Tugas Teknik Pengolahan dan Suplai Air

Teknik Konservasi Air Tanah
Oleh : Fachruddin NRP/Mayor : F451120111/SIL Dosen : Dr. Ir. Prastowo, M. Eng

SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2012

sangat diperlukan adanya sumber air yang dapat menyediakan air yang baik bagi dari segi kuantitas dan kualitas. Air tanah memiliki beberapa kelebihan dibandingkan sumber air lain. TEKNIK KONSERVASI AIR TANAH Air tanah berasal dari hujan yang jatuh ke permukaan bumi yang kemudian mengalami perkolasi atau penyerapan ke dalam tanah dan mengalami filtrasi secara alamiah. Menurut Arsyad (2010) Metode konservasi tanah dan air dapat digolongkan ke dalam tiga golongan utama. (Sukrianto. Air tanah juga mengandung zat-zat mineral yang cukup tinggi. Mengingat pentingnya peran air. di dalam perjalanannya ke bawah tanah. Persediaan air tanah juga cukup tersedia sepanjang tahun. mengurangi jumlah dan kecepatan aliran permukaan yang pada akhirnya mengurangi erosi tanah. tindakan konservasi tanah dapat berarti pula tindakan konservasi air. Pertama.A. metode vegetatif mempunyai fungsi (a) melindungi tanah terhadap daya perusak butir-butir hujan yang jatuh. sehingga tidak terjadi banjir dan terdapat cukup air pada musim kemarau. 2) Metode mekanik Metode mekanik adalah semua perlakuan fisik mekanis yang diberikan terhadap tanah dan perbuatan bangunan untuk mengurangi aliran permukaan dan erosi. Pada dasarnya konservasi tanah dan air dilakukan dengan cara memperlakukan tanah agara mempunyai ketahanan terhadap gaya yang menghancurkan agregat dan pengangkutan oleh aliran permukaan. dan . yaitu: 1) Metode vegetatif Metode vegetatif adalah penggunaan tanaman dan tumbuhan. serta mempunyai kemampuan untuk menyerap menyerap air lebih besar. (c) memperbaiki kapasitas infiltrasi tanah dan penahanan air yang langsung mempengaruhi besarnya aliran permukaan. Oleh karena itu. air tanah biasanya bebas dari kuman penyakit dan tidak perlu mengalami proses purifikasi atau penjernihan.1990). saat musim kemarau sekalipun. membuat air tanah menjadi lebih baik dna lebih murni dibandingkan air permukaan. (b) melindungi tanah terhadap daya perusak air yang mengalir di permukaan tanah. Proses yang dialami air hujan tersebut. Dalam konservasi tanah dan air. Konservasi air adalah upaya penggunaan air yang jatuh ke permukaan tanah seefisien munkin dan pengaturan waktu alirannya. atau bagian tumbuhan atau sisa-sisanya untuk mengurangi daya tumbuk butir hujan yang jatuh.

kolam atau balon (farm ponds). Tumbuhan mampu tumbuh subur karena didukung oleh pupuk kompos hasil . semakin sehat tanah tersebut (Hakim. tetapi juga tumbuhan. (6) dam penghambat (check dam). tanah. Liang pori terbentuk oleh adanya pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman. (4) parit pengelak. (5) teras. serta aktivitas fauna tanah seperti cacing tanah. Bahan-bahan halus yang terbawa air dan tersaring oleh bahan pengisi menyumbat rongga bahan pengisi sehingga menyebabkan laju serapan menjadi lebih lamban. B. Termasuk dalam metode mekanik dalam konservasi tanah dan air adalah (1) pengolahan tanah (tillage). Teknik Konservasi menggunakan Lubang Resapan Biopori Menurut Brata dan Nelistya (2008) biopori adalah ruang atau pori di dalam tanah yang dibentuk oleh makhluk hidup. Pori-pori yang terbentuk dapat meningkatkan kemampuan tanah menahan air dengan cara menyirkulasikan air dan oksigen ke dalam tanah. dan semut di dalam tanah. (2) pengolahan tanah menurut kontur (countour cultivation). 2011) Teknologi Biopori menggunakan lubang silindris vertikal dengan diameter relatif tidak terlalu besar namun efektif untuk meresapkan air tanah. tanggul. rayap. Jadi semakin banyak biopori di dalam tanah. untuk meningkatkan stabilitas agregat tanh dan mencegah erosi. dan (8) irigasi. Sumur resapan memiliki ukuran cukup besar serta bahan pengisinya tidak dapat dimanfaatkan oleh biota tanah sebagai sumber energi dalam penciptaan biopori. (3) guludan dan guludan bersaluran menurut kontur. dalam jumlah yang relatif sedikit. 2010) Pembuatan lubang resapan biopori (LRB) memberikan manfaat tidak hanya bagi manusia. rorak. seperti mikroorganisme tanah dan akar tanaman. 3) Metode kimia Metode kimia dalam konservasi tanah dan air adalah penggunaan preparat kimia baik berupa bahan alami yang telah diolah. Bentuk biopori menyerupai liang (terowongan kecil) di dalam tanah dan bercabang – cabang dan sangat efektif untuk menyalurkan air dan udara ke dalam tanah. (7) perbaikan drainase. waduk. Selain itu. diameter lubang yang besar menyebabkan beban resapan meningkat dan menurunkan laju serapan (Alimaksum. Teknologi ini dianggap lebih efektif dan mudah untuk meresapkan air ke dalam tanah dibandingkan dengan sumur resapan.meningkatkan kemampuan penggunaan tanah. organisme bawah tanah dan komponen lingkungan lainnya.

upaya manusia untuk menyimpan air saat musim hujan dan mengambilnya kembali pada musim kemarau sangatlah mudah. (5) Mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh genangan air seperti penyakit demam berdarah. Sampah organik pun menjadi faktor penghidupan bagi organisme bawah tanah. (2) Meningkatkan peran biodiversitas tanah dan akar tanaman.pelapukan sampah organik.go.patikab. dan (6) Mengurangi emisi gas rumah kaca CO2 dan Metan. Gambar 1. Dengan teknologi biopori. maka dimensi lubang tidak boleh terlalu besar. Ketersediaan air di dalam tanah menjadi hal yang penting sebagai penopang daratan dan kelembaban tanah. Penampakan Samping Lubang Resapan Biopori di Dalam Tanah (sumber: Hakim. 2011) . (http://litbang. manfaat LRB yaitu: (1) meningkatkan laju resapan air dan cadangan air tanah. Untuk meminimalkan beban lingkungan oleh adanya pengumpulan air dan sampah organik di dalam lubang. 2008). (4) Memanfaatkan sampah organik menjadi kompos yang dapat menyuburkan tanah dan akar tanaman.id) 1. (3) Mencegah terjadinya kerusakan tanah yang menyebabkan longsor dan kerusakan bangunan. Secara lebih rinci. Mekanisme Kerja Lubang Resapan Biopori Prinsip utama LRB adalah menghindari air hujan mengalir ke daerah yang lebih rendah dan membiarkannya terserap ke dalam tanah melalui lubang serapan tersebut (Brata dan Nelistya.

Fauna tanah yang banyak berperan dalam proses tersebut adalah cacing tanah. Hasil pengolahan bahan organik oleh cacing tanah dapat berperan meningkatkan kemampuan menahan air. (3) kemudahan penyebaran guna pengurangan beban lingkungan. menyediakan nutrisi bagi tanaman. struktur. memperbaiki struktur tanah. Tekstur tanah berhubungan dengan distribusi ukuran pori. Diameter lubang yang disarankan adalah 10-30 cm dengan kedalaman 100 cm atau tidak melebihi kedalaman permukaan air bawah tanah (Hakim.patikab. dan menetralkan pH tanah. .id). dan porositas tanah. bakteri. Selain itu dalam proses dekomposisi. Bersama dengan organisme mikroskopik seperti fungi. 2011). fauna tanah juga melakukan dekomposisi bahan organik menjadi nutrisi yang diperlukan oleh tanah. sedangkan struktur tanah berkaitan dengan kemantapan ruang pori sehingga air lebih mudah bergerak tanah. dan (4) kecukupan ketersediaan oksigen bagi fauna tanah (Alimaksum. Jumlah LRB yang diperlukan di satu kawasan bisa saja berbeda dengan kawasan lain. bahan organik tidak menjadi panas atau mengeluarkan bau. a) Faktor Yang Mempengaruhi Efektifitas LRB Jenis Tanah Jenis tanah dapat mempengaruhi jumlah dan aktivitas organisme dalam tanah. 2010). Perkembangan struktur yang paling besar terdapat pada tanah-tanah permukaan dengan tekstur halus menyebabkan kerapatan massanya lebih rendah dibandingkan tanah berpasir. Untuk menentukan jumlah LRB dalam suatu kawasan dapat menggunakan rumus: Intensitas Hujan (mm/jam) x Luas Bidang Kedap (m2) Jumlah LRB = ----------------------------------------------------------------------Laju Resapan Air per Lubang (liter/jam) Selain memperbaiki struktur tanah melalui pergerakannya. Setiap jenis tanah memiliki laju infiltrasi dan kapasitas infiltrasi yang berbeda. Cacing tanah berperan mengubah nutrisi yang tidak terlarut menjadi bentuk terlarut dengan bantuan enzim yang terdapat di dalam alat pencernaannya. Laju infiltrasi diantaranya dipengaruhi oleh tekstur. 2.go.Dasar pertimbangan teknis pembuatan LBR adalah : (1) kemudahan pembuatan dan pemeliharaan lubang. dan actnomycetes. (2) pengurangan beban resapan. cacing tanah memelihara pengurangan C:N rasio. (http://litbang.

ac. lembah antar pegunungan. Resapan Biopori (sumber: http://mts.id) C. daerah kaki gunung. (http://litbang. akuifer semi tertekan dan akuifer tertekan. Akuifer dataran pantai pada umumnya berkembang sebagai daerah pemukiman yang padat (misal Jakarta) hal ini disebabkan karena akuifer daerah ini .3 g/cm3 sedangkan struktur tanah kasar memiliki kerapatan massa 1.Semakin padat suatu tanah.ft. Pemberian bahan organik pada tanah dapat menurunkan kerapatan massa tanah.3 – 1. maka semakin tinggi kerapatan massanya semakin sulit meneruskan air atau ditembus oleh akar tanaman. dataran aluvial dan daerah topografi karst. Gambar. 2011).go. 2009) . Teknik Konservasi Air Menggunakan Sumur Resapan Air tanah merupakan sumber air yang sangat penting bagi makhluk hidup. Jika terjadi pemadatan tanah.id). maka air dan udara sulit disimpan dan ketersediaannya terbatas dalam tanah menyebabkan terhambatnya pernafasan akar dan penyerapan air dan memiliki unsur hara yang rendah karena memiliki aktivitas organisme yang rendah (Hakim.patikab. Hal ini disebabkan bahan organik yang ditambahkan mempunyai kerapatan jenis lebih rendah.8 g/cm3. Akuifer ditinjau dari sistemnya terdiri dari akuifer tak tertekan. Akuifer merupakan sumber air tanah yang sangat penting. Air tanah tersebut tersimpan dalam lapisan yang disebut akuifer. Kemantapan agregat yang semakin tinggi dapat menurunkan kerapatan massa tanah sehingga persentase ruang pori-pori semakin kasar dan kapasitas mengikat air semakin tinggi (Kartosapoetra dan Sutedjo dalam Sinuraya.0 – 1. Kerapatan tanah yang bertekstur halus biasanya antara 1. Akuifer tersebut dapat dijumpai pada dataran pantai.ugm.

(http://kelair. Pengelolaan sumberdaya air tanah memerlukan suatu pengetahuan dinamika fisik aliran air dalam tanah terhadap fenomena intrusi air asin.html) . permukaan tanah yang terbuka. Hidrogeologi suatu sistem akuifer pantai yang terdiri dari tak tertekan dengan lapisan dasar impermeable. Lapisan akuifer yang paling atas dapat sebagai lapisan akuifer tertekan atau dapat juga sebagai lapisan tak tertekan. Teknologi sumur resapan dapat dibagi menjadi dua yaitu yang bersifat pasif dan aktif. Pada teknologi sumur resapan pasif air hujan dibiarkan meresap secara alami melalui sumur buatan.bppt. Kondisi lapisan akuifer daerah pantai pada umumnya tidak seideal dalam teori yaitu yang hanya terdiri dari lapisan akuifer tunggal akan tetapi amatlah kompleks.go. maka diperlukan suatu usaha meresapkan air hujan ke dalam tanah baik secara alami maupun artifisial (buatan). Untuk alasan ini. Tebal tipis lapisan akuifer di berbagai tempat tidak sama (seragam). sedangkan pada sumur resapan yang bersifat aktif air dipompa (diinjeksikan) kedalam lapisan akuifer menggunakan pompa tekanan tinggi. Air tanah di daerah tersebut disamping dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kota juga digunakan untuk pertanian. Masuknya air hujan kedalam tanah secara alami terjadi pada daerah-daerah yang porus misalnya sawah.id/Sitpa/Artikel/Sumur/sumur. tumbuh-tumbuhan dan batuan. Ketika air hujan tersebut jatuh pada daerah yang berpori maka akan meresap kedalam tanah sebagai air infiltrasi. Hutan. Secara lebih umum susunan hidrogeologi dalam lingkungan pantai adalah suatu jajaran lapisan dengan berbagai kondisi terdiri dari kombinasi lapisan akuifer tertekan dan tak tertekan. akuifer tak tertekan dengan dasar bebas dan akuifer tertekan.merupakan sumber air tanah yang sangat penting bagi daerah kota daerah tersebut. halaman rumah yang tidak tertutup dll. air tersebut semakin lama akan meresap lebih dalam lagi sampai memasuki daerah akuifer dan akirnya menjadi air tanah. bangunan. Air hujan yang jatuh ke permukaan tanah pada awalnya akan membasahi tanah. tanah lapangan.

9. Sumur resapan dapat menambah jumlah air yang masuk kedalam tanah dan mengisi pori-pori tanah hal ini akan mencegah terjadinya penurunan tanah.1. Menurunkan konsentrasi pencemaran air tanah. Melestarikan teknologi tradisionil. Membantu menanggulangi kekurangan air bersih. . Mereduksi dimensi jaringan drainase dapat sampai nol jika diperlukan. 1. 3. 7. Mengurangi limpasan permukaan (runoff) dan erosi tanah. Manfaat Sumur resapan merupakan salah satu cara konsercasi air tanah. 3. Menjaga kesetimbangan air di dalam tanah dalam sistem akuifer pantai. 2. 2. Mempertahankan tinggi muka air tanah. 5. Caranya dengan membuat bangunan berupa sumur yang berfungsi untuk memasukkan air hujan kedalam tanah. Tujuan dan Sasaran Tujuan diterapkannya teknologi sumur resapan adalah : 1. 6. Sumur resapan mempunyai manfaat untuk menambah jumlah air yang masuk ke dalam tanah. 2. 8. Sumur resapan mempunyai manfaat untuk mengurangi limpasan permukaan sehingga dapat mencegah banjir. Pelestarian sumber daya air tanah. perbaikan kualitas lingkungan dan membudayakan kesadaran lingkungan. Mencegah terjadinya penurunan tanah. 4. Sumur resapan dapat menambah jumlah air yang masuk kedalam tanah sehingga dapat menjaga kesetimbangan hidrologi air tanah sehingga dapat mencegah intrusi air laut. 4.

Air hujan yang semula jatuh keatas permukaan genteng tidak langsung mengalir ke selokan atau halaman rumah tetapi dialirkan melalui seng terus ditampung kedalam sumur resapan. 2. Menambah jumlah air tanah. .id/Sitpa/Artikel/Sumur/sumur.go. Siklus Air dan Pemanfaatan Sumur Resapan Keuntungan yang dapat diperoleh dari pemanfaatan sumur resapan adalah: 1. Infiltrasi diperlukan untuk menambah jumlah air yang masuk kedalam tanah dengan demikian maka fluktuasi muka air tanah pada waktu musim hujan dan kemarau tidak terlalu tajam.html) 3. Pembuatan Sumur Resapan Tahap-tahap pembuatan sumur resapan adalah : 1. Penggalian baik untuk sumur itu sendiri maupun jaringan yang baerasal dari atap rumah. Akibat yang bisa dirasakan adalah air hujan tidak menyebar ke halanman atau selokan sehingga akan mengurangi terjadinya limpasan permukaan. Adanya sumur resapan akan memberikan dampak berkurangnya limpasan permukaan. Persiapan awal berupa penyiapan lahan dan bahan. (http://kelair. 2. Mengurangi jumlah limpasan.Gambar 2.bppt.

Gambar 3. Pemasangan meliputi pemasangan bis beton atau batu bata dan pemasangan jaringan dari rumah ke rumah. Potongan Tegak Pemasangan Sumur Resapan .3.

html) Daftar Pustaka Arsyad.2-15.9 6.patikab.2-8.3 32.1-4 4.4 16. Luas Kavling (M2) 50 100 150 200 300 400 500 600 700 800 900 1000 Volume Resapan Ada Saluran Drainase Sebagai Pelimpahan=V1 (M3) 1.3-23.2 36. 2010.4-31.go.8-12.1 2.bppt. http://kelair.4-16.9-6. 1990.8 23.4-36.3 10.9 8. IPB.6-24.php?option=com_content&view=article&id=145:lubangresapan-biopori&catid=161:lubang-resapan-biopori&Itemid=109 diakses 28 september 2012.go. Volume Sumur Resapan Pada Kondisi Tanah Permeabilitas Rendah (SK Gub No.html diakses 28 september 2012 Sukrianto.6 18.3-2.8-71.2-28. S.Tabel 1.2 5.id/Sitpa/Artikel/Sumur/sumur.id/Sitpa/Artikel/Sumur/sumur. T. http://litbang.7-55.8-63.go.5 15.1 3.6-47.4 13-20.6 20. . Bogor.2-11.1-7.7 20. IPB Press.8-32.8 26-41 Volume Sumur Resapan Tanpa Ada Saluran Drainase Sebagai Pelimpahan=V2 3 (M ) 2.1 41-79 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 (http://kelair. Konservasi tanah dan air edisi kedua.5-39.4 28.8 12. Tesis Analisis keberhasilan Kegiatan Konservasi Tanah dan Air Dalam Rangka Pengelolaan Daerah Aliran Sungai.6-4.17 Th 1992) No.id/index.6 24. Bogor.bppt.2 7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful