Share

2

More

Next Blog»

Create Blog Sign In

Beranda

SENIN, 30 JULI 2012

TENTANG BLOG INI

FOOD SECURITY - Sindo 26 Juli 2012
Bila dua-tiga bulan lalu bangsa ini heboh membicarakan energy security, maka sebulan terakhir kita sibuk membicarakan pangan. Food dan energy adalah sebuah kesatuan, apalagi sekarang bahan-bahan pangan mulai dijadikan pengganti energy. CPO, kedelai, biji bunga matahari, jagung, tebu, ketela, gandum, dan sebagainya kini di dunia mulai dialihkan menjadi bioenergy yang harganya terus melonjak.Kalau harganya terus melonjak, dan sebagian besar tanaman itu bisa ditanam di sini, mengapa justru mengalami kerawanan? Kalau pertanian Indonesia ingin maju, maka berikanlah keuntungan yang positif dan harga jual yang bagus bagi produk-produk pertanian Indonesia. Ini berarti, batasi impor dan jangan manjakan konsumen. Tetapi kita sepertinya ingin mendapatkan keduanya: Pertanian maju, tetapi harganya harus murah dan konsumen harus senang. Surplus Tetapi Miskin Ketahanan pangan menjadi masalah besar justru di negara-negara Asia, yang menurut Bank Dunia mengalami pengurangan kemiskinan yang signifikan. Menurut FAO (2009), sepanjang 2003-2005 saja, terdapat 541,9 juta penduduk Asia yang kekurangan gizi.Mengapa pertumbuhan ekonomi disertai kerawanan pangan? Ambil contoh saja di Thailand dan Vietnam yang mati-matian mengembangkan konsep ketahanan pangan sejak 30 tahun lalu. Di kedua negara ini sektor pertanian mengalami kemajuan yang sangat pesat. Berbeda dengan di Pulau Jawa yang lahanlahan pertaniannya beralih ke properti dan industri, di kedua negara itu lahan-lahan pertanian justru diperluas dan irigasi diperbaiki.Keduanya surplus pangan dalam jumlah besar. Pada tingkatan makro, pertaniannya maju pesat. Namun pada tingkatan rumah tangga para petani tetap kesulitan hidup dengan layak dari sektor pertanian. Mereka lebih menjadi net buyer yang hanya bisa membiayai sepersepuluh konsumsinya dari hasil pertanian (Isvilonanda & Bumyasiri, 2009). Demikianlah, pangan adalah masalah yang sangat serius, semakin kompleks dan butuh perhatian lintas sektoral. Tidak cukup diatasi oleh penghapusan bea masuk seperti yang dilakukan pemerintah terhadap impor kedelai. Pangan adalah masalah ketahanan yang rumit.Konsep pertahanan-keamanan yang dulu berarti tentara dan senjata, kini bergeser ke pangan dan energi. Dan lihatlah betapa kita kedodoran mengelola ketahanan pangan yang menyangkut apa saja. Tahun lalu cabai saja sampai menjadi agenda pembicaraan yang hangat di istana. Lalu dalam perekonomian kita muncul masalah daging sapi, gula, garam, ikan kembung, beras, bahkan bawang merah. Kini kedelai. Sebanyak 150.000 anggota koperasi tahu tempe hari-hari ini tengah melakukan aksi mogok ketika harga kedelai melonjak dari Rp 5000 menjadi Rp 8000 per kilogram. Meski semalam saya masih bisa menikmati tahu-tempe, ada rasa was-was, bukan khawatir kehilangan keduanya, melainkan khawatir anak-anak kita kelak akan kesulitan makan karena negeri ini tak memiliki konsep ketahanan pangan yang jelas. Semakin Kerdil Selain data yang sudah banyak dipaparkan para ahli, mari kita membaca insight berikut. Menurut kamus, insight adalah a clear or deep perception of a situation. Atau bisa juga perasaan subjekif yang bisa dibaca dari sebuah situasi. Namanya juga subjektif, jadi bisa terbaca, bisa juga tidak. Bisa terbaca A, bisa juga terbaca B. Tetapi mari kita renungkan baik-baik, dan coba lebih gunakan insight untuk melihat peluang yang mungkin timbul dari masalah besar ini, daripada memperbesar masalah itu sendiri.Kata orang bijak,ini bangsa-bangsa yang unggul adalah bangsa yang bisa Rekomendasikan di Google melihat kesempatan dari setiap kesulitan. Dan pemenangnya adalah bangsa yang berani berselancar dalam gelombang ketidakpastian. Sedangkan bangsa yang selalu kalah adalah bangsa pengeluh yang hanya mau menjelajahi dunia yang pasti-pasti saja, lalu menyalahkan orang lain atas masalah yang ia buat. Bangsa yang demikian akan selalu kalah, dan pemimpinnya gemar melempar kesalahan pada orang lain. Ketimbang mengatakan, "saya yang salah", mereka akan selalu mengatakan, "itu bukan kesalahan saya." Sudah salah dan menyangkal, mereka pun mengulangi kesalahan yang sama bekali-kali. Saya kira tulisan ini tidak dimaksudkan menghadirkan keluhan atau sikap pecundang.Insight dari Dapur Rumah Makan Sunda tempat saya biasa menikmati makan enak menunjukkan, ada sesuatu yang tak beres pada panganpangan kita. Berbeda dengan bangsa-bangsa lain yang berupaya keras menghadirkan buahbuahan dan sayuran yang lebih besar dan lebih manis, saya justru menemukan pangan lokal yang sebaliknya. Kedelai impor semakin hari semakin bagus, sedangkan kedelai lokal semakin kuntet. Petai padi yang dulu besar-besar, kini semakin mengecil.

Blog ini bukanlah blog pribadi Rhenald Kasali, melainkan blog yang berisi kumpulan artikel beliau yang dimuat di berbagai media massa di Indonesia.
PROFIL RHENALD KASALI

Rhenald Kasali adalah dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan Ketua Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi universitas tersebut. Selain bergerak sebagai akademisi, pria bergelar Ph. D. dari University of Illinois ini juga produktif menulis. Buku-buku yang ditulisnya selalu menjadi perhatian kalangan bisnis dan hampir semua bukunya menjadi best seller di kalangan mahasiswa. Berikut beberapa buku yang telah ditulis Prof. Rhenald Kasali. Sembilan Fenomena Bisnis - 1997 Membidik Pasar Indonesia: Segmentasi, Targeting dan Positioning, Gramedia Pustaka Utama (1998) Sembari Minum Kopi Politiking di Panggung Bisnis, Gramedia Pustaka Utama Sukses Melakukan Presentasi, Gramedia Pustaka Utama (2001) Change!, Gramedia Pustaka Utama (2005) Recode Your Change DNA, Gramedia Pustaka Utama (2007) Mutasi DNAPowerhouse, Gramedia Pustaka Utama (2008) Wirausaha Muda Mandiri, Gramedia Pustaka Utama (2010) Myelin: Mobilisasi intengibles sebagai kekuatan perubahan, Gramedia Pustaka Utama (2010). Buku ini menjadi rujukan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia Cracking Zone, Gramedia Pustaka Utama (2011) Selain mengajar di Universitas Indonesia, ia juga menjadi dosen terbang di Program Magister Manajemen Universitas Sam Ratulangi, Universitas Tanjung Pura, Universitas Udayana, dan Universitas Lampung.

Penghargaan
Atas kerja kerasnya, Rhenald mendapatkan beberap penghargaan sebagai berikut. Piagam Penghargaan Satya Lencana

converted by Web2PDFConvert.com

Universitas negeri tentu punya jawabannya. Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 19:20 Tidak ada komentar: Karya Satya 10 tahun dari Presiden Republik Indonesia . Seperti para remaja dari Pulau Buru yang menumpang hidup di rumah seorang kerabat di daerah Bogor.com PENGIKUT 80% Belajar Adalah NonFormal . siapkah Anda berubah? Dulu 80% pusat belajar adalah lembaga. kini hanya daun pembungkusnya saja (daun pisang) yang besar. jembatan ini tidak ada. Kutukan Emas . Tetapi baiklah kita kembali ke topik semula. converted by Web2PDFConvert. 9 Mei 2005 Alice & Charlote Biester Award (1995) Dosen Terbaik. Lebih mengerikan lagi. Bukan seperti sekarang. Piagam No. Saya tertegun saat didatangi remaja asal Papua yang jauh-jauh datang dari puncak pegunungan dan gagal berkompetisi untuk memasuki Perguruan Tinggi Negeri di Pulau Jawa. atau para remaja dari Pulau Simeleu di Aceh yang jauh dan terpencil dan masih terbengong-bengong melihat pijaran lampu yang menyala tiada henti di Jakarta. perubahan iklim bisa merubah peta suplai secara tiba-tiba.Sindo 12 Jui 2012 Heidiland . Sayangnya dalam Undang-Undang Pendidikan Tinggi yang baru disahkan di parlemen. Jauh-jauh datang dari pegunungan. sejak kuliah Anda sudah bisa pamer jaket. Syaratnya. Di Waduk Jangari-Cirata saja. Itu pulalah yang tampaknya dilakukan petani (termasuk petai dan cabai).Jawapos 23 Juli 2012 Kalau sebuah studi menemukan bahwa tempat belajar utama telah berubah. Tahun ini telah menjadi 150 hari kalah. Tetapi dunia informal tidak memberi gengsi dan pengetahuan sebelum Anda berhasil. Kalau masih ada rasa ketidakadilan ini tentu menunjukan ada gap antara kampus dengan rakyat yang memimpikan pendidikan. FEUI (2003) Guru Besar Pada 4 Juli 2009. dilepas sanak keluarga. dan ini harus terus dijembatani. sekolah. Tetapi itu lampu kuning yang sebentar lagi menjadi merah. hari kekalahan terus membesar dan membesar. 112451/4-22/2004 Penghargaan "KREATIVITAS" di bidang Pendidikan dari Yayasan Pengembangan Kreativitas.Jawapos 9 Juli 2012 Jadilah "Driver" . Artinya.Jawapos 2 Juli 2012 ► ► Juni (12) ► ► Mei (4) ► ► April (6) ► ► Maret (8) ► ► Februari (8) ► ► Januari (9) ► ► 2011 (13) . Pertanian justru akan menjadi sektor yang mengalahkan sektor-sektor lainnya. harga pakan ikan pun sudah terlalu mencekik. yaitu bagaimana melatih para remaja yang gagal memasuki jalur pendidikan formal tetapi tetap bergengsi dan tidak mempermalukan atau menjatuhkan self esteem. Rhenald dinobatkan menjadi guru besar Ilmu Manajemen di Universtas Indonesia.Sindo 26 Juli 2012 80% Belajar Adalah NonFormal Jawapos 23 Juli 201. Di sana ada kompetisi. Maka supaya bisa tetap untung panen pun dipercepat.wikipedia. Ternyata untuk bisa sekolah tinggi itu bukan cuma perlu kegigihan. memanen hasil tanaman lebih cepat dari yang seharusnya agar bisa meraih untung. Logika yang berkembang hanya mencari payung hukum sebagai pengganti BLU. Lalu apa akibatnya dua-tiga bulan lagi saat panen beramai-ramai?Insight ini menunjukkan bahwa pertanian sudah tidak lagi menjadi sektor yang gurem. Jadi undang-undang baru ini belum visioner. Apa artinya mempunyai emas kalau tak bisa mendapatkan makan? Tetapi dalam masa transisi jelaslah suatu bangsa harus bisa menciptakan kondisi hasil investasi (Internal rate of return) pada sektor pertanian yang positif. bangsa yang menang hanyalah bangsa yang proaktif. ribut menanam kedelai pada ribuan hektar saat harganya sedang mahal. tetapi khusus mulai 2012.Masih positif sih. Ini berarti diperlukan perubahan kebijakan agar petani mau kembali menjadi petani. Piagam Penghargan Rektor UI tgl. atau jadi dokter biasa-biasa saja. kenaikan pangan yang biasa terjadi di bulan Ramadhan kini bergerak jauh lebih cepat 1-2 bulan sebelumnya. UI . ya sederhana saja. Rasanya semua ini berlaku pada hampir semua panganan kita. dan mungkin juga ketidakadilan bagi mereka yang datang dari daerah pedalaman dengan semangat merah-putih. Lebih jauh lagi. Dan pintu seperti ini baiknya harus dibuka lebar-lebar. Saat pengukuhannya sebagai guru besar. ya banyak peluang. Apalagi akibatnya kalau bukan kuntet? Sementara di dunia internasional. 46/SK-YPK/IV/2005 Piagam Penghargaan dari Rektor Universitas Indonesia sebagai Penulis Buku . sumber www.Kata pemilik restoran bukan hanya ukuran yang mengecil. “kami sudah buka pintu lewat jalur undangan”.com ARSIP BLOG ▼ ▼ 2012 (74) ► ► Oktober (9) ► ► September (7) ► ► Agustus (4) ▼ ▼ Juli (7) FOOD SECURITY . Bakso yang di jajakan keliling juga semakin kecil. Bagi mereka kenaikan harga adalah wajar. Saya berbicara dengan para petambak ikan. sudah dikepung oleh sampah. yang menjadi pusat ikan mas Jawa Barat. Sudah tidak bisa mencicipi subsidi BBM dan listrik.. Kalau sudah begini. kursus. bertarung mendapatkan bangku sekolah milik pemerintah pun tidak bisa. maka sejak 2005 ke sini. kampus. Rhenald membawakan orasi ilmiahberjudul "Keluar dari Krisis: Membangun Kekuatan Baru Melalui Core Belief dan Tata Nilai".Saya ingin menutup dengan insight lain dari para pedagang pangan. berikan IRR yang positif dan besar.Demikian juga dengan ikan pepes (ikan peda) yang dulu besar-besar. Sekarang 80 % pusat belajar itu justru ada di masyarakat. Air dari sungai sudah rusak. kirim foto dengan identitas kampus.Sindo 19 Juli 2012 LOSER .. Saat ini saja dunia perbankan cenderung alergi pada sektor pertanian. Sekalipun makannya di hotel berbintang lima. Kue pisang juga semakin kerdil dan pisangnya sepet. Semua berharap bisa kuliah dan memperbaiki kehidupannya. Keharumannya juga berkurang. Artinya menanam jauhjauh hari. Pintunya tak dibukakan seperti kita mengetuk pintu. dan rasa dagingnya semakin tak terdeteksi lidah. Ikan-ikan sulit menjadi besar. bila sebelum 2005 dari 365 hari berdagang mereka kalah sebanyak 80 hari (karena cost lebih besar dari price). Beda benar bila Anda kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas negeri. pencemaran luar biasa ganas karena pabrik celana jeans yang beroperasi tidak jauh dari tambak sering membuang limbah pewarna ke sungai. dimana kita menghabiskan waktu terbanyak. Yayasan Pengembangan Kreatifitas . mereka pun mengaku alam dan pakan sekarang sudah tidak bersahabat. ada masalah yang harus kita benahi bersama. Surat No. Artinya food kita sedang tidak secure. Biarpun tidak lulus.Jawapos 16 Juli 2012 Perebutan Pulau Pala . Dunia Informal Dunia informal pada dasarnya sangat kaya dengan pengetahuan dan keterampilan. mengapa kembali tanpa hasil? Dengan kata lain harus ada kompensasi dari jerih payah. Artinya selain banyak masalah.

tetapi bayarlah dengan kesungguhan dan kerja keras. saya membeli beras 50 kilogram seharga Rp800.tim yang saya pimpin di Desa Metar menyimpulkan. seorang Ashoka Fellow. Hari sabtu kemarin. anak muda bisa membuat Kampung Inggris yang menjadi alternatif EF atau LIA. Sebagian besar ilmu itu ada di dunia maya. Mengapa beras tiba-tiba habis dan harganya melonjak? Rupanya petani kehilangan gairah mengurus sawah. Kalau dulu orang merasa bangga bisa bergabung dengan Guruh Soekarno Putra di Swara Mahardika atau dengan Rendra di Bengkel Teater-nya.Apalagi beberapa hari ini suasana begitu mencekam menyusul keributan antara dua suku yang selama bertahun-tahun hidup damai.Dunia informal sebaliknya. Pulau Buru. Sulawesi Selatan. Latihlah anak-anak muda agar mereka bisa menjadi sama hebatnya dengan Anda.ratusan tenda liar tibatiba berdiri. ITB. Saya yakin ribuan orang siap mengeksplorasi dunia informal untuk kemaslahatan bersama. Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 19:18 Tidak ada komentar: SABTU. daya juang. Ketika saya tanyakan buku apa yang terakhir mereka baca. mengapa kita tidak bisa? Di desa Pare-Kediri. dan anak-anak muda pergi ke Gunung Batok.000. Tergantung kemistri dengan tokoh. tetapi tetap habis terjual. pengajar yang terstruktur dan seterusnya. assertiveness. Di dunia informal tidak ada absensi. Harga sepeda motor naik hingga 50%. Di pelabuhan feri di Kota Namlea. Come on! Tahukan Anda bahwa ilmu yang kita pelajari di kampus cepat tertinggal? Ilmu pengetahuan berkembang sangat pesat dan adu kejar antara dosen dan para penjelajah pengetahuan terus terjadi. 21 JULI 2012 Kutukan Emas . dan tentu saja impian Anda. Murah sekali. Jadi semua tergantung Anda. Itu pun sulit didapat. Kata-kata yang diucapkan dalam obrolan ringan perlahan-lahan menjadi kenyataan. disiplin diri. Saya pikir inilah saatnya bagi para social entrepreneur untuk membangun komunitaskomunitas pembelajaran yang bergengsi tinggi dan memberi impak besar. datangi tokoh-tokoh idola Anda dan tagihlah komitmen mereka.Mereka mendapat tawaran bayaran lebih mahal di tambang emas. di dunia formal Anda wajib belajar segala hal. Juga tidak ada ijazah.Padi yang mulai menguning dibiarkan hingga layu. Mereka menyewa rumah.membeli sepedamotordenganuangtunai. atau menjadi pelopor-pembaharu sebaliknya. Anak-anak muda. dan menghabiskan stok makanan. dan terakhir dari Tasikmalaya.com . Sayang sekali saya harus katakan bahwa mereka masih berpikir ilmu pengetahuan hanya ada di kampus. Harga bahan-bahan pangan melonjak dari waktu ke waktu. Saya sendiri sedang berevolusi dari kampus UI ke Rumah Perubahan. ruang kelas dengan jam yang tertata. Sejakemasditemukan. Brandnya harus kuat agar para remaja tidak patah semangat. Kalau di India saja Bunker Roy bisa membuat orang-orang buta huruf menjadi guru-guru yang hebat di bawah naungan Barefoot College (akademi tanpa alas kaki). Tetapi mereka terakhir membaca buku saat kuliah di jalur formal. saat ribuan orang datang dan ingin mengadu nasib di Pulau Buru. saat mewawancarai calon-calon mahasiswa peserta program doktor di UI saya pun menggali potensi mereka.Sindo 19 Juli 2012 Tak lama setelah seseorang menemukan beberapa gram emas di Gunung Botak. kejujuran. ITS atau UGM kepada para remaja yang kehilangan pijakan. akhir tahun lalu. dan sebagian lagi ada di tangan orangorang hebat. hampir semuanya sulit menyebutkannya. dan seperti yang pernah saya sampaikan beberapa bulan lalu. Hanya saja. maka sekarang orang-orang hebat juga harus turun meminjamkan strong brand yang mereka punya untuk menggantikan gelar ijazah dari UI. dan masih banyak lagi. converted by Web2PDFConvert. Dan tentu saja serba kognitif.masuk ke dalam. Kalian bisa sekedar numpang tidur di sana. baik yang relevan maupun kurang relevan buat hidup Anda. Di Jember ada komunitas Jember Festival yang dikembangkan Dinar Fariz.hanya membayar beberapa ratus ribu rupiah mereka sudah bisa masuk. Padahal ijazah S1 dan S2 mereka bagus-bagus dengan indeks prestasi yang tinggi-tinggi. Pulau Buru adalah lumbung padi Maluku. Jangan berpikir masa depan hanya ada di dunia formal. namun ilmunya harus lebih kuat lagi. dan mengikuti “urat”emas. tingkat keberhasilan seseorang di dunia informal sangat ditentukan oleh karakter informalitas yang mengacu pada kekuatan individu. dan di tepi jalan menuju Gunung Botak mudah ditemui orang-orang baru.kapal penumpang yang datang ke pulau ini selalu penuh sesak oleh mereka yang datang dari Sulawesi Utara. petugas kebersihan. Anda tinggal menentukan mau jadi pengekor seumur hidup.Padahal tahukah Anda. Mereka orang yang sudah biasa membuat lubang. Buruh tani tidak ada yang mau bekerja dengan upah sama. masyarakat adat pulau terpencil ini segera memasuki era “kutukan”.

Teori Kutukan SDA Beberapa bulan lalu Michael L Ross. Pegawai negeri. Artinya. harus ada tenggat waktu antara penemuan tambang dan kemampuan masyarakat lokal mengelola kekayaan alamnya. Mereka tetap riang walau keadaan seharihari terasa jauh lebih tegang. minyak. Dalam suasana demikian ada rakyat yang diuntungkan secara ekonomi dengan datangnya ribuan pendatang baru dan mereka tentu ingin mempertahankannya: rumah makan kian ramai. nikel.rakyat yang tiba-tiba terkejut dengan ditemukannya sumbersumber daya alam baru akan mengalami guncangan. Di Pulau Buru. Pertarungan antara keduanya converted by Web2PDFConvert. Di Mimika kita menyaksikan pertambangan erat hubungannya dengan kedatangan perempuan penghibur. di tengah-tengah masyarakat adat yang lugu dan pemerintahan daerah yang terkejut. Lantas apa yang harus dilakukan? Saya kira isu pertambangan rakyat tidak bisa dibiarkan begitu saja agar masyarakat daerah memutuskannya sendiri. guru besar ilmu politik Universitas California . angka kemiskinan yang rendah dan demokrasiyangbaikkarenabirokrasinya bersih. batu bara. Harus ada ketegasan karena daerah yang baru merasakan pemerintahan dengan aparat yang belum terbiasa mengatasi masalah seperti ini membutuhkan dukungan berupa perangkat peraturan. negara-negara yang kaya sumber daya alam justru mengalami tingkat kemiskinan tinggi. Melainkan ada “bandar-bandar” besar yang mampu mengorganisasi dana. budaya korupsi begitu kuat serta tata nilai masyarakat belum kokoh.Namun. Cepat atau lambat mereka pasti akan memengaruhi sistem politik rakyat. ketika terjadi perang saudara melanda negara kaya SDA. orang tua. bagaimana dengan daerah-daerah di negara kita yang tiba-tiba mendapatkan temuan emas. Kedua. alat-alat berat. kebutuhan perumahan dan tenaga kerja memicu peningkatan penghasilan. Ini pun sudah terlihat di berbagai daerah tambang lainnya. Mereka hanya bisa menyaksikan harga kebutuhan sehari-hari yang melonjak tajam dan tak tersedia. penjualan makanan dan perkakas meningkat. Perilaku masyarakat berubah.com . antara pendatang dan masyarakat adat. Di tengah-tengah kesulitan ekonomi. dan jurang kaya-miskin dapat memicu konflik. pertumbuhan ekonomi lambat. Akhir Mei lalu Ross menjawab kritik-kritik itu dengan mengatakan. Euforia emas terlihat di manamana.kehadiran puluhan ribu pendatang bukanlah sesuatu yang dipicu oleh kedatangan individu yang melihat peluang. atau Venezuela lebih buruk dari Kuba? Orang-orang yang kritis menantang argumentasi Ross dengan mencari perbandingan lain. birokrasi belum tertata baik.Los Angeles.ia menemukan teori ini valid.apakah benar Arab Saudi lebih buruk dari Yaman. uranium. Seorang kritikus misalnya mempertanyakan.baru saja menerbitkan buku berjudul Kutukan Minyak (The Oil Curse). Sebagian masyarakat adat yang ikut masuk ke dalam lubang-lubang penggalian emas pun mendapatkan emas. guru. dan konflik-konflik kekerasan sesama warga. dan kekayaan alam lainnya? Di sini letak masalahnya. Mereka bekerja dengan modal pinjaman yang ada nilai waktunya. “Kutukan itu lenyap bersamaan dengan perginya investor asing. Tenggat waktu ini adalah pertarungan.pertamaperludipahami.pemakaian air raksa. Kebetulan ada ahli lain yang punya cara pandang lain. Bangsa ini harus mencari jalan untuk segera mengatasinya.Tetapi di lain pihak. Negara-negara yang dikuasai pemerintahan otoriter itu stabil karena dikendalikan secara ketat oleh para “bandar” tertentu. Iran lebih buruk dari Afghanistanyangtakpunya banyak cadangan minyak. dan lebih sering mengalami konflik horizontal.di atas permukaan minyak memang menyejahterakan suatu bangsa. sistem governancenya berjalan dan kelembagaannya bekerja baik. para bandar yang menguasai dana dan keterampilan tak bisa menahan waktu. Mereka mengendalikan kekuatan. satu-satunya industri yang memacu pertumbuhan ekonomi hanyalah SDA. Ross menemukan.dan governance. kedua negara itu tetap bisa menikmati pertumbuhan ekonomi yang baik. pertambangan rakyat membutuhkan keterampilan.mereka menyaksikan keriangan di seputar tambang. korupsi. Buku Ross tentu menimbulkan pro-kontra karena belakangan ini banyak negara penghasilminyakataupenguasa SDA ternyata bisa tumbuh dengan baik.tetapi mereka tak berniat mentransfernya menjadi negara demokratik. Dengan menggunakan data pada negara-negara penghasil minyak.” argumentasi keduanya.Sore harinya sungai ramai dengan ratusan anak-anak yang bertingkah serupa walau sesungguhnya mereka tidak tahu apa yang dilakukan. Jadi. Nah. dan para pengusaha (termasuk investor asing) lari ke luar negeri. Demikian juga dengan dampak pencemaran lingkungan dari penggalian.bagaimana dengan Norwegia dan Kanada yang sama-sama memiliki SDA berlimpah? Ross melihat. tidak stabil perekonomiannya. informasi.Dalam buku itu ia mengacu pada Teori Kutukan SDA (Resource Curse Theory) yang pernah dibahas ekonom Jeffrey Sachs dan Andrew Warner.Dengan sistem demokrasi belum optimal.Tentu saja muncul di Pulau Buru. negaranegara kaya minyak ternyata tidak demokratis. tetapi secara politis di bawahnya ada banyak masalah. Sebut saja BN Brunschweiter dari Swiss Federal Institute of Technology dan E H Bulte dari Oxford Center. Keduanya menunjukkan. tak semua orang kuat dan mampu beralih ke tambang emas. penyebaran virus AIDS pun meluas. bahkan mengalami perang saudara tiada akhir. dan tentu saja bahaya penyebaran penyakit seksual. dan tenagatenaga ahli terampil dengan kekuatan modal. dan kaum ibu yang menjaga di rumah-rumah adat hanya bisa menjadi penonton yang tak berdaya. Anak-anak membawa wajan (periuk dari logam) ke tepi-tepi sungai mengikuti cara kerja para pendulang. Teori ini sejalan dengan teori Kutukan SDA yang menemukan.cara mengatasi.

Menyatakan “ini mungkin sulit.. Kalau dia jatuh. Kadang. menjadi role model. argumentasinya kuat tetapi bahasanya sederhana dan lembut. Denis Waitley menuangkan gagasan-gagasannya dalam buku terkenalnya: Psychology of Winning. tak mudah putus asa. Ia menjadi bagian dari jawaban. dan mengangkat pentingnya ketabahan (gritty) dalam menjadikan seseorang pemenang. Dan ini juga penting bagi para pemimpin dan politisi. bukan karena lemah atau tak berdaya. berlatih diri. meski sedang berpuasa ia selalu menjaga agar tak kelihatan loyo. banyak mengeluh. dan ketika melakukan kesalahan langsung mengucapkan “sayalah yang bersalah”. Akibatnya mereka menjadi selfish (egois) karena hanya memikirkan diri sendiri. ada juga kontribusi lingkungan yang membentuk seseorang menjadi loser. menjadi bagian dari sebuah team besar. Sejak saat itu. Winner adalah orang-orang yang mempersiapkan diri agar bahagia di hari kemenangan. Beberapa tahun yang lalu. Bahkan mengulas tentang keberhasilan Andrew Wiles mengungkap rahasia di balik Fermat’s Last Theorem yang sangat terkenal ( cn = an + bn ) yang hanya tidak berlaku bila n bukan 2. selalu mengatakan susah. orang-orang yang sangat berhasil (overachiever) ternyata menjalani kehidupan tidak dengan fun. banyak complain. melainkan sikap mental yang dibuat sendiri. loser selalu punya alasan i untuk membenarkan ketidakdisiplinannya. Mereka mudah menyerah. melainkan orang yang tak pernah berhenti.kedatangan orang luar dalam waktu singkat memicu inflasi radikal sekaligus kemiskinan. tidak banyak complain. selalu melihat kemungkinan-kemungkinan jalan keluar dari setiap masalah.Jawapos 16 Juli 2012 Judul di atas adalah bahasa inggris. Media pegangan psikolog ini mulai meragukan peran IQ. tidak mengeluh. bermimpi besar. Kita selalu mengalami ujian dan dalam ujian itu tidak semua di antara kita orang yang sempurna.Ketiga.com . Membal kembali seperti berpuasa di bulan suci ini. Argumentasi yang belakangan banyak menuding tentang bahaya ancaman “liberalism” misalnya perlu melihat apakah kita akan menciptakan manusia-manusia pemenang atau manusia-manusia yang kalah. tapi huruf “o” tidak dibaca “o” seperti oncom. Mereka mengatakan “sesuatu yang tidak saya inginkan terjadi pada saya tak boleh dilakukan pada orang lain”. Lantas siapakah “rakyat”di balik pertambangan rakyat yang sekarang marak di manamana? Penataan diperlukan. Pemenang menjalani kehidupan penuh semangat. bahkan senang mencari-cari alasan (making excuse). tidak menyalahkan orang lain (terhadap kesalahannya sendiri). determinasi. malas. menyalahkan orang lain atas kesalahan-kesalahan yang ia perbuat sendiri. melainkan sangat stress dan terlalu memaksa diri. Selalu ingin membantu orang lain. Kelima. Jadi baca saja “luser”. Saya kira memahami psychology of loser di Indonesia jauh lebih penting dari pada memahami psychology of winner.masyarakat yang terkejut akan mengalami perubahan gaya hidup dan peralihan profesi yang berarti akan terjadi gangguan produksi dari sektorsektor produktif lainnya ke tambang. Apakah orang-orang yang kalah dalam kompetisi karena mereka benar-benar lemah dan terpedaya (sehingga harus dibantu) atau berpura-pura lemah dan sengaja membuat dirinya lemah sehingga benar-benar menjadi loser dan “penumpang” seumur hidup? Winner Seperti apakah orang-orang yang menjadi pemenang dalam pertarungan kehidupan ini? Perlu dipahami pemenang bukanlah orang yang tak mau menerima kekalahan. Makanya wajah winner selalu berseri-seri. demikian pula dengan perlindungan bagi rakyat yang sesungguhnya. Karena itulah pemenang selalu membuat komitmen. tidak membuat-buat alasan. Loser adalah julukan bagi orang-orang yang kalah. melainkan berbunyi “u” seperti usus. punya sikap: ingin menjadi winner (pemenang) atau membiarkan diri terpedaya oleh sikap yang bermuara pada kekalahan demi kekalahan. kalau ditegur bukannya memperbaiki diri. tetapi rasanya bisa”. Itulah yang kita sebut dengan ketabahan. Pemenang yang cerdas melihat prestasi yang besar di depan. Keempat. Akibatnya loser menjadi sulit sendiri untuk berubah atau memperbaiki kehidupannya. mendapatkan kemajuan dan percaya pada spirit sama-sama harus menang. bimbingan apalagi. Bahkan hasil-hasil studi menemukan. converted by Web2PDFConvert. “Kutukan”SDA yang tidak dikelola dengan baik akan berakhir dengan kutukan dalam arti sebenarnya. dia cepat balik. Ia berpegang teguh pada nilai-nilai namun untuk hal-hal kecil rela berkompromi. atau mendiamkan diri lusuh dan kurang berbau sedap.menimbulkan potensi konflik. tetapi sebagai manusia kita punya pilihan. berorientasi pada tindakan nyata. Mengapa harus dibiarkan sampai tereskalasi menjadi besar? ● RHENALD KASALI Diposkan oleh Rhenald Kasali di 23:24 Tidak ada komentar: LOSER . Meski setiap hari datang terlambat. Loser Bagaimana dengan loser? Anda tinggal membalikkan saja semua penjelasan di atas satu persatu . majalah psikologi popular terkenal Psychology Today menurunkan tulisan berturut-turut tentang The Will to Win.akan terjadi kooptasi politik dari para bandar yang menguasai tambang.

Maluku Tengah) yang dikuasai Belanda dengan pulau Manhattan (New York) yang dikuasai Inggris. Tanpa insentif keekonomian yang memadai (IRR yang positif) untuk membangun kilang-kilang dan tanpa keseriusan membangun infrastruktur secara progresif. akhirnya Belanda memilih mengembalikan Manhattan dan tetap menguasai pulau Run. menurut para pelaku pasar. Namun sejak itu Inggris menempuh jalur diplomasi. ilmunya kering.. sinar matanya menghilang. Belanda sendiri merampas pulau Run dari Portugis. punya skema-skema yang seakan-akan hebat. Cerita yang diangkat oleh Giles Milton itu sampai sekarang sering diceritakan oleh eksekutif dari Inggris. Ia membiarkan bau aromanya mengganggu orang lain. sementara Nathaniel hanya membawa puluhan pelaut. terlalu mahal bagi Indonesia untuk converted by Web2PDFConvert. Demikian pulalah minyak bumi. Sampai diputuskan untuk menukarnya dengan pulau Manhattan yang sekarang dikenal sebagai mesin uang Amerika Serikat. Setelah 4 tahun bertempur. pohon-pohon pala banyak tidak kita urus. Juga tak banyak yang menyadari bahwa terdapat perbedaan mendasar antara minyak mentah (crude oil) dengan BBM. Maka jangan heran sekalipun cantik atau berfisik ganteng. bertindak yang ngawur-ngawur dan random. Maklum. Loser hanya omong kosong. ia pandai membuat alasan di bulan suci ini. Kata-katanya keras. melainkan “pain” (sakitnya) saja. Sekarang Minyak Seperti pala. Mereka percaya kalau menang harus mengalahkan orang lain (win-lose). senang menyakiti orang lain dan mohon maaf. minyak bumipun sekarang mengalami nasib serupa. Maka tak mengherankan bila ia selalu menjadi bagian dari masalah. Saya membaca betapa mereka memutar-mutar wawancara di berbagai media online dengan saya dengan klaim-klaim yang sinis. Februari 2012) menjadi sekitar Rp 850. Adalah Duke of York (James II) yang mengganti nama New Amsterdam yang telah dikuasai Belanda menjadi New York yang dihargai semahal pulau Run setelah pulau jatuh kembali ke tangan Belanda. Wajahnya kumuh.000. harga biji dan bunga pala saat itu lebih mahal dari harga emas. padahal argumentasinya tidak masuk akal.perkilogram (Juli 2012) mengingatkan saya pada kisah pertukaran pulau Run (kepulauan Banda. Kisah pertukaran itu diceritakan Giles Milton dalam bukunya: Nathaniel's Nutmeg. suaranya tidak enak didengar. sedangkan yang penting-penting dan bernilai besar dibiarkan hilang. Dan kalau ia melakukan kesalahan selalu menyatakan “itu bukan karena saya”. Setelah dibumihanguskan dan terjadi genocide terhadap penduduk pulau Run. dan bicaranya orang lainlah yang harus melakukan sesuatu. loser semakin hari semakin tak enak dilihat. hatinya kejam. melalui perjanjian Westminster disepakati pulau Run harus diserahkan penuh kepada Inggris. dan tentu saja darah dan perang mewarnai keributan antara kedua negeri penjajah itu.com . Ia tidak melihat “gain” (keuntungan). Mereka senang lempar batu sembunyi tangan. Ia pernah dihargai senilai kota kaya di dunia: New York. ia pun tewas dibunuh (1620). Perhatikanlah bahasa mereka dalam banyak milis atau komentar-komentar mereka yang ada pada setiap berita bagus di media-media online.Mereka juga senang menjelek-jelekan orang lain. Loser adalah orang yang tahu sedikit tetapi merasa sudah sangat mengerti. Dalam perdagangan pala. Bahkan setelah perang Inggris-Belanda pertama berakhir (1652-1654). Intrik dagang. dan membenarkan bila disiplinnya turun dan tidak produktif. meski Indonesia menguasai 70% produksi pala dunia. Pesan penting yang ingin disampaikan sebenarnya sederhana saja. Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 23:15 Tidak ada komentar: Perebutan Pulau Pala . Tak banyak orang yang menyadari bahwa Indonesia sudah tidak menjadi anggota negara-negara pengekspor minyak (OPEC) lagi. Wajar saja kapten Nathaniel Courthope diutus raja Inggris untuk menguasai pulau Run yang sudah lebih dulu dikuasai Belanda. Hal-hal kecil dipersoalkan. dan menolak melakukan tugas-tugas yang tidak ada dalam job descriptionnya. yang lebih dominan menetapkan harga minyak pala dunia adalah Grenada (market share ±20%). kekuatan maritim. membiarkan irama hati menguasai pikiran yang bisa membuat orang lain pusing.000-an. Belanda menaruh ribuan serdadu di pulau yang panjangnya hanya 3 kilometer itu. Dulu Pala.Sindo 12 Jui 2012 Kenaikan terus menerus harga minyak pala dalam beberapa bulan terakhir ini (dari sekitar Rp 700. Dan bila seseorang berbicara yang positif mereka akan meradang dan menunjukkan masalah-masalahnya. Kesejahteraan berpindah justru disaat harga sedang bagus. auranya tidak ada. Pengembalian itu ditandai dengan perjanjian Breda setelah perang Inggris-Belanda kedua (1665-1667) berakhir. memakai nama samaran kalau berkomentar. Tetapi upaya itu terus gagal karena Belanda melihat potensi bisnis pala begitu besar. mempersulit orang yang akan berhasil. Dan dunia mengenal Run satu-satunya pulau yang menghasilkan pala saat itu. Prinsip mereka: orang lain dulu yang memperbaiki diri baru saya. janji-janji. berbicara yang buruk-buruk. diplomasi bisnis. yaitu betapa pulau kecil yang tidak kita urus dengan serius di sini itu sebenarnya sangat mahal.

dan untuk mengerahkan produk dari kilang ke pasar diperlukan infrastruktur yang memadai. saya kita Indonesia perlu menjaga seluruh kekayaan yang dimilikinya dengan terus melakukan riset-riset terapan dan mendorong investasi-investasi baru dalam industri pengolahan. yang lalu berteman dengan seorang gembala domba kanak-kanak bernama Peter. dan berlatih menjadi anak-anak yang kritis. sebuah pulau kecil di Karibia. Saya bertemu puluhan rombongan anak sekolah yang tetap ceria bersama guru mereka di sebuah kaki gunung yang indah di Alpen. anak-anak kebagian hidup enak. selain Coca Cola. pembeli terbesar minyak pala. Selain dilatih komunikasi assertive seperti yang saya ceritakan minggu lalu. kita hanya saling curiga. Di Eropa. dan bebas meminta apa saja pada awak kabin. Kembali pada kejayaan minyak pala. Sekedar diketahui. Sementara di sini anak-anak balita sudah menjinjing ipad. 10 JULI 2012 Heidiland . Ceylon. Mercy Corps. belum banyak perhatian diberikan. walau hanya untuk bermain game. Pesawat-pesawat murah (low cost carrier) penuh. Mungkin semasa kecil Anda sempat menyaksikan film serialnya di televisi yang diputar setiap hari minggu pagi. dan beberapa pulau di kepulauan Maluku. Yang masih belum banyak saya saksikan adalah pusat-pusat riset untuk menghasilkan minyak pala berkualitas atau produk-produk turunannya yang kelak dipakai untuk pembuatan obat batuk. Anak-anak yang masih di usia sekolah dasar sudah diberi kenikmatan duduk di kelas bisnis. berbagai jenis obat-obatan dan essential oil. Ipad adalah alat bekerja kaum profesional yang dipakai untuk bekerja. farmasi. mana bisa universitas kita menunjukkan hasil risetnya dengan baik? Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 23:03 Tidak ada komentar: SELASA. Anak-anak kita lebih larut dengan cerita Power Rangers dan serial elektronic games lainnya. Di Eropa anak-anak tetaplah anak-anak. bahkan di kelas bisnis pun diisi penumpang anak-anak. Saya tertegun melihat universitas-universitas di Singapura mengembangkan riset-riset berbasiskan impak yang didukung oleh otonomi kampus yang besar. Dayang Sumbi. converted by Web2PDFConvert. Dilayani seperti layaknya pengusaha dan menggunakan ipad pula. Malin Kundang dan seribu cerita lokal yang kaya pesan moral itu. bagaimana kelas menengah baru kita menata keuangannya dan mendidik anak-anaknya. sebuah social enterprise dari Amerika Serikat bahkan membuat pusat riset di pulau Seram untuk menghasilkan benih-benih unggul pohon pala. Demikian pula kontainer-kontainer yang dipakai dan diproses pengirimannya. Rumah Perubahan bersama dengan penduduk aseli Pulau Buru menanam kembali pohon-pohon pala yang mulai banyak dilupakan itu. fuli dan segala macam produk turunannya adalah industri-industri yang bernilai tambah tinggi yang pasarnya tak pernah surut.mengubah minyak mentahnya sendiri menjadi BBM yang siap dipakai rakyat. sapi dan ladang rumput seperti ini masih dianggap penting di Eropa. Dalam hal ini. Parfum. ditemani babysitter. para pendidik tengah dihantui oleh tangan-tangan kekuasaan yang terus bermain dengan kekuatan politik untuk menguasai kampus. Untuk mengubah produk diperlukan investasi besar. Kalau Anda berkunjung ke Grenada. membuang terlalu banyak energi dan menghasilkan rendemen yang masih bisa ditingkatkan. Seorang guru yang membawa anak-anaknya di gunung yang sejuk itu mengajak anak-anak berdiskusi di atas rumput yang hijau. dan Srilangka) semua berasal dari pulau Run yang dibawa oleh tentara Inggris. Anda akan tertegun. negeri tetangga. kosmetik. Singapura terlihat lebih menaruh perhatian. dan mempertanyakan keabsahan angka keekonomian. padahal mereka sudah hidup dalam peradaban industri dan keuangan yang canggih. pala di sini ditanam dalam perkebunan-perkebunan (estate) yang tertata dengan baik dan dipaketkan pemerintah setempat menjadi kunjungan wisata yang indah. dan makanan olahan adalah industri pemakai utama produk-produk dari pala. Belum lagi mesin-mesin penyulingan yang sudah ketinggalan jaman. sekitar dua jam dari kota bisnis Zurich di Heidiland. Di Indonesia dewasa ini pala ditanam di beberapa daerah seperti sekitar Bogor-Sukabumi. Aceh. Padahal bibit pala di Grenada (juga di Malaysia. mereka juga dilatih berpikir kritis. kelas ekonomi padat. Sementara guru-guru di sini mulai melupakan cerita tentang Sangkuriang. Sulawesi Utara. saya tak melihat anak-anak kecil bermain ipad. Meski produksinya kecil. India. mendengar cerita. melainkan diktator yang haus kedudukan dan kuasa. ikut bermain dan berlibur bersama orang tua. Kalau sudah begitu. Tanpa itu.com . pasta gigi. Sementara di sini. kita masih bisa menyaksikan cara pemetikan dan penyimpanan yang seadanya. sudah mapan. cerita anak desa yang dibesarkan di kampung bersama domba. Mereka mendengarkan cerita tentang kisah anak yatim piatu bernama Heidi yang dititipkan bibinya kepada kakek yang tak pernah mengenalnya. Kadang ada rasa galau dalam pikiran saya.Jawapos 9 Juli 2012 Minggu – minggu ini semua bandara Indonesia penuh tak karuan. Saya heran. Namun kalau berkunjung ke berbagai sentra penghasil biji pala di tanah air. Orangtua muda. Sepertinya bukannya rektor yang kini dimiliki beberapa kampus.

bukan menghafal pesan guru atau menghitung tambah-tambahan. dan Jepang. Jadi "driver" itu apa? Bukankah di Indonesia ada jutaan orang yang berprofesi sebagai sopir? Kalau demikian bisakah Indonesia disebut sebagai a driver nation? converted by Web2PDFConvert. karena orang yang sudah mendapatkan seluruh kenikmatan akan hidup dalam zona nyaman yang melenakan. memeriksa kebenaran. Anak-anak sejak kecil diajar mempertanyakan kebenaran. men-drive orang lain (bawahan. juga diwisuda lulusan MBA dari berbagai negara (termasuk dari China. bukan “a passenger”. Ada yang bule bertotol – totol. Yang mereka ajarkan bukanlah dogma. bangsa yang hebat adalah a driver nation. Cara berpikir seperti inilah yang kelak akan menghasilkan anak-anak kreatif yang kritis. Jangankan matematika. Ceritanya sebenarnya sangat sederhana. masing-masing oleh film maker Amerika. "Driver nation" sendiri hanya bisa dihasilkan oleh pribadi-pribadi yang disebut "driver”. Guru cenderung mengajar satu arah dan tak boleh dibantah. Austria. Menurut saya. Kisah tentang Heidi yang ditulis oleh Alm. dan men-drive bangsa (drive your nation). Berikan kepercayaan padanya. sebab dalam perjalanan itu dia boleh mengantuk dan tertidur. bahkan hal-hal yang menyangkut dendam pribadi perorangan yang ditanam melalui kebencian dalam beragama. setiap murid tertarik untuk menggali kebenarannya. Namun di balik itu. dan Indonesia). dan tentu saja penting mendidik anak-anak jangan sampai mereka kehilangan drive dalam memacu kehidupan. 28 Juni lalu. Mereka belajar tentang proses berpikir ilmiah. saya kira ini pulalah saatnya Anda mengajarkan moralitas dan cara berpikir kreatif dan kritis pada anak-anak. kedalaman dan keluasan cakrawala berpikir. maka ia akan menggunakan pikirannya. Warna kulitnya pun tidak sama. ada yang warna kulitnya agak gelap seperti gambaran penduduk yang ditemui di dataran tinggi itu.Jawapos 2 Juli 2012 Ini adalah judul sambutan dalam pidato saya di depan para wisudawan di University Pierre Mendez. anak-anak harus diajar berpikir kritis agar tidak mudah terinduksi aliran-aliran sesat. Maaf. Setidaknya ada 11 film yang telah dibuat tentang Heidi. presisi. Walau itu hanya sebuah cerita yang dikarang Yohanna. Anak-anak kecil yang mengitari guru diajari memahami cerita. Sikap mental “passenger” yang dimulai dari pendidikan “menghafal” seperti ini sangat rawan dan harus segera diganti. melainkan cara berpikir. Jangan berikan kenikmatan sebelum saatnya. Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 19:47 Tidak ada komentar: SENIN. tetapi dari kesederhanaan itulah para pembuat skenario film mengembangkan gagasan-gagasan kreatifnya. keakurasian. tetapi saat yang bersamaan mereka juga diajari cara berfikir kritis. berlibur bersama keluarga adalah waktu yang menyenangkan yang membuat kita berkumpul dalam suasana relax bersama keluarga. Sikap kritis dimulai dengan keberanian bertanya. Saya kira inilah yang tidak banyak diajari di sini. belajar agama saja. mainan yang mudah didapat dan segala yang tidak penting itu kita hanya akan mencetak “passenger” alias penumpang yang sekedar hidup dari pekerjaan orang lain. Di barat anak-anak sejak kecil diajar menantang cara berpikir guru secara santun. Jadi ada tiga hal yang harus dilakukan yaitu bagaimana men-drive diri sendiri (drive your self). bukannya tidak penting hafalan seperti itu. Brasil. Sebaliknya. Mereka menanyakan kebenaran itu dan menggali bukti-bukti di sekitar daerah pegunungan. Jerman. staf atau drive your people). terorisme. dimulai dari guru-guru yang lebih terbuka dan lebih cerdas memakai profesinya. menganalisis dan mengevaluasi. mereka hanya hidup untuk bersenang-senang dan bergantung pada orang lain. Mereka bukan cuma bertanya tetapi mempertanyakan. Singkat cerita. musyrik.com . mencari proof dan membentuk reasoning. Seorang driver tak tahu arah jalan. menguji asumsi-asumsi. Bahkan filmnya juga dibuat oleh Disney dan versi kartunnya oleh film maker Jepang. Johanna Spyri hampir 2 abad yang lalu (ia meninggal dunia 1901) menjadi cerita hidup yang terus menarik wisatawan. namun ada yang jauh ebih penting untuk mengantar bangsa ini ke dalam peradapan modern yang demokratis. Itu sebabnya Minggu lalu saya katakan memorizing (menghapal) bukanlah cara belajar yang baik. Dengan memberikan hafalan.Wisata Cerita Apa yang membuat Swiss tetap menarik bagi kunjungan wisata ternyata bukan hanya sekedar danau dan gunungnya yang indah. Grenoble-Prancis hari Kamis. Swiss. 02 JULI 2012 Jadilah "Driver" . Murid harus menelan kebenaran apa adanya menurut versi guru. Saya suka termenung saat melihat orangtua yang begitu bangga memamerkan anak-anak yang pandai menghafal nama-nama negara dan benderanya. Ada Heidi yang berambut lurus dan ada Heidi yang berambut ikal. seorang driver adalah orang yang "berpikir" dan mengambil resiko. selain peserta dari Perancis. Rusia. Hari itu. Mereka mempertanyakan plot cerita dan gambaran fisik tentang Heidi yang memang ditampilkan berbeda-beda dalam setiap film. Memorizing yang ditanam sejak TK sampai ke ujian nasional tidak akan menghasilkan bangsa yang unggul. Jadikanlah mereka sebagai “a driver”. beragumentasi.

ternyata hanya kurang dari 0. Pilihannya ada banyak. Beberapa meter dari situ ada gedung-gedung perkantoran. Ketika jalan yang kita lewati berubah. Lama-lama ia merasa nyaman dan takut mengambil jalan lain. makan-makan. Driver adalah sebuah sikap hidup yang membedakan dirinya dengan "passenger".com . Dan seorang yang enggan mencobanya menyebut itu sebagai a dead end (jalan mati). Lantas bisakah orang-orang yang tak berpendidikan tinggi menjadi driver? Tentu saja bisa. Tetapi dari jutaan orang yang mengemudi. mengumpat atau menyalahkan walikota atau gubernur. Driver adalah orang yang berpikir. bercanda. Bagaimana Anda bisa berpikir kalau Anda tidak berani mengambil resiko? Saya tidak pernah mendengar penumpang mobil ditangkap karena "mobilnya" menabrak orang sampai tewas. Mengapa manusia terdidik tidak melakukan seperti itu? Itulah "passenger" mentality. Padahal Columbus sendiri. Tak ada orang yang menyalahkan cara berpikirnya sendiri. Tetapi lama-lama Anda akan merasakan manfaatnya. Anda boleh duduk sambil ngobrol. tetapi mereka tidak "belajar". membawa penumpang-penumpangnya ke tempat tujuan dan mengambil resiko. Duduk di belakang. Sekolah tak boleh mendidik anak-anaknya takut mengambil kesalahan dengan pendidikan hafalan. Itulah yang saya maksud dengan sikap mental seorang driver. Sopir yang menghafal punya kecenderungan mengikuti jalan yang sama setiap hari. Tidak enak memang. Jalan-jalan baru itu memusingkan. Padahal siapa bilang tidak ada jalan lain? Ke Roma saja pintu masuknya ada banyak. tetapi memulainya tidak mudah. Dalam bahasa creative thinker (pemikir kreatif) ini disebut: connecting the dots. Hanya saja kapasitasnya terbatas. yang terbesar disebabkan oleh alkohol dan mengantuk. Jadi perbaiki dulu cara berpikir. has nothing and is nothing. menjadi penumpang di belakang. He/she did nothing. Anda juga tak harus tahu jalan. Seorang driver tidak cukup hanya bermodalkan tekad dan semangat. tak perlu memikirkan keadaan lalu lintas dan tak perlu merawat kendaraan. banyak jalan buntu. Driver memikirkan bagaimana mencapai tujuan tepat waktu. Driver mentality adalah sebuah kesadaran yang dibentuk oleh pengalaman dan pendidikan. pikiran manusia yang menghafal tidak berubah. Banyak driver yang bekerja mengeluh dan jenuh karena tak punya pilihan.Tentu bukan itu yang saya maksud. Yang kita baca. yaitu bagaimana seseorang memperbaiki cara berpikirnya. Kita takut kesasar seperti Columbus. Anda tinggal memilih. Dari 0. saat ditertawakan rekan-rekannya yang sampai ke Afrika Selatan dan India mengatakan begini: "Kalau tak pernah berani kesasar. Sedangkan penumpang adalah orang yang tidak perlu berpikir sepanjang perjalanan. sedangkan belajar artinya adalah berpikir." Ketika manusia sudah takut melakukan "kesalahan" maka ia akan masuk kedalam perangkap mentalitas penumpang. Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 00:33 Tidak ada komentar: Rekomendasikan ini di Google Posting Lebih Baru Langganan: Entri (Atom) Beranda Posting Lama converted by Web2PDFConvert. Tetapi driver yang hebat juga butuh referensi-referensi yang kuat. Sekali jalan dan dirasakan pas. Itu sebabnya saya mengatakan menghafal bukanlah cara berpikir yang baik. selamat dan perjalanan menyenangkan. Hafalannya tetap sama. atau mengambil resiko sebagai driver di depan. Menjadi sopir sendiri belum tentu memiliki kapasitas mental seorang driver. Di Indonesia ada jutaan jalan tikus yang bisa Anda tembus dengan objek atau melintasi jalan-jalan kampung yang sempit tapi bisa dilewati. bahkan ngantuk dan tertidur.1% yang ternyata menabrak dan menimbulkan kecelakaan fatal. Kita perlu menghubungkan satu referensi dengan referensi yang lainnya.1% itu. Pendidikan yang saya maksud adalah proses belajar. Bukan karena tidak punya pilihan. Tetapi jalan yang sama mengalami perubahan. Lalu sekitar 2 kilometer ada mal besar baru dan seterusnya. Banyak orang yang kuliah dan menjadi sarjana. Sebab orang-orang yang tak pernah melakukan kesalahan sesungguhnya adalah orang yang tak berbuat apa-apa. Arah dan Resiko Driver menentukan arah. kalian tak akan pernah menemukan jalan baru. Dari situ kita baru bisa bicara tentang a driver nation. Di jalan yang kita lewati kini dibangun sebuah gedung SLTA. Kita telah berubah menjadi bangsa yang nyaman. Padahal jalan buntu bagi seorang driver adalah sebuah detour (perputaran). Apa yang akan dilakukan sopir yang menghafal jalan yang sama? Sudah pasti bersabar diri. sopirnyalah yang ditangkap. Cara berpikir yang tepat adalah modal penting. ingin duduk manis. lalu disebelahnya ada gedung SMP. sopir yang menghafal akan melewati jalan yang sama. Menjadi driver adalah mengekspos diri terhadap resiko. perbaiki otak para sarjana dan otak anak-anak sedari balita. Menghafal bukanlah berpikir.

Diberdayakan oleh Blogger.com .Template Simple. converted by Web2PDFConvert. Gambar template oleh Storman.