You are on page 1of 3

MODUL 2 SEDIAAN SABUN PADAT TRANSPARAN

Kompetensi Khusus Setelah selesai mengikuti praktikum modul sediaan sabun padat transparan, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Menjelaskan formulasi sabun padat transparan 2. Menjelaskan cara pembuatan sabun padat transparan Teori Dasar Sabun adalah senyawa natrium atau kalium dengan asam lemak dari minyak nabati dan atau lemak hewani berbentuk padat, lunak atau cair, berbusa, digunakan sebagai pembersih dengan menambahkan pewangi atau bahan lainnya yang tidak membahayakan kesehatan. Berdasarkan jenisnya sabun dibedakan atas dua macam yaitu sabun padat (batangan) dan sabun cair. Sabun padat dapat dibedakan atas sabun opaque (tidak transparan), sabun translucent (agak transparan) dan sabun transparan. Asam lemak yang biasa digunakan dalam pembuatan sabun antara lain asam stearat, asam palmitat, asam ricinoleat, asam linoleat, dan lain-lain. Pada formulasi sabun transparan ditambahkan etanol, gula dan gliserin sebagai pembentuk sabun transparan. Etanol bekerja dengan cara melarutkan sabun menjadi kristal-kristal yang lebih kecil sehingga terlihat transparan. Selain itu etanol juga mempunyai kemampuan membersihkan dan merupakan pembasah kulit yang lebih baik dibandingkan air karena etanol dapat menurunkan tegangan permukaan kulit. Gliserin selain membantu membentuk sanbun transparan juga berperan untuk menjaga kelembaban kulit setelah berpenetrasi ke dalam kulit karena sifatnya yang mampu mengikat air. Tugas Praktikum Formula sabun padat transparan

Tambahkan infusa 6. Fase minyak (minyak kelapa. Tambahkan larutan NaOH. Tambahkan parfum pada suhu 50o-60oC aduk hingga homogen. diaduk sampai terbentuk masa yang homogen dan kalis. Tambahkan gula dan Na2EDTA yang telah dilarutkan di dalam air. Infus strowberi dan daun sirih dibuat dengan cara memanaskan masingmasing 100 gram strowberi dan 100 gram daun sirih dengan 100 ml air pada suhu 90oC selama 15 menit. 5.2% qs 100% Sediaan dibuat untuk 100 gram Ekstrak Kelompok 1 dan 2 : Larutan Madu (Madu:aquadest = 1:1) Kelompok 3 dan 4 : infusa buah strowberi Kelompok 5 dan 6 : infusa daun sirih Prosedur Kerja 1. 3. Tambahkan gliserin aduk hingga homogen.Ekstrak Asam Stearat Minyak Kelapa NaOH 30% Etanol 96% Gliserin Sukrosa Na2EDTA Parfum Aquadest ad 5% 8% 20% 22% 15% 10% 13% 0. Tambahkan etanol 96% diaduk sampai terbentuk massa yang transparan dan homogen. 4. . 2. 7. asam stearat) dilebur di atas penangas air hingga suhu 70oC. 8. kemudian saring.

Keasaman sabun : ukur dengan pH indikator universal Warna. amati tinggi busa yang dihasilkan dan 5 menit kemudian amati kembali stabilitasnya 2. Tuangkan campuran ke dalam cetakan dan diamkan sampai mengeras kemudian keluarkan dari cetakan. 3. kocok dengan membolak-balikan gelas ukur 10 kali. dan tekstur Daya bersih Sensasi setelah penggunaan .9. 5. bau. 4. Evaluasi Sabun 1. Tinggi dan stabilitas busa Caranya : 10 g sabun dimasukan kedalam gelas ukur 100 ml.