I.

DESKRIPSI KEGIATAN Judul Kegiatan Pokok Tema Interdisipliner : “Melalui KKN-PPM V Unud, Kita Tingkatkan Mutu dan Kualitas Sumberdaya Desa Padangan, Menuju Desa yang Terkemuka dan Inovatif”

A. Lokasi Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan – Bali B. Bidang Kegiatan KKN PPM 1. Fisik 2. Peningkatan Produksi 3. Sosial Budaya 4. Kesehatan C. Latar Belakang Desa Padangan merupakan salah satu dari 14 Desa yang terdapat di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Dilihat secara geografis Desa Padangan mempunyai batas – batas wilayah tertentu dengan desa – desa lain disekitarnya. Batas – batas tersebut adalah sebagai berikut : Ø Ø Ø Ø Di sebelah Utara Di sebelah Timur Di sebelah Selatan Di sebelah Barat : Desa Batungsel : Desa Sanda : Desa Kebon Padangan : Desa Pujungan dan Pajahan

Desa Padangan terletak diketinggian ± 650 – 850 meter di atas permukaan laut. Ketinggian tersebut menjadikan desa Padangan memiliki hawa yang sejuk dan juga mempengaruhi mata pencaharian penduduk nya. Dari luas Desa Padangan, sebagian besar wilayahnya merupakan tanah perkebunan dan tanah hutan. Tingkat kesuburan tanah yang cukup baik dimanfaatkan oleh penduduk untuk lahan perkebunan dan pertanian. Lahan perkebunan sebagian besar ditanami coklat, kopi, manggis, durian, dan sebagian kecil lahan sawah. Selain mata pencaharian dari hasil kebun dan sawah, masyarakat Desa Padangan juga mengaandalkan hasilnya dari berternak, seperti sapi, kambing, ayam dan babi. Dalam pembangunan desa Padangan dan upaya pengembangan potensi desa tersebut tentu tidak lepas dari penduduk desa setempat. Jumlah penduduk yang besar tidak selalu memberikan pengaruh positif terhadap 1

pembangunan apabila tidak diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) nya, tentu akan menjadi beban pembangunan. Mata pencaharian pokok penduduk desa Padangan sebagian besar merupakan petani, buruh tani, maupun peternak, namun ada juga penduduk yang mata pencahariannya sebagai buruh atau swasta, pegawai negeri, pengrajin, pedagang, montir maupun dokter. Dari deskripsi diatas dapat kita lihat potensi desa Padangan yang sangat beragam baik di bidang sumber daya alamnya maupun sumber daya manusianya. Kedua potensi tersebut saling berkaitan dan tidak bisa berjalan sendiri – sendiri. Dengan adanya potensi sumber daya alam yang terpelajar dan memiliki pemikiran maju, tentu hal ini menjadi potensi besar demi mengembangkan potensi sumber daya alam yang telah dimiliki desa Padangan sejak dahulu. Dengan potensi perkebunan dan pertanian di lahan yang sangat luas, Pertanian dan Perkebunan dapat dikembangkan dengan mudah di desa Padangan karena potensi alam yang mendukung baik luasnya, jenis tanah, sistem irigasi, maupun iklim. Potensi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung guna mengembangkan sebuah sistem pengolahan sampah menjadi pupuk agar berguna bagi kehidupan penduduk. Bahan makanan organik yang sebagian besar diproduksi oleh setiap KK dan langsung dikonsumsi, akan sangat berguna apabila diolah kembali dijadikan pupuk ataupun hasil produksi lainnya. Iklim, lahan yang luas dan banyaknya sampah organik yang belum dimanfaatkan karena belum diketahui cara yang tepat untuk pengolahannya, akan menjadi potensi besar di desa ini. Potensi sumber daya manusia yang terpelajar tidak lepas dari pendidikan. Melalui sumbangan buku – buku untuk di perpustakaan sekolah diharapkan mampu membuka wawasan anak – anak di desa Padangan demi masa depan mereka. Dengan didukung oleh beberapa faktor yang menjadi faktor pendukung dalam mengembangkan potensi pendidikan di desa Padangan, salah satu faktor terpenting yaitu kesadaran masyarakat akan pentingnya mengemban pendidikan. Dengan kesadaran tersebut masyarakat akan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi anak – anaknya. Selagi masih kecil, akan sangat baik apabila anak – anak diajarkan untuk sering membaca, karena buku adalah gudang ilmu, buku bisa membuka wawasan anak – anak yang selalu berkembang hingga dewasa nantinya. Selain faktor wajah desa dan pengembangan segala potensi sumber daya alam desa Padangan, tentu ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu potensi sumber daya manusia. Potensi ini dapat dikembangkan melalui sebuah organisasi lembaga 2

kemasyarakatan yang ada di desa Padangan yaitu organisasi perempuan (PKK) , organisasi pemuda dan organisasi profesi (petani) sebagai dari wadah dari seluruh masyarakat. Demi menuju desa yang terkemuka dan inovatif, kekayaan alam yang melimpah dan potensi-potensi wisata yang ada di Desa Padangan akan dipublikasikan ke Seluruh Indonesia khususnya, dan dunia pada umunya, melalui sebuah Website. Dengan pendataan yang detail dan akurat, serta dokumentasi yang menarik maka Sumberdaya dan potensi yang ada di Padangan akan diketahui oleh banyak orang sehingga pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan Wisatawan ke Desa Padangan, dan juga menarik Produsen/Distributor di luar Desa Padangan untuk membeli Sumberdaya alam yang melimpah dari Desa Padangan. Berdasarkan potensi – potensi yang dapat dikembangkan tersebut, maka desa Padangan dapat menjadi salah satu Desa Binaan Universitas Udayana dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) 2012. Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) merupakan salah satu kegiatan dalam Pendidikan Tinggi yang diselenggarakan berdasarkan UUD 1945 dan Undang – Undang N0.2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional juncto Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.60 tahun 1992 tentang Pendidikan Tinggi. Demi cita – cita yang mulia itu, pendidikan di perguruan tinggi dilaksanakan dengan cara membekali dan mengembangkan religius, kecakapan, keterampilan, kepekaan, dan kecintaan mahasiswa terhadap pemuliaan kehidupan umat manusia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya. Pembekalan dan pengembangan hal – hal tersebut terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga aspek dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut dilaksanakan dengan proporsi seimbang, harmonis, dan terpadu dengan harapan agar kelak para lulusan perguruan tinggi dapat menjadi manusia yang berilmu pengetahuan, memadai dalam bidang masing – masing, mampu melakukan penelitian, dan bersedia mengabdikan diri demi umat manusia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya. KKN PPM adalah suatu kegiatan intrakulikuler wajib yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. KKN PPM jug merupakan wahana penerapan serta pengembangan ilmu dan teknologi 3

21. mekanisme kerja. 14. 23. dan asuh antara mahasiswa dan masyarakat.dilaksanakan di luar kampus dalam waktu. 8. 17. 19. 18. 11. 7. 15. saling menerima dan memberi. 12. 13. asih. Oleh karena itu. KKN PPM diarahkan untuk menjamin keterkaitan antara dunia akademik – teoritik dan dunia empirik – praktis. 16. 4. 3. Dengan demikian akan terjadilah interaksi sinergis. dan persyaratan tertentu. Mahasiswa yang Terlibat No. saling asah. 10. D. 20. 1. 6. 9. 2. 22. 5. Nama Sintha Dewi Aryaningrat Ayu Andini I Gst Bgs Wisma Adiputra Bagus Mayun Pradita Jaya Gst Ayu Emi Prastika Yuli Sagung Tri Diah Purwani Lia Puspitasari Komang Kusuma Hendra Gst Ayu Primandari Utami Ni Luh Meri Handayani Ni Putu Tessa Intaran I Gede Ari Sudana Ni Wayan Ginna Astarina Pande Nym Karismawan I Putu Adnya Pratama IGA Dian Wulandari Gede Suwiyoga Aziz Suryoputro Pribadi Wandana Narayana Putra I Made Bayu Dwi Putra AA Gd Bagus Nareswara Yudistira Adi Nugraha P I Nyoman Purnawan NIM 0902205038 0902205005 0920025008 0920025050 0911105002 0908505067 0908505025 0908605006 0908105010 0908205004 0908605028 0908405050 0908505060 0908505006 0905105017 0901305101 0901305004 0901505006 0804505010 0804505045 0804505068 0804505042 0920025051 Fak FK FK FK FK FTP MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA FP FS FS FS FT FT FT FT FK Jur Psikologi Psikologi IKM IKM ITP Farmasi Farmasi Ilkom Kimia Fisika Ilkom Matematika Farmasi Farmasi Agroekoteknologi Inggris Inggris Sejarah TI TI TI TI IKM 4 .

Dengan adanya aarana dan prasarana. Area Olahraga (Sepakbola. gapura. dan Mempublikasikan Fasilitas dan Sumberdaya Desa Padangan dengan Sentuhan Teknologi. Untuk itu. Di Indonesia. pada KKN-PPM V UNUD di Desa Padangan ini. Demi Menuju Desa Padangan yang Indah. Suhu tersebut mempengaruhi tampilan Fasilitas umum yang ada di Desa tersebut. Di Desa Padangan. Latar Belakang Desa menurut definisi universal. Judul Kegiatan Bidang Prasarana Fisik : “Memperindah. Sebagai desa yang terletak di atas ketinggian. Gapura dan Batas Desa. maka diciptakan Fasilitas Sarana dan Prasarana umum. Mendokumentasikan. akan dilakukan pengecatan ulang beberapa fasilitas umum di Desa Padangan agar menjadi Indah dan Asri. yang dipimpin oleh Kepala Desa. 2012). Pambakal di Kalimantan Selatan. misalnya warna cat yang yang cepat memudar dan kusam. dan Sehat A. Asri. Di dalam Desa. Mengeksplorasi. adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural) (Wikipedia. Selain itu juga dilakukan 5 . Pura. Untuk menunjang kegiatan sehari-hari masyarakat Desa. diantaranya pengecatan ulang batas desa. Menuju Desa yang Terkemuka dan Inovatif” Sub tema 1 Memperindah Tampilan Fasilitas Desa. Sekolah Menengah Pertama (SMP).1. terdapat beberapa Fasilitas umum. Sebuah desa merupakan kumpulan dari beberapa unit pemukiman kecil yang disebut kampung {Banten. tentu diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa tersebut. terdapat kumpulan masyarakat yang tinggal dan menetap di Desa tersebut. istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan. Hukum Tua di Sulawesi Utara. seperti Sekolah Dasar (SD).1. Jawa Barat} atau dusun {Yogyakarta} atau banjar (Bali) atau jorong (Sumatera Barat). dan Voli). Kepala Desa dapat disebut dengan nama lain misalnya Kepala Kampung atau Petinggi di Kalimantan Timur. dan lain sebagainya. tentu suhu di Desa Padangan cukup dingin. dan sarana olahraga (tiang gawang dan tiang Net Voli).

4. Mahasiswa yang Terlibat No. Tujuan Adapun tujuan dari program bidang Fisik ini antara lain : 1. Memperbaiki sarana dan prasarana olahraga Desa Padangan demi meuju Desa Padangan yang sehat 3. Memperindah batas-batas Desa Padangan sehingga terlihat lebih indah dan Asri 2. Makin indah dan asrinya tampilan batas-batas Desa Padangan 2. 9 10 Nama Wandana Narayana Yudhistira Adi Nugraha P. B. Bagus Nareswara Bagus Mayun Pradita Jaya Gst Bgs Wisma Adiputra Komang Kusuma Hendra Pande Nym Karismawan I Gede Ari Sudana I Nyoman Purnawan NIM 0804505010 0804505042 0804505045 0804505068 0920025050 0920025008 0908605006 0908505006 0908405050 0920025051 Fak FT FT FT FT FK FK MIPA MIPA MIPA FK Jur TI TI TI TI IKM IKM Ilkom Farmasi Matematika IKM 6 . 7. 1. Makin eratnya hubungan sosial antara Masyarakat Desa Padangan dengan Mahasiswa/i Universitas Udayana D.A. Gd. 8. 6. Memberi sumbangasih dan peninggalan Fisik yang berarti bagi masyarakat Desa Padangan C. Made Bayu Dwi Putra A.pembuatan batas garis pada lapangan sepak bola dan Voli untuk menuju desa padangan yang sehat. Meningkatkan minat masyarakat dalam berolahraga melalui tampilan sarana dan prasarana olahraga yang telah diperindah 3. 2. 3. 5. Hasil yang Diharapkan Adapun hasil yang diharapkan dari program KKN-PPM ini adalah sebagai berikut : 1.

Menjaga kebersihan lingkungan 7 . Meningkatkan kesehatan masyarakat 2. Dengan banyaknya warga dengan pimikiran yang berbeda-beda. Pura. Tujuan Adapun tujuan dari program KKN-PPM di bidang fisik ini antara lain : 1. Hal itu dilakukan untuk memperoleh penghasilan yang digunakan untuk menghidupi keluarga. Pura Puseh. area di sekitar kantor perbekel Desa. Untuk itu pada KKN-PPM V Universitas Udayana ini akan dilakukan penyerahan tempat sampah kepada Masyarakat yang ditempatkan di sekitar area umum. seperti berdagang. area pasar. Sebagai pusat kegiatan warga. belum terdapat tempat sampah. Setelah diamati. seperti Sekolah. Sampah Demi Desa Padangan yang Sehat A. Pusatpusat kegiatan aktivitas warga tersebut terletak di dekat Kantor Perbekel Desa. terlihat bersih. dan lain sebagainya. Selain itu. Area sekitar Kantor Perbekel Desa tentu harus bersih agar dapat menjaga kesehatan warga yang beraktivitas di sana. dan Kedaton. sebagai umat yang beragama tentu masyarakat Desa memiliki tempat-tempat ibadah. seperti Pura. dan Pasar. Namun demi mempermudah dan menjaga kebersihan di sekitar tersebut. tentu Desa Padangan sangat padat dengan aktivitas sehari-hari warganya. B. tentu terdapat cara pandang yang berbeda tentang kebersihan. dan sekitar kantor perbekel Desa. bertani. Sekolah. seperti Pura Dalem. Latar Belakang Melalui Pengadaan Tempat Sebagai desa besar dengan sumberdaya alam yang melimpah ditunjang dengan fasilitas umum.11 12 13 Sub tema 2 Gede Suwiyoga Aziz Suryoputro Pribadi I Putu Adnya Pratama 0901305004 0901505006 0905105017 FS FS FP Inggris Sejarah Agroekoteknologi Meningkatkan Kebersihan Desa Padangan.

Setelah dilakukan survei ke lokasi dan juga wawancara terhadap 8 . Selain itu. 2. 1. Hasil yang Diharapkan Adapun hasil yang diharapkan dari program KKN-PPM ini adalah sebagai berikut: 1. 3. Kekayaan sumber daya alam dan manusia ini harus terdokumentasi dengan baik agar dapat mempermudah pengaturan sumber daya tersebut. Bagus Nareswara NIM 0804505010 0804505042 0804505045 0804505068 Fak FT FT FT FT Jur TI TI TI TI Sub tema 3 Pendokumentasian Kondisi Lingkungan dan Kependudukan dengan Sentuhan Teknologi. produsen. Meningkatnya kesehatan masyarakat 2. Made Bayu Dwi Putra A.3. Mempermudah masyarakat dalam mengatur pembuangan sampah di tengah padatnya aktivitas 3.A. ataupun distributor hasil pertanaian/perkebunan ataupun menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Itu merupakan sumber daya manusia yang dapat menunjang kemajuan Desa. Latar Belakang Desa Padangan terdiri atas sekitar 525 KK. Mempererat hubungan sosial antara masyarakat Desa Padangan dengan Mahasiswa/i Universitas Udayana D. Gd. desa padangan juga memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah yang dapat dijadikan daya tarik investor. 4. Memberi sumbangasih fisik yang berarti bagi Desa Padangan C. Nama Wandana Narayana Yudhistira Adi Nugraha P. Mahasiswa yang Terlibat No. Menuju Desa Padangan yang Inovatif A. yang di dalamnya terdapat kurang lebih 1500 penduduk.

Melihat kondisi itu. 3. Mendokumentasikan Sumber daya alam dan Manusia Desa Padangan 2. Mengefisienkan kinerja Kantor Desa dalam pendataan dan surat menyurat 3. ternyata Desa Padangan memiliki dokumentasi hal-hal tersebut namun masih manual atau belum tersentuh sistem canggih yang terkomputerisasi yang kina telah banyak digunakan di seluruh Indonesia. Hasil yang Diharapkan Adapun hasil yang diharapkan dari program KKN-PPM ini adalah sebagai berikut: 1. Bagus Nareswara Komang Kusuma Hendra Ni Putu Tessa Intaran NIM 0804505010 0804505042 0804505045 0804505068 0908605006 0908605028 Fak FT FT FT FT MIPA MIPA Jur TI TI TI TI Ilkom Ilkom 9 . Selain itu.A. Mempermudah kantor desa dalam pendataan penduduk dan sumberdaya. Memberi sumbangasih fisik yang berarti bagi Desa Padangan C. Mempererat hubungan sosial antara masyarakat Desa Padangan dengan Mahasiswa/I Universitas Udayana D. serta mempermudah dalam manajemen surat 3. Made Bayu Dwi Putra A. Mahasiswa yang Terlibat No. perangkat desa akan lebih mudah dalam manajemen surat yang sering digunakan oleh Kantor Desa. 1.Perbekel Desa. B. 2. pada KKN-PPM V UNUD ini akan dibuat sebuah Sistem Terkomputerisasi yang dapat mendokumentasikan data penduduk dan sumber daya alam di Desa Padangan. Mendapatkan data yang jelas mengenai sumber daya alam dan manusia Desa Padangan 2. 6. 5. melalui sistem ini. Tujuan Adapun tujuan dari program KKN-PPM di bidang fisik ini antara lain : 1. Nama Wandana Narayana Yudhistira Adi Nugraha P. 4.

Data-data yang telah didapatkan dan didokumentasikan melalui wawancara dan pengentryan ke Sistem. Menuju Desa Padangan yang Inovatif dan Terkemuka A. agar Masyarakat di luar Padangan mengetahui Potensi Desa tersebut. dan juga terbatas pada Informasi yang diijinkan untuk dipublikasikan. Setiap kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing bidang KKN-PPM UNUD ini akan didokumentasikan dengan baik. pada KKN-PPM V UNUD ini akan dibuatkan sebuah website sebagai media publikasi kondisi sumberdaya alam dan manusia Desa Padangan. Dengan data-data yang akurat. tentu setiap Mahasiswa/i yang telah bersentuhan langsung dengan masyarakat akan mengetahui bagaimana kondisi seseungguhnya sumberdaya alam dan manusia yang ada di Desa Padangan. tentu lebih bermanfaat jika diolah dengan tetap menjaga privasi dan keajegan Desa Padangan. Untuk itu diperlukan media yang mampu memanajemen informasi dan mempublikasikannya ke Masyarakat luas. penyusunan kalimat yang komunikatif. Berdasarkan hal itu. Tentu dalam pemublikasiannya tetap dijaga privasi masyarakat Desa Padangan. dan Foto-foto langsung dari Desa Padangan. 10 .Sub tema 4 Pendokumentasian dan Pemublikasian Sumberdaya alam dan Manusia Melalui Sentuhan Teknologi. Latar Belakang Setelah seluruh kegiatan KKN-PPM V UNUD di Desa Padangan ini dilakukan. akan membuat Website menarik sehingga pada akhirnya dapat menjadikan Desa Padangan lebih Inovatif dan Terkemuka.

13. Mendapatkan data yang akurat dan Objektif mengenais situasi dan kondisi Desa Padangan 2. 4. Mempublikasikan Potensi dan Sumberdaya yang terdapat di Desa Padangan ke masyarakat luas dengan tetap memperhatikan keajegan Desa 3. 3. Mempublikasikan Situasi. Mahasiswa yang Terlibat No. 2. dan kondisi Sumber Daya alam dan manusia Desa Padangan melalui sebuah media yang mudah digunakan dan mengglobal 3. 12. Mendokumentasikan secara keseluruhan situasi dan kondisi sumberdaya alam dan manusia di Desa Padangan melalui kegiatan KKN-PPM V UNUD 2. 8. 10. 11. Hasil yang Diharapkan Adapun hasil yang diharapkan dari program KKN-PPM ini adalah sebagai berikut: 1. Tujuan Adapun tujuan dari program KKN-PPM di bidang fisik ini antara lain : 1. 9. 5. 6. Mempererat hubungan sosial antara masyarakat Desa Padangan dengan Mahasiswa/i Universitas Udayana D.B. 7. Nama Sintha Dewi Aryaningrat Ayu Andini I Gst Bgs Wisma Adiputra Bagus Mayun Pradita Jaya Gst Ayu Emi Prastika Yuli Sagung Tri Diah Purwani Lia Puspitasari Komang Kusuma Hendra Gst Ayu Primandari Utami Ni Luh Meri Handayani Ni Putu Tessa Intaran I Gede Ari Sudana Ni Wayan Ginna Astarina NIM 0902205038 0902205005 0920025008 0920025050 0911105002 0908505067 0908505025 0908605006 0908105010 0908205004 0908605028 0908405050 0908505060 Fak FK FK FK FK FTP MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA MIPA Jur Psikologi Psikologi IKM IKM ITP Farmasi Farmasi Ilkom Kimia Fisika Ilkom Matematika Farmasi 11 . 1. Memberi sumbangasih fisik yang berarti bagi Desa Padangan C.

19. Sebelumnya tingkat produksi kopi di Bali mencapai 3200 ton per tahun untuk kopi Arabika dan 13. Sehingga buah yang jadi itu sejak awal 12 .2. kopi robusta dapat tumbuh di sebagian besar dataran rendah sampai tinggi. 22.000 ton per tahun untuk kopi Robusta. 17. 23. 20. Dampak perubahan iklim menyebabkan pembentukan bunga tidak terjadi. 15. 16. Judul Kegiatan Bidang Peningkatan Produksi : “Peningkatan Mutu. A.14. 18. Pande Nym Karismawan I Putu Adnya Pratama IGA Dian Wulandari Gede Suwiyoga Aziz Suryoputro Pribadi Wandana Narayana Putra I Made Bayu Dwi Putra AA Gd Bagus Nareswara Yudhistira Adi Nugraha P I Nyoman Purnawan 0908505006 0905105017 0901305101 0901305004 0901505006 0804505010 0804505045 0804505068 0804505042 0920025051 MIPA FP FS FS FS FT FT FT FT FK Farmasi Agroekoteknologi Inggris Inggris Sejarah TI TI TI TI IKM 1. sedangkan arabika kebanyakan ditanaman di dataran tinggi seperti di daerah bangle.Tabanan.Pupuan. Produksi kopi di bali umumnya berasal dari dua jenis kopi yaitu kopi robusta dan kopi arabika. Di Indonesia terutama di bali sendiri kopi sudah menjadi minuman yang selalu disajikan dalam setiap kegiatan. bahkan bunga yang terbentuk tidak mengalami persarian sehingga gugur. sementara kopi Robusta mencapai 45 persen. Kualitas serta Kuantitas Hasil Produksi Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Di Desa Padangan” Subtema 1 Pelatihan Pembuatan MOL (MikroOrganisme Lokal) Dan Pemanfaatan Limbah Kopi Dan Kotoran Ternak Kambing Sebagai Pupuk Organik Guna Meningkatkan Kwantitas dan Kwalitas Hasil Kopi Di Desa Padangan. 21. penurunan produksi kopi Arabika di Bali mencapai 55 persen. Berdasarkan data Dinas Perkebunan Bali. Latar Belakang Kopi merupakan buah yang lazim dijadikan minuman penghilang rasa ngantuk.

MOL atau mikroorganisme lokal dapat digunakan sebagai pengganti bioaktivator dalam 13 .000 per kilogram. hal ini dapat dilakukan dengan cara penggunaan pupuk yang berimbang. Jamur Akar Putih serta hama nematode. Desa padangan merupakan salah satu sentra penghasil kopi yang terletak di Kecamatan Pupuan. 31. buah nanas .kotoran serta urine sapi untuk pembuatan pupuk cari. Kopi Robusta yang biasanya Rp. Bali.000 per kilogram. Sedangkan untuk kopi arabika sebelumnya hanya Rp. yang dalam hal ini penguatan tumbuhan kopi. Untuk mengurangi atau bahkan menghindari kerusakan yang ditimbulkan oleh hama tidak hanya perlu penanganan dari luar. gangguan hama dan penyakit tersebut dapat mengakibatkan gangguan produksi yang mampu menurunkan hasil signifikan pada buah kopi. Sebagian besar petani membudidayakan kopi robusta. Jamur Upas. Alternative pengendalian yang saat ini paling efektif dan efisien adalah penggunaan pestisida. 13. juga karena kopi jenis ini lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.gedebog pisang. saat ini telah menyentuh harga Rp. Desa ini memiliki ketinggian sekitar 800 meter dari permukaan laut.000 per kilogram.penggerek buah kopi.jumlahnya sedikit. daun nimba . namun resiko penggunaan pestisida bagi lingkungan dan ekosistem sekitar aka member dampak yang merugikan. Berbagai jenis hama dan penyakit seperti penyakit Karat Daun. MOL adalah mikroorganisme lokal yang dapat di buat dengan sangat sederhana yakni dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar kita yakni dapat memanfaatkan limbah dari rumah tangga atau memanfaatkan sisa dari tanaman misalnya bonggol pisang . Selain itu serangan berbagai jenis hama serta penyakit yang menyerang tanaman kopi ikut memicu terjadinya penurunan produksi kopi di bali. namun juga perlu adanya penanganan dari dalam. akibat penurunan produksi harga kopi di Bali saat ini mengalami kenaikan yang signifikan. disamping karena jumlah produksinya yang lebih banyak dari kopi arabika. 57. Maka dari itu dikembangkan system PHT atau Integrated Pest Management yang dimana dalam pengendalian hama diterapkan berbagai cara atau metode namun penggunaan pestisida merupakan pilihan terakhir. 22. pemupukan yang berbasis masyarakat adalah Salah satu alternative penggunaan MOL mikroorganisme local yang selanjutnya dikombinasikan dengan memanfaatkan sisa ampas kopi.Kabupaten Tabanan. kini telah mencapai harga Rp.000 perkilogram.

54. rumput gajah. Pohon Gamal. 48. 125 mg L-1 Na. Daun Gamal dapat diberikan sebagai Pakan Ternak dengan Kandungan Gizi adalah 3 – 6. nasi basi. Pemanfaatan daun gamal sebagai bahan baku dalam penelitian karena tanaman gamal (Gliricidia sepium) merupakan salah satu jenis tanaman leguminoceae dengan kandungan unsur hara yang tinggi. Dengan menggunakan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.8 % N. dan daun gamal.11 mg L-1 P. Purwanto (2007) menguraikan gamal yang berumur satu tahun mengandung 36% N.469 mg L-1 K.4% Nitrogen. bahan utama dalam pembuatan MOL terdiri dari tiga komponen antara lain : (1) karbohidrat berasal dari air cucian beras. dan air kelapa. dan 10% abu K. 0.77% K. Gamal merupakan akronim dari Ganyang Mati Alang-Alang yang dikarenakan bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan alang-alang. 0. 48. 0. 15 – 30% serat kasar dan 10% Abu. kentang.31% P.27% karbohidrat. (2) glukosa dari gula merah.77% K. 520 mg L-1 S.241 mg L-1 Cu. Pembuatan MOL dilakukan dengan memanfaatkan daun gamal dikombinasikan dengan air kelapa sebagai sumber glukosa. (3) sumber mikroorganisme berasal dari keong mas. 0. bahasa latinnya adalah Gliricidia Sepium. kandungan unsur hara yang terdapat dalam larutan MOL daun gamal lebih tinggi daripada larutan MOL dengan bahan dasar rebung. Kandungan unsur hara yang terdapat dalam larutan bio–urine daun gamal terdiri dari 2. dan rumput gajah. 14 . Menurut Hadinata (2008). 0. 224 mg L-1 Mg. singkong. air kencing. 15-30% serat kasar. Daun Gamal yang rontok dan jatuh ke tanah pada musim kemarau sangat bermanfaat juga untuk meningkatkan bahan organik serta kadar nitrogen tanah. 3. dan terasi.60 mg L-1 Mn. Air kelapa merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme selama proses fermentasi karena air kelapa mengandung 7.Pohon Gamal yang dijadikan pohon rambatan Vanili di lahan perkebunan & peternakan Villa Domba. Daunnya dapat diberikan sebagai Pakan Ternak saat dilakukan Pemangkasan. dan urin sapi sebagai sumber mikroorganisme. 14. gandum. rebung.pembuatan kompos atau langsung diaplikasikan ke tanaman. cairan gula pasir.75 mg L-1 Fe. 0. Sama halnya dengan Kaliandra maka jenis tanaman ini masuk ke dalam kelompok polong-polongan atau Leguminoseae. MOL murah sehingga menghemat biaya produksi tanaman.83 mg L-1 Zn. Berdasarkan hasil penelitian Sutari (2009). kulit buah-buahan.31 % P.5 mg L-1 Ca. dan 7455 mg L-1 Cl.

lama fermentasi yang disarankan adalah 14 hari karena bahan organik telah mengalami proses 15 .50% K sedangkan kotoran sapi padat mengandung 0. Populasi mikroorganisme selulolitik berkembang dengan baik pada ruminansia yang diberi pakan utama berupa hijauan dengan serat yang tinggi. Suriawiria (1996) menyatakan bahwa proses pengomposan alami membutuhkan waktu yang sangat lama. Hidayat. Menurut Lukitaningsih (2010). 2002). Urin sapi mengandung 1. Menurut Wanapat (2001 dalam Wahyudi.20% P. bakteri dan jamur lignoselulolitik memiliki peran penting dalam proses perombakan pakan ternak dalam bentuk selulosa di dalam rumen. 0.14% N. dan 183 mg L-1 klor (Budiyanto. Menurut Lingga (1991 dalam Syaifudin. temperatur.1 mg L-1 besi. fermentasi merupakan perubahan kimia beberapa enzim dengan memanfaatkan bakteri dan jamur sebagai dekomposer. mikroorganisme mampu mempercepat proses pengomposan menjadi sekitar menyatakan. antara 6 bulan hingga 12 bulan. 2-3 minggu. 2009). Perubahan kimia dari fermentasi meliputi proses pengasaman. Faktor-faktor yang berperan penting dalam proses fermentasi antara lain media fermentasi. Menurut Hidayat (2006). Hidayat (2006) 4-14 hari. sampai bahan organik tersebut benar-benar tersedia bagi tanaman.0. dan dekomposisi gula menjadi alkohol dan karbondioksida.00% N. dan rasio C/N dalam bahan (Suriawiria.50% P. 30 mg L-1 magnesium. Mikroorganisme dalam larutan MOL melakukan perombakan terhadap bahan organik yang terdapat dalam MOL sehingga terbentuk senyawa yang lebih sederhana. 2006).1996. 37 mg L-1 fosfor. 0. kotoran ternak sapi cair memiliki kandungan unsur hara yang lebih tinggi daripada kotoran ternak sapi padat. kadar bahan baku atau substrat. 2010). serta dekomposisi senyawa organik. dan 1.10% K. Penggunaan mikroorganisme dapat mempersingkat proses dekomposisi dari beberapa bulan menjadi beberapa minggu. pH. bentuk dan sifat mikroorganisme yang aktif di dalam proses fermentasi. 0. 24 mg L-1 belerang. beberapa mineral antara lain 312 mg L-1 kalium.29% protein. Urin sapi dimanfaatkan sebagai sumber mikroorganisme dalam pembuatan MOL. waktu. karena kotoran ternak mengandung mikroorganisme selulolitik yang membantu proses pencernaan. dan 0. bahwa lama fermentasi berkisar dekomposisi.

Berdasarkan hasil penelitian Sutari (2009). Peningkatan taraf ekonomi atau kesejahteraan petani sejalan dengan peningkatan produksi kopi. Pemanfaatan limbah pertanian menjadi menguntungkan C. serta proses pembuatannya yang sederhana. Masyarakat mampu mengelola kebun kopi secara mandiri. Memberi alternatif solusi bagi petani kopi di Desa Padangan 3. 6. dan difermentasi selama beberapa minggu.terutama dalam hal pemupukan. dan air kelapa dimasukkan dalam wadah tertutup. setelah itu larutan MOL dapat digunakan sebagai aktivator dalam pembuatan pupuk kompos atau dapat langsung digunakan sebagai pupuk cair. Peningkatan produksi kopi. Penggunaan MOL sangat murah dan efisien karena larutan MOL menggunakan bahan alami yang terdapat di lingkungan sekitar. Peningkatan produksi kopi 2. pembuatan MOL starter dilakukan dengan proses fermentasi daun gamal dan air kelapa dengan konsentrasi 250 g L-1 air kelapa. Meminimalisir penggunaan pupuk sintetis yang dapat meninggalkan residu kimia di dalam tanah. Perlakuan menggunakan bio-urine daun gamal menunjukkan hasil yang paling baik pada pertumbuhan tanaman sawi dibandingkan dengan bio-urine rebung dan bio-urine rumput gajah. 7. 16 . Hasil yang Diharapkan Adapun hasil yang diharapkan dari program KKN-PPM ini adalah sebagai berikut : 4. Memberdayakan hal-hal yang ada disekitar lingkungan petani 4. urin sapi. Bahan–bahan yang terdiri dari daun gamal. Tujuan `Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah: 1. B. 5.

Salah satu sumber buah-buahan yang dapat digunakan sebagai produk fungsional yaitu jeruk yang memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh namun cepat rusak jika tidak dilakukan penanganan yang tepat. Beberapa dari rempah-rempah yang sudah lama dikenal di adalah kunyit dan asam. tampak kecenderungan masyarakat dalam mengonsumsi makanan untuk mempertimbangkan pengaruh makanan yang dikonsumsi terhadap kesehatan tubuhnya disamping kelezatan dan nilai gizi produk tersebut (Goldberg 1994). autoimun. Jeruk lemon mengandung substansi yang diketahui sebagai limonene yang digunakan untuk menghilangkan batu empedu dan dipercaya pula sebagai agen anti kanker. Minuman kunyit 17 . pektin yang terkandung di dalam daging buahnya menurunkan kolesterol darah. 2004). Kenyataan ini menuntut suatu bahan tidak lagi sekedar bergizi dan lezat tetapi juga dapat bersifat fungsional. Pangan selain berfungsi untuk mensuplai kebutuhan gizi dan kelezatan dengan cita rasanya. dan penuaan dini. kanker. khususnya jeruk lemon selain dimakan segar. Selain dari buah. merupakan bahan baku industri pembuatan asam sitrun. Bahkan bila dimungkinkan dapat menyembuhkan atau menghilangkan efek negatif dari penyakit tertentu. dan minyak jeruk. pangan juga berfungsi untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. rempah-rempah juga dapat berfungsi sebagai pangan fungsional. Latar Belakang Dewasa ini. katarak. Selain itu. Jenis jeruk ini juga dapat dibuat selai. Jeruk.Subtema 2 Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Desa Padangan Menjadi Produk Fungsional A. Tujuan pengembangan pangan fungsional antara lain untuk memperbaiki fungsi-fungsi fisiologi agar dapat melindungi tubuh dari penyakit. Fenomena pangan fungsional melahirkan paradigma baru dalam modifikasi berbagai produk olahan pangan yang memberikan sifat fungsional. Minuman fungsional kunyit asam telah lama dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat. Semakin banyaknya masyarakat yang sadar akan kesehatan dan maraknya gaya hidup sehat menempatkan fungsi pangan tidak lagi terbatas hanya dua tetapi menjadi tiga macam. Kandungan limonene tertinggi berada pada bagian spon putih dari daging lemon (buletin teknopro hortikultura. khususnya penyakit degeneratif seperti atherosklerosis. pektin.

Selain itu. Tujuan Adapun tujuan dari program ini : 1. antipasmodikum. Memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Desa Padangan 2. 2003). Asam merupakan sejenis bumbu tradisional yang kaya akan zinc dan kandungan L-tartaric acid yang menurunkan resiko terbentuknya batu Kristal dalam saluran kemih (Winarno 1997). adapun hasil yang kami harapkan antara lain adalah: 1. Mengenalkan manfaat dari jeruk lemon dan minuman kunyit asam 3. demam. obat sakit perut. Dapat lebih memberdayakan sumber daya alam khususnya rempah-rempah yang ada di Desa Padangan 18 . Selain itu dijelaskan bahwa minuman kunyit asam sebagai pengurang rasa nyeri pada dismenorea primer memiliki efek samping minimal dan tidak ada bahaya jika dikonsumsi sebagai suatu kebiasaan (Limananti dan Triratnawati. kunyit juga mempunyai aktivitas antioksidan yang cukup tinggi yang terutama disebabkan oleh senyawa kurkumin. infeksi oral. radang mata. obat gingivitis (radang gusi). penyakit pernapasan.asam adalah suatu minuman yang diolah dengan bahan utama kunyit dan asam (Limananti dan Triratnawati. kunyit dan asam untuk meningkatkan penghasilan C. dan sebagai astrigentia serta analgetika (penghilang rasa nyeri). Oleh karena itu. Menurut Sastroamidjojo (1997). lepra. serta kunyit dan asam sebagai minuman tradisional. Asam juga dapat digunakan sebagai obat disentri. diusulkan untuk dilakukan optimasi produk fungsional berbahan dasar jeruk lemon dalam pembuatan selai. obat radang selaput mata. kunyit mempunyai khasiat sebagai penghilang gatal. obat sesak napas. Membantu masyarakat membuka peluang usaha baru dari jeruk lemon. dan luka-luka (Lewis dan Elvin 1977). Hasil yang Diharapkan Melalui pelaksanaan program ini. 2003). kunyit dan asam jawa sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk fungsional. Dengan berbagai manfaat tersebut jeruk lemon. Membantu masyarakat dalam meningkatkan pengolahan jeruk lemon dan minuman kunyit asam yang tepat agar kandungan gizinya tidak hilang 4. B.

Sebagai langkah awal 19 .Murid SD. Kabupaten Tabanan. dan Melengkapi Sarana Pendidikan di SD dan Menambah Koleksi Buku Bacaan” A. Meningkatnya kesehatan masyarakat D. Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi jeruk lemon dan rempah-rempah dari kunyit dan asam sebagai minuman kunyit asam 3. Di Desa Padangan sendiri hanya terdapat sekolah SD dan SMP. Judul Kegiatan Bidang Sosial Budaya :”Pemberdayaan Sumber Daya Manusia di Desa Padangan Melalui Penyuluhan Pemahaman Pentingnya Pendidikan Tinggi dan Teknologi Informasi Komputer.2. Dalam survey kami. Universitas Udayana mewajibkan kepada mahasiswa melaksanakan KKN-PPM (Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat). kecamatan Pupuan. 2.3. sedangkan untuk SMA harus dilanjutkan di luar Desa Padangan yang jarak tempuhnya lumayan jauh dengan infrastruktur jalan yang kurang baik sehingga menyebabkan rendahnya minat murid untuk melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. sorotan akan dititik beratkan pada masalah Pendidikan sebagai dasar peningkatan sumber daya manusia. berbagai masalah sosial budaya ditemukan menjadi sorotan di Desa Padangan. Masih banyaknya jumlah rumah tangga miskin (RTM) di Desa Padangan ini dapat diakibatkan oleh tidak meratanya tingkat pendidikan masyarakat karena terbatasnya sarana pendidikan di daerah tersebut. khususnya dalam proses meningkatkan sumber daya manusianya. 4. 1. Latar Belakang Sebagai wujud dari pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam kesempatan kali ini. Mahasiswa yang Terlibat No. Nama NIM Fak ITP Kimia Fisika Agroekoteknologi Jur Gst Ayu Emi Prastika Yuli 0911105002 FTP Gst Ayu Primandari Utami 0908105010 MIPA Ni Luh Meri Handayani I Putu Adnya Pratama 0908205004 MIPA 0905105017 FP 1. Kegiatan Games Edukatif Untuk Murid . 3. Disini kami ditempatkan di Desa Padangan.

Di Desa Padangan pada proses ini sangat rentang murid SMP tidak melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi karena berbagai alasan terutama kurangnya minat anak – anak tersebut. Selain faktor minat yang memengaruhi seorang anak untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Pada proses ini anak akan mulai berpikir untuk menentukan masa remaja yang akan ditempuh. keluarga dan lingkungannya. Diharapkan dengan kegiatan lomba tersebut akan memacu semangat mereka untuk belajar. terdapat juga faktor kebosanan belajar sang anak karena menganggap belajar itu tidak menyenangkan. Ini sering dirasakan oleh siswa – siswa SD yang pada dasarnya mereka merupakan anak – anka yang masih menyukai bermain. Sehingga perlunya diberikan penyuluhan pemahan pentingnya pendidikan tinggi sebagai dorongan dan motivasi agar adanya minat dari anak – anak di sini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pendidikan tinggi merupakan suatu jalan lebar yang dapat membantu mengurangi jumlah RTM. Murid yang sedang melaksanakan pendidikannya di tingkat SMP merupakan seorang anak yang sedang tumbuh menjadi ramaja. Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tingkat pendidikan di Desa Padangan adalah melaksanakan penyuluhan mengenai pentingnya pendidikan tinggi. Untuk mengatasi hal ini perlu adanya suatu kegiatan yang dapat membuat kesan bahwa belajar itu menyenangkan melalui kegiatan lomba tingkat SD yang dilaksanakan secara menarik dan kreatif sehingga akan memberikan kesan menyenagkan kepada siswa – siswa tersebut.mengurangi jumlah RTM di Desa Padangan ini adalah meningkatkan mutu dan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) dengan cara meningkatkan tingkat pendidikan penduduk. lingkungan. Pada pelakasanaan survey yang kami laksanakan ke SD yang ada di Desa Padangan terlihat bahwa infrastrukur 20 . serta dengan mendapatkan pendidikan yang tinggi maka akan ada peluang memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Pad kegiatan penyuluhan ini juga akan diberikan penuluhan tentang pentingnya teknologi informasi komputer dan cara ber internet sehat. dan pergaulannya. melalui pendidikan yang tinggi seseorang akan mendapatkan ilmu yang dpat berguna bagi dirinya. Keinginan untuk menempuh pendidikan sampai ke tingkat yang setinggi-tingginya diawali oleh minat sang murid. akan ada banyak faktor yang akan menentukan pilihan sang anak mulai dari keluarga.

C. Meningkatnya kualitas dan mutu pendidikan siswa di Desa Padangan. 4. Secara keseluruhan aspek sosial budaya akan menjadi ujung tombak daya saing Desa Padangan kedepannya. serta kelengkapan sarana pendukung pendidikan yang lainnya juga. sarana dan prasarana di sana masih kurang. 3. Memberikan pemahaman kepada Siswa – siswa di Desa Padangan mengenai pentingnya pendidikan tinggi. 3. perlu kiranya ada penambahan beberapa sarana seperti poster – poster bahasa inggris. Serta suasana ruangan yang masih terlihat baku. Mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan Pendidikan di Desa Padangan. Meningkatnya pemahaman masyarakat di bidang pendidikan mengenai pentingnya pendidikan tinggi. Tujuan Adapun tujuan dari program bidang sosial budaya ini adalah : 1. 4. Namun dilihat dari suasana ruangan.. KKN-PPM ini akan menjadi kesempatan pengabdian yang tepat guna membantu Desa Padangan diinginkan. Berbagi dan meningkatkan wawasan Padangan 2. Berbagai program telah secara konkrit kami rancang untuk medukung pengembangan tersebut. Meningkatnya semangat belajar siswa –siswa di Desa Padangan. di bidang pendidikan di Desa mencapai daya saing yang 21 .gedung SD disana sudah baik. Meningkatnya mutu dan kualitas Lembaga Pendidikan di Desa Padangan. Hasil yang Diharapkan Adapun hasil yang diharapkan dari program KKN-PPM ini adalah sebagai berikut : 1. tabel – tabel perkalian. Meningkatkan mutu dan kualitas Lembaga Pendidikan di Desa Padangan. Terlihat bahwa di beberapa ruang kelas kurang lengkapnya foto presiden dan wakil presiden. B. 2.

menerapkan. maupun orang dewasa hendaknya memahami.4. PHBS dapat berlaku secara universal dan dapat dilakukan di rumah. Salah satunya dengan PHBS. kesehatan perlu dijaga. di sekolah. tempat kerja. 4. Maka dari itu. untuk mencapai suatu hal yang disebut dengan sehat. dan membiasakan diri dengan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kecamatan Pupuan. sehat adalah hal yang sangat mahal. Dalam undang-undang kesehatan disebutkan bahwa tujuan pembangunan kesehatan adalah agar masyarakat mempunyai kemampuan untuk menjaga dan meningkatkan derajat kesehatannya. remaja. baik anak-anak. Maka. 8. sehat adalah suatu keadaan yang baik fisik. Nama I Gede Ari Sudana IGA Dian Wulandari Gede Suwiyoga Aziz Suryoputro Pribadi Komang Kusuma Hendra Ni Putu Tessa Intaran Sintha Dewi Aryaningrat Ayu Andini NIM 0908405050 0901305101 0901305004 0901505006 0908605006 0908605028 0902205038 0902205005 Fak MIPA FS FS FS MIPA MIPA FK FK Jur Matematika Inggris Inggris Sejarah Ilkom Ilkom Psikologi Psikologi 1. termasuk pula masyarakat Padangan yang terdiri dari kelompok anak-anak yang masih bersekolah. Mahasiswa yang Terlibat No. Latar Belakang Menurut WHO (1946). Bagi sebagian besar orang. 3. Judul Kegiatan Bidang Kesehatan Masyarakat :” Meningkatkan Kesehatan Masyarakat melalui Kesadaran akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Penggunaan Potensi Alam sebagai Obat Tradisional di Desa Padangan” Sub tema 1 ”21 hari Pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna Meningkatkan Kesehatan Masyarakat di Desa Padangan. setiap orang. 5. 6. maupun tempat-tempat umum. Kesehatan itu penting untuk setiap orang. 7. 1. Kebiasaan adalah suatu hal yang biasa dilakukan oleh seseorang 22 . mental. Kabupaten Tabanan” A. dan orang-orang dewasa atau sebuah rumah tangga.D. dan tidak hanya sekedar tanpa penyakit atau kecacatan. maupun sosial. 2. remaja.

8. kelompok kami mengusulkan suatu program pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat dalam 21 hari guna meningkatkan kesehatan masyarakat yang berada di Desa Padangan. Menurut teori psikologi kognitif. kebiasaan baru dapat dibentuk dalam 21 hari dengan didahului perubahan pada sistem kognitif dari seseorang. tabungan bersalin. Mengefektifkan pengeluaran biaya masyarakat agar dapat dialokasikan untuk pemenuhan gizi keluarga. permasalahan yang ditemukan di desa padangan untuk sarana kesehatan boleh dibilang cukup terbatas. Selain itu. Kegiatan yang akan dilakukan seperti self control. Peningkatan kinerja dan citra alokasi biaya penanganan masalah kesehatan dapat di alihkan untuk pengembangan lingkungan sehat dan penyediaan sarana kesehatan merata. pembentukan dan pembinaan dokter kecil. Memberdayakan masyarakat agar mampu mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan 5.sehingga saraf-sarafnya secara refleks telah mampu melakukan hal tersebut dengan baik tanpa harus mengeluarkan energi yang terlalu banyak. Kabupaten Tabanan. Masyarakat mampu mengembangkan upaya kesehatan yang bersumber masyarakat seperti Posyandu. Jika hanya mengharapkan peranan dari posyandu dan puskesmas pembantu saja rasanya kesehatan masyarakat sulit untuk tercapai secara merata dan maksimal di seluruh keluarga yang ada di desa padangan. Meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersedia memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada 6. Menjadi pusat pembelajaran bagi daerah lain dalam pengembangan PHBS 23 . kelompok pemakai air. Meningkatkan kesehatan masyarakat 2. Tujuan Adapun tujuan dari program bidang kesehatan ini antara lain : 1. Kecamatan Pupuan. bermutu dan terjangkau. dimana disana hanya terdapat posyandu dan puskesmas pendamping. pendidikan dan modal usaha untuk peningkatan pendapatan 3. 7. B. Maka dari itu. Mengupayakan masyarakat untuk mampu menciptakan dan mempertahankan lingkungan sehat 4.

7. pendidikan dan modal usaha untuk peningkatan pendapatan 3. Masyarakat mampu mengembangkan upaya kesehatan yang bersumber masyarakat seperti Posyandu. bermutu dan terjangkau 8. Masyarakat mampu menciptakan dan mempertahankan lingkungan sehat 4. Peningkatan kinerja dan citra alokasi biaya penanganan masalah kesehatan dapat di alihkan untuk pengembangan lingkungan sehat dan penyediaan sarana kesehatan merata. negara-negara di Afrika. Obat tradisional telah diterima secara luas di hampir seluruh negara di dunia. kelompok pemakai air. Hasil yang Diharapkan Adapun hasil yang diharapkan dari program KKN-PPM ini adalah sebagai berikut : 1. Masyarakat bersedia memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada 6. C. 2005). Meningkatkan pengeloloaan lingkungan yang bersih dan mendukung dalam peningkatan kesehatan keluarga secara merata. Meningkatnya Kesehatan masyarakat 2. WHO merekomendasikan 24 .9. Menurut WHO. tabungan bersalin. yang secara turun menurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman (BPOM RI. Latar Belakang Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan. sediaan sarian atau galenik. bahan mineral. Masyarakat mampu mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan 5. Melalui pembentukan dan pembinaan dokter kecil diharapkan dapat membentuk anak yang memiliki kemampuan yang cukup akan hidup sehat dan pemahaman akan pengeloloaan lingkungan yang bersih dan mendukung dalam peningkatan kesehatan keluarga secara merata Sub tema 2 “Peningkatan Kesehatan Warga Desa Padangan melalui Pemanfaatan Potensi Alam sebagai Obat Tradisional” A. Menjadi pusat pembelajaran bagi daerah lain dalam pengembangan PHBS 9. atau campuran dari bahan tersebut. Pengeluaran biaya masyarakat dapat dialokasikan untuk pemenuhan gizi keluarga. bahan hewan. Asia dan Amerika Latin menggunakan obat tradisional sebagai pelengkap pengobatan primer yang mereka terima.

adanya efek komplementer dan atau sinergisme dalam ramuan obat tradisional atau komponen bioaktif tanaman obat. Bangsa Indonesia telah lama mengenal dan menggunakan tanaman berkhasiat obat sebagai salah satu upaya dalam menanggulangi masalah kesehatan. Serat Racikan Boreh Wulang Dalem dan relief candi Borobudur yang menggambarkan orang sedang meracik obat (jamu) dengan tumbuhan sebagai bahan bakunya (Sari. Memanfaatkan potensi alam sebagai obat tradisional untuk masyarakat 6. pada satu tanaman bisa memiliki lebih dari satu efek farmakologi. 2008). Lontarak Pabbura (Sulawesi Selatan). 2003). Termanfaatkannya masyarakat 25 potensi alam Desa Padangan untuk pengobatan . pencegahan dan pengobatan penyakit. WHO juga mendukung upaya-upaya dalam peningkatan keamanan dan khasiat dari obat tradisional (WHO. dan obat tradisional lebih sesuai untuk penyakit-penyakit metabolik dan degeneratif (Pramono dan Katno. terutama untuk penyakit kronis. dokumen Serat Primbon Jampi. Meningkatkan kesehatan masyarakat 5. Penggunaan obat tradisional secara umum dinilai lebih aman dari pada penggunaan obat modern. Penggunaan obat tradisional di Indonesia telah dilakukan oleh nenek moyang kita sejak berabad-abad yang lalu terbukti dari adanya naskah lama pada daun lontar Husodo (Jawa). Hasil yang Diharapkan Adapun hasil yang diharapkan dari program KKN-PPM ini adalah sebagai berikut: 4. 2006). penyakit regeneratif dan kanker. B. Hal ini disebabkan karena obat tradisional memiliki banyak keuntungan diantaranya efek samping obat tradisional relatif kecil. Tujuan Adapun tujuan dari program KKN-PPM di bidang kesehatan ini antara lain : 4. Meningkatnya kesehatan masyarakat 5. Usada (Bali). Mengurangi efek samping obat sintetis yang dikonsumsi masyarakat 7.penggunaan obat tradisional termasuk herbal dalam pemeliharaan kesehatan masyarakat. Memberdayakan masyarakat agar mampu mencegah dan menanggulangi penyakit melalui pengobatan secara tradisional C.

8 9. 2. Masyarakat dengan segera mampu mencegah dan menanggulangi penyakit D. 3. 1. 6. Mahasiswa yang Terlibat No. 4.6. 5. 7. Masyarakat tidak merasakan efek samping obat yang dikonsumsi 7. Nama Sintha Dewi Aryaningrat Ayu Andini Gst Bgs Wisma Adiputra Bagus Mayun Pradita Jaya Sagung Tri Diah Purwani Lia Puspitasari Ni Wayan Ginna Astarina Pande Nym Karismawan I Nyoman Purnawan NIM 0902205038 0902205005 0920025008 0920025050 0908505067 0908505025 0908505060 0908505006 0920025051 Fak FK FK FK FK MIPA MIPA MIPA MIPA FK Jur Psikologi Psikologi IKM IKM Farmasi Farmasi Farmasi Farmasi IKM 26 .

Kelompok Sasaran • . Survei potensi alam ke masyarakat di Desa Padangan. c. Kecamatan Pupuan. Lingkup Kegiatan Bidang Prasarana Fisik A. Perencanaan. Melakukan perizinan dengan instansi-instansi terkait dilingkup Desa Padangan. Pelaksanaan a.1. dan Evaluasi Partisipatif KKN-PPM Persiapan 27 . Perbaikan Fasilitas Desa c. Pemublikasian Potensi Desa Padangan Evaluasi Dilakukan melalui wawancara pada masyarakat umum Desa Padangan 2. dan Evaluasi Partisipatif KKN-PPM Persiapan a. LINGKUP KKN-PPM 2. Pelaksanaan. Masyarakat B. d. pendataan dan pengamatan langsung terhadap situasi dan kondisi masyarakat Desa Padangan b. Pendokumentasian dan Pendataan Kondisi dan situasi sumberdaya alam dan manusia Desa Padangan d. Kelompok Sasaran • Kelompok-kelompok tani di Desa Padangan. Perencanaan.II. Melakukan Survei-survei ke Fasilitas Desa. b. Kabupaten Tabanan B. Pelaksanaan. Lingkup Kegiatan Bidang Peningkatan Produksi A. Pembagian tugas untuk pelaksanaan kegiatan. Melakukan kerjasama dengan instansi-instansi terkait dilingkup Desa Padangan.2.

Perencanaan. Lingkup Kegiatan Bidang Sosial Budaya A.• Melakukan perizinan dengan instansi-instansi terkait dilingkup Desa Padangan Melakukan kerjasama dengan instansi-instansi terkait Survei ke masyarakat di Desa Padangan. • • • Pelaksanaan • • • Melakukan pembuatan MOL Melakukan penyuluhan Melakukan pembuatan pupuk organik Evaluasi • Dilakukan melalui penyebaran kuisioner pada kelompok tani di Desa Padangan 2. Pelaksanaan. Kelompok Sasaran • • Siswa-siswi SD Siswa-siswi SMP B. dan Evaluasi Partisipatif KKN-PPM Persiapan • • • Melakukan pendekatan dengan instansi terkait yaitu pihak sekolah Mengadakan kerjasama dengan instansi Menyusun program-program dan materi sosial budaya yang akan diberikan Pelaksanaan • Melakukan penyuluhan pentingnya pendidikan tinggi dan informasi komputer • • Melakukan games edukatif untuk siswa-siswa SD Melengkapi sarana pendidikan di SD dan menambah buku bacaan Evaluasi 28 . Pembagian tugas untuk pelaksanaan kegiatan.3.

b. Melakukan sosialisasi mengenai manfaat dan cara pengolahan obat tradisional c. Melakukan survei ke rumah warga Desa Padangan untuk melihat taman yang berpotensi sebagai obat. g.Masyarakat umum Desa Padangan B.4. Survei potensi alam ke masyarakat di Desa Padangan.Siswa-siswi SDN 1 Padangan . Kelompok Sasaran . Lingkup Kegiatan Bidang Kesehatan Masyarakat A. Pelaksanaan. Pembagian tugas untuk pelaksanaan kegiatan. dan Evaluasi Partisipatif KKN-PPM Persiapan e. Perencanaan. Melakukan kerjasama dengan instansi-instansi terkait dilingkup Desa Padangan. Melakukan perizinan dengan instansi-instansi terkait dilingkup Desa Padangan. Menyebarkan leaflet terkait dengan pengobatan tradisional Evaluasi Dilakukan melalui penyebaran kuesioner serta wawancara pada masyarakat umum Desa Padangan. f. h. 2.• Dilakukan dengan metode wawancara kepada beberapa orang dari siswa SD dan SMP. 29 . Pelaksanaan a.

batas Desa.III. Pembuatan Website Desa Padangan Program ini bertujuan untuk mempublikasikan potensi-potensi Alam dan Wisata yang ada di Desa Padangan dalam bentuk Website sehingga dapat diketahui oleh masyarakat. Rundown Rencana Kegiatan Bidang Prasana Fisik No. 2. Tempat sampah diletakkan di sekitar area Umum Desa. METODE PELAKSANAAN KKN PPM 3. tiang penyangga Net Voli. Selain itu juga akan dilakukan pengecatan ulang terhadap sarana dan prasarana Olahraga. seperti tiang gawang Sepak Bola. Metode Pelaksanaan Kegiatan Bidang Prasarana Fisik A. Pembuatan Aplikasi Sistem Manajemen Surat Program ini bertujuan untuk mempermudah perangkat desa dalam memanajemen surat masuk dan keluar di Kantor Perbekel Desa B. terutama calon Wisatawan.1. Perbaikan Fasilitas Desa Program ini berupa perbaikan terhadap identitas desa berupa gapura. Rencana Program Kegiatan Bidang Prasarana Fisik 1. 4. 3. Pengadaan Alat Kebersihan Program ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam pembuangan sampah di Desa. dan pembuatan garis lapangan. Dilakukan dengan mengecat ulang (menebalkan) Fasilitas tersebut. dan tulisan-tulisan yang menyangkut keberadaan desa tersebut. 1 2 3 4 5 Program Survei atribut desa yang akan diperbaiki Persiapan alat-alat untuk pembenahan atribut desa yang akan diperbaiki Perbaikan atribut desa Penyiapan alat bantuan Kebersihan Penyerahan dan penempatan alat kebersihan Tempat Desa Padangan Desa Padangan Desa Padangan Desa Padangan Desa Padangan Tim 10 Orang 11 Orang 21 Orang 10 Orang 21 Orang Jam/Individu 5 jam 5 jam 15 jam 5 jam 15 jam Jumlah 50 jam 55 jam 315 jam 50 jam 315 jam 30 .

Metode ini dilakukan dengan bantuan media proyektor dan materi penyuluhan akan dibuat dalam bentuk Microsoft Powerpoint.6 7 8 9 10 11 Survei dan dokumentasi Potensi alam dan Wisata Desa untuk dimasukkan ke Website Pembuatan Website Desa Padangan Sosialisasi Website Desa Padangan Survei Kondisi S. kami akan melakukan penyuluhan kepada kelompok-kelompok yang ada di masyarakat wilayah Padangan tentang manfaat jeruk lemon. kami sekaligus akan mempraktekkan cara pengolahan jeruk lemon untuk dibuat selai dan pengolahan minuman kunyit asam.2.P. B.pengolahan pasca Padangan panen. Rencana Program Kegiatan Bidang Peningkatan Produksi 1. Rundown Rencana Kegiatan Bidang Peningkatan Produksi No. kunyit dan asam serta produk apa saja yang dihasilkan. Program Tempat Tim Jam/Individu Jumlah 1 Survei potensisektor pertanian (teknologi pertanian. Pembuatan Pupuk Organik 3. Metode Pelaksanaan Kegiatan Bidang Peningkatan Produksi A. Dalam sesi penyuluhan. Desa budidaya. Pembuatan MOL 2. Surat masuk Keluar di Kantor Desa Pembuatan Sistem Manajemen Surat Kantor Desa Padangan Sosialisasi Sistem Manajemen Surat Kantor Desa Padangan TOTAL Desa Padangan Desa Padangan Desa Padangan Desa Padangan Desa Padangan Desa Padangan 6 Orang 6 Orang 6 Orang 6 Orang 6 Orang 6 Orang 10 Jam 10 Jam 5 Jam 10 Jam 10 Jam 5 Jam 60 Jam 60 Jam 30 Jam 60 Jam 60 Jam 30 Jam 1080 jam 3.O. kondisi topografi desa Padangan } 10 Orang 5 jam 50 jam 31 . Penyuluhan Pertama-tama.hama dan penyakit.

Sehingga diharapkan games akan 32 . dan di setiap pos akan diberikan pertanyaan untuk peserta. Point gamesnya terdapat pada jalannya perlombaan seperti maraton.Murid SD Kegiatan games edukatif untuk murid SD ini akan diadakan di halaman sekolah SD dengan gambaran acara seperti lomba. Penyuluhan Pemahaman Pentingnya Pendidikan Tinggi dan Teknologi Informasi Komputer Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di salah satu ruangan SMP N 4 Pupuan atas persetujuan perangkat sekolah. Rencana Program Kegiatan Bidang Sosial Budaya 1. Pembicara berasal dari mahasiswa KKN-PPM V Unud. Pada akhir sesi akan diadakan sesi tanya jawab.2 Persiapan alat-alat untuk pelatihan pembuatan MOL dan pupuk organik Persiapan alat-alat untuk pelatihan pembuatan selai jeruk dan minuman kunyit asam Pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan selai jeruk dan minuman kunyit asam Pembuatan MOL dan pupuk organik Desa Padangan Desa Padangan 11 Orang 15 Orang 5 jam 55 jam 3 15 jam 225 jam 4 Desa Padangan Desa Padangan 10 Orang 10 Orang 5 jam 50 jam 5 5 jam 50 jam 430 jam JUMLAH 3. namun dikemas dengan menarik dan unik. yaitu akan ada pos-pos yang akan dilaui oleh Peserta. 2. dengan peserta adalah murid SMP kelas 3. Ada 2 pokok materi yang disampaikan yaitu pemahaman tentang pentingnya pendidikan tinggi dan Materi tentang teknologi informasi komputer.3. Games Edukatif Untuk Murid . Pada pos pertanyaan yang diberikan mengenai mata pelajaran. dan untuk lebih meningkatkan minat siswa untuk bertanya maka akan diberikan hadiah bagi siswa yang mau bertanya. sehingga akan ada 2 pembicara. Metode Pelaksanaan Kegiatan Bidang Sosial Budaya A.

mahasiswa akan memberikan fakta-fakta mengenai penyakit-penyakit yang kiranya dapat ditimbulkan karena kebiasaan yang tidak sehat.Murid SD Desa Padngan Desa Padngan 23 Orang 4 jam 92 Jam 3 Melengkapi Sarana Pendidikan di SD dan Menambah Koleksi Buku Bacaan 23 Orang 2 Jam 46 Jam Total Volume JKEM 9 Jam 207 jam 3. Rundown Rencana Kegiatan Bidang Sosial Budaya No 1 Program Penyuluhan Pemahaman Pentingnya Pendidikan Tinggi dan Teknologi Informasi Komputer Tempat Desa Padanagn Tim 23 Orang Jam/Individu 3 jam Jumlah 69 Jam 2 Games Edukatif Untuk Murid . Rencana Kegiatan Bidang Kesehatan Masyarakat 1. sebelumnya akan dilaksanakan survey untuk mengetahui sarana apa yang dibutuhkan di SD sehingga pemberiannya akan tepat sasaran.dijalani dengan senang.4. Hal ini bertujuan agar siswa-siswi tersebut memiliki rasa takut dengan kebiasaan buruknya dan 33 . khususnya di sekolah. dimana semua barang yang dibutuhkan merupakan sumbangan dari para donatur dan mahasiswa KKNPPM V UNUD. Dalam penyuluhan. Metode Pelaksanaan Kegiatan Bidang Kesehatan Masyarakat A. Melengkapi Sarana Pendidikan di SD dan Menambah Koleksi Buku Bacaan Kegiatan ini dilaksanakan di SD desa Padangan. 3. Penyuluhan Penyuluhan dilakukan kepada siswa-siswi SDN 1 Padangan yaitu siswa kelas 4 dan 5. Untuk pemenangnya akan diberikan hadih sesuai juara yang didapatkan dan juga piagam penghargaan. B.

Rundown Rencana Kegiatan Kegiatan Briefing dan pembagian tugas Kegiatan surat menyurat ke klian banjar dan Kepala sekolah SD Kegiatan survey tempat dan waktu diadakannya penyuluhan Pembagian brosur PHBS Tempat Desa padangan Desa padangan Desa padangan Desa Tim 23 orang 23 orang 23 orang 23 orang Jam 2 jam 2 jam 3 jam 3 jam Jumlah 46 jam 46 jam 69 jam 69 jam 34 . B. Selain itu. Monitoring Proses monitoring akan dilakukan dengan memberikan sebuah form kepada masing-masing siswa-siswi yang berisi kontrol kegiatan mereka. salah satunya PHBS. pada saat kapan mereka mencuci tangan. Selain itu. 2. diberikan cara-cara sederhana dalam penerapan PHBS sekaligus memberi pemahaman bahwa PHBS adalah hal yang mudah dilakukan namun memberi manfaat yang sangat baik bagi kehidupan mereka. dan bagaimana pola hidup sehat yang telah mereka terapkan selama 21 hari. dan menyikat gigi. kami juga akan melakukan pembekalan dokter kecil terkait dengan PHBS sehingga mereka dapat pula mengajari teman-teman dan keluarganya mengenai cara-cara sederhana hidup bersih dan sehat.mencari cara untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Berapa kali mereka menyikat gigi. kegiatan ini juga mampu meningkatkan rasa percaya diri anak dan mengembangkan konsep diri positif bagi anak yang nantinya akan membuat anak mampu lebih mudah membentuk suatu kebiasaan baik dalam hidupnya. Proses monitoring akan dilakukan oleh tim dari mahasiswa dengan melihat form yang telah diisi oleh siswa setiap satu minggu sekali. membuang sampah pada tempatnya. maka suatu kebiasaan baru akan dapat terbentuk sesuai dengan teori psikologi kognitif bahwa mengubah perilaku seseorang haruslah didahului dengan perubahan pada pola pikirnya. Adapun PHBS yang akan diberikan adalah cara mencuci tangan yang benar. Kemudian. Jika kebiasaan PHBS telah dapat diterapkan dalam 21 hari.

Dokumentasi Total Desa padangan Desa padangan Desa padangan 23 orang 23 orang 23 orang 16 jam 1 jam 2 jam 368 jam 23 jam 46 jam 667 jam 35 .padangan Penyuluhan kesehatan PHBS Menyumbangkan buku mengenai kesehatan dasar seadanya.

000 930.000 120.000 60 50 15.000 50.000 15. Sat. 5 2 2 5 1 1 4 Jml.000 30.1 RINCIAN ANGGARAN BIAYA Rincian Anggaran Biaya Kegiatan Bidang Prasarana Fisik Pengeluaran Cat Kuas Tiner Amplas Kapur Serbuk Domain website Desa Padangan Tempat Sampah Satuan Kaleng Buah Kaleng Buah Karung Tahun Buah Jumlah (Rp) 50.000 120.000 10. 2 2 2 6 10 250 300 1 100 Total 50. 7.500 36 .000 60.000 540.000 50.000 5.000 20.2 Rincian Anggaran Biaya Kegiatan Bidang Peningkatan Produksi Pengeluaran Air Kelapa Ragi Jerigen (besar) Air Mineral Kotoran kambing Kunyit Asam Jawa Gula pasir Garam Biaya tak terduga Total Satuan Liter Buah Buah Dos Kilogram Gram Gram Kilogram Gram Jumlah (Rp) 25.000 100.000 20.000 100.000 10.IV.000 5 Vol.000 100.500 60.000 Vol.000 50. (Rp) 250.000 2.000 Total 4.000 100.000 100.000 15.000 500 100.000 10.000 15.

000 30. 1 40 1 5 1 4 6 Total 50.000 860. 2 100 100 Total 400.000 200.000 20.000 10.1. Rincian Anggaran Biaya Kegiatan Kesehatan Masyarakat Pengeluaran Sewa LCD Cetak leaflet Fotocopy form Satuan Buah Lembar Lembar Total Jumlah (Rp) 200.000 37 .4.000 20.000 200.000 5.000 200.000 30.000 200 Vol. Rincian Anggaran Biaya Kegiatan Bidang Sosial Budaya Pengeluaran Sewa LCD Konsumsi Perlengkapan lomba Poster Foto presiden Kapur & penghapus papan Biaya hadiah Biaya tak terduga Total Satuan Buah Bungkus Buah Lembar Lembar Buah Buah Jumlah (Rp) 50.000 Vol.000 150.000 50.000 2.2.000 100.000 4.000 100.000 620.000 80.000 25.000 200.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful