2013

Tugas Metopel “ SURVEY”

Kelompok Fatirinus Nim :1010307055022 Nirwan Nim: Suriyadi Nim:1010307055071

Pelita Indonesia 4/1/2013

Survey Catatan b. Survei Menggunakan Wawancara Kelompok e. Penelitian Survei Melalui Telepon d. Survei Menggunakan Angket c. Survei dengan Melakukan Wawancara Individual Langkah-langkah penelitian survey Kesimpulan Daftar Pustaka .Daftar Isi Cover Daftar Isi Kata Pengantar Bab I Pendahuluan Rumusan Masalah Tujuan Bab II Prinsip-prinsip penelitian survey Jenis-jenis penelitian survey a.

kami juga sangat mengharapkan banyak masukan kritik dan saran yang membangun guna untuk menyempurnakan makalah ini agar menjadi lebih baik.KATA PENGANTAR Di dorong oleh rasa tanggung jawab yang besar sebagai mahasiswa kami membuat makalah ini untuk menyelesaikan tugas membuat makalah tentang Survey. Makalah yang kami buat ini di harapkan mampu sedikit banyak membantu untuk memahami dan mengerti tentang apa itu Survey. Pekanbaru 01 April 2013 Tim Penyusun .Materi dalam makalah ini sebagian kami ambil dari materi ajar yang diberikan oleh dosen pengajar dan beberapa yang kami ambil dari internet. Sebagai penyusun . kami berharap makalah ini bermanfaat sebagai penambah pengetahuan tentang apa itu interpesoanl skill.

permasalahan yang guru hadapi sudah tentu membutuhkan penyelesaian. Mereka bingung dan tidak tahu mau menggunakan cara apa dan memulai dari mana untuk menjawab keingintahuan mereka.1 Latar Belakang Salah satu ciri khas manusia adalah selalu berusaha untuk mengetahui sesuatu. Untuk menyelesaikan suatu permasalahan ataupun pertanyaan dibutuhkan metode penelitian tertentu. Beda permasalahan atau pertanyaan membutuhkan penggunaan metode penelitain yang berbeda pula. Metodologi penelitian menggunakan beberapa metode pendekatan dalam menyelesaikan suatu permasalahan.BAB I PENDAHULUAN 1. Sebagai kesehariannya manusia dan bagian tugas dari dunia seringkali kependidikan. Metodologi penelitian merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui sesuatu yang belum mereka ketahui atau memecahkan masalah yang mereka temui dan pada akhirnya menemukan cara penyelesaiannya. . menemukan guru dalam menjalankan berbagai permasalahan.Permasalahan . Suatu contoh permasalahan atau pertanyaan yang timbul dibenak guru yaitu tentang bagaimanakah tanggapan siswa terhadap penggunaan obyektiftes dan essay tes pada ulangan harian yang diberikan oleh guru serta model tes yang manakah yang disenangi siswa?.Untuk mengetahui sesuatu yang sama sekali baru seseorang seringkali kebingungan. Mengingat tentang pentingnya peranan penelitian maka guru sebagai bagian dari dunia kependidikan yang seringkali menemukan permasalahan dalam hal pembelajaran ataupun berbagai permasalahan pendidikan lainnya dipandang perlu untuk memiliki pengetahuan yang cukup tentang penelitian itu sendiri. Salah satu cara penyelesaian permasalahan tersebut adalah dengan melakukan penelitian. Pemilihan suatu metode penelitian ataupun jenis penelitian yang dilakukan akan sangat menentukan keberhasilan penyelesaian suatu masalah. Pertanyaan tersebut dapat terjawab dengan melakukan penelitian survey oleh karena itu pengetahuan tentang penelitian survey sangat diperlukan guna menjawab secara tuntas permasalahan tersebut.

Apakah prinsip-prinsip dari penelitian survey? Ada berapa jenis penelitian survey? Bagaimanakah prosedur penelitian survey? 1. 3. Mengetahuijenis-jenispenelitian survey.1. 2. 2.2 Rumusan Masalah Untuk mengetahui lebih jelas tentang penelitian survey. 3.3 Tujuan Adapun tujuannya adalah untuk: 1. Mengetahuiprosedurpenelitian survey. . ada beberapa masalah yang kami rumuskan yaitu: 1. Mengetahui prinsip-prinsip dari penelitian survey.

c. 1989) Pertama Survei untuk tujuan eksplorasi atau penjajagan. Peneliti juga dapat melakukan survey eksplorasi terhadap keputusan pemerintah menetapkan standar pendidikan yang baru selain kurikulum. yakni untuk menjelaskan hubungan kasual dan pengujian hipotessa d. termasuk di dalamnya deskripsi tentang usaha-usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengawal kurikulum baru tersebut. Penjajagan (eksploratif) Deskriptif Penjelasan (explanatory atau confirmatory). penelitian survei untuk mencari penjelasan atau eksplanasi atas suatu keadaan. Kedua. Ketiga.BAB II PEMBAHASAN 2. apeneliti akan menghimpun bukti empiric tentang variable-variabel yang diduga menjadi penyebab tersebut. atau penyebab terjadinya kegagalan dalam mencapai prestasi dalam ujian nasonal. Sebagai contoh pada saat pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang kurikulum baru maka peneliti dapat melakukan survey eksplorasi untuk mengetahui sikatp guru terhadap kurikulum baru tersebut.1 Prinsip-Prinsip Penelitian Survey Menurut Singarimbun dan Effendi (1989). Evaluasi Prediksi atau meramalkan kejadian tertentu di masa yang akan datang Penelitian operasional Pengembangan indikator-indikator sosial (Singarimbun dan Effendi. e. Dalam hal ini. f. b. g. Seperti penelitian untuk mencari faktor-faktor yang menjadi peneyebab terjadinya anak putus sekolah. penelitian survey adalah penelitian yang mengambil sample dari satu populasi dan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. Survei merupakan pengamatan atau penyelidikan yang kritis untuk mendapatkan keterangan yang baik terhadap suatu persoalan tertentu di dalam daerah atau lokasi tertentu atau suatu studi ekstensif yang dipolakan untuk memperoleh informasi-informasi yang dibutuhkan. peneliti tidak memiliki hipotesis atas permasalahan yang akan dipecahkan melalui survei yang dilakukaannya. penelitian survei juga ditujukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan dalam kondisi tertentu. Dalam hal ini. . Penelitian survey dapat digunakan untuk maksud: a. survei untuk mendeskripsikan seberapa jauh kurikulum baru telah terimplementasi di lapangan. Menurut Daniel dalam Balipaper (2010) . Misalnya.

Kedelapan. Dalam penelitian nonreaksi ini. Misal dengan adanya kurikulum baru yang menurut penjelasannya sudah dikurangi muatan jam pertemuannya.2 Jenis – Jenis Penelitian Survey Dalam konteks pendidikan dan tingkah laku. penelitian survei juga dapat untuk menggali prediksi atas suatu kebijakan yang akan diterapkan. 2010). Dalam hal ini dapat pula untuk mencari umpan balik sebagai dasar perbaikan terhadap program yang sedang berjalan (formatif) atau mencari umpan balik untuk mengambil keputusan apakah program perlu dievisi/diganti jika akan dilaksanakan kembali (sumatif). Survey model catatan ini mempunyai keuntungan dibanding model lainnya. Disamping itu. Seperti survei untuk menentukan indicator pemerataan pendidikan. apakah menjadikan peserta didik dapat meraih hasil yang lebih baik. penelitian survei untuk membuat proyeksi ke depan. survei untuk menggali berbagai faktor yang akan mendukung dan menghambat penerapan suatu kebijakan baru. yaitu bahwa objektivitas informasi yang diperolah lebih objektif dan bisa dipertanggungjawabkan. Kesembilan. termasuk: . Seberapa jauh program Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan sebagai suatu bentu desentralisasi dan otonomi pendidikan sudah dapat berjalan akan data dijawab melalui penelitian survei evaluatif. penelitian survey minimal dapat dikelompokkan menjadi lima macam yaitu (Sukardi. karena dalam kegiatan penelitian ini banyak menggunakan sumber-sumber yang berupa catata atau informasi nonreaksi. Seperti adanya kebijakan akan diterapkannya kurikulum baru. akan dapat digali pendapat umum mengenai seberapa jauh kemungkinan keberhasilannya. 2. survey menggunakan sumber catatan ini mempunyai kelebihan. penelitian survei untuk tujuan operasional. penelitian survei untuk mengembangkan indikator sosial secara berkala. Kelima. indikator tingkat pencapaian prestasi siswa secara nasional (Subali. 2007): a. bagaimana jalannya kebijakan tersebut dan bagaimana hasil yang akan dicapai. Ketujuh.Keempat penelitian survei untuk tujuan mengevaluasi keberhasilan program (efektifitas dan efisiensinya). Misalnya. Survey Catatan Jenis survey ini sering disebut survey of records. penelitian ini biasanya tidak banyak melibatkan jawaban langsung dari subjek orang atau subjek yang diteliti.

penelitian ini temasuk aman. Beberapa kelemahan yang dimiliki oleh penelitian survey catatan diantaranya adalah sebagai berikut:    Peneliti terhalang dengan sumber catatan yang memiliki sifat confidential atau rahasia Negara. dan  Jika catatan tepat dan up to date. Survei Menggunakan Angket Jenis kedua adalah metode survei dengan menggunakan angket atau kuisioner. sebaiknya kita perlu mengetahui keunggulan dan .   Catatan merupakan sumber informasi yang tidak dapat bereaksi terhadap perlakuan yang diterima yang berasal dari peneliti. sehingga lebih cepat diakses Catatan yang ada memungkinkan dilakukan perbandingan secara historis adan dilakukan secara analisis kecenderungan dari suatu keadaan ke keadaan lain yang berbeda. Dinegara-negara dimana masyarakatnya lebih maju tingkat pendidikannya. dan obsolete atau kadaluwarsa Adanya aturan untuk usia suatu catatan dapat diketahui public sehingga membuat perbandingan tidak valid. atau mungkin juga pribadi. karena itu. b. tidak tepat. misalnya catatan higky secret negara maka baru se5telah masa 30 tahun. Sumber-sumber catatan mungkin sekali tidak lengkap. Disamping kelebihan diatas. mereka dapat menjadi acuan perbandingan yang sangat baik. rahasia negara tersebut dapat dubuka public. kelompok. tetapi untuk negara kita masih memerlukan pencermatan secara insentif. murah dan tidak berpindah-pindah tempat. utamanya jika peneliti tidak untuk diketahui menerangkan bagaimana catatan dikumpulkan dan diadministrasi Tujuan pencatatan biasanya tidak berhubungan dengan kegiatan survey. Survei dengan angket biasanya didistribusikan ke responden melalui jasa pos. Catatan pada umumnya hanya berupa informasi factual yang masih memerlukan kajian lebih lanjut guna mencapai kebermaknaannya. Walaupun demikian. peneliti menyeleksi bagian informasi yang relevan dan menganalisisnya dengan menggunakan teknik yang tepat. Sumber-sumber yang ada. survey menggunakan sumber catatan juga mempunyai kelemahan yang apabila peneliti tidak menyadari akan dapat meminimalkan efektivitas penelitian itu sendiri.   Oleh  Catatan dapat menyebabkan salah persepsi.

diantaranya adalah seperti berikut:  Kemungkinan terjadi tingkat pengembalian responden rendah. Karenanya penelitian ini ternyata juga mempunyai keunggulan dan kelemahan. sederhana. Pada penelitian ini.   Dapat diadministrasi dengan lebih mudah. Penelitian Survei Melalui Telepon Penelitian survey jenis lainnya adalah penelitian dengan menggunakan jasa telepon. jika dibandingkan dengan menggunakan alat pengumpul data lainnya. Keunggulan penelitian survey dengan menggunakan angketi diantaranya adalah bahwa penelitian survey dengan model angket :   yang jauh  menarik. dan Merupakan penelitian dengan biaya murah. dan Dapat direncanakan dengan penampilam angket bagus. kemudian mengatakan kepada mereka maksud dan tujuannya memperoleh informasi yang diinginkan adalah jawaban dari mereka. misalnya : wawancara dan observasi. pengisian angket dapat dilakukan dengan model Dapat direncanakan dengan penampilan angket bagus. Seiring dengan kemajuan teknologi.   Tidak ada kepastian bahwa pertanyaan dalm angket diketahui maksudanya oleh responden Tidak ada kepastian bahwa yang menjawab adalah responden yang dimaksud oleh peneliti c. penelitian survey melalui telepon juga maju dan banyak digunakan baikd alam bidang pendidikan maupun pada penelitian social. Ini terjadi jika responden memiliki tingkat pendidikan rendah atau banyak melibatkan orangorang tua.  menarik. dan Karena alasan tertentu. Keunggulan penelitian survey melalui telepon . sederhana.kelemahan penelitian survey dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. peneliti dengan menggunakan buku petunjuk telepon (buku kuning) menghubungi responden. Dapat menjangkau responden dengan jumlah besar dan tempat tinggal anonym atau merahasiakan nama responden Kelemahan penelitian survey data menggunakan angket.

karena tidak semua masyarakat memiliki sarana komunikasi telepon Hilangnya beberapa keuntungan yang ada pada wawancara langsung seperti hilangnya ekspresi wajah. gerak anggota badan tangan dan kaki. d. mereka masing-masing dan mereka cenderung lebih jujur Kelemahan survey melalaui telepon  Banyak penduduk yang belum memeiliki pesawat komunikasi telepon.Sepeti model penelitian lainnya survey menggunakan telepon. misalnya: di Lebih mudarh jika dibandingkan dengan metode wawancara langsung Mamungkinkan meghibungi respoden dalam jumlah besar Dapat dilakukan dengan waktu fleksibel. Peneliti dalam menggali informasid alam grup. sehingga menghasilkan suatu gambaran yang lebih baik tentang keadaan subjek atau objek yang diteliti. yaitu sebagai berikut. Penelitian survey dengan menggunakan gurp wawancara mempunyai beberapa keuntungan. yaitu dimana responden rumah. serta gambaran lingkungan rumah responden. misalnya siang dan sore hari dimana para responden sudah berada dirumahnya masing-masing Dapat mencakup daerah tinggal yang lebih luas. Kondisi ini jika diabaikan akan mempengaruhi tingkat representativeness atau keterwakilan responden   Strata masyarakat yang ada tidak dapat dijangkau generalisasi yang terwakili. Teknik ini mirip dengan wawancara perorangan. Survei Menggunakan Wawancara Kelompok Penelitian survey lain yang juga banyak digunakan oleh para peneliti adalah survey dengan menggunakan wawancara kelompok. yaitu sebagai berikut:     berdomisili  Responden merasa lebih mudah dalam berkomunikasi. mempunyai beberapa keunggulan beberapa diantaranya.]     Cara tersebut lebih efiseien dan lebih murah jika dibandingkan dengan wawancara secara individual Hasil survey lebih merefleksikan tingkah laku kelompok dan merupakan hasil consensus antarresponden Menunjukkan adanya bentuk interaksi kelompok dalam suatu lembaga Dapat meragsang produktivitas yang lebih tinggi diantara kelompok . memungkinkan terjadinya interaksi di antara anggota kelompok dan dengan peneliti.

Beberapa kelemahan tersebut diantaranya ialah :    Adanya interaksi antaranggota dalam suatu kelompok. memungkinkan terjadinya intimidasi ketika terjadi hal yang mengecewakan responden.Disamping kelebihan diatas.  Lebih mahal dan memerlukan waktu lama. Lingkungan rumah juga dapat meningkatkan ketepatan teknik wawancara. dan suara jawaban. perbedaan latar belakang social antara peneliti dan responden     Terjadinya manipulasi secara terang-terangan dari pewawancara Memungkinkan terjadinya konflik pribadi Memerlukan ketrampilan berwawancara Mungkin sulit menyimpulkan hasil temuan wawancara . badan. survey dengan menggunakan wawancara kelompok juga mempunyai kelemahan. Penelitian survey dengan wawancara yang dilakukan secara individual juga mempunyai beberapa kelemahan termasuk dintaranya sebagai berikut. memungkinkan terjadi rasa terintimidasi perbendaan yanga ada dalam individual Menimbulkan loyalitas kelompok yang dapat mempengaruhi keadaan kelompok tersebut Memungkinkan terjadinya manipulasi oleh anggota grup memiliki kelebihan. Kelebihan penelitian survey dengan wawancara individual adalah sebagai berikut   bebas  yang ada   Memunkinkan peneliti memperoleh informasi tambahan dari responden Proses dapat fleksibel dengan menyesuaikan situasi dan kondisi lapangan Dapat lebih bersifat personal Memungkinkan terjadinya wawancara yang mendalam dengan jawaban yang ebrkaitan dengan gerakan tangan. misalnya: karena atribut yang dimiliki responden yang berbeda. Atribut tersebut misalnya : perbendaan ras. yang perlu diketahui oleh para peneliti. Pada penelitian dengan wawancara individual ini lebih berhasil apabila peneliti merasa tertantang atau challenging untuk melakukan eksplorasi permasalahan dengan informasi terbatas. yaitu wawancara perorangan. perbedaan etnis. nada. Survei dengan Melakukan Wawancara Individual Penelitian survey jenis yang kelima ini merupakan survey dengan menggunakan pendekatan konvesional. misalnya pandai bicara e.

9) Data entry.A. dan 12) Membuat kesimpulan serta rekomendasi (Yusuf. 2010). 6) Mengumpulkan data.2. 3) Mengembangkan instrumen survei. I. 7) Memeriksa data (editing). yakni: 1) Menentukan masalah penelitian . 4) Menentukan sampel. 2) Membuat desain survei . 10) Pengolahan dan analisis data.3 LANGKAH-LANGKAH (PROSEDUR) PENELITIAN SURVEY Secara umum survei dilakukan dalam beberapa tahapan. . 11) Interpretasi data. 8) Mengkode data. 5) Melakukan pre-test.

prediksi. Dalam konteks pendidikan dan tingkah laku. 4. 2) Membuat desain survei . 3) Mengembangkan instrumen survei. 10) Pengolahan dan analisis data. 11) Interpretasi data. 7) Memeriksa data (editing). 8) Mengkode data. penelitian survey adalah penelitian yang mengambil sample dari satu populasi dan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. penelitian survey melalui telepon. dan 12) Membuat kesimpulan serta rekomendasi . 6) Mengumpulkan data. 4) Menentukan sampel. yakni 1) Menentukan masalah penelitian . penelitian survey minimal dapat dikelompokkan menjadi lima macam yaitu survey catatan. survey menggunakan angket. penelitian operasional dan pengembangan indikator-indikator social. 5) Melakukan pre-test. Penelitian survey dapat digunakan untuk maksud penjajagan (eksploratif). penjelasan (explanatory atau confirmatory). 3. 2. Menurut Singarimbun dan Effendi (1998). evaluasi.KESIMPULAN Kesimpulan dari makalahini adalah: 1. Secara umum survei dilakukan dalam beberapa tahapan. deskriptif. survey menggunakan wawancara kelompok. 9) Data entry. survey dengan menggunakan wawancara individual.

Media Grafika. 2007. Jakarta. B dan Jannah. 2010. Bambang..com/2010/06/11/penelitian-survei-dalam-pendidikan/. Effendi. Yogyakarta. PT. Yusuf. http://balipaper. A. 1989. 2010. Jakarta.wordpress. L. Rajagrafindo Persada. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan Aplikasi. M. Universitas Negeri Yogyakarta. Metodologi Penelitian Biologi. S. Jakarta diakses Singarimbun. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bahas Tuntas Langkah-Langkah Penelitian Survey http://bincangmedia. 2011. M. Metode Penelitian Survey. Iwan.wordpress. Pustaka LP3ES Indonesia.. PT.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Penelitian Survei dalam Pendidikan. Prasetyo. pada tanggal 28 Maret 2011 Subali.com/2011/10/05/membahas%20-tuntas-penelitian-survei/ . Sukardi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful