PERCOBAAN 4 SOLAR WATER HEATER

A. TUJUAN PERCOBAAN Setelah melakukan praktikum, mahasiswa diharapkan dapat :  Memahami prinsip kerja pemanas air dengan menggunakan kolektor.  Mengukur parameter untuk menentukan performansi pemanas air surya dan performansi kolektor.  Menghitung efisiensi sistem kolektor dan penyimpanan.  Melakukan evaluasi terhadap percobaan tersebut.

B. TEORI DASAR Radiasi matahari merupakan suatu bentuk radiasi pemananas yang mempunyai gelombang khusus. Intensitas cahaya sangat tergantung pada kondisi atmosfir. Tidak semua energi yang digunakan dalam sistem konstanta matahari mencapai permukaan bumi, karena terjadi penyerapan oleh gas CO2 dan uap air yang berada pada atmosfir. Radiasi matahari yang sampai ke permukaan bumi juga tergantung dari kadar debu dan zat pencemar lainnya dalam atmosfir. Sistem pemanas air surya mulai dikembangkan para ahli akhir-akhir ini di Indonesia. Sistem ini sangat cocok pemakaiannya di Indonesia dengan kondisi alam tropisnya. Sementara air panas semakin meningkat untuk keperrluan seharihari.

Sehingga energi dalam air tersebut akan bertambah. penukaran kalor konvensional energi berpindah dari caiaran ke caiaran dengan laju perpindahan yang tinggi dengan radiasi sebagai faktor yang sangat penting. Kolektor matahari adalah sebuah alat khusus dari penukar panas yang mengubah energi matahari menjadi energi panas untuk memanaskan air.SWH = Pipa Aliran air = Penampang kolektor = Wika SWH System = RangkaPenyangga Gambar 3.1 SWH Tampak Samping a) Pemanas air dengan kolektor. Pada kolektor matahari. Dengan adanya kenaikan temperatur air dalam pipa. Energi matahari yang diserap berupa radiasi langsung maupun energi difusi yang sebagian besar diserap dan dipindahkan ke dalam air yang berada dalam pipa pengumpul. menyebabkan energi air naik ke dalam pipa pengumpul yang akan disertai dengan turunnya massa jenis air sehingga air dalam pipa pengumpul menjadi lebih ringan dan . b) Prinsip Kerja Kolektor Pemanas air surya ini bekerja dengan cara menyerap energi matahari yang jatuh ke plat kolektor dasar. proses perpindahan energi adalah dari radiasi ke cairan (air).

Cp . Dengan sifat air panas yang masuk ke dalam tangki yang terdapat air dingin di dalamnya. Sirkulasi fluida melalui sistem terjadi secara almiah. Sepanjang kolektor itu menerima panas matahari berguna. c) Sistem Thermosipon (Sistem Pipa Air) Sistem aliran bebas (alamiah) terjadi akibat adanya perbedaan density. maka air panas tadi bergerakke atas bagian tengki tersebut dan air dingin tetap di bawah permukaan tangki tersebut. Letak tangki selalu pada tempat yang lebih tinggi dari sistem. Rumus-rumus yang digunakan : 1. Energi yang digunakan / diserap oleh sistem (Energi Output) Eout = ms . Keistimewaan alat ini beroperasi dengan tidak menggunakan bahan bakar sebagai tenaga. kolektor menerima radiasi matahari dan mengubahnya ke dalam bentuk panas dan mengkonduksikan ke air atau fluida yang lewat pada pipa kolektor air yang telah panas pada bagian atas dan air dingin pada bagian bawah (dasar tangki). Pada saat yang bersamaan. tanpa pertolongan dari sebuah pompa. perbedaan temperatur di dalam massa fluida. maka alat ini beroperasi. Tekanan yang mengarah ke bawah tangki memindahkan air dari saluran pipa air dan menekan masuk ke dalam pipa-pipa kolektor. Gbt . t (kJ) Dimana : A = luas permukaan kolektor (m2) Gbt = Intensitas radiasi matahari rata-rata (kW/m2) t = waktu (dtk) 2. Pola aliran inilah yang menggerakkan air ke tangki tempat penyimpanan air panas. (Takhir – Tawal) (kJ) Dimana : ms = massa sistem (air) (kg) Cp = kapasitas panas spesifik air (kJ/kg oC) Takhir = Temperatur akhir sistem (tangki) (oC) Tawal = temperatur awal sistem (tangki) (oC) .cenderung menempati tempat yang lebih tinggi. Daya input (Qin) Ein = A . Perbedaan temperatur terjadi akibat adanya perbedaan density.

PROSEDUR PERCOBAAN 1. Menyiapkan peralatan yang akan digunakan 2. Memasang pyranometer untuk mengukur intensitas matahari secara cepat dan tepat.3. ALAT DAN BAHAN     Tangki Water Heater Piranometer Stopwatch Kabel Penghubung D. 4. Membersihkan dan mengisi tangki dengan air sampai penuh 3. . Mencatat parameter-paremeter tangki yang diperlukan  Mengukur radiasi matahari  Temperatur air keluar  Temperatur air masuk  Temperatur udara sekeliling  Temperatur rata-rata tangki 5. Efisiensi Sistem (ηS) C. Mencatat kondisi lingkungan sekitar.

5 29.25 904 11.5 11. HASIL PERCOBAAN Tabel 3.065 m = 0.053 m3 F.053 m3 : 11.05 Wita : 35 oC : 44 oC : 29. Gbt a) Volume tangki.45 – 12.5 31 31 31 Trata-rata (oC) 29 29.0159 m = 0.5 29.45 982.5 30 30 30 30.05 811 11.5 30 30.5 30.05 dengan nilai – nilai parameter yang diketahui sebagai berikut :  Intensitas radiasi matahari. ANALISA HASIL PERCOBAAN Untuk analisa data diambil data pada tabel hasil pengamatan nomor 1 dari waktu pengamatan pukul 10.45 864 12.5 oC : 29 oC : 1200 s . No 1 2 3 4 5 Pukul Gbt Tfi (oC) 31 35 36 36 33 Tfo (oC) 50 44 44 43 44 Tangki Air T1 T2 T3 o o o ( C) ( C) ( C) 29 29 29 29.5 30.5 31 V x10-3 m3 53 53 53 53 53 (WITA) (W/m2) 10.1 Data Hasil Percobaan Solar Water Heather. Vt b) Waktu pengamatan      Temperatur masuk kolektor (Tfi) Temperatur keluar kolektor (Tfo) Temperatur akhir tangki (Takhir) Temperatur awal tangki (Tawal) Waktu (t) : 811 W/m2 : 53 ltr = 0. (Vt) Jumlah kolektor (n) Diameter pipa kolektor (d) = 61 cm = 65 mm = 53 liter = 11 buah = 5/8 “ = 0.61 m = 0.05 922 Data : Panjang tabung kolektor (P) Lebar tabung kolektor (L) Volume tangki.E.

5 oC b) Massa jenis air (ρair) .5 – 29) oC = 0.61 x 11 = 0. Cp .Penyelesaian : 1. ΔT Dimana : a) Beda temperatur tangki (ΔT) ΔT = (Takhir – Tawal) = (29. Energi Input Sistem Kolektor Surya Tubular Ein = GbT . Energi Output Sistem EoutS = ms . 1200 s = 424.065 x 0. Aa . t Dimana : a) Luas Apparature (Aa) Aa = (L x P) x n = 0. t = 811 W/m2 .43615 m2 Sehingga : Energi input kolektor (Qin) Ein = GbT .461 kJ 2. Aa .43615 m2 . 0.

94 kg/m3 = 52. 995. 4. 0.179 kJ/kg oC d) Massa fluida sistem (ms) Vs = 53 ltr = 0.25 oC diperoleh Cpair = 4.179 kJ/kg oC .053 m3 .25 OC ρair = 995. ΔT = 52.94 kg/m3 c) Panas spesifik air (Cpair) Berdasarkan tabel air pada Tfs = 29. Cp .785 kg Maka : EoutS = ms .053 m3 Maka : ms = Vs .5 oC = 110.25 oC Berdasarkan tabel sifat air maka ρair pada Tfs = 29.294 kJ .29. ρair = 0.785 kg .

3.5 OC ρair = 992. Cp . ΔT Dimana : a) Beda temperatur tangki (ΔT) ΔT = (Tfo – Tfi) = (44 – 35) oC = 9 oC b) Massa jenis air (ρair) 39.179 kJ/kg oC .5 oC Berdasarkan tabel sifat air maka ρair pada Tfk = 39.44 kg/m3 c) Panas spesifik air (Cpair) Berdasarkan tabel air pada Tfk = 39.5 oC diperoleh Cpair = 4. Energi Output Kolektor EoutK = mk .

321 kg Maka : EoutK = mk .44 kg/m3 = 1.001332 m3 .696 kJ .d) Massa fluida kolektor (mk)  Menghitung luas kolektor  Menghitung Volume kolektor Maka : mk = Vk . Cp .179 kJ/kg oC . ΔT = 1. 4.321 kg . 992. 9 oC = 49. ρair = 0.

Efesiensi  Efisiensi Kolektor (  Efisiensi Sistem ( Untuk data berikutnya dapat dilihat pada tabel hasil perhitungan. .4.

951 21.777 52.337 11.267 110.55 11.2.296 .217 [kJ] [%] 13.588 mk ms Ein EoutK EoutS K S 12.321 1.322 1.5 30 30.565 [%] 0 21.819 472.294 110.G.797 44.323 52.180 22.321 1.5 960 976 902.35 11.751 55. TABEL HASIL ANALISA Tabel 3.5 30 30.5 Kolektor Tfi [ Wita ] 1 2 3 4 5 10.5 31 Tangki Tawal [oC] Takhir [oC] [Kg] 1.792 7.277 110.15 11.645 60.785 52. Hasil analisa data pada solar water heater (SWH) pada tangki air Temperatur Temperatur No.445 510.350 494.769 52.15 [oC] 33 36 37 34 32 Tfo [oC] 46 44 44 45 42 29 29.5 29.55 12.595 502.174 38.234 110.861 23. Pukul Gbt [W/m2] 998.760 [Kg] [kJ] 522.739 8.5 944.332 [kJ] 71.322 1.

55 dan efesiensi cenderung mengalami penurunan hingga mencapai nilai efesiensi sebesar 11.2 Grafik Hubungan Efisiensi terhadap waktu Pada grafik di atas.951 % pada pukul 11.15. Pada grafik hubungan efesiensi sistem terhadap waktu pemanasan.15.000 20. sistem . Serta nilai efesiensi kolektor lebih besar dibandingkan nilai efesiensi . GRAFIK Hubungan Efesiensi Terhadap Waktu 25. dimana pada data pertama nilai efesiensi sebesar 13.79 % pada pukul 10.H.15 dan cenderung mengalami kenaikan hingga mencapai nilai efesiensi kolektor sebesar 22.000 10:48 ηs ηk 11:02 11:16 11:31 11:45 12:00 12:14 12:28 Waktu [Wita] Gambar 3.000 0. sedangkan pada grafik hubungan efesiensi kolektor terhadap waktu pemanasan.000 η [%] 10.000 15.000 5. memiliki nilai efesiensi sebesar 21. menunjukkan hubungan antara efesiensi sistem dan efesiensi kolektor terhadap waktu pemanasan air.96 % pada pukul 12.180 % pada pukul 12.

energi output sistem cenderung konstan. dimana pada data pertama energi output kolektor sebesar 71.000 40.000 0. yakni berkisar 110.294 – 110. .217 kJ.3 Grafik Hubungan Energi Output terhadap waktu Pada gambar di atas.000 20. Pada grafik hubungan antara energi output terhadap waktu pemanasan.797 kJ dan cenderung mengalami penurunan hingga mencapai nilai energi output sebesar 55. Dan energi output sistem lebih besar dibandingkan dengan energi output kolektor.000 80.Hubungan Energi Output Terhadap Waktu 120. Sedangkan pada grafik hubungan antara energi output sistem dengan waktu pemanasan.000 Eout [kJ] 60. energi output kolektor cenderung mengalami penurunan meskipun waktu pemanasan semakin bertambah.267 kJ.000 10:48 11:02 11:16 11:31 11:45 12:00 12:14 12:28 Waktu [Wita] EoutK EoutS Gambar 3. menunjukkan hubungan antara energi output pada kolektor dan sistem dengan waktu pemanasan air.000 100.

I. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengamatan dan hasil analisa data pada percobaan pengujian solar water heater . 15 yakni sebesar 13. Efesiensi sistem maksimum dihasilkan pada pukul 11. 27 kJ .55 yakni sebesar 23. Efesiensi kolektor lebih besar dibandingkan dengan efesiensi sistem Energi output yang dihasilkan oleh kolektor yakni sebesar 71. maka dapat disimpulkan bahwa : Prinsip kerja dari pemanas air surya ialah energi matahari yang berupa energi radiasi dikonversikan menjadi energi panas dengan menggunakan alat penukar panas dengan tujuan untuk memanaskan air yang mengalir pada alat penukar panas tersebut.337 %.76 % dan efesiensi kolektor maksimum dihasilkan pada pukul 11. 37 kJ lebih kecil dibandingkan dengan energi output yang dihasilkan oleh sistem yakni sebesar 110.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful