BRYOPHYTA( TUMBUHAN LUMUT ) I. PENDAHULUAN 1.

1 Latar belakang Lumut merupakan tumbuhan kecil, lembut yang apakah secara khas tinggi 1-10 cm (0.4-4 inchi), meskipun beberapa jenis adalah banyak lebih besar. Mereka biasanya tumbuh berdekatan bersama-sama di dalam keset / dasar, perdu atau di tempat rindang. Mereka tidak mempunyai bunga atau biji, dan daun-daun yang sederhananya menutupi batang liat yang tipis. Pada lumut tertentu menghasilkan capsule spora yang nampak seperti paruh yang dilahirkan pada tangkai tipis. Ada kira-kira 10,000 jenis lumut digolongkan pada Bryophyta. Divisi Bryophyta dahulu mencakup tidak hanya lumut, tetapi juga liverworts dan hornworts. Sekarang ini lain, dua kelompok Bryophyta adalah ditempatkan dalam divisi tersendiri.Tumbuhan Bryophyta merupakan tumbuhan yang paling primitive yang tidak memiliki akar sesungguhnya, batang, atau tangkai. Mereka sejak lima ratus juta tahun.Bryophyta merupakan tumbuhan kecil, herbaceous yang tumbuh tertutup, selalu berkumpul menjadi alas bebatuan, tanah, ataupun menjadi epifit pada batang dan cabang tanaman. Bryophyta terbagi dalam 3 golongan yaitu: 1. Lumut Hati (Hepaticophyta) Lumut hati tubuhnya berbentuk lembaran, menempel di atas permukaan tanah, pohon atau tebing. Terdapat rizoid berfungsi untuk menempel dan menyerap zat-zat makanan. Tidak memiliki batang dan daun. Reproduksi secara vegetatif dengan membentuk gemma (kuncup), secara generatif dengan membentuk gamet jantan dan betina. Contohnya: Ricciocarpus, Marchantia dan lunularia. Tubuhnya terbagi menjadi dua lobus sehingga tampak seperti lobus pada hati. Siklus hidup lumut ini mirip dengan lumut daun. Didalam spongaria terdapat sel yang berbentuk gulungan disebut alatera. Elatera akan terlepas saat kapsul terbuka , sehingga membantu memencarkan spora. Lumut ini juga dapat melakukan reproduksi dengan cara aseksual dengan sel yang disebut gemma, yang merupakan struktur seperti mangkok dipermukaan gametofit. Contoh lumut hati adalah Marchantia polymorpha dan porella 2. Lumut Daun Lumut daun juga disebut lumut sejati. Bentuk tubuhnya berupa tumbuhan kecil dengan bagian seperti akar (rizoid), batang dan daun. Reproduksi vegetatif dengan membentuk kuncup pada cabang-cabang batang. Kuncup akan membentuk lumut baru. Contoh: Spagnum fibriatum, Spagnum squarosum. Lumut daun banyak terdapat ditempat – tempat yang lembab, mempunyai struktur seperti akar yang disebut rizoid dan struktur seperti daun. Siklus hidup lumut mengalami pergantian antara generasi haploid dengan diploid. Sporofit pada umumnya lebih kecil , berumur pendek dan hidup tergantung pada gametofit. Contoh lumut ini antara lain: polytricum juniperinum, furaria, pogonatum cirratum, Aerobrysis longissima, dan lumut gambut sphagnum. 3. Lumut Tanduk

gametangium dan sporangiumnya multiseluler. haploid generasi diwakili oleh pollen dan ovule. Kelompok tumbuhan ini juga belum memiliki pembuluh sejati. Sporophytes (diploid) berumur pendek dan dependent pada atas gametophyte. Daun tumbuhan lumut dapat berfotosintesis.Bentuk tubuhnya seperti lumut hati yaitu berupa talus. Tumbuhan lumut merupakan sekumpulan tumbuhan kecil yang termasuk dalam divisio Bryophyta (dari bahasa Yunani bryum. “lumut”). Ciri-ciri lumut:  Lumut mempunyai klorofil sehingga sifatnya autotrof. danau. Alih-alih akar.  Akar dan batang pada lumut tidak mempunyai pembuluh angkut (xilem dan floem). Tumbuhan lumut termasuk golongan tumbuhan tingkat rendah yang filogenetiknya lebih tinggi dari pada golongan algae karena dalam susunan tubuhnya sudah ada penyesuaian diri terhadap lingkungan hidup di darat. lumut mempunyai gametophyte-dominant siklus hidup. Meskipun tumbuhan lumut hidup di darat tetapi untuk terjadinya pembuahan masih tetap memerlukan air. Lumut tumbuh di berbagai tempat. Sel lumut tanduk hanya mempunyai satu kloroplas. tetapi sporofitnya berupa kapsul memanjang. Alat kelamin betina disebut Arkegonium yang menghasilkan Ovum . Lain perbedaan bukanlah universal untuk semua lumut dan semua liverworts. dan ketidakhadiran daun-daun diatur dalam tiga golongan. perbedaannya adalah terletak pada sporofit lumut ini mempunyai kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk dari gametofit. dan dalam perkembangan sporofitnya sudah membentuk embrio. sebagai contoh. II. semua menunjuk tumbuhan lumut. Mempunyai gametofit lumut hati.Contoh lumut tanduk adalah anthoceros laevis. Pada tumbuhan lumut terdapat Gametangia (alat-alat kelamin) yaitu: Alat kelamin jantan disebut Anteridium yang menghasilkan Spermatozoid. Sebagai tambahan terhadap kekurangan suatu sistem vaskuler. sel haploid untuk kebanyakan siklus hidupnya. yang membedakan “batang” dan “daun-daun”. Mereka dapat dibedakan dari yang serupa liverworts ( Marchantiophyta atau Hepaticae) dengan multi-cellular mereka rhizoids. hingga tumbuhan lumut disebut sebagai tumbuhan amfibi.1 Pengertian Lumut Secara ilmu tumbuhan. yang hidup pada daun-daun disebut sebagai epifit. lebih besar dari kebanyakan tumbuhan lumut. lumut termasuk Bryophyta. organ penyerap haranya adalah rizoid (harafiah: “serupa akar”). masing – masing mempunyai kloroplas tunggal yang berukuran besar. atau sepanjang selokan. atau tumbuhan non vaskuler. Ini adalah berlawanan dengan pola aturan yang diperlihatkan oleh kebanyakan “tumbuhan tingkat tinggi”.Tumbuhan ini sudah menunjukkan diferensiasi tegas antara organ penyerap hara dan organ fotosintetik namun belum memiliki akar dan daun sejati. Contohnya Anthocerros sp. Jika pada hutan banyak pohon dijumpai epifit maka hutan demikian disebut hutan lumut. Di dalam tumbuhan vaskuler. ketiadaan daun-daun yang terbagi-bagi atau berlekuk. sedang diploid generasi adalah tumbuhan berbunga yang umum dikenal. PEMBAHASAN 1. Hidup di tepi sungai. yaitu. Reproduksi seperti lumut hati.

dengan bagian bagian :. 1. karena adanya rangsangan zat kimia berupa lendir yang dihasilkna oleh sel telur. . Jika terpisah pada dua individu disebut berumah dua (Dioesius). Sedang lumut (dan Bryophyta lain) hanya memiliki satu set kromosom (haploid. Periode siklus hidup lumut secara lengkap.Kotak Spora : Kaliptra (tudung) dan Kolumela (jaringan dalam kotak spora yang tidak ikut membentuk spora). Gerakan spermatozoid ke arah ovum berupakan Gerak Kemotaksis. Spora lumut bersifat haploid.Apofisis (ujung seta yang melebar) .3 Siklus Hidup Kebanyakan dari tanaman memiliki dua bagian kromosom di sel-selnya (diploid. Jika kedua gametangia terdapat dalam satu individu disebut berumah satu (Monoesius). tetapi hal ini hanya pada sporofit.Vaginula (kaki) Seta (tangkai) . beebrapa kromosom hidup dalam sebuah salinan sel yang unik).  Sporogonium adalah badan penghasil spora.2 Klasifikasi Klasifikasi lumut hati Regnum : Plantae Division : Hepaticophyta Class : Hepaticosida Ordo : Hepaticoccales Family : Hepaticoceae Genus : Hepaticopsida Species : Hepaticiopsida sp Klasifikasi lumut Daun Regnum : Plantae Division : Bryophyta Class : Bryopsida Ordo : Bryopceales Family : Bryopceae Genus : Bryopsida Species : Bryopsida sp 1. merusak kromosom. beberapa kromosom hidup dengan sebuah pasangan yang mengandung informasi genetik yang sama).

Di dalam bagian yang bulat itu dibentuk spora. adapula yang tetap kecil. Pada protoneme ini terdapat kuncup-kuncup yang tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan lumutnya. sperma dari antheridia berjalan ke archegonia dan terjadi fertilisasi. dimana siklus dapat berjalan lagi. mereka memiliki dua flagella yang membantu sebagai daya pendorong. fertilisasi tidak dapat terjadi. Organ betina disebut archegonia (archegonium) dan terlindungi oleh kumpulan tangkai yang termodifikasi yang disebut perichaetum (plural. Tanpa air. Dari keterangan dari tangkai atau cabang develop organ sex lumut. berkecambah menjadi suatu protalium yang pada lumut dinamakan protonema.Lumut bisa menjadi dioicous atau monoicous. Ini disebut dengan reproduksi asexual.Bagian bawah embrio dinamakan kakinya. . perichaeta). melainkan hanya rizoid-rizoid yang berbentuk benang-benang atau kadang-kadang memang telah menyerupai akar. Protonema pada lumut ada yang menjadi besar. mengawali produksi sporofit diploid. disebut seta. Kaki masuk ke jaringan lumut yang lebih dalam dan berfungsi sebagai alat penghisap (haustorium). tetapi padanya belum terdapat akar yang sesungguhnya. Sperma lumut adalah biflagellate. struktur vegetatif hijau disebut gemmae yang diproduksi pada tangkai atau cabang.4 Ciri Siklus Hidup Lumut (Polytricum commune) Lumut hidup diawali dari sebuah spora haploid. Pada pengairan. Pada tumbuhan inilah dibentuk gametangium. Withing the capsule. atau telah mempunyai habitus seperti pohon kecil dengan batang dan daun-daunnya (pada musci). Organ jantan disebut antheridia (singular antheredium) dan tertutup oleh modifikasi tangkai disebut perigonium (plural. Ini merupakan tingkatan sementara dalam hidup lumut. Setelah fertilisasi. Pada lumut dioicous. jantan dan betina terlahir pada gametofit tanaman. Dari protonema tumbuh gametophore yang dideferensiasi menjadi tangkai dan akar/ leaves (mikrofil). yang bisa merusak dan membentuk kembali tanaman tanpa perlu melalui fertilisasi. Tubuh tumbuhan lumut berupa tallus seperti lembaran-lembaran daun (hepaticae). yang menumpuk filamen atau thalloid (flat dan thallus like). perigonia). yang bertunas untuk memproduksi sebuah protonema. Pada monoicous (juga disebut autoicous) lumut.Pada beberapa lumut. 1.1. Calyptra biasanya mengecil / berkurang ketika capsule matang. mereka terlahir pada tanaman yang sama. Mulut capsule biasanya dikelilingi oleh set gigi disebut peristome. Capsule dan operculum terlapisi oleh calyptra yang merupakan sisa archegonial venter. Archegonia memiliki leher disebut venters dimana sperma jantan turun. Embrio itu lalu tumbuh merupakan suatu badan yang bulat atau jorong dengan tangkai pendek atau panjang dan seperti telah telah disebut di atas disebut sporogonium. dan capsule disebut operculum. kedua organ sex. sporofit mandul didorong keluar dari archegonial venter.5 Perkembangan Perkembangan lumut secara singkat berlangsung sebagai berikut : spora yang kecil dan haploid. Ini mungkin tidak terjadi pada beberapa lumut. sel-sel pereproduksi spora mengalami meiosis untuk membentuk spora haploid. maka zigot tidak memerlukan waktu istirahat dulu tetapi terus berkembang menjdi embrio yang diploid. Ini membutuhkan kira-kira seperempat sampai setengah tahun untuk sporofit untuk matang.Setelah sel telur dibuahi oleh spermatozoid yang bentuknya seperti spiral atau alat pembuka gabus tutup botol dengan dua bulu cambuk itu. Badan sporofit terdiri dari gagang panjang.

Marchantia dan lunularia Ciri-ciri 1.Ovum yang terbuahi akan tumbuh menjadi sporofit yang tidak mandiri karena hidupnya disokong oleh gametofit. Arkespora membentuk sel induk spora. secara generatif dengan membentuk gamet jantan dan betina. Dengan demikian. bergantung pada macam sporanya. dan daun. Apa yang dikenal orang sebagai tumbuhan lumut merupakan tahap gametofit (tumbuhan penghasil gamet) yang haploid (x = n).1 Macam-Macam Lumut Lumut Hati (Hepaticopsida) Lumut hati tubuhnya berbentuk lembaran. Berkas-berkas ini tumbuh meluas dan pada tahap tertentu akan menumbuhkan gametofit baru. Tidak memiliki batang dan daun. Kedua organ penghasil sel kelamin ini terletak di bagian puncak dari tumbuhan. maka bekas dinding arkegonium itu juga dinamakan kaliptra. dan dari satu sel induk spora dengan pembelahan reduksi terjadilah 4 spora yang berkelompok merupakan tetrade.oleh sebab itu bagian tersebut juga disebut capsule spora. 2. Spora itu membulat sebelum terpisah-pidah dan terlepas dari capsule spora. 1. pohon atau tebing. Capsule spora juga dianggap sinonim dengan sporogonium karena leher arkegonium amat sempit. Anteridium yang masak akan melepas sel-sel sperma. Dari spora itu. Sporogonium masak akan melepaskan spora.Terdapat rizoid berfungsi untuk menempel dan menyerap zat-zat makanan. Bentuk tubuhnya berupa lembaran mirip bentuk hati dan banyak lekukan. terdapat tumbuhan lumut jantan dan betina karena satu tumbuhan tidak dapat menghasilkan dua sel kelamin sekaligus. tubuhnya masih berupa talus dan mempunyai rhizoid .Sel-sel kelamin jantan (sel sperma) dihasilkan dari anteridium dan sel-sel kelamin betina (sel telur atau ovum) terletak di dalam arkegonium. pada ujung akar dan mungkin juga mempunyai fungsi yang sama sebagai pelindung. Sporofit akan membentuk kapsula yang disebut sporogonium pada bagian ujung. Sporogonium berisi spora haploid yang dibentuk melalui meiosis.6 Pergiliran Keturunan Tumbuhan Lumut Tumbuhan lumut mengalami pergiliran keturunan dalam daur hidupnya. Sporofit ini diploid (x = 2n) dan berusia pendek (3-6 bulan untuk mencapai tahap kemasakan). Tubuhnya memiliki struktur yang menyerupai akar. Sel-sel sperma berenang (pembuahan terjadi apabila kondisi lingkungan basah) menuju arkegonium untuk membuahi ovum. Hal ini menyebabkan banyak yang menganggap kelompok lumut hati merupakan kelompok peralihan dari tumbuhan Thallophyta menuju Cormophyta. Mengingat bentuknya seperti tudung akar. Seringkali pada pembentukan spora itu ditentukan pula jenis kelaminnya. Spora tumbuh menjadi suatu berkas-berkas yang disebut protonema. maka sporogonium tidak dapat menembusnya dan bekas dinding arkegonium ikut terangkat dan merupakan tudung capsule spora. menempel di atas permukaan tanah. batang. Lumut hati beranggota lebih dari 6000 spesies. Contohnya: Ricciocarpus. Jaringan dalam capsule spora dinamakan arkespora. Reproduksi secara vegetatif dengan membentuk gemma (kuncup). akan utmbuh lumut yang berumah satu atau berumah dua.

secara seksual. tunas. lepasnya spora dari kapsul dibantu dengan adanya elater yang sifatnya higroskopik. Daun bila ada tampak rusak dan tersusun pada tiga deret pada batang sumbu. Sebagian besr lumut hati mempunyai sel-sel yang mengandung minyak. Alat kelamin terletak pada bagian dorsal talus pada /pada jenis terletak pada bagian terminal. gametofitnya membentuk anteredium dan arkegonium yg berbntk spt payung. menggunakan spora dan tunas. ex: Maechantia. Lumut hati bertalus 2). Kapsul berisi sel induk spora yang berkelompok (elater) yaitu benang-benang memanjang dengan dinding bagian dalam terpilin. Zigot membelah membentuk embrio (bentuk bola). yang disebut piala eram atau keranjang eram kepala atau mangkok. Perkembang biakan Secara aseksual. terdapat badan seperti piala dengan tepi yang bergigi. minyak itu terdapat dalam bentuk yang spesifik kumpulan tetes-tetes minyak aksiri dalam bentuk demikian. Kemudian puncuppuncup eram atau tunas yang disebut gema mudah terlepas oleh air hujan Protonema lumut hati umumnya hanya berkembang menjadi suatu bulu yang pendek. 3. Lumut hati berdaun Menyerupai talus (dorsiventral). bentuknya seperti cakram.2. Anteridium merekah mengeluarkan sperma menuju ke arkegonium. habitatnya ditempat lembab Susunan Tubuh Berdasarkan bentuk talusnya lumut dapat dibagi menjadi 2 kelompok yaitu: 1). umumnya berjumlah 9. tangkainya yang memanjang arkegonium yang melebar jadi pecah dan kapsul jadi terdorong ke bawah. Generasi sporofit dari telur yang sudah dibuahi (zigot). Seperti pita bercabang menggarpu dan menyerupai rusuk ditengah mempunyai rizoid. Kapsul lalu mongering dan terbuka memancarkan spora. Akibat mengeringnya kapsul elater menggulung. Anteridium terpancang pada permukaaan atas. dengan cuping berbentuk jari. Dasar bunga betina agak melebar dan membentuk paying. dan scr vegetatif dgn fragmentasi. sporofit perumbuhannnya terbatas krn tdk mempunyai jaringan meristematik 4. menjadi kering dan mengadakan gerakan sentakan yang melempar spora ke udara . Arkegonium tumbuh pada alur-alur diantara cuping-cuping dengan leher menekuk ke bawah. Mekanisme merakahnya kapsul tidak menentu dan tidak teratur. bagian atas dorsal berbeda dengan bagian bawah ventral. Pada rusuk tengah. Setelah miosis terbentuklah tetraspora. bagian pangkal dari embrio membentuk kaki masuk kejaringan reseptakel. Minyak tadi tidak pernah ditemukan pada tumbuhan lain. dan kuncup eram 5. berkembang biak scr generatif dgn oogami. Bagian terbesar dari janin membentuk kapsulyang dipisahkan dari bagian kaki zona yang terdiri dari sel-sel yang disebut tangkai. sporogonium sederhana tersusun atas bagian kaki dan kapsul atau kaki tangkai dan kapsul.

Sumbu (batang) pada lumut daun biasanya menunjukkan deferensiasi menjadi epidermis. capsule adalah nematodontous dengan operculum terikat. Alat-alat kelamin itu dikatakan bersifat banci atau berumah satu. dan tutup atau operkulum. Mempunyai daun yang berusuk dan tersusun dalam 3-8 deret pada sumbunya. Seperti pada tubuh buah fungi rambut-rambut steril itu dinamakan Parafisis. 4. pada batang dan cabang-cabang pohon. Sporogonium dari lumut daun terdiri atas bagian kaki. 2. kira-kira 9. Diantara alat-alat kelamin dalam kelompok itu biasanya terdapat sejumlah rambut-rambut yang terdiri dari banyak sel dan dapat mengeluarkan suatu cairan. Kebanyakan ahli bryologi membagi Bryopsida menjadi 3 anak kelas yaitu Sphagnidae. korteks.Kelompok ini terkenal dengan memilikinya spore capsules dengan gigi yaitu Arthrodontous. bahkan di atas pasir yang bergerak pun dapat tumbuh. seta dan kapsul. Susunan Tubuh Lumut daun pada substrat dengan menggunakan rizoid yang multiseluler yang dapat bercabang-cabang. di atas batu-batu cadas. kotak spora atau teka. dan gametafora yang berbatang dan berdaun. . Selanjutnya lumut-lumut itu dapat kita jumpai di antara rumput-rumput. Bryopsida 1. Daun-daun itu kadang-kadang mempunyai bentuk dan susunan yang khusus dan seperti pada jungermaniales juga dinamakan Periantum. dan dikelilingi oleh daun yang letaknya paling atas. di rawa-rawa tetapi jarang di air. 3. Pada kelompok lumut lain. Gigi ini mengemuka saat penutup operculum jatuh. Bryopsida merupakan class lumut terbesar. terdiri 95% dari seluruh spesies lumut. atau lainnya membuka tanpa operculum atau gigi. Perkembang Biakan Alat-alat kelamin terkumpul pada ujung batang atau pada ujung cabang-cabangnya. dan Bryidae.Lumut Daun ( Bryopsida sp) Lumut daun dapat tumbuh di atas tanah-tanah gundul yang periodic mengalami masa kekeringan. Selanjutnya bagian kapsul mempunyai bagian-bagian yang dinamakan apofise. Bryopsida adalah kelas yang terbesar di antara anggota Bryophyta lainnya dan paling tinggi tingkat perkembangannya karena baik gametofit maupun sporofitnya sudah mempunyai bagian-bagian yang lebih kompleks. Gametofit dari lumut daun umumnya dibedakan dalam 2 tingkatan yaitu protonema yang terdiri dari benang bercabang-cabang. yang terpisah dari lainnya dan tergabung di dasar dimana mereka mengikat untuk membuka capsule. jika dalam kelompok itu terdapat kumpulan arkegonium dan anteridium terpisah tempatnya.500 spesies. Andreaeidae. Perbedaan dari ketiga anak kelas tersebut terutama terletak pada struktur anatomi sporogoniumnya. dan silinder pusat.

5. jumlah gigi peristom. tubuhnya mirip lumut hati. Dalam klasifikasi lumut daun. berdasarkan analisis asam nukleat. 6. 10. yaitu apabila spora-spora sudah masak peristoma bergerak membuka ke arah luar hingga spora dapat keluar. gametafora pada ujungnya membentuk cabang-cabang sebagai roset yang menyerupai jambul dan tidak mempunyai rizoid. didasarkan atas sifat dari peristomanya Bryidae dibedakan menjadi 2 golongan yaitu Nematodonteae dan Arthrodonteae. 9. Lumut Tanduk (Anthoceratopsida) Bentuk tubuhnya seperti lumut hati yaitu berupa talus. dan ditepi jalan yang basah atau lembab. bentuk operkulum maupun kaliptra dapat dijadikan dasar penggolongan yang penting. Ciri-ciri 1. bentuk kapsul. 7. Anggota Bryidae yang tergolong Stegocarpi mempunyai peristoma pada kapsul sporanya. Sporofit didukung oleh perpanjangan ujung batang yang namanya pseudopodium. ttpi berbeda pd sporofitnya 2. Melalui tunas-tunas yang timbul dari prononema sekunder dapat terbentuk individu yang lebih banyak. Contohnya Anthocerros sp. Reproduksi seperti lumut hati. biasanya berupa benang-benang hijau seperti ganggang. Anak kelas Sphagnidae mempunyai ciri-ciri antara lain: protonema berbentuk daun kecil yang terdiri dari satu lapis sel. Andreaeidae mempunyai persamaan dengan Sphagnidae dalam hal sporofitnya yang didukung oleh pseudopodium. ternyata lumut ini berkerabatan plg dekat dgn tumbuhan berpembuluh dibanding dari kelas lain pada tumbuhan lumut 3. Protonema sekunder ialah protonema yang tidak berasal dari perkecambahan spora. 8. Sel lumut tanduk hanya mempunyai satu kloroplas. tetapi sporofitnya berupa kapsul memanjang. Susunan tubuh . gametofitnya berupa talus yg lebar dan tipis dgn tepi yg berlekuk 4. Hidup di tepi sungai. atau sepanjang selokan. Peristoma adalah gigi-gigi atau rambut-rambut yang mengelilingi stoma pada kapsul spora-spora yang dapat mengadakan gerakan higroskopis. tetapi berbeda dalam hal cara membukanya kapsul spora yaitu dengan membentuk 4 katup. habitatnya didaerah yg mempunyai kelembaban tinggi cthnya : Anthoceros leavis Tempat Hidup Dijumpai ditepi-tepi sungai atau danau dan seringkali disepanjang selokan. rhizoid berada pada bagian ventral 5. danau.

yang mana ditambang untuk penggunaan sebagai bahan bakar. Oleh karena tipis dan ukuran jaringan yang kecil. Beberapa jenis dengan air.Di garis lintang utara. Lumut umum di area berpohon-pohon dan di tepi arus. Penggunaan lumut tetap utuh terutama di florist trade dan untuk dekorasi rumah. dan Sphagnum tinggal / menghuni rawa. lumut semi-aquatic melebihi cakupan panjangnya normal di lumut terestrial. kembali hidup di dalam beberapa jam hidrasi. Lumut juga ditemukan di batu. lumut memerlukan kelembaban untuk survive. Seperti itu. 2. dan jelai bertunas dikeringkan pada pemroduksian Scotch Whisky. Di mana saja mereka terjadi. dan kebutuhan akan air cairan untuk menyudahi fertilisasi. Ini diasumsikan untuk menjadi sisi pohon yang yang sun-facing. Peran Tumbuhan Lumut Dalam Ekosistem Tumbuhan lumut memiliki peran dalam ekosistem sebagai penyedia oksigen. dengan membentuk anteridium dan arkhegonium.2 Manfaat Bryophyta Ada suatu market substansiil yang mengumpulkan lumut dari yang liar. Zigot mula-mula membelah menjadi dua sel dengan suatu dinding pisah melintang. Pada sisi bawah talus terdapat stoma dengan dua sel penutup berbentuk ginjal. Anteridium terkumpul pada suatu lekukan sisi atas talus arkegonium juga terkumpul pada suatu lekukan pada sisi atas talus. Lumut jenis Sphagnum juga komponen utama bahan bakar. menghasilakan jaringan yang terdiri dari beberapa deretan sel-sel mandul yang dinamakan kolumila inin diselubungi oleh sel jaringan yang akemudian menghasilkan spora. lumut tumbuh subur sama pada saat pada batang pohon. penyimpan air (karena sifat selnya yang menyerupai spons). dipanen selagi masih bertumbuh dan dikeringkan digunakan di kamar .Tubuh utama berupa gametofit yang mempunyai talus berbentuk cakram dengan tepi bertoreh. sel-selnya hanya mempunyai suatu kloroplas dengan satu pirunoid besar. Sporofit umumnya berupa kapsul yang berbentuk silender dengan panjang antara 56 cm. jalan di kota besar. biasanya melekat pada tanah dengan perantara-perantara rizoid-rizoid susunan talus masih sederhana. sisi batu karang dan pohon yang utara akan biasanya mempunyai lebih banyak lumut dibanding seberang. Alat perkembangbiakan Secara seksual. biasanya jenis cristatum dan subnitens. Beberapa bentuk mempunyai menyesuaikan diri dengan kondisi-kondisi ditemukannya. yang disebut arkespora. bila sporogenium masak makan akana pecah seperti buah plongan s. Beberapa lumut dapat survive dengan kekeringan. dan sebagai penyerap polutanLumut ditemukan terutama di area sedikit cahaya / ringan dan lembab. pangkal sporofitnya dibungkus dengan selubung dari jaringan gametofit. sebagai aditip lahan perkebunan.Sphagnum. Di hutan dalam di mana cahaya matahari tidak menembus. ketiadaan kulit jangat (mencakup dari lilin untuk mencegah kekurangan air). seperti Fontinalis antipyretica. Sel diatas terus membelah yang merupakan sporogenium diikuti oleh sel bagian bawah yang membelah terus-menerus membentuk kaki ang berfungsi sebagai alat penghisap.

Pada bentuk primitif tumbuhan lumut helaian berupa thalus (Marchantia. Perkembang biakan lumut hati ada dua yaitu secara aseksual menggunakan spora dan tunas. 3. tempat hidupnya tumbuh di tempat agak terbuka. Pada lumut daun. Anthoceros). Beberapa awal orang-orang menggunakannya sebagai diaper dalam kaitan dengan absorbency. lumut hati dibagi menjadi dua kelompok yaitu. Sperma harus berenang dalam kelembapan luaran untuk sampai ke telur. Di Finlandia. Kesimpulan 1.Di United Kingdom. secara seksual contoh Marchantia. Bryophyta tidak mempunyai tisu vaskular .anak anak dan hortikultura sebagai medium pertumbuhan. Fontinalis antipyretica biasa digunakan untuk memadamkan api seperti ditemukan di sejumlah substansiil di sungai yang slow-moving dan lumut menahan volume air yang besar membantu memadamkan nyala api tersebut. lumut ini adalah sangat menyerap dan mempunyai kekayaan antibacterial. lumut digunakan pada Dekorasi Natal 2.\ 12. oleh itu struktur jasadnya tumbuh rendah daripada tanah untuk mengatasi masalah pengangkutan air. Susunan tubuh lumut hati berdasarkan bentuk talusnya. Peat mosses sebagai bahan bakar lumut telah digunakan untuk membuat roti selama kelaparan. 11. Kebanyakan hidup di darat. bentuknya seperti cakram. Riccia. Ada dua macam perkembang biakan yaitu: reproduksi vegetatif dan reproduksi generatif. Mempunyai sel-sel plastida yang mengandung klorofil a dan b. 10. lumut hati bertalus dan lumut hati berdaun 9. Perkembangbiakan lumut daun ada dua yaitu berumah satu jika dalam kelompok itu terdapat arkegonium maupun anteridium dan berumah dua jika kumpulan arkegonium dan anteridium terpisah. dan sel-selnya telah mempunyai dinding yang terdiri dari selulosa. Sphagnum digunakan sebagai PPPK yang dipakaian pada luka prajurit. PENUTUP 1. 4. Tumbuhan lumut merupakan tumbuhan kecil yang termasuk division Bryophyta. Zigot dan embrio dilindungi daripada pengeringan dengan terus menetap di dalam arkegonium. sebagai epifit umumnya menempel pada daun-daun pepohonan dalam rimba di daerah tropika. Genussi gametofit lebih terubahsuai untuk hidup di habitat daratan kerana sporofit bergantung kepada Genussi gametofit untuk mendapatkan bekalan makanan dan perlindungan. Susunan tubuh sebenarnya merupakan gametofit. Di Mexico. Bryophyta bergantung kepada air untuk hidup. 5. Praktek tanah Pada Perang dunia II. 8. Susunan tubuh lumut daun melekat pada substrat dengan menggunakan rizoid yang multiseluler bercabang-cabang.oleh sebab itu Bryophyta hanya terdapat di tempat yang lembap. III. Cara hidup lumut hati. dan anteridium terpancang pada permukaan atas.3 Penyesuaian Bryophyta Dan Masalah Hidup Di Darat Bryophyta tidak sesuai sepenuhnya terhadap kehidupan di daratan. 6. . Tempat hidup lumut hati pada tempat-tempat yang basah untuk struktur tubuh higmorf dan pada tempat-tempat yang kering untuk struktur tubuh yang xemorf (alat penyimpanan air) 7. 2.

sel-selnya hanya mempunyai suatu kloroplas dengan satu pirunoid besar.blogspot. 2003.wikipedia. Diakses tanggal 13 januari 2009.org/wiki/Image:Mossopolis. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press Sumber: http://alvyanto. Diakses Tanggal 13 januari 2009 Tjitrosoepomo. Gembong. Tubuh utama berupa gametofit yang mempunyai talus berbentuk cakram dengan tepi bertoreh. 15.com/2009/02/makalah-gizi-buruk. 14.jpg Koloni lumut tebal / padat di hutan yang dingin.html#ixzz2OcXgh2cM .13. dan ditepi jalan yang basah atau lembab.2009. http://en. Anonymous.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan_lumut. dengan membentuk anteridium dan arkhegonium. Secara seksual.http://id.2009. DAFTAR PUSTAKA Anonymous. biasanya melekat pada tanah dengan perantara-perantara rizoid-rizoid susunan talus masih sederhana. Taksonomi Tumbuhan. Dijumpai ditepi-tepi sungai atau danau dan seringkali disepanjang selokan.

2. sedangkan generasi gametofitnya sangat tereduksi. selalu terdiri dari banyak sel (multiselluler) dan dilindungi oleh lapisan sel-sel mandul. zigotnya berkembang menjadi embrio dan tetap tinggal di dalam gametangium betina.ciri-ciri. Pengertian Lumut (Bryophyta) Lumut merupakan kelompok tumbuhan yang telah beradaptasi dengan lingkungan darat.siklus dan manfaat lumut) 2. Siklus hidup lumut dan tumbuhan berpembuluh juga berbeda (Hasan dan Ariyanti. lumut melekat pada substrat dengan menggunakan rhizoid. Sebaliknya pada lumut. Dalam skala evolusi lumut berada diantara ganggang hijau dan tumbuhan berpembuluh (tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji). 2004). Ciri-ciri Lumut Ciri-ciri lumut secara umum adalah sebagai berikut : o Berwarna hijau. 1989). Pada tumbuhan berpembuluh. tumbuhan sesungguhnya merupakan generasi seksual (gametofit). 1990). 2. Pada masa sekarang ini Bryophyta dapat ditemukan disemua habitat kecuali di laut (Gradstein. dan pati sebagai cadangan makanan utama (Hasan dan Ariyanti. o Proses pengangkutan air dan zat mineral di dalam tubuh berlangsung secara difusi dan dibantu oleh aliran sitoplasma. Selain itu lumut tidak mempunyai akar sejati.1. . o Hidup di rawa-rawa atau tempat yang lembab. o Ukuran tinggi tubuh ± 20 cm. belum memiliki jaringan pengangkut. karena sel-selnya memiliki kloroplas (plastida). Oleh karena itu lumut dan tumbuhan berpembuluh pada umumnya merupakan tumbuhan darat tidak seperti ganggang yang kebanyakan aquatik (Tjitrosoepomo.klasifikasi. Sporofit lumut sangat tereduksi dan selama perkembangannya melekat dan tergantung pada gametofit (Polunin. Lumut dapat dibedakan dari tumbuhan berpembuluh terutama karena lumut (kecuali Polytrichales) tidak mempunyai sistem pengangkut air dan makanan.2003). 2004).Lumut (pengertian. Perbedaan mendasar antara ganggang dengan lumut dan tumbuhan berpembuluh telah beradaptasi dengan lingkungan darat yang kering dengan mempunyai organ reproduksi (gametangium dan sporangium). tumbuhan sesungguhnya di alam merupakan generasi aseksual (sporofit). o Struktur tubuhnya masih sederhana. Kelompok tumbuhan ini penyebarannya menggunakan spora dan telah mendiami bumi semenjak kurang lebih 350 juta tahun yang lalu. Persamaan antara ketiga tumbuhan tersebut adalah ketiganya mempunyai pigmen fotosintesis berupa klorofil A dan B.

o Dinding sel tersusun atas sellulose. o Hanya mengalami pertumbuhan primer dengan sebuah sel pemula berbentuk tetrader. Klasifikasi Lumut . sehingga menyerap air dan mineral dalam tanah menggunakan rhizoid. o Belum memiliki akar sejati. 2. kecuali pada ibu tulang daunnya. sehingga bisa melakukan fotosintesis. o Sporofit terdiri atas kapsul dan seta. o Gametangium terdiri atas anteredium dan archegoniom. o Rhizoid terdiri atas beberapa lapis deretan sel parenkim.3. o Sporofit yang ada pada ujung gametofit berwarna hijau dan memiliki klorofil. o Daun lumut tersusun atas selapis sel berukuran kecil mengandung kloroplas seperti jala.

dan Sphagnum. secara aseksual dengan pembentukan gemmae. b. Contohnya adalah Marchantia polymorpha. Anthocerotaceae (lumut tanduk) . Contoh-contoh spesiesnya adalah Polytrichum juniperinum. Pogonatum cirratum. Musci (lumut daun) Disebut lumut daun karena pada jenis lumut ini telah ditemukan daun meskipun ukurannya masih kecil.Divisio tumbuhan lumut dibagi menjadi beberapa kelas. Furaria. yaitu: a. Lumut daun merupakan jenis lumut yang banyak dijumpai sehingga paling banyak dikenal. Hepaticae (lumut hati) Lumut hati atau Hepaticae dapat bereproduksi secara seksual dengan peleburan gamet jantan dan betina. c.

2003). berwarna kecokelatan terdiri atas kaki yang berfungsi untuk menyerap nutrien dari gametofit. Spora yang telah masak dikeluarkan dari kapsul dengan cara kapsul pecah menjadi 4 bagian memanjang atau lebih (Gradstein. Takakiopsida mempunyai ciri-ciri gabungan antara lumut sejati dan lumut hati (Mishler et al.4. dan kapsul yang disangga oleh suatu tangkai disebut seta. cabang dan daun. Lumut hati melekat pada substrat dengan rhizoid uniselluler (Hasan dan Ariyanti. Sporofit pada kelompok lumut ini hidupnya hanya sebentar. lunak dan tidak berklorofil. merupakan kelas yang terbesar dalam bryophyta. Anthoceropsida atau lumut tanduk mempunyai gametofit bertalus dengan sporofit indeterminate dan berklorofil. Sporofit bryopsida berumur panjang. Bryopsida dikenal sebagai lumut daun atau lumut sejati.. Hampir semua anggotanya mempunyai gametofit yang telah terdifferensiasi sehingga dapat dibedakan bentuk-bentuk seperti batang. 2004). Pada kebanyakan lumut thalloid selain rhizoid juga dijumpai sisiksisik. Berbeda dengan bryophyta lainnya. Spora masak dibebaskan dari kapsul setelah operculum (struktur semacam tutup pada kapsul) membuka secara perlahanlahan melalui satu atau dua baris gigi-gigi yang disebut peristom. Ada 2 tipe lumut hati yaitu lumut hati bertalus (thallose liverwort) dan lumut hati berdaun (leafy liverwort).Disebut sebagai lumut tanduk karena morfologi sporofitnya mirip seperti tanduk hewan. Siklus Hidup Lumut . dikenal sebagai suatu kelompok baru Bryopsida. 2004). Kapsul berbentuk silindris memanjang dimulai dari bagian ujung kapsul (Hasan dan Ariyanti. sel-sel talus Anthocerpsida mempunyai satu kloroplas besar pada masing-masing selnya. 2.. Takakiopsida hanya mempunyai satu marga yaitu Takakia. morfologi bervariasi. 2003). Contohnya adalah Anthoceros leavis.

sedangkan gametogonium betinanya (arkegonium) berbentuk seperti botol dengan bagian lebar disebut perut dan bagian yang sempit disebut leher. 2003). Selanjutnya pembelahan zigot membentuk sporofit dewasa yang terdiri dari kaki sebagai pelekat pada gametofit. Kapsul merupakan tempat dihasilkannya spora melalui meiosis. 2003). Zigot merupakan awal generasi sporofit.Lumut mengalami siklus hidup diplobiontik dengan pergantian generasi heteromorfik. Generasi gametofit mempunyai satu set kromosom (haploid) dan menghasilkan organ sex (gametangium) yang disebut archegonium (betina) yang menghasilkan sel telur dan antheredium (jantan) yang menghasilkan sperma berflagella (antherezoid dan spermatozoid). seta atau tangkai dan kapsul (sporangium) di bagian ujungnya. Fertilisasi sel telur oleh antherezoid menghasilkan zigot dengan dua set kromosom (diploid). Gametangium biasanya dilindungi oleh daun-daun khusus yang disebut bract (daun pelindung) atau oleh tipe struktur pelindung lainnya (Mishler et al. 2003). Manfaat Lumut Suatu penelitian yang menyangkut kegunaan Bryophyta di seluruh dunia telah dilakukan. sementara sporofitnya secara permanen melekat dan tergantung pada gametofit. . 2004). Generasi yang dominan adalah gametofit. sporofit menghasilkan spora yang akan berkecambah menjadi protonema.. Generasi sporofit selama hidupnya mendapat makanan dari gametofit seperti pada Gambar 2. Selanjutnya dari protonema akan muncul gametofit. 2. Gametangia jantan dan betina dapat dihasilkan pada tanaman yang sama (monoceous) atau pada tanaman berbeda (dioceous) (Gradstein. Pada siklus hidup tumbuhan lumut.5.. Setelah spora masak dan dibebaskan dari dalam kapsul berarti satu siklus hidup telah lengkap (Hasan dan Ariyanti. Kelompok tumbuhan ini menunjukkan pergiliran generasi gametofit dan sporofit yang secara morfologi berbeda. Gametangium jantan (antheredium) berbentuk bulat atau seperti gada.2 (Mishler et al.

lumut dapat digunakan sebagai bahan untuk hiasan rumah tangga. Campylopus dan Sphagnum (Glime & Saxena. 2003). bahan untuk ilmu pengetahuan dan sebagai indikator biologi untuk mengetahui degradasi lingkungan. lebih dari 40 jenis lumut telah digunakan oleh masyarakat Cina sebagai bahan obat-obatan terutama untuk mengobati gatal-gatal dan penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri dan jamur (Ding. Lumut sering juga digunakan untuk pertamanan dan rumah kaca. 2003). obat-obatan. .Berdasarkan data yang ada. Bahkan dilaporkan pula penggunaan lumut yang dikeringkan sebagai bahan bakar dan bahan untuk konstruksi rumah-rumah di daerah-daerah panas tetapi hal ini tidak dapat diterapkan di wilayah Asia Tenggara (Pant & Tewari. Sphagnum kadang-kadang digunakan sebagai media alternatif untuk mengerami telur buaya oleh para petani buaya di Philipina. 2003). Selain sebagai indikator lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian di Cina. Hal lain yang telah dilakukan dengan lumut ini adalah menggunakannya sebagai bahan obat-obatan. Beberapa contoh lumut yang dapat digunakan tersebut adalah Calymperes. keberadaan lumut di dalam hutan hujan tropis sangat memegang peranan penting sebagai tempat tumbuh organisme seperti serangga dan waduk air hujan (Gradstein. 1989 dalam Tan. 1982 dalam Tan 2003). 1991 dalam Tan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful