BAB II PEMBAHASAN

2.1.

LATAR BELAKANG BERDIRINYA ASEAN

ASEAN merupakan (singkatan dari Association of Southeast Asian Nations atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) adalah organisasi kawasan yang mewadahi kerjasama antarnegara di Asia Tenggara sejak tahun 1967. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok (Ibu Kota Thailand) oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Pendirian itu di tandai dengan penandatanganan Deklarasi Bangkok dan di peringati setiap tahun sebagai hari ASEAN. Pada tanggal Pada tanggal 5-8 Agustus 1967 kelima negara tersebut mengadakan pertemuan di tepi Pantai Bangsaem, Thailand. Pertemuan tersebut dihadiri oleh lima orang yang merupakan wakil dari lima negara. Kelima orang tersebut sebagai berikut. 1. Adam Malik; Menteri Presidium Urusan Politik/Menteri Luar Negeri indonesia. 2. 3. 4. 5. Tun Abdul Razak; Wakil Perdana Menteri Pembangunan Malaysia. Thanat khoman; Menteri Luar Negeri Thailand. S. Rajaratnam; Menteri Luar Negeri Singapura. Narciso Ramos, Menteri Luar Negeri Filipina. Pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand dan melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh Menteri Luar Negeri Filiphina, Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura, maka dibentuklah sebuah organisasi, yaitu ASEAN (Association of South East Asian Nation). Berdirinya ASEAN dilatarbelakangi adanya persamaan diantara negaranegara Asia Tenggara. Berikut persamaan-persamaannya: 1. Persamaan letak Geografis di kawasan Asia Tenggara. 2. Persamaan budaya yakni budaya Melayu Austronesia 3. Persamaan nasib dalam sejarah yaitu sama-sama sebagai negara bekas dijajah oleh bangsa asing. 4. Persamaan kepentingan untuk menjalin hubungan dan kerja sama di bidang ekonomi,sosial dan budaya.

2. profesi. Singapura dan Filiphina. pada tanggal 28 Juli 1995. kebudayaan. 4. Memajukan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan saling menghormati keadilan tata tertib hukum dalam hubungan antar negaradi Asia Tenggara. Bekerja sama secara efektif dalam memanfaatkan potensi pertanian dan industri. Selanjutnya. dan administrasi. TUJUAN BERDIRINYA ASEAN Tujuan terbentuknya ASEAN tercantum dalam naskah Deklarasi Bangkok. antara lain sebagai berikut. Kesepuluh negara di Asia Tenggara itulah yang sekarang menjadi anggota ASEAN. Negara Laos dan Myanmar menjadi anggota kedelapan dan kesembilan ASEAN pada tanggal 23 Juli 1997.3 Struktur Organisasi ASEAN . sosial. 2. 1. perbaikan fasilitas-fasilitas komunikasi. Meningkatkan kerjasama secara aktif dan saling membantu dalam hal-hal yang menjadi kepentingan bersama dalam bidang ekonomi. 2.Berdirinya ASEAN juga dilatarbelakangi oleh kesamaan sikap yang nonkomunis. dan hidup damaidi kalangan bangsa di Asia Tenggara. 5. teknik. Negara ini bergabung menjadi anggota kesepuluh ASEAN pada tanggal 16 Desember 1998. Memberikian bantuan satu sama lain dalam fasilitas-fasilitas latihan dan penelitian di sektor-sektor pendidikan. perluasan perdagangan. Malaysia. teknik. perekutuan. Mempercepat pertumbuhan ekonomi.mengingat komunis telah menimbulkan ketidakstabilan dalam negeri masing-masing negara. dan administrasi.2 Negara-Negara Anggota ASEAN Mula-mula anggota ASEAN hanya lima negara. negara Brunei Darussalam menjadi anggota keenam ASEAN. yaitu Indonesia.2. Thailand. 2. 3. Pada tanggal 7 Januari 1984. Kampuchea tidak mau ketinggalan. negara Vietnam menjadi anggota ketujuh ASEAN. kemajuan sosial dan kebudayaan melalui usah-usah bersama berdasarkan semangat kebersamaan. ilmu pengetahuan.

Memberikan penilaian terhadap pelaksanaan . c. Dewan komunitas ASEAN (ASEAN Community Councils). yaitu pertemuan para pejabat tinggi di bawah tingkat menteri Negara anggota ASEAN yang membidangi masing-masing sector kerjasama ASEAN.Usaha bersama dalam menjaga keamanan stabilitas dan pertumbuhan kawasan ASEAN. Pertemuan Badan-Badan Sektoral Tingkat Menteri (ASEAN Sectoral ministerial Bodies).KTT ke-3 Mengesahkan kembali prinsip-prinsip dasar ASEAN. . melaksanakan koordinasi. yaitu pertemuan tingkat tinggi para kepala Negara/pemerintahan Negara anggota.Melibatkan masyarakat di negara-negara anggota ASEAN dengan memperbesar peranan swasta dalam kerjasama ASEAN. . Dewan Koordinasi ASEAN (ASEAN Coordinating Council). Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC).KTT ke-2 Pencetusan Bali Concord 1. e. .a.Solidaritas kerjasama ASEAN dalam segala bidang.KTT ke-1 Deklarasi Kerukunan ASEAN.KTT ke-4 ASEAN dibentuk Dewan ASEAN Free Trade Area (AFTA) untuk mengawasi. yaitu pertemuan para menteri luar negeri Negara anggota ASEAN. sebagai coordinator dewan komunitas ASEAN. d. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN. Hasil dari KTT Resmi ASEAN . yaitu pertemuan para menteri membidangi masingmasing sector kerjasama ASEAN. b. yaitu pertemuan para menteri yang membidangi tiga pilar komunitas ASEAN. serta Persetujuan Pembentukan Sekretariat ASEAN. Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi ASEAN (ASEAN).

KTT ke-8 Pengeluaran deklarasi Terorisme.KTT ke-9 Pencetusan Bali Concord II yang akan dideklarasikan itu berisi tiga konsep komunitas ASEAN yang terdiri dari tiga pilar. . Malaysia. . Indonesia. Filipina.KTT ke-6 Pemimpin ASEAN menetapkan Statement of Bold Measures yang juga berisikan komitmen mereka terhadap AFTA dan kesepakatan untuk mempercepat pemberlakuan AFTA dari tahun 2003 menjadi tahun 2002 bagi enam negara penandatangan skema CEPT.KTT ke-5 Membicarakan upaya memasukan Kamboja. Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC) dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASSC). karena menyangkut serangan terorism pada gedung WTC di Amerika.Mengeluarkan deklarasi Terorisme. yaitu Brunei Darussalam. Laos. . .Skema Tarif Preferensi Efektif Bersama (Common Effective Preferential Tariff/CEPT) menuju Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN.Pengesahan ASEAN Tourism Agreement. cara-cara . . Singapura dan Thailand.KTT ke-10 Program Aksi Vientiane (Vientiane Action Program) yang diluluskan dalam konferensi tersebut menekankan perlunya mempersempit kesenjangan perkembangan antara 10 negara anggota ASEAN.KTT ke-7 Mengeluarkan deklarasi HIV/AIDS. yaitu Komunitas Keamanan ASEAN (ASC). memperluas hubungan kerja sama dengan para mitra untuk membangun sebuah masyarakat ASEAN yang terbuka terhadap dunia luar dan penuh vitalitas pada tahun 2020. . bagaimana pencegahan. Vietnam menjadi anggota serta memperkuat identitas ASEAN.

. menyepakati ASEAN Center.. keamanan energi Asia Tenggara. dan Lingkungan Hidup.KTT ke-12 Membahas masalah-masalah mengenai keamanan kawasan.KTT ke-13 Penandatanganan beberapa kesepakatan. Energi.hambatan ekonomi dengan cara saling membuka perekonomian negara.KTT ke-14 Penandatanganan persetujuan pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru 2.KTT ke-11 Perjanjian perdagangan jasa demi kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Korea Selatan.negara anggota dalam menciptakan kesatuan ekonomi kawasan. sosial budaya.4 Kerja Sama ASEAN Hubungan kerja sama ASEAN saat ini meliputi kerja sama di bidang ekonomi. Kerja sama ekonomi mencakup berbagai kerja sama di sektor perindustrian. dan politik pertahanan. pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS serta masalah nuklir Semenanjung Korea. perundingan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). . memorandum of understanding (MoU) pendirian ASEAN-Korea Center.perdagangan.dan pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas di ASEAN (AFTA). antara lain seperti perjanjian perdagangan dalam kerangka kerjasama ekonomi dan penandatangan kerjasama ASEAN dengan Korea Center. . 1) Kerja Sama Ekonomi Kerja sama ekonomi ASEAN ditujukan untuk menghilangkan hambatan. dan dokumen hasil KTT Asia Timur yang diberi label Deklarasi Singapura atas Perubahan Iklim. .

seperti berikut ini. penanggulangan narkoba. terdapat pula forum kerja sama dalam bidang politik dan keamanan yang disebut ASEAN Regional Forum (ARF). Kerja sama dalam bidang politik dan keamanan dilakukan menggunakan alat politik. pendidikan. a) Kawasan Damai. b) Traktat Persahabatan dan erja Sama (Treaty of Amity and Cooperation/TAC in Southeast Asia). penanganan bencana alam. kesehatan. ketenagakerjaan. pembangunan sosial. pemberdayaan perempuan. 3) Kerja Sama Politik dan Keamanan Kerja sama ini ditujukan untuk menciptakan keamanan. c) Kawasan Bebas Senjata Nuklir di Asia Tenggara (Treaty on Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone/SEANWFZ). b) Konvensi ASEAN tentang Pemberantasan Terorisme (ASEAN Convention on Counter Terrorism/ACCT). lingkungan hidup. kepemudaan. ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa bentuk kerja sama politik dan keamanan di ASEAN. . stabilitas dan perdamaian khususnya di kawasan ASEAN dan umumnya di dunia. Freedom And Neutrality/ZOPFAN). antara lain sebagai berikut. Selain ketiga instrumen politik tersebut. Bebas Dan Netral (Zone of Peace. penerangan.2) Kerja Sama di Bidang Sosial Budaya Kerja sama fungsional dalam ASEAN meliputi bidang-bidang kebudayaan. pengentasan kemiskinan. a) Traktat Bantuan Hukum Timbl Balik di Bidang Pidana (Treaty on Mutual Legal Assistance in Criminal Matters/MLAT). serta peningkatan administrasi dan kepegawaian publik.

melalui kerja sama yang lebih intensif antarnegara anggota ASEAN. Keempat. terutama untuk menghindari penggunaan wilayah-wilayah negara-negara anggota ASEAN untuk kegiatan yang dapat membahayakan Indonesia. bajak laut. Manfaat ASEAN Bagi Indonesia Terdapat beberapa keuntungan bagi Indonesia dengan meratifikasi Piagam ASEAN. . bidang imigrasi dan kekonsuleran. dan kejahatan ekonomi internasional. terjaminnya integritas wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ketiga. kejahatan internet. pencucian uang. Kelima. e) Kerja sama pemberantasan kejahatan lintas negara yang mencakup pemberantasan terorisme. f) Kerja sama di bidang hukum. Kedua.5. penyelundupan dan perdagangan senjata ringan dan manusia. perdagangan obat terlarang.c) Pertemuan para Menteri Pertahanan (Defence Ministers Meeting/ADMM) yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan melalui dialog serta kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan. serta kelembagaan antar parlemen. 2. terciptanya peningkatan kesadaran dan penghormatan masyarakat di kawasan akan keanekaragaman budaya. Pertama. terciptanya penguatan kapasitas ekonomi Indonesia dalam berintegrasi ke ekonomi global dengan meningkatkan daya tarik ekonomi ASEAN melalui penciptaan pasar tunggal dan berbasis produksi (single market and production base). d) Penyelesaian sengketa Laut Cina Selatan. dan warisan Indonesia. baik dalam bentuk tradisional maupun nontradisional. terciptanya situasi kawasan yang lebih kondusif bagi Indonesia untuk mengonsentrasikan sumber dayanya guna peningkatan pembangunan nasional. kearifan lokal. berkurangnya potensi ancaman dan kejahatan lintas negara.

ASEAN sendiri lebih menempatkan diri sebagai arena/forum untuk mendiskusikan masalah-masalah yang terjadi dan bukan sebagai aktor utama yang berhak melakukan tindakan kepada negara anggotanya.6. Pada pertemuan ASEAN ke 42 di Thailand. Manfaat dan Peran ASEAN Bagi Anggotanya ASEAN sebagai organisasi kawasan di Asia Tenggara telah banyak memainkan peran penting dalam mewujudkan proses demokratisasi bagi negaranegara anggotanya. Rezim militer yang telah berkembang di Myanmar sejak tahun 1988 telah menimbulkan aksi protes dan menelan korban ribuan nyawa tidak berdosa. .Keenam. Dunia internasional dengan keras mengutuk Pemerintah Myanmar. PM Thailand menekankan bahwa pendekatan soft way (ASEAN way) lebih produktif daripada memberikan sanksi kepada Myanmar. pemuda. Salah satu upaya ASEAN adalah menggelar The ASEAN Inter-Parliamentary Myanmar Caucus (AIPMC). Pendekatan ASEAN way lebih menitikberatkan pada proses meyakinkan pemerintah berkuasa Myanmar bahwa ASEAN akan terus mendukung langkahlangkah strategis yang dibutuhkan untuk menekan angka kekerasan yang terjadi di Myanmar. terpusatnya kegiatan ASEAN di Indonesia seiring dengan peningkatan fungsi kelembagaan Sekretariat ASEAN dan pembentukan Perutusan Tetap Negara-Negara Anggota ASEAN di Jakarta melalui peningkatan frekuensi pertemuan ASEAN yang diadakan di Jakarta. Hal tersebut dapat terlihat setidaknya dalam menangani kasus di Myanmar. kesehatan. AIPMC menghimbau Presiden Myanmar Thein Sein untuk melanjutkan tugasnya memajukan proses demokratisasi dan penegakan Hak Asasi Manusia di Myanmar. Sedangkan ASEAN memilih jalan lain untuk menyelesaikan konflik di negara bekas jajahan Inggris ini. terciptanya peningkatan kerja sama di berbagai bidang sosial. serta penanganan bencana alam. Ketujuh. 2. pengelolaan lingkungan hidup. pendidikan. antara lain. ilmu pengetahuan dan teknologi. perempuan. Prinsip non-interference yang dijunjung ASEAN lebih menekankan pada pendekatan diplomatik dan kekeluargaan. dengan memberlakukan sederet sanksi untuk menekan Pemerintah Myanmar. komisi khusus yang dibentuk untuk menangani isu Myanmar. Pada pertemuan di Bali.

Pendekatan ASEAN way yang diperagakan ASEAN. mampu membujuk Pemerintahan Myanmar untuk mulai bersiap membuka diri terhadap tuntutan dunia internasional sekaligus tidak sampai menyinggung perasaan Myanmar dengan memasuki wilayah kedaulatan mereka. meskipun pada mulanya banyak dikritik karena dipandang tidak mampu menekan pemerintahan Myanmar. Aung Saan Suu Kyi. ASEAN selain sebagai penggerak utama pertumbuhan politik di kawasan. namun setidaknya memiliki dua impact sekaligus. Selain itu juga. Menyikapi hal tersebut. Apalagi sejak terjadinya pergantian kekuasaan dari rezim militer ke pemerintah sipil tahun lalu banyak memberikan perubahan menggembirakan. dilepaskannya tahanan politik. pada bulan April lalu. juga mampu menciptakan partisipasi yang aktif dan rasa saling memiliki seluruh negara anggotanya. . Pemerintah Myanmar telah menyambut baik tawaran ASEAN untuk mengirimkan tim pemantau ASEAN selama pemilu yang berlangsung di negara itu. Prinsip non-interference yang diterapkan ASEAN selama ini telah menjadikan Asia Tenggara sebagai salah satu kawasan yang memiliki tingkat stabilitas dan perdamaian terbaik dibandingkan kawasan negara berkembang lainnya. Dalam upaya mengatasi kemiskinan yaitu dengan dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang lebih melibatkan sebanyak mungkin keikutsertaan masyarakat. informasi. Salah satu upaya yang dilakukan oleh ASEAN adalah meningkatkan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan layanan sosial. termasuk ikon demokrasi Myanmar. ASEAN memiliki peran bagi masyarakat negara anggota yaitu sebagai berikut. termasuk pemanfaatan teknologi dan komunikasi.“Myanmar harus mengambil langkah-langkah konkret dan maju menuju perundingan damai dengan kelompok-kelompok etnis yang bersenjata sebagai prasyarat untuk kemajuan demokrasi" bunyi pers release pertemuan pada 29 November 2011 tersebut. seperti serangkaian reformasi ekonomi dan politik.

ASEAN menetapkan tanggal 15 Juni sebagai “Hari Demam Berdarah ASEAN”. Kerja sama itu dilaksanakan melalui proyek-proyek kebudayaan di bawah Sub-Komite Kebudayaan ASEAN. atas usulan Indonesia telah disepakati pembentukan Pertemuan Tingkat Menteri Urusan Perempuan ASEAN pada tahun 2011. Dalam hal perempuan. ASEAN mendorong pemajuan dan perlindungan hak-hak perempuan dan anak melalui pembentukan Komisi ASEAN untuk pemajuan dan pelindungan hak-hak perempuan dan anak pada tahun 2010. Forum itu diadakan secara bergantian di salah satu Negara anggota ASEAN. ASEAN berperan dalam memelopori kerja sama di bidang kesehatan. sebagai upaya pemberdayaan perempuan dan pengarusutamaan gender. Selain itu.ASEAN telah menyepakati Deklarasi ASEAN tentang Pelindungan dan Pemajuan Hak-Hak Pekerja Migran di Filipina pada Januari 2007. flu burung. ataupun produksi bersama tentang seni pertunjukan asli yang berkaitan dengan keanekaragaman budaya di Asia Tenggara. yang merupakan wadah pemasyarakatan dan pemajuan sektor pariwisata di ASEAN. antara lain. Pada tahun 2002 ASEAN menghasilkan sebuah perjanjian pariwisata menyeluruh untuk membuka industry pariwisata. antara lain. Kerja sama yang telah dilakukan. ASEAN memiliki forum tahunan tingkat Menteri Pariwisata ASEAN. . dan HIV/AIDS. melalui penelitian. pendokumentasian. Negara anggota ASEAN bekerja sama dalam upaya memajukan dan melestarikan warisan budaya di kawasan Asia Tenggara. dalam penanggulangan merebaknya wabah gangguan pernafasan akut (SARS). ASEAN sedang menyusun ketentuan hukum mengenai pelindungan dan pemajuan hak-hak pekerja migran yang akan dijadikan landasan konstitusional atau aturan main yang bersifat mengikat bagi negara-negara di kawasan ASEAN. demam berdarah.

blogspot. yang mendasari pembentukan Pusat Koordinasi Bantuan Kemanusiaan ASEAN untuk Penanggulangan Bencana Alam (AHA Centre) di Jakarta pada tahun 2011. Pusat itu berfungsi untuk memberikan pelatihan penyembuhan dan rehabilitasi ketergantungan dan pendeteksian narkoba di dalam cairan tubuh.html http://rizkiha51. ASEAN memiliki perjanjian multilateral mengenai bantuan hukum timbal balik untuk memudahkan kerja sama dalam pemberantasan terorisme dan kejahatan transnasional lain.id/artikel-6503-. pusat tersebut juga melakukan pemasyarakatan mengenai pemberlakuan hokum dan bahaya narkoba. Konvensi itu berisi definisi kegiatan terorisme. rumusan prosedur kerja sama anti-terorisme.com/2009/12/12/kerja-sama-asean/ http://setkab.com/2010/04/09/keuntungan-indonesia-menjadianggota-asean/ http://andigriya. ASEAN memiliki Forum Pejabat Tinggi ASEAN yang dibentuk tahun 1984 untuk menangani secara bersama masalah obat-obatan terlarang. Di samping itu.com/2012/12/12/makalah-asean/ . Negara anggota ASEAN menandatangani Konvensi ASEAN mengenai Anti-terorisme pada bulan Januari 2007 di Cebu. Filipina. Dalam penanggulangan narkoba.wordpress. serta berbagai negara atau organisasi internasional lainnya. Pusat tersebut berperan dalam memfasilitasi kerja sama dan koordinasi di antara negara anggota ASEAN.ASEAN telah menyepakati Persetujuan ASEAN mengenai Penanggulangan Bencana Alam dan Tanggap Darurat (AADMER) pada 2005.com/2013/01/makalah-tentang-asean.html http://tridewijuliantipary. PBB. dan spesifikasi hak-hak tersangka pelaku terorisme. Sumber: http://tunas63.go. ASEAN memiliki empat pusat pelatihan untuk upaya penanganan masalah tersebut yang tersebar di berbagai kota di kawasan Asia Tenggara.wordpress.wordpress.