TEORI PASAR MODAL PERTEMUAN 6

RETURN DAN RISIKO PORTOFOLIO

NAMA KELOMPOK ANAK AGUNG ISTRI MAHARANI I PUTU SURYA DHINATA

: (1115351122) (1215351172)

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN AJARAN 2013

1

RETURN DAN RISIKO PORTOFOLIO Mengukur return dan risiko untuk sekuritas tunggal memang penting.i n = jumlah dari sekuritas tunggal Sedangkan return ekspektasian portofolio merupakan rata – rata tertimbang dari return– return ekspektasian masing-masing sekuritas tunggal di dalam portofolio. Dia menunjukkan bahwa secara umum risiko mungkin dapat dikurangi dengan menggabungkan beberapa sekuritas tunggal ke dalam bentuk portofolio. RETURN PORTOFOLIO Return realisasi portofolio merupakan rata-rata tertimbang dari return – return realisasi masing-masing sekuritas tunggal di dalam portofolio tersebut. Return ekspektasian portofolio dapat dinyatakan secara matematis sebagai berikut: ∑ Notasi: E(Rp) = return ekspektasian dari portofolio wi n = porsi dari sekuritas I terhadap seluruh sekuritas di portofolio. return dan seluruh sekuritas didalam portofolio lebih diperlukan. return realisasian portofolio dapat ditulis sebagai berikut: Rp = ∑ Notasi : Rp = return realisasian portofolio wi = porsi dari sekuritas i terhadap seluruh sekuritas di portofolio Ri = return realisasian dari sekuritas dari sekuritas ke. Risiko portopolio mungkin dapat lebih kecil dari risiko rata-rata tertimbang masing-masing sekuritas tunggal. tetapi manajer portofolio. Secara matematis. Return realisasi dan return ekspektasian dari portofolio merupakan rata-rata tertimbang return dari return – return seluruh sekuritas tunggal. risiko portopolio tidak merupakan rata-rata tertimbang dari seluruh risiko sekuritas tunggal. Persyaratan utama untuk dapat mengurangi 2 . Markowitz di tahun 1950-an. Konsep dari sekuritas portofolio pertama kali diperkenalkan secara formal oleh Harry M. E(Ri) = return ekspektasian dari sekuritas ke-i = jumlah dari sekuritas tunggal RISIKO PORTOFOLIO Tidak seperti halnya return portofolio yang merupakan rata-rata tertimbang dari seluruh return sekuritas tunggal.

nilai kovarian yang positif menunjukkan nilai-nilai dari dua variabel bergerak ke arah yang sama. yanglainnya juga menurun. Risiko yang diukur dengan ukuran ini mengukur risiko dari seberapa besar nilai tiap-tiap item menyimpang dari rata-ratanya. Nilai kovarian yang negative menunjukkan nilai-nilai dari dua variabel bergerak kea rah yang berlawanan. Dengan demikian varian return portofolio yang merupakan risiko portofolio dapat dituliskan sebagai berikut: Kovarian antara return saham A dan B yang ditulis sebagai Cov(Ra. Return realisasian sekuritas A dan B berturut–turut RA dan RB. RB) Nilai ekspektasian suatu variabel dikalikan dengan suatu konstanta adalah sama dengan nilai konstantanya dikalikan nilai ekspektasian variabelnya.E(Rb) Salah satu pengukur resiko adalah deviasi standar (standar deviation) atau varian (variance) yang merupakan kuadrat dari deviasi standar. RA ) + E(b .E(Ra) + b. yang lainnya menurun atau jika satu menurun.Rb) atau menunjukkan hubungan arah pergerakan dari nilai-nilai return sekuritas A dan B. Ra) adalah sama dengan a. yaitu pergerakan satu variabel tidak ada hubungannya dengan pergerakan variabel yang lainnya. Kovarian dapat dihitung menggunakan cara probabilitas maupun mewnggunakan data historis.risiko di dalam portofolio ialah return untuk masing-masing sekuritas tidak berkolerasi secara positif dan sempurna. yaitu E(a . yang lainnya meningkat. RA + b . Nilai kovarian yang nol menunjukkan nilai-nilai dari dua variabel independen.E(Ra) dan E(b. Porsi sekuritas A di dalam portofolio adalah sebesar a dan B sebesar b atau (1–a).E(Rb). yaitu jika satu meningkat atau jika satu menurun. maka: E(Rp) = a. yaitu jika satu meningkat. yaitu sekuritas A dan B.Rb) adalah sama dengan b. RB Return portofolio ekspektasian adalah sebesar : E(Rp) = E(a . Dengan demikian return realisaian dari portofolio yang merupakan rata – rata tertimbang return – return sekuritas A dan B adalah sebesar : Rp = a . 3 . Portofolio dengan Dua Aktifa Misalkan suatu portofolio terdiri dari dua aktiva. Risiko portofolio juga dapat diukur dengan besarnya deviasi standar atau varian dari nilainilai return sekuritas-sekuritas tunggal yang ada di dalamnya.

) = return ekspektasian saham B. – )= – . = return ekspektasian saham B. = return ekspektasian saham A. Nilai koefisien korelasi +1 menunjukkan korelasi positif sempurna.Kovarian dengan Cara Probabilitas Kovarian yang dihitung dengan menggunakan probabilitas dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: Cov( . = return masa depan saham B kondisi ke-i. Dengan demikian. = return masa depan saham A kondisi ke-i. =jumlah dari observasi data historis untuk sampel besar (minimal 30 observasi) dan untuk sampel kecil digunakan (n-1). = probabilitas terjadinya masa depan untuk kondisi ke-i. ) = return ekspektasian saham A. Koefisien korelasi menunjukkan besarnya hubungan pergerakan antara dua variabel relatif terhadap masing-masing deviasinya. Cov( ∑ Notasi: Cov( = kovarian return antara saham A dan saham B. ) ) Kovarian Menggunakan Data Historis Kovarian yang dihitung dengan menggunakan data historis dapat dilakukan dengan rumus sebagai berikut ini. Nilai dari koefisien korelasi berkisar dari +1 sampai dengan -1. = return masa depan saham A kondisi ke-i. = jumlah dari kondisi masa depan dari i = 1. nilai koefisien korelasi 0 menunjukkan tidak ada korelasi dan nilai koefisien -1 menunjukkan korelasi negarif sempurna. ) . . ) = kovarian return antara saham A dan saham B. KOEFISIEN KORELASI Konsep dari kovarian dapat dinyatakan dalam bentuk korelasi (correlation).n. ∑ Notasi: Cov( . = return masa depan saham B kondisi ke-i. nilai koefisien korelasi antara variabel A dan B dapat dihitung dengan membagi nilai kovarian dengan daviasi variabelvariabelnya. )= – E( )] – [ – E( )] . 4 .

yaitu terdiri dari n buah sekuritas. Besarnya masing sekuritas adalah sebesar Besarnya varian untuk sekuritas-sekuritas ke 1. risiko dari portofolio merupakan jumlah dari proporsi varian dan kovarian masing-masing aktiva. Dari rumus diatas. 2 dan 3 adalah kovarian-kovarian untuk sekuritas (1 dan 2). maka akan terjadi penurunan resiko diportofoli tetapi tidak menghilangkan semua resikonya. Jika koefisien korelasinya diantara +1 dan -1. Untuk 3 5 . Matrik varian-kovarian menunjukkan varian dan kovarian dari seluruh aktiva. maka semua resikonya tidak dapat dideversifikasi atau resiko portofolio tidak akan berubah sama dengan resiko aktiva individualnya. maka risiko ini dapat dituliskan dalam bentuk perkalian matrik antara matrik varian-kovarian dengan matrik proporsi masing-masing aktiva. selanjutnya rumus varian portofolio di rumus (8-4) dapat dinyatakan dalam bentuk koefisien korelasi sebagai berikut : Portofolio dengan Banyak Aktiva Uraian sebelumnya menggunakan portofolio yang berisi dua buah aktiva yaitu sekuritas A dan B.2 dan 3. nilai dari kovarian return saham A dan B dapat dinyatakan dalam bentuk koefisien korelasi sebagai berikut : Dengan mensubsitusikan kovarian dengan koefisien korelasi di rumus (8-8).Jika dua buah aktiva mempunyai return dengan koefisien korelasi +1 (positif sempurna). Jika dua buah aktiva mempunyai return dengan koefisien korelasi -1 (negative sempurna). matrik ini akan berbentuk sebagai berikut [ ] Karena risiko portofolio adalah penjumlahan dari varian dank ovarian sesuai dengan proporsi masing-masing aktiva di dalamnya. Proporsi dari masing-masig aktiva ke-i yang membentuk portofolio adalah sebesar Misalnya suatu portofolio berisi 3 buah sekuritas dengan proporsi masingbeturut-turut untuk sekuritas ke 1. bagian ini akan membahas portofolio dengan banyak aktiva. (1 dan 3) dan (2 dan 3) adalah Menggunakan rumus (8-4). Untuk 3 aktiva. selanjutnya besarnya varian untuk portofolio dengan 3 sekuritas ini dapat dituliskan : [ ] = [proporsi varian]+[proporsi kovarian] Dengan demikian. maka semua resikonya dapat dideversifikasi atau resiko portofolio akan sama dengan nol.

tuntutan oleh pihak lain. Sebaliknya. maka risiko ini dapat di-diversifikasi di dalam portofolio. seperti inflasi. penelitian yang tidak berhasil dan lain sebagainya.buah aktiva. Risiko total (total risk) merupakan penjumlahan dari diversifiable dan nondiversifiable risks sebagai berikut: Risiko Total = = = = Risiko dapat di-diversifikasi + Risiko tak dapat di-diversifikasi Risiko perusahaan + Risiko pasar Risiko tidak sistematik + Risiko sistematik Risiko spesifik (unik) + Risiko umum 6 . Risiko ini terjadi karena kejadian-kejadian di luar kegiatan perusahaan. Karena risiko ini unik untuk suatu perusahaan. risiko portofolio dapat dinyatakan dalam perkalian matrik sebagai berikut : [ Untuk n-aktiva rumus varian di atas dapat ditulis: ∑ ∑∑ ] [ ] Bagian pertama dan kedua dari rumus di atas dapat digabung menjadi: ∑∑ Rumus ini menunjkkan bahwa risiko portofolio adalah penjumlahan semua varian dank ovarian yang berada di matrik varian-kovarian dikalikan dengan proporsi aktivanya masingmasing dalam portofolio. Contoh dari diversifiable risk adalah pemogokan buruh. yaitu hal yang buruk terjadi di suatu perusahaan dapat diimbangi dengan hal yang baik terjadi di perusahaan lain. risiko yang tidak dapat di-diversifikasikan oleh portofolio disebut dengan nondiversifiable risk atau risiko pasar (market risk) atau risiko umum (general risk) atau risiko sisetematis (systematic risk). resesi dan lain sebagainya. RISIKO TOTAL Bagian dari risiko sekuritas yang dapat dihilangkan denan membentuk portofolio yang well-diversified disebut dengan risiko perusahaan (company risk) atau risiko spesifik (specific risk) atau risiko unik (unique risk) atau risiko yang tidak sistematis (unsystematic risk).

025. Diversifikasi risiko ini sangat penting untuk investor. Hukum ini disebut dengan Hukum Jumlah Besar (Law of Large Numbers). seperti misalnya dengan membentuk portofolio berisi banyak aktiva. Efek dari pemilihan sekuritas secara acak terhadap risiko portofolio diteliti oleh Fana (1976). Risiko portofolio ini adalah sebesar √ ) = 0. Misalnya suatu portofolio berisi dengan 100 buah sekuritas yang mempunyai deviasi standar yang sama sebesar 0. Asumsi yang digunakan di sini adalah bahwa tingkat hasil (rate of return) untuk masing-masing sekuritas secara statistic adalah independen. membentuk portofolio secara random atau diversifikasi secara metode Markowitz. Kemudian sekuritas kedua juga dipilih secara acak 7 . Sekuritas pertama yang dipilih secara acak mempunyai deviasi standar sekitar 11%. Investor hanya memilih sekuritas secara acak. Deviasi standar masing-masing sekuritas dihitung menggunakan data return bulanan dari bulan Juli 1963 sampai dengan Juni 1968. Ini berarti bahwa rate of return untuk satu sekuritas tidak terpengaruhi oleh rate of return sekuritas yang lainnya. deviasi standar yang mewakili risiko dari portofolio dapat dituliskan sebagai: √ Dari rumus di atas terlihat bahwa risiko dari portofolio akan menurun dengan semakin besarnya jumlah sekuritas (n). semakin kecil risiko portofolionya. Dengan asumsi ini. Diversifikasi Secara Random Diversifikasi secara random (random atau naive diversification) merupakan pembentukan portofolio dengan memilih sekuritas-sekuritas secara acak tanpa memperhatikan karakteristik dari investasi yang relevan seperti misalnya return dari sekuritas itu sendiri. Investor dapat melakukan diversifikasi dengan beberapa cara.25 untuk tiap-tiap sekuritasnya. Diversifikasi dengan Banyak Aktiva Mengikuti hukum statistic bahwa semakin besar ukuran sampel. semakin dekat dengan nilai rata-rata sampel dengan nilai ekspektasian dari populasi. karena umumnya return sekuritas berkorelasi satu dengan lainnya. Semakin banyak sekuritas yang dimasukkan ke portofolio. Karena dapat meminimumkan risiko tanpa harus mengurangi return yang diterima.DIVERSIFIKASI Risiko yang dapat di-diversifikasikan adalah risiko yang tidak sistematik atau risiko spesifik dan unik untuk perusahaan. asumsi rate of return yang independen untuk masing-masing sekuritas adalah kurang realistis. Kenyataannya.

Diversifikasi Secara Markowitz Dengan menggunakan metode mean-variance dari Markowitz. penurunan risiko portofolio menjadi lambat. besarnya wi ini adalah 1/n (misalnya n adalah 4 sekuritas. Langkah-langkah yang sama dilakukan sampai dengan 50 sekuritas. yaitu hanya kurang dari 15 sekuritas sudah dapat mencapai diversifikasi optimal. maka proporsi tiap-tiap sekuritas adalah ¼ atau 25%). Hasil ini menunjukkan bahwa keuntungan diversifikasi dapat dicapai hanya dengan sekuritas yang tidak terlalu banyak. yaitu varian dan kovarian: ∑ ∑∑ Misalnya varian terbesar untuk tiap-tiap aktiva (σij) adalah T.dan dimasukkan ke dalam portofolio dengan proporsi yang sama. Misalnya terdapat n sekuritas di dalam portofolio dengan proporsi yang sama untuk masing-masing sekuritas sebesar wi. Dengan menggunakan metode Markowitz. maka besarnya verian portofolio adalah: ∑∑ ∑∑ Pecah kembali rumus diatas menjadi dua bagian. Rumus varian portofolio: ∑∑ Dengan mensubstitusikan wi = wj = 1/n. maka rumus varian portofolio menjadi: ∑ ∑∑ 8 . Deviasi standar portofolio turun menjadi sekitar 7. diversifikasi ini dapat dibuktikan secara matematis. sekuritas-sekuritas yang mempunyai korelasi lebih kecil dari +1 akan menurunkan risiko portofolio.2%. semakin kecil risiko portofolio. Penurunan risiko portofolio terjadi dengan cepat sampai dengan sekuritas ke 10 sampai ke 15. Setelah sekuritas ke 15. Semakin banyak sekuritas yang dimasukkan ke dalam portofolio.

sedang bagian ̅ akan akan sama dengan nol. maka total nilai semua kovarian adalah sebesar (n2 – n). yaitu sebesar nilai rata-rata semua kovarian atau dengan kata lain. 9 . efek dari kovarian menjadi lebih penting dibandingkan efek dari varian masing-masing aktiva.∑∑ ∑∑ Misalnya lagi nilai rata-rata dari kovarian adalah ̅ dan jumlah dari kovarian adalah sebanyak (n-1) n atau (n2 – n) buah. bagian ̅ tetap. tetapi efek kovarian masih tetap ada. ̅ . sehingga untuk diversifikasi dengan banyak aktiva. untuk n mendekati tak berhingga. diversifikasi akan menghilang efek dari varian. yaitu T dibagi dengan n yang besar (mendekati tak berhingga) akan sama dengan nol. risiko dari portofolio adalah: ̅ Dengan demikian. Untuk nilai kovariannya dengan n mendekati tak berhingga. untuk portofolio yang di-diversifikasikan dengan baik yang terdiri dari banyak aktiva. Secara keseluruhan. Jumlah aktiva yang besar ini dapat ditunjukkan dengan nilai n yang mendekati (limit) tak berhingga sebagai berikut: ̅ ̅ Untuk nilai variannya. nilai varian portofolio akan hilang. Substitusikan nilai ini ke rumus varian portofolio sehingga menjadi: ̅ ̅ ̅ ̅ ̅ Diversifikasi dapat ditunjukkan dengan jumlah aktiva yang besar dalam portofolio.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful