sumatera dengan ibukota Yogyakarta. karena tidak memegang kekuasaan pemerintahan. Pada tanggal 14 Desember 1949 di Jakarta rancangan Konstitusi RIS disetujui oleh wakil-wakil pemerintah dan KNIP. maka Kontitusi RIS diberlakukan di seluruh Wilayah Indonesia. 2. Pada tangga1 29 Oktober 1949 rancangan konstitusi RIS disepakati bersama antara wakil-wakil pemerintah Republik Indonesia (Jogjakarta) dengan wakil-wakiI pemerintah negara-negara bagian RIS lainnya yaitu wakil-wakil pemerintah negara BFO (Bijeenkomst Voor Federal Overleg) di kota pantai Scheveningen. Dengan po1itik “Devide et Impera” dari pihak kolonial Belanda. Republik Indonesia menjadi negara bagian RIS. 5. Berlakunya Konstitusi RIS Konstitusi RIS berlaku di seluruh wilayah Indonesia. UNDANG-UNDANG DASAR SEMENTARA 1950 Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) merupakan konstitusi ketiga negara Republik Indonesia yang berlaku sah sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. kecuali negara Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian pulau Jawa dan Sumatera dengan Ibukota Jogjakarta. Negara Indonesia kembali menjadi negara kesatuan . MODUL UUD 1945 37 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. misalnya negara bagian Sumatera Timur. Negara Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. Terbentuknya Konstitusi RIS a. c. c. d. Presiden bukan sebagai kepala pemerintahan. negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan wakil masing-masing pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Negara BFO.Indonesia yang sudah merdeka. Selanjutnya dalam sidang lanjutan pada Komperensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag negara Belanda. negara bagian Indonesia Timur dan lainlainnya.3. sejak tanggal 27 Desember 1949. 1. kecuali negara bagian Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. Konstitusi RIS menganut sistem kabinet parlementer dimana kekuasaan pemerintahan ditangan para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri.1. pada saat berlangsungnya Komprensi Meja Bundar (KMB). terbentuk negara-negara bagian di wilayah Indonesia. b. tetapi hanya sebagai kepala negara. d. 3. Konstitusi RIS berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950.

Pembubaran dan penggabungan negara-negara bagian itu dimungkinkan dalam pasal 43 dan pasal 49 Konstitusi RlS. pada tangal 15 Agustus 1950 presiden menyatakan bahwa rancangan perubahan tersebut telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). Pada bulan April 1950 hanya tinggal beberapa bagian dari negara bagian Indonesia Timur dan Sumatera Timur saja yang belum bergabung dengan negara bagian Republik Indonesi a (Jogjakarta ). d. 4. Para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri bertanggung jawab kepada DPR/Parlemen. Kekuasaan pemerintah ditangan kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri. timbul suatu keinginan dari negara-negara bagian RIS buatan Belanda yang merasa tidak cocok atas terbentuknya RIS hasil KMB. MODUL UUD 1945 38 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 b. dan ingin bergabung dengan negara bagian Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta. Di depan rapat gabungan senat dan DPR RIS. Presiden sekedar "konstitusional" belaka. Presiden tidak memegang kekuasaan pemerintahan. b. Berlakunya UUDS 1950 UUDS 1950 berlaku di seluruh Wilayah Indonesia dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. . maka proses selanjutnya adalah membuat rancangan perubahan Konstitusi RIS menjadi UUDS RI oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). UUDS menganut sistem Kabinet Parlementer a. Naskah UUDS yang telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta) ditandatangani bersama Perdana Menteri dan Menteri Kehakiman RIS. Setelah persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950 sebagaimana diuraikan dalam butir l d tersebut. Negara federal RIS berlangsung sangat singkat hanya 8 bulan yaitu dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. b. saat Dekrit Presiden dikeluarkan. Terbentuknya Undang-Undang Dasar Sementara 1950 a. yang dalam waktu sesingkat-singkatnya bersama-sama mendirikan negara kesatuan.a. 2. c. Pada tanggal 17 Agustus 1950 negara Indonesia yang berbentuk negara federal RIS menjadi negara kesatuan. Persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan tersebut dalam butir c secara resmi dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950. yang selanjutnya diumumkan oleh Menteri Kehakiman dan mulai berlaku pada tanggal 17 Agustus 1950 di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menganut Landasan Demokrasi Liberal UUDS menganut Demokrasi Liberal yang mengutamakan kebebasan individu. Pada akhirnya tercapai suatu kesepakatan antara negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan negara RlS yang sekaligus mewakili negara bagian Indonesia Timur dan negara bagian Sumatera Timur. Dalam kenyataannya sejak berdirinya RIS. c. 3. c.

1. MODUL UUD 1945 39 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Kurun waktu 2 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 yang dikenal dengan masa Pasca Orde Baru.Hak Budget DPR tidak berjalan. Kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang. Tri Tuntutan Rakyat (TRITURA) Dengan dipelopori oleh pemuda/mahasiswa. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum11 Maret 1966 a. politik. d. 2. . 4. .Lembaga-lembaga negara belum dibentuk berdasarkan Undangundang.MPRS mengangkat Presiden seumur hidup. 1.4. . Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1945 sampai sebelum 11 Maret 1966: .Bubarkan PKI. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum 11 Maret 1966. dan hukum. 2. Kurun waktu 11 Maret 1966 hingga 21 Mei 1998 yang dikenal dengan masa Orde Baru. karena DPR tidak menyetujui RAPBN yang diajukan pemerintah. rakyat menyampaikan TRlTURA yaitu: . sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. dan pada tahun 1960 Presiden membubarkan DPR. Terjadi pemberontakan G-30-S/PKI Sewaktu terjadi pemberontakan G-30-S/PKI kondisi negara Indonesia memprihatinkan khususnya di bidang ekonomi. .1998 dikenal dengan masa Orde Baru. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 hingga sekarang dapat dibagi dalam empat periode. Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) Pada tanggal 11 Maret 1966 Presiden mengeluarkan Supersemar kepada Letjen Soeharto untuk mengambil langkah-langkah dan tindakan untuk mengamankan negara. b. . Akhirnya pemberontakan PKI dapat digagalkan. UUD 1945 DALAM KURUN WAKTU KEDUA Dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua adalah Dekrit Presiden tangga1 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945 sebagai konstitusi negara Republik Indonesia. 5. Lahirnya Supersemar dianggap sebagai lahirnya Orde Baru.Ketua lembaga-lembaga tinggi negara dijadikan menteri-menteri negara.Turunkan harga-harga/perbaikan ekonomi c.Bersihkan Kabinet dari unsur-unsur G-30-S/PKI. Kurun waktu 1966 . . telah terjadi pergantian kabinet sebanyak 7 (tujuh) kali karena dijatuhkan DPR. yaitu: 1.1998 Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 .Dalam kurun waktu berlakunya UUDS 1950 dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1950-1959 sistem Kabinet Parlementer tidak menjamin kestabilan pemerintah.

Soekarno. Pada tanggal 21 Mei 1998.Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1966 . dalam pasal l04 dinyatakan bahwa MPR berketetapan untuk mempertahankan dan tidak akan melakukan perubahan terhadap UUD 1945. b. selanjutnya pada tahun 1973 diadakan sidang umum MPR. Lembaga Tinggi negara BPK yang memeriksa tanggung jawab keuangan negara. XLIV/MPRS/1968). XXXIIl/MPRS/I967). Sidang Umum MPRS Tahun 1968 Pada tahun 1968 diadakan Sidang Umum MPRS. dan wewenang dari lembaga-lembaga negara dalam penye1enggaraan negara belum berjalan secara optimal. terlepas dari kekuasaan pemerintah. Pemerintahan Orde Baru berakhir. I/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. yang menetapkan GBHN dan memilih Presiden dan Wakil Presiden. VIII/MPR/1998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasal 37 UUD 1945 yang mengatur tentang perubahan UUD 1945. Ketentuan yang tercantum dalam pasal l04 TAP MPR No. 3). artinya terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah. di lain pihak lembaga-lembaga negara lainnya dalam menjalankan tugas dan wewenangnya belum optimal. Dike1uarkannya TAP MPR No. IV/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. MODUL UUD 1945 41 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. dimana dinyatakan bahwa MPR berkehendak mempertahankan UUD 1945. dan apabila MPR hendak merubah UUD 1945 harus melalui referendum. selanjutnya mengangkat Jenderal Soeharto sebagai pejabat Presiden (TAP MPRS No. IV/MPR/1983 tentang referendum. Disatu pihak. yang menarik MODUL UUD 1945 40 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 kembali mandat MPRS dari Presiden pada saat itu yaitu Ir.sebelum 21 Mei 1998: a. yang mengangkat Jendera1 Soeharto sebagai Presiden tetap sampai terpilihnya Presiden hasil pemilu (TAP MPRS No. Dikeluarkannya TAP MPR No. Sidang Istimewa MPRS Tahun 1967 Pada tahun 1967 diadakan sidang Istimewa MPRS. Lembaga tinggi negara yaitu DPR berwenang mengawasi jalannya pemerintahan. Fungsi.I/MPR/1983. Sidang Umum MPRS Tahun 1973 Pemilu pertama dalam masa Orde Baru diadakan pada tahun 1971. c). tugas. d. kekuasaan lembaga tinggi presiden sangat berperan. Pelaksanaan UUD 1945 sesudah tanggal 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober .21 Mei 1998 1). 2). Lembaga tinggi negara Mahkamah Agung sebagai pemegang kekuasaan kehakiman yang merdeka. b). c. Menurut UUD 1945 antara lain dinyatakan: a). TAP MPR No. Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . VII/MPR/I998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasaI 37 UUD 1945 yag mengatur perubahan UUD 1945.

Tahun 2002 dalam Sidang Tahunan ditetapkan perubahan UUD keempat. Dengan demikian MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara. bukan lagi Presiden. . Dalam Sidang Tahunan tahun 2000 diadakan perubaban kedua UUD 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 2000. hak angket. DPR mempunyai hak-hak yaitu hak interpelasi. dan dalam amandemen ini ditegaskan tentang fungsi DPR (legislasi. perubahan yang penting adalah dibatasinya masa jabatan Presiden paling banyak 2 masa jabatan dan dinyatakan bahwa pemegang kekuasaan pembentuk UU adalah DPR. .Adanya lembaga baru yaitu: DPD. Pada tahun 2001 MPR dalam Sidang Tahunan tahun 2001 ditetapkan perubahan ketiga atas UUD 1945. dan hak menyatakan pendapat. .MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan atau Wakil Presiden atas usul DPR berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi. .Presiden dan Wakil Presiden dipilih 1angsung oleh rakyat. perubahan yang sangat mendasar. . anggaran. Pada tanggal 10 sampai dengan 13 Nopember 1998 diadakan Sidang Istimewa MPR. c. . Mahkamah Konstitusi. Komisi Yudisial. tapi Presiden diberi wewenang untuk membentuk Dewan Pertimbangan yang memberi nasihat/pertimbangan kepada Presiden yang diatur dengan UU.1999 a.MPR tidak lagi memilih Presiden dan Wakil Presiden. penyempurnaan pasal 18 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam amandemen ini. tetapi hanya melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum secara langsung oleh rakyat. dan pengawasan).Penyempurnaan pasal 23. .MPR tidak lagi memegang dan melaksanakan kedaulatan rakyat.MPR tidak lagi menetapkan GBHN.Mengadakan perubahan pertama UUD 1945 yang ditetapkan tanggal 19 Oktober 1999. penyempurnaan pasal 28 ditambah pasal 28 A sampai dengan pasal 28 J tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan penyempurnaan pasal 30 tentang Pertahanan Keamanan.Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. .Adanya Bab baru tentang Pemilu.Presiden dan atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dari jabatannya. . MODUL UUD 1945 42 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 .Tidak ada lagi Lembaga Tinggi Negara yang namanya DPA. . Adapun perubahan-perubahan yang mendasar adalah: . Untuk melaksanakan fungsinya. adalah: .Dengan tegas dinyatakan bahwa Presiden tidak dapat membekukan dan membubarkan DPR. . e. b. d. Dalam amandemen ini.Susunan MPR tardiri dari anggota DPR dan DPD. Pada tanggal 14 Oktober sampai dengan 22 Oktober 1999 diadakan sidang umum MPR hasil pemilu 7 Juni 1999 yang menetapkan: .

d 5 Juli 1959 Sistem Kabinet : Parlementer Demokrasi : Liberal UUD 1945 KURUN WAKTU KEDUA 5 Juli 1959 s. berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan terbitnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Karena . . Pelaksanaan UUD sejak kurun waktu pertama sampai dengan kurun waktu kedua dapat digambarkan sebagai berikut: UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA 18 Agustus 1945 s.Pengertian wilayah negara.d Sekarang (telah diubah empat kali) Sistem Kabinet : Presidensiil MODUL UUD 1945 43 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. UUD Sementara 1950 sebagai pengganti Konstitusi RIS. kebudayaan. kemudian diganti dengan Konstitusi RIS yang berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. Secara skematis. Dalam kurun waktu ini sistem pemerintahan dan kelembagaan tidak berjalan sebagaimana dikehendaki dalam UUD 1945. . . dan kesejahteraan sosial.2 Rangkuman UUD 1945 telah beberapa kali mengalami periode keberlakuannya..Pengaturan kembali tentang perubahan UUD terutama prosedurnya. . Perubahan fungsi Komite Nasional menjadi Parlemen 2. dilain pihak Indonesia berusaha memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan. Periode pertama berlaku dari tanggal 18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949. UUD 1945 dalam kurun pertama tidak dapat dilaksanakan dengan baik karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan yaitu disatu pihak kolonial Belanda berupaya untuk menguasai Indonesia kembali.Macam dan harga mata uang. maka atas dasar Dekrit Presiden tersebut UUD 1945 diberlakukan untuk yang kedua kalinya. Perubahan Kabinet Presidensil menjadi Kabinet Parlementer Sistem Kabinet : Parlementer UUD SEMENTARA 1950 17 Agustus 1950 s.Peraturan baru tentang Bank Sentral.Mengubah seluruh aturan peralihan dan aturan tambahan.d 27 Desember 1949 KONSTITUSI RIS 27 Desember 1949 s.d 17 Agustus 1950 Sistem Kabinet : Presidensil Dua penyimpangan konstitusional : 1. Setelah terjadi krisis dalam penyelenggaraan negara.Mengatur kembali tentang pendidikan. .

kurun waktu 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998 (masa Orde Baru). dimana kekuasaan pemerintah dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri yang bertanggung jawab kepada Parlemen (DPR). dan Komisi Yudisial. sedangkan DPA dihapus. yaitu sturktur UUD 1945 yang hanya terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). UUDS 1950 berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. Disamping itu. terdapat lembaga-lembaga baru.lembaga-lembaga negara belum dapat dibentuk. dimana pada periode ini UUD 1945 telah mengalami perubahan (amandemen) sebanyak empat kali (sampai dengan tahun 2002). Kurun waktu berlakunya UUD 1945 kedua dapat dibagi menjadi beberapa periode.cc/2008/11/undang-undang-dasar-1945-sebagai-hukum. sistem kabinet yang berlaku adalah Kabinet Parlementer. yang dibentuk berdasarkan undang-undang. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang. Dalam amandemen ini. kurun waktu 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 (Pasca Orde Baru). kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang (ada penulis yang membagi periode ini menjadi beberapa periode). yaitu berubahnya fungsi KNIP menjadi parlemen dan berubahnya sistem kabinet dari Kabinet Presidensiil menjadi Kabinet Parlementer. Mahkamah Konstitusi. Pada saat berlakunya UUDS 1950. periode III. periode IV.co. http://www. seperti: DPD. periode II. dan Presiden diberi kewenangan untuk membentuk Dewan Pertimbangan. dan berlaku di seluruh wilayah kecuali Negara Republik Indonesia dengan Ibukota Jogyakarta. dan disusul dengan terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 yang kemudian dianggap sebagai momen lahirnya Orde Baru. UUDS 1950 merupakan konstitusi ketiga yang berlaku di Indonesia menggantikan Konstitusi RIS. Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua yang berlaku di Indonesia dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. sebagai negara bagian RIS yang tetap memberlakukan UUD 1945. Konstitusi RIS berlaku pada saat negara Indonesia menjadi negara federal. yaitu: periode I. Dalam kurun waktu pertama berlakunya UUD 1945 terjadi dua penyimpangan konstitusional.geofacts. maka penyelenggaraan negara termasuk di dalamnya penyelenggaraan pemerintah diperlakukan ketentuan Pasal IV Aturan Peralihan. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 ditandai dengan MODUL UUD 1945 44 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 beberapa kejadian. kurun waktu 5 Juli 1959 sampai dengan sebelum 11 Maret 1966. UUD 1945 mengalami perubahan yang signifikan.html . Sistem demokrasi yang berlaku adalah demokrasi liberal dengan mengutamakan kebebasan individu. antara lain terjadinya pemberotakan G-30-S/PKI yang kemudian diikuti dengan lahirnya Tritura. sedangkan Penjelasan dihapus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful