BUKU PEDOMAN AKADEMIK

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA MADIUN

2010/2011

KATA PENGANTAR

Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandala Madiun dalam kewajibannya menyelenggarakan Pendidikan Tinggi berupaya menerbitkan Buku Pedoman Akademik. Upaya tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi berbagai kegiatan akademik baik bagi mahasiswa, dosen dan pelaksanaan administrasi akademik. Pedoman Akademik ini disusun sebagai hasil pertemuan dosen-dosen Program Studi Pendidikan Matematika dengan memperhatikan Kurikulum Nasional dan Muatan Lokal yang berwawasan ekologi daerah Madiun. Pedoman Akademik ini memuat sejarah singkat Program Studi Pendidikan Matematika, Sistem Penyelenggaraan Pendidikan, Penilaian, Kurikulum dan Silabus Mata Kuliah. Dengan buku Pedoman Akademik ini diharapkan semua pihak yang berkepentingan dapat mengetahui, mempelajari dan memahami Program Studi Pendidikan Matematika khususnya yang bersifat akademis. Semoga buku Pedoman Akademik ini bermanfaat.

Madiun,

Agustus 2010

Ketua Program Studi,

Gregoria Ariyanti, S.Pd., M.Si.

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

ii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i KATA PENGANTAR ........................................................................................ ii DAFTAR ISI ...................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1

A. Sejarah Singkat Program Studi Pendidikan Matematika ............................... 1 B. Visi, Misi dan Tujuan Program Studi ........................................................... 2 BAB II SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ........................ A. Kegiatan Perkuliahan.................................................................................... C. Perencanaan Beban Studi ............................................................................. D. Penyelenggaraan Perkuliahan ...................................................................... E. Tata Tertib Perkuliahan ............................................................................... F. Sanksi Pendidikan Bagi Mahasiswa ............................................................. BAB III EVALUASI HASIL BELAJAR MAHASISWA .............................. 3 3 4 5 5 6 7

B. Syarat-syarat Mengikuti Perkuliahan ............................................................ 4

A. Pengertian ...................................................................................................... 7 B. Sistem Penilaian ............................................................................................ 7 C. Evaluasi Tahapan ........................................................................................... 7 D. Jenis dan Bentuk Ujian .................................................................................. 8 E. Ujian Semester ............................................................................................... 8 F. Tata Tertib Ujian ............................................................................................ 9 G. Kelulusan Tahap Akhir Pendidikan .............................................................. 10 BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA .......................................... 12 A. Hak Mahasiswa .............................................................................................. 12 B. Kewajiban Mahasiswa ................................................................................... 13

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

iii

................. Sebaran Kurikulum Berdasarkan Kelompok Mata Kuliah . Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) ........ Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) ........................... 42 D............ Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) .. Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) ......................................BAB V KURIKULUM PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA ............................ 57 E.. 23 C.................... 14 A. Sebaran Kurikulum Berdasarkan Semester ....................................................................... Mata Kuliah Perkembangan Kepribadian (MPK) ............................. 20 A................. 59 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika iv .............. 14 B........................................................................... 20 B............ 16 BAB VI SILABUS MATA KULIAH ........................

Dan pada tahun 2006. 0687/Q/1991. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. STBA. program studi Pendidikan Matematika mendapatkan status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional RI. dengan Surat Keputusan Mendikbud No. Jurusan Biologi. 2. maka Program Studi pendidikan Matematika berada di bawah Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA). Sejarah Singkat Program Studi Pendidikan Matematika Program Studi Pendidikan Matematika dibuka pada awal tahun akademik 1986/1987. dengan Sertifikat Akreditasi Nomor : 05763/AkVII-S1-019/UKSCDM/VIII/2003. NOMOR. Pada tahun akademik 1990/1991. Program Studi Pendidikan Matematika merupakan satu-satunya Program Studi di Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam STKIP Widya Mandala Madiun.VII/S1/VIII/2003 tertanggal 4 Agustus 2003. 0324/O/1990. Berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud No. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 1 . tertanggal 23 Februari 1987.PT/Ak. DAN STMIPA digabungkan menjadi Universitas dengan nama Universitas Widya Mandala Madiun. Program Studi Pendidikan Matematika mendapat status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.PT/Ak. dengan Sertifikat Akreditasi Nomor : 03400 Ak-I-III-012/UWKCDM/VI/2000. Universitas Widya Mandala Madiun. ketiga Sekolah Tinggi yang ada di Yayasan Widya Mandala Madiun yaitu STKIP. Pada tahun 2000. dengan Surat Keputusan Menteri pendidikan dan Kebudayaan No. berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 019/BAN. 09312/Ak-X-S1-018/UKSCDM/XI/2006. berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 012/BAN. yaitu : 1. Program Studi Pendidikan Matematika pada tahun 1995 mendapatkan Status DIAKUI. tertanggal 1 Mei 1990. tertanggal 31 Desember 1991. berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti No. tertanggal 23 Juni 2000. 0323/O/1990. Sekolah Tinggi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (STMIPA). 1040/O/1987. Program Studi Pendidikan Matematika kembali mendapat status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 338/Dikti/Kep/1995. tertanggal 20 Agustus 2003. Dan pada tahun 2003. Yayasan Widya Mandala Madiun membuka dua Sekolah Tinggi baru. Dengan adanya penggabungan ketiga Sekolah Tinggi menjadi Universitas. Program Studi Biologi Lingkungan.BAB I SEJARAH. VISI DAN MISI A.IV/VI/2000. tertanggal 26 Juli 1995. tertanggal 1 Mei 1990. dengan Surat Keputusan Mendikbud No. Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris.

mampu melakukan kegiatan penelitian dan pengkajian dalam rangka pengembangan Pendidikan Matematika. serta melakukan kerjasama dengan instansi pendidikan. mampu melakukan inovasi dalam pembelajaran Matematika. Visi. berjiwa kebangsaan dengan didasari nilai-nilai moral agama dan cinta kasih. Misi Tujuan : Menghasilkan lulusan Pendidikan Matematika yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. : Menyelenggarakan proses pendidikan yang menghasilkan lulusan Pendidikan Matematika yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Misi dan Tujuan Program Studi Visi : Menjadikan Program Studi yang unggul dalam menghasilkan lulusan Pendidikan Matematika yang sanggup dan mampu menyesuaikan diri dengan tantangan jaman. serta mampu melakukan kegiatan penelitian dan pengkajian dalam rangka pengembangan Pendidikan Matematika.B. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 2 . mampu melakukan inovasi dalam pembelajaran Matematika.

Pengembangan Media Pembelajaran Matematika. Latihan-latihan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) 6. Pemrograman Komputer. kegiatan kerja lapangan 3. berupa pendalaman/perluasan kajian materi yang dirancang oleh mahasiswa sendiri 4. membuat dan menggunakan program-program c. Bentuk kegiatan perkuliahan dalam 1 SKS dibagi menjadi : a. Lokakarya merupakan pertemuan yang bertujuan utnuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan peserta dengan menggunakan berbagai jenis metode pertemuan ilmiah 7. Diskusi merupakan forum pertukaran pikiran yang dilakukan oleh sekelompok orang di hadapan sekelompok hadirin mengenai suatu masalah tertentu yang telah dipersiapkannya c. Program Pengalaman Lapangan I (Microteaching). a. berupa praktek mengajar di Sekolah b. kegiatan terstruktur. pembuatan alat peraga dan melaksanakan praktikum berdasarkan lembar praktikum 5. Bentuk kegiatan kerja lapangan berupa : a. dan kegiatan ilmiah yang lain. Kegiatan Perkuliahan 1. Tugas paper. Kegiatan perkuliahan berpegang pada prinsip efisiensi dari efektivitas dan berorientasi pada tujuan. Program Pengalaman Lapangan II (PPL II). Kegiatan perkuliahan dibagi menjadi : a. 8. berupa tugas-tugas kokurikulum c. diskusi. kegiatan tatap muka selama 50 menit b. mengenal. Penyelenggaraan pendidikan yang utama dilakukan melalui perkuliahan. Seminar merupakan pertemuan ilmiah yang dengan sistematis mempelajari suatu topik khusus di bawah pimpinan seorang yang ahli dan berwenang dalam bidang tersebut b. 2). 2. atau Laporan buku Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 3 .BAB II SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN A. kegiatan perkuliahan teori b. berupa pembuatan lembar praktikum. lokakarya. Mata kuliah yang mempunyai beban 3 sks diberi: 1). Pemberian tugas-tugas kepada mahasiswa: a. kegiatan praktikum c. kegiatan mandiri. Dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dapat diadakan seminar. berupa simulasi mengajar di kelas b. Prinsip belajar yang berpusat pada Mahasiswa Aktif (Student Centered Learning) hendaknya digunakan. dalam arti waktu yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal untuk tercapainya tujuan. praktikum. Bentuk kegiatan praktikum dapat berupa : a.

Dalam merencanakan beban studinya di setiap awal semester.00 2. mahasiswa didampingi oleh seorang dosen Pembimbing/Penasehat Akademik atau dosen Wali Studi.50 1. B. Perencanaan Beban Studi 1. Mendaftarkan diri untuk mengikuti perkuliahan yang dimaksudkan 2. C. Pada semester-semester selanjutnya.00 0. Proses pembelajaran yang dilakukan berbasis TIK. 11. 3.b. 9.00  IPS  2.00 2. Beban studi tiap semester adalah banyaknya SKS yang diambil mahasiswa dalam satu semester. Memenuhi syarat-syarat administratif. Mata kuliah berprasyarat hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang telah mengikuti kuliah prasyaratnya dengan minimal memiliki nilai D. 3. Pada semester pertama. 2. b. Syarat-syarat Mengikuti Perkuliahan 1.00  IPS  1. beban studi maksimal yang boleh diambil mahasiswa berpedoman pada besar Indeks Prestasi Semester (IPS) yang dicapai pada semester yang baru lalu. Program studi tertentu dapat menerima mahasiswa pendengar dengan ijin Dekan.50  IPS  3. Kegiatan perencanaan beban studi. mahasiswa mengkonsultasikan perencanaan beban studinya ke dosen Pembimbing/Penasehat Akademik atau dosen Wali Studi yang telah ditunjuk oleh Ketua Program Studi Pendidikan Matematika. 4. dengan pengaturan sebagai berikut : IPS 3. Rata-rata banyaknya waktu belajar per hari yang dapat disediakan mahasiswa.00  IPS  4. 5. 10. yang ditentukan atas dasar : a. Mata kuliah yang mempunyai beban 2 sks diberi latihan-latihan atau laporan buku. 4. Persyaratan administratif perkuliahan diatur tersendiri. Kemampuan belajar mahasiswa b.50 Beban Studi Maksimal 24 SKS 21 SKS 18 SKS 15 SKS 12 SKS Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 4 . Kegiatan perkuliahan tersebut wajib diikuti oleh mahasiswa. Seorang mahasiswa dapat mengikuti suatu perkuliahan bila telah: a.50  IPS  2. Prasyarat mata kuliah tersebut diatur oleh masing-masing program studi. mahasiswa baru wajib mengambil paket matakuliah yang telah ditentukan oleh Program Studi Pendidikan Matematika.

Bimbingan klasikal berupa penjelasan umum dari Pembimbingan Akademik berkaitan dengan matakuliah yang ditawarkan untuk mahasiswa pada setiap semester. 2. dengan persetujuan Ketua Program Studi Pendidikan Matematika. menampung permasalahan yang muncul dari mahasiswa dan bersama-sama mancari jalan keluarnya. 7. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 5 . Proses perkuliahan seyogyanya berbasis TIK dengan memanfaatkan multimedia yang sudah ada. 2. D. Penyelenggaraan Perkuliahan 1. 8. 6. 4. Pembimbing Akademik dapat memberikan persetujuan yang menyimpang dari pedoman tersebut dalam nomor 4. Pengubahan ini harus dilaksanakan dalam masa pengubahan rencana beban studi yang telah ditetapkan dalam Kalender Akademik. Penyusunan jadwal mata kuliah dikoordinir oleh Ketua Program Studi dengan memperhatikan jadwal MPK. kemudian dengan sepengetahuan Pembimbing Akademik mahasiswa memasukkan data matakuliah dan SKS tersebut ke KRS. menjelaskan aturan dan prosedur pengisian KRS. Dengan persetujuan Pembimbing Akademik. Perkuliahan Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK). E. diselenggarakan LP3M. Setiap kali setelah tatap muka presensi mahasiswa dan jurnal mengajar dosen diserahkan kepada Tata Usaha. Perkuliahan Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) diselenggarakan oleh Program Studi di bawah koordinasi Wakil Rektor I. 3. Dalam hal khusus. mahasiswa yang telah mendaftarkan matakuliah yang direncanakan untuk diambil. diselenggarakan Fakultas serta sebagian mata kuliah MBB. penilaian hasil belajar setiap program.6. Matakuliah Perilaku Berkarya (MKB) dan Matekuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) diselenggarakan oleh Program Studi dan sebagian mata kuliah MKB. yaitu PPL II. Pada setiap kegiatan perkuliahan dosen pengajar wajib melaksanakan pemeriksaaan terhadap kehadiran mahasiswa. diberikan kesempatan untuk melakukan pengubahan rencana tersebut. Kalender akademik disusun untuk satu tahun akademik. Pengisian KRS dilakukan dengan mula-mula berkonsultasi dengan Pembimbing Akademik secara individual tenatang jumlah SKS dan matakuliah yang akan diambil. 5. yaitu KKN. matakuliah prasyarat. Matakuliah Keilmuan Berkarya (MKB). Kehadiran mahasiswa diabsen oleh pengajar mata kuliah yang bersangkutan. Tata Tertib Perkuliahan 1. Pembimbing Akademik dapat mengatur kegiatan perencanaan beban studi menjadi acara bimbingan klasikal dan acara pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Pada setiap awal semester dosen pengajar wajib menyampaikan rencana perkuliahan/silabus pada mahasiswa.

Mahasiswa yang terlambat menghadiri kuliah lebih dari 15 menit tidak diizinkan mengikuti kuliah tersebut. penyusunan laporan. Mahasiswa tidak diperkenankan menggunakan kaos oblong. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 6 . cara berpakaian yang kurang susila atau kurang pantas atau kurang sopan. Tujuan pemberian sanksi adalah untuk menjamin mutu pendidikan dan memberikan dorongan kepada mahasiswa agar mencapai prestasi yang optimal. 5. 2. 3. 4. F. 4.3. 6. Sanksi pendidikan adalah tindakan pedagogik bagi mahasiswa yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh Universitas. Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan perkuliahan sekurang-kurangnya 75% dari jam pertemuan nyata selama satu semester. Mahasiswa wajib menyelesaikan semua tugas praktikum. merokok. pekerjaan rumah. menulisi atau mengotori tembok dan kursi. dan atau tugas lain yang ditetapkan dosen pengajar. Mahasiswa yang kehadirannya kurang dari 75% tanpa memberikan alasan yang tepat tidak diperkenankan mengikuti ujian akhir semester (UAS). Sanksi Pendidikan Bagi Mahasiswa 1. makalah. Mahasiswa yang sedang tidak mengikuti kuliah tidak diperkenankan mengganggu perkuliahan yang sedang berlangsung. 7. Mahasiswa yang tidak mengisi KRS atau terlambat menyerahkan KRS ke BAAK tidak diperkenankan mengikuti perkuliahan pada semester itu. sandal. kecuali bila ada halangan yang dianggap sah oleh Program Studi.

B. Hasil penilaian belajar tiap semester mahasiswa dinyatakan dalam Indeks Prestasi Semester (IPS). Sistem Penilaian Penilaian hasil belajar mahasiswa didasarkan pada sistem Penilaian Acuan Patokan (PAP) yaitu dengan cara menentukan batas lulus mutlak. semester VIII dan semester XII. yang diberikan pada tiap akhir semester. Evaluasi tahapan tersebut diselenggarakan dengan ketentuan: untuk jenjang program Strata-1 pada tiap akhir semester IV. Evaluasi Tahapan 1. 3. Hasil penilaian belajar tahap terakhir (final) dinyatakan dalam Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). 2. yang merupakan kualifikasi kelulusan diakhir pendidikan di perguruan tinggi. 2. Kelangsungan studi mahasiswa dimungkinkan apabila: Indeks Nilai A B+ B C+ C D E Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 7 . 4. Evaluasi hasil belajar mahasiswa adalah usaha yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pencapaian tujuan instruksional mata kuliah yang bersangkutan. Senat Universitas merancang kebijakan tentang evaluasi tahapan studi.BAB III EVALUASI HASIL BELAJAR MAHASISWA A. Pengertian 1. Evaluasi tahapan masa studi tersebut dilakukan dengan maksud menentukan kelangsungan studi mahasiswa. Pengukuran hasil belajar mahasiswa dilakukan dengan ujian secara menyeluruh dan kontinyu dengan cara yang sesuai dengan ciri-ciri pendidikan keahlian yang bersangkutan. Kriteria PAP : Hasil Belajar (Nilai) 81  Nilai  100 76  Nilai  81 71  Nilai  76 66  Nilai  71 56  Nilai  66 46  Nilai  56 0  Nilai  46 C. Dalam peningkatan kualitas pendidikan. 3. 4. serta untuk memberikan arahan bagi keberlangsungan kuliah bagi mahasiswa.

Jenis Ujian a. Apabila sampai dengan semester VIII seorang mahasiswa tidak dapat mencapai minimal 80 sks dengan indeks prestasi 2. maka mahasiswa tersebut juga terkena ketentuan drop out atau harus keluar dari Universitas Widya Mandala.00 VIII 80 2. maka mahasiswa tersebut juga terkena ketentuan drop out atau harus keluar dari Universitas Widya Mandala.00 . lisan atau praktek di tempat dan waktu yang ditentukan oleh Universitas. Ujian Semesteran b. a.00 tersebut diperhitungkan berdasarkan jumlah minimal sks yang ditentukan pada masing-mnasing masa penilaian tahapan yang memiliki nilai tertinggi. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 8 . maka mahasiswa tersebut akan kena ketentuan Drop-Out. Bentuk Ujian Ujian dapat dilaksanakan secara tertulis.00 XII Penuh minus skripsi 2. Ujian Semester 1. Dari tabel di atas.00. Ujian Tengah Semester adaslah ujian yang dilaksanakan di tengah semester dengan bahan sebagian dari materi suatu matakuliah untuk satu semester. Akhir Semester Jumlah SKS Min. atau harus keluar dari Universitas Widya Mandala Madiun. Ujian Tengah Semester (UTS).00 Keterangan : IPK minimal 2. Ujian Susulan c. D. Ujian Akhir Semester (UAS) Ujian Akhir Semester adalah ujian yang dilaksanakan di akhir semester dengan bahan ujian seluruh bagian materi suatu matakuliah untuk satu semester. b. Apabila sampai dengan semester XIV seorang mahasiswa tidak dapat mencapai jumlah sks keseluruhan (tidak termasuk sks skripsi) dengan indeks prestasi 2. E. apabila seorang mahasiswa pada semeseter IV tidak dapat mencapai minimal 30 sks dengan Indeks Prestasi 2. Ujian Perbaikan 2. 5. Ujian Semesteran adalah ujian suatu matakuliah yang dilaksanakan selama satu semester berjalan. IPK Minimal IV 30 2.Hasil evaluasi tahapan masa studi sebagaimana dimaksud pada butir 3 secara minimal telah memenuhi jumlah sks dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagaimana diatur dalam tabel sebagai berikut : Persyaratan Minimal yang Harus Dicapai pada saat Evaluasi tahapan Masa Studi untuk Jenjang Strata-1. Jenis dan Bentuk Ujian 1.00.

Peserta harus berpakaian rapi dan sopan. 5. b. i. Program studi meneruskan nilai ke Dekan. Ujian perbaikan dilaksanakan pada setiap akhir semester setelah UAS. atau ada izin dari Ketua Prodi yang diketahui oleh Wakil Rektor I. jaket peserta harus diletakkan di depan ruangan kelas. Setiap dosen wajib menyerahkan nilai kepada program studi dalam bentuk nilai angka dan huruf. Periode pendaftaran dan waktu ujian perbaikan dan penyerahan nilai final oleh dosen diatur dalam kalender akademik dan dijadwalkan tersendiri di bawah koordinasi Dekan dan Wakil Rektor I untuk semua jenis matakuliah dan program studi.2. 6. Setiap mahasiswa memiliki hak mengikuti ujian perbaikan. Ujian Susulan diadakan hanya bagi mahasiswa yang kena musibah (sakit dengan surat dokter. f. Mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti ujian perbaikan adalah mahasiswa yang memperoleh nilai sekurang-kurangnya D setinggi-tingginya B. Ketentuan pembayaran akan diatur tersendiri. Sebelum soal dibagikan. Mahasiswa diwajibkan mendaftar ujian perbaikan pada TU Program Studi setelah nilai UAS diumumkan. Peserta ujian dilarang keras menyontek dan atau bekerjasama dengan sesama peserta ujian selama ujian berlangsung. Masing-masing peserta ujian harus membawa perlengkapan sendiri. Ujian Perbaikan a. atau di tempat yang ditentukan pengawas. c. Ujian perbaikan sifatnya tidak wajib. tas. Mahasiswa berhak mengetahui hasil pekerjaan ujian matakuliah. semua buku. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 9 . 7. Bila peserta terlambat 15 menit atau lebih dari jadwal yang telah ditentukan. h. Mahasiswa yang memperoleh nilai E diharuskan menempuh kuliah ulang pada semester berikutnya. e. peserta dilarang ikut ujian. 4. Tata Tertib Ujian 1. 3. F. orang tua atau saudara kandung meninggal). 5. 6. 3. kecuali bila ada surat keterangan khusus dari Kepala BAAK. tidak diperbolehkan saling meminjam peralatan pada saat berlangsung ujian. Peserta yang memakai kaos dan sandal jepit dilarang ikut ujian. 2. Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester diselenggarakan sesuai dengan jadwal yang dimuat dalam kalender akademik. Nilai ujian perbaikan paling tinggi B+. d. untuk matakuliah yang diprogramkan pada semester yang bersangkutan. Ujian semesteran wajib diikuti oleh mahasiswa. Peserta yang namanya tidak tercantum dalam daftar hadir ujian dan tidak dapat menunjukkan Kartu Ujian dilarang mengikuti ujian. 4. c. g.

75 Lulus dengan predikat memuaskan 3. 4) membereskan pinjaman buku perpustakaan.8.00 – 2. Bila terdapat tingkah laku yang mencurigakan atau pelanggaran terhadap tata tertib ujian. pengawas dapat: menegur. 2) mencapai Indeks Prestasi Kumulatif minimal 2. Telah lulus Ujian Skripsi. Penerbitan/Penyerahan Ijazah dan transkrip. Ijazah diterbitkan/diserahkan oleh BAAK. Telah menempuh ujian untuk semua mata kuliah dan praktikum yang tercantum dalam kurikulum yang diwajibkan. kelompok sisa tidak boleh lebih dari 20% dan IPK minimal 2. Tidak mempunyai nilai E/0. Peserta ujian yang dikeluarkan dari ruang ujian dianggap tidak lulus dari mata ujian yang dilaksanakan.00 Lulus dengan predikat pujian / cum laude. c. atau mengeluarkan peserta ujian dari ruang ujian. a. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 10 . Predikat Kelulusan Predikat Kelulusan Tahap Akhir Pendidikan didasarkan atas Indeks Prestasi Kumulatif yang dicapai lulusan. d. dan Etika Moral). Pendidikan Agama.76 – 3. Predikat kelulusan itu dapat dilihat pada tabel berikut: Indek Prestasi Yudisium Kumulatif 3.70 Lulus dengan predikat sangat memuaskan 2. setelah seorang mahasiswa telah terbukti: 1) menyelesaikan minimal 144 –160 sks (bagi mahasiswa S-1) sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dihitung dengan menggunakan rumus :  (K x N ) IPK  K Keterangan : K = Bobot Kredit N = Nilai Hasil Ujian  K = Jumlah SKS yang diperoleh e. b. G. 9. 2. 2. Seseorang mahasiswa dinyatakan Lulus Tahap Akhir Pendidikan apabila : a.00 3) menyelesaikan Skripsi. memberi peringatan.71 – 4.25. Tidak mempunyai nilai D/1 pada jenjang Strata-1 untuk kelompok MPK (Pendidikan Kewarganegaraan. Kelulusan Tahap Akhir Pendidikan 1.

laboratorium. 6) membereskan urusan adminstrasi (keuangan) dengan Universitas. 7) mengembalikan pinjaman toga setelah selesai upacara Wisuda.b. musik. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 11 . 5) membereskan pinjaman alat-alat. seperti alat olah raga. Transkrip hasil studi diterbitkan oleh BAAK atas dasar kartu-kartu hasil studi mahasiswa yang bersangkutan dan telah disahkan oleh Dekan dan Rektor. dan lain-lain.

11. Memanfaatkan sumber daya Program Studi melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan untuk mengurus dan mengatur kesejahteraan. 2. Hak Mahasiwswa Setiap mahasiswa Program Studi mempunyai hak : 1. 4. Ikut serta dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan. Memperoleh pelayanan khusus bilamana menyandang cacat. Memperoleh layanan informasi tentang hasil belajarnya. Menyelesaikan studi lebih awal dari jadwal yang ditetapkan Program Studi sesuai dengan persyaratan kelulusan yang berlaku di Program Studi. Memperoleh layanan informasi yang berkaitan dengan program studi yang diikutinya. 3. dan bilamana daya tampung Perguruan Tinggi atau Program Studi yang bersangkutan memungkinkan. Pindah ke Perguruan Tinggi lain atau Program Studi lain. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk menuntut dan mengkaji ilmu ilmu sesuai dengan norma dan susila yang berlaku dalam lingkungan Program Studi. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 12 . Memperoleh layanan kesejahteraan sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. 9. Memperoleh pengajaran sebaik-baiknya dan layanan bimbingan akademik sesuai dengan minat.BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA A. bakat. bilamana memenuhi persyaratan penerimaan mahasiswa pada Perguruan Tinggi atau Program Studi yang hendak dimasuki. 8. 5. 6. Memanfaatkan fasilitas yang ada di Program Studi dsalam rangka kelancaran proses belajar-mengajar. minat dan tata kehidupan bermasyarakat. 10. 7. kegemaran. dan kemampuan. 12. Mendapat bimbingan dari dosen Program Studi bertanggung jawab atas program studi yang diikutinya dalam penyelesaian studinya.

2. Ikut memelihara sarana prasarana serta kebersihan. 8. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 9. serta Universitas Widya Mandala Madiun sebagai almamater. Berfikir. Kewajiban Mahasiswa Setiap mahasiswa Program Studi memiliki kewajiban: 1. bersikap rendah hati. antara lain perbuatan plagiat. teknologi. 7. Fakultas. Menjaga nama baik dan kewibawaan Program Studi. peka. 3. bersikap. Mengikuti. berperilaku sebagai anggota masyarakat ilmiah. dan kesenian sesuai dengan bidang studi masing-masing. ketertiban. taat kepada negara dan Pemerintah Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.B. Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan. dan mengamalkan ilmu pengetahuan. jujur. Berdisiplin. Mematuhi semua peraturan dan tata tertib yang berlaku di Program Studi. bersemangat. 4. mengembangkan. dan menghargai pendapat orang lain. dan menghindari perbuatan tercela. berbudi luhur. 5. hati-hati. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 13 . 6. kecuali bagi mahasiswa yang dibebaskan dari kewajiban tersebut berdasarkan surat keputusan Rektor atas usul Ketua Program Studi. bertanggungjawab. teliti. dan keamanan Program Studi. Menjunjung tinggi kebudayaan nasional.

PM 108 Statistika Dasar 3 9. Wajib Prodi.BAB V KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA A. PM 202 Pembelajaran Matematika SMA I 2 18. 2 25. Wajib Prodi. PM 214 Aljabar Matriks 2 Mata Kuliah No SKS Kode Nama B. PM 118 Trigonometri 2 16. Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) 1. PM 110 Geometri 3 10. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. PM 203 Profesi Kependidikan 3 19. Wajib Prodi Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. PM 320 Bahasa Indonesia 3 Jumlah 11 B. Wajib Prodi. PM 303 Teori Bilangan 2 28. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 14 . PM 107 Fisika Dasar 3 8. PM 301 Pembelajaran Matematika SMA II 2 26. Wajib Prodi. PM 111 Pengantar Dasar Matematika 3 11. PM 211 Dasar2 & Proses Pembelajaran Mat. Wajib Prodi. PM 213 Aljabar Linier 2 22. PM 103 Pengantar Pendidikan 3 4. PM 105 Kalkulus I 3 6. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Keterangan Wajib Prodi. PM 215 Pengenalan Komputer 2 24. PM 101 Pembelajaran Matematika SD 2 2. Wajib Prodi. PM 302 Pembelajaran Matematika Ekonomi SM 2 27. Wajib Prodi. PM 216 Program Aplikasi Komputer dalam Mat. PM 318 Pendidikan Kewarganegaraan 3 5. Wajib Univ. PM 117 Aljabar Elementer 2 15. Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) 23. PM 113 Pendidikan Agama 3 2. II 3 21. PM 112 Dasar2 & Proses Pembelajaran Mat. Wajib Prodi. PM 116 Practical English II 2 14. PM 104 Perkembangan Peserta Didik 2 5. PM 201 Pembelajaran Matematika SMP II 2 17. Sebaran Kurikulum Berdasarkan Kelompok Matakuliah Mata Kuliah SKS Kode Nama A. 3 Jumlah 68 No Keterangan Wajib Univ. Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) 1. PM 102 Pembelajaran Matematika SMP I 2 3. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. PM 115 Practical English I 2 13. Wajib Prodi. PM 204 Belajar dan Pembelajaran 3 20. PM 309 Evaluasi Proses & Hasil Pembelajaran Mat. Wajib Univ. PM 310 Etika Moral 2 3. Wajib FKIP Wajib FKIP Wajib FKIP Wajib FKIP Wajib Prodi. I 3 12. PM 106 Kalkulus II 3 7. Wajib Prodi. Wajib Prodi.

II PM 312 Program Linier PM 315 Pemrograman Pascal PM 316 Pemrograman Visual Basic PM 317 Pengembangan Media Pembelajaran Mat. 18. Wajib Prodi. 4. 20. Jumlah Jumlah Keseluruhan Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 15 . Wajib Prodi. Wajib Prodi. Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) PM 205 Kalkulus Lanjut PM 206 Struktur Aljabar I PM 207 Statistika Matematika I PM 208 Statistika Matematika II PM 209 Geometri Analitika PM 210 Geometri Transformasi PM 212 Analisa Real PM 305 Struktur Aljabar II PM 306 Persamaan Diferensial PM 307 Metodologi Penelitian Pendidikan Mat. C. 15. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 17. Wajib Prodi. 9. Wajib Prodi. Wajib Univ. PM 415 Kuliah Kerja Nyata 2. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 16. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 14. Wajib Prodi. I PM 308 Metodologi Penelitian Pendidikan Mat. 22. Wajib Prodi. 13. Wajib Prodi. 23. 11. PM 403 Program Pengalaman Lapangan II Jumlah 1. 8. PM 318 Kewirausahaan PM 404 Metode Numerik PM 405 Masalah Nilai Awal & Syarat Batas PM 406 Matematika Diskrit PM 407 Analisa Kompleks PM 408 Analisa Vektor PM 409 Seminar Pendidikan Matematika PM 411 Statistika Non Parametrik PM 413 Statistika Komputer Jumlah D. PM 500 Skripsi E. Wajib Prodi. 12.1. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 24. 3. Wajib Prodi. PM 304 Program Pengalaman Lapangan I 2. Wajib Prodi. Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 55 2 2 4 3 6 9 147 Wajib Prodi. 10. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 7. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 5. 2. Wajib Prodi. 21. 6. 19. Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) 1.

I PM 116 Practical English II PM 213 Aljabar Linier Jumlah Jumlah sementara 42 2 2 3 3 3 3 2 2 20 PM 115 PM 101 PM 103 PM 117 & PM 118 Nama Mata Kuliah SKS Jmlh Prasyarat 2 3 3 3 3 2 2 2 2 22 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 16 .B. Sebaran Kurikulum Berdasarkan Semester No No Smt Kode MK Semester I 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 I 2 3 4 5 6 7 8 9 PM 101 Pembelajaran Matematika SD PM 103 Pengantar Pendidikan PM 107 Fisika Dasar PM 111 Pengantar Dasar Matematika PM 113 Pendidikan Agama PM 115 Practical English I PM 117 Aljabar Elementer PM 118 Trigonometri PM 214 Aljabar Matriks Jumlah Semester II 1 9 II 2 10 3 11 4 12 5 13 6 14 7 15 8 16 PM 102 Pembelajaran Matematika SMP I PM 104 Perkembangan Peserta Didik PM 105 Kalkulus I PM 108 Statistika Dasar PM 110 Geometri PM 112 Dasar2 & Proses Pembljran Mat.

No No Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Jumlah dipindahkan SKS Jmlh Prasyarat 42 3 2 3 3 3 3 2 2 Jumlah 21 2 3 2 3 2 3 3 3 Jumlah 21 PM 201 PM 203 PM 106 PM 111& PM 213 PM 207 PM 209 PM 211 PM 105 PM 102 PM 104 PM 108 PM 110 PM 112 Semester III 1 17 III 2 18 3 19 4 20 5 21 6 22 7 23 8 24 PM 106 Kalkulus II PM 201 Pembelajaran Matematika SMP II PM 203 Profesi Kependidikan PM 207 Statistika Matematika I PM 209 Geometri Analitik PM 211 Dasar2 & Proses Pembljran Mat. PM 320 Bahasa Indonesia Jumlah sementara 84 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 17 . II PM 215 Komputer I PM 303 Teori Bilangan Semester IV 1 25 IV 2 26 3 27 4 28 5 29 6 30 7 31 8 32 PM 202 Pembelajaran Matematika SMA I PM 204 Belajar dan Pembelajaran PM 205 Kalkulus Lanjut PM 206 Struktur Aljabar I PM 208 Statistika Matematika II PM 210 Geometri Transformasi PM 309 Evaluasi Proses dan Pembelajaran Mat.

Matematika I PM 315 Pemrograman Pascal PM 318 Pendidikan Kewarganegaraan PM 411 Statistika Non Parametrik PM 413 Statistika Komputer Semester VI 1 42 VI 2 43 3 44 4 45 5 46 6 47 7 48 8 49 9 50 PM 302 Pembelajaran Mat. Ekonomi SM 304 Program Pengalaman Lapangan I PM PM 306 Persamaan Diferensial PM 308 Metode Penelitian Pendidikan Mat. II PM 310 Etika Moral PM 312 Program Linier Pengembangan Media Pembelajaran PM 317 Matematika PM 316 Pemrograman Visual Basic PM 318 Kewirausahaan Jumlah sementara 124 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 18 .No No Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Jumlah dipindahkan SKS Jmlh Prasyarat 84 3 2 2 2 2 2 3 2 2 Jumlah 20 2 2 3 2 2 3 2 2 2 Jumlah 20 PM 313 PM 214 PM 301 PM 204 & PM 309 PM 106 PM 307 PM 108 PM 108 PM 205 PM 215 PM 202 PM 206 PM 108 PM 216 Semester V 1 33 V 2 34 3 35 4 36 5 37 6 38 7 39 8 40 9 41 PM 212 Analisis Real Program Aplikasi Komputer dalam PM 216 Matematika PM 301 Pembelajaran Matematika SMA II PM 305 Struktur Aljabar II PM 307 Metode Penelitian Pend.

No No Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Jumlah dipindahkan SKS Jmlh Prasyarat 124 2 2 2 2 3 6 Jumlah 17 2 2 2 Jumlah 6 PM 306 >100 sks PM 308 & >120 sks PM 304 PM 306 Semester VII 1 52 VII 2 53 3 54 4 55 5 56 6 57 PM 403 Program Pengalaman Lapangan II PM 405 Masalah Nilai Awal & Syarat Batas PM 407 Analisis Kompleks PM 409 Seminar Pendidikan Matematika PM 415 Kuliah Kerja Nyata PM 500 Skripsi Semester VIII 1 61 VIII 2 62 3 63 PM 404 Metode Numerik PM 406 Matematika Diskrit PM 408 Analisis Vektor Jumlah keseluruhan 147 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 19 .

Materi Kuliah Agama Katolik. J. Buku Pegangan Dosen. Prasyarat : Etika Moral 2 sks VI Pendidikan Agama 3 sks I Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 20 . 2. Tindakan. 3.. Etika kerja. Banawiratama Sj. kebebasan. Etika lingkungan hidup. Deuterokanonika. Kesadaran dan tanggungjawab.BAB VI SILABUS MATA KULIAH A. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. Dokpen MAWI. 4. Kitab Suci. Prinsip-prinsip dasar dan kepribadian moral yang kuat. Pustaka Teologi. Matakuliah Perkembangan Kepribadian (MPK) PM 113 Kredit Semester Tujuan : Pokok Bahasan : Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam gereja. hidup menggereja dan memasyarakatkan dalam rangka pengembangan sikap-sikap dan mentalitas pribadi seorang sarjana Katolik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya. tanggungjawab manusia. Tonggak Sejarah Pedoman Arah (terjemahan) PM 310 Kredit Semester Tujuan : Pokok Bahasan : Pengertian Etika. Etika sosial politik.

identitas nasional. Minto. 2002. (alih bahasa Soejono Soemargono). H. 4. Filsafat Moral. 2007. Yogyakarta:KanPokok Bahasanus. 1987. Kadarman.Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. Pendidikan Kewarganegaraan. De Vos. ketahanan nasional sebagai konsepsi pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteran dan keamanan (komprehensif-integral) di dalam kehidupan nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Yogyakarta : Andi. Yogyakarta:Tiara Wavana 3. Etika Sosial (Buku Panduan Mahasiswa). Slamet. 7. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. demokrasi Indonesia dan HAM Pokok Bahasan : Filsafat Pancasila. politik dan strategi pertahanan keamanan nasional. A. Pengantar Etika. Kaelaw (Ed). Yogyakarta : Paradigma 2. 1985. -. wawasan nusantara (Geopolitik Indonesia). Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 21 . 6. Sutrisno. Magnis. Gronen. PM 318 Kredit Semester Pendidikan Kewarganegaraan 3 sks V Tujuan : Mahasiswa mengerti dan menguasai tentang filsafat Pancasila. Bekerja sebagai Karunia (Beberapa Mengani Pekerjaan Manusia). Filsafat dan Ideologi Pancasila. politik dan strategi nasional. Dan Lunar. Yogyakarta: KanPokok Bahasanus 2. Pendidikan Kewarganegaraan Perjuangan Menghadapi Jati Diri Bangsa. 1987. Identitas Nasional. 1987. Etika Dasar. Jakarta:Gramedia. Etika Ekonomi dan Kerja. 1986. ketahanan nasional (Geostrategi Indonesia). 1987. Yogyakarta:IKIP Sanata Dharma. Jakarta : Grasindo 3. AM. Jakarta:Gramedia. Etika Politik (Prinsip-prinsipModal Dasar Kenegaraan Modern). 5. Suseno F. Magnis. Suseno F. Pemahaman dan penghayatan kesadaran bela negara dalam arti luas yang mencakup: Wawasan Nusantara (identitas dan integritas bangsa Indonesia). Rahayu. Cl. Poespoprodjo. Magnis. serta sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta. 2005. Demokrasi Indonesia. Bandung:Remaja Karya. Suseno F.

Kewiraan. Seri Penyuluhan 1 : Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. tanda baca. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. ciri-ciri kalimat baku bahasa Indonesia ditinjau dari ciri fungsi yang tidak wajib. 2. penulisan kalimat (baku. Jakarta : Balai Pustaka. Alwi Hasan. Buku Induk Pendidikan Kewiraan Kewarganegaraan Khusus untuk Dosen Kewiraan. penulisan karya ilmiah. makalah. penalaran. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. efektif). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah : Artikel. 1984. 3. Skripsi. unsur-unsur kalimat efektif. Keraf Gorys.4. tanda baca yang sering terjadi. Jakarta : Lemhanas. 1991. kalimat efektif. dkk. PM 320 Kredit Semester Bahasa Indonesia 3 sks IV Tujuan : Memberikan berbagai kaidah dan pelatihan penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam hal ejaan. telaah kalimat baku ditinjau dari segi pilihan kata dan penggunaan imbuhan. skripsi) Pokok Bahasan : Telaah berbagai kesalahan ejaan. 2003. Komposisi. serta penulisan karya ilmiah (artikel. bahasa Indonesia baku. Universitas Negeri Malang. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. 4. Makalah. Ende-Flores : Nusa Indah. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 22 . dan daftar pustaka.

3. pengukuran serta pengolahan data Pokok Bahasan : Bilangan bulat dan operasinya. pengukuran serta pengolahan data pada tingkat dasar sehingga mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan bilangan.B. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. geometri. Luas Sisi Bangun Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 23 . Ari. modus. faktor dan kelipatan. Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) PM 101 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SD 2 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami konsep-konsep bilangan. Gemar Matematika 6. Pokok Bahasan : Dimensi Tiga (Nama-nama Bangun Ruang. Y. Jaring-jaring Bangun Ruang. kajian data (mean. bangun datar. pecahan dan operasinya. keliling dan luas. 2. Matematika 5. jaringjaring. Soenaryo. Unsur-unsur Kubus dan Balok. 2008. Ayo Belajar Matematika. Melukis Bangun Ruang. simetri lipat dan simetri putar. bangun ruang. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Nuraksim. PM 102 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SMP I 2 sks II Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika Sekolah Dasar dan dapat menjelaskannya sebagai persiapan pembelajaran matematika serta dapat menyelesaikan soal-soal Matematika Sekolah Dasar khususnya materi kelas 5 6. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika SMP I Buku Sumber : 1. satuan dan hubungannya. perbandingan. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. pangkat dan akar. Burhan Mustaqim.J. geometri. Heny Kusumawati. luas dan volum bangun ruang. Sumanto. lambang romawi. 2007. koordinat cartesius. sudut. Astuty. median). R.D.

Layang-layang dan Trapesium (Jajaran Ggenjang. sosiologis dan psikologis. Sudut-sudut yang Terjadi Jika Dua Garis Sejajar Dipotong oleh Garis Lain. Waktu dan Kecepatan). Belah Ketupat. konsepsi pendidikan seumur hidup. Layang-layang. Pemetaan dan Grafik (Relasi.Ruang. Jarak. Penggunaan Teorema Pythagoras. Dasar-dasar Melukis. Trapesium. sistem pendidikan nasional peranan pendidikan dalam pembangunan. komptensi tenaga keguruan dan pengembangannya. Belah Ketupat. Penerapan Bangun Ruang). Tempat Kedudukan (Tempat Kedudukan yang Berupa Garis. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Perkembangan Peserta Didik Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 24 . Teorema Pythagoras. konsepsi pendidikan sistem ganda. Tripel Pythagoras). Hubungan Sudut-sudut pada Dua Garis Sejajar). aliran-aliran pendidikan. Tempat Kedudukan yang Berupa Daerah) Prasyarat : Pembelajaran Matematika SD Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika SMP II Buku Sumber : PM 103 Kredit Semester Pengantar Pendidikan 3 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami konsep-konsep dasar pendidikan dan mengembangkan sikap calon pendidik profesional. Jajaran Genjang. hukum dasar komponen. dan Kecepatan (Waktu. Hubungan Jarak. Kuadrat dan Akar Kuadrat Suatu Bilangan (Kuadrat Suatu Bilangan. Relasi. Pokok Bahasan : Hakekat manusia dan pengembangannya. Garis-garis Sejajar (Sifat-sifat Garis Sejajar. Volume Benda Dimensi Tiga. pelaksanaan dan kelembagaan pendidikan. Waktu. Hubungan Antar-Bangun). Akar Kuadrat Suatu Bilangan). hakekat pendidikan. masalah-masalah pendidikan nasional dan ide-ide pembaharuan pendidikan nasional. masyarakat masa depan dan implikasinya terhadap pendidikan masa depan. peranan sekolah sebagai pusat kebudayaan dan ketahanan sekolah. Teorema Pythagoras (Pendahuluan. Pemetaan. historis. Tempat Kedudukan yang Berupa Lingkaran. Perkawanan Satu-satu). landasan pendidikan dan implikasinya terhadap pengembangan pendidikan landasan filosofis.

Pengantar Pendidikan. Chicago : Rand Mc Nally College Publishing Company. nilai moral dan sikap. kebutuhan. dan trampil menerapkannya dalam berbagai masalah. dan penyesuaian diri remaja. 2. E. Pendidikan Seumur Hidup. serta penyesuaian diri dan permasalahannya. sosial. Orstein. serta aplikasinya dalam penyelenggaraan pendidikan. Psikologi Remaja. emosi. S. Tim Dosen KTP FIK IKIP Malang. Gunarsa. Gunarsa. 1988. D. bhasa. 1996. PM 104 Kredit Semester Perkembangan Peserta Didik 2 sks II Tujuan : Mahasiswa memahami karakteristik. Suatu analisis Psikologis. & Ny. Prasyarat : Pengantar Pendidikan Memprasyarati Matakuliah : Profesi Kependidikan Buku Sumber : 1. Malang : Penerbit IKIP Malang.S. Hurlock. tugas-tugas perkembangan. Psikologi Perkembangan. 3. 1990. intelek. PM 105 Kredit Semester 3 sks II Kalkulus I Tujuan : Mahasiswa memahami konsep kalkulus diferensial fungsi satu peubah. Psikologi Perkembangan. bakat khusus. 1977.Buku Sumber : 1. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press. gejala-gejala yang menggambarkan adanya/berkembangnya berbagai aspek pada diri individu. 3. A Introduction to The Foundation of Education. D. yaitu aspek fisi. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 25 . 1986. Haditino.S. Jakarta : PT BPK Gunung Mulia. Jakarta : Erlangga. pertumbuhan dan perkembangan. 2. (Alih bahasa oleh Istiwidiyanti & Soedjarwo).B. Pokok Bahasan : Karakteristik dan perbedaan individu peserta didik pada usia sekolah menengah (remaja). Surabaya : Usaha Nasional. kebutuhan dan tugas-tugas perkembangan remaja.R. Cropley.

Margha). E.N. Pokok Bahasan : Integral tak tentu sebagai kebalikan turunan (anti derivatif). hitung diferensial. Kalkulus dan geometri analitik: Jilid I Edisi IV. integral tertentu. pengintegralan dengan substitusi fungsi trigonometri: teorema L’Hospital untuk bentuk-bentuk tak tentu 0/0 dan bentuk tak tentu lainnya : integral tak wajar. Kalkulus dan ilmu ukur analitik. Yogyakarta : Graha Ilmu. Jakarta: PT Bina Aksara. Lethoid. teorema dasa kalkulus untuk integral. Varberg. (1986). pengintegralan fungsi rasional. teorema dasar kalkulus untuk integral dan penerapannya: fungsi logaritma. Jakarta : Erlangga.J. (terjemahan M. L. B. 3. (1986). penerapan integral tak tentu. 2007.Pokok Bahasan : Pendahuluan. dan Rawuh). (terjemahan I. Purcel dan D. harga ekstrim suatu fungsi dan penerapan diferensial Prasyarat : Aljabar Elementer dan Trigonometri Mempersyarati Matakuliah : Kalkulus II Buku Sumber : 1. pendiferensialan logaritma invers fungsi trigonometri dan turunannya. Prasyarat : Kalkulus I Mempersyarati Matakuliah : Kalkulus Lanjut Buku Sumber : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 26 . fungsi eksponen dan turunannya. menghitung limit fungsi bentuk tak tentu. Susila. teorema harga menengah dan pemakainannya. pengintegralan parsial. 2. limit dan kontinuitas. fungsi eksponen dan turunannya. pendiferensial logaritma. Wikaria Gazali dan Soedadyatmodjo. Kalkulus. PM 106 Kredit Semester Kalkulus II 3 sks III Tujuan : Mahasiswa memahami konsep integral tak tentu dan integral tertentuk. integral tak wajar serta trampil menerapkannya dalam berbagai masalah. Jilid I. Kartasasmita.

Gerak Harmonis : pengertian gerak harmonis. serta listrik dan magnet. skala temperatur. Kartasasmita. periode dan frekuensi. Termometri dan Kalorimetri : temperatur. hukum kekekalan momentum. Hukum Newton Tentang Gerak: hukum Newton III. percepatan sentripetal dan gaya sentripetal. persamaan gerak harmonis. kapilaritas. pengertian impuls. (terjemahan I. penjumlahan vektor dan pengurangan vektor. Howard Anton (1988). Jakarta: Erlangga. gerak lurus berubah beraturan. persamaan kontinuitas. dan Rawuh). azas Black. kapasitas kalor. gaya pegas. untuk memecahkan masalah yang menyangkut sistem Fisika Dasar sederhana. 2. konveksi.N. Gerak Lurus : gerak lurus beraturan. Edisi IV. (terjemahan M. (1986). New York : John Wiley & Sons. kecepatan linear dan kecepatan anguler. Susila. menguraikan vektor dalam bidang dua dimensi. kalor. E. Kalkulus dan Geometri Analitik Jilid I. azas Bernoulli. Purcell dan D. Gerak melingkar : gerak melingkar beraturan. gerak peluru. penjumlahan vektor secara analtis. energi Potensial Pegas. pengertian gaya gesekan. hukum Hooke. Pokok Bahasan : Besaran dan sistem satuan: Vektor dan skalar.1. radiasi. Kalkulus dan Ilmu Ukur Analitik Jilid II. 3. PM 107 Kredit Semester Fisika Dasar 3 sks I Tujuan : Mahasiswa memiliki kemampuan untuk menerapkan berbagai prinsip dasar mekanika. koefisien gaya gesekan. Momentum dan Impuls : pengertian momentum. Margha). pemuaian. tumbukan. Calculus with Analytic Geometry. Perpindahan Panas: konduksi. Leithold. B. hukum kekekalan energi mekanis pada gerak harmonis. (1986). Jakarta : PT. fluida ideal dengan aliran stasioner. Varberg. L. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 27 . Mekanika Fluida : tegangan permukaan.J. Bina Aksara.

Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : 1. Analisis variansi. Poisson. Pengantar Metode Statistik. Metode Statistika I : buku materi pokok. ekspektasi (nilai harapan) dan variansi. Metode Statistik. taraf keberadaan. Statistika Non Parametrik 3. diagram batang dan daun. t. uji-X2. distribusi ratarata sampel. Jakarta: Karunika UT. Statistika Matematika I 2. Sudjana.Buku Sumber : 1. Cerdas Belajar Fisika untuk SMA/MA. Sampel dan populasi. dan regresi sederhana dan regresi darab. Distribusi. Bandung: Tarsito. Metode statistika. 3. normal. X2. (1975). uji-z. Statistika Komputer Buku Sumber : 1. Distribusi binomial. 2. Penyajian data sampel dari numerik. Pokok Bahasan : Permutasi dan kombinasi. jenis galat. Dajan. f. 2007. dan uji-F. memahami konsep dan prinsip dalam geometri euclides dan non euclides serta dapat menggunakannya untuk menyelesaikan masalah terkait. Inferensi statistika: Uji hipotesis dan penaksiran selang. Soejoeti. 4. Zanzawi. Yogyakarta: FMIPA UGM. Jakarta: Erlangga. Jakarta : Grafindo Pratama PM 108 Kredit Semester Statistika Dasar 3 sks II Tujuan : Kuliah ini bertujuan untuk memberikan gagasan dasar statistika yang banyak digunakan dalam praktek dan penelitian serta dapat menerapkannya dalam pekerjaannya. peluang. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 28 . Sardjono (1986). Anto (1991). korelasi. (1986). Kamajaya. PM 110 Kredit Semester Geometri 3 sks II Tujuan : Mahasiswa memahami bagaimana membangun suatu sistem aksiomatik.

2.H. Introduction to Geometry. pembuktian. ingkaran. Kongruensi. Geometri Euclides. tabel kebenaran dan tautologi. Euclidean and non-Euclidean Geometry. perangkai kalimat. New York : John Wiley & Sons. Greenberg. HS. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Geometri Analitik Buku Sumber : 1. operasi pada proposi. 1963. diagram Venn. Ahsanul In’am. ketakhinggaan. 1993. 4. penalaran matematika: argumen. Marvin J. fungsi. 1961. himpunan kuasa. New York: W. Fredom and Company. PM 111 Kredit Semester Pengantar Dasar Matematika 3 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami pengertian mengenai bahasa dan prinsip logika dan himpunan..Pokok Bahasan : Unsur-unsur dan sistem aksiomatik. Pokok Bahasan : Bahasa logika matematika: proposisi. Geometri Non Euclides. New York: John Willey & Sons. Pengantar Geometri. Geometri Bidang. Malang : Banyumedia Publishing & UMM Pres. relasi dan sifat-sifatnya. dan mampu menyusun deduksi dan berpikir serta menyatakan buah pikirannya secara sistematik. keluarga himpunan dan himpunan indeks. Coxeter. Coxeten HS. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 29 . hasil kali Kartesis. Geometri Ruang. Kesebangunan. 3. invers. aplikasi logika pada jaringan listrik. macam dan operasi pada fungsi. 2003. kontradiksi dan kontigensi. konvers dan kontrapositif. interpretasi dan reduction: himpunan dan operasi pada himpunan. Introduction to Geometry.

1990. F. 2. Brown Company Publishers. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika II Buku Sumber : 1. Strategi Belajar Mengajar Matematika.1. Hudojo. Koemartono & Rawuh. 1998. H. Aljabar Abstrak (Pengantar Matematika Modern). 3. Hudojo. 1982. Soehakso. Pengembangan Kurikulum matematika dan Pelaksnaannya di Depan Kelas. C. Malang: IKIP Malang. Bell. excuses and apologies. compliments and congratulations. Practical English I 2 sks I Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 30 . H. Pokok Bahasan : Memilih dan mencobakan pendekatan. serta menerapkan komponenkomponen pengelolaan kelas dan interaksi belajar mengajar. disertai latihan menyusun kegiatan studi lapangan/kegiatan laboratorium. Partings. asking and giving directions. misunderstanding. hiding feelings. 1981. Yogyakarta : FMIPA UGM 3. Matematika Pendahuluan. 1979.H. getting someone’s attention. Towa: Wm. metode dan sarana yang dapat digunakan mengajar suatu pokok bahasan. Dubuque.1998.invitation. Teaching and Learning Mathematics. Madiun : FKIP Universitas Widya Mandala 2. Bandung : Institut Teknologi Bandung PM 112 Kredit Semester Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika I 3 sks II Tujuan : Membekali mahasiswa tentang prinsip-prinsip belajar mengajar matematika yang kemudian diaplikasikannya pada GBPP yang berlaku. complaints. PM 115 Kredit Semester Tujuan : Pokok Bahasan : Greeting. Pengantar Dasar Matematika (Diktat). Surabaya : Usaha Nasional. telephone conversations. Rudi Santoso Y. Introduction.

Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Practical English II Buku Sumber : 1. Prasyarat : Practical English I Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. pertidaksamaan kuadrat. fungsi logaritma dan grafiknya. Conversation Book I : English in Everyday Life. Exponential and Logarithmatic Functions. 1995. Essential of Basic Mathematics. Arithmatics. Inc. Allyn J. Pokok Bahasan : Numbers. Quadratic Equations and Linier Equations. locating geographical areas. Fractions. al. 2. 1981. PM 117 Kredit Semester Aljabar Elementer 2 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami tentang persamaan dan fungsi kuadrat. Sets. identifying family relationships. London : Addison – Wesley Publishing Company. sistem persamaan linier dan kuadrat. Roots. London : The Benjamin/Cummings Publishing Company. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 31 . Washington. Algebra. et. Trigonometry.closing a conversation. New Jersey PM 116 Kredit Semester Practical English II 2 sks II Tujuan : Mata kuliah ini mengajarkan ikhwal pemahaman kosa kata dalam bidang matematika serta pengerjaan soal-soal matematika dalam bahasa Inggris. Factoring. Newmark. Joseph and Francers Lake. Mathematics as a Second Languages. learning numbers. Carver. Tina Kasloff and Sandra Douglas. persamaan fungsi irrasional. 1982. Geometry.

1988. Persamaan trigonometri : aturan sinus dan kosinus. hasilkali. Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linier dan Kuadrat. fungsi hiperbolik serta hubungan antara fungsi trigonometri dan fungsi hiperbolik. Persamaan dan Pertidaksamaan fungsi irrasional. Soedadyatmodjo. Fungsi hiperbolik : sinus. sudut istimewa. Surabaya 2. Greenleaf. fungsi kuadrat dan grafiknya. luas segitiga. Calculator-Based Trigonometry with Applications. perbandingan trigonometri.R. Aljabar Rendah. Newcomb. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Kalkulus I Buku Sumber : 1. 2. 1978. Fungsi eksponen. 1986. identitas sudut ganda. Sukardjono. persamaan dan pertidaksamaan trigonometri. kosinus. Jakarta : Karunika UT Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 32 . tengah sudut. grafik fungsi trigonometri. rumus perbandingan trigonometri untuk sudut berelasi. 1986. FKIE-IKIP Yogyakarta PM 118 Kredit Semester Trigonometri 2 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami tentang fungsi trigonometri dan grafiknya. penyelesaian persamaan/pertidaksamaan trigonometri. Buku Materi Pokok Trigonometri. rumus Euler. Donnelley & Sons Company. Sukahar. identitas phytagoras. Pokok Bahasan : Fungsi Trigonometri : pengertian.Pokok Bahasan : Persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. Aljabar. identitas penjumlahan dan pengurangan dua sudut. Fungsi Logaritma Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Kalkulus I Buku Sumber : 1. Indiana : R. empat kuadran.

persamaan dan fungsi kuadrat. kubus dan balok. baris dan deret. 2. kesebangunan dan kekongruenan. Prasyarat : Pembelajaran Matematika SMP II Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika SMA II Buku Sumber : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 33 . Pokok Bahasan : Lingkaran. garis singgung lingkaran. logika Matematika. Cucun Cunayah. Tatag Yulianto dkk. pertidaksamaan. Surabaya :ESIS Erlangga. pola bilangan. Matematika 2. pangkat tak sebenarnya. logaritma. Pokok Bahasan : Bentuk pangkat. peluang. akar dan logaritma. eksponen dan logaritma. 2008.Bank Soal Matematika untuk SMP/MTs. prisma dan limas tegak. statistika. Yrama Widya PM 202 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SMA I 2 sks IV Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika SMA dan dapat menjelaskannya sebagai persiapan pembelajaran matematika serta dapat menyelesaikan soal-soal Matematika SMA. operasi aljabar pada bentuk akar. bangun ruang sisi lengkung. persamaan kuadrat Prasyarat : Pembelajaran Matematika SMP I Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika SMA I Buku Sumber : 1. 2007.PM 201 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SMP II 2 sks III Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika SMP dan dapat menjelaskannya sebagai persiapan pembelajaran matematika. merasionalkan penyebut suatu pecahan.

Matematika 2 IPA. implementasi program pengembangan profesi keguruan. Dr. Jakarta : Alfa Beta PM 204 Kredit Semester Belajar dan Pembelajaran 3 sks IV Tujuan : Memperkuat pemahaman mahasiswa tentang bagaimana proses belajar terjadi dan bagaimana seharusnya pembelajaran dirancang dan dilaksanakan agar potensi mahasiswa berkembang secara maksimal. Hamzah B. Jakarta. Pokok Bahasan : Pengantar profesi kependidikan. Pengembangan Profesi Guru. Jakarta. penghargaan profesi guru. teori Skinner.1. Matematika 3 IPA. kompetensi guru dalam konteks keprofesian. Ph.D. kode etik profesi guru. Udin Syaefudin Saud. kompetensi profesional dan kompetensi akademik guru matematika. pembelajaran. Profesi Kependidikan. Erlangga. Kognitivisme Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 34 .Pd. Sartono Wirodikromo. 2008. jabatan profesional dan tantangan guru dalam pembelajaran. organisasi asosiasi keprofesian. konsep dasar profesi. profesionalisme guru.2009. Jakarta : Bumi Aksara. peran guru dalam pengembangan media pembelajaran di era teknologi komunikasi dan informasi. teori Pavlov). Uno. Teori Belajar Behaviorisme (teori Thorndike. 2007 2. Jakarta. Pokok Bahasan : Hakekat Belajar dan Pembelajaran : belajar. H. 2. menjadi guru matematika yang ideal dan disenangi siswa. Matematika 1. Erlangga. Sartono Wirodikromo. Prasyarat : Perkembangan Peserta Didik Memprasyarati Matakuliah : Belajar dan Pembelajaran Buku Sumber : 1. Erlangga.. ketrampilan guru dalam proses belajar mengajar. strategi pengembangan profesionalisasi guru. Sartono Wirodikromo. Prof. M. 2007 3. 2007 PM 203 Kredit Semester Profesi Kependidikan 3 sks III dan mampu Tujuan : Mahasiswa memahami arti pendidikan profesional mengaplikasikannya ke dalam pengajaran matematika.

guru efektif). alat peraga). Humanistik). Motivasi Belajar. Inc. Seven Kinds of Smart (Alih Bahasa : T. Elaine B. Konstruktivisme. Kurikulum berbasis kompetensi. pengajaran remidi/penyayaan. prinsip belajar yang mendasari pengembangan kurikulum 2006. 2002. teknik diskusi. Matematika Realistik. Applying Realistic Mathematics Education (RME) in Teaching Geometry in Indonesian Primary Schools. Contextual Teaching and Learning. Tomas Armstrong. Tanwey Gerson Ratumanan. Kontekstual. pembelajaran kooperatif. pengajaran berbasis masalah. kerja kelompok. teori Vygotsky. 2005. teori Ausubel. 2004. Ahmad Fauzan. stategi inkuiri). 2002. California : Corwin Press. Berbasis Masalah. Johnson. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 35 . Surabaya : Unesa University Press 2. Belajar dan Pembelajaran. PM 211 Kredit Semester Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika II 3 sks III Tujuan : Mahasiswa dapat memilih dan melaksanakan strategi belajar mengajar yang sesuai untuk mengajarkan masing-masing pokok bahasan yang tercantum dalam GBPP bidang studinya guna mencapai TIK yang telah dirumuskan. media pembelajaran (pemilihan dan penggunaan media. The Ultimate Book of Mind Maps (Alih Bahasa : Susi Puewoko).(teori Piaget. penemuan. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama 3. Kooperatif. Prasyarat : Profesi Kependidikan Memprasyarati Matakuliah : Program Pengalaman Lapangan I Buku Sumber: 1. teori Dienes. strategi belajar (pendekatan kontekstual. teori Brunner. pengembangan silabus dan penilaian. Pokok Bahasan : Pembelajaran (murid. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama 4. penyusunan perangkat kurikulum. jenis pendekatan remidi dan pemilihannya. Thesis University of Twente 5. Tony Buzan. Kecerdasan Ganda. 1999. presentasi pembelajaran matematika Prasyarat : Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika I. faktor luar. teori Gagne. Model Pembelajaran : Langsung. simulasi. Hermaya). Mind Map.

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 36 . Dr. PM 213 Kredit Semester Aljabar Linear 2 sks II Tujuan : Mahasiswa dapat emahami pengertian dan sifat-sifat ruang Euclid R beserta pemetaan Linear dari R ke R. Mengajar dan Meneliti. Dr. PM 214 Kredit Semester Aljabar Matriks 2 sks I Tujuan : Mahasiswa dapat memanfaatkan operasi matriks dan operasi baris elementer untuk menyelesaikan sistem persamaan linear dan memahami pengertian dan sifat-sifat ruang Euclid R beserta pemetaan Linear dari R ke R. 2. Kurikulum 2004.K. Elementary linear algebra 5th ed New York: John Wile & Sons. Ruang Vektor R2 dan R3. 1982. Roestiyah N. Harini M.S. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Aljabar Matriks Buku Sumber : 1. 2008. 2. Anton (1987). D. 3. Teori dan Soal Pendahuluan Aljabar. Surabaya : UNESA University Press. 1986. Jakarta : Rineka Cipta. Alajbar-Linear. Aljabar Linier. dan S. 1985. Nurhadi. Setiadji. H. 5. 3. Tatag Yuli Eko Siswono. Suryadi H. nilai dan vektor eigen. Jakarta : Ghalia Indonesia. Strategi Belajar Mengajar. 2001. Achmad Arifin (1985). Frank Ayres. Theory and Problems of Matriks. Schaum’s Outline Series. 2004. Bab I s/d 6. Jr. Singapore : Mc. Yogyakarta: FPMIPA UGM. 4. Jakarta : Grasindo. Dra.Graw – Hill International Book Company Singapore.Mempersyarati Matakuliah : Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika Buku Sumber : 1. Pokok Bahasan : Sistem persamaan linear dan himpunan jawab. Bandung : ITB. Pemetaan linear.

2. determinan matriks ordo dua dan ordo tiga. penggunaan Bullets and Numbering. Singapore : Mc. minor dan kofaktor. Prasyarat : Aljabar Linier Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. 5. penjumlahan dan pengurangan matriks. 1982. sistem persamaan linier homogen. menentukan invers dengan matrik-matrik elementer. 3. penyelesaian dengan cara Cramer. Anton (1987). sistem persamaan linier non homogen. adjoint matriks persegi. Frank Ayres. brosur. Yogyakarta : FKIE IKIP Yogyakarta. invers suatu matriks. Sukarjono. minor dan komplemen aljabar. 4. endnote dan cross Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 37 . laporan. transpose suatu matriks. 1981. Alajbar-Linear. Pengantar aljabar Matriks. Bandung : ITB. menyelesaikan sistem persamaan linier dengan matrik. Bab I s/d 6. pengaturan sistem word. Konsep dan dasar pemakaian. penyelesaian dengan menggunakan invers matrik koefisien. Aljabar Vektor dan Matrik. pemakaian header dan footer. Theory and Problems of Matriks. ordo matriks. menentukan invers dengan adjoint. penggunaan kolom koran. artikel ilmiah dengan menggunakan rumus-rumus matematika. dasar pembuatan dokumen. operasi matriks dan sifat-sifatnya. Yogyakarta: FPMIPA UGM. perkalian matriks. notasi. Jr. dan Microsoft Powerpoint. Achmad Arifin (1985). PM 215 Kredit Semester Pengenalan Komputer 2 sks III Tujuan : Mahasiswa terampil menggunakan paket program aplikasi pengolah kata Microsoft Word untuk membuat surat. Daru Uminingsih. determinan matriks persegi. H. pengolahan gambar dan frame. penggunaan tabel dan grafik. menentukan invers dengan partisi matriks. Elementary linear algebra 5th ed New York: John Wile & Sons. Pokok Bahasan : Mengenal Microsoft Word. serta mendesain dokumen dengan variasi gambar. sifat-sifat determinan.Graw – Hill International Book Company Singapore. menentukan invers dengan matriks-matrik elementer. kesamaan matriks. Schaum’s Outline Series. pencetakan dokumen. jenis-jenis matrik.Pokok Bahasan : Pengertian matriks. penggunaan footnote. memformat paragraf. pemformatan teks. skripsi.

Wahana Komputer. John J. mulai bekerja dengan Microsoft Excel. fungsi-fungsi matematika dasar. 1997. Prasyarat : Pengenalan Komputer Mempersyarati Matakuliah : 1.0 for Windows 95. bilangan dan operator matematika pada Matlab. baris atau kolom. Mengenal Microsoft Excel. menata dan memperindah tampilan lembar kerja. menggunakan fungsi. pembutan mail merge dan form. PM 216 Program Aplikasi Komputer dalam Matematika Kredit 2 sks Semester V Tujuan : Mahasiswa trampil menggunakan program aplikasi dalam komputer untuk menerapkan materi matematika. Pokok Bahasan : Window pada Matlab. subtotal dan pivot table. mendesain dokumen dengan variasi gambar. operator logika dan relasional. data form dan data sort. Edisi I. dan Microsoft Powerpoint. menyisipkan. menempatkan objek pada lembar kerja.reference. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. memindahkan dan menyalin data. program bantu Microsoft word. menghapus dan menyembunyikan sel. mencetak lembar kerja dan grafik. Fungsi logika. 2009. Kevin S. Jakarta : Cetakan 8 Mutiara Sumber Widya 3. 2. Belajar Sendiri Microsoft Word 7. menyimpan dan memanggil data. fungsi pembacaan tabel. mengatur format tampilan angka. tip dan trik pemakaian word. waktu dan huruf. mengenal dan menggunakan elemen dasar Microsoft Excel. Pemrograman Pascal Buku Sumber : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 38 . Pengenalan Komputer. Budinata. autofilter. Short Course : Microsoft Word 2007. Yogyakarta : Andi Offset. fungsi statistika objek gambar pada grafik. komentar dan tanda baca. 1991. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Komputer II Buku Sumber : 1. Longkutoy. rumus dan range.

2003. rente Pranumerando. Matematika 1. 2007. suku banyak. percobaan. 2007. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 39 . ruang contoh dan kejadian). --------------------------. menentukan jarak dan sudut dalam ruang. tabel rencana pelunasan. rente kekal. garis dan bidang dalam ruang). Sartono Wirodikromo. peluang (kaidah pencacahan. 1997. rente Postnumerando. nilai tunai bunga majemuk. Jakarta : Erlangga PM 302 Kredit Semester Pembelajaran Matematika Ekonomi Sekolah Menengah 2 sks VI Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika Ekonomi Sekolah Menengah dan dapat menjelaskannya sebagai persiapan pembelajaran matematika di tingkat SMK. Jakarta : Erlangga 2. Pokok Bahasan : Fungsi dan aplikasinya. anuitas. nilai (modal) akhir bunga majemuk. rente. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. barisan. notasi sigma dan induksi matematika Prasyarat : Pembelajaran Matematika SMA I Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika Ekonomi Sekolah Menengah Buku Sumber : 1. perkalian. jumlah dan selisih sinus dan kosinus. Dasar-dasar Pemrograman Matlab. Firmansyah. --------------------------. 2. barisan dan deret. rumus-rumus trigonometri (jumlah dan selisih). bunga tunggal. persamaan lingkaran dan garis singgung. rente yang ditangguhkan. PM 301 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SMA II 2 sks V Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika SMA dan mampu mengajarkannya di tingkat SMA Pokok Bahasan : Ruang dimensi tiga (kedudukan titik. 2007. program linier. bunga dan diskonto. bunga majemuk. deret. teorema sisa. rumus-rumus anuitas. Pemrograman dengan Matlab. Matematika 2 IPA. Jakarta : Erlangga 3.1. Matematika 3 IPA. komposisi dua fungsi dan fungsi invers. Budi Permana.

P. sistem bilangan bulat. Matematika SMK 1. urutan bilangan bulat. aksioma peano dan penjumlahan. Tutu Masrihani. bilangan prima. 1986. dkk.. 2008 3. 1960. Drs. Burton.menghitung sisa pinjaman. 2008 2. Erlangga. Tutu Masrihani. urutan bilangan cacah. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. keterbagian. Erlangga. FPB. Jakarta. penyusutan. Allyn & Bacon. Elementary Number Theory. perkalian dan perpangkatan bilangan asli. anuitas yang dibulatkan. Erlangga. pengurangan dan pembagian bilangan cacah. DM. Jakarta. dkk. 2008 PM 303 Kredit Semester Teori Bilangan 2 sks III Tujuan : Mahasiswa memahami sifat-sifat bilangan bilat. gelangan dan medan. PM 309 Kredit Semester Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika 3 sks IV Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 40 . dkk. Prasyarat : Pembelajaran Matematika SMA II Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. perkalian. Matematika SMK 3. perkalian dan pembagian bilangan bulat. Matematika SMK 2. Sukirman. Jakarta. urutan bilangan asli. Tutu Masrihani. Buku Materi Pokok Ilmu Bilangan. M. KPK. anuitas pada pinjaman obligasi. kekongruenan. 2. Pokok Bahasan : Penjumlahan. Jakarta : Karunika. algoritma-algoritma dasar aritmetik dan dapat menggunakannya dalam aljabar serta mengenal konsep kekongruenan sebagai landasan untuk konsep-konsep dasar grup. faktorisasi tunggal.

Arifin. fungsi evaluasi dan tujuan evaluasi. validitas ( koefisien validitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi validitas. Zainal. Evaluasi Pembelajaran. Statistika untuk Penelitian. Bandung : Penerbit Rekayasa Sains. pelaksanaan dan perbaikan proses pengajaran Matematika. Widoyoko. daya pembeda dan derajat kesukaran. nilai acuan penilaian dan penentuan skor. prosedur evaluasi dan ruang lingkup. evaluasi hasil belajar matematika. taksonomi bloom. menganalisis dan mengambil kesimpulan hasil evaluasi belajar bidang studi sebagai salah satu komponen penting dalam rangkaian perencanaan. Pokok Bahasan : Pengertian evaluasi. Jakarta : Rineka Citra. Bandung : Penerbit Rekayasa Sain Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 41 . 3. 2004. Prasyarat : Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika II. pengertian skor. menyusun. jenis alat evaluasi dan pembuatan alat evaluasi. evaluasi sikap. 2005. Eko Putro. Mempersyarati Matakuliah : Program Pengalaman Lapangan I Buku Sumber : 1.Tujuan : Mahasiswa mampu merancang. taraf serap dan peringkat. S. 2. 2005. skala penilaian. validitas dan macam-macam validitas. reliabilitas. Evaluasi Program Pembelajaran. Budiyono. kedudukan evaluasi.

gradient.J. 2. Prasyarat : Kalkulus II. E. B. Kartasasmita.C. Pucel dan D. Kalkulus fungsi Rm ke Rn: limit. (terjemahan I. turunan parsial. Integral ganda : integral ganda dua dan tiga. kekontinuan. Varberg. kalkulus fungsi dari R ke Rn : lengkungan di R2 dan R3. Pokok Bahasan : Sistem koordinat: koordinat kutub. Purcel dan D. integral. 4th edition. tabung dan bola. Bandung : Angkasa. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. turunan totl. limit kekontinuan. perubahan urutan integrasi serta integral ganda 3. (1984). persamaan bidang singgung dan turunan fungsi komposisi. E. Susila. Jakarta : Erlangga. (1986). turunan. Kalkulus fungsi bidang singgung dan turunan fungsi komposisi. limit kekontinuan. Kalkulus dan Geometri Analitik. turunan. PM 206 Kredit Semester Tujuan : Struktur Aljabar I 3 sks IV Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 42 . transformasi. normal. 3. turunan berarah. Kalkulus dan Ilmu Ukur Analitik : Matematika untuk Universitas jilid II. turunan fungsi komposisi dan matriks Jacobi. daerah terbuka Rm . kinetika partikel. geometri lengkungan (garis singgung. Jilid I Edisi IV. integral berulang. dan Rawuh). Varberg. binominal dan bidang oskulasi). Calculus with analytic Geometry. New York : Prentice Hall.N. Kalkulus fungsi Rm ke R : bentuk-bentuk permukaan di ruang. Martono (1985). Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) PM 205 Kredit Semester Kalkulus Lanjut 3 sks IV Tujuan : Mahasiswa mampu memahami konsep generalisai dari konsep kalkulu sdiferensial dan integral pada matematika dan menerapkan pengetahuan yang dipelajari dengan masalah-masalah yang berkaitan.J. K.

peluang (percobaan. teorema-teorema peluang dan menggunakannya untuk memecahkan soal-soal yang menyangkut peluang. Aljabar Linear 2. Mampu menurunkan distribusi peubah-peubah acak yang penting baik yang diskrit maupun yang kontinu. Coy Neal. peluang). Isomorfisma. peubah acak diskrit dan kontinu. teorema bayes). Subgrup Normal. (1965). G. korelasi. Boston : Allyn and Bacon 4.Mahasiswa memahami beberapa struktur dalam aljabar dan dapat memanfaatkannya untuk menyelesaikan masalah yang sederhana dalam aljabar. Grup Faktor. 3rd. Teorema Lagrange dan Aplikasinya. Maclane. 1987. Memprasyarati Matakuliah : Struktur Aljabar II Buku Sumber: 1. Pokok Bahasan : Pemetaan dan Operasi Biner serta sifat-sifatnya. Pokok Bahasan : Pendahuluan permutasi dan kombinasi. H. serta mampu berfikir logis dan bernalar secara matematika dalam menyelesaikan masalah. Koset dan Sifatsifatnya. John. Prasyarat : 1. distribusi peluang diskrit. Introduction to Modern Algebra. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 43 . Grup Permutasi. 3. 1988. Subgrup dan sifat-sifatnya. Peluang suatu kejadian. memahami ekspektasi suatu peubah acak. peluang (partisi. A Survey of modern algebra. distribusi sampel. Canada : Addison-Wesley PM 207 Kredit Semester Statistika Matematika I 3 sks III Tujuan : Mahasiswa mengenal serta memahami konsep-konsep dan teorema-teorema peluang juga dapat memilih dengan tepat konsep-konsep. Ed New York : MacMillan. Fraleigh. Mc. Birkhoff dan S. John R. Terampil menghitung peluang dengan bantuan teknik membilang. peluang bersyarat. A First Course in Abstract Algebra. Pengantar Dasar Matematika. ruang sampel. Definisi dan Sifat-sifatnya. New York : John Wiley & Sons. Relasi Ekuivalensi. Homomorfisma dan sifat-sifatnya. Modern Algebra : an introduction. Partisi. 2. Grup Simetri. kejadian. Grup Siklik. Durbin (1985).

Distribusi poisson. normal) Prasyarat : Statistika Dasar Memprasyarati Matakuliah : Statistika Matematika Buku Sumber: 1. poisson. distribusi gamma. Pokok Bahasan : Fungsi Peubah Acak : transformasi peubah acak. daerah kritik. W. distribusi peubah acak. Jakarta : Erlangga. Myers. Probabilitas dan Statistik dalam Ilmu Rekayasa dan Manajemen (terjemahan). Limit distribusi. tes paling kuat seragam. distribusi normal. Wiliam. penaksiran interval kepercayaan. variansi. teorema limit distribusi. ekspektasi (sifat ekspektasi. pengujian hipotesis. peubah acak distribusi gabungan dan peluang bersyarat. 1985. nilai-p. teorema Neyman-Pearson. kovarians dan korelasi). teorema-teorema limit distribusi. rataan. fungsi pembangkit momen (distribusi binomial. E. nisbah variansi. 1990. Prasyarat : Statistika Matematika I. ekspektasi bersyarat.distribusi peluang kontinu. statistik uji. fungsi distribusi kumulatif. distribusi multinomial. varians (sifat varians. Penaksiran : metode maksimum Likelihood.Ilmu Peluang dan Statistika Untuk Insinyur dan Ilmuwan (Terjemahan) Bandung : ITB 2. momen dan fungsi pembangkit momen. H. distribusi binomial. distribusi hipergeometrik. Pengujian Hipotesis : hipotesis H0. penaksiran interval kepercayaan. teorema limit senttral. perbedaan rataan. metode maksimum likelihood. distribusi chi kuadrat. variansi. penaksiran. penaksiran titik. distribusi berboulli. Jakarta : UI PM 208 Kredit Semester Statistika Matematika II 2 sks IV Tujuan : Mahasiswa memahami teorema-teorema limit peubah acak dan menggunakannya dalam teknik inferensi. H1. tingkat kepercayaan. Hines & Montgomery. 1985. J. Supranoto. independensi dua peubah acak. Pengantar Probabilitas dan Statistik Induktif. likelihood ratio test. Ronald. daerah kritik terbaik. 3. Memprasyarati Matakuliah : - Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 44 . teorema Chebyshev). Walpole & Raymond. fungsi kuasa. penaksiran titik dan interval parameter suatu populasi.

Probabilitas dan Statistik dalam Ilmu Rekayasa dan Manajemen (terjemahan) . Myers. Prasyarat : Geometri.M.Buku Sumber: 1. Jakarta: UI. H. Bandung : ITB. Pokok Bahasan : Titik pada susunan kordinat (cartesius. Jakarta : Ghalia Indonesia. (1984). hiperbola. balok. Ilmu Peluang dan Statistika untuk insinyur dan ilmuwan (terjemahan). Maman Suherman. kubus. Persamaan garis di R3 (ruang). Ilmu Ukur Analitis teori dan soal jilid II. H. bola. lingkaran-lingkaran. 2. bidng dalam ruang. PM 209 Kredit Semester Geometri Analitik 3 sks III Tujuan : Mahasiswa mampu memahami persamaan garis lurus/lengkung pada bidang datar. hiperboloida. Hines & Douglas. Memprasyarati Matakuliah : Geometri Transformasi Buku Sumber: 1. Geometri Analitik Datar Modul 1-3. tabung. paraboloida. kerucut. 2. Geometri Analitik Datar Modul 4-6. kutub). Kubus. Teori dan Soal Ilmu Ukur Analitik Ruang. tempat kedudukan. 3. Walpole & Raymond. Suryadi. E. Bandung : Terate. Rawuh (1981). bola. persamaan bidang di R3. Sudjana (1989). balok. hubungan garis-garis. lingkaran. 1990.S. kerucut. paraboloida. William. tabung dan sifat-sifatnya. hubungannya dan sifat-sifatnya terutama irisan-irisan dengan kordinat cartesius sehingga terampil mengajar di SMU/SMK serta memahami persamaan garis. 1986. Ronald. garis lingkaran. C. PM 210 Kredit Semester Tujuan Geometri Transformasi 3 sks IV : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 45 . 1986. Jakarta : Karunika UT. Bandung : Tarsito. Metode Statistika. Maman Suherman. Jakarta : Karunika UT. ellipsoida. 1986. 4. hiperboloida. W. parabola. ellips. ellipsioda. 3. Persamaan garis lurus.

Mahasiswa mampu memahami transformasi dalam geometri, isometri-isometri seperti translasi, setengah putaran, refleksi, rotasi, serta hasilkali beberapa isometri hubungannya dan sifat-sifatnya sehingga trampil mengajar di SMA/SMK. Pokok Bahasan : Pemahaman, pengkajian dan pembekalan pandangan yang tajam serta lebih mantap pengetahuan tentang bangun geometri dan sifat-sifatnya untuk dapat mengajar di SMU. Transformasi dan kolineasi. Grup transformasi dan involusi. Translasi dan setengah putaran. Refleksi, kekongruenan, isometri dan rotasi. Hasil kali beberapa isometri, similaritas.. Prasyarat : Geometri Analitika Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. B. Susanta (1990). Geometri Transformasi. Yogjakarta:UGM 2. Gatut Iswahyudi. 1999. Geometri Transformasi. Surakarta : UNS PM 212 Kredit Semester Analisa Real 3 sks V

Tujuan : Mahasiswa memahami konsep barisan dsan deret serta kekonvergenannya dan konsep ruang metrik secara umum. Pokok Bahasan : Sifat Aljabar Bilangan Real, Sifat Urutan Bilangan Real, Sifat Kelengkapan Bilangan Real, Himpunan Terbuka dan Himpunan Tertutup, Sifat Aljabar Limit Barisan, Teorema tentang Limit, Barisan Monoton, Barisan Bagian dan Teorema Bolzano-Weierstrass, Barisan Cauchy, Sifat Aljabar Limit Fungsi dan Kekontinuan Fungsi, Fungsi Kontinu, Kekontinuan Seragam, Turunan, Teorema Nilai Rataan dan Teorema L’Hopital Prasyarat : Kalkulus II Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. R.G. Bartle, (1982). Introduction to real analyis. New York : John Wiley & Sons. 2. Soeparno, 2006. Analisis Riil. Yogyakarta : UGM

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

46

PM 305 Kredit Semester

Struktur Aljabar II 3 sks V

Tujuan : Mahasiswa memahami beberapa struktur dalam aljabar dan dapat memanfaatkannya untuk menyelesaikan masalah yang sederhana dalam aljabar, serta mampu berfikir logis dan bernalar secara matematika dsalam menyelesaikan masalah. Pokok Bahasan : Gelanggang: sifat-sifat dan contoh gelanggang, daeraah integral, lapangan dan ideal: subgelanggang, subdaerah integral: sublapangan, karakteristik daerah integral peta, kernel. Gelanggang polinom atas lapangan bilagnan real: sifatsifat dengan contoh, derajat unsur, algoritma pembagian, unsur tereduksi dan tak tereduksi, akar. Prasyarat : Struktur Aljabar I. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. I.N. Herstein. (1975). Topics in algebra. 2nd ed. New York : John Wiley & Sons. Bab 1 s/d 3. 2. G. Birkhoff dan S. Maclane. (1985). A Survey of modern algebra. 3rd. ed New York : MacMillan. 3. M.J.T. Soehakso (1982). Aljabar Abstrak (Ring, Ideal dan Field). Yogyakarta : MIPA UGM. PM 306 Kredit Semester Persamaan Diferensial 3 sks VI

Tujuan : Mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan berbentuk persamaan diferensial dan mampu mengenali beberapa permasalahan nyata yang berkaitan dengan persamaan diferensial. Pokok Bahasan : Klasifikasi persamaan diferensial (P.D.), solusi. Persamaan diferensial tingkat satu: persamaan diferensial eksak, faktor pengintegralan, persamaan dengan peubah terpisah, persamaan linear dan Bernoulli, faktor pengintegralan khusus dan transformasi. Teori dasar PDB, persamaan linear homogen dengan koefisien tetap, metode koefisien tak tentu, variasi parameter. Penggunaan

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

47

persamaan diferensial linear tingkat dua dengan koefisien konstanta: P.D. Vibrasi, gerak bebas tak teredam dan teredam, masalah rangkaian liktrik. Sclusi deret pangkat, metode Frobensius. Sistem P.D. linear: operator differensial, metode operator, sistem P.D. linear dengan koefisien tetap, dua persamaan dalam dua fungsi tak diketahui. Prasyarat : Kalkulus II. Memprasyarati Matakuliah : Masalah Nilai Awal dan Syarat Batas Buku Sumber: 1. Kartono (1994). Penuntun Belajar Persamaan Diferensial. Yogyakarta: Andi Offset. 2. Waluya, SB. 2006. Persamaan Diferensial. Yogyakarta : Graha Ilmu. 3. Marwan dan Said Munzir. 2009. Persamaan Diferensial. Yogyakarta : Graha Ilmu. PM 307 Kredit Semester Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika I 2 sks V

Tujuan : Mahasiswa memahami berbagai prinsip dan prosedur dalam penelitian kuantitatif di bidang pendidikan matematika, untuk memberi bekal kepada mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir (skripsi) dan dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan Matematika Pokok Bahasan : Cara memperoleh pengetahuan, jenis-jenis penelitian, langkah-langkah penelitian kuantitatif, masalah penelitian, tinjauan pustaka dan hipotesis, variabel penelitian, instrumen penelitian, desain penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, teknik analisa data, sistematika proposal penelitian, laporan hasil penelitian. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika II Buku Sumber : 1. Rudi Santoso Yohanes. Handout Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika. Madiun : Universitas Widya Mandala Madiun.

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

48

2008. Laporan PTK. Jakarta : Universitas Terbuka. Teknik Analisis Data. Pokok Bahasan : Formulasi model-model optimasi linear: pendahuluan. dan ketrampilan dalam melaksanakan PTK dalam upaya memperbaiki kualitas pembelajaran matematika Pokok Bahasan : Pengertian dan Karakteristik PTK. fightand side constant. teknik simpleks untuk masalah tranportasi serta uji sensitivitasnya. Teknik Penulisan dan Diseminasi Laporan PTK. sikap. Proposal PTK. IGAK Wardhani dan Kuswaya Wihardit. formulasi aljabar secara umum bentuk kanonik dari model optimisasi linear. alokasi produksi melalui jaringan dll. solusi optimum yang fisibel. Keterbatasan dan Persyaratan PTK. Seminar Proposal PTK. Rencana dan Pelaksanaan PTK.PM 308 Kredit Semester Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika II 2 sks VI Tujuan : Membekali mahasiswa dengan wawasan. Prasyarat : Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika I Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. PM 312 Kredit Semester Program Linear 3 sks VI Tujuan : Mahasiswa dapat memformulasikan masalah-masalah pengambilan keputusan yang standar dari masalah optimisasi model linear serta dapat menyelesaikannya dengan metode pengambilan keputusan secara kuantitatif. Metode simpleks : perpindahan basis. Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Pengumpul Data. Manfaat. dualitas masalah transportasi: keterandaian dari model jaringan masalah transportasi klasik. pemilihan campuran produksi. Langkah Umum PTK. Uji kesensitivitasan dan dualisitas analisis pasca keoptimalan. Refleksi dan Tindak Lanjut. Penelitian Tindakan Kelas. feed ix selection. Representasi aljabar dan geometrik. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 49 . Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran. dualitas dari masalah transportasi. Sifat-sifat solusi optimum. interpretasi geometrik dan representasi penyelesaian pad aruang yang berdimensi n. algoritma simpleks.

Prasyarat : Aljabar Linear. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. M.S. Bazarae. (1977). Linear programmic and network flaws. New York: John Wiley. 2. Susanto, B. (1978). Program Linear. Yogyakarta: FMIPA UGM. PM 315 Kredit Semester Pemrograman Pascal 2 sks V

Tujuan : Mahasiswa memahami dasar-dasar pembuatan program yang berkaitan dengan matematika dan pengajaran matematika berbantuan komputer dengan menggunakan bahasa Pascal. Pokok Bahasan : Mengenal sistem menu Turbo Pascal: menjalankan Turbo Pascal, cara memilih menu, memulai mengetikkan program, mengedit program, menyimpan program, memanggil program, menggunakan compile program. Jenis data dan deklarasinya: jenis-jenis data skalar standard, identitas, variabel, deklarasi VAR dan Operator, konstanta dan deklarasi CONS, deklarasi TYPE, subrange. Pernyataan Output dan Input: pernyataan WRITE dan WRITELN, pernyataan READ dan READLN. Pernyataan Bersyarat: pengertian Blok, Operator Relasional dan Ekspresi Boolean, pernyataan IF ... THEN ..., pernyataan IF ... THEN ... ELSE ..., pernyataan CASE ... OF ..., pernyataan CASE ... OF ... ELSE .... Fungsi standar. Pengulangan Proses (looping): pernyataan WHILE ... DO ..., pernyataan REPEAT ... UNTIL ..., pernyataan FOR ... TO ... DO ..., pernyataan FOR ... DOWN TO ... DO ..., pengulangan proses berganda. Variabel Array: variabel array satu dimensi, variabel array dua dimensi. Prosedur: pengertian prosedur, deklarasi prosedur, ruang lingkup konstant, tipe dan variabel, prosedur berganda, parameter nilai dan parameter variabel. Fungsi: pengertian fungsi, membut dan memanggil fungsi, fungsi berganda, gabungan prosedur dan fungsi. Data Tipe Berkas: berkas, rekaman dan medan, mendeklarasikan berkas, operasi pada berkas, berkas teks. Prasyarat : Pengenalan Komputer Memprasyarati Matakuliah :

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

50

Pemrograman Visual Basic Buku Sumber: 1. Jogiyanto. 1993. Teori dan Aplikasi Program Komputer Bahasa 5.0/5.5 Jilid 1. Jakarta : Andi Offset. 2. Lukito, Ediman. 1993. Belajar Sendiri Pemrograman dengan Turbo 7.0. Jakarta : Elex Media Komputindo 3. Benny D. Sarwono, Bambang Agus Mulyadi, Abimanyu S. Pemrograman Turbo Pascal 4.0. Jakarta : Elex Media Komputindo 4. Agoes Soehianie. 1990. Belajar dengan Cepat dan Mudah Turbo Pascal Versi 4.0/5.0/5.5. Jakarta : Elex Media Komputindo PM 316 Kredit Semester Pemrograman Visual Basic 2 sks VI Pascal Pascal 1988. Pascal

Tujuan : Mahasiswa memahami arti data dan pengolahannya, mampu menggunakan komputer dengan memakai bahasa Pemrograman Visual Basic untuk mengolah data dan menjelaskan konsep-konsep matematik. Pokok Bahasan : Dasar-dasar Pemrograman, Data dan variabel, Kontrol, Properti, Form, Label, Tombol dan Kotak Input, Pernyataan Berkondisi, Loop, Fungsi, Grafik Prasyarat : Pemrograman Pascal. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. VISUAL BASIC 2. Pemrograman Microsoft Visual Basic 6 PM 404 Kredit Semester Metode Numerik 2 sks VIII

Tujuan : Mahasiswa memahami beberapa konsep dasar numerik serta mampu bereksperimen dan mengimplementasikan beberapa metode numerik standart dengan menggunakan komputer. Pokok Bahasan :

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

51

Pengertian galat: definisi, sumber serta contoh suatu galat, perambatan dari galat dan penjumlahan. Mencari akar: metode belah dua, metode Newton dan metode seakan. Interpolasi-inter polasi polinomial, galat pada interpolasi polinomial dan interpolasi dengan menggunakan fungsi “spline”. Pendekatan suatu fungsi: polinom Chebychev dan metode “near minimax apreximation”. Pendiferensialan dan pengintegralan secara numerik: aturan trapesium dan aturan Shimpson, formulasi galat, pendiferensialan secara numerik dan pengintegralan numerik secara Gauss. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Soehardjo. 1985. Analisis Numerik. Surabaya : ITS-ITATS 2. Wahyudin (1987). Metode Analitis Numerik. Bandung : Tarsito. 3. Salusu, A. 2008. Metode Numerik. Yogyakarta : Graha Ilmu. 4. Rinaldi Munir. 2003. Metode Numerik. Bandung : Informatika. PM 405 Kredit Semester Masalah Nilai Awal dan Syarat Batas 2 sks VII

Tujuan : Mahasiswa memahami model matematika dari suatu masalah nyata yang berbentuk persamaan diferensial biasa dengan atau tanpa nilai awal serta mampu memecahkan masalah nyata yang sederhana dalam model matematika berbentuk P.D. biasa dengan nilai awal atau P.D. parsial dengan nilai awal atau/dan nilai syarat batas. Pokok Bahasan : PD dan Matematika Model, PD dengan masalah nilai awal, PD dengan masalah syarat batas, Penerapan PD dengan masalah nilai awal (Pertumbuhan sel, radioaktif, hukum pendingin newton, model pertumbuhan kontinu, model van bertalaffy dari pertumbuhan ikan), penerapan persamaan diferensial orde satu (masalah konsentrasi suatu cairan, masalah model populasi, masalah bunga bank, masalah perubahan suhu, masalah mekanik klasik, pertumbuhan mikroorganisme). Prasyarat : Persamaan Diferensial. Memprasyarati Matakuliah : -

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

52

Persamaan Diferensial. Didi Suryadi.D. Relasi Rekursif. Waluyo. 2001. Persamaan Diferensial dan Matematik Model. Jilid 2.B. Yogyakarta : Graha Ilmu. 2002. Matematika Diskrit Edisi Keempat. Aljabar Boole. Kombinatorial. Bandung : Informatika 4. Kriptografi Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Kartono. Matematika Diskrit Edisi Kedua. Jilid 1. 2002. 3. Teori Graf. Maple untuk Persamaan Diferensial. 3. Pohon (Tree). Fungsi Pembangkit. Balai Pustaka.Buku Sumber: 1. Yogyakarta : J & Learning. 2008. Rinaldi Munir. Matematika Diskrit Edisi Keempat. 1997. Poset dan Lattice. Materi Pokok Matematika Diskrit. 1994. 4. PM 406 Kredit Semester Matematika Diskrit 2 sks VIII : : J : Tujuan : Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mengenal beberapa konsep dan objek matematika yang digunakan dsalam ilmu komputer dan mampu menerapkannya dalam pengkajian ilmu komputer. 2006. Yogyakarta Graha Ilmu. Baiduri. 5. Richard Johnsonbaugh. Persamaan Diferensial. 2. _______. S. Depdikbud. Yogyakarta Andi Offset. Malang UMM Press. Richard Johnsonbaugh. Jakarta : PT Prenhallindo PM 407 Kredit Semester Tujuan : Analisa Kompleks 2 sks VII Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 53 . I Ketut Budiyarsa. Marwan dan Said Munair. 1994. Jakarta : PT Prenhallindo 5. 2. 2002. 2003. Matematika Diskrit I. Penuntun Belajar Persamaan Diferensial. Ph. Pokok Bahasan : Relasi Biner. Jakarta : Universitas Terbuka.

Permulaan Fungsi Perubah Kompleks. gradien. Prasyarat : 1. fungsi kompleks. pemetaan dari Z ke W. Peubah Kompleks : Teori dan Soal. Pokok Bahasan : Bilangan komplek. deret Taylor. Operator diferensial vektor (del). PM 408 Kredit Semester Analisa Vektor 2 sks VIII Tujuan : Mahasiswa mampu menyelesaikan soal-soal/permasalahan yang berkaitan dengan vektor. Fungsi analitik. Hasilkali tripel dan himpunan vektor-vektor resiprokal. Pokok Bahasan : Pengertian vektor dan skalar. Prasyarat : Kalkulus II Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Murray (1987). Geometri Analitika 2. Hasilkali titik dan hasilkali silang. Rumus-rumus yang mengandung del dan invarian. integral permukaan dan integral volum.. fungsi analitik. Yogyakarta : FMIPA UGM. Turunan biasa suatu vektor. fungsi kompleks. medan skalar dan medan vektor. Teorema Green dalam bidang dan teorema integral terkait. dan interval kurva pada bidang kompleks serta hubugnan pengintegralan kompleks dan pengintegralan real. vektor satuan serta vektor satuan tegal lurus. medan vektor konservatif dan potensial skalar. integral biasa dari vektor dan integral garis. deret Laurent. teorema dasar pengintegralan. hukum-hukum aljabar vektor. 2. kontinuitas dan diferensiabel. Teorema divergensi Gauss dan teorema Stokes. Geometri diferensial dan mekanika. dan curl. Integral fungsi kompleks sepanjang kurva reguler pada bidang kompleks. Kalkulus II Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 54 . Komponen sebuah vektor. Soemantri (1973). divergensi. Jakarta : Erlangga. kurva-kurva ruang.Mahasiswa memahami sifat bilangan kompleks. Deret kuasa. pemetaan konform. Spiegel. Rumus diferensiasi dan turunan parsial dari vektor.

Wespakrik. prosedur-prosedur yang menggunakan data dari dua sampel independen. prosedur-prosedur yang menggunakan data dari sampel tunggal. prosedur-prosedur yang menggunakan data dari dua sampel berhubungan. Analisis Vektor. uji-uji Chi Kuadrat untuk memeriksa ketidaktergantungan dan homogenitas. Malang : Universitas Negeri Malang. masalah-masalah dalam pendidikan matematika. 1991. penyajian makalah oleh mahasiswa. laporan penelitian. Pokok Bahasan : Pengertian statistika non parametrik. Analisis Vektor. PM 411 Kredit Semester Statistika Non Parametrik 2 sks V Tujuan : Mahasiswa memahami teknik statistika dengan metode statistika bebas distribusi atau statistika non parametrik disamping statistika parametrik.Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. 1985. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Pokok Bahasan : Karya ilmiah. Surabaya: Unipress IKIP Surabaya. Terjemahan Hans Y. Jakarta: Erlangga. makalah. Ali Saukah. dan melatih kemampuan mahasiswa untuk mengkomunikasikan ide-idenya baik secara tertulis maupun secara lisan. Prasyarat : Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika II Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. Sukahar. dkk. 2. 2007. Murry R Spiegel. PM 409 Kredit Semester Seminar Pendidikan Matematika 2 sks VII Tujuan : Mahasiswa mampu mengembangkan wawasan berkaitan dengan permasalahan yang terdapat di dunia pendidikan matematika. artikel. prosedur-prosedur yang menggunakan Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 55 .

5 Elex Media Komputindo.0. pengujian hipotesis : pengujian rata-rata satu sampel. perancangan percobaan satu faktor.data dari tiga sampel bebas atau lebih. Statistika Non Parametrik Terapan . ukuran bagi data (statistik deskriptif). membuat berbagai tabel statistik. Jakarta Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 56 . statistika non parametrik untuk dua sampel. Madiun : Universitas Widya Mandala. prosedur-prosedur yang menggunakan data dari tiga sampel berhubungan atau lebih. analisis regresi. PM 413 Kredit Semester Statistika Komputer 2 sks V Tujuan : Mahasiswa memperoleh pengetahuan pengolah data dan analisis statistik dengan menggunakan software komputer statistika yang banyak digunakan dalam praktek dan penelitian. (2003) Mengatasi Berbagai Masalah Statistik dengan SPSS versi 11. Wayne W. Prasyarat : Statistika Dasar. Gramedia. serta dapat menerapkan dalam memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan statistika Pokok Bahasan : Pendahuluan SPSS. Bandung 2. Santoso. Alfabeta. Jakarta 3. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Wijaya (2000). statistika non parametrik satu sampel. Daniel (1989). Gatot Iman. perancangan percobaan dua faktor. Analisis Statistik dengan Program SPSS 10. Diktat Statistika Non Parametrik. 2. Singgih Santoso. Syahri Alhusin (2001) Aplikasi Statistik Praktis dengan SPSS 9 Elex Media Komputindo. pengujian hipotesis : pengujian kenormalan dan kesamaan ragam. korelasi peringkat ukuranukuran. Prasyarat : Statistika Dasar Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. tiga sampel atau lebih. analisis korelasi. F. Jakarta. pengujian tiga sampel atau lebih. 2004. pengujian dua sampel.

1995. 1980. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 57 . organisasi dan penglolaan sekolah. Surabaya. Pokok Bahasan : Pembekalan pengetahuan dan ketrampilan kepada mahasiswa untuk mendapatkan berbagai pengalaman lewat pemahaman terhadap landasan filosofis dan konsep-konsep teoritik PPL. 2. Prasyarat : 1. Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) PM 304 Kredit Semester Program Pengalaman Lapangan I 2 sks VI Tujuan : Mahasiswa memiliki bekal dan persiapan untuk melaksanakan praktek mengajar pada sekolah yang telah ditunjuk. Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika Memprasyarati Matakuliah : Program Pengalaman Lapangan II Buku Sumber: 1. UPPL-IKIP Surabaya. Belajar dan Pembelajaran 2.D. Pedoman Pelaksanaan PPSPTK di Indonesia tentang Program Pengalaman Lapangan. PM 403 Kredit Semester Program Pengalaman Lapangan II 2 sks VII Tujuan : Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuannya melaksanakan proses belajar mengajar bidang studi Matematika dan tugas-tugas kependidikan lainnya di sekolah. Penerapannya dilaksanakan dalam kegiatan ajar simulasi dan micro teaching sesuai dengan jurusan atau program masing-masing. Jakarta. serta mengatasi masalah-masalah nyata yang ditemukannya di lapangan sebagai persiapan untuk dapat melaksanakan tugas sebagai guru matematika. jenis-jenis program yang dilaksanakan sekolah. Pokok Bahasan : Orientasi tentang sekolah: kelembagaan sekolah. Pedoman Program Pengalaman Lapangan. masalah dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program. Depdikbud.

analisis hasil penilaian. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 58 . pemecahan masalah nyata di lapangan. Penyiapan laporan PPL: hasil observasi dan partisipasi. partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. pelaksanaan kegiatan tindak lanjut. pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas. penilaian proses dan hasil belajar siswa. Prasyarat : Program Pengalaman Lapangan I Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: Pedoman Program Pengalaman Lapangan setempat. praktek proses belajar mengajar. pelaksanan praktikum di laboratorium. observasi keadaan sarana dan prasarana sekolah. observasi kegiatan praktikum di laboratorium. Partisipasi dalam berbagai kegiatan sekolah: partisipasi dalam rapat-rapat guru. Praktek proses belajar mengajar: penyusunan satuan pelajaran.Observasi di sekolah/kelas: observasi kegiatan belajar mengajar di kelas. Identifikasi dan pemecahan masalah nyata di lapangan: identifikasi masalahmasalah yang ditemukan di lapangan. observasi kegiatan bimbingan dan penyuluhan/bimbingan karir.

perumusan program dan jadwal kegiatan. Penyiapan laporan/skripsi: penyiapan outline. penulisan dan perbaikan laporan/skripsi. Pokok Bahasan : Prasyarat : Sudah menempuh minimal 110 sks Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Dirjen Dikti Departemen P dan K. Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) PM 415 Kredit Semester Kuliah Kerja Nyata 3 sks VI atau VII Tujuan : Pemberian pengalaman kepada mahasiswa secara langsung kepada masyarakat dengan segala permasalahannya guna mempercepat proses pendewasaan mahasiswa dengan cara kerja antar sektoral dan inter-disipliner dalam membantu program pembangunan desa. Pokok Bahasan : Penentuan masalah: identifikasi masalah-masalah dalam pendidikan matematika. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 59 . secara tertulis maupun lisan. pemilihan masalah yang akan dipecahkan. Pelaksanaan kegiatan: pengumpulan data (dari lapangan ataupun kepustakaan). penentuan pendekatan/cara pemecahan masalah. Penyusunan rancangan kegiatan: penajaman masalah. PM 500 Kredit Semester Skripsi 6 sks VII atau VIII Tujuan : Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuannya memecahkan masalah-maslah nyata di bidang pendidikan Matematika serta mengkomunikasikan hasilnya dengan tepat dan tingkat keresmian yang tinggi. pengolahan/analisis data. Pengetahuan Dasar KKN. persiapan administratif (penyelesaian ijin).E. 1984. Persiapan kegiatan: persiapan teknis (penyusunan instrumen/bahan). pencetakan laporan/skripsi.

Sudah menempuh minimal 120 sks Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. 3rd. Ed. Best. Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika II 2. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 60 . Research in Education.W. 2. J. New Delhi: Prentice hall of India. Buku-buku penuntun cara membuat karya ilmiah.Prasyarat : 1.

yang harus dilaksnakan oleh setiap mahasiswa calon guru. B. 5) Evaluasi Proses dan Hasil Belajar Matematika. Program Pengalaman Lapangan II (2 sks). Kepala Sekolah dan Dosen Pembimbing PPL. dilaksanakan diluar Kampus berupa: 1) Observasi persekolahan dan observasi keguruan. 2) Profesi Kependidikan. Arti Dan Tujuan. meliputi: a) Latihan mengajar. Penilaian 1. ketrampilan. Tujuan Pelaksanaan pengalaman lapangan bertujuan untuk menghasilkan pribadi calon guru yang mempunyai seperangkat pengetahuan.BAB VII PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) A. Program Pengalaman Lapangan I (2 sks). Materi Program pengalaman lapangan meliputi: a. Arti Program Pengalaman lapangan adalah praktek kependidikan bagi calon guru. nilai serta sikap dan pola tingkah laku yang diperlukan bagi profesinya. yang merupakan kegitan intra kurikuler. 4) Belajar dan Pembelajaran. C. Isi Program Pengalaman Lapangan (PPL) 1. 2. b) Latihan melaksanakan tugas-tugas keguruan di luar mengajar. Penilaian bersifat: Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 61 . b. b. c. 7). Program Pengalaman Lapangan I. 3) Perkembangan Peserta Didik. Mahasiswa yang telah lulus mata kuliah: 1) Pengantar Pendidikan. dilaksanakan di Kampus berupa simulasi/microteaching. Persyaratan Untuk Melaksanakan PPL II Mahasiswa yang diperkenankan melaksanakan PPL II adalah: a. Mahasiswa yang telah memperoleh kredit minimum 100 sks. 2. Yang berhak menilai: Guru pamong. 2) Latihan ketrampilan keguruan. 2. 6) Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika I dan II. Mahasiswa yang memprogramkan PPL II pada Kartu Recana Studi pada semester yang sedang berlangsung. 1.

Disiplin dalam tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Sekolah/guru pamong.  Cara menjawab pertanyaan siswa. Komponen personal terdiri dari: 1. pembulatannya sebagai berikut: apabila terjadi pecahan.  Ketrampilan/kebaikan menulis di papan tulis. 2) Pelaksanaan mengajar yang meliputi: a) Bahasa pengantar.  Pembinaan disiplin kelas.  Pemberian motivasi. termasuk di dalamnya:  Membuka dan menutup pelajaran. Yang dinilai adalah: a. b) Perencanaan kegitan belajar. Presensi calon guru. Nilai akhir dipergunakan nilai bulat. f) Penyusunan alat evaluasi. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 62 . c) Penerapan segi didaktis/metodis.  Gaya mengajar. 3. e) Pemilihan dan penjabaran materi pelajaran. 2. b. 4. c) Pemilihan dsan penggunaan metode.  Penggunaan bhan ilustrasi/referensi. yaitu dari permulaan sampai akhir kegiatan. Mahasiswa dinyatakan lulus bila mencapai nilai akhir/nilai kesimpulan minimal C. Membimbing. d) Perencanaan penggunaan alat bantu pengajaran/alat peraga. d) Tercapainya tujuan pelajaran. b) Penguasaan materi pelajaran. sikap dan ketrampilan calon guru.  Keberanian dan ketrampilan mengurangi/menghilangkan gangguan kelas. Menyeluruh. c.a. Komponen profesional yang terdiri dari: 1) Persiapan tertulis yang meliputi: a) Perumusan tujuan pengajaran.  Pemberian tugas.  Perhatian pada masing-masing individu siswa. g) Kerapian menulis persiapan. maka angka pecahan  0.  Pandangan mata. b.  Cara mengajukan pertanyaan. yaitu jumlah jam hadir dalam tugas praktek kependidikan (minimal 75% dari seluruh jatah waktu praktek kependidikan). yaitu meliputi aspek pengetahuan. artinya mendorong calon guru agar dapat memperbaiki kekurangannya dan memperkaya/mengembangkan spek-aspek ketrampilan keguruan yang sudah dikuasai.5 dihapus. Kontinu.  Penggunaan alat peraga secara tepat.5 dibulatkan ke atas menjadi satu. Pedoman panilaian: a. angka pecahan  0. b.

2. Ketua Jurusan. Halaman Judul Dalam. Memperhatikan dengan baik tata-tertib di sekolah tempat berpraktek dan ikut melaksanakan serta memeliharanya.Kepemimpinan. 6. Kata Pengantar. terdiri dari: a. 3. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar dan Tugas-tugas lain. Setiap kali hadir meminta tanda tangan persaksian bukti hadir dari guru pamong. Dosen Pembimbing PPL. guru pamong dan dosen pembimbing PPL. 2. 8. Berpakaian dan berhias diri secara sopan. 7. 2. kepala sekolah dan dosen pembimbing PPL dalam melakukan tugas-tugas praktek. Halaman Judul Luar. F. 9. D Tugas Mahasiswa Peserta PPL 1. Menyusun dan menyerahkan laporan observasi persekolahan dan latihan ketrampilan keguruan kepada dosen pembimbing PPL. Guru Pamong. Simpulan dan Saran. Kejujuran dan rasa tanggung jawab dalam tugas. 5. Kepala Sekolah. 3. Hasil Observasi. 2. Mengikuti petunjuk-petunjuk guru pamong. Komponen sosial terdiri dari: 1. Halaman Persetujuan. E. d. Bersama dosen pembimbing menghubungi Kepala Sekolah untuk memperoleh penjelasan-penjelasan sebelum mulai berpraktek. 3. 8. Organisasi Organisasi PPL meliputi: 1. guru pamong serta petugas lain. 7. terutama dalam menangani tugas serta masalah yang dihadapi. Pengelola PPL. 6. c. Koordinator PPL Jurusan. Mahasiswa Peserta PPL. Berkenalan dengan staf sekolah tempat berpraktek. b. Pergaulan di sekolah baik dengan siswa. Melaksanakan praktek keguruan sekurang-kurangnya enam kali tatap muka (6x90 menit) dalam jangka waktu kurang lebih dua bulan. e. c. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 63 . 4. Daftar Isi. 4. Pendahuluan. Format Laporan Laporan PPL II dibuat dengan format sebagai berikut: 1. 4. Kerja sama degnan rekan calon guru. 5.

10. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 64 . Lampiran.

Mahasiswa yang akan menulis skripsi wajib mendaftarkan diri ke Jurusan/Program Studi. 5) memprogramkan penulisan skripsi pada KRS semester yang bersangkutan. b. Tujuan Penulisan Skripsi Tugas penulisan skripsi bertujuan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa calon sarjana dalam memecahkan masalah secara ilmiah dengan cara mengadakan penelitian sendiri. 7) telah menyelesaikan urusan administrasi. Mahasiswa dapat mendaftarkan penulisan skripsi setelah memenuhi syarat sebagai berikut : 1) terdaftar sebagai mahasiswa. Masa berlaku bimbingan penulisan skripsi adalah satu tahun. 3.BAB VIII SKRIPSI A. dan apabila masa bimbingan habis mahasiswa belum dapat menyelesaikan penulisan skripsinya. 2.0. maka mahasiswa yang bersangkutan harus mendaftarkan perpanjangan penulisan skripsi ke Jurusan/Program Studi menurut ketentuan yang berlak. Status Skripsi merupakan mata kuliah yang bersifat wajib yang mempunyai bobot 6 sks. Mahasiswa yang sudah mendaftarkan diri wajib meminta Kartu Bimbingan Skripsi (KBS) ke Kasir. dan selanjutnya menghadap DPS (sesuai daftar yang diterbitkan Jurusan/Program Studi) untuk mengadakan bimbingan penulisan skripsi. 3) lulus dengan nilai minimal C untuk bidang studi yang dipilih sebagai bidang skripsi. Pengertian Skripsi adalah karangan ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program sarjana berdasarkan hasil penelitian suatu masalah yang dilakukan dengan seksama di bawah bimbingan dosen pembimbing skripsi (DPS). B. D. 2) telah memperoleh 110 sks dengan IPK minimal 2. Pendaftaran penulisan skripsi dilakukan pada awal semester. 6) telah menentukan pilihan judul. C. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 65 . menganalisis dan menarik kesimpulan serta menyusun menjadi skripsi. a. 4) lulus semua mata kuliah prasyarat sesuai ketentuan Jurusan/Program Studi. Pendaftaran Penulisan Dan Bimbingan Skripsi 1.

Ujian Skripsi diberikan kepada mahasiswa program sarjana yang telah menyelesaikan penulisan skripsi. dan Mahasiswa. Pembimbingan 1. penguasaan mahasiswa terhadap skripsi. 4. Setiap kegiatan bimbingan skripsi: (tanggal bimbingan dan bab/bagian yang dibahas beserta catatan yang perlu) wajib dicatat pada Kartu Bimbingan Skripsi. Mahasiswa penulis skripsi wajib mencantumkan penulisan skripsinya pada setiap pengisian KRS selama yang bersangkutan masih berada dalam proses penulisan skripsi. teknik atau pengaturan bimbingan skripsi ditentukan dengan kesepakatan antara Pembimbing Pertama. penulisan skripsi (sistematika dan bahasa). yaitu: a. (2) dengan revisi. F. b. Ujian skripsi dilaksanakan secara komprehensif sehingga penilaiannya diberikan dengan memperhatikan semua aspek atau komponen. 5. Pembimbing Kedua/Pembantu.4. tempat. 3. pencatatan ini dijadikan sarana pemantauan perkembangan penulisan skripsi dan sebagai dasar pembuatan Berita Acara Bimbingan Skripsi. dan kemampuan mahasiswa mempertahankan skripsi. 2. E. Ujian Skripsi bertujuan menilai kualitas skripsi dan penugasan mahasiswa atas skripsi yang ditulisnya. di antaranya komponen materi skripsi. Penguji Utama. Ujian Skripsi 1. 7. 6. 8. Sekretaris. dan diadakan satu kali dalam satu tahun. 2. Pembimbing Kedua. Pembimbing Pertama paling rendah berpangkat Lektor Madya atau Lektor Muda berijazah Magister atau Asisten Ahli berijazah Doktor. Panitia Ujian Skripsi terdiri atas Ketua. Jadwal. dan Pembimbing Kedua adalah dosen yang mendapat SK Penugasan dari Dekan. DPS berjumlah 2 orang. bertugas membantu Pembimbing Pertama dalam pembimbingan penulisan skripsi. Hasil ujian skripsi dikualifikasikan sebagai (1) Lulus. terutama dalam bidang teknik penulisan. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 66 . berfungsi memberi bimbingan dan menilai skripsi dari awal sampai akhir. Mahasiswa dikatakan lulus ujian skripsi apabila nilai kesimpulan ujian skripsi serendah-rendahnya C dengan tidak berkewajiban merevisi skripsi. Setiap penguji skripsi berkewajiban memberi nilai. 4. 3. Pembimbing Pertama/Utama. 5. Ujian Skripsi dilaksanakan oleh Panitia Penguji Skripsi yang ditetapkan oleh Dekan atas usul Ketua Program Studi. dan (3) Tidak Lulus. Dalam penulisan skripsi mahasiswa dibimbing oleh Dosen Pembimbing Skripsi (DPS). dan Penguji Anggota.

dan Dekan. Mahasiswa yang telah lulus ujian skripsi. Skripsi yang sudah diujikan (dan lulus) dijilid dengan menggunakan sampul kertas (hard cover) dengan warna sesuai dengan ketentuan Jurusan/Program Studi. Naskah skripsi ditulis dalam bahasa Indonesia baku. mahasiswa tetap harus berkonsultasi dengan DPS-nya. Dalam merevisi skripsinya. 11. Berita Acara Bimbingan Skripsi dan Abstrak Skripsi yang sudah ditandatangani oleh Pembimbing dan Dekan masing-masing rangkap tiga. G. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 67 .9. 14. wajib menyerahkan kepada Sekretariat Jurusan / Program Studi: a. 12. 10. Naskah skripsi diketik dengan spasi ganda pada kertas HVS berukuran kuarto dengan huruf (ketik manual/komputer) berukuran standar. Mahasiswa lulus dengan revisi tidak merevisi skripsi dan tidak menyerahkan hasil revisi skripsi sesuai dengan ketentuan yang diberikan. Ketentuan Naskah 1. baik yang lulus tanpa revisi maupun yang lulus dengan revisi sudah menyelesaikan revisinya. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus ujian skripsi wajib mengulang tugas penulisan skripsinya pada periode berikutnya. Mahasiswa dikatakan lulus dengan revisi jika nilai kesimpulan ujian skripsi serendah-rendahnya C dengan kewajiban merevisi skripsinya dalam batas waktu paling lama dua bulan terhitung satu hari setelah ujian skripsi. 13. (Tim) Penguji. Mahasiswa lulus dengan revisi diakui kelulusannya bila yang bersangkutan telah merevisi skripsi dan menyerahkan hasil revisi skripsinya kepada panitia Penguji Skripsi. ujian skripsinya dikatakan gugur (tidak lulus). b. 2. Empat jilid skripsi yang telah mendapat pengesahan dari Dosen Pembimbing Skripsi. 15. Mahasiswa dikatakan tidak lulus jika nilai kesimpulan ujian skripsinya kurang dari C. 3.

yaitu untuk menyusun skripsi atau laporan akhir dalam program studi. misalnya: surat kabar. b. Bagian Teks Bagian Teks usulan proposal penelitian memuat: 1. Judul proposal penelitian. jurusan dsan fakultas tertentu Universitas Widya Mandala Madiun. Sub-bagian Judul Sub-bagian Judul memuat: a. d. nama terang. Pendahuluan Dalam bagian ini peneliti menyajikan latar belakang dan alasan-alasan mengapa masalah yang akan diajukan perlu diteliti. 1. A. c. Di bawah nama dicantumkan nomor mahasiswa yang terdiri atas: nomor induk mahasiswa dan NIRM. lengkap dengan tanda tangan. majalah. hasil penelitian pada masa lalu. gelar akademik. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 68 . Bagian Inti. c. B. keputusan atau kebijakan pemerintah. Alasan-alasan tersebut disusun secara logis sehingga mengantar peneliti (dan orang yang membaca usulan tersebut) ke masalah yang akan diteliti. Literatur yang membahas masalah tersebut. b. buku. Teori yang berkaitan dengan masalah tersebut. Maksud usulan proposal penelitian. Nama mahasiswa yang ditulis dengan lengkap. dan tahun di bawah kata-kata “Diajukan pada tanggal”. Waktu pengajuan ditunjukkan dengan menuliskan tanggal. Sub-bagian persetujuan Pembimbing Sub-bagian ini memuat persetujuan Pembimbing I dan Pembimbing II. dan Bagian Akhir. 2. bulan. Pengalaman peneliti.BAB IX SISTEMATIKA PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN UNTUK SKRIPSI Proposal penelitian untuk skripsi terdiri atas Bagian Awal. Alasanalasan itu dapat bersumber pada salah satu atau beberapa hal berikut ini: a. dan tanggal persetujuan mereka. Bagian Awal Bagian Awal berupa suatu halaman yang memuat judul proposal penelitian dan persetujuan pembimbing.

peneliti dapat mengungkapkan masalah-masalah yang timbul. 4. Selain definisi mengenai variabel-variabel. Kemudian. Tetapi. Pada perumusan masalah secara spesifik. Di samping itu. dengan penjelasan seperlunya. jadi dirumuskan lagi secara lebih spesifik. secara umum juga peneliti dapat menyebutkan manfaat apa yang dapat diperoleh apabila jawaban atas masalah tersebut dapat dicari. Contoh variabel yang telah jelas artinya: tinggi badan manusia. latar belakang sosial-ekonomis. maka masalahmasalah tersebut mula-mula dapat dirumuskan secara umum. kemudian. 3. perumusan tujuan dapat juga dibagi atas perumusan tujuan secara umum dan perumusan tujuan secara spesifik. Perumusan Masalah Dalam bagian ini masalah yang akan diteliti dirumuskan secara lebih eksplisit. Manfaat Penelitian Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 69 . Contoh variabel yang dapat menimbulkan kekaburan atau perbedaan penafsiran sehingga perlu diberi arti/definisi yang jelas: sikap terhadap pembangunan (atau terhadap hal lain). Dalam bagian ini masalah-masalah tersebut baru diungkapkan secara umum. dalam arti terdiri atas bagian-bagian atau sub-sub masalah. masalah-masalah tersebut dirinci lebih lanjut atas bagian-bagian atau sub-sub masalah. Dalam bagian ini variabel-variabel yang akan diperiksa (yaitu yang terlibat dalam masalah-masalah di atas) disebutkan lagi secara eksplisit. definisi atau arti istilahistilah lain yang dipergunakan yang kiranya dapat menimbulkan kekaburan atau perbedaan penafsiran perlu diberikan. atau pertanyaan-pertanyaan yang perlu dicari jawabannya. misalnya: “Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas akan sangat membantu bagi peningkatan/pembinaan”. variabel-variabel yang akan diperiksa dalam penelitian yang bersangkutan harus tampak jelas. Perumusan Variabel dan Pembatasan Istilah. apabila masalah-masalah utama yang akan diteliti telah cukup spesifik. setelah latar belakang dan alasan-alasan dikemukakan. Perumusan tujuan perlu disesuaikan dengan perumusan masalah.Dalam bagian ini. 2. Selain variabel-variabel yang kiranya dapat menimbulkan kekaburan atau perbedaan penafsiran perlu diberi arti secara jelas (dalam bentuk definisi umum) dan diberi arti secara operasional (dalam bentuk definisi operasional). maka masalah-masalah yang ada tidak perlu dirinci lebih lanjut. Tergantung pada masalah yang ada. setiap masalah perlu dirumuskan dalam kalimat tanya. Tujuan Penelitian Dalam bagian ini peneliti merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan penelitinya. 5. Perumusan masalah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: Apabila masalah-masalah pokok yang akan diteliti cukup besar.

Penulisan laporan penelitian yang final. oleh peneliti. Penyempurnaan usulan proyek penelitian. 7. Untuk setiap variabel. d.Dalam bagian ini peneliti merumuskan manfaat yang dapat diperoleh dari hasil penelitiannya secara lebih spesifik. b. 10. studi kasus. Populasi dan sampel penelitian (jika ada). Pengolahan data. atau dapat juga memuat pendapat atau hasil kajian teoretis yang relevan dari berbagai ahli. Teknik/macam analisis data. Pengumpulan data. d. Penulisan draft laporan penelitian. atau untuk bidang keilmuan atau profesi si peneliti. Secara garis besar. f. 6. Jenis penelitian. Variabel-variabel yang diperiksa. eksperimen. Yang dimaksud dengan “manfaat” di sini adalah manfaat untuk kepentingan bidang keilmuan atau bidang profesi si peneliti. mengenai banyaknya waktu yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian. b. sejak dari penyempurnaan usulan proyek penelitian sampai dengan penulisan laporan penelitian yang final. Pengadaan alat pengumpulan data. teknik dan alat pengumpulan data. 9. c. Bagian ini dapat meliputi: a. Fakta yang dikemukakan sedapat mungkin diambil dari sumber aslinya. Uraian mengenai langkah-langkah kerja secara keseluruhan. sejak dari pengadaan. e. Dalam uraian tersebut hendaknya ditunjukkan bahwa masalah yang akan diteliti belum terjawab atau belum terpecahkan secara memuaskan. e. bentuk data. Nama penulis dan tahun penerbitan dari semua sumber yang dipakai harus disebutkan. g. misalnya survey. Rencana Biaya Penelitian Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 70 . Hipotesis (jika ada) 8. c. Penjadwalan Kegiatan Bagian ini berisi perkiraan yang realistik. Tinjauan Pustaka/Landasan Teori Bagian ini memuat uraian sistematik tentang hasil-hasil penelitian terdahulu yang ada kaitannya dengan penelitian yang akan dilakukan. f. bagian ini meliputi hal-hal berikut ini: a. Metode Penelitian Metode penelitian meliputi cara dan prosedur yang akan ditempuh oleh peneliti dalam rangka mencari jawaban atas masalah-masalah yang diajukan (dalam rangka mencapai tujuan penelitian). Alat pengumpulan data sampai dengan penyusunan laporan final.

Bagian Akhir Bagian ini terdiri atas daftar kepustakaan dan lampiran (jika ada). misalnya: kertas.Bagian ini memuat perkiraan peneliti mengenai biaya-biaya langsung yang akan diperlukan untuk melaksanakan penelitian. C. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 71 . 1. dan sifatnya hanya melengkapi usulan proyek penelitian. karbon. biaya perjalanan. 2. Lampiran (jika ada) Dalam lampiran terdapat informasi yang diperlukan pada pelaksanaan penelitian. biaya perbanyakan laporan. misalnya kuesioner. Daftar Kepustakaan Daftar kepustakaan berupa daftar semua buku dan dokumen tertulis yang menjadi pendukung bagi peneliti. baik dalam membuat usulan proyek penelitian maupun dalam melaksanakan penelitian secara keseluruhan.

.. Asumsi dan Keterbatasan Penelitian (jika diperlukan). Masing-masing bagian dapat dirinci sebagai berikut: 1...... E. bagian inti dan bagian akhir.......... D. Manfaat Penelitian... BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............ F........ Analisis Data....... Ruang Lingkup Penelitian. Instrumen Penelitian.. C. yaitu bagian awal. (tanda-tanda lain) 2. D... Latar Belakang Masalah. . BAB IV HASIL PENELITIAN Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 72 . Isi dan Sistematika Skripsi Isi dan Sistematika Skripsi terbagi atas tiga bagian utama....BAB X SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI A..... B......... C.. Bagian Awal Hal-hal yang termasuk dalam bagian awal ini ialah: Halaman Sampul Halaman Judul Lembar Penyataan Bukan Plagiat Lembar Persetujuan Pembimbing Lembar Pengesahan Penguji Kata Pengantar Abstrak Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran Daftar . Rumusan Masalah. Populasi dan Sampel.. Pengumpulan Data. B.. Tujuan Penelitian.... BAB III METODE PENELITIAN A. Bagian Inti Bagian ini berisi inti isi skripsi yang meliputi: BAB I PENDAHULUAN A.. Rancangan Penelitian..... Hipotesis Penelitian (jika ada). E.. Definisi Istilah atau Definisi Operasional Variabel (jika diperlukan). G.

Kesimpulan. B. Deskripsi Data.. Bagian Akhir Pada bagian akhir ini memuat: Daftar Pustaka.” . Hal-hal yang dicantumkan dalam lembar persetujuan pembimbing ini adalah (1) teks “Skripsi oleh . dan Jurusan diketik dengan huruf kapital. nama dan nomor induk mahasiswa (NIM). Lembar Penyataan Bukan Plagiat Lembar Persetujuan Lembar persetujuan memuat persetujuan dari para pembimbing skripsi. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 73 . (2) teks “Skripsi Diajukan kepada Universitas Widya Mandala Madiun untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan dalam Menyelesaikan Program Sarjana Pendidikan Matematika”. Jurusan Pendidikan Matematika dan waktu (bulan-tahun) lulus ujian skripsi. B.A. ini telah disetujui untuk diuji. Lampiran-lampiran. B. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. isi dan formatnya sama dengan halaman sampul. Pengujian Hipotesis. Halaman Sampul Halaman sampul berisi: judul skripsi secara lengkap. (3) nama lengkap Universitas. (4) bulan (diketik dengan huruf kecil kecuali huruf pertama) dan tahun lulus ujian skripsi. Semua huruf dicetak dengan huruf kapital. rapi dan serasi. lambang Universitas Widya Mandala Madiun.. nama lengkap dan nomor induk pegawai (NIP) Pembimbing I serta Pembimbing II. 3. maka berikut ini diuraikan isi yang terkandung dalam masing-masing unsur tersebut. Halaman Judul Halaman judul terdiri dari dua halaman. Komposisi huruf dan tata letak masing-masing bagian diatur simetris. diketik dengan huruf kecil kecuali huruf-huruf pertama dari nama dan NIM.. Isi Bagian Awal Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang unsur-unsur dari bagian awal skripsi yang telah disebutkan di atas. Riwayat Hidup. Fakultas. Halaman pertama. nama dan nomor induk mahasiswa. Halaman judul lembar yang kedua memuat: (1) judul skripsi secara lengkap yang diketik dengan huruf kapital. Saran. BAB V PEMBAHASAN BAB VI PENUTUP A.

Di dalam teks abstrak disajikan secara padat intisari skripsi yang mencakup latar belakang. metode yang digunakan. dicantumkan judul skripsi secara lengkap yang diketik dengan huruf kecil kecuali huruf-huruf pertama dari masing-masing kata.Lembar Pengesahan Lembar Pengesahan berisi pengesahan skripsi oleh para penguji dan dekan. diikuti dengan tahun lulus ujian skripsi yang diketik dalam tanda kurung. Dalam abstrak dicantumkan kata kunci yang ditempatkan di bawah nama dosen pembimbing. Dengan kata kunci kita bisa menemukan judul-judul skripsi beserta abstraknya dengan mudah. Kemudian. Semua judul bab diketik dengan huruf kapital. sedangkan judul sub-bab dan anak sub-bab hanya huruf awalnya saja yang diketik dengan huruf kapital. lembaga. Panjang teks tidak lebih dari dua halaman keras ukuran kuarto. Tulisan KATA PENGANTAR diketik dengan huruf kapital. Jumlah kata kunci ini sekitar lima buah. hasil-hasil yang diperoleh. Daftar gambar Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 74 . kesimpulan yang dapat ditarik. Pengesahan ini baru diberikan setelah diadakan penyempurnaan isi skripsi oleh mahasiswa yang bersangkutan sesuai dengan saran-saran yang diberikan oleh para penguji pada saat berlangsungnya ujian skripsi. Di bawah nama dituliskan nama jurusan (tidak boleh disingkat). Nama penulis skripsi dicantumkan di bawah judul. Abstrak Pada bagian awal dan terpisah dari teks abstrak. nama fakultas dan nama lembaga. judul sub-bab. nama lengkap dan NIP dari masingmasing dewan penguji serta ketua jurusan. organisasi dan/atau pihak-pihak lain yang telah banyak membantu dalam mempersiapkan. Teks di dalam abstrak diketik dengan spasi tunggal (satu spasi) dan panjangnya tidak lebih dari dua halaman kertas ukuran kuarto. Daftar Isi Di dalam halaman isi dimuat judul bab. masalah yang diteliti. pada akhir teks dicantumkan kata “Peneliti” tanpa menyebut nama terang. dan (kalau ada) saran yang diajukan. melaksanakan dan menyelesaikan penulisan skripsi. Daftar isi hendaknya menggambarkan garis besar organisasi keseluruhan isi skripsi. simetris di batas atas bidang pengetikan dan tanpa tanda titik. Kata Pengantar Di dalam halaman kata pengantar dicantumkan ucapan terima kasih peneliti skripsi yang ditujukan kepada orang-orang. dan judul anak subbab yang disertai dengan nomor halaman tempat pemuatannya di dalam teks. tanda tangan. dan ditempatkan di pojok kanan bawah. Di dalam lembar persetujuan dosen penguji ini terdapat tanggal-bulan-tahun dilaksanakannya ujian. Kemudian dicantumkan nama dosen pembimbing I dan II lengkap dengan gelar akademiknya. Kata kunci diperlukan untuk komputerisasi sistem informasi ilmiah. Teks kata pengantar diketik dengan spasi ganda (dua spasi).

Bab I Pendahuluan Pendahuluan adalah bab pertama dari skripsi yang mengantarkan pembaca untuk dapat menjawab pertanyaan apa yang diteliti. dan Penutup. dalam arti memungkinkan dikumpulkannya data untuk menjawab pertanyaan yang diajukan itu. kajian Pustaka. Dapat juga dikatakan bahwa perumusan masalah merupakan pernyataan yang lengkap dan terinci mengenai ruang lingkup masalah yang akan diteliti berdasarkan identifikasi dari pembatasan masalah. dan (8) batasan istilah. judul gambar. Daftar . Pembahasan. dan nomor halaman tempat pemuatannya dalam teks. Rumusan masalah yang baik akan menampakkan variabel-variabel yang diteliti. (7) ruang lingkup penelitian.. dan teknik. Oleh karena itu. Rumusan Masalah Perumusan masalah merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan yang ingin dicarikan jawabannya. Metode Penelitian. maka perlu ada daftar mengenai lambang-lambang atau tanda-tanda lain yang digunakan dalam skripsi tersebut. seperti singkatan atau lambang-lambang dalam matematika. (2) rumusan masalah. jelas dan dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. baik teoretik ataupun kesenjangan praktis yang melatar belakangi masalah yang diteliti. ilmu eksakta. padat. Rumusan masalah hendaknya disusun secara singkat. Judul gambar yang memerlukan lebih dari satu baris diketik dengan spasi tunggal. (tanda-tanda lain) Jika dalam suatu skripsi banyak digunakan tanda-tanda lain yang mempunyai makna esensial. Selain itu. masalah yang dipilih untuk diteliti mendapat landasan berpijak yang lebih kokoh. rumusan masalah hendaknya dapat diuji secara empirik. Antara judul gambar yang satu dengan yang lainnya diberi jarak dua spasi. (5) kegunaan penelitian. Rincian isi dari masing-masing bab diuraikan pada bahasan berikut ini. Contoh: “apakah terdapat hubungan antara tingkat kecerdasan siswa SMP dengan prestasi belajar mereka dalam mata pelajaran Matematika?” Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 75 . C. (6) asumsi dan keterbatasan penelitian.Pada halaman daftar gambar dicantumkan nomor gambar. (3) tujuan penelitian. Hasil Penelitian. jenis atau sifat hubungan antara variabel-variabel tersebut... dan subjek penelitian. Latar Belakang Masalah Di dalam bagian ini dikemukakan adanya kesenjangan antara harapan (das Sollen) dan kenyataan (das Sein). untuk apa dan mengapa penelitian itu dilakukan. bab pendahuluan ini pada dasarnya memuat (1) latar belakang masalah. Isi Bagian Inti Bagian inti dari skripsi terdiri dari enam bab. yaitu Pendahuluan. Di dalam latar belakang masalah ini telah dipaparkan secara ringkas tentang teori. kesimpulan seminar dan diskusi ilmiah maupun pengalaman atau pengamatan pribadi yang terkait erat dengan pokok masalah yang diteliti.. Secara demikian. (4) hipotesis penelitian. hasil-hasil penelitian.

Pertama. Ruang Lingkup Penelitian Hal-hal yang dikemukakan pada bagian ini ialah variabel-variabel yang diteliti. keterbatasan ruang lingkup kajian yan gterpaksa dilakukan karena alasan-alasan prosedural dan teknik penelitian ataupun karena faktor logistik. Keterbatasan penelitian menunjuk kepada suatu keadaan yang tidak bisa dihindari dalam penelitian. Dari uraian dalam bagian ini diharapkan dapat disimpulkan bahw apenelitian terhadap masalah yang dipilih memang layak untuk dilakukan. dan lokasi peneltiian. Isi dan rumusan tujuan penelitian mengacu kepada isi dan rumusan masalah penelitian. Misalnya. keterbatasan penelitian berupa kendala yang bersumber dari adat tradisi. Asumsi dan Keterbatasan Penelitian Asumsi dan keterbatasan penelitian tidak harus selalu ada di dalam skripsi. seringkali pembahasan tentang asumsi dan keterbatasan penelitian diperlukan agar pembaca dapat menyikapi temuan penelitian sesuai dengan kondisi yang ada. Definisi Istilah dan Definisi Operasional Variabel Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 76 . uraian dalam sub-sub kegunaan penelitian berisi alasan kelayakan atas masalah yang diteliti. peneliti mengajukan asumsi bahwa sikap seseorang dapat diukur dengan menggunakan skala sikap. Keterbatasan yang sering dihadapi menyangkut dua hal. Pembahasan secara rinci akan dilakukan dlam bagian metode penelitian (Bab III). Jika masalah penelitian dirumuskan dengan menggunakan kalimat tanya. Dengan kata lain. Hanya saja ada perbedaan dalam cara merumuskannya. Kedua. maka rumusan tujuan penelitian dituangkan dalam bentuk kalimat pernyataan.” Manfaat Penelitian Pada bagian ini ditunjukkan kegunaan atau pentingnya penelitian terutama bagi pengembangan ilmu atau pelaksanaan pembangunan dalam arti luas. sedangkan asumsi metodologis berkenaan dengan metodologis penelitian. Asumsi substantif berhubungan dengan permasalahan penelitian. Contoh: “Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui besarnya hubungan antara tingkat kecerdasan siswa SMP dengan prestasi belajar mereka dalam matapelajaran Matematika. Namun demikian. etika dan kepercayaan yang tidak memungkinkan peneliti untuk mencari data yang dinginkan. tetapi dapat langsung memanfaatkan metodologis.Tujuan Penelitian Tujuan penelitian mengungkapkan tentang sasaran yang ingin dicapai dengan dilakukannya penelitian terhadap masalah yang telah dikemukakan pada bagian sebelumnya. Dalam hal ini ia tidak perlu membuktikan kebenaran hal yang diasumsikannya itu. Uraian mengenai ketiga hal ini dilakukan secara amat singkat karena maksud utamanya adalah untuk memberikan gambaran utuh dalam bentuknya yang ringkas mengenai fokus penelitian. populasi atau subjek penelitian. Asumsi penelitian adalah anggapan-anggapan dasar tentang penelitian.

karena dengan teramatinya konsep atau konstruk yang diselidiki. Untuk dapat memberikan deskripsi teoretis terhadap variabel yang diteliti. disertasi. maka akan memudahkan untuk mengukurnya. dan argumentasi atas hipotesis yang diajukan. Dari uraian di atas dikemukakan bahwa kajian pustaka memuat dua hal pokok. Definisi operasional diberikan kepada variabel yang akan diteliti. Secara tidak langsung definisi operasional itu akan menunjuk alat pengambil data yang cocok digunakan. mengurangi. mengalikan. Definisi istilah disampaikan secara langsung. dlam arti tidak diuraikan asal-usulnya. Bab II Tinjauan Pustaka Tinjauan Pustaka Setelah masalah berhasil dirumuskan dengan baik. Contoh definisi operasional dari variabel “prestasi aritmatika” ialah kompetensi dlam bidang aritmatika yang meliputi menambah. Selanjutnya. Tegasnya. Istilah yang perlu diberi batasan ialah istilah-istilah yang berhubungan dengan konsep-konsep pokok yang terdapat di dalam skripsi. Namun segera harus dicatat bahwa tidak setiap penelitian kuantitatif memuat hipotesis. membuka kemungkinan bagi orang lain selain peneliti untuk melakukan hal yang serupa sehingga apa yang dilakukan oleh peneliti terbuka untuk diuji kembali oleh orang lain. membagi. Sebelum mengajukan hipotesis peneliti wajib mengkaji teori-teori dan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah yang diteliti. Definisi operasional adalah definisi yang didasarkan atas sifat-sifat hal yang didefinisikan yang dapat diamati. dan Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 77 . argumentasi atas hipotesis yang diajukan menuntut peneliti untuk mengintegrasikan teori yang dipilih sebagai landasan penelitian dengan hasil kajian mengenai temuan penelitian yang relevan. maka langkah berikutnya dalam metode ilmiah adalah mengajukan hipotesis. Di samping itu. Hal ini dimaksudkan agar diperoleh jawaban yang dapat diandalkan. Kriteria bahwa suatu istilah mengandung konsep pokok ialah jika istilah itu terkait erat dengan masalah yang diteliti atau variabel penelitian. Penyusunan definisi operasional perlu dilakukan. tetapi lebih menitik beratkan pada pengertian yang diberikan oleh peneliti. Dengan demikian tidak sepenuhnya benar kalau ada orang yang menganggap bahwa dalam penelitian ilmiah boleh diajukan hipotesis tanpa didukung oleh teori dan/atau kerangka berpikir yang jelas dan mantap. maka diperlukan adanya kajian teori yang mendalam. Berdasarkan deskripsi teoritis dan argumentasi tersebut barulah dirumuskan hipotesis seperti jurnal penelitian. dan menggunakan desimal. yaitu deskripsi teoretis tentang objek (variabel) yang diteliti. buku teks.Definisi istilah diperlukan apabila dipikirkan akan timbul perbedaan pengertian atau kekurang-jelasan makna seandainya batasan itu tidak diberikan. pembahasan terhadap hasil-hasil penelitian itu tidak dilakukan secara terpisah dalam suatu sub-bab tersendiri. skripsi. Dalam kegiatan ilmiah dugaan atau jawaban sementara terhdap suatu masalah haruslah menggunakan pengetahuan ilmiah (ilmu) sebagai dasar argumentasi dalam mengkaji persoalan. yaitu dugaan atau jawaban sementara terhadap permasalahan yang diajukan. tesis. laporan penelitian.

dalam Rumusan Hipotesis tidak hanya disebutkan adanya hubungan atau perbedaan antara variabel. peneliti dapat berargumentasi berdasar teori-teori yang pada waktu itu dipandang paling representatif. Pemilihan bahan pustaka yang akan dikaji biasanya didasarkan kepada dua kriteria. Rumusan Hipotesis hendaknya bersifat definitif atau direksional. yaitu bahan pustaka yang isinya bersumber pada temuan penelitian. Dalam penelitian eksperimental. apakah penelitian eksploratori. rancangan penelitian yang dipilih adalah yang paling memungkinkan peneliti untuk mengendalikan (mengontrol) variabel-variabel lain yang diduga ikut berpengaruh terhadap variabel-variabel terikat (dependent variabel). Pemilihan rancangan penelitian dalam penelitian eksperimental selalu mengacu pada hipotesis yang akan diuji. Rancangan penelitian dapat diartikan sebagai strategi mengatur latar (setting) penelitian. Meskipun demikian. laporan seminar dan diskusi ilmiah. terbitan-terbitan resmi pemerintah dan lembaga-lembaga lain.pun uraian mengenai rancangan penelitian masih tetap diperlukan. (2) Populasi dan Sampel. Prinsip kemutakhiran ini penting karena ilmu berkembang dengan cepat. Rumusan Hipotesis Hipotesis penelitian diajukan setelah Peneliti melakukan kegiatan Pustaka. Hal serupa berlaku juga terhadap penelaahan leporan-laporan penelitian. Dengan prinsip kemutakhiran ini. dalam penelitian non-eksperimental. (3) Instrumen Penelitian. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang secara teoritis dianggap paling mungkin dan paling tinggi tingkat kebenarannya. dan (2) prinsip relevan (relevance). prinsip relevansi diperlukan karena sangat kecil manfaatnya menguraikan teori atau hasil penelitian yang paling mutakhir dalam suatu cabang ilmu yang tidak ada sangkut pautnya dengan masalah yang diteliti. Akan lebih baik jika kajian teoretik dan telaah terhadap temuan-temuan penelitian didasarkan pada sumber kepustakaan primer. Bab III Metode Penelitian Pokok-pokok bahasan yang terdapat dalam bab Metode Penelitian paling tidak mencakup (1) Rancangan Penelitian.makalah. bahasan dalam sub-bab rancangan penelitian berisi penjelasan tentang jenis penelitian yang dilakukan ditinjau dari tujuan dan sifatnya. (4) Pengumpulan Data. Artinya. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 78 . Pada penelitian non-eksperimental. yakni (1) prinsip kemutakhiran (recency) kecuali untuk penelitian historis. deskriptif. melainkan telah ditujukan sifat hubungan atau keadaan perbedaan itu. Submer kepustakaan sekunder dapat dipergunakan sebagai penunjang. Sebuah teori yang efektif pada suatu periode mungkin sudah ditinggalkan pada periode yang lain. Rancangan Penelitian Pembahasan mengenai rancangan atau desain (design) penelitian yang dipilih menjadi sangat penting apabila penelitian yang dilaksanakan termasuk dalam jenis penelitian eksperimental. karena hipotesis penelitian adalah Rangkuman dari kesimpulan-kesimpulan teoritis yang di peroleh dari kajian Pustaka. Kemudian. dan (5) Analisis Data.

eksplanatori. Untuk alat dan bahan. harus disebutkan secara cermat spesifikasi teknis dari alat yang diungkapkan dan karakteristik bahan yang dipakai. maka semakin besarlah kemungkinan kekeliruan dalam generalisasi. Syarat berikutnya ialah dimilikinya tingkat keterandalan (reliabilitas) yang memadai. Akan tetapi jika sasaran penelitiannya adalah seluruh anggota populasi. Penjelasan yang akurat tentang karakteristik populasi penelitian sangat penting dilakukan agar jumlah sampel dan cara pengambilannya dapat ditentukan secara tepat. Pada bagian ini terlebih dulu dikemukakan jabaran (variabel-variabel) yang diteliti sampai terwujud dalam bentuk indikator-indikator. Instrumen Penelitian Dalam bidang ilmu eksakta istilah instrumen penelitian kadangkala dipandang kurang tepat karena belum mencakup keseluruhan hal-hal yang digunakan dalam penelitian. akan lebih cocok menggunakan istilah subjek penelitian. Pengumpulan Data Isi bahasan dalam bagian ini menguraikan tentang: (a) langkah-langkah yang ditempuh dan teknik yang dipakai untuk mengumpulkan data. Dengan langkah ini lebih menjamin bahwa instrumen yang dibuat cocok (valid) dengan variabel yang diukur ditinjau dari segi isinya (content validity). Sesudah itu barulah diuraikan tentang prosedur pengembangan instrumen pengumpul data atau pemilihan alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian. dalam arti mencerminkan keadaan populasinya secara cermat. survai atau yang lain. tetap ada kewajiban baginya untuk melaporkan karakteristik (validitas dan reliabilitas) dari instrumen yang dipakai. Oleh karena itu. Hal lain yang perlu juga diungkapkan dalam pembahasan instrumen penelitian ialah cara pemberian skor atau kode terhadap masing-masing butir pertanyaan-pertanyaan. Ketepatan (validitas) merupakan syuarat pokok pertama yang harus dipenuhi oleh sebuah instrumen yang baik. Populasi dan Sampel Istilah populasi dan sampel tepat digunakan jika penelitian yang dilakukan memakai sampel sebagai subjek penelitian. Tujuannya ialah supaya sampel yang dipilih benarbenar representatif. Di samping penelitian serta sifat hubugnan antara variabel-variabel tersebut. Kerepresentativan sampel merupakan kriteria terpenting dalam pemilihan sampel dalam kaitannya dengan maksud menggenerealisasikan hasil-hasil penelitian terhadap sampel kepada populasinya. sub-bab instrumen penelitian bisa diganti dengan ‘Alat dan Bahan’. (b) Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 79 . Apabila instrumen yang digunakan tidak dibuat sendiri oleh peneliti. Dari uraian di atas dapat diringkaskan bahwa hal-hal yang dibahas dalam bagian Populasi dan Sampel adalah: (a) identifikasi dan batasan-batasan tentang populasi atau subjek penelitian. (b) prosedur dan teknik pengambilan sampel. serta (c) besarnya sampel.

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 80 . perlu juga dijelaskan tentang alasan pemilihannya. maka pembahasannya tidak perlu dilakukan secara panjang lebar. Bagian kedua memuat uraian tentang hasil pengujian hipotesis. Jika peneliti menggunakan orang lain sebagai pembantu pelaksana pengumpul data. Teknik Analisis Data Pada bagian ini diuraikan tentang jenis analisis statistik yang digunakaan. Bagian pertama berisi uraian (deskripsi) tentang karakteristik masing-masing variabel. Materi yang disajikan dalam Bab IV dari skripsi adalah temuan-temuan yang penting dari variabel yang diteliti dan hendaknya dituangkan secara singkat namun bermakna. Rumus-rumus dan perhitungan yang digunakan untuk menghasilkan temuan-temuan tersebut diletakkan di dalam lampiran.kualifikasi dan jumlah personel yang terlibat dalam proses pengumpulan data. maka uraian tentang analisis ini perlu dilakukan secara lebih rinci. tabel maupun grafik tidak dengan sendirinya bersifat komunikatif. simpangan baku. Tidak demikian halnya dengan statistik non-parametrik. nilai rerata (mean). ada jenis statistik yang dapat dipilih. Oleh karena ituk. Sebaliknya. Proses mendapatkan ijin penelitian. walaupun tidak dapat dilewatkan dalam proses pelaksanaan penelitian. Pemilihan jenis analisis data sangat ditentukan oleh jenis data yang dikumpulkan dengan tetap berorientasi pada tujuan yagn hendak dicapai atau hipotesis yang hendak diuji. perlu dijelaskan pemilihan serta upaya mempersiapkan mereka untuk menjalankan tugas. Beberapa teknik analisis statistik parametrik memang lebih canggih dan karenanya mampu memberikan informasi yang lebih akurat jika dibandingkan dengan teknik analisis sejenis dalam statistik non-parametrik. Dalam statistik inferensial terdapat statistik parametrik dan statistik non-parametrik. laporan mengenai hasil-hasil yang diperoleh sebaiknya dibagi menjadi dua bagian besar. menemui pejabat yang berwenang dan hal lain yang sejenis tidak perlu dilaporkan. Deskripsi Data Dalam deskripsi data untuk masing-masing variabel dilaporkan hasil penelitian yang diolah dengan teknik statistik deskriptif seperti distribusi frekuensi disertai dengan grafik yang berupa histogram. Dilihat dari metodenya. yaitu: statistik deskriptif dan statistik inferensial. Temuan penelitian yang sudah disajikan dalam bentuk angka-angka statistik. serta (c) jadwal waktu pelaksanaan pengumpulan data. Setiap variabel dilaporkan dalam sub-bab tersendiri dengan merujuk kepada rumusan masalah atau tujuan penelitian. atau yang lain. Bab IV Hasil Penelitian Dalam penelitian yang menguji hipotesis. jika teknik analisis data yang digunakan tidak sering digunakan (kurang populer). Namun untuk dapat menerapkannya secara tepat banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Apabila teknik analisis data yang dipilih sudah cukup dikenal. Di samping mengemukakan tentang jenis atau teknik analisis data yang digunakan. yang pokok untuk diperhatikan dalam analisis data ialah ketepatan teknik analisisnya bukan kecanggihannya.

Hal ini tidak berarti mengulang uraian yang telah ada dalam Bab II. Pertama. karena belum menjelaskan letak ketidak sempurnaan instrumen yang dipakai. (3) mengintegrasikan emuan penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan yang telah mapan. atau menunjukkan bagaimana tujuan penelitian itu dicapai. Dalam upaya menjawab masalah penelitian atau tujuan penelitian. Kedua. Pembahasan hasil penelitian menjadi penting manakala hipotesis penelitian yang diajukan ditolak. misalnya instrumen yang dipakai tidak sahih (valid) atau kurang dapat diandalkan (reliabel). Membandingkan hasil penelitian yang diperoleh dengan temuan penelitian lain yang relevan akan mampu memberikan taraf kredibilitas yang lebih tinggi terhadap hasil penelitian kita. Sekali lagi. karena kesalahan metodologis. faktor non-metodologis. seperti adanya intervensi variabel lain sehingga menghasilkan kesimpulan yang berbeda dengan hipotesis yang diajukan. Namun. Sementara itu. Pembahasan justru akan menjadi lebih menarik jika di dalamnya dicantumkan juga temuan orang lain yang berbeda. dan masing-masing diikuti dengan hasil pengujiannya serta penjelasan atas hasil pengujian itu secara ringkas dan padat. Hipotesis penelitian perlu dikemukakan sekali lagi dalam bab ini sekaligus dengan rumusan hipotesis nol. dan (4) memodifikasi teori yang ada atau menyusun teori baru. Hal ini tidak berarti bahwa hanya hasil penelitian yang mendukung penelitian kita saja yang dibahas dalam perbandingan ini. penafsiran terhadap temuan penelitian dilakukan dengan menggunakan logika dan teori-teori yang ada. (2) menafsirkan temuantemuan penelitian. Pengintegrasian temuan penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan yang sudah ada dilakukan dengan jalan menjelaskan temuan-temuan penelitiannya dalam konteks khasanah ilmu yang lebih luas. pernyataan semacam ini tidak cukup. penjelasan terhadap hasil pengujian hasil – hasil pengujian hipotesis ini terbatas pada interpretasi atas angka statistik yang diperoleh dari perhitungan maupun ‘print out’ komputer. Hal ini dilakukan dengan membandingkan temuan-temuan penelitian yang diperoleh dengan teori dan temuan empirik lain yang relevan. Banyak faktor yang menyebabkan sebuah hipotesis ditolak. Pengajuan Hipotesis Pemaparan tentang hasil pengujian hipotesis pada dasarnya tidak berbedsa dengan penyajian temuan penelitian untuk masing-masing variabel. Bab V Pembahasan Pembahasan terhadap temuan-temuan penelitian yang telah dikemukakan di dalam Bab IV mempunyai arti penting dari keseluruhan kegiatan penelitian. harus disimpulkan secara eksplisit hasil-hasil yang diperoleh.Penjelasan terhadap hal tersebut diperlukan. dan pada saat yang sama peneliti mampu memberikan penjelasan teoretis maupun metodologis bahwa temuannya memang lebih akurat. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 81 . bahasan pada tahap ini perlu dibatasi pada hal-hal yang bersifat faktual. tidak mencakup pendapat pribadi (interpretasi) peneliti. Dalam pembahasan. Tujuan dari pembahasan ini ialah: (1) menjawab masalah penelitian.

Dengan demikian. Isi Bagian Akhir Bagian akhir dari skripsi bisa memuat banyak hal. Saran dapat ditujukan kepada perguruan tinggi. dan (c) riwayat hidup. Apabila uraian tentang hasil penelitian (Bab IV) dan pembahasan (Bab V) terlalu pendek untuk dipecahkan menjadi dua bab. Kemudian. Bab VI Penutup Pada Bab VI atau bab terakhir dari skripsi dimuat dua hal pokok. saran yang diajukan hendaknya telah spesifik. Meskipun demikian. instansi. Dengan kata lain. Hal ini penting jika penelitian yang dilakukan bermaksud mengkaji teori (penelitian dasar). D.. kesimpulan penelitian terikat secara substantif terhadap temuan-temuan penelitian yang mengacu pada tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Jika teori yang dikaji ditolak sebagian hendaknya dijelaskan bagaimana modifikasinya. namun yang benar benar relevan dan mampu memperkaya temuan penelitian yang diperoleh. jawatan. dinas. dan penolakan terhadap seluruh teori haruslah disertai dengan rumusan teori baru. yaitu kesimpulan dan saran. konistensi isi dantata urutan rumusan masalah. maka Bab V dapat digabungkan ke dalam Bab IV sehingga menjadi sub-bab. pembahasan dan kesimpulan hasil penelitian. hal-hal yang dimasukkan dalam bagian ini adalah yang mendukung atau terkait erat dengan uraian yang terdapat pada bagian inti skripsi. Tata urutannya pun hendaknya sama dengan yang ada di dalam Bab IV. Saran Saran yang diajukan hendaknya selalu bersumber pada temuan penelitian. Kesimpulan juga dapat ditarik dari hasil pembahasan. Untuk skripsi. (b) lampiranlampiran. hasil yang diperoleh dan kesimpulan penelitian tetap terpelihara. Saran yang baik nampak dari rumusannya yang bersifat rinci dan operasional. jika orang lain hendak melaksnakan saranitu. Kesimpulan penelitian merangkum semua hasil penelitian yang telah diuraikan secara lengkap dalam Bab IV. secara otomatis Bab VI (Penutup) akan menjadi Bab V. tujuan yang keempat dari pembahasan hasil penelitian ialah untuk menjelaskan tentang modifikasi teori atau menyusun teori baru. Di samping itu. Akhirnya. tujuan penelitian. isi yang perlu ada pada bagian akhir adalah: (a) daftar pustaka. atau yang lain yang dianggap layak. Dengan demikian saran tersebut tidak keluar dari batas-batas lingkup dan implikasi penelitian. lembaga pemerintah maupun swasta. Kesimpulan Isi kesimpulan penelitian yang pertama dan utama ialah yang terkait langsung dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 82 . Artinya.Elaborasi terhadap kekurangan atau bahkan kesalahan-kesalahan yang ada akan menjadi salah satu pijakan untuk menyarankan perbaikan bagi penelitian sejenis di masa yang akan datang. ia tidak mengalami kesulitan dalam menafsirkan atau mengaplikasikannya.

Bagi yang sudah berkeluarga. tempat dan tanggal lahir. Tata cara penulisa daftar pustaka dibahas pada Bagian IV. proses menghitung suatu harga statistik. Riwayat Hidup Riwayat hidup penulis skripsi hendaknya disajikan secara naratif. seperti instrumen penelitian. dapat mencantumkan nama suami/istri dan putra-putrinya. riwayat pendidikan. rumus-rumus statistik yang digunakan. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 83 . Sebaliknya. surat ijin dan bukti telah melaksanakan pengumpulan data penelitian. Artinya. Hal-hal yang perlu dimuat dalam riwayat hidup ini ialah nama lengkap penulis ksripsi. dan informasi tentang prestasi yang pernah diraih selama belajar di perguruan tinggi maupun pada waktu duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah. bahan pustaka yang hanya dipakai sebagai bahan bacaan tetapi tidak dirujuki dalam teks skripsi tidak boleh dimasukkan dalam daftar pustaka. semua bahan pustaka yang disebutkan dalam batan tubuh skripsi harus dicantumkan dalam daftar pustaka. Lampiran-lampiran Lampiran-lampiran hendaknya berisi keterangan-keterangan yang dipandang penting untuk skripsi. dan masih bisa ditambah dengan hal yang lain. Keterangan penting itu ditaruh dalam lampiran dengan maksud agar tidak mengganggu kelancaran informasi yang terdapat dalam bagian inti skripsi. Untuk mempermudah pemanfaatannya.Daftar Pustaka Bahan pustaka yang dimasukkan dalam daftar pustaka harus sudah disebutkan dalam teks skripsi. Teknik Penulisan dalam pedoman ini. setiap lampiran harus diberi nomor urut dengan menggunakan angka Arab. pengalaman berorganisasi. data mentah hasil penelitian.

DAFTAR PUSTAKA Buku Pedoman Akademik Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Tahun Akademik 2009/2010 Buku Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Tahun Akademik 2005/2006 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 84 .

.......................................................................................................................................................................................................................... .............................................................................................................................. .......................................................................................................................................................................................... ......................................................................... ........................................................ ....................................................................... .......................................... ...................................................................CATATAN : ............................................................................................................................ ................................................................................................ .... Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 85 ................................. ............ ......................... .............................................. ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... .................. ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................ .................................... ............................................................................................................ .................................................................................................................................................................................................................................................... ........................................................................................... CATATAN : ....................................... ........................................................................ .................................................. ............................................................... ...................................................................... .................................................................................... ....................................

......................................................................................................................................................................................... Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 86 ......................................................................................................................................................................................................... ............................................................................................................................................................................................................................ ......................................................................................... ............................................................................... ...................................................... .............................................................................................................................. ................ ........................... ....... ........................ ......................................................................................................................... .................................................................................................................................................................................................................................................................................. .............................................................................................................................................................................................................................................................. ................................................................................................... .......... ................................ ......................................................................... ........... ................................................. ....................... ......................................................................................................... ................ ................................................................................................................................................................................ ........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................ ..........................................................................................................................................................................................................

............................................................................... .................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. ................................................................................................................................................................................................................................................................... ........................................................................................... ...................................... .................................................. ..................................................................................................................................................................................................... .............. ..................................................................................................................................................................................................................................... ................. ..................................................................................................................................................................................... ..................................................................... ........................................................... .......................................... ......... ...................... ..................................... .. .............................................................. ....................................................................................... ................................................................................................................................................... ............... Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 87 ............................................... ......................................................................................................................................... ....................................................................................................................................................................................... .........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................CATATAN : .................. ...........

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful