Kumpulan Artikel IT dan Islam

Lihat dan Bacalah Artikel dalam Blog ini, dan janganlah melihat siapa yang membuat Blog ini.. RSS Hubungi Kami Beranda Download

Algoritma
Kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibnu Mûsâ al-Khowârîzmî seoang ilmuwan Persia yang menulis buku berjudul al-jabr w’al-muqabala (Rules of Restoration dan Reduction) sekitar tahun 825. Algoritma adalah urutan langkah-langkah logika yang menyatakan suatu tugas dalam menyelesaikan suatu masalah atau problem. Menurut Donald E.Knuth sebuah algoritma harus memenuhi persyaratan : 1. Finiteness Algoritma harus berakhir (terminate) setelah melakukan sejumlah langkah proses. 2. Definiteness Setiap langkah algoritma harus didefinisikan dengan tepat dan tidak menimbulkan makna ganda (ambiguous). Karena itu maka sebenarnya cara yang paling tepat untuk menuliskan algoritma dengan menggunakan formal language 3. Input Setiap algoritma memerlukan data sebagai masukan untuk diolah 4. Output Setiap algoritma memberikan satu atau beberapa hasil keluaran 5. Effectiveness Langkah-langkah algoritma dikerjakan dalam waktu yang wajar Dalam perancangan system penulis menggunakan beberapa algoritma yang digunakan sebagai metode untuk proses pengimplementasian system yang akan dibahas pada bab selanjutnya. Sifat-sifat dari algoritma adalah :

termasuk spesifikasi program. Banyaknya langkah instruksi yang terbatas. Di dalam spesifikasi secara algoritmik.a. mungkin dengan beberapa modifikasi. b. Batasan dari rangkaian proses harus pasti Rangkaian proses yang berisi langkah-langkah dari suatu algoritma yang akan dilaksanakan. Efektif Instruksi dalam sebuah algoritma dapat memerintah computer agar hanya melaksanakan penugasan yang mampu dilaksanakannya saja. sedang computer membutuhkan algoritma dengan kode yang dituangkan dalam program. 1. seperti alih kendali bersyarat atau tidak bersyarat. Penulisan langkah bagi computer dapat berbeda dengan penulisan bagi manusia. Algoritma ini menggunakan metode dengan cara menggeser setiap karakter yang terdapat pada surat sebanyak 3 karakter ke kanan. Diperlukan suatu algoritma yang menuju kepada suatu program dan dapat terpakai dalam waktu yang cukup lama. Algoritma Caesar Cipher Algoritma ini digunakan oleh Yulius Caesar untuk mengirim pesan kepada Cleopatra. c. jika informasinya tidak lengkap atau jika hasil dari pelaksanaan perintah tidak diberi batasan yang jelas. seringkali dilaksanakan selama waktu tertentu. Manusia akan mudah mengerjakan algoritma yang terdiri dari symbol. Jelas Penulisan dari setiap langkah yang terdapat dalam sebuah algoritma harus memiliki arti yang khusus dan spesifik. d. misalnya : A→D B→E C→F . Jumlah langkah yang terdapat di dalam algoritma (jumlah instruksi dalam program) biasanya jarang sesuai dengan jumlah angka operasional yang dilaksanakan. Hal pokok dari metode algoritma adalah terdiri dari ulangan langkah-langkah yang sama. instruksi dilaksanakan dari atas ke bawah kecuali bila ada ketentuan lain. Computer tidak dapat melaksanakan instruksi. Hal ini berarti bahwa setiap kali suatu algoritma dilaksanakan dengan data masukan yang sama maka akan diperoleh hasil yang sama pula. Jumlah langkah yang benar-benar dilaksanakan sesuai program tergantung dari data masukan (input) dan tidak selalu dapat dipastikan sebelumnya. Sebuah algoritma harus memiliki instruksi dasar tertentu (yang spesifik) dan setiap instruksi harus memiliki unsure pelaksanaan yang memproses data masukan. harus ditetapkan dengan pasti. Antara lain dijelaskan sebagai berikut : Jumlah langkah yang sesungguhnya dibutuhkan sebenarnya tergantung dari perincian isi (detil) dari algoritma yang bersangkutan.

Ubah Ciphertext kedalam urutan bilangan integer dengan memperhatikan table konversi ASCII 2. Ubah plaintext kedalam urutan bilangan integer dengan memperhatikan table ASCII 2. Tabel Konversi dengan Standarisasi ASCII Langkah Dekripsi : 1. Pada masing-masing urutan bilangan yang merupakan ciphertext kurangkan dengan nilai K (kunci yang berisi besarnya pergeseran) dan mereduksikan sebagai penjumlahan modulo 95. 3. 3. Tambahkan nilai K (kunci yang berisi besar pergeseran) pada masing-masing urutan bilangan yang merupakan plaintext dan mereduksikan sebagai penjumlahan modulo 95 karena disini penulis menggunakan range dari bilangan ASCII yakni antara karakter space dengan nilai ASCII 32 dan karakter dengan nilai ASCII 126. Konversikan kembali urutan bilangan kedalam karakter dengan kembali mengacu pada tabel diatas. Maka jumlah karakter yang digunakan dalam system ini ada 95 buah. Algoritma Vigenere Cipher Pada Vigenere Cipher kunci K adalah urutan huruf-huruf K = k……kd dimana ki didapat dari banyak penggeseran pada alphabet ke-i.Berikut adalah langkah-langkah yang digunakan untuk mengenkripsi dan mendekripsi pesan. Berikut adalah formula vigenere cipher : . Langkah Enkripsi : 1. 2. Konversikan kembali urutan bilangan kedalam karakter dengan kembali mengacu pada table konversi ASCII seperti terlihat pada tabel berikut.

Dan apabila ukuran plaintext lebih panjang dari pada kunci maka penjumlahan dengan K dilakukan secara periodic dalam arti bila K sudah mencapai nilai terakhir maka akan diulang kembali pada K untuk nilai dengan urutan pertama.until. display. get.x 2 .else…. Pseudocode Enkripsi Caesar Cipher Deklarasi key : integer. Untuk menyatakan proses pemilihan : if…. Pseudocode adalah metode penulisan algoritma dengan menggunakan standar bahasa pemrograman. Konversi kembali urutan bilangan hasil penjumlahan K dan plaintext kedalam karakter dengan mengacu kembali pada tabel 2.k2..1 konversi.Misalnya m menentukan beberapa nilai integer positif diberikan P = C = K = (Z95)m.……. Ubah ciphertext dan kunci kedalam urutan bilangan integer dengan memperhatikan table konversi. x 2 +k 2 .y2 . x m+ k m) dan dK(y1 . 3. Konversikan kembali urutan bilangan kedalam karakter dengan kembali mengacu pada tabel 2. Agar dalam proses penjabaran pseudocode nantinya menjadi mudah maka penulis mendefinisikan penulisan pseudocode sebagai berikut : Untuk mendapatkan data masukan : input.……. .endwhile. Algoritma dengan Pseudocode Dalam perancangan system ini penulis telah merancang algoritma program dengan menggunakan pseudocode... Ubah kunci dan plaintext kedalam urutan bilangan integer dengan memperhatikan table konversi. key-in.……. 2. read.. Langkah Dekripsi : 1. Langkah Enkripsi : 1. 2.. 3. didefinisikan : eK(x 1 .1 konversi.……. write.x m)=( x 1 +k 1 .km).y2 -k 2 . 1. while do…. for do…. untuk sebuah kunci K= (k1. ym.…….endfor. Pada masing-masing urutan bilangan yang merupakan ciphertext kurangkan dengan nilai K dan mereduksikan sebagai penjumlahan modulo 95.elseif Untuk menyatakan proses pengulangan : repeat….k m) dimana semua operasi adalah berbasiskan pada Z95 Berikut adalah langkah-langkah yang digunakan untuk mengenkripsi dan mendekripsi pesan.ym)=(y1 -k 1 . Untuk menampilkan keluaran hasil proses : print. Tambahkan nilai K dan plaintext dengan mereduksikan sebagai penjumlahan modulo 95..

ciphertext : string. Pseudocode Dekripsi Caesar Cipher Deklarasi key : integer. write (ciphertext).. Pseudocode Enkripsi Vigenere Cipher Deklarasi Key. plaintext : string. karakter. input (ciphertext). Dekripsi input key.length)do ciphertext←(char)((95+((karakter[i]-‘’)+key)) mod 95+’’). ciphertext : string. karakter:array[1 …. karakter [i] ← ciphertext. end for write (plaintext). input plaintext. karakter [i] ← plaintext. i < karakter. . Dekripsi input (key). newKey. for (int i ← 0. for (int i ← 0. end for. 2. i < karakter. 3.length)do plaintext←(char)((95+((karakter[i]-‘’)+key)) mod 95+’ ’).length]of string.

input (ciphertext).length)do ciphertext←(char) (((95+((karakter[i]-‘ ’)+key(i)-‘ ‘)) mod 95+’ ’). input (plaintext).length]of string. key ← get(key. for (int i ← 0. for (int i ← 0. i < ciphertext.plaintext).karakter:array[1 …. i < karakter. karakter:array[1 …. karakter. end for write (ciphertext). i. newKey ← key(j).. Pseudocode Dekripsi Vigenere Cipher Deklarasi Key. Dekripsi input (key)..length]of string.length)do . j : integer. 4. karakter.length)do j ← i mod key. karakter [i] ← plaintext. write(newKey). for (int i ← 0.length(). j : integer. i < plaintext. end for. newKey. ciphertext : string. i. Dekripsi input (key).

Algoritma Caesar cipher. Desember 31. tabel ascii.length)do plaintext ← (char) (((95+((karakter[i] – ‘ ’)-key.. Share this: Like this: Share Suka Be the first to like this post. pseudocode enkripsi dan dekripsi vigenere cipher Tinggalkan Balasan Enter your comment here.. for (int i ← 0. key ← get(key. Fill in your details below or click an icon to log in: Email (w ajib) (w ajib) Email Nama (w ajib) (w ajib) Nama Situs web (Belum diterbitkan) (Belum diterbitkan) Situs web . 2010 cybernur Kategori: Umum Kaitkata: Algoritma.charAt(i) – ‘ ‘)) mod 95)+’ ’).j ← i mod key.charAt(j). pseudocode enkripsi dan dekripsi caesar cipher. end for write (plaintext). end for. newKey ← key. karakter [i] ← ciphertext. write(newKey). ciphertext). Algoritma vigenere cipher.length(). i < karakter.

Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik. Kirim Komentar « Java 2 Micro Edition Hikmah dan Rahasia Pengulangan Beberapa Ayat dan Surah sebagai Wirid » Pencarian Search Artikel Islam Umum Artikel Teratas Metode Pensahihan dan Pendhaifan Hadist Hikmah dan Rahasia Pengulangan Beberapa Ayat dan Surah sebagai Wirid Algoritma Java 2 Micro Edition HIPO (Hierarchy plus Input-Proses-Output) Komentar Terakhir Menu Utama Beranda Download Hubungi Kami Kalender Desember 2010 S S R K J S M 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 .

Fonts on this blog.com. | Theme: Dark Wood by Nischal Maniar.Apr » Statistik 873 hits Blog pada WordPress. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful