STRUKTUR BANGUNAN

Apa itu yang dimaksud sruktur pada bangunan? Hal tersebut akan diurai secara umum dibawah ini. Struktur adalah metoda untuk mewujudkan gaya eksternal menjadi mekanisme pemikulan beban internal sehingga dapat mendukung konsep arsitektural. Dalam hubunganya/kaitannya dengan arsitektur, struktur akan menjasi factor penentu dalam hal: 1. Sebagai faktor penentu bentuk, yaitu: pertimbangan modular (Fleksibelitas) pertimbangan proporsi (estetik) pertimbangan bentangan (Efisiensi) pertimbangan keamanan (Rigiditas, duktilitas)

2. Sebagai faktor/prinsip pengaturan, yaitu: menetapkan hirarki tatanan fisik ruang fleksibelitas pengaturan ruang watak penyeberan gaya secara logis efisiensi penggunaan ruang dan fungsi

Sedangkan beban yang bekerja dan dipikul stuktur adalah sbb: 1. Beban Statis (Stasioner ) yaitu beban yang tidak bergerak, seperti: beban bangunan beban penghuni beban perabot beban mesin

2. Beban dinamis/bergerak yaitu bisa diramalkan dalam batas-batas tertentu, seperti: beban angin ialah beban dinamis tetapi dalam analisis diperlukan beban statis ekuivalen melalui asumsi rata-rata statistik cuaca

1

-

beban gempa ialah beban akibat gerakan kulit bumi beban kendaraan lokomotif

3. Beban Hidup Beban rancana yang menyatakan anggapan statistic berdasarkan pengalaman mengenai penggunaannya dimasa depan yang dapat diperkirakan. Yang harus dipertimbangkan dalam keadaan terburuk adalah: penghuni, perabot, salju, hujan, angin, gempa, tekanan air. 4. Beban Mati Berat bahan struktural dan penopang yang tanggap gaya. Rasio beban mati beban hidup dalam system struktur, menurut presentase beban mati yang rendah untuk beban hidup yang diperkirakan.

Untuk dapat dimengerti dapat saya analogikan dengan gambar disamping.

Stuktur itu seperti sebuah pohon, dimana akarnya sebagai pondasi, batang sebagai kolom, dan daun sebagai atap.

A. Pondasi Prinsip pondasi: a. Harus sampai ketanah keras b. Apabila tidak ada tanah keras harus ada pemadatan tanah/perbaikan tanah

2

Pondasi harus diperhitungkan untuk menjaga kestabilan bangunan terhadap berartnya sendiri. yaitu pondasi dangkal (Shallow foundations) dan pondasi dalam (Deep foundations).54 cm 3. Jenis bangunan Bangunan umum Bangunan pabrik Gudang Pondasi mesin-mesin Penurunan maksimum 2. Pondasi ini juga dipakai pada banguanan dengan bentangan yang cukup lebar (jarak antarkolom 6 m) dan bangunan yang bertingkat.05 cm Secara umum.yang termasuk 3 .81 cm 5.Pengertian umum untuk pondasi adalah struktur bagian bawah bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah. Pondasi ini juga dapat dipakai untuk bangunan umum lainnya yang berada diatas tanah yang keras. Pondasi dangkat digunakan bila bangunan berada diatasnya tidak terlalu besar. terdapat dua macam pondasi.08 cm 0. atau bagian bangunan yang terletak dibawah permukaan tanah yang mempunyai fungsi memikul beban bangunan yang lainnya diatasnya. tidak boleh terjadi penurunan level melebihi batas yang diizinkan. Pondasi batu kali Sedangkan fondasi dalam adalah pondasi yang dipakai pada banguanan diatas tanah yang lembek. gempa bumi dan lain-lain. Contoh gbr. beban-beban bangunan (beban isi bangunan). gaya-gaya luar seperti tekanan angin. Disamping itu. Rumah sederhana misalnya.

karena fungsinya adalah menopang bangunan diatasnya. Contoh gbr. pondasi borpile dan lain-lain. pondasi sumuran. Dinding dan lantai retak 4 . Pondasi tiang pancang Pondasi merupakan bagian struktur dari bangunanyang sangat penting. maka akan terjadi: a.didalamnya antara lain pondasi tiang panjang. Kerusakan pada dinding. retak-retak. Contoh gbr. Penurunan atap dan bagian-bagian bangunan yangt lain atau malahan akan runtuh. Tahan terhadap perubahan cuaca d. Cukup kuat menahan muatan geser akibat muatan tegak kebawah b. retak dan bergelombang c. Lantai pecah. Tahan terhadap pengaruh bahan kimia Beberapa akibat dari penurunan atau patahnya pondasi. proses pembangunannya harus memenuhi persyaratan utama sebagai berikut: a. Dapat menyesuaikan pergerakan tanah yang tidak stabil c. miring dan lain-lain b.

Gambar pondasi menerus 5 .Bangunan rumah dan gedung lainnya yang dibuat atau direncanakan mengikuti pedoman teknis ini harus mengikuti ketentuan-ketentuan. seperti ditunjukan oleh pada gambar. 2) Penampang melintang pondasi harus simetris seperti terlihat pada Gambar penanmpang melintang pada pondasi batu kali 3) Harus dihindarkan penempatan pondasi pada sebagian tanah keras dan sebagian tanah lunak. 1) Pondasi harus ditempatkan pada tanah keras. 4) Sangat disarankan menggunakan pondasi menerus. Begitu halnya dengan struktur fondasi harus mematuhi hal-hal berikut ini. mengikuti panjang denah bangunan.

Gambar pondasinplat dari beton bertulang 6 . pondasi bertangga seperti ditunjukan oleh gambar berikut tidak diperkenankan. Gambarpondasi bertangga yang tidak diperkenankan 6) Bila digunakan pondasi setempat/umpak. Gambar detail balok pengikat untuk pondasi umpak 7) Penggunaan pondasi pada kondisi tanah lunak dapat digunakan pondasi pelat beton atau jenis pondasi alternatif lainnya.5) Pondasi dibuat menerus pada kedalaman yang sama. maka masing-masing pondasi setempat tersebut harus diikat satu dengan lainnya secara kaku dengan balok pengikat.

Ukuran batu cetak 25 x 25 cm.Gambar pondasi rakit darim kayu 8) Untuk rumah panggung ditanah keras yang menggunakan pondasi tiang. bagian bawah tiang yang berhubungan dengan tanah diberi telapak dari batu cetak atau batu kali sehingga mampu memikul beban yang ada diatasnya secara merata. maka masing-masing dari tiang tersebut harus terikat sedemikian rupa satu sama lainnya dengan silang pengaku. tebal 20 cm. Gambar pondasi tiang ditanah keras 7 .

c.Macam-macam pondasi dangkal a. Pondasi Batu Kali Bentuk trapezium dengan tinggi rata-rata 60-80 cm. B is beton berdiameter biasanya dibor atau dikerjakan dengan bor jatuh. Ujung atas pondasi sumuran selanjutnya dihubungkan dengan sloof yang menghubungkan 8 . sebenarnya tidak perlu lagi menggunankan pondasi batu kali. Oleh karena itu. 120. Pondasi Sumuran (cyclop beton) Pondasi tanah keras untuk 2-6 m kedalaman di bawah permukaan tanah. lebar bagian atas 25-40 cm. 100. sebab didalamnya tidaka dapat digali. atau 150. Jarak pondasi sumuran adalah 4-7 meter. b. pondasi rollag hanya digunakan untuk pondasi pada teras. Untuk meminimalisasi kemungkinan tersebut. Namun proses pembangunan tidak sesuai kriteria seperti pemasangan dinding pada sloof dengan beton yang belum matang dapat mengakibatkan patahnya sloof. maka digunakanlah pondasi batu kali sebagai penopang sloof. yang menopang sloof diatasnya. Pada bangunan yang telah memakai pondasi setempat. Pondasi sumuran mempunyai bis beton berdiameter 60. Pondasi batu kali berfungsi sebagai pondasi lajur. dan lebar bagian bawah 80-100 cm. Pondasi Rollag Bata Pondasi rollag merupakan pondasi yang memiliki daya tahan terhadap beban ringan.

sedangkan arah memanjang dipasang tulangan yang membagi berdiameter 6. Untuk lubang pada talub digunakan paralond. Fungsinya supaya tidak kena air. lantai kerja perletakan dipasang beton campuran 1PC : 3PS : 5KR setebal 6 cm.5PS : 2. Besar diameter tulang 1316 mm dengan jarak dengan jarak 1015cm.5KR. karena kekuatan dan daya tahan beton akan berkurang jika terkena air. Diaplikasikan pada bekas tanah sampah atau tanah berlumpur. Perbandingan campuran beton 1PC : 3PS : 5KR atau 1PC : 2PS : 3KR. cair dan pelebaran. banguanan 2-4 lantai. 9 .5-2 kg/m2. Pondasi Foot Plat Digunakan untuk tanah dengan daya dukung 1.antara pondasi sumuran sekaligus menerima beban dinding dan gedung. Pembesian pada talud diberi lapisan kedap air.8 dengan jarak 20-25 cm. Lapisan kedap ini ada 2 jenis. 1) Talud Prinsip talud:   Mampu menahan gaya geser Perbanyak lubang airnya Lubang pada talub berfungsi untuk mengalirkan air dalam tanah. kondisi tanah stabil dan berbahan beton bertulang. sedangkan untuk beton kedap air 1PC : 1. d.

papan penutup atau balok poer. kawat pengikat . 10 . Cerucuk adalah dalam susunan defenisinya tiang kayu dengan diameter antara 8 sampai 15 meter yang dimasukkan atau ditancapkan secara vertikal kedalam tanah yang ditujukan untuk memperkuat daya dukung terhadap beban diatasnya. Macam-Macam Pondasi Dalam a.2) Talut Bronjong Bronjong banyak digunakan pada tebing-tebing tanah untuk menahan tanah agar tidak longsor. Dalam konstruksinya ujung atas dari susunan cerucuk disatukan untuk menyatukan kelompok susunan kayu yang disebut dengan kepala cerucuk. juga tebing untuk mengatasi gerusan air sungai yang deras. matras. Kepala cerucuk dapat berupa pengapit dan tiang -tiang kayu . Pondasi cerucuk Pondasi Cerucuk adalah salah satu jenis pondasi yang biasanya diaplikasikan didaerah dengan kondisi tanah yang kurang stabil dimana umumnya dengan jenis tanah lumpur ataupun tanah gambut dengan elevasi muka air yang cukup tingggi.

Untuk perencanaan kedalaman dan jarak anatara tiang pancang harus dilakukan berdasarkan pemeriksaan tanah. 2. 11 . dilakukan dengan menguruk tanah pada lokasi yang sudah direncanakan. dan setelah itu baru dilakukan penancapan kayu cerucuk. Perkuatan tanah dasar. 3. dilakukan dengan menancapkan kayu terhadap lokasi pondasi yang akan dikerjakan. dilakukan penggantian tanah dasar dengan menimbun tanah baru yang lebih stabil. Kadang dalam hal tertentu. pelaksanaan pekerjaan pondasi cerucuk dapat dibagi atas : 1. 2. Daya dukung tanah yang cukup rendah. Pada prinsipnya kedua cara tersebut adalah melakukan pemberian tekanan ke kepala kayu pancang sehingga kayu akan tergeser secara vertikal kedalam tanah yang ditumbukkan.Perlunya pemberian pondasi cerucuk didasarkan atas: 1. Penancapan kayu cerucuk. dimana untuk mengerjakan pondasi dalam saat konstruksi akan mengalami kesulitan oleh ketinggian elevasi muka air tanah yang cukup tinggi. Pelaksanakan diseuaikan dengan jarak antar titik kayu dan kedalaman yang direncanakan. Dialakukan dengan menyatukan ujung kepala kayu yang sudah ditanamkan dengan membuat ikatan antar kepala kayu dan dibuat bidang datar sebagai penempatan pondasi konstruksi yang direncanakan. Secara konstruksi. pondasi cerucuk ditanamkan pada kedalam tertentu dimana sebelumnya kita terlebih dahulu melakukan penggalian tanah asli sesuai dengan kedalaman yang direncanakan. Pemasangan kepala cerucuk. Untuk pelaksanaan pemancangan kayu cerucuk dapat dilakukan secara manual (tenaga manusia) dan dapat juga dilakukan dengan mekanik atau alat mesin yang sering disebut mesin pancang (back hoe). Kesulitan saat konstruksi.

Secara umum. 12 . 3. b. Pondasi Tiang Bor Contoh gambar pembesian: Bentuk Tiang  Bulat Bentuk ini sangaat cocok untuk tiang yang dipancang sampai tanah keras karena efektif memikul beban. untuk pondasi cerucuk kayu yang dipergunakan harus mengikuti persyaratan teknis yaitu : 1. Jenis kayu harus merupakan kayu yang tidak busuk jika terendam air. dimana pada ujung terkecil tidak boleh kurang dari 8 cm dan pada ujung terbesar tidak melebihi 15 cm 2. Selain ini tiang ini dapat memikul gaya lateral yang besar disebabkan momen inersia yang besar. Kayu harus mempunyai diameter yang seragam yaitu antara 8 – 15 cm. Kayu harus dalam bentang yang lurus untuk kemudahan penancapan dan juga daya dukung yang makin besar. kayu tidak dalam kondisi busuk dan tidak dalam keadaan mudah patah jika ada pembebanan.

oleh karena itu cocok untuk tiang yang mengandalkan friksi (geser)  Bujur Sangkar Bentuk ini sangat cocok untuk dipancang sampai tanah keras karena efektif memikul beban. Bentuk Segitiga Tiang bentuk ini mempunyai selimut yang besar. Pondasi Tiang Pancang Pondasi tiang pancang adalah suatu konstruksi pondasi yang mampu menahan gaya orthogonal ke sumbu tiang dengan jalan menyerap lenturan. oleh karena itu cocok tiang yang mengandalkan friksi (geser) c. Gambar mobil hammer (pemukul tiang pancang) 13 . Pondasi tiang pancang dibuat menjadi satu kesatuan yang monolit dengan menyatukan pangkal tiang pancang yang terdapat di bawah konstruksi dengan tumpuan pondasi.  Bentuk H Bentuk tiang seperti ini mempunyai selimut yang besar.

Sistem kerja diesel Hammer adalah dengan pemukulan sehingga dapat menimbulkan suara keras dan getaran pada daerah sekitar. hasilnya lebih dapat diandalkan. tiang pancang masuk ke tanah Keuntungan Dan Kerugian Menurut Teknik Pemasangan a. lapisan tersebut masih dapat ditembus sehingga pemancangan ke lapisan tanah keras masih dapat dilakukan. Keuntungan: Karena tiang dibuat di pabrik dan pemeriksaan tidak lebih dari 2 cm. Itulah sebabnya cara pemancangan pondasi ini menjadi permasalahan tersendiri pada lingkungan sekitar. 4) Pelaksanaan pemancangan relative cepat. Pekerjaan pemukulan tiang pancang dihentikan dan dianggap telah mencapai tanah keras jika pada 10 kali pukulan terakhir. terutama untuk tiang baja. Pondasi tiang pancang pabrikan. 3) Kwalitas sangat ketat. Gambar pondasi tiang pancang 14 . Walaupun lapisan antara cukup keras. Permasalahan lain adalah cara membawa diesel hammer kelokasi pemancangan harus menggunakan truk tronton yang memiliki crane. Crane berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan. Namun saat ini sudah ada alat pancang yang menggunakan system hidraulik hammer dengan berat 3 – 7 ton.Pelaksanaan pekerjaan pemancangan menggunakan diesel hammer.

sehingga sulit diangkut atau dipasang. kecuali jika diperlukan tiang dengan ukuran khusus. kepala tiang dilapisi denga kayu. Untuk tiang-tiang pipa baja. 15 . 7) Daya dukungnya dapat diperkirakan berdasar rumus tiang pancang sehingga pekerjaankonstruksinya mudah diawasi. Sebaiknya pada saat dipukul dengan palu besi. kepala tiang cepat hancur. 8) Cara pemukulan sangat cocok untuk mempertahankan daya dukung beban vertical. Bila pekerjaan pemancangan tidak dilaksanakan dengan baik. Bila pekerjaan penyambungan tidak baik.5) Persediaannya culup banyak di pabrik sehingga mudah diperoleh. diperlukan tiang yang tahan korosi. diperlukan persiapan penyambungan dengan menggunakan pengelasan (untuk tiang pancang beton yang bagian atas atau bawahnya berkepala baja). diperlukan perbaikan khusus. Karena itu diperlukan mesinpemancang yang besar. Bila pemancangan tidak dapat dihentikan pada kedalaman yang telah ditentukan. Untuk tiang yang panjang. Kerugian: Karena pekerjaan pemasangannya menimbulkan getaran dan kegaduhan maka pada daerah yang berpenduduk padat akan menimbulkan masalah di sekitarnya. 6) Untuk pekerjaan pemancangan yang kecil. Karena tempat penampungan di lapangan dalam banyak hal mutlak diperlukan maka harus disediakan tempat yang cukup luas. biayanya tetap rendah. Tiang-tiang beton berdiameter besar sangat berat. akibatnya sangat merugikan.

pemeriksaan kualitas hanya dapat dilakukan secara tidak langsung. tanah galian dapat diamati secara langsung dan sifat-sifat tanah pada lapisan antara atau pada tanah pendukung pondasi dapat langsung diketahui. Selain cara pemboran di dalam arah berlawanan dengan putaran jam. beton dari tubuh tiang diletakkan di bawah air dn kualitas tiang yang sudah selesai lebih rendah dari tiang-tiang pracetak atau pabrikan. Kerugian: Dalam banyak hal. 16 . Karena tanpa sambungan.b. beton harus segera dituangkan dengan seksama setelah penggalian tanah dilakukan. Daya dukung sstiap tiang lebih besar sehingga beton tumpuan (Pile cap) dapat dibuat lebih kecil. Pengaruh jelek terhadap bangunan di dekatnya cukup kecil. Disamping itu. Walaupun penetrasi sampai ke tanah pendukung pondasi dianggap telah terpenuhi. dapat dibuat tiang yang lurus dengan diameter besar dan lebih panjang. terkadang tiang pendukung kurang sempurna karena ada lumpur yang tertimbun di dasar. dikawatirkan adukan beton akan bercampur dengan reruntuhan tanah. Oleh karena itu. Ketika beton dituangkan. Pondasi Tiang yang Dicor di Tempat Keuntungan: Karena pada saat melaksanakan pekerjaan hanya terjadi getaran dan keriuhan yang sangat kecil maka pondasi ini cocok untuk pekerjaan pada daerah yang padat penduduknya. Diameter tiang ini biasanya lebih besar daripada tiang pracetak atau pabrikan.

Selain itu. Namun angka ini mungkin berubah pada bangunan yang lebih besar atau berlantai banyak. maka dipasang angker berdiameter 12 dengan 12 dengan jarak 1. Sloof beton berfungsi sebagai perata beban yang diterima oleh pondasi. - Karena pada cara pemasangan tiang yang diputar berlawanan arah jarum jam menggunakan air maka lapangan akan menjadi kotor. Sebagai tambahan untuk menyempurnakan system ikatan antara pondasi dan sloof pada rumah kecil tahan gempa. Contoh gambar pemasangan sloof: Gambar sloof pada pondasi batu kali 17 . maka untuk pekerjaan yang kecil dapat mengakibatkan biaya tinggi. Bahkan dinas PU menyebutkan bahwa sloof adalah balok pengikat pondasi. Seperti yang ketahui pergeraka tanah bisa terjadi misalnya karena gempa bumi. B. Sloof Sloof adalah struktur bangunan yang terletak diatas pondasi bangunan atau beton bertulang yang diletakan secara horizontal diatas pondasi.5 m. sloof beton juga berfungi pengunci dinding agar tidak roboh apabila terjadi pergerakan tanah.- Karena diameter tiang cukup besar dan memerlukan banyak beton. Untuk setiap cara perlu dipikirkan cara menangani tanah yang telah dibor atau digali.

dimensi kolom yang 18 . Kolom Utama Adalah kolom yang funsi utamanya menyangga beban diatasnya. Untuk rumah tinggal disarankan jarak kolom utama adalah 3. maka seluruh bangunan harus dihitung. Kolom merupakan suatu elemen struktur tekanan yang memegang peran penting dari suatu bangunan. Sedangkan untuk rumah tinngal lantai dua. Sebagai pengikat kolom b. hal ini dimaksudkan agar dimensi balok untuk menopang lantai tidak terlalu besar. sehingga keruntuhan pada suatu kolom merupakan lokasi kritis yang dapat menyebabkan runtuhnya (collapse) seluruh struktur (sudarmoko. Menahan gaya beban dinding d. Keduanya merupakan gabungan antara material yang tahan tarikan dan tekanan. Kolom SK SNI T-15-1990-03 mendefenisikan kolaom adalah komponen struktur bangunan yang tugas utanya menyangga beban aksial tekanan vertical dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali dimensi lateral. Gabungan kedua material ini dalam struktur beton memungkinkan kolom atau bagian struktural lain seperti sloof dan balok bisa menahan gaya tekan dan gaya tarik pada bangunan. Struktur dalam kolom dibuat dari besi dan beton. dan apabila jarak antara kolom dibuat lebih dari 3. 1996) Pada bangunan sederhana bentuk kolom ada dua jenis yaitu kolom utama dan kolom praktis.Fungsi sloof pada pondasi. Sebagai balok penahan gaya reaksi tanah yang disalurkan dari pondasi lajur C. Meratakan gaya beban dinding kepondasi c.5 meter.5 meter. yaitu: a. sedangkan beton adalah material yang tahan tekanan. Besi adalah material yang tahan terhadap tarikan.

Dimensi kolom praktis 15/15 cm dengan tulang beton 4 dia 10 cm dan jarak begel dia 8-10 cm. Kolom ini merupakan kolom beton yang di beri tulangan dengan batang 19 .dipakai biasnya 20/20 dengan tulang pokok 8 dia 12 mm dengan besi begel dia 810 cm. Gambar kolom praktis dan kolom utama Jenis-Jenis Kolom Menurut Wang (1986) dan Fergusen (1986) jenis-jenis kolom ada tiga yaitu: Kolom Ikat (Tie Column) adalah kolom yang menggunakan pengikat sengkang lateral.5 meter atau pada pertemuan pasangan bata (sudut-sudut dinding). - Kolom Praktis Adalah kolom yang berfungsi membantu kolom utama dan juga sebagai pengikat dinding agar stabil. Jarak kolom maksimum 3. Keterangan: 8 dia 12 mm = besi 12 mm dengan jumlah 8 buah Dia 8-10 cm = besi begel diameter 8 mm dengan jarak 10 cm.

sehingga mampu mencegah kehancuran seluruh struktur sebelum proses redistribusi momen dan tegangan terwujud.adalah struktur kolom komposit yang merupakan komponen struktur tekan yang diperkuat pada arah memanjang dengan gelagar baja profil atau pipa dengan atau tanpa diberi batangan tulangan pokok memanjang. Selimut beton ini diperlukan untuk: 20 . Tulangan ini berfungsi memegang tulangan pokok memanjang agar tetap kokoh pada tempatnya Kolom Spiral (spiral column) menggunakan pengikat spiral. Selimut Beton dan Jarak Tulangan Selimut beton adalah bagian beton terkecil yang melindungi tulangan. Kolom Komposit (composite column) .tulangan pokok memanjang yang pada jarak spasi tertentu diikat dengan sengkang lateral. Fungsi dari tulangan spiral adalah memberi kemampuan terhadap kolom untuk menyerap deformasi cukup besar sebelum runtuh. Bentuknya sama dengan kolom ikat hanya saja pengikat tulangan memanjang adalah tulangan spiral yang dililitkan keliling membentuk heliks menerus disepanjang kolom.

D. Sedangkan jarak antara tulangan di tetapkan seperti gambar berikut.7). (Panas tinggi dapat menurun/hilangnya tulangan) Tebal minimum selimut beton menyebabkan kekuatan baja untuk balok adalah :40 mm (SNI beton 2002 pasal 9. Ring Balk Ring balok atau ring balk adalah struktur yang diletakkan di atas pasangan batu dan bata.- Memberikan daya lekat tulangan ke beton. Ring balok yang umumnya digunakan untuk bangunan rumah tinggal sederhana adalah ring balok dengan lebar 15 cm dan panjang 20 cm. Melindungi tulangan dari panas tinggi jika terjadi kebakaran. - Melindungi tulangan dari korosi. Fungsi ring balok adalah sebagai tumpuan konstruksi atap dan sebagai pengikat pasangan dinding batu bata bagian atas agar tidak runtuh. 21 .

dua tulangan terletak di atas dan dua di bagian bawah. 22 . Lakukan pemasangan dengan teliti sebelum melakukan pengecoran. tulangan Anda dapat menyiapkan (rangkaian tulanggan) sebelum pekerjaan dinding batu bata selesai. Anda dapat menggunakan besi diameter 12 mm untuk tulangan utamanya. Diameter begel yang dapat Anda gunakan yaitu tulangan 8 mm dengan jarak begel 15 cm. Karena peletakannya dibagian atas. Gambar pemasangan ring balk pada dinding Peletakan ring balok harus tepat.Besi untuk Ring Balok Dalam merencanakan rumah tinggal sederhana. Teknik memasang Ring Balok Ring balok terletak dibagian atas setelah pasangan dinding batu bata. ukuran ring balok yang biasa digunakan yaitu 15/20 yaitu lebar 15 cm tinggi 20 cm. hal ini dapat mengakibatkan bangunan tidak kuat. karena fungsi juga penting sebagai tumpuan atap. Sedangkan tukang utama yang dignakan yaitu tulangan dengan diameter 12 mm. Terdiri dari empat buah tulangan. Berbeda dengan sloof. ring balok berfungsi sebagai tumpuan konstruksi kuda-kuda dan pengikat pasangan dinding batu bata bagian atas agar konstruiksinya kuat (tidak runtuh). Untuk bangunan rumah tinggal. terkadang terdapat tulangan yang tidak pas ketika diletakkan. pemasangan ring balok juga dikerjakan setelah pekerjaan dinding batu bata selesai.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful