LTM PEMICU 2 MODUL REPRODUKSI

Edi Kurnawan/I11110013

TANDA-TANDA KEHAMILAN Lama kehamilan berlangsung sampai persalinan aterm sekitar 280 sampai 300 hari. Kehamilan dibagi menjadi tiga triwulan yaitu : - triwulan I : 0 sampai 14 minggu - triwulan II : 14 sampai 28 minggu - triwulan III : 28 sampai 40 minggu Untuk dapat menegakkan kehamilan maka dapat ditetapkan dengan melakukan penilaian terhadap beberapa tanda dan gejala hamil sehingga bidan dapat mendiagnosa kehamilan Kategori Tanda Kehamilan Presumsi Adalah perubahan yang dirasakan ibu / Kemungkinan / Dugaan hamil. Tanda- tanda dugaan hamil : 1. Amenorea (terlambat datang bulan) 2. Mual dan Muntah Biasanya terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan hingga akhir triwulan pertama. Gejala ini sering terjadi pada pagi hari disebut morning sickness of pregnancy. Bila terlampau sering, dapat mengakibatkan gangguan kesehatan disebut dengan Hiperemesis Gravidarum. 3. Mengidam. Pada beberapa wanita ditemukan adanya (ngidam makanan) yang mungkin berkaitan dengan persepsi individu wanita tersebut mengenai apa yang bisa mengurangi rasa mual dan muntah. Kondisi lainnya adalah “Pica” (mengidam) yang sering dikaitkan dengan anemia akibat defisiensi zat besi ataupun adanya suatu tradisi. 4. Sinkope atau Pingsan 5. Pigmentasi Kulit Sekitar Pipi (Cloasma Gravidarum) Keluarnya Melanophore Stimulating Hormone (MSH) hipofisis anterior menyebabkan pigmentasi pada kulit. Dinding perut: Stria livide dan albican, Linea Ningra dan alba Sekitar Payudara: Hiperpigmentasi areola mamae, Putting susu makin menonjol, Kelenjar montgomery menonjol, Pembuluh darah manifes sekitar payudara 6. Salivasi berlebihan 7. Anoreksia atau tidak ada selera makan. Biasanya timbul pada TM I, kemudian nafsu makan akan muncul kembali 8. Epulis (Hipertropi dari papil gusi) 9. Varices Karena pengaruh dari estrogen dan progesteron terjadi penampakan pembuluh darah vena, terutama bagi mereka yang mempunyai bakat. Penampakan pembuluh darah itu

ujung syaraf tertekan menyebabkan rasa sakit terutama pada hamil pertama. Pada VT jika 2 jari tangan dalam diletakkan pada forniks posterior dan tangan yang satunya pada dinding perut depan diatas simpisis. 12. uterus lebih cepat tumbuh didaerah implantasi dari blastosit dan daerah insersi plasenta. Sehingga pertumbuhan uterus tidak rata. Tanda Brackston Hicks Kontraksi tidak teratur yang tidak menimbulkan rasa nyeri pada waktu pemeriksaan. kaki. Tanda Goodell Pelunakkan serviks dikarenakan pembuluh darah dalam serviks bertambah dan karena timbulnya oedema dari serviks dan hiperplasia kelenjar-kelenjar serviks. Pada TM II umumnya keluhan ini hilang oleh karena uterus yang membesar keluar dari rongga panggul dan pada TM III gejala ini dapat timbul lagi karena janin mulai masuk ke ruang panggul dan menekan kembali kandung kencing. Tanda tidak pasti kehamilan Tanda tidak pasti kehamilan dapat ditentukan dengan : 1.terjadi disekitar genetalia eksterna. Payudara membesar dan tegang. Tanda Piscasek Uterus membesar kesalah satu jurusan hingga menonjol jelas kejurusan tersebut. air dan garam pada payudara. maka istmus uteri sedemikian lunaknya. menyebabkan hipervaskularisasi maka kosistensi serviks menjadi lunak. seolah-olah corpus uteri tidak berhubungan dengan serviks. Tanda Chadwicks . Hal tersebut disebabkan karena timbulnya kontraksi. Payudara tegang Pengaruh estrogen dan progesteron dan somamotropin menimbulkan deposit lemak. 10. Pembesaran uterus 2. Obstipasi Karena pengaruh hormon progesteron dapat menghambat peristaltik usus sehingga menyebabkan kesulitan untuk BAB. akibat kadar estrogen meningkat. Pada pemeriksaan dalam dijumpai : Tanda Hegar Pada minggu-minggu pertama istmus uteri mengadakan hipertropi sehingga lebih panjang dan lebih lunak. Jaringan ikat pada serviks banyak mengandung kolagen. Sering Kencing Uterus yang membesar pada TM I akan menyebabkan tertekannya kandung kencing. Maka kadang-kadang corpus uteri yang lunak menjadi lebih keras. betis dan payudara dan dapat menghilang setelah persalinan. 11.

dan kehamilan yang dipertahankan setelah 12 minggu. Dapat dirasakan gerakan janin d. Uji dengan hasil positif mempunyai nilai prediksi terhadap kehamilan sebanyak 99. janin terdorong keatas kemudian janin turun kembali dan jari merasakan benturan lunak. teraba pada minggu ke 16-18. Balotement adalah tehnik mempalpasi suatu struktur terapung dengan menekan perlahan struktur tersebut dan merasakan pantulannya. Pemeriksaan panggul d. Uji Lab Uji kehamilan Urin Uji semacam ini tersedia dipasaran atau distribusi medis. Warna portio pun tampak livide. Teraba bagian-bagian janin dan dapat dikenal bagian-bagian janin b. a.Peningkatan vaskularisasi yang menimbulkan warna ungu kebiruan pada mukosa vagina. panjang janin. Dideteksi 7 sampai 11 hari setelah konsepsi b. ovum yang terganggu. Pada pemeriksaan dengan sinar Rotgen tampak kerangka janin. Hasil negatif palsu dapat terjadi karena rendahnya konsentrasi hCG. Uji tersebut dinyatakan positif jika konsentrasi hCG dalam urin mencapai 25 mI. Teraba Balotement Adalah gerakan janin yang belum engaged. tanggal yang tidak akurat. sebagai akibat urin yang terlalu encer. 4. KE atau gangguan pada ovum. biasanya terjadi pada saat tidak menstruasi atau 12-14 hari setelah konsepsi. dan dapat diperkirakan tuanya kehamilan serta dapat menilai pertumbuhan janin Pemeriksaan Diagnostik Kehamilan Pemeriksaan Diagnostik Kehamilan. Dilakukan 2 kali setiap 2 hari selama 10 minggu c. Jari pemeriksa dalam vagina mendorong dengan lembut kearah atas. 3. vulva dan serviks akibat meningkatnya hormon estrogen. . Dengan alat USG dapat diketahui kantung janin. Pemeriksaan Tes Biologis Kehamilan positif Tanda pasti kehamilan a. Terdengar dan dapat dicatat bunyi jantung janin c. Riwayat b. Penyebab turunnya hCG biasanya karena aborsi spontan.5 %. e. Serum Beta hCG a. Pemeriksaan fisik c.

Kadar HcG maksimal 10-12 hari kehamilan dan menurun pada usia 16-20 minggu (Guyton. 2008: 22) Serviks . lonjong seperti telur (Sarwono. sehingga pada pemeriksaan dalam seolah-olah kedua jari dapat saling sentuh. Pada bulan-bulan pertama kehamilan bentuk uterus seperti buah advokat. Tanda kemungkinan kehamilan meliputi perubahan-perubahan anatomi dan fisiologi. oleh karena masih banyak ibu atau wanita yang sedang hamil belum mengetahui tentang perubahan-perubahan yang ada pada diri mereka. 2007: 493). Pada kehamilan 4 bulan uterus berbentuk bulat. perubahan tractus digestivus. segera setelah blastokista berimplantasi. Hand Out Asuhan Kebidanan I. 2008) Sumber: Lily. perubahan pada kulit. baik alat kandungan yang berada di dalam ataupun di luar. Perubahan wanita hamil antara lain meliputi perubahan pada uterus. Perlunakan isthmus disebut tanda Hegar.Hormon HcG diukur pertama kali dalam darah 8-9 hari setelah ovulasi. Berat uterus normal lebih kurang 30 gram. Selanjutnya pada akhir kehamilan kembali seperti bentuk semula. perubahan payudara. Perubahan pada isthmus uteri menjadi lebih panjang dan lunak. Perubahan sistem reproduksi meliputi: Uterus Uterus akan membesar pada bulan-bulan pertama di bawah pengaruh estrogen dan progesteron yang kadarnya meningkat. (Hidayati Ratna. Pada akhir kehamilan (40 minggu) berat uterus menjadi 1000 gram. dengan panjang lebih kurang 20 cm dan dinding lebih kurang 2. paerubahan system respirasi. Tanda dugaan kehamilan mencakup perubahan-perubahan fisiologis yang dialami oleh wanita dan pada sebagian besar kasus mengindikasikan bahwa wanita sedang hamil. Pengetahuan tentang kondisi fisiologis pada awal kehamilan penting dimiliki untuk memahami tanda dugaan dan tanda kemungkinan kehamilan.5 cm. yang terdeteksi pada saat pemeriksaan dan didokumentasi oleh pemeriksa. 2007: 89). 2007). Yunita. agak gepeng. selain tanda-tanda dugaan kehamilan. Hall PERUBAHAN ANATOMI DAN FISIOLOGI PADA WANITA HAMIL Pada kehamilan terdapat perubahan pada seluruh tubuh wanita. Tanda-tanda Kehamilan dan Pemeriksaan Diagnostik Kehamilan Guyton. dan perubahan traktus urinarius (Sarwono. Pengetahuan ini juga penting untuk mengetahui adanya kelainan pada kehamilan. Tanda-tanda positif adalah tanda-tanda yang secara langsung berhubungan dengan janin sebagaimana dideteksi dan didokumentasi oleh pemeriksa (Varney Helen. perubahan sirkulasi darah. Pada wanita hamil atau ibu yang sedang hamil penjelasan mengenai perubahan alat kandungan sangatlah penting dan perlu.

2007: 95). Fungsi hormon : a). Kemudian mengecil setelah plasenta terbentuk. Payudara Payudara mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai persiapan memberikan ASI pada saat laktasi. sehingga dapat memenuhi perkembangan dan pertumbuhan janin dalam rahim 2. 2008: 22).kadang wanita yang sedang hamil mengeluh mengeluarkan cairan pervaginam lebih banyak. Ovarium Pada permulaan kehamilan masih terdapat korpus luteum graviditatis sampai terbentuknya plasenta kira-kira 16 minggu. Keadan ini sampai batas tertentu masih merupakan keadaan yang fisiologik. laktalbumin dan laktaglobulin 2. Kelenjar . Meningkatnya kebutuhan sirkulasi darah. Menimbulkan pertumbuhan lemak dan air serta garam. Vagina dan vulva Organ vagina dan vulva mengalami peningkatan sirkulasi darah karena pengaruh estrogen. Kadang . progesterone dan somatomammotropin. Hormon progesterone 1. Korpus luteum ini mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron. Pembuluh-pembuluh darah alat genetalia interna akan membesar. Perkembangan payudara dipengaruhi oleh hormone estrogen. Hal ini dapat dimengerti karena oksigenasi dan nutrisi pada alat-alat genetalia tersebut meningkat. Mempersiapkan asinus sehingga dapat berfungsi 2. Korpus luteum graviditasis berdiameter kira-kira 3 cm.kelenjar di serviks akan berfungsi lebih dan akan mengeluarkan sekresi lebih banyak. Hormon estrogen 1. (Hidayati Ratna. Kadar estrogen meningkat dan dengan adanya hipervaskularisasi maka konsistensi serviks menjadi lunak. 2008: 22-23) Perubahan sistem sirkulasi Peredaran darah ibu dipengaruhi beberapa faktor berikut ini : 1. Diperkirakan korpus luteum adalah tempat sintesis dari relaxin pada awal kehamilan (Sarwono.Serviks uteri pada kehamilan juga mengalami perubahan karena hormon estrogen. sehingga payudara tampak makin besar b). Menimbulkan hypertrofi system saluran payudara 2. Hormon somatomammotropin 1. Merangsang pengeluaran kolostrum pada kehamilan. Mempengaruhi sel asinus untuk membuat kasein. sehingga tampak makin merah dan kebiruan disebut tanda Chadwick (Hidayati Ratna. Menambah jumlah sel asinus c). Pengaruh hormone estrogen dan progesterone . Penimbunan lemak sekitar alveolus payudara 3. Terjadi hubungan langsung antara arteri dan vena pada sirkulasi retroplasenter 3.

Bertambahnya hemodilusi darah mulai tampak sekitar umur kehamilan 16 minggu. Ibu hamil akan bernafas lebih dalam sekitar 20 -25 % dari biasanya. Daerah lambung terasa panas 3. Akibat pengeluaran asam lambung 1. 5. Kebutuhan protein meningkat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Kebutuhan zat mineral (kalsium. serta persiapan laktasi. Hal ini dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan O2 yang semakin meningkat. sehingga terjadi pengenceran darah (hemodilusi) dengan puncaknya pada usia kehamilan 32 minggu. Hipersaliva 2. Perubahan kulit . dimana jumlah serum sel darah lebih besar dari pertumbuhan sel darah. Metabolism basal naik sebesar 15% sampai 20% dari semula. air). Morning sicknes 4. terutama trimester ketiga. Hiperemesis gravidarum 5. Kebutuhan kalori bisa didapatkan dari karbohidrat. lemak. Perubahan system respirasi Selama periode kehamilan. Berat badan ibu bertambah. perkembangan organ kehamilan. sistem respirasi mengalami perubahan. Disamping itu juga terjadi desakan diafragma karena dongan rahim. Obstipasi Perubahan traktus urinalis Pengaruh desakan pembesaran rahim seiring dangan bertambahnya usia kehamilan yang menekan kandung kemih dan turunnya kepala bayi pada hamil tua akan menyebabkan gangguan miksi dalam bentuk sering berkemih. fosfor.Perubahan peredaran darah antara lain : a) Volume darah Volume darah semakin meningkat. 2. Perubahan sistem pencernaan Perubahan metabolism pada kehamilan antara lain : 1. 3. dan protein 4. 2008: 24). Curah jantung akan bertambah sekitar 30%. b) Sel darah Sel darah merah makin meningkat jumlahnya untuk dapat mengimbangi pertumbuhan janin dalam rahim tetapi pertambahan sel darah tidak seimbang dengan peningkatan volume darah. sehingga terjadi hemodilusi yang disertai anemia fisiologis (Hidayati Ratna. zat besi.

2008: 25-28). Sarwono. karena efek supresi estrogen dan progesteron. Selain itu. Permulaan Laktasi Estrogen dan progesteron penting dakan perkembangan fisik payudara. Segera setelah bayi dilahirkan. 2008). stroma payudara juga bertambah besar dab sejumlah lemak terdapat dalam stroma (Guyton. Linea nigra (Hidayati Ratna. akibatnya konsentrasi dalam darah meningkat secara tetap dari minggu ke-5 kehamilan sampai kelahiran (kadar hormon meningkat 10-20 kali dari kadar normal). “Asuhan Keperawatan pada Kehamilan Fisiologis dan Patologis”. Tetapi. Pigmentasi yang lebih gelap terjadi pada : 1. kelenjar payudara nulai menyekresikan air susu dalam jumlah besar sebagai pengganti kolostrum. Jakarta : Salemba Medika Prawirohardjo. plasenta juga menyekresikan sejumlah hormon chorionic somatomammotropin yang mungkin bersifat laktogenik. Putting dan areola mamae 2. Akan tetapi. 2006.Kelenjar hipofise anterior yang dirangsang oleh kadar estrogen yang tinggi akan meningkatkan sekresi hormone MSH (Melanophore Stimulating Hormone). . Ratna. Sumber: Hidayati. maka selama masa kehamilan hanya beberapa mililiter cairan yang disekresikan setiap hari sampai bayi dilahirkan. Sebaliknyam prolaktin mempunyai efek meningkatkan sekresi air susu. 2007. “Ilmu Kebidanan”. sinyal saraf dari puting susu ke hipotalamus akan menyebabkan lonjakan sekresi prolaktin 10-20 kali lipat yang berlangsung kira-kira 1 jam. Helen. Jakarta : EGC LAKTASI Selama kehamilan sejumlah besar estrogen disekresikan oleh plasenta sehingga sistem duktus payudara tumbuh dan bercabang. Cairan yang disekresikan selama beberapa hari terakhir sebelum dan beberapa hari pertana setelah kelahiran disebut dengan kolostrum. prolaktin ini bekerja pada payudara ibu untuk mempertahankan kelenjar mamae agar menyekresikan air susu dalam alveoli untuk periode laktasi berikutnya. Secara bersamaan. 2009. setiap kali ibu menyusui bayi. tapi pengaruhnya justru mencegah sekresi sesungguhnya dari air susu. memungkinkan efek laktogenik prolaktin dari kelenjar hipofisi ibu untuk mengambil peran dalam produksi air susu dan dalam 1-7 hari kemudian. “Buku Ajar Asuhan Kebidanan Volume 1”. Wajah (kloasma gravidarum) 3. hilangnnya sekresi estrogen dan progesteron dari plasenta. dkk. Setelah kelahiran bayi kadar basal sekresi prolaktin kembali ke kondisi sewaktu tidak hamil. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo Varney. Hormon prolaktin disekresikan oleh kelenjar hipofisis anterior ibu.

2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Impuls sensorik pertama harus ditransmisikan melalui saraf somatik dari puting susu melalui medula spinalis ibu ke hipotalamus yang kemudian membantu sekresi oksitosin pada saat bersamaan ketika hipotalamus menyekresikan prolaktin..C.Bila lonjakan prolaktin ini dihambat. produksi air susu dapat berlangsung terus menerus selama beberapa tahun. Ketika bayi mengisap. Akan tetapi. bila anak terus mengisap. oksitosin menyebabkan sek-sel mioepitel berkontraksi sehingga air susu keluar dari sistem duktus (perlu waktu 30 detik hingga 1 menit setelah bayi mengisap payudara). Sehinggam air susu harus diejeksikan. Sumber: Guyton. bayi tidak menerima susu untuk setengah menit pertama. Proses ini melibatkan gabungan refleks neurogenik dan hormonal yang melibatkan hormon hipofisis posterior. atau bila laktasi tidak dilakukan terus-menerus payudara akan kehilangan kemampuannya untuk produksi air susu dalam waktu 1 minggu atau lebih. tetapi air susu tidak dapat mengalir dengan mudah dari alveoli ke sistem duktus.E. Jakarta : EGC EDUKASI SELAMA MASA KEHAMILAN (AGUS) NUTRISI SELAMA MASA KEHAMILAN (SAFIRA) . walaupun normalnya kecepatan pembentukan air susu berkurang sangat banyak setelah 7-9 bulan. Proses Ejeksi “Let Down” Air susu secara kontinu disekresikan dalam alveoli payudara. A. edisi 11. Hall. J. oksitosin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful