TUGAS RANGKUMAN “PERKEMBANGAN INTELEKTUAL” Dosen Pengampu : Sumiarso

DISUSUN OLEH : 1. Riyan Kusuma Adi 2. Eni Purwaningsih 3. Kasriati Dewi 292011207 292011220 292011233

KELAS : RS11F FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA 2012

imbecil (25-49).sangat cerdas (130-139). Kecerdasan intelektual merupakan suatu kapasitas yang terdiri : 1. Struktur pengetahuan dan tahap perkembangan kognitif Istilah kognitif mulai dikemukaan pada awal tahun 60an ketika teori pieget ditulis dan dibicarakan. penalaran. Kecerdasan (IQ) pada umumnya dapat diklasifikasikan atas :genius (>140).serta kemampuan memahami.dan di dalamnya tedapat aspek : persepsi. di bawah normal (80-89). 2. Faktor S (special factor) yang berfungsi dalam perbuatan khusus yang khas.dan kronologis/kalender dikalikan dengan seratus.mensin-tesis. normal (90-109). dan berfikir logis. ingatan.menganalisis. Faktor C (common factor) yang merupakan rumpun dari beberapa faktor khusus. kelancaran menggunakan kata-kata. dan ideot (<24). debil (50-59). Pengertian kognitif meliputi aspek struktur intelek yang dipergunakan untuk mengetahui sesuatu . mirip dengan bakat. Fungsi intelektual berkaitan dengan intelegensi dinyatakan sebagai kecerdasan. melakukan pengamatan. bodoh (70-79). mengingat. dan 3. memahami ruang. di atas normal (110-119). . yaitu: kemampuan verbal. IQ (intellegence quotient) merupakan hasil bagi usia mental dengan usia tanggapan. memecahkan masalah matematis. Menurut Thurston (Sukmadinata. cerdas (120-129). symbol. 2003) ada tujuh faktor C. Factor G (general factor) yang mendasari hampir semua perbuatan individu. pikiran. dan pemecahan persoalan .Perkembangan Intelektual Intelek adalah kemampuan psikis yang menetap dalam proses berfikir untuk membuat hubungan mengevaluasi.

b.pada fase ini anak sudah bias berfikir abstrak.serta c. Kongkrit operasional ( 7-11 tahun ) . Identitas dalam mengenali benda-benda yang ada.dan poses akomodasi . Piaget membagi tahap perkembangan kognitif ke dalam 4 tahap : 1.yang terjadi pada semua penahapan perkembangan kognitif ditemukan adanya hokum atau pola yang berlaku dalam tahapan perkembangan .peniruan. Resiprokasi sebagai kemampuan untuk melihat hubungan timba balik . Tahap pra operasional ( 2-7 tahun ) . Negasi sebagai kemampuan anak dalam mengerti proses yang terjadi diantara kegiatan dan memahami hubungan antara keduanya.mengkonservasi angka melalui 3 macam poses operasi yaitu : a. Tahap sensori motor ( 0-2 tahun ) . Kedua proses asimilasi dan akomodasi terjadi bersamaan dan saling melengkapi (komplementer ) dalam pembentukan struktur pengetahuan seseorang . Formal operasional ( 11 tahun – dewasa ) . 3. Pembentukan struktur pengetahuan dikembangkan berdasarkan konsep dasar teori kognitif piaget yang ditemukan berkenaan dengan adanya urutan yang sama dalam perkembangan kognitif anak.Berdasarkan konsep dasar ini. 4.(2) adaptasi atau penyesuaian terhadap lingkungan yang dilakukan melalui proses asimilasi . . Sistem itu kemudian dipengaruhi oleh factor-faktor lingkungan .tetapi ada perbedaan dalam waktu seseorang mencapai tahan perkembangan kognitif tertentu.dan sistematis mengenai sesuatu yang abstrak dan memikirkan hal yang akan dan mungkin terjadi.ketika orang atau anak belajar dan berinteraksi dengan lingkungannya ia melihat adanya system yang mengatur dari dalam diri anak yang cenderung menetap. 2.dan permainan .pada masa ini anak sudah bisa melakukan berbagai macam tugas .hipotesis.Perkembangan kognitif merupakan proses dan interaksi dinamis individu dengan lingkungannya.Dengan adanya adaptasi melalui asimilasi maupun akomodasi maka individu mencapai keseimbangan ( evilibrium ) untuk sementara waktu.pada fase ini anak belajar mengenal lingkungan dengan menggunakan symbol bahasa.Sistem yang mengatur dari dalam mempunyai 2 faktor yakni :(1) skema yang diperlihatkan dengan adanya pola teratur yang melatar belakangi tingkah laku seseorang.pada tahap ini anak enggunakan pengindraan dan aktifitas motorik untuk mengenal lingkungannya . Selain itu .

konsep berkembang dari yang sederhana menjadi komlpleks. Konsep mempengaruhi seseorang dalam menyesuaikan diri pribadi dan sosial. Factor -faktor mempengaruhi perkembangan intelek Ada beberapa faktor yang mempengaruhi dan turut menentukan perkembangan intelektual yaitu: 1. 2. Konsep mempunyai muatan emosional khususnya saat arti baru dan arti lama digabungkan. Namun demikian . latihandan nilai-nilai yang serupa akan membimbing anak kearah konsep yang serupa. Intelegensi atau tingkat kecerdasan mempengaruhi kemampuan anak untuk mengerti atau memahami sesuatu. 6.diharapkan orang tua dan guru dapat mengembangkan kemampuan kognitif dan intelektual anak dengan tepat sesuai dengan usia perkembangan kognitifnya.dari kongkrit menjadi abstrak. 7. Konsep sering bertahan terhadap perubahan sampai ditemukan konsep baru yang lebih baik dan memuaskan. Konsep mempunyai hubungan yang bersifat hierarkis yang menunjukan kesadaran bahwa benda mempunyai persamaan dan perbedaan. Kesempatan belajar yang diperoleh anak. Perkembangan konsep mengikuti suatu pola seperti konsep baru dikaitkan dengan yang telah ada.tergantung pada intelegensi anak dan kesempatan belajar. Kondisi organ pengindraan sebagai saluran yang dilalui kesan indera dalam perjalananya ke otak (kesadaran). Menurut Hurlock ( 1990 ) konsep pada anak memiliki ciri-ciri berikut : 1. 3.misalnya benda yang ditangkap atau dipersepsi anak yang buta warna akan berbeda dengan yang punya penglihatan normal. Konsep bersifat individual. 2. 4. Tidak ada dua anak yang mempunyai kemampuan kecerdasan dan pengalaman belajar yang persis sama. 3. Konsep perkembangan secara bertahap dari suatu yang tidak terlalu jelas menjadi semakin jelas dengan menemukan perbedaannya.Dengan mengetahui tahap perkembangan kognitif tersebut. 5. . tetapi ada juga yang berkembang dari spesifik menjadi umum dengan cara menenmukan persamaan sesuatu berdasarkan pengalaman.

konsep yang keliru dan salah dapat yang disebabkan oleh informasi yang salah. 3.terjadinya kelambanan biasanya disebabkan oleh tingkat kecerdasan di bawah normal dan kurangnya mendapat kesempatan mendapat pengalaman. . Kepribadian anak dalam memandang kehidupan dan menggunakan suatu kerangka acuan berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan berdasarkan pada penyesuaian diri dan cara pandang anak terhadap dirinya sendiri (konsep diri). Kelambanan perkembangan otak yang dapat mempengaruhi kemampuan bermain dan belajar di sekolah serta penyesuaian diri dan social anak. penalaran keliru.film dsb. 1.pengalaman yang tebatas. Dalam perkembangan intelek. Kesulitan dalam membenarkan konsep yang salah dan tidak realistik. Jenis kelamin. 6. 2.hal ini biasanya berkenaan dengan konsep diri dan social.pemikiran tidak realistis.mudah percaya. 5.4.karena pembentukan konsep anak laki-laki atau perempuan sejak kecil telah dilatih dengan cara yang dianggap sesuai dengan jenis kelaminya.dapat juga terjadi kendala dan bahaya seperti berikut ini yang mempengaruhi perkembangan anak secara keseluruhan. Tipe pengalaman yang didapat anak secara langsung akan berbeda jika anak mendapat pengalaman secara tidak langsung dari orang lain atau informasi dalam buku. dan imajinasi yang sangat berperan. yang kadang mengakibatkan kebingingan pada anak sehingga menghambat penyesuaian diri dan sosial anak. serta salah menafsirkan arti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful